Hanya Andi Cover 'Seorang' Bisa Maju Lewat Jalur Perseorangan di Pilwako Pariaman



Ketua KPU Kota Pariaman menyebut hanya satu bakal pasangan calon yang kemungkinan menyerahkan dukungan sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota Pariaman melalui jalur perseorangan atau non partai politik pada Pilkada Kota Pariaman 2018 mendatang.

Hal itu dikatakannya, setelah hanya ada satu bakal pasangan calon (bapaslon) yang melakukan pengambilan username dan pasword sistem pencalonan (SILON) pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 pada batas waktu yang berakhir pada Jumaat (24/11) yang lalu.

Sementara itu, bapaslon lainnya yang tidak mengambil username dan pasword silon, sesuai dengan aturan, dipastikan tidak dapat menyerahkan syarat dukungannya kepada ke KPU Kota Pariaman yang telah dimulai pada Sabtu (25/11) hingga Rabu (29/11) mendatang.

"Ada satu pasangan calon yang telah mengambil username dan pasword silon, namun enggan dipublikasikan ke media nama dan pasangan calonnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, bapaslon yang telah mengambil username dan pasword silon, tidak dapat kembali mendaftar sebagai bapaslon melalui jalur partai politik apabila syarat dukungannya telah diverifikasi oleh KPU Kota Pariaman.

"Sedangkan, bagi bapaslon yang telah mengambil username dan pasword, dapat mencalon melalui parpol, apabila meminta KPU untuk tidak melakukan verifikasi syarat dukungannya itu," jelasnya.

Menurut Boedi, sebagai persyaratan bakal calon harus menyerahkan syarat dukungan masyarakat minimal 5.906 untuk bisa menjadi bapaslon melalui jalur perseorangan dan tersebar minimal di tiga kecamatan di Kota Pariaman.

"Kita akan lakukan penelitian terlebih dahulu pada 30 November 2017, kita lakukan pencocokan data antara hardcopy dengan softcopy pada silon, nanti kelihatan data ganda, atau dukungan yang tidak memenuhi syarat," ujarnya merinci.

Dari penelusuran wartawan dari sumber terpercaya, bapaslon yang sudah mengambil username dan password ke KPU Kota Pariaman adalah Harpen Agus Bulyandi atau yang dikenal publik dengan nama Andi Cover.

Menurut dia, enggannya Andi Cover diketahui publik akan maju dari jalur perseorangan karena ia masih berharap diusung oleh parpolnya Partai Gerindra.

"Andi Cover masih berharap didukung Gerindra namun di satu sisi ia tahu kemungkinannya kecil," katanya.

Andi Cover saat dicoba dihubungi wartawan melalui ponselnya, tidak aktif. Belum ada tanggapan resmi dari bakal calon yang menyingkat namanya dengan "HaB" tersebut.

Sementara itu, pendaftaran bapaslon malului parpol baru akan dimulai pada 8 Januari 2018 mendatang dan penetapan bapaslon sebagai paslon walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 pada Februari 2018 mendatang. (Nanda)