Hanura, Rugi Jika Mardison Maju Calon Wakil Walikota


Manggung -- Ketua DPD Partai Golkar Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, resmi mendaftar sebagai bakal calon walikota ke Partai Hanura Kota Pariaman, Sabtu (22/7/2017) siang.

Diiringi puluhan kader dan pengurus Partai Golkar Kota Pariaman dan istri, berkas pendaftaran Mardison Mahyuddin diterima langsung oleh ketua panitia penjaringan kepala daerah DPC Hanura, Riza Saputra dan ketua DPC Hanura Kota Pariaman, Edison TRD.

Menurut Mardison, pendaftaran dirinya sebagai balon walikota Pariaman melalui Partai Hanura tidak terlepas dari kedekatan emosional Partai Hanura dengan Golkar. Kedekatan itu ditambah dengan faktor kedua partai sama-sama berada dalam barisan pendukung pemerintah.

“Kedekatan Partai Golkar dan Partai Hanura tentu sangat dekat. Banyak pengurus Partai Hanura yang dulunya juga kader Golkar, belum lagi saat ini partai juga berada dalam satu barisan pendukung pemerintah. Banyak kerjasama yang terbentuk,” ujarnya.

Meskipun terlambat dan mendaftar diakhir masa pendaftaran di Partai Hanura, menurut dia, bukan karena tanpa alasan. Pematauan situasi politik dan memperkuat komunikasi antara Golkar dan Hanura adalah yang harus dilakukan pada tahap awal.

“Kita matangkan dulu, karena melakukan pendaftaran ini merupakan langkah awal menjadi balon untuk diusung, makanya persiapan berkas lengkap dan memulai koordinasi dengan Partai Hanura penting. Ini yang menandakan saya serius meminta untuk dicalonkan oleh Hanura,” jelas dia.

Sebelum mendaftar sebagai balon kepala daerah di DPC Hanura Kota Pariaman, dua hari sebelumnya, Mardison Mahyuddin juga telah mengambil formulir pendaftaran sebagai balon walikota dan wakil walikota di DPD PAN Kota Pariaman.

“Karena pada pilkada harus dilakukan koalisi dengan beberapa partai. Bukan hanya soal persyaratan kursi untuk pengusungan, namun dalam rangka memperkuat mesin partai pada pemenangan,” sebut dia.

Sementara itu, Ketua DPC Hanura Kota Pariaman, Edison TRD mengharapkan Mardison Mahyuddin maju sebagai balon walikota, bukan sebatas wakil walikota. Ia memandang sosok ketua DPD Golkar Kota Pariaman tiga kali periode itu memiliki peluang untuk menang pada Pilkada 2018 mendatang itu.

Bagi dia, Mardison yang pernah menjadi calon wakil walikota Pariaman dan meraih perolehan suara kedua, kala berpasangan dengan Helmi Darlis pada Pilkada 2013 silam, merupakan gambaran besarnya peluang Mardison Mahyuddin menjadi walikota Pariaman.

“Hanura Kota Pariaman hanya mendukung Mardison Mahyuddin sebagai calon walikota, bukan wakil walikota. Jika Mardison pada akhirnya hanya sebagai calon wakil, maka akan berkompetisi dengan calon dari Hanura lainnya,” sebut ipar Wamen ESDM Archandra Tahar itu.

Ia mengungkapkan, dari hasil survei, Mardison Mahyuddin balon yang diunggulkan untuk menjadi calon walikota Pariaman.

Dia menambahkan, Partai Hanura dan Golkar memiliki hubungan yang erat. Tidak sebatas sesama partai yang berada dibarisan pendukung pemerintah, sejarah terbentuknya Hanura tidak terlepas dari Golkar.

“Kemungkinan kita untuk menjalin koalisi sangat besar, karena memang Golkar dan Hanura itu sangat dekat,” pungkasnya.

Nanda