Genius dan Jamohor Mendaftar Barengan di Hanura

Ketua Panitia Riza Saputra serahkan berkas pendaftaran kepada Genius Umar
Manggung -- Panitia pencalonan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Pariaman terima pendaftaran tiga bakal calon walikota/wakil walikota Pariaman periode 2018-2023 di Kantor DPC Hanura di Jl Prof Hamka, Manggung, Pariaman Utara, Jumat (7/7/2017).

Ketiga bakal calon yang mendaftar tersebut, ungkap Ketua DPC Hanura Kota Pariaman Edison TRD, adalah Genius Umar, Bagindo Jamohor dan dirinya sendiri. Mereka datang barengan.

"Saudara Genius Umar mendaftar sebagai bakal calon walikota, Bagindo Jamohor sebagai wakil walikota dan saya sendiri sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota. Pendaftar diterima langsung oleh Ketua Panitia Pendaftaran Riza Saputra beserta sekretaris dan anggota," sebutnya.

Selain ketiga kandidat tersebut, sambung Edison, ada beberapa nama yang telah menghubunginya akan ikut mendaftar di Hanura. Nama tersebut ialah Azwin Amir dan Dewi Fitri Deswati.

"Untuk saudara Azwin Amir rencananya akan mendaftar siang ini (Sabtu 8 Juli). Sedangkan saudari Dewi sepulang ia dari Jakarta," sambungnya.

Ia menambahkan, dalam penentuan bakal calon yang akan diusung Hanura sebagai calon walikota dan wakil walikota, pihaknya telah memiliki mekanisme yang sudah ditetapkan dan disepakati oleh DPP Hanura beserta seluruh daerah yang menghelat Pilkada serentak Indonesia 2018.

"Mekanisme penetapan calon melalui dua tahap yakni dengan metode survey untuk mengukur tingkat keterpilihan dan hasil putusan tim yang telah dibentuk DPC," ucapnya.

Nama-nama bakal calon yang telah mendaftar, imbuhnya, akan disurvey secara internal. Bakal calon yang memiliki elektabilitas tertinggi akan dibawa ke tingkat DPC untuk diputuskan menjadi calon resmi Hanura pada Pilkada Pariaman 2018. Hal tersebut dilakukan untuk mencari kesamaan visi calon dengan partai.

"Keputusan yang diambil oleh tim dari DPC kemudian dibawa ke DPP untuk mendapatkan pengesahan. Jadi semuanya tergantung oleh DPC. DPP Hanura tidak akan melakukan intervensi karena telah melimpahkan kewenangan ke masing-masing daerah peserta Pilkada serentak 2018," tegasnya.

Ketua Panitia Pendaftaran Riza Saputra, sebelumnya menyebutkan para kandidat yang mendaftar mesti memenuhi syarat yang telah diatur dalam undang-undang Pilkada.

Para calon menurutnya tidak sedang tersangkut masalah hukum, terlibat narkoba dan harus memenuhi syarat administrasi kelengkapan pendaftaran.

"Pendaftaran dibuka dari tanggal 3 Juli hingga 31 Juli 2017. Pendaftar bisa datang ke kantor DPC Hanura pada jam kerja Senin hingga Sabtu," sebutnya.

OLP