BNK Pariaman Akan Bentuk Relawan Anti Narkoba Hingga Dusun dan RT


Pariaman -- Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Pariaman Genius Umar, akan membentuk sukarelawan anti narkoba hingga RT dan dusun di Kota Pariaman. Pembentukan sukarelawan menjadi langkah maju BNK dan Pemko Pariaman melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kita akan libatkan seluruh elemen masyarakat hingga ke tingkat RT untuk mensosialiasasikan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat di lingkungannya tersebut. Kita akan susun rencananya setelah ini,” ujarnya usai memimpin upacara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2017 di halaman Balaikota, Senin (31/7/2017) pagi.

Selain mengedukasi dan mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan tempat tinggalnya, sukarelawan nantinya diminta untuk aktif melaporkan kepada aparat kepolisian jika mengetahui dan mendapati aktifitas penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.

“Kita minta perannya juga untuk bekerjasama dengan kepolisian, jika mendapatkan informasia aktifitas penyalahgunaan ataupun transaksi narkoba kepada BNK Kota Pariaman ataupun kepolisian,” ulasnya.

Genius Umar juga mengapresiasi gencarnya penindakan peredaran gelap narkoba yang dilakukan oleh Polres Pariaman. Tingginya pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba, merupakan indikator keseriusan Polres Pariaman memberantas narkoba melalui langkah penindakan.

“Banyaknya pengungkapan kasus berbanding lurus dengan masifnya penindakan yang dilalukan oleh kepolisian,” kata Genius.

Sebagai bentuk dukungan Pemko Pariaman terhadap penindakan peredaran gelap narkoba yang dilakukan oleh Polres Pariaman, pihaknya akan mendukung melalui anggaran hibah yang dialokasian melalui BNK Kota Pariaman.

“Kita akan dukung anggaran di BNK nantinya untuk kerjasama dengan Polres Pairaman lebih optimal lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan tegas dan terukur dalam memutus rantai peredaran gelap narkoba.

Ia sangat mendukung langkah BNK Pariaman dan Pemko Pariaman membentuk sukarelawan anti narkoba sebagai sosialisator bahaya penyalahgunaan narkoba dan pemberi informasi.

“Kita sejak dulu banyak menerima laporan dan informasi dari masyarakat terkait praktik peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Polres Pariaman melalui hotline dan nomor pengaduan Polres Pariaman. Laporan tersebut kita tindaklanjuti dengan langkah-langkah kepolisian dan ada yang berhasil kita ungkap,” ujarnya.

Ia mengaku, meskipun terkendala minimnya anggaran penyelidikan dan pengungkapan kasus narkoba di Polres Pariaman, tidak menjadi halangan baginya melakukan penindakan dan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba.

Ia meminta dukungan Pemko Pariaman terhadap upaya pengungkapan peredaran gelap narkoba di Kota Pariaman, khususnya di bidang anggaran.

“Persoalan anggaran tidak akan mengurangi upaya pemberantasan narkoba yang kami (Polres Pariaman) lakukan. Kita akan optimalkan peran personil mengungkap indikasi peredaran narkoba di Kota Pariaman,” kata dia

Dukungan upaya pemberantasan narkoba di Kota Pariaman juga diungkapkan ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin. Ia menegaskan pihaknya akan menyetujui rencana Pemko Pariaman mengalokasikan dukungan anggaran pemberantasan narkoba kerjasama BNK dengan Polres Pariaman, termasuk rencana pemberian penghargaan kepada masyarakat dan kepolisian yang aktif mendukung pemberantasan narkoba di Kota Pariaman.

“Sepanjang untuk untuk hal yang positif dan pemberantasan narkoba, kita akan setujui,” ujarnya singkat. (Nanda)