Saber Pungli Pariaman Sita 9 Blok Tiket ke Pulau Tanpa Retribusi

Genius Umar apresiasi kinerja Tim Saber Pungli
Gandoriah -- Pemko Pariaman respon temuan karcis penyeberangan ke Pulau Angso Duo tanpa porporasi, yang ditemukan oleh Satgas Saber Pungli Kota Pariaman hari Senin, 26 Juni 2017 kamarin.

Porporasi merupakan lobang kecil pada karcis yang membentuk kode dan huruf sebagai tanda berlakunya karcis yang dikeluarkan Pemko Pariaman. Tanda tersebut untuk membedakan tiket asli dan palsu.

Dalam pertemuan, Selasa (27/6/2017) siang di Pos Pengamanan Operasi Ramadniya 2017 di Pantai Gondariah dihadiri langsung Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Sekdako Pariaman, Plt Badan Keuangan Daerah Kota Pariaman dan jajaran kepolisian Polres Pariaman, hal tersebut dibahas serius.

Ketua Satgas Saber Pungli Kota Pariaman, Kompol Nofriadi Zen didampingi Kasat Intelkam Polres Pariaman, Iptu Syafruddin, menjelaskan, dari hasil pertemuan dan keterangan dari pihak terkait, diketahui bahwa 2 blok tiket tersebut diedarkan petugas pengelola jasa penyeberangan dari 9 blok yang dicetak.

Tiket yang dicetak oleh salah satu perusahaan asuransi tersebut diedarkan oleh petugas tanpa dibubuhi porporasi dari Badan Keuangan Daerah. Akibatnya, retribusi dari karcis yang terjual tidak tercatat dalam keuangan daerah.

“Ada temuan dari tim, begitu kita sampaikan kepada Pemko langsung direspon cepat,” ujar Kompol Nofriadi.

Selain menemukan tiket tanpa porporasi, satgas saber pungli Kota Pariaman juga menemukan 69 blok karcis penyeberangan Pulau Angso Duo yang telah kadaluarsa cetakan 2016 diedarkan pada tahun 2017. Karcis sebanyak 121 blok yang dicetak dan diporporasi pada 2016.

“Peredaran karcis tanpa porporasi ini tentu tidak tercatat di Badan Keuangan Daerah,” sambungnya.

Sebagai solusi ke depan, Satgas Saber Pungli Pariaman menyarankan agar pencetakan karcis penyeberangan Pulau Angso Duo diambil alih oleh BKD Pariaman dan dilakukan pembaharuan karcis secara periodik untuk menghindari pemalsuan.

Sementara itu, karcis kadarluarsa dan dan tanpa porporasi yang terlanjur beredar menjadi tanggung jawab pengelola dan petugas yang mengedarkan untuk menyetorkan retribusi untuk keuangan daerah Kota Pariaman.

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar mengapresiasi langkah Satgas Saber Pungli atas temuan beredarnya tiket penyeberangan pulau tanpa porporasi.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi cepat terhadap temuan itu untuk segera dilakukan beberapa perbaikan.

Terhadap temuan beredarnya tiket tanpa porporasi, pihaknya akan mendalami hal tersebut. “Jika ditemukan unsur pelanggaran, maka akan ada sanksi untuk setiap pelangaran tersebut,” pungkasnya.

Nanda