Genius: Landasan Politik di Minangkabau Kedepankan Musyawarah Mufakat




Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan bahwa pendidikan politik penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap politik.

Kalimat tersebut dia sampaikan pada acara pembukaan acara dialog politik bersama pimpinan partai politik, ormas dan tokoh masyarakat di aula pertemuan Hotel Cassandra Kota Pariaman, Selasa (29/3).

“Sebetulnya nenek moyang kita sudah mengedepankan musyawarah dan mufakat sebagai landasan politik di Minangkabau, sehingga setiap pemimpin merupakan pilihan masyarakat,” kata Genius.

Demokrasi langsung yang dipakai sekarang ini dalam memilih pemimpin, kata dia, dipadukan oleh masyarakat Sumatera Barat dengan musyawarah, sehingga muncul istilah pemilihan badunsanak.

Ketua penyelenggara, Chairina Anwar, menyampaikan bahwa dengan terselenggaranya dialog itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terhadap sistem, etika dan budaya politik di daerah dalam rangka mewujudkan kehidupan demokrasi yang aman, tertib dan damai.

Dialog yang diikuti oleh 100 orang peserta itu terdiri dari pimpinan parpol, ormas, dan tokoh masyarakat se-Kota Pariaman.

Hadir sebagai pemateri Dekan FISIP UNAND Prof. Nusyirwan Effendi.

"Kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman serta pengetahuan terhadap proses demokrasi  di daerah. Dialog ini diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pariaman," kata Chairina.

TIM