Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PGF 2015: Meski Buntung Dua Tangan, Afrizon Pede Ikut Lomba Asah Batu Akik

7 Maret 2015 | 7.3.15 WIB Last Updated 2015-03-07T13:33:10Z



Memasuki hari ke-3 pameran kontes batu akik Pariaman Gemstone Fair (PGF) 2015, Sabtu (7/3) dewan juri akan mengeliminasi batu para kontestan untuk selanjutnya masuk kategori 10 besar. Pengumuman eliminasi akan dilakukan pada pukul 20.00 WIB di Rumah Tabuik Subarang, lokasi PGF 2015 di helat.

Sedangkan untuk lomba asah batu akik yang untuk pertama kalinya dilakukan di Indonesia ini diikuti oleh 23 peserta. Panitia menyediakan 23 potongan batu akik jenis Black Jade origin Aceh. Dari pantauan wartawan di lapangan, untuk lomba asah batu di ikuti oleh para tukang asah yang sudah profesional seperti Amin Bacan yang menggunakan sepeda dayung, Ali Jati, juga ada seorang anak kecil usia 14 Tahun.

Yang menyedot perhatian pengunjung dan para panitia sendiri adalah dengan ikut sertanya Afrizon (40) tukang asah batu akik yang memiliki cacat tubuh (dua tangan buntung). Afrizon yang didampingi istrinya tersebut terlihat semangat dan lincah sebagaimana peserta asah batu akik lainnya. Dia membawa sendiri peralatan yang sudah dimodifikasinya. Afrizon yang sehari-hari punya kios asah batu akik di Terminal Jati Pariaman itu memperlihatkan skillnya dalam mengasah batu, membuat penonton haru. Salah seorang ibu-ibu terlihat berlinang air mata menyaksikan Afrizon mengasah batu yang diberikan oleh panitia tersebut.

Menurut Ketua Panitia PGF 2015 Yota Balad, untuk lomba asah batu, dewan juri akan melakukan penilaian atas kesempurnaan dimensi, simetris atau keseimbangan yang proposional, kerapian dan finishing serta ketepatan waktu.

"Untuk lomba asah batu ini, hadiah juara 1,2,3 nya ditanggung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Bapak Drs. Mardison Mahyuddin, MM. Beliau sengaja datang ke arena pameran untuk memberikan dukungan kepada panitia dan para peserta pameran," kata Yota yang juga Ketua Tabuik Gemstone Community (TGC) ini.

Disaat yang sama, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengaku sangat bangga dengan diadakannya kontes pameran batu akik PGF 2015. Menurutnya, hal ini sejalan dengan visi pemerintah Kota Pariaman untuk terus menggelar berbagai iven untuk menarik sebanyak mungkin orang berkunjung ke Kota Pariaman.

"Ini sungguh luarbiasa. Orang-orang ramai berkunjung ke stand pameran sekaligus berbelanja. Dengan fenomena batu akik ini, mendatangkan berkah bagi warga Kota Pariaman, dimana tumbuh sektor home industri kerajinan asah batu akik yang mampu menghidupkan ekonomi masyarakat," kata Mardison.

OLP
×
Berita Terbaru Update