Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dahsyatnya Program Padangpariaman Sehat

7 Oktober 2014 | 7.10.14 WIB Last Updated 2014-10-07T15:10:17Z

(KIRI) Bupati Ali Mukhni mengunjungi Rudi (17) Penderita Tumor Kaki Kiri di
Korong Baringin Nagari III Koto Amal, Kec IV Koto Aur Malintang, Senin (6/10)

(KANAN) Bupati Ali Mukhni mengunjungi Nabil (5) Penderita Tumor di
Korong Baringin Nagari III Koto Amal, Kec IV Koto Aur Malintang, Senin (6/10)


Perasaan putus asa telah menghantui hidupnya akan kesembuhan penyakit yang telah dideritanya. Telah delapan bulan ia hanya bisa duduk di tempat tidur, tak bisa berdiri dan tak bisa berjalan bahkan hanya sekedar untuk ke kamar mandi.

Dialah Rudi (17) seorang anak muda yang tinggal di Korong Baringin Nagari III Koto Amal, Kec IV Koto Aur Malintang. Ia tinggal bersama kedua orang tuanya Dasmawati (40) dan
Katunie (42) yang berprofesi sebagai buruh tani. Bersama dengan empat saudaranya, ia tinggal di rumah yang sangat sederhana, berdinding papan itu.

Namun semangatnya tumbuh tatkala Bupati Ali Mukhni menemuinya langsung ke rumahnya. Kepada Bupati, ia menceritakan awal kejadian yang menimpa kaki kirinya itu.

"Sekitar delapan bulan yang lalu, saya menolong masyarakat untuk suatu keperluan. Namun ketika menggunakan sepeda motor terjatuh dan lutut sebelah kiri terhempas ke aspal. Kemudian lutut lama-lama membengkak hingga besar dan saya tidak bisa berjalan lagi," kata Rudi sambil memegang kaki kirinya.

Sedih mendengar cerita itu, Bupati Ali Mukhni meminta dinas kesehatan untuk memeriksa kondisi kaki kiri Rudi tersebut. Ia mengaku prihatin atas penyakit yang diderita warganya, oleh karena itu  penanganan medis hingga sembuh harus dilakukan sesegera mungkin.

"Tadi saya diberitahu oleh adinda H. Azwar Mardin, bahwa ada warga yang sakit tumor akibat kecelakaan sepeda motor beberapa bulan yang lalu. Usai acara penyerahan insentig guru honor di Sungai Geringging maka saya memutuskan untuk melihat kondisi ananda Rudi di rumahnya," kata Pria yang dijuluki Bupati Peduli Umat itu.

Dijelaskannya bahwa sebenarnya penyakit yang diderita Rudi sudah didata oleh puskesmas melalui program Padangpariaman Sehat. Tim medis akan berupaya memberikan penanganan medis melalui dinas pendidikan. Untuk biaya akan dibantu melalui program BPJS dan dana BAZ.

"Inilah dahsyatnya program Padangpariaman Sehat. Kita segera tahu dan terdeteksi dini segala kondisi kesehatan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang mensuskseskan program unggulan ini," kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Sementara itu Ibunda Rudi, Dasmawati, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bupati terhadap rakyat badarai yang sedang kesusahan. Secara tak terduga, Bupati Ali Mukhni melihat langsung anaknya di rumahnya yang jauh dari ibukota kecamatan. Ia mengaku tak mampu membawa berobat anaknya karena biaya mahal. Ia hanya sanggup membawa ke tukang urut terdekat karena biaya lebih murah tetapi belum memuaskan hasilnya.

"Dengan apa kami obati pak. Kami hanya seorang buruh tani. Untuk kebutuhan sehari-hari saja masih kurang. Untuang Pak Bupati tibo,  anak kami diobati," dengan logat minangnya.

Anak penderita Hiprocepalus.

Usai membezuk Rudi penderita tumor, Bupati Ali Mukhni juga melihat seorang anak berusia lima tahun yang menderita hidrocepalus. Anak itu bernama Nabil yang hanya bisa tidur dipangkuan neneknya. Nabil merupakan anak pasangan Ita dan Bukik yang tinggal di Korong Baringin, Nagari III koto Amal, Kec. IV Koto aur Malintang.

Bupati Ali Mukhni juga meminta dinas kesehatan agar memberikan tindakan medis kepada anak tersebut untuk kesembuhannya. Ia menyadari penyakit hidrocepalus ini perlu penanganan khusus oleh tim medis. Namun ia berharap tim medis memberikan usaha yang maksimal demi masa depan anak tersebut. 


HA
×
Berita Terbaru Update