Perihal Strategi Terobosan Peningkatan Ketahanan Pangan, Belajarlah ke Ali Mukhni

Gubernur Irwan Prayitno menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni atas keberhasilan dalam peningkatan produksi beras diatas 5% pada Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 34 tingkat Provinsi Sumbar, Kamis (18/9).


Pada Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 34 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan di Halaman Kantor Badan Ketahanan Pangan, Kamis (18/9) Gubernur Irwan Prayitno mengapresiasi seluruh stake holders, pemerintah bersama masyarakat dalam memberi motivasi untuk program peningkatan ketahanan pangan di daerah. Kata Gubernur, ketahanan pangan adalah tugas penting yang harus dikerjakan bersama.

Irwan Prayitno menambahkan, roda pemerintahan bisa jatuh karena ketiadaan pangan. Dia juga meminta kepada bupati dan walikota agar memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap peningkatan produksi beras secara sistematis.

Dia menyebut, diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam akselerasi ketahanan pangan dengan tujuan untuk menambah kuantitas dan kualitas suatu produk.
 
"Mari tingkatkan koordinasi dinas terkait untuk persamaan persepsi," kata gubernur.

Disaat sama, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni yang pada kesempatan tersebut menerima penghargaan terbaik mengatakan bahwa semua capaian yang diraih terkait ketahanan pangan adalah berkat dukungan semua masyarakat Padangpariaman.

"Alhamdulillah. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Padangpariaman, khususnya para petani," kata Bupati yang tempo hari meraih penghargaan WTP dari Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri.

Ke depan, kata bupati,  dia optimis peningkatan produksi beras akan jauh lebih baik lagi. Hal itu, sebagaimana sebutnya, didasari dengan adanya pembangunan Irigasi Anai II yang membagi dua daerah Kabupaten Padangpariaman. Irigasi Anai II, imbuh bupati, akan selesai tahun 2015 yang akan mengairi lebih dari tujuh ribu hektar lahan masyarakat.

"Jadi, peningkatan produksi beras bisa diatas 10 persen nantinya pada tahun 2016," ucap bupati.

Keberadaan irigasi Anai II, terang bupati ditemani Kabag Humas Hendra Aswara, akan mengairi lebih dari tujuh ribu hektar sawah masyarakat. Tentunya, tuntas bupati, akan menambah produksi padi di Kabupaten Padangpariaman secara signifikan.

Sementara itu Kadis Pertanian, Kehutanan dan Peternakan Yurisman mengatakan bahwa produksi beras di Kabupaten Padangpariaman mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dijelaskannya, bahwa jumlah produksi beras pada tahun 2012 sebanyak 251.317 Ton, sedangkan pada tahun 2013 sebanyak 264.818 Ton. Artinya terjadi peningkatan produksi sebayak 5,37% atau 13.501 Ton.

Adapun upaya yang dilakukan dalam peningkatan produksi beras antara lain perbaikan jaringan irigasi, pemakaian pupuk organik, pemakaian benih unggul, pemanfaatan alsintan dan lain sebagainya.

"Sesuai arahan bupati, kami bersama stakeholders akan terus melakukan inovasi dan kreatif dalam peningkatan produksi pangan di Padangpariaman" sebut Yurisman.


HA/OLP