Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Facebook Berbayar Mulai 1 Oktober Adalah Berita HOAX

26 September 2014 | 26.9.14 WIB Last Updated 2014-09-26T04:42:29Z



Kabar jejaring sosial teropuler di Dunia, Facebook akan memberlakukan sistem berbayar untuk menikmati semua layanannya, ternyata hoax alias palsu.

Kabar itu pertama kali diberitakan sebuah website bernama National Report dan dikutip oleh tribunnews.com (tribun kemudian memuat berita pelurusan). Kemudian membuat heboh dunia maya, khususnya para pengguna layanan Facebook di mana saja termasuk di Indonesia.

Dalam laporan berita satir (sindiran) national report yang dikutip itu, Facebook akan memberlakukan sistem berbayar bagi siapa saja yang ingin menggunakan layanan mereka.

"Sampai dengan Agustus 2014, Facebook telah memiliki 1.317 miliar pengguna. Apabila dari total pengguna itu, 75 persen membayar layanan kami sebesar USD 3 (sekitar Rp 35 ribuan), maka perusahaan akan mendapatkan pemasukan sebesar USD 36 miliar," kata CEO Facebook, Mark Zuckerberg.
"Apabila kita tidak melakukan sesuatu, maka ditakutkan Facebook akan tutup di kemudian hari."
Bahkan dalam website berita satir tersebut juga menyebutkan bahwa juru bicara Facebook Paul Horner mengatakan kepada CNN, biaya pembiayaan Facebook sangat tinggi, karenanya dibutuhkan bantuan kesadaran untuk saling menjaga situs jejaring sosial tersebut tetap ada.

Sistem berbayar itu menurut berita bohongnya akan mulai diberlakukan per tanggal 01 November 2014 mendatang.
Sayangnya, apa yang diberitakan National Report ternyata hanyalah berita hoax belaka. Bahkan apa yang dilontarkan juru bicara Facebook atau Mark Zuckerberg juga palsu.

Walaupun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Facebook, namun sangkalan akan berita hoax tersebut bermunculan. Satu bukti bahwa tidak akan ada sistem berbayar di Facebook karena di halaman depan website itu sendiri masih terpampang dengan jelas tulisan, "Free and always be."

Bukan kali ini saja berita semacam ini menyeruak, karena dari tahun ke tahun, seperti contohnya di 2011 sampai dengan 2013 kemarin, informasi serupa juga pernah muncul dan menghebohkan internet.

Dari berbagai sumber

×
Berita Terbaru Update