Inilah Perbedaan Indra J Piliang Vs Iwan Piliang Untuk Pariaman


Jujur belum tentu benar, namun benar sudah pasti jujur. sebuah analogis sederhana, contoh, seorang lelaki yang beristri ketika didatangi sahabat wanita lamanya untuk dimintai, atau sekedar curhat ditempat privat,lalu sang perempuan tersebut memeluk dan menangis dipangkuan, apakah ini sebuah kebenaran dimata Istri sang suami tadi? Tidaaak.. sang suami tidak boleh mengatakan hal tersebut dengan kejujuran kepada istrinya karena kejujuran belum tentu sebuah kebenaran.
                                               IJP dengan Faisal Arifin


Diranah Politik juga demikian. Iwan Piliang acap diujarkan audience sebagai seorang pencerah, seperti pengakuan jujur seorang pemirsa damai fm, juga beberapa bulan yang lalu Mahdial Hasan, ketua Sapma PP Sumbar dengan jujur berujar " Sumatera Barat butuh Pencerah, bukan Politisi dan hanya Iwan Piliang yang bersosok demikian"



Lalu bagaimana dengan sosok Indra J Piliang (IJP)yang barusan sarapan pagi bersama saya dan tokoh masyarakat diantaranya, Faisal Arifin, Hermanto,Darmansyah,Bakhrizal dll dipalanta Samping BPD ? IJP yang secara seporadis mengatakan tidak main-main dalam pencalonannya sebagai Balon Walikota Pariaman juga berujar " Saya cukup berjuang melunakan dan meyakinkan KETUM Golkar Aburizal Bakrie dan JK, Dalam usia 40 tahun ini saya musti berbuat untung Pariaman kampung halaman saya, lebih berharga daripada mengabdi jadi anggota DPR RI" ujarnya mantap."dan hal itu musti dari aspirasi masyarakat dan Partai Politik, keduanya tidak bisa dipisahkan".

Perbedaan IJP dan Iwan Piliang terlihat dalam orientasi, IJP seorang politisi yang ingin membangun kampung halamannya, sedangkan Iwan Piliang adalah seorang Aktivis Murni yang ingin membangun peradaban keinsanan dengan Gerakan Pertobatan Nasional. keduanya sama-sama ingin berbuat namun dari Perspektif yang berbeda , jika dikerucutkan keduanya sama-sama ingin melakukan perubahan yang bermuara pada kebenaran.

Lalu apakah kita musti percaya begitu saja?

Disini saya katakan saya pendukung nilai-nilai kebenaran. IJP ingin berbuat kebenaran, ingat baru "ingin". jadi disini saya tidak memihak siapapun. dan jika ada tokoh kita yang berniat sama dengan IJP saya juga berkata demikian. namun Iwan Piliang yang pernah mengencingi uang 1 Milyar Rupiah dari sumber yang tak jelas, sudah pasti saya dukung, tapi ia tak ingin maju sebagai walikota Pariaman maupun Bupati, bahkan Gubernur sekalipun.
 

Siapapun yang ingin berbuat kebenaran musti kita apresiasif dan beri kesempatan, baik IJP,Mardison,A Yani, Helmi Darlis, Yulius Danil,Efendi Jamal,Saban, dll.  kita musti pilih yang terbaik diantara mereka. 

barusan IJP memberikan gagasan untuk Kota Pariaman yang lebih baik, hal itu musti ia sendiri yang menyampaikan kepada masyarakat, sebab jika saya yang mengatakan bahwa IJP ingin membangun TREM dari terminal jati menuju stasion Pariaman sangatlah tidak tepat. belum lagi visi misi lainnya yang tak kalah wah nya.. IJP musti serius mengungkapkan seberapa kuat keinginan tekadnya untuk memajukan Kota Pariaman ini langsung kepada Masyarakat kita.. 

Kebanggaan menjadi Orang Piaman bak kata Iwan Piliang " Orang Piaman dikenal Egaliter dan berjiwa Spartan" musti dilakukan IJP dari berbagai lapisan masyarakat dalam artian ia musti langsung turun kelapangan menjabarkan Visi dan Misinya..

catatan Oyong Liza Piliang