PARIAMAN - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) IX Tingkat Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, resmi dibuka Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di halaman Kantor Camat Pariaman Utara, Jumat (10/7).
Dalam sambutannya, Yota Balad mengatakan penyelenggaraan MTQ sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pariaman untuk mewujudkan Kota RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak). Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan menjadi salah satu fondasi dalam membangun masyarakat yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Ia berharap MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu membumikan syiar Islam serta melahirkan generasi Qurani, termasuk qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berprestasi. Kepada para peserta, ia berpesan agar kemenangan tidak menimbulkan rasa jumawa, sementara yang belum berhasil diminta tetap bersemangat karena kesempatan untuk berprestasi masih terbuka pada MTQ berikutnya.
Sementara itu, Camat Pariaman Utara, Dedi Masmudi, mengatakan MTQ memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
MTQ IX Tingkat Kecamatan Pariaman Utara berlangsung selama tiga hari, 10–12 Juli 2026, dengan mempertandingkan lima cabang, yakni Tilawah, Tartil, Tahfidz, Musabaqah Syarhil Qur'an (MSQ), dan Khotbah Jumat. Sebanyak 209 qari dan qariah dari 17 desa di Kecamatan Pariaman Utara ambil bagian dalam ajang tersebut. (*)