Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jelang arus mudik, Yota Balad cek kesiapan bus dan Terminal Jati

20 Maret 2024 | 20.3.24 WIB Last Updated 2024-03-20T12:11:28Z


Pariaman - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pariaman Yota Balad, menyaksikan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Rampcheck) Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), sekaligus pemasangan stiker laik jalan terhadap kendaraan penumpang yang memenuhi syarat teknis, Rabu (20/3) di  Terminal Tipe A Jati Pariaman.


Rampcheck tersebut dilakukan bersama dengan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat, M Majid, Jasa Raharja dan Dishub Kota Pariaman terhadap kendaraan AKAP dan AKDP.


Yota Balad mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan bus tersebut layak atau tidak untuk dijadikan transportasi AKAP dan AKDP.


Menurutnya dari segi pelayanan pihaknya ingin Dishub Kota Pariaman bisa bekerjasama dengan BPTD untuk meningkatkan pelayanan dari segi angkutan yang datang dari Jakarta atau daerah lain yang masuknya malam hari, sehingga perlu adanya penjagaan dan keamanan sekitarnya.


Sementara untuk potensi mudik saat ini dibandingkan tahun lalu, sambungnya, ada peningkatan.


"Karena saat ini sudah banyak pengusaha-pengusaha dari Sumatera Barat maupun luar Sumatera Barat yang mempunyai mobil angkutan lumayan bagus dari segi pelayanannya sehingga menarik minat perantau untuk mudik pulang kampung yang aman dan nyaman," imbuhnya.


Terminal Jati sendiri, katanya akan terus dilakukan pembenahan untuk kenyamanan penumpang yang datang atau akan berangkat ke luar daerah. Seperti fasilitas ruang tunggu yang belum ada AC nya kedepannya bisa diberi AC, mushala dan fasilitas lainnya.


"Juga harus selalu dibersihkan agar kenyamanan terminal ini bisa berkesan bagi mereka,” tutur Yota Balad.


Di saat yang sama M Majid mengatakan pelaksanaan inspeksi dilakukan secara serentak di lima terminal yang ada di kota/kabupaten di provinsi Sumbar, mulai dari tanggal 21 Februari hingga 31 Maret 2024.


"Untuk pengawasan pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan terhadap angkutan umum di masa angkutan lebaran tahun 2024 ini," kata dia.


Sejauh ini, kata dia, lima terminal sudah disiapkan untuk memastikan kelayakan jalan kendaraan dalam kegiatan Rampcheck. 


Lima terminal tersebut adalah Terminal Tipe A Jati Pariaman di Kota Pariaman, Terminal Anak Air Kota Padang, Terminal Bareh Solok di Solok, Terminal Simpang Aur Bukittinggi  dan Terminal Kiliran Jao di Sijunjuang.


Pengecekan kendaraan meliputi KIR. Untuk KIR yang mati langsung dilakukan penilangan di tempat.


Kemudian pemeriksaan ban kendaran, seperti ban yang sudah gundul harus segera dilakukan penggantian. 


"Tapi kalau persentase gundulnya sedikit masih bisa diberikan toleransi untuk memperbaikinya atau mengggantinya dengan cara menempelkan stiker di mobil tersebut," terangnya.


Stiker yang ditempel, kata dia, ada dua macam. Yaitu stiker laik jalan dan stiker laik jalan tapi ada catatannya, seperti lampu sen yang mati yang masih bisa diperbaiki.


"Sehingga kita bisa pastikan kondisi kendaraannya, drivernya, awaknya, sudah sesuai atau memenuhi standar keselamatan untuk di jalan raya,” pungkasnya. (Desi)

×
Berita Terbaru Update