Anfield Coffe Sikapak Timur juarai turnamen futsal Gempater

Foto: Junaidi

Pariaman - Klub Futsal Anfield Coffe Desa Sikapak Timur berhasil meraih juara pertama pada turnamen futsal Gempater memperebutkan piala Walikota Pariaman 2021. Selain menerima piala, klub tersebut juga mengantongi uang tunai sebesar Rp 1,5 juta yang diberikan panitia.

Anfield Coffe memastikan kemenangannya setelah mengalahkan Sungai FC dalam pertandingan pamungkas dengan skor meyakinkan 5-3, sekaligus menutup rangkaian iven tersebut, Kamis sore (7/10).

Sungkai FC yang juga klub diunggulkan pada turnamen itu harus puas di posisi kedua. Sungkai FC membawa pulang piala yang lebih kecil dan uang tunai Rp 1 juta.

Di posisi ketiga ditempati oleh Akaza FC dari Kelurahan Pasir, menerima piala dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu dari panitia.

Sementera posisi top skor diraih oleh Diovanda dari Sungkai FC Desa Sungai Kasai yang berhasil menyarangkan 9 gol selama pertandingan. Sedangkan pemain terbaik diberikan kepada Daniel dari Akaza FC.

Walikota Pariaman, Genius Umar yang menutup kegiatan tersebut memuji kekompakan panitia Desa Marunggi bersama Karang Taruna setempat - yang melibatkan segenap unsur - demi terselenggaranya iven tersebut.

"Dan semangat ini hendaknya juga diterapkan untuk membangun desa. Karena dalam semangat olahraga ada kebersamaan, kekompakan, strategi untuk menghasilkan gol," kata Genius Umar.

Iven besar seperti open turnamen tersebut, sambung Genius, tidak mudah dilaksanakan tanpa adanya perpaduan segenap unsur masyarakat desa.

"Luar biasa, dengan kekompakan kepala desa, karang taruna dan tokoh masyarakatnya berhasil menyelenggarakan iven sebesar ini," kata dia.

Turnamen Futsal yang juga dibuka oleh Genius Umar pada 19 September 2021 itu diikuti sebanyak 32 klub dari berbagai desa dan nagari yang ada di Provinsi Sumatra Barat.

"Iven berlangsung seru, namun panitia tetap menerapkan protokol kesehatan selama iven berlangsung," pungkasnya.

Untuk saat ini Kota Pariaman kembali berada di zona hijau penyebaran Covid-19. Aktivitas masyarakat kembali normal. Objek wisata kembali ramai dan berbagai iven mulai banyak diselenggarakan termasuk olah raga. (Juned/OLP)