Nevi Prayitno, Tanaman Pangan di Pekarangan Rumah Mampu Tekan Inflasi

Nevi dan Reny Mukhlis sedang memetik sayuran yang ditanam oleh rumah pangan lestari bentukan Kelompok Dasawisma Lilin. Foto/Phaik
Pariaman ----- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat Nevi Irwan Prayitno kunjungi Desa Kampung Kandang, Pariaman Timur, Selasa (6/2).

Kedatangan istri orang nomor satu di Sumbar itu guna memantau kawasan rumah pangan lestari bentukan Kelompok Dasawisma Lilin.

Nevi yang didampingi Reni Mukhlis selaku Ketua TP PKK Pariaman dan Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar Efendi, berharap kawasan rumah pangan lestari dengan optimalisasi pekarangan rumah, mampu mendongkrak gizi pangan keluarga.

Ia menambahkan, selain membudayakan pola konsumsi yang bergizi, aman, sehat dan berimbang, kelompok dasawisma juga diharapkan mampu mengolahnya menjadi usaha keluarga berdaya ekonomi.

"Turunnya gejolak ekonomi masyarakat itu disebabkan karena pangan. Inflasi mengakibatkan semua harga kebutuhan rumah tangga menjadi naik. Penting bagi kelompok dasawisma mengoptimalkan lahan pekarangan di depan rumah untuk menambah nilai ekonomi keluarga," ujar Nevi.

Kelompok Dasawisma Lilin, Desa Kampuang Kandang, kata Nevi telah berhasil memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah selama ini. Pemanfaatan pekarangan yang dikelola berbagai jenis tanaman, perikanan, kata dia, telah mampu menjamin aneka ragam ketersediaan pangan keluarga yang bergizi.

Sementara itu, Ketua PKK Kota Pariaman Reni Mukhlis mengatakan, kawasan rumah pangan lestari telah berjalan sejak 2012 di Pariaman.

"Dasawisma menjadi ujung tombak yang mampu berperan strategis dengan sasaran pecapaian 10 program PKK dan program pemerintah. Pemanfaatan lahan pekarangan sangat bermanfaat bagi pemenuhan pangan keluarga yang selalu disupport melalui sosialisasi yang telah digelar oleh PKK Kota Pariaman secara berkelanjutan," ujarnya.

Ia menambahkan, alasan dilakukan monitoring di Kelompok Dasawisma Lilin agar kelompok itu mampu menyeimbangi apa yang telah dilakukan dengan pemanfaatan teknologi dari hasil tanaman.

"Seperti adanya sebuah rumah yang dijadikan tempat pengolahan minuman jahe siap saji yang bermanfaat bagi kesehatan," katanya.

Ia berharap untuk kelompok-kelompok dasawisama lainnya di Kota Pariaman, mampu mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Kelompok Dasawisama Lilin. (Phaik/OLP)