Disdukcapil Padangpariaman Keluarkan Pedang Saber Versi Dua


Pariaman -- Pelayanan administrasi kependudukan yang merupakan kebutuhan berkesinambungan bagi masyarakat, terus menjadi perhatian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padangpariaman.

Luasnya wilayah dan jumlah penduduk yang banyak menjadi salah satu alasan Disdukcapil untuk terus membuka media-media pelayanan dalam berbagai bentuk dan inovasi. Targetnya adalah menjangkau semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan setiap individu dan melakukan pemutakhiran data penduduk agar semakin lengkap dan sesuai dengan dokumen-dokumen penting lainnya.

Pada tahun 2016, menurut Kepala Disdukcapil M Fadly di Pariaman, Selasa (29/8), pihaknya telah melaksanakan pelayanan keliling yang dilabeli "pedang saber" yang merupakan kependekan dari petugas datang semua administrasi beres.

Walaupun dalam proses banyak kendala di lapangan, model pelayanan ini terus akan dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya agar lebih dekat dengan masyarakat. Dan saat ini, pada pertengahan tahun 2017 pedang saber versi 2 mulai dilaksanakan.

"Pedang saber 2 merupakan modifikasi dari pelayanan pedang saber sebelumnya dimana saat ini dilaksanakan secara online. Keunggulannya, dokumen langsung jadi di tempat," ujarnya.

Kepala Bidang Pencatatan Sipil Zeta Hidayati telah melaksanakan program itu pada tanggal 21 hingga 23 Agustus 2017 di Nagari Balah Hilir, Kecamatan Lubuk Alung dengan respon masyarakat yang cukup tinggi.

"Sekitar 100 dokumen diterbitkan setiap harinya dan langsung jadi di tempat. Dari hasil pemantauan tim pelayanan lapangan, masyarakat cukup puas dengan model pelayanan ini. Hal ini disebabkan karena masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke dinas dan tidak butuh banyak waktu untuk urusan administrasi yang diperlukan," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa pedang saber versi 2 dilaksanakan untuk semua lapisan masyarakat, tidak terbatas nagari atau kecamatan. "Karena berlangsung secara online, semua masyarakat Kabupaten Padangpariaman boleh mendatangi pusat pelayanan yang kami buka, tidak terbatas nagari dan kecamatan," sambungnya.

Pelayanan ini, imbuh dia, akan terus dijadwalkan pada nagari-nagari yang telah memiliki jaringan internet. Pihaknya juga telah mempersiapkan jaringan mobile untuk pelayanan di nagari-nagari yang tidak berjaringan internet kabel. (Roza/OLP)