Bonus Atlet Porprov Kota Pariaman Naik 10 Persen




Wakil Ketua Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV 2016 Kota Pariaman, Kanderi, menyatakan tidak akan ada pemotongan uang bonus atlit peraih medali, baik emas, perak maupun perunggu, serta bonus bagi pelatih.

"Tidak ada bentuk pemotongan apapun bagi penerima bonus, kecuali dipotong pajak yang memang sudah merupakan ketetapan," ungkapnya di Pariaman, Senin (5/12).

Sedangkan untuk jumlah nominal bonus yang akan diberikan kepada masing atlit peraih medali, naik 10 persen dari bonus yang diberikan pada Porprov XIII lalu, begitu juga dengan bonus pelatih.

"Porprov lalu bonus atlit peraih medali emas Rp12,5 juta, sekarang sebagaimana anjuran Pak Walikota, bonus wajib dinaikan paling tidak sekitar 10 persen," ujar Kanderi yang juga menjabat Kepala Disdikpora Kota Pariaman itu.

Ia menerangkan, saat ini jumlah pasti nominal yang akan diterima atlet dan pelatih, sedang dalam pembahasan di DPPKA Kota Pariaman. Rincian nominal bonus peraih medali perak setengah dari nominal penerima bonus medali emas, sedangkan bonus perunggu setengah dari jumlah nominal yang diterima peraih medali perak.

"Kita sudah ajukan catatan garis besar nominal bonus yang akan diterima atlit dan pelatih, namun kewenangan penetapan jumlahnya berada di DPPKA yang tentunya sesuai dengan keuangan daerah dan anjuran walikota," pungkasnya.

Sementara itu DPRD Kota Pariaman telah mengesahkan anggaran untuk pemberian bonus kepada atlit dan pelatih peraih medali sekitar Rp2 miliar yang disahkan bersamaan dengan APBD Tahun 2017 Kota Pariaman, 30 November lalu.

"DPRD menyarankan Rp25 juta untuk emas, Rp12,5 juta untuk perak dan Rp6,25 untuk perunggu. Sedangkan untuk bonus pelatih, sekitar 10 sampai 15 persen dari nominal yang diberikan kepada atlit peraih medali," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, Senin (5/12).

Menurutnya, bonus 10 hingga 15 persen bagi pelatih tidak diambil dari bonus atlit, melainkan dari anggaran yang sudah disediakan Rp2 miliar tersebut.

Terkait pencairan bonus atlit, kata Syafinal, DPRD meminta pihak eksekutif melakukan secepatnya, sesuai dengan aturan pencairan keuangan daerah.

Porprov XIV Sumbar di Padang berakhir pada 29 November lalu. Kota Pariaman meraih ranking 11 dengan perolehan 19 medali emas, 30 perak dan 57 perunggu. Kota Pariaman juara umum pada cabang olahraga tarung derajat dan sepatu roda.

OLP