Genius Minta Orangtua Awasi Anak dari Tontonan Televisi Tidak Mendidik




Wakil Walikota Pariaman Genius Umar berikan sambutan paca acara wisuda Madrasah Diniyah Takmaliyah Alawiyah (MDTA) se Kecamatan Pariaman Tengah bertempat di aula Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin (STIT SB) Kampung Baru, Minggu (29/5).

Genius memuji peran guru MDTA dalam membangun karakter siswa serta membekali para murid dengan ilmu agama yang baik.

"Kualitas suatu bangsa ditentukan oleh generasi muda, oleh karenanya Pemerintah Kota Pariaman begitu banyak buat kebijakan pro pendidikan dalam rangka persiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal berlandaskan moral Islami," ungkapnya.

Genius menambahkan, pihaknya melalui Perda No. 6 tahun 2009 telah mengeluarkan kebijakan pendidikan baca tulis Alquran dan wajib belajar 12 tahun.

"Dari SD hingga SLTA digratiskan dari biaya sekolah serta ditunjang dengan bus sekolah gratis. Kami juga canangkan program wajib belajar di rumah mulai pukul 18.30 hingga 20.30 (Wib)," sambungnya.

Dia berharap ninik mamak, tokoh masyarakat, ulama agar berperan aktif membangun dunia pendidikan dengan memperingati/mengawasi sanak kemenakan dari perbuatan negatif serta melarang pelajar berkeliaran di jam pelajaran sekolah.

"Hal ini kita lakukan untuk menjauhkan anak-anak kita dari pengaruh narkoba, minuman keras dan internet yang tidak sehat," imbuhnya.

Dia juga meminta peran orangtua murid di rumah terhadap tontonan televisi yang tidak mendidik.

“Kami berpesan kepada anak-anak kami yang telah diwisuda saat ini, jangan pernah berhenti untuk terus mengaji. Jangan sampai setelah diwisuda tidak lagi mau membaca dan memahami Alquran,” pungkasnya.

Kordinator wisuda MDTA Kecamatan Pariaman Tengah, Nur Kamal, mengatakan, pihaknya mewisuda 395 santri/santriwati dari 21 MDTA di seluruh Kecamatan Pariaman Tengah.

"Yang terbaik dari masing-masing MDTA diwisuda langsung oleh Wakil Walikota Pariaman," ujarnya.

TIM