Komisi VIII DPR RI Besok Datangi Lokasi Pembangunan Asrama Haji Padangpariaman





Menindaklanjuti surat Bupati Padang Pariaman mengenai keberlanjutan pembangunan asrama haji embarkasi Sumatera Barat, Komisi VIII DPR RI merespon dengan mengadakan kunjungan kerja pada hari Jumat besok.

"Insya Allah, besok jam 8 pagi rombongan Komisi VIII sudah tiba di BIM. Selanjutnya langsung meninjau lokasi asrama haji di Sungai Buluah, Batang Anai," kata Wakil Bupati Suhatri Bur usai rapat persiapan di Ruang Rapat Gubernur di Padang, Kamis (21/4).

Setelah peninjauan asrama haji, kata Suhatri Bur, dilanjutkan dengan pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah, forkompimda dan tokoh masyarakat Padangpariaman di Aula Kantor Bupati.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas), Hendra Aswara, mengatakan bahwa sebelumnya Bupati Padangpariaman telah mengirim surat kepada Komisi VIII untuk meninjau langsung pembangunan asrama haji.

Pembangunan asrama haji tersebut telah dimulai awal tahun lalu dengan dana Rp100 milyar. Namun tidak berjalan maksimal, karena pihak rekanan hanya mampu mengerjakan dengan bobot 50% saja.

"Dari 100 milyar yang dianggarkan, tidak bisa seluruhnya direalisasikan oleh rekanan," kata Hendra Aswara sekaligus Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Padangpariaman itu.

Akibatnya pemerintah pusat tidak menganggarkan lagi pembangunan asrama haji pada APBN tahun ini. Namun Bupati Ali Mukhni, kata Hendra, tengah berjuang kepada pemerintah dan DPR RI untuk dianggarkan kembali pada APBN Perubahan 2016.

Pembangunan asrama haji, jelasnya, salah satu mega proyek prestisius senilai Rp800 milyar yang terletak di Nagari Sungai Buluah, Kec. Batang Anai. Lokasi hanya berjarak kurang lima kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

"Kita optimis pembangunan asrama haji tetap dilanjutkan karena sudah diplaning untuk dioperasional dua tahun yang akan datang," ungkapnya.

Adapun nama-nama Komisi VIII DPR RI yang akan hadir tersebut yakni, Dr. H. Debing Ishak, Hj. Ledia Amalia, Prof. H. Hamka Haq, Itet Tridjayati, Sumarjianto, Agus Susanto, Firman Dez, Hj. Anda SE MM, Khohibul Umawiranu, M. Asli Chaidir, Arzeti Bilbina dan H. Ahmad Mustaqin.


TIM