FWP3 Dibentuk: Produser Net TV Sebut Wartawan Piaman Pelopor Pewarta Kemajuan Daerah



Forum Wartawan Peduli Pariwisata Piaman (FWP3) resmi dibentuk dengan 16 orang anggota di Kantor PWI Pariaman, Jl. SB. Alamsyah, Kp. Belacan, Pariaman Tengah, Senin (18/4).

Menurut Ketua PWI Pariaman, Ikhlas Bakri, salah satu inisiator FWP3, menyebut, pada prinsipnya tujuan forum sudah dijalankan jauh hari sebelumnya, tapi belum terorganisir.

"Pada Pesta Budaya Tabuik 2015 kita menjamu dan menemani wartawan dari seluruh nusantara untuk meliput agenda pariwisata terbesar Pariaman disamping para anggota forum mempublikasikan potensi wisata yang ada selama ini," kata Ikhlas saat menerima kunjungan Kabag Humas Kota Pariaman Yalviendri dan staf Asrif Damrah.

Dia menuturkan dengan adanya FWP3 pihaknya menginginkan terbentuknya sinergitas antara pemerintah, pelaku pariwisata dan forum demi kemajuan daerah. FWP3 akan dikukuhkan di Pulau Angso Duo setelah koordinator dan peneliti di FWP3 dirampungkan oleh anggota forum dalam waktu dekat.
 

Untuk mendukung terciptanya penyelenggaraan pariwisata berkualitas maksimal di Pariaman, pihaknya akan fokus pada pengembangan pembangunan yang menunjang sektor pariwisata sekaligus kritis jika pembangunan yang dilakukan punya dampak kepada lingkungan.


"Sebagai seorang wartawan kami akan tetap kritis dan menjalani tugas pokok jurnalistik yang taat kode etik," pungkasnya.

Sementara itu, produser senior NET TV, Febry Arifmawan (35), di Jakarta, saat dihubungi via seluler mengatakan, wartawan Piaman dia nilai punya semangat dalam mendukung kemajuan dunia pariwisata di daerahnya.

Feby yang pernah meliput potensi budaya dan wisata selama beberapa hari di Kota Pariaman, dengan berdirinya FWP3, kata dia, wartawan Piaman adalah pelopor pewarta kemajuan daerah.

Dia menyebut, meskipun Pariaman belum kota destinasi wisata, tapi punya potensi besar jika konsentrasi membangun pariwisata berbasis maritim.

"Bersama FWP3 saya optimis hal itu akan terwujud. Wartawan Pariaman yang saya kenal orangnya baik-baik dan sangat antusias melihat potensi daerahnya," sebutnya.

Inisiator FWP3 lainnya, praktisi media Oyong Liza Piliang mengatakan bahwa profesi wartawan tidak hanya sekedar pekerja pers saja.

"Jika ingin menapak selangkah lagi, wartawan adalah pelaku sejarah yang sejalan dengan karier kejurnalistikannya," kata dia.

Menurutnya, seorang wartawan punya kewajiban untuk mengangkat potensi daerah di setiap wilayah peliputannya.


"FWP3 adalah wadah positif bagi wartawan," tandasnya.

TIM