Basmi Hama Tikus, Genius Masuk Sawah




Dinas Pertanian Kota Pariaman bersikeras berantas hama tikus bersama kelompok tani setempat yang mengalami serangan lebih dari 5% dari luas sawahnya, Minggu (10/4).

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar bersama petani dan warga itu lakukan pemberantasan di sejumlah tempat yakni di Desa Cubadak Air Utara dan Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara.

Menurut Kepala BPP Pariaman Utara, Mulyadi, siklus serangan hama tikus selalu terjadi setiap 5 tahun dan puncaknya terjadi pada tahun 2016. Saat ini, kata dia, telah 11 hektar tanaman padi masyarakat Pariaman Utara yang diserang, luas areal sawah yang terancam serangan diperkirakan 602 hektar.

"Dalam memberantas kita memprioritaskan pada desa yang diserang hama lebih 5% diantaranya Desa Cubadak Air Utara, Desa Cubadak Air, Desa Naras Hilir, Desa Naras 1, Desa Tanjuang Saba dan Desa Manggung," ungkap Mulyadi.

Sementara itu, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menginstruksikan kepada dinas terkait agar melarang masyarakat berburu burung elang dan burung hantu karena kedua hewan tersebut dapat membantu petani mengurangi populasi tikus.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi populasi hama tikus dan meningkatkan keakraban antar sesama petani, mengatasi permasalahan yang timbul akibat ganguan dari hama tikus dan gangguan lainnya,” ujarnya.

Disamping berburu tikus, Genius dan masyarakat juga melakukan pembersihan sanitasi, pemasangan racun tikus di pematang sawah dan pemasangan tabung bambu.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Agusriatman, Anggota DPRD Kota Pariaman Jonasri, Danramil, Kapten Syamki dan jajaran TNI, Camat Pariaman Utara Afwandi, Camat Pariaman Timur Hendri, Kabag Humas Yalviendri, Kepala Desa Manggung dan kelompok tani.


TIM