Futsal Pariaman Melaju ke Babak 8 Besar Liga Nusantara

Pariaman - Tim Futsal Kota Pariaman berhasil lolos babak 8 besar setelah bermain imbang dengan tim futsal Luhak Nan Tuo dengan skor 4-4 pada lanjutan Liga Futsal Nusantara Sumatera Barat tahun 2018 di lapangan Futsal Rafhely By Pass Kota Padang, Senin (10/9).

Tim futsal Kota Pariaman maju ke babak 8 besar dengan mengumpulkan 5 poin mendampingi juara grup C, MHS
FC Padang dengan perolehan 6 poin.

Lima poin yang diperoleh tim futsal Kota Pariaman berasal dari hasil satu kemenangan 3-1 atas tim futsal MHS FC pada pertandingan perdana Sabtu (8/9). Poin lainnya diperoleh saat bermain imbang melawan tim futsal PSR FC Padang dan Futsal Luhak Nan Tuo di hari berikutnya dengan skor 4-4.

Di babak 8 besar, tim futsal Kota Pariaman akan berhadapan dengan juara grup B, yakni tim futsal IKASMAN 2 Padang pada esok hari, Rabu (12/9) pukul 12.00 Wib.

Manager tim futsal Kota Pariaman, Beodi Satria manegetkan timnya menjadi juara I pada liga ini. Jika Kota Pariaman keluar sebagai juara pertama pada Liga Nusantara Sumatera Barat 2018, secara otomatis akan masuk dalam 8 tim peserta liga tingkat regional Sumatera.

"Jika tembus juara tingkat Sumatera, juara dan runner up akan promosi ke Liga Nusantara," ujarnya.

Boedi menyebut, keikutsertaan tim futsal Kota Pariaman pada liga itu, sekaligus menjadi pemanasan bagi tim Kota Pariaman sebelum bertanding pada Porprov tahun 2018 di Kabupaten Padangpariaman.

"Separuh pemain yang ikut tanding di liga merupakan materi pemain kita pada Porprov nanti. Liga kali ini sekaligus pemanasan bagi pemain," pungkasnya. (Nanda)

Bertugas Saat Pawai Ta'aruf, Pasukan Kuning Pungut Sampah Sambil Jalan
Petugas kebersihan pungut sampah saat Pawai Ta'aruf berlangsung. Foto: Ira
Pariaman – Sebanyak 15 orang petugas kebersihan ditugaskan untuk memungut sampah yang berserakan ketika Pawai Ta’ruf 1 Muharram 1440 Hijriyah berlangsung. Pasukan kuning tersebut mengikuti rombongan pawai sambil memunguti sampah yang berserakan sepanjang rute pawai.

“Kami menurunkan 15 orang petugas kebersihan. 7 orang mengikuti rombongan pawai sambil memunguti sampah di sepanjang jalan dan 8 orang disebar di lokasi Pantai Gandoriah,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pariaman, Adri, di Pantai Gandoriah, Selasa (11/9).

Adri menambahkan bahwa biasanya setiap usai acara pawai maka sampah dari peserta akan berserakan di sepanjang jalan sehingga mengotori jalan sepanjang rute itu.

“Oleh sebab itu kami turunkan petugas kebersihan agar langsung memungut sampah yang berserakan, sehingga jalanan pun langsung bersih dan tetap indah dipandang mata,” lanjutnya. 

Karena sekarang Kota Pariaman akan berlangsung iven pesona Hoyak Tabuik 2018 yang direncanakan akan dihadiri oleh Presiden RI pada tanggal 23 September nanti, maka DLH pun akan menurunkan paling sedikit 30 orang personil petugas kebersihan.

“Petugas kebersihan akan disebar di titik keramaian seperti Simpang Tabuik, Pasa Pariaman, Pantai Gandoriah dan sejumlah titik lainnya. Mereka terus berkeliling di lokasi tersebut, masing-masing petugas akan memungut sampah dan langsung memasukkannya ke dalam karung yang dipegangnya,” terangnya.

Ia berkata biasanya sampah pada hari Tabuik dibuang ke laut bisa mencapai 3 truk sampah. Untuk tanggal 23 September diperkirakan akan meningkat hingga 5 truk sampah. (Ira/Eri/*)
Pawai Ta'aruf Sambut Tahun Baru Islam di Pariaman Berlangsung Meriah
Para peserta pawai ketika melewati Muaro Pariaman menuju Pantai Gandoriah. Foto: Junaidi
Pariaman - Ribuan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se kota Pariaman, ikuti Pawai Ta'aruf menyambut masuknya tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah, Selasa (11/9).

Ribuan pelajar tersebut berjejer jalan kaki menuju Pantai Gandoriah setelah dilepas oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar di Balaikota Pariaman. Jarak dari Balaikota menuju Gandoriah sekitar 3 km.

1 Muharram adalah tahun barunya umat Islam. Kota Pariaman yang notabene 99% berpenduduk muslim, merayakanya dengan menggelar berbagai kegiatan untuk menyemarakannya.

"Tahun baru Islam kita rayakanya dengan penuh suka cita. Jadi tidak hanya tahun baru Masehi saja yang kita rayakan dengan meriah, tetapi juga tahun baru Islam," ujar Wakil Walikota Pariaman Genius Umar.

Pawai Ta'aruf, kata Genius, rutin setiap tahun digelar oleh Pemerintah Kota Pariaman guna mempererat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat. Pawai Ta'aruf juga menjadi ajang syiar Islam ke tengah-tengah masyarakat.

"Pawai Ta'aaruf juga sebagai ajang ekpresi sukacita kita dalam memeriahkan datangnya tahun baru islam yang diwujudkan dengan menampilkan berbagai bentuk dan ragam kreasi yang inovatif dan bernuansa Islami," sambungnya.

Genius juga berpesan kepada para peserta pawai agar saling menjaga ketertiban dan berhati-hati selama di perjalanan dan tetap mengutamakan keselamatan.

"Dengan antusiasnya pelajar kita serta masyarakat yang menyaksikan, kita berharap nuansa keislaman semakin kuat. Semoga masyarakat madani yang kita impikan segera terwujud," tutupnya.

Pawai Ta'aruf diikuti oleh 120 sekolah. Mulai tingkat SD, SMP/MTS, SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta. Peserta menampilkan marching band, gandang tasa, dan pakaian daerah. (Juned/*)
Sambut Tahun Baru Islam, Pariaman Gelar Tabligh Akbar di Gandoriah
Suasana Tabligh Akbar di Pantai Gandoriah Selasa pagi. Foto: Win
Pariaman - Peringati tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah yang jatuh pada Selasa (11/9), Pemko Pariaman gelar Tabligh Akbar di Pentas Utama Gandoriah. Tabligh Akbar tersebut mengambil tajuk "kullu’amwa antum bikhair" yang bermakna “mari kita berhijrah kepada kehidupan yang lebih baik”.

Tabligh Akbar dihadiri oleh ratusan jamaah tabligh dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pariaman serta guru dan pelajar se kota Pariaman. Tabligh akbar diawali dengan pawai ta'aruf dari Balaikota Pariaman menuju Gandoriah yang berjarak sekitar 3 km.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan selamat tahun baru Islam 1440 Hijriyah kepada segenap kaum muslimin dan muslimat pada umumnya, dan warga Kota Pariaman khususnya.

Genius mengimbau kepada seluruh umat islam di Kota Pariaman untuk menjadikan tahun baru Islam 1440 Hijriyah sebagai momentum untuk memakmurkan masjid, musala dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Insyaallah kita akan mengawali perubahan-perubahan yang lebih baik di tengah umat melalui masjid,” kata Genius.

Tabligh Akbar, sebut walikota terpilih itu, merupakan juga bentuk sumbangsih Pemko Pariaman sesuai dalam mewujudkan Pariaman sebagai kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, budaya dan agama.

Tabligh akbar menghadirkan Ustadz Syaidul Amin - Dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Riau. Dalam tausiyahnya, Ustadz Syaidul Amin mengajak umat Islam menjadikan tahun baru Islam sebagai momentum dalam mempererat tali persaudaraan sesama muslim, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat dan syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Momen untuk berhijrah kepada hal yang lebih baik ke depannya. Artinya hijrah kepada sosok yang lebih baik yaitu sosok individu yang tidak hanya baik secara pribadi tapi juga memiliki kepekaan sosial terhadap sesama,” katanya.

Kepada umat muslim Pariaman yang hadir saat itu, imbau dia, wajib bersyukur karena masih dianugerahi nikmat umur dan kesehatan karena pada saat yang sama di berbagai belahan dunia sana begitu banyak masalah klasik yang dihadapi umat Islam. Salah satunya kemiskinan, peperangan, keterbelakangan, penindasan dan masih lemahnya persaudaraan yang dibingkai dengan semangat ukhuwah Islamiyah. (Win/*)
Sekelas Nagari, Pauh Kambar Mampu Hadirkan Pawai Obor Spektakuler
Pawai Obor di Nagari Pauh Kambar berlangsung meriah. Foto/Nanda
Padangpariaman - Pawai seribu obor meriahkan malam pergantian tahun baru Islam 1440 Hijriyah di Nagari Pauhkambar, Senin (10/9) malam.
        
Peserta pawai obor merupakan pelajar SD, SMP, SMA yang ada di Nagari Pauhkambar. Selain itu, sejumlah perwakilan ormas seperti Perguruan Tapak Suci Putera Muhamadiyah Remiska Pauhkambar dan Pemuda Pancasila juga ambil bagian pada pawai tersebut. Tidak hanya peserta pawai, warga setempat tanpak antusias dan ikut rombongan peserta pawai.
         
Pawai obor dipusatkan di Simpang Tugu Pasar Pauhkambar. Setelah dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, peserta longmarch sejauh 3 kilometer dan kembali finish di Tugu Pasar Pauhkambar.
          
Walinagari Pauhkambar, Muhammad Nur menyebut, pawai obor dalam rangka penyambutan tahun baru Islam adalah perdana dilakukan. Sebelumnya, hanya diperingati dengan acara tabliq akbar.
          
"Ini berangkat dari keinginan kita agar pergantian tahun baru Islam itu meriah, tidak kalah meriah dari acara pergantian tahun baru Masehi," ujarnya.
           
Rencananya, pawai obor akan dijadikan kegiatan rutin dalam menyambut hari besar Islam setiap tahunnya.
           
Selain pawai obor, sejumlah perlombaan dilaksanakan memeriahkan pergantian tahun baru Islam. Beberapa lomba dilaksanakan antara lain, lomba salat jenazah, lomba tahfidz satu juz dan lomba tilawah Quran.
           
Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, mengapresiasi panitia yang memperingati tahun baru Islam secara meriah.
           
Ia mengimbau pergantian tahun baru Islam harus diiringi dengan semangat hijrah atau perubahan. Baginya, perubahan ke arah yang lebih tidak dilakukan secara cepat, namun bertahap. Perubahan atau hijrah tidak hanya dalam ibadah, namun lebih luas pada seluruh sendi kehidupan.
          
"Kemeriahan acara ini harus diiringi dengan semangat perubahan, hijrah dari yang belum baik menjadi lebih baik," pungkasnya. (Nanda)
Uji Laik Bus Angkutan Umum di Pariaman, Kasatlantas: Belum Laik Masih Beroperasional

Pariaman - Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman, AKP Dwi Yulianto menyebut, dari hasil pengecekan kelayakan bus AKAP dan AKDP di Terminal Jati Pariaman, Senin (10/9) kemarin, pihaknya masih menemukan bus angkutan orang berbagai trayek, yang tidak memenuhi kelayakan operasi seperti kondisi cahaya lampu depan bus yang memudar, hingga kondisi ulir ban yang mulai menipis.

"Ada juga bus yang belum melengkapi alat keselamatan penumpang seperti safety belt dan kotak P3K. Bagi yang tidak memenuhi standarisasi kelayakan ini, kita berikan teguran dan harus melengkapi kekurangan atau memperbaikinya di lokasi," sebut Dwi Yulianto.

Menurutnya, pengecekan bus angkutan orang penting dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan yang dipicu kondisi kendaraan yang tidak laik jalan.

Masih beroperasinya kendaraan yang tidak laik, kata dia, disebabkan minimnya kesadaran awak dan pengusaha bus akan pentingnya keselamatan lalulintas.

"Ini pencegahan yang kita lakukan. Jika ada yang tidak laik beroperasi kita tegur sehingga potensi kecelakaan karena kondisi kendaraan tidak laik tidak terjadi," kata dia.

Dwi mengimbau agar pengendara memperhatikan kalayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemilik kendaraan dapat melakukan pengecekan dan pemeliharaan rutin kendaraan pada bengkel secara periodik. 

Sebelumnya, kecelakaan maut yang diduga disebabkan kondisi mikro bus tidak laik jalan terjadi di tanjakan Cikidang, Sukabumi Provinsi Jawa Barat. 21 orang penumpang mikro bus PO. Indah Wisata yang merupakan karyawan PT Catur Putra Group, tewas di lokasi setelah bus yang ditumpangi meluncur ke jurang sedalam 30 meter. (Nanda)

Tunggu Instruksi Pusat, Gerindra-PKS Pariaman Akan Bentuk Sekber Prabowo-Sandi

Pariaman - Pengurus Daerah partai pengusung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno tingkat Kota Pariaman belum membentuk sekretariat bersama pemenangan pasangan capres-cawapres yang disingkat PAS itu.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pariaman, Mimi Elfita Cilalek Manih mengaku, pihaknya masih menunggu instruksi dari DPP Partai Gerindra untuk membentuk sekretariat bersama pemenangan capres dan cawapres Prabowo-Sandi. Jika turun instruksi, sekretariat bersama akan segera dibentuk.

"Kami masih menunggu instruksi dan arahan dari DPP untuk membentuk dan menyusun sekretariat bersama di wilayah Kota Pariaman. Jika turun instruksi, kami akan bentuk segera," kataya di Pariaman, Selasa (11/9) siang.

Meskipun belum membentuk sekber, namun pertemuan dan koordinasi antar pantai pengusung Prabowo-Sandi di Kota Pariaman telah dilakukan. Tidak dalam pertemuan formal, komunikasi antara pengurus parpol pengusung, beberapa kali telah dilaksanakan.

Terkait dengan sosialisasi pasangan capres dan cawapres yang diusung oleh Partai Gerindra, pihaknya telah mensosialisasikan Prabowo dan Sandi kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai bentukan Prabowo  itu.

"Kita komunikasi dengan kawan-kawan di PKS, PAN, Demokrat. Semuanya masih menunggu instruksi dari pusat," ulasnya.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris DPD Parta Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pariaman, Zulhamidi. Menurutnya, DPD PKS Kota Pariaman masih menunggu instruksi pembentukan tim pemenangan dari DPP.

Diakuit Zulhamidi yang saat ini juga tercatat sebagai calon anggota DPRD Kota Pariaman nomor urut I dapil Kota Pariaman I ini mengaku telah menyiapkan strategi mensosialiasikan pasangan Prabowo-Sandi di Kota Pariaman. Setelah dimulainya tahapan kampanye, seluruh caleg DPRD Kota Pariaman yang diusung PKS Kota Pariaman, secara masif akan mensosialisasikan capres dan cawapres yang diusung.

"Masing-masing caleg juga mensosialisasikan capres dan cawapresnya. Dimungkinkan jika ada baliho atau spanduk caleg, bisa disandingkan dengan foto Prabowo-Sandi. Saya rasa bukan hanya PKS melakukan itu, kawan-kawan dari partai koalisi juga bisa melakukan itu," ujarnya.

Ia menilai pemasangan gambar Prabowo-Sandi pada baliho caleg sedikit banyak akan mendongkrak elektablitas caleg di daerah. Strategi ini jauh lebih masif, jika dibandingkan dengan gambar capres dan cawapres sendiri.

"Prabowo-Sandi yang trendnya sangat positif di Kota Pariaman dan disukai oleh pemilih, mungkin akan ikut mempengaruhi pilihan pada caleg DPRD Kota Pariaman," pungkasnya. (Nanda)

Petugas Gabungan Lakukan Ramp Check Bus di Terminal Jati
Salah seorang petugas sedang lakukan cek terhadap ban bus di Terminal Jati. Foto: Phaik
Pariaman - Satlantas Polres Pariaman bersama Dishub Kota Pariaman dan Satpel Terminal Jati tipe A Pariaman, lakukan ramp check Bus AKDP dan AKAP khusus angkutan orang, Senin (10/9), di Terminal Jati.

Kasatlantas Polres Pariaman, AKP Dwi Yulianto mengungkapkan, ramp check bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan kota antar provinsi (AKAP) dilakukan karena telah banyak terjadinya beberapa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian para penumpang bus.

Seperti terjadi pada Sabtu (8/9) lalu, kata dia, sebuah bus di Sukabumi, Jawa Barat, jatuh ke jurang sedalam 10 meter dikarenakan kelalaian sang pengemudi.

Ia mewanti para supir bus untuk lebih mengutamakan keselamatan penumpang, karena rata-rata dari beberapa bus yang dilakukan penindakan banyak terdapat kekurangan kelengkapan seperti kondisi ban mobil yang telah menipis, lampu penerangan yang mati, dan rem yang kurang optimal.

Penindakan juga dilakukan berupa sanksi tilang dan meminta pemilik bus melengkapi bagian dari kendaraan yang tak berfungsi sebagaimana mestinya.

"Surat Izin Mengemudi (SIM) yang telah habis masa berlakunya untuk segera diurus kembali," katanya.

Sementara itu, Petugas Satpel Terminal Jati Pariaman Marzon Annur, inspeksi terhadap bus tersebut upaya meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas dan sebagai bentuk perlindungan jaminan keselamatan bagi para penumpang bus.

Ia menuturkan, rata-rata bus yang tidak lengkap prosedur keselamatan tersebut juga telah habis masa izin trayeknya dan tidak diperpanjang.

Ia mengimbau kepada pemilik bus atau supir untuk segera mengurus kembali izin trayek bus tersebut agar tidak terjadi permasalahan dalam perjalanan. (Phaik/OLP)