Genius, Dana Hibah Tidak Hambat Langkah Pemerintah Berdayakan Pemuda
Genius Umar: Pemuda merupakan salahsatu motor penggerak utama pembangunan Pariaman. FOTO/istimewa
Pariaman ----- Bakal calon walikota Pariaman 2018 Genius Umar mengatakan terbatasnya alokasi bantuan dana hibah daerah yang bersumber dari APBD, termasuk bantuan kepada organisasi kepemudaan, bukan alasan bagi pemerintah untuk tidak mendukung aktivitas organisasi kepemudaan (OKP).

Minimnya anggaran dana yang dimiliki, seringkali dikeluhkan oleh pengurus. Tak ayal, organisasi pemuda terkadang ibarat “hidup segan, mati tak mau”.

"Terbatasnya anggaran organisasi, kerap membuat pemuda sulit bergerak, padahal program yang dimiliki organisasi dan pemuda sangat baik dan solutif," kata Genius Umar saat menjadi pembincara dalam Rapat Dengar Pendapat (RPD) anggota DPR RI dengan KNPI Kota Pariaman, Jumat (9/2) silam.

Menurut alumnus IPDN ini, semua kendala ada jalan, ada solusinya. Jika Pemko tidak bisa mengalokasikan dana hibah, pemerintah daerah masih bisa memberdayakan pemuda melalui program yang ada pada masing-masing SOPD.

“Jadikan pemuda atau anggota OKP sebagai sasaran program dan kegiatan dan Pemko Pariaman sudah lakukan itu. Pada bidang ekonomi misalnya, tujuannya untuk pengembangan kewirausahaan yang ada pada Disperindagkop UMKM, kita bisa memberikan diklat kewirausahaan untuk pemuda. Jika terkendala modal, kita bisa fasilitasi dengan pinjaman lunak dari CSR nya BUMN/BUMD. Kemudian bidang kapasitas OKP, di Kantor Kesbangpol bisa diselenggarakan kegiatan seperti itu. Bidang pariwisata juga demikian,” sambungnya.

Agar terakomodir dengan baik kata Genius, organisasi kepemudaan terlibat dengan cara mengusulkan kepada pemerintah, khususnya berkaitan kegiatan kepemudaan. Begitupun sebaliknya, penyusunan program pemerintah di masing-masing SOPD, juga harus berorientasi pada kebutuhan masyakat, salah satunya pemuda.

“Makanya dalam penyusunan program harus jelas sasaran dari programnya dan pemuda harus dilibatkan,” ulasnya.

Ia juga mewacanakan jika SOPD yang membidangi urusan kepemudaan agar dapat berdiri sendiri. Saat ini, urusan kepemudaan terkonsentrasi di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang memiliki program bidang pendidikan, pemuda dan keolahragaan. Dengan kompleksnya masalah dan kebutuhan kepemudaan, tidak ada alasan lain dibentuknya dinas khusus kepemudaan.

“Saya rasa tidak ada alasan lain jika nantinya kita perlu membentuk OPD khusus kepemudaan, misalnya Dinas Pemuda dan Olahraga,” pungkasnya.

Genius Umar dikenal akrab dengan organisasi kepemudaan. Tidak sekedar hadir pada acara, pemegang gelar doktor bidang kebijakan publik IPB ini kerap menjadi rekan diskusi bagi para pemuda di Kota Pariaman. (Nanda)
Diserang Kampanye Hitam di Lapau-Lapau, Begini Jawaban Genius
Pasangan GEMA berswafoto bersama dengan tim/relawan. FOTO/Nanda
Pariaman ----- Bakal Calon Walikota Pariaman Genius Umar larang tim pemenangan/relawan melakun “kampanye hitam“ ke kandidat lain. Praktik kampanye hitam, menurutnya jelas bertolak belakang dengan alam demokrasi Pariaman yang kian matang.

Hal itu ia sampaikan saat gelaran silaturahmi dan penyerahan SK tim pemenangan/relawan se Kecamatan Pariaman Selatan di Pariaman, Sabtu (10/2).

“Yang jelas dama awak diparatang, dama urang jangan dipadamkan. Pilkada itu ibarat pasar, paslon adalah produk yang dijual oleh tim, makanya jual saja produk kita,” jelasnya memberikan perumpamaan.

Alih-alih melakukan kampanye hitam, ia memberikan kiat bagi tim saat mensosialisasikan paslon Genius Umar-Mardison Mahyuddin yang disingkat GEMA itu. Tidak banyak, namun tiga kiat ia sampaikan sebagai bekal tim mengajak warga memilih paslon dengan taglien “lanjutkan” ini.

“Pertama relawan harus tahu profil paslon. Kedua, pahami dan sampaikan program-program dan komitmen GEMA untuk lanjutkan pembangunan yang telah berlangsung saat ini, yang belum optimal akan ditingkatkan, sedangkan yang belum ada akan ditambah. Dan ketiga, sosialisasi dan mengajak untuk memilih GEMA dengan komunikasi politik yang baik. Jadilah komunikator yang baik, maka pesan politiknya akan sampai,” ulasnya.

Diakuinya, paslon Genius dan Mardison mulai diserang kampanye hitam oleh pihak yang tidak bertangung jawab. Si penyebar yang menurut laporannya yang dia terimaa, melakukan kampanye negatif dengan singgah di warung-warung dan tempat perkumpulan warga.
Dengan adanya kampanye hitam ini, ia meminta relawan dan tim pemenangan bekerja keras mengklarifikasi isu negatif yang dilemparkan pihak tidak bertanggung jawab.

“Dua orang yang berkeliling menggunakan sepeda motor dan menebar kampanye hitam, mereka mengatakan jika kami terpilih warga akan tergusur, pedagang akan tergusur dan sebagainya. Begitu kerjaannya setiap singgah di warung dan bertemua dengan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota tim pemenangan GEMA yang juga merupakan legislator Sumatera Barat, Zalman Zaunit menargetkan 80 persen kemenangan GEMA di masing-masing desa di Kota Pariaman.

"Pencapaian target membutuhkan kerja keras dari tim dan pendukung, apalagi dengan adanya praktik kampanye hitam yang disebar pihak tidak bertanggungjawab," katanya.

Sebagai pasangan calon kepala daerah kata dia, duet Genius Umar-Mardison Mahyuddin sangat ideal. Latar belakang pendidikan ilmu pemerintahan dan pengalaman di berbagai instansi pemerintahan daerah, GEMA sangat tepat memimpin Pariaman.

Sedangkan Mardison Mahyuddin yang tiga periode menjadi legislator di Kota Pariaman, memiliki segudang pengalaman politik dan punya kesiapan mendampingi Genius sebagai wakil walikota Pariaman.

“Kita harus bekerja keras agar GEMA melanjutkan pembangunan Kota Pariaman, selama 4 tahun 3 bulan Genius Umar mendampingi Mukhlis Rahman, banyak sekali peran dia (Genius Umar) di sana," imbuhnya.

Pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman tinggal menghitung bulan. Setelah melakukan pendaftaran pada periode 8-10 Januari 2018 silam, bapaslon telah verifikasi oleh KPU Kota Pariaman. Lusa, Senin (12/2) akan menjadi penentuan bagi ketiga bapaslon untuk tetapkan sebagai pasangan calon peserta pilkada Kota Pariaman 2018. (Nanda)
8:10
Presiden Jokowi Resmikan Groundbreaking Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru
Presiden didampingi menteri dan bupati Padangpariaman beri keterangan pers di lokasi grounbreaking. FOTO/Masrudi Suryanto
Padangpariaman ---- Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, resmikan ground breaking jalan Tol Padang-Pekanbaru, Jumat siang (9/2).

Pembangunan tahap I dengan ruas Kasang-Sicincin Padangpariaman, sepanjang 28 km. Jalan Tol Padang-Pekanbaru sendiri memiliki panjang 244 km dengan total biaya Rp78,9 triliun. Tol Padang-Pekanbaru bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Menurut Menteri Basuki Hadimuljono Jalur Tol Padang-Pekanbaru dibangun dalam beberapa tahap. Tahap I Kasang-Sicicin akan memakan biaya sekitar Rp4,8 triliun, kemudian Sicincin-Payakumbuh sepanjang 78 km Rp32,93 trilun, tahap selanjutnya Payakumbuh-Pangkalan sepanjang 45 km Rp15,74 triliun, Pangkalan-Bangkinang sepanjang 56 km dengan biaya Rp18,86 triliun dan Bangkinang-Pekanbaru sepanjang 37 km dengan biaya Rp5,95 triliun.

Penegasan percepatan pembangunan jalan tol Trans Sumatera sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 117 2015 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sebagai perubahan atas Perpres nomor 100 Tahun 2014 dilaksanakan melalui penugasan kepada PT Hutama Karya (Persero).

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu mengatakan biaya transportasi dalam negeri saat ini jauh lebih mahal dibandingkan Malaysia dan Singapura. Jika ingin memenangkan persaingan dengan negara lain, infrastruktur adalah hal yang sangat fundamental.

"Karena dengan infrastruktur biaya transportasi dan biaya logistik akan jauh lebih murah," ujar Presiden RI ke-7 itu.

Pembangunan jalan tol, menurut presiden merupakan jawaban kemudahan akses barang, orang dan logistik. Jika sebelumnya jarak Padang-Pekanbaru ditempuh selama 9 jam, dengan adanya jalan tol yang diperkirakan selesai 2023 itu, dapat ditempuh hanya 3 jam saja.

Pembangunan jalan Tol Padang-Pekanbaru juga akan menguntungkan provinsi Sumbar dan Padangpariaman khususnya.

"Ini akan mempunyai dampak ekonomi yang luar biasa terhadap Sumatera Barat dan sekitarnya," sebutnya.
 

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni bersyukur atas banyaknya program pembangunan nasional dan bantuan yang dialokasikan untuk Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman.

Ia mengatakan, dengan adanya jalan Tol Padang-Pekanbaru, akan memacu pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman selaku kawasan satelitnya Sumbar.

"Kita tahu Padangpariaman adalah pusat mega proyek nasional. Kita bersyukur Bapak Presiden langsung yang meresmikannya," ungkapnya.
 

Dalam acara tersebut tampak hadir Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wamen ESDM Archandra Tahar, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Sosial Idrus Marham, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi dan sejumlah Pejabat Sumbar dan Riau. (OLP)
Dikerjai Lewat WhatsApp, Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Warga Balah Hilia
Pelaku curanmor saat diserahkan warga ke pihak kepolisian resor Padangpariaman. FOTO/Nanda
Lubuk Alung ----- Warga Nagari Kampung Tangah Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Padangpariaman, berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di sekitar wilayah itu, Jumat (9/2).

Satu orang pelaku yakni AR, 25 tahun, merupakan warga Batusangkar yang menumpang di salah satu rumah warga, berhasil diamankan.

Salah seorang tokoh pemuda Balah Hilia, Ade Maneza menuturkan, pengungkapan kasus curanmor berawal dari kecurigaan warga dengan gerak gerik AR yang berada di dekat sepeda motor yang menjadi incarannya. Saat menghampiri AR, warga curiga dan mendapati patahan kunci letter T, ketika ditanya pelaku malah menjauh dan kabur.

“Warga langsung melakukan pencarian posisi pelaku yang diketahui menumpang tinggal di salah satu rumah warga di Lubukalung, kita cari tapi tidak ketemu,” jelasnya.

Bermodal nomor telepon dan kontak WhatsApp dari pemilik rumah tempat ia menumpang, pengejaran pelaku pun dimulai. Pelaku yang menuliskan “kesepian” pada status WhatsAppnya itu langsung dipancing keberadaannya. Salah seorang pemuda berpura-pura sebagai perempuan saat telfon dan chatting dengan pelaku.

Termakan umpan, akhirnya pelaku janjian bertemu di salah satu warung nasi goreng di derah Pasa Dama Nagari Paritmalintang, tidak jauh dari RSUD Padangpariaman. Usai memastikan posisi pelaku telah tiba di lokasi yang dijanjikan, warga pun bergerak dari Kampung Tangah Balah Hilia menuju lokasi. Setiba dilokasi warga mengepung dan pelaku berhasil diamankan.

Pelaku menjadi bulan-bulanan amarah warga yang kesal. Usai diamankan, pelaku diserahkan ke piket SPK Polres Padangpariaman.

“Warga berhasil memancing dia keluar, begitu pelaku sudah berada di posisi, langsung diamankan dan kita serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

Dikatakan Maneza dari introgasi yang dilakukan warga, pelaku mengakui baru sekali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Lubuk Alung. Sementara itu, sejak awal tahun hingga saat ini tercatat 5 kasus curanmor terjadi di wilayah Balah Hilia.

“Baru satu yang diakuinya, sedangkan ada 5 kasus curanmor yang terjadi lokasi kita,” pungkasnya.  Saat ini pelaku telah diamakan di Mapolres Padangpariaman. (Nanda)
Modifikasi Minibus Untuk Timbun BBM, Warga Kampung Dalam Ditangkap Polisi
Pelaku S memperlihatkan cara mengeluarkan bbm dari tangki yang telah ia modifikasi. FOTO/Nanda
Pariaman ----- Polres Pariaman amankan S, 38 tahun, warga Nagari Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padangpariaman, Kamis (8/2) pukul 11.00 WIB.

S tertangkap tangan saat memindahkan 100 liter bahan bakar minyak (bbm) jenis premium dari tangki minyak minibus yang telah ia modifikasi ke dalam beberapa derigen. Selain itu, petugas juga mengamankan 210 liter bbm dalam beberapa derijen.

Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto melalui Kasat Reskrim Polres Pariaman AKP Ilham Indarmawan, Jumat (9/2) menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat tentang indikasi penyimpanan BBM illegal.

“Laporan yang kita terima langsung ditindaklanjuti dan lakukan penyelidikan, dan benar saja kita mengamankan pelaku dan berikut barang bukti,” ujar AKP Ilham Indarmawan.

Dari hasil pemeriksaan, diakui bbm jenis premium dibeli oleh pelaku dari salah satu SPBU di Kota Padang seharga Rp6.550 per liter, selanjutnya bbm itu dijual Rp9.000. Pelaku bisa membeli bbm hingga Rp6 juta sekali pembelian atau transaksi.

Ditambahkan AKP Ilham, pelaku baru mengaku menjalankan usahanya itu selama dua bulan. Selain itu, untuk mendapatkan bbm, ia pun harus membayar Rp20.000 setiap derigennya kepada oknum petugas SPBU.

“Sekali pembelian bisa sampai Rp6 juta, dengan keuntungan kira-kira bisa sampai Rp1 juta setiap pembelian. Dan karena banyaknya bbm yang ia beli, juga waktu pengisian di sana juga lama,” ulasnya.

Sementara itu, mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan penyimpinan ataupun penimbunan bbm, pihak Polres Pariaman mengingatkan petugas menjual bbm untuk minibus maksimal sebanyak Rp200.000

“Di seluruh SPBU kita suda sampaikan batasan maksimal pembelian BBM untuk kendaraan minibus,” pungkasnya. (Nanda)
Mukhlis dan Kades Sikapak Timur Raih Penghargaan Menteri PDTT
Mukhlis saat menerima piagam penghargaan dari Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. FOTO/Eri
Pariaman -- Walikota Pariaman terima anugerah Pembina Terbaik Penggunaan Dana Desa 2017. Prestasi itu merupakan keberhasilan kepala daerah dalam membina pemerintahan desa atas penggunaan dana desa yang transparan dan akuntabel.

Kepala Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Timur, Syawirman, juga mendapat penghargaan sebagai Kepala Desa Terbaik atas penilaian publikasi dan transparansi dana desa.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo di Hotel Bumi Minang Padang, Kamis (8/2).

Penyerahan penghargaan itu merupakan rangkaian dari kegiatan sarasehan walinagari/kepala desa se Sumatera Barat dalam rangka Hari Pers Nasional 2018. Penghargaan tersebut juga diterima oleh enam kepala daerah lainnya di Sumbar dan lima kepala desa dan walinagari se Sumbar.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan bahwa, kepala desa dan walinagari harus inovatif dalam mengelola dan melahirkan program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

"Penghargaan yang diterima oleh kepala daerah saat ini merupakan penilaian yang telah dilakukan oleh kementerian terkait sejak dana desa digulirkan tahun 2015," ujarnya.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan dan memiliki kepedulian terhadap pemerintahan desa.

Pembinaan dilakukan melalui pelatihan-pelatihan bagi kepala desa. Kepeduliaan pemerintah terhadap kepala desa, juga diwujudkan dalam bentuk Perwako yang mengatur pelaksanaan dana desa.

Sejak tahun 2015 Mukhlis Rahman telah melahirkan 15 Perwako mengenai dana desa. Mulai dari perwako tentang petunjuk teknis pembaguan dana desa, perwako standar biaya, perwako kewenangan desa dan sebagainya.

Keberhasilan Walikota Pariaman sebagai pembina desa juga terkait dengan komitmen pemko melaksanakan Sistem Keuangan Dana Desa (Siskeudes) di 55 desa di Kota Pariaman.
"Sehingga komitmen menerapkan aplikasi pelaporan keuangan desa melalui aplikasi ini juga diapresiasi melalui penghargaan oleh World Bank pada bulan Januari 2017 lalu," katanya. (Eri/OLP)
Netralitas ASN Rawan dalam Pilwako Pariaman
Ketua Bawaslu RI foto bersama usai deklarasi menjaga netralitas ASN, Kades, TNI, dan Polri di Pilwako Pariaman. FOTO/Eri
Pariaman --- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Pariaman gelar sosialisasi pengawasan pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman tahun 2018 terkait netralitas ASN dan kepala desa, TNI, Polri dalam Pilwako Pariaman 2018 di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (8/2).

Ketua Bawaslu RI Abhan yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa keberhasilan pelaksanaan Pilkada sangat ditentukan seluruh elemen bangsa. Suksesnya Pilkada tidak hanya tanggung jawab penyelenggara Pemilu Banwaslu dan KPU saja melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat di Pariaman.

Ia berkata netralitas ASN sangat penting dalam Pilkada karena ASN adalah abdi masyarakat, maka di dalam penyelenggaraan Pilkada harus benar-benar netral.

ASN dituntut netral dalam penyelenggaraan pilkada dan kepada semua bakal calon harus bertindak sama, karena menurut dia, tugas ASN adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat namun tidak harus ikut dalam politik praktis walaupun ASN punya hak pilih dalam Pilkada.

"ASN tidak boleh terlibat dalam kampanye dan tidak boleh mengikuti kegiatan yang bertujuan keberpihakan kepada salah satu calon, regulasi telah mengaturnya dengan tegas," ucapnya.

Netralitas ASN sangat penting guna menghindari ASN dari sanksi akibat pelanggaran dalam Pilkada, karena sanksi dalam pelanggaran bisa berupa sanksi administrasi dan sanksi pidana.

"Ketika ada pelanggaran ASN dalam pilkada bisa mendapat dua sanksi yaitu sanksi administrasi dan sanksi pidana. Sanksi administrasi adalah tindakan rekomendasi dari KSN  dan akan ditindaklanjuti oleh PPK nya bisa berupa teguran, kenaikan pangkat yang terhambat, di samping itu ketika ada unsur pidana akan bisa proses ke pidananya,," tambahnya.

Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti mengatakan bahwa pada setiap kegiatan apel pagi sudah disampaikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Pariaman tentang integritas ASN dalam menyambut Pilkada, namun belum maksimal.

Indra berharap dengan adanya sosialisasi terkait netralitas ASN dan kepala desa, TNI, Polri, ASN dapat memahami dengan mematuhi semua peraturan yang ada.

Ketua Panwaslu Kota Pariaman Elmahmudi menambahkan, dalam kerangka hukum kepemiluan salah satu yang menjadi perhatian untuk dipastikan berjalan normal adalah netralitas para pihak: di antaranya ASN, kepala desa dan perangkat desa selain TNI dan Polri bahkan pejabat-pejabat BUMN dan BUMD.

"Memposisikan diri sebagai aparat sipil yang memiliki hak pilih dan orang yang menyandang profesi ini yang harus terjaga netralitasnya karena posisi sebagai ASN sangat rawan dan sangat tipis dalam membedakan posisi mana yang dilarang oleh undang-undang," tutupnya.

Kegiatan Sosialisasi ini juga turut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat,  Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pariaman, Ketua Pengadilan Negeri Kota Pariaman, Kepala Kementrian Agama, Kapolres Pariaman, Dandim 0308 Pariaman dan dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi menjaga dan merawat netralitas  ASN, TNI, POLRI, Kepala Desa dan Perangkat Desa. (Eri/OLP)
Ketua KPU RI Monitoring Langsung Pencoklitan Data Pemilih Pilwako Pariaman
Ketua KPU RI monitoring coklit data pemilih Pilwako Pariaman. FOTO/Nanda
Pariaman ----- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman monitoring pencoklitan data pemilih pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 di Kota Pariaman, Kamis (8/2) pagi.

Didampingi anggota KPU Sumatera Barat dan Kota Pariaman, Arief memantau langsung pencoklitan di dua titik lokasi pencoklitan, yakni Kelurahan Pasir Pariaman dan Desa Ampalu.

Menurut Arief, monitoring yang ia lakukan untuk memastikan PPDP bekerja secara teliti, cermat dan tepat waktu. Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan perubahan kultur penyelenggara yang biasanya menyelesaikan kegiatan pada akhir waktu, kini di rumah.

Hal tersebut telah dimulai dengan dilakukannya pencoklitan serentak 20 Januari 2018 silam.
Kegiatan coklit di Kota Pariaman terbilang cepat. Dengan menyisakan waktu kurang dari 10 hari lagi, PPDP di Kota Pariaman telah mampu menyelesaikan pencoklitan hingga pada angka 92 persen.

Penyelesaian data pencoklitan lebih awal, kata dia, juga memberikan waktu kepada petugas PPDP, ada waktu yang cukup bagi petugas untuk mengecek ulang.

“Makanya pada 20 Januari 2018, KPU melaksanakan kegiatan gerakan coklit serentak, ini terbukti di wilayah kerjanya PPDP, waktunya masih tersisa pada akhir jadwal, sudah 90 persen lebih data selesai dicoklit. Mudah-mudahan 9 persen lagi selesai dicoklit oleh petugas,” katanya.

Dikatakannya, PPDP yang benar bekerja dapat diketahui dari penguasaan data pemilih yang telah ia coklit.

“PPDP yang benar-benar bekerja pasti hafal dengan data yang dicoklit, ini pemilihnya sudah pindah, ini pemilih baru, dia pasti menguasai datanya,” ulasnya.

Sementara itu, secara nasional coklit pilkada serentak 2018 ia targetkan selesai paling tidak seiring dengan berakhirnya tahapan coklit pada 18 Februari 2018 mendatang. Saat ini, rekapituasi secara nasional data pemilih yang telah tercoklit mencapai 80 persen.

“Sudah ada 80 persen, kita targetkan selesai pada akhir tahapan ini,” sebutnya.

Selain memonitor pencoklitan data pemilih di Kota Pariaman, Arief Budiman juga memiliki agenda lain selama kunjungannya di Sumatera Barat, yakni MoU dengan Dewan Pers, KPI, Bawaslu untuk membentuk gugus tugas monitoring kampanye. (Nanda)
Ketua Bawaslu Sorot Netralitas ASN di Pilwako Pariaman
Ketua Bawaslu RI Abhan. Foto/istimewa/rmol.co
Pariaman ----- Pasangan calon kepala daerah perebutkan pengaruh Aparatur Sipil Negara pada setiap hajatan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018. Layaknya sebuah “kue manis”, dukungan ASN pun diperebutkan oleh masing-masing pasangan calon.

“ASN adalah abdi negara, tentu punya pengaruh di lingkungan masyarakat yang pengaruhnya diperbutkan untuk didukung,” ujar Ketua Bawaslu RI Abhan, usai sosialisasi menjaga dan merawat netralitas ASN, kepala desa dan perangkat desa, di Pariaman, Kamis (8/2) siang.

Posisi ASN kian rumit manakala walikota dan wakil walikota yang menjabat di daerah itu bersaing pada pilkada sebagai calon petahana. Akibat lainnya, aktivitas pemerintahan pun cenderung terganggu.

“Tidak hanya ditarik-tarik pada posisi yang merusak netralitasnya, ASN pun cenderung terbelah karena dua calon petahana bertarung pada pilkada,” sebutnya lagi.

Ia mengingatkan jika sanksi tegas menunggu ASN yang masih nekat melanggar netralitas ASN pada pemilihan kepala daerah. Bawaslu, Kemenpan RB dan Komisi ASN telah menyekapati pengawasan dan pemberian sanksi terhadap ASN yang berpihak pada pemilihan kepala daerah.

Sekdako Pariaman Indra Sakti mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan atau menerima laporan adanya praktik ketidaknetralan ASN pada tahapan pilkada yang telah berlangsung. Namun kata dia, beberapa orang oknum ASN pernah ditegur karena menghadiri deklarasi bakal pasangan calon.

“Sejauh ini belum ada laporan, namun beberapa orang pernah kita tegur karena hadir dalam sebuah acara deklarasi bapaslon. Kehadiran mereka karena ketidaktahuannya, namun setelah kita sosialisasikan terkait netralitas ASN, kami menganggap mereka sudah paham dan jika masih melanggar, tentu dikenakan sanksi,” jelasnya.

Kemudian untuk mengoptimalkan pengawasan, pihak Pemko Pariaman telah membentuk satgas mengawasi ASN di lingkungan Pemko Pariaman, khususnya pada tahapan kampanye pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018.

Selain pengawasan mandiri, pihak Pemko Pariaman juga melakukan koordinasi dengan Panwaslu Kota Pariaman mengawasi bersama.

“Kita telah bentuk satgas yang bertugas mengawasi netralitas ASN ini, agar lebih optimal kami bekerjasama dengan Panwaslu untuk mengawasinya,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait adanya ASN Pemko Pariaman yang status istri pasangan calon, pihaknya telah menegaskan harus mengajukan cuti diluar pada tahapan kampanye. Meskipun telah mengajukan cuti, istri dari pasangan calon yang berstatus ASN, harus bersifat pasif. 


“Kita sudah kita kirimkan edaran dari KASN tentang cuti bagi ASN yang menjadi istri ataupun suami dari paslon selama masa kampanye,” pungkasnya.

Sejarah politik di Indonesia memberikan gambaran keterlibatan Aparatur Sipil Negara yang dulunya disebut Pegawai Negeri Sipil itu. ASN menjelma menjadi kekuatan politik, bahkan mesin politik kala rezim orde baru berkuasa.(Nanda)
Dihadiri Pejabat BUMN, Cokelat Malibou Padangpariaman Resmi Dilaunching
Cokelat Malibou Padangpariaman launching di hotel Inna Padang. FOTO/Hendra
Padang ---- Cokelat Malibou Padangpariaman resmi dilaunching di Hotel Inna Padang yang dihadiri oleh Deputi Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata BUMN Edwin Hidayat Abdulllah, Kamis (8/2).

Edwin mengatakan BUMN peduli dengan produk IKM yang dihasilkan oleh masyarakat. BUMN juga mempunyai peran untuk memasarkan produk lokal dan membangun IKM di Sumbar.

"Sebuah produk itu butuh pemasaran. Untuk itu BUMN hadir untuk membantu IKM di Sumbar khususnya Cokelat Malibou Padangpariaman," kata Edwin.

Presiden Direktur PT Hotel Indonesia Iswandi Hadi mengatakan, kualitas cokelat malibou sudah bagus. Berbagai poduk juga sudah ada di Hotel Inna Padang yaitu cokelat batang, bubuk, permen dan biji kakao. Ke depan, Cokelat Malibou Padangpariaman menjadi brand di Hotel Inna Padang.

"Saya sudah mencobanya memang enak sekali. Kalo hanya cokelat saja, mungkin banyak yang menjual. Tapi Cokelat Molibou dari biji coklat murni, tanpa pengawet dan berkhasiat untuk kesehatan," kata Iswandi.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni apresiasi Kementerian BUMN yang bekerja sama dengan Cokelat Malibou. Artinya, BUMN benar-benar peduli dengan tumbuh kembangnya IKM di Sumatera Barat.

"Alhmdulillah, mimpi IKM berbasis cokelat menjadi nyata. Motto Kementerian BUMN yang Hadir untuk Negeri benar-benar terbukti. Atas nama pemerintah dan masyarakat kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri BUMN," kata Peraih Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI itu.

Cokelat, tambah Ali Mukhni, merupakan produk unggulan Sumbar dan Padangpariaman yang tercantum dalam Rancangan Pengembangan Industri Propinsi (RPIP) 2016-2035.

Ia berharap petani kakao semakin bersemangat menanam dan merawat pohon kakao sehingga menghasilkan biji kakao yang berkualitas dan berdaya saing dengan produk luar negeri.

"Petani tentu sangat gembira, biji kakaonya sudah masuk hotel berbintang. Pemasarannya sudah ada, tinggal kita meningkatkan jumlah produksinya," imbuh Peraih Penghargaan Ketahanan Pangan itu.

Ke depan, Ali Mukhni berharap Cokelat Malibou bekerja sama dengan Hotel-Hotel Inna di Seluruh Indonesia.

Di saat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Padangpariaman Hendra Aswara mengatakan bahwa kebun kakao seluas 32 ribu hektare di Padangpariaman merupakan yang terluas di Sumatera Barat. Produksi kakao Sumbar didominasi dari petani kakao Padangpariaman.

"Untuk pengolahan terdapat dua pabrik yaitu di Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Malibou Anai Kec  2x11 Kayu Tanam. Dari kedua pabrik tersebut bisa diolah 20 hingga 40 kilo cokelat per hari," terangnya.

Diceritakannya bahwa, awal mula Cokelat Malibou bekerja sama dengan hotel Inna Padang ketika Menteri BUMN Rini Soemarno mengunjungi Padangpariaman. Tepatnya waktu pelaksaan Groundbreaking jalan tol Padang-Pekanbaru di Kantor Bupati Padangpariaman di Parit Malintang pada tanggal 14 Oktober 2017.

Ketika itu Bupati Ali Mukhni menyuguhkan secangkir coklat hangat kepada Rini. Kemudian menteri berpendapat bahwa rasa cokelat Malibou sangat enak dan sehat. Setelah itu ia meminta Iswandi Hadi selaku Presdir Hotel Indonesia untuk bekerja sama dengan Cokelat Malibou.

"Untuk Sumbar diawali kerja sama dengan Hotel Inna Padang," kata Hendra. (Tim)