KPU Pariaman Belum Terima Kelengkapan Dokumen Parpol Peserta Pemilu

Santok --- Koordinator divisi hukum KPU Kota Pariaman Aisyah mengatakan, hingga saat ini belum ada partai politik di kota Pariaman yang menyerahkan dokumen kelengkapan penelitian administrasi parpol peserta pemilu 2019 mendatang.

KPU Kota Pariaman, kata dia, sesuai dengan tahapan pemilu legislatif yang ditetapkan oleh PKPU Nomor 7 tahun 2017 tentang tahapan pemilu legislatif 2019, telah mulai menerima kelengkapan dokumen administrasi parpol calon peserta pemilu 2019 sejak Senin (3/10) hingga Senin (16/10) mendatang.

“Meskipun beberapa orang pengurus partai politik berkunjung ke kantor (KPU Kota Pariaman), namun baru sebatas berkonsultasi terkait kelengkapan administrasi masing-masing parpol. Ada beberapa pengurus parpol seperti PAN, NasDem dan Perindro sudah berkonsultasi soal kelengkapan, namun baru sebatas itu, belum ada yang menyerahkan,” ujarnya di ruangan kerjanya, Senin (9/10) siang.

Menurutnya, belum adanya parpol calon peserta pemilu 2019 tingkat Kota Pariaman itu, disebabkan pengurus parpol tingkat pusat belum mendaftarkan parpol di KPU RI melalui Sistim Informasi Partai Politik atau SIPOL.

“Tadi kami cek di SIPOL, ternyata DPP PAN, Nasdem dan Perindo belum melakukan pendaftaran, sehingga mereka (pengurus) belum melakukan penyerahan berkas. Tapi ada yang sudah bawa kelengkapan dokumen, saat kita cek kelengkapannya masih ditemukan dokumen yang salinan KTPnya yang belum KTP Elektronik dan ada juga salinannya yang tidak buram,” ulasnya.

Ia menjelaskan, pendaftaran partai peserta pemilu dilakukan secara terpusat oleh masing-masing pengurus parpol ke KPU RI melalui SIPOL. Sedangkan tingkat kabupaten dan kota pada hari ini, dilakukan penyerahan berkas dokumen kelengkapan persyaratan untuk penelitian adminsitrasi.

Parpol peserta pemilu tingkat Kota Pariaman, jelas Aisyah, harus menyerahkan beberapa kelengkapan berkas pada tahapan itu. Adapun berkas yang harus disertai, antara lain salinan eKTP atau surat keterangan domisili anggota atau pengurus parpol, salinan KTA anggota parpol, daftar susunan pengurus parpol, surat pernyataan status kantor sekretariat partai, surat pernyataan domisili kantor atau sekretariat dari lurah, AD/RT partai, dan salinan buku rekening atas nama partai tingkat kota Pariaman.

Dilanjutkan Aisyah, setelah penyerahan berkas atau dokumen parpol peserta pemilu ditutup, KPU Kota Pariaman langsung melakukan penelitian administrasi kelengkapan dokumen parpol sejak 17 Oktober 2017 hingga 15 November 2017 mendatang.

Dalam tahapan ini, KPU Kota Pariaman akan mencocokkan data pendaftaran parpol yang dikirimkan oleh KPU RI dengan data soft copy SIPOL KPU dan dokumen kelengkapan yang diserahkan oleh parpol di tingkat kota Pariaman.

“Dari penelitian tersebut, nanti akan ditemukan data anggota atau pengurus yang ganda. Jika data gandanya di dalam satu parpol, adalah ganda internal. Sedangkan ganda indentitas antara partai, dinamakan indentik ekternal. Bagi yang ganda kita akan serahkan kembali ke parpol untuk diperbaiki,” lanjutnya.

Usai dilakukan penelitian administasi, KPU Kota Pariaman akan mengumumkan hasil administrasi pada 16 hingga 17 November 2017 dan parpol kembali melengkapi kekurangan dokumen pada tanggal 18 hingga 1 Desember 2017.

Tahapan tersebut dilanjutkan dengan penelitian dokumen hasil perbaikan selama dua hari pada tanggal 2 hingga 11 Desember 2017. (Nanda)
Mukhlis Ingatkan Iuran Masyarakat per Bulan Untuk BPJS, Dibarengi Kinerja Profesional

~Dari 91.115 orang penduduk kota Pariaman, sebanyak 60.831 sudah terdaftar JKN per 1 Oktober 2017.

~Dengan iuran rutin bulanan masyarakat Pariaman, BPJS diminta bekerja profesional dalam melayani kesehatan masyarakat, termasuk ke rumah sakit rujukan.


Pariaman --- Pemko Pariaman teken nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Kesehatan Padang dalam rangka optimalisasi peran pemda dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah kota Pariaman.

MoU diteken oleh walikota Pariaman Mukhlis Rahman dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Sistri Sembodo di aulau utama Balaikota Pariaman, Senin (9/10/2017).

Saling teken MoU tersebut menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang mensyaratkan hanya satu penyelenggara jaminan kesehatan secara nasional: yakni BPJS Kesehatan.

Dengan MoU tersebut, Mukhlis berjanji akan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat sesuai SOP yang ada. Ia tidak ingin mendengar pelbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan BPJS di kota Pariaman.

"Bekerja sesuai prosedur dan peraturan-peraturan yang ada, termasuk peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan BPJS kesehatan," kata Mukhlis yang akan mengakhiri masa jabatan dua periodenya akhir 2018 mendatang.

Kepada seluruh subjek layanan kesehatan mitra BPJS kesehatan, termasuk RSUD dr Sadikin dan puskesmas se-kota pariaman serta dokter keluarga, ia mengimbau agar  memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa pandang bulu.

Dengan adanya regulasi tersebut, kata Mukhlis, setiap penyelenggara kesehatan pemerintah daerah, harus berintegrasi ke BPJS Kesehatan, sesuai dengan peta jalan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Lebih lanjut Mukhlis Rahman juga mengharapkan kepada pihak BPJS, agar bekerja profesional, karena yang dikelola adalah uang rakyat--yang telah menyisihkan sebagian penghasilannya---membayar iuran tiap bulan.

"Bekerjalah secara profesional, jangan sampai peserta BPJS Kesehatan yang telah membayar iuran tersebut tidak dilayani dengan baik karena mereka mempunyai hak yang sama dengan pasien lainnya dalam penanganan medis, baik di rumah sakit daerah atau rumah sakit rujukan lainya," tutupnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Sistri Sembodo mengatakan, tahun 2017 jumlah penduduk kota Pariaman sebanyak 91.115 orang. Terdaftar sebagai peserta JKN adalah sebanyak 60.831 per 1 Oktober 2017. Berarti masih ada potensi peserta JKN sebanyak 30.284 orang lagi.

"Berarti 66,76% penduduk kota Pariaman telah terdaftar menjadi peserta JKN, kini tinggal 33,24% lagi yang dapat kita maksimalkan untuk bersedia ikut menjadi peserta BPJS Kesehatan," kata dia.

Dari jumlah tersebut sebanyak 23.813 orang adalah peserta penerima bantuan iuran (PBI) ditanggung oleh APBN, dan 9.155 orang adalah kepesertaan Jamkesda yang ditanggung dari sharing oleh APBD Provinsi 80% dan APBD Kota Pariaman 20%.

"Dahulu peserta PBI yang tidak aktif atau menunggak, tiba-tiba mendapat musibah sakit dan dirawat di layanan kesehatan. Dengan melunasi iurannya, bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan," ujarnya.

Ia menambahkan sejak keluarnya PP Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan PP Nomor 12 tahun 2013, cara seperti itu tidak dimungkinkan lagi. Peserta PBI tersebut harus melunasi seluruh tunggakan iurannya dan harus membayar denda sebanyak 2,5% terlebih dahulu.
 

"Setelah itu baru dinyatakan sebagai PBI aktif setelah 45 hari menyelesaikan kewajibannya itu," terangnya mengakhiri.

Acara itu hingga berlanjut dengan sosialisasi JKN/KIS menuju Universal Health Coverage yang dihadari oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, Sekdako Pariaman Indra Sakti, Kepala Perwakilan BPJS Kesehatan Kota Pariaman Sari Puspa, kepala SOPD, Kabag, Camat se-kota Pariaman, Kepala RSUD dr Sadikin beserta pimpinan puskesmas se-kota Pariaman. Kepala Desa serta Lurah juga terlihat. (Juned/OLP)
Rancangan APBDP Pariaman Tahun 2017 Diperkirakan Naik 10 Miliar

Pariaman --- Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Pariaman tahun 2017 mengalami penambahan Rp10.799.405.510 atau (1,67%) dari APBD awal tahun 2017---Rp645.650.815.874,47---setelah perubahan menjadi Rp656.450.221.384,47.

Hal itu tertuang dalam nota keuangan walikota Pariaman tentang rancangan APBD Perubahan tahun 2017 yang disampaikan langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Senin (9/10/2017) di Gedung DPRD Kota Pariaman dalam rapat Paripurna DPRD setempat.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, hadir segenap anggota dewan, forkopimda, sekdako Indra Sakti, kepala OPD, camat dan undangan lainnya.

Menurut Mukhlis Rahman dalam rancangan yang diajukan tersebut, diperkirakan pendapatan asli daerah (PAD) bertambah sebesar Rp2.566.895.014 dari APBD awal tahun 2017 sebesar Rp32.035.079.870,47 menjadi Rp34.601.974.884,47.

Penambahan PAD kata Mukhlis, terdiri dari pajak daerah sebesar Rp224.600.000, retribusi daerah Rp125.677.162, hasil pengelolaan kekayaan daerah sebesar Rp1.766.987.852 dan lain-lain pendapatan asli daerah sebesar Rp15.240.007.683.

“Sedangkan untuk belanja daerah diperkirakan bertambah sebesar Rp18.451.646.461 dari APBD awal tahun 2017 sebesar Rp704.005.568.594,47 menjadi Rp722.4457.215.055,47,” ujar Mukhlis.

Belanja daerah terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Dimana belanja tidak langsung mengalami pengurangan sebesar Rp512.270.120 dari APBD awal tahun 2017 sebesar Rp333.092.175.492,47 menjadi Rp332.579.905.372,47.

Sedangkan belanja langsung mengalami penambahan sebesar Rp18.963.916.581 dari ABPD awal tahun 2017 sebesar Rp370.913.393.102 menjadi Rp389.877.309.683.

Wakil Ketua DPRD Syafinal Akbar mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti dengan membahas Rancangan APBD Perubahan tahun 2017 dengan rapat-rapat berikutnya sesuai dengan ketuan dan aturan yang berlaku. (Doni)
Panwaslu Pariaman Luluskan 12 Nama Anggota Panwascam
Kantor Panwaslu Kota Pariaman
Pariaman --- Panwaslu Kota Pariaman menetapkan 12 nama peserta lulus tes wawancara calon anggota Panwascam Kota Pariaman, Minggu (8/10) pagi.

Panwaslu mengumumkan hasil tes wawancara setelah melakukan rapat pleno penetapan hasil penilaian 24 orang peserta yang mengikuti seleksi tes wawancara hari Sabtu kemarin.

Sesuai dengan pedoman tes wawancara yang ditetapkan oleh KPU RI, ada lima indikator penting dijadikan penilaian bagi peserta yang mengikuti tes wawancara. Peserta harus menemuhi syarat yang dilihat dari  pemahaman tentang pemilu dan sistem politik di Indonesia, integritas, komitmen dan motivasi, kemampuan mengorganisasi, dan pengetahuan lokal tentang situasi dinamika sosial-politik di wilayah masing-masing.

Ketua Panwaslu Kota Pariaman Elmahmudi didampingi Sekretaris Panwaslu Kota Pariaman Riky Falentino, merinci 12 nama yang dinyatakan lulus tes akhir calon anggota pengawas pilkada serentak 2018 dan pemilu legislatif 2019 di tingkt kecamatan itu.

Di kecamatan Pariaman Tengah ada tiga nama, antara lain; Idris, Ridha Rahmah, Nadia Meria Jane. Sedangkan di kecamatan Pariaman Selatan yaitu; Yuldi Edriansyah, Ria Meilani dan Reza Archania Novantila.

Untuk kecamatan Pariaman Timur lulus tes antara lain; Syofyan Masni, Idratul Rahman, Doni Kardinal. Terakhir tiga nama lainnya, Adrianto, Yurnita Farina dan Taufik Hidayat duduk sebagai anggota Panwas Kecamata Pariaman Utara.

Meskipun telah dinyatakan lulus seleksi akhir calon anggota Panwascam, Panwaslu Kota Pariaman tetap akan menerima masukan dan tanggapan masyarakat terhadap hasil seleksi wawancara sebelum 12 nama calon anggota itu dilantik sebagai anggota Panwascam pada akhir Oktober 2017 mendatang.

“Jika ada catatan atau rekam jejak dari peserta yang telah lulus tes akhir ini, menyatakan mereka tidak layak karena tidak memenuhi syarat sebagai Panwascam, kita akan lakukan klarifikasi dan penelitian. Jika benar adanya informasi dan tanggapan itu, peserta masih bisa dianulir,” ulasnya.

Ia menambahkan, calon anggota pengawas yang lulus seleksi, memiliki tanggung jawab yang berat dan masa tugas yang lama. Selain menjadi pengawas tingkat kecamatan pada pilkada serentak 2018, panwascam juga akan mengawasi jalannya tahapan pemilu legislatif 2019 mendatang.

“SK Panwascam ini dua nantinya untuk panwas pada pilkada dan pileg. SK yang kita terbitkan dua juga,” imbuhnya.

Usai dilantik menjadi anggota Panwascam, dua belas orang anggota Panwascam akan menjalani rangkaian bimbingan teknis dan pembekalan sebelum melakukan pengawasan tahapan pilkada dan pileg yang telah dimulai. (Nanda)
Wirabraja Offroad Adventure Banjir Peserta

Pariaman --- 115 orang offroader dari berbagai daerah di Sumatera Barat ikuti gelaran Wirabraja Offroad Adventure dalam rangkat HUT TNI ke-72 di wilayah Kodim 0308/Pariaman, Sabtu (7/10) pagi.

Dalam adventure selama dua hari menggunakan mobil penggerak ganda itu, offroader akan disuguhi spot atau keindahan alam saat melintasi banyak daerah di kabupaten Padangpariaman dan kota Pariaman.

Peserta dilepas di Makodim 0308/Pariaman terlebih dahulu menyisiri pantai Pariaman dan menyusuri beberapa daerah di Padangpariaman hingga istirahat di daerah Koto Dalam Padang Sago. Pada titik perhentian itu, peserta akan istirahat di tenda yang disediakan panitia. Peserta juga akan berhibur dengan dendang KIM.

Esok hari, offroader melanjutkan petualan menyusuri lintasan yang didominasi oleh lumpur dan sungai hingga berakhir di titik finish di Pantai Kata Pariaman.

Dandim 0308/Pariaman, Letkol ARH Hermawansyah mengatakan, kegiatan itu adalah bertualang dan menjelajah daerah, bukan balapan. Meskipun offroad identik dengan olahraga balap, namun peserta diminta untuk tetap menaati aturan dan keselamatan selama berpetualang.

 “Kita berpetualang menjelajahi dan menikmati keindahan alam yang ada, bukan balapan. Nanti di titik istirahat hari ini, kita juga berhibur dengan dendang KIM," ujarnya.

Ia bahkan mengapresiasi tingginya minat offroader mengikuti kegiatan itu. Banyaknya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan di luar perkiraan panitia yang hanya menargetkan diikuti oleh 50an peserta. Namun, kata dia, membludaknya jumlah peserta dapat diakomodasi.

Melihat tingginya minat peserta, ia berkeinginan menjadikan ajang Wirabraja Offroad Adventure diselenggarakan setiap tahunnya.

“Jika kita tidak batasi hanya dari Sumatera Barat, bisa tiga kali lipat pesertanya, sebab rekan-rekan offroader lainnya dari provinsi tetangga juga mau bergabung. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita selenggarakan lagi, tentu dengan jumlah dan persiapan kita tingkatkan,” ulasnya.

Dalam kesempatan itu, Hermawansyah mengungkapkan apresiasinya terhadap masyarakat, pemerintah daerah, stakeholder di Padangpariaman dan kota Pariaman yang mendukung tugas TNI, khususnya Kodim 0308/Pariaman.

“TNI komitmen hidup bersama-sama rakyat, karena TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat, dan rakyat harus merasa memiliki TNI,” pungkasnya.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mendukung rencana Dandim 0308/Pariaman menjadikan Wirabraja Offroad Adventure sebagai agenda tahunan Kodim 0308/Pariaman.

Ia menyatakan siap bekerjasama menyelenggarakan kegiatan itu, sekaligus promosi pariwisata yang ada di Kota Pariaman.

“Kalau bisa lebih dari satu kali dalam setahun, kita tingkatkan juga pesertanya,” ujarnya. (Nanda)
Besok, Anggota Panwascam Kota Pariaman Diumumkan

Pariaman --- Peserta seleksi calon anggota Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kota Pariaman hari ini jalani tes wawancara di kantor Panwaslu Kota Pariaman, Sabtu (7/10).

25 orang peserta yang telah dinyatakan lulus pada seleksi kedua---seleksi tertulis---akan digali integritas, pengetahuan kepemiluan, imparsialitas, azas penyelenggaraan pemilihan, pengalaman, sebagai penyelenggara pemilu pilkada walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 serta pemilu legislatif 2019 mendatang.

Masing-masing peserta---yang dibagi dalam empat kelompok waktu tes wawancara berdasarkan kecamatan---langsung diwawancarai oleh Ketua Panwaslu Kota Pariaman Elmahmudi, Kordiv Pencegahan/Hubungan Antar Lembaga Zaiyar dan Divisi Penindakan Pelanggaran Rizwan.

"Kita tanyakan seputar integritas, pengalaman dan pengetahuannya tentang kepemiluan. Jika dia ada pengalaman sebagai penyelenggara, kita akan gali informasi bagaimana dia dulu bertugas," ujar Elmahmudi didampingi Sekretaris Panwaslu Kota Pariaman Riky Falentino disela-sele tes wawancara Panwascam.

Ia menargetkan, seleksi wawancara akan selesaikan hingga hari ini dan hasil tes langsung diplenokan. Selanjutnya, tiga besar hasil seleksi wawancara setiap kecamatannya akan dilantik menjadi anggota pertengahan Oktober 2017.

"Jika bisa, akan diumumkan hasilnya besok, setelah diplenokan malam dan kita akan upayakan pelantikan secepatnya," pungkasnya. (Nanda)
Pemko Pariaman Serahkan Lahan Bersertifikat Untuk Kejari Pariaman

~Hibah barang milik daerah dan penganggaran diperbolehkan selama demi pembangunan.

~Luas tanah kantor Kejari Pariaman hampir separuh dulunya milik Pemko Pariaman.

Pariaman --- Pemko Pariaman serahkan barang milik daerah (BMD) ke Kejaksaan Negeri Pariaman, Jumat (6/10). BMD berupa aset dua kapling tanah dalam tiga sertifikat. Total aset tanah yang diserahkan seluas 883 meter persegi.

Rinciannya 471 meter persegi pembelian tahun 2006 dan 412 meter persegi pembelian tahun 2014 yang berada di komplek Kejaksaan Negeri Pariaman.

"Peruntukannya berupa lahan parkir, taman dan halaman kantor Kejaksaan Negeri Pariaman," ungkap Walikota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi Ketua DPRD Mardison Mahyuddin yang ikut menandatangani dokumen penyerahan BMD tersebut. 

Mukhlis berkata, penggunaan anggaran negara untuk kemajuan pemerintahan, baik dari jajaran eksekutif, legislatif dan organisasi pemerintahan vertikal, selagi tidak melanggar aturan dan undang-undang yang berlaku, hal itu bisa dilakukan.

"Pemindahtanganan BMD berupa tanah dan atau bangunan yang dilakukan saat ini, sudah melalui proses yang dipersyaratkan oleh undang-undang dan aturan yang berlaku," tuturnya.

Dengan semakin banyaknya pembangunan untuk kantor dinas dan instansi yang ada, sebut Mukhlis, mesti dibarengi dengan pembangunan instansi pemerintahan vertikal untuk menambah daya tarik dan tata bangunan yang elok untuk dilihat dan ditempati.

Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan, banyak bangunan yang berdiri megah dan indah saat ini dibangun di Pariaman. Seperti Balaikota Pariaman, Kantor DPRD, kantor instansi.

"Apalagi sekarang Pengadilan Negeri Pariaman dan Pengadilan Agama Pariaman juga sedang dalam tahap pembangunan yang nantinya akan menambah wajah kota Pariaman, ditambah dengan bangunan megah milik Kejaksaan Negeri Pariaman ini," katanya.

Ia membenarkan dana negara apabila untuk kemaslahatan umat dan sesama instani pemerintahan--selagi tidak menyalahi aturan--dapat untuk dilakukan.

Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman Josia Komi mengatakan, bahwa dengan diserahkannya hibah dari Pemerintah Kota Pariaman telah mempercantik wajah kantornya.

"Telah banyak pujian dari para tamu dan relasi yang datang, kesemuanya merasakan betah dan nyaman untuk berlama-lama di kantor ini. Berimplikasi bagi pelayanan maksimal," sebutnya.

Ia menyebut, dari segi institusi pihaknya selama berada di Kota Pariaman, tidak menemukan hal dan temuan yang signifikan terhadap kinerja eksekutif maupun legislatif dalam mengelola keuangan daerah. (Juned/OLP)
Jemaah Masih Puber di Makodim Membludak


Pariaman --- Kodim 0308/Pariaman gelar Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah (Masih-Puber) dalam rangka memperingati HUT TNI ke-72. Masih-Puber itu digelar bersama Pemko Pariaman dan Pemkab Padangpariaman, Jumat subuh (6/10) di Makodim Pariaman, Kuraitaji, Pariaman Selatan.

Usai salat subuh berjamaah---acara yang turut dihadiri Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dan Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur---dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Boy Lestari Datuak Palindiah dari Padang.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya mengatakan program Masih-Puber yang digagas oleh Kodim Pariaman sesuai dengan program Pemko Pariaman. Bahkan Masih-Puber telah disepakati bersama dengan Forkopimda.

Masih Puber, kata Mukhlis, adalah istilah yang diberikan Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh Hermawansyah saat peluncuran program itu oleh Pemko Pariaman beberapa bulan lalu.

"Kami menyambut baik istilah ini, dengan begitu kemanunggalan untuk melaksanakan solat subuh secara berjamaah, betul-betul dapat diikuti oleh semua pihak," katanya.

Ia juga mengimbau agar seluruh pihak bersama dengan TNI secara bersama-sama berpartisipasi dalam membangun Bangsa Indonesia yang berdasar kepada Pancasila dan UUD 1945 dalam kebhineka tunggal ika.

"Semoga TNI semakin jaya dan makin dekat dengan rakyat," tutupnya.

Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh Hermawansyah mengatakan bahwa Masih-Puber merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0308/Pariaman selain kegiatan lainnya memperingati hari jadi TNI.

"Kita juga akan menggelar offroad di hari Sabtu dan Minggu besok, kesemuanya itu adalah dalam rangka mendekatkan TNI dengan masyarakat dan membangun jembatan hati," ucapnya.

Boy Lestari Datuak Palindiah dalam tausiahnya mengungkapkan resep awet muda. Untuk awet muda dan hidup bahagia di dunia adalah senyum dan ikhlas. Menerima segala sesuatu dalam hidup dengan senyum keikhlasan.

"Mari kita dekatkan diri dengan Yang Maha Pencipta, selain perbanyak ibadah yang kita punya, kita juga harus mensyukuri atas nikmat yang kita terima di dunia ini, dengan begitu kita akan menjadi orang-orang yang beruntung," katanya. (Juned)