28 January 2014

Pola Kepemimpinan Anas Malik (Antusiasme)



                            Anas Malik (kanan)

Antusiasme sangat diperlukan dalam setiap lini pekerjaan dan profesi yang kita geluti. Antusias adalah pertanda akan cintanya kita pada pekerjaan yang kita lakukan. Seorang pekerja yang tidak antusias pada pekerjaannya dapat dikelompokan sebagai berikut. Satu, mereka bekerja karena alasan tuntutan pekerjaan yang dia lakoni, kedua karena motivasi materi. "Tambah aia tambah sagu", jika orang seperti di atas diberikan pekerjaan ekstra. Dia mengukur segala sesuatunya dengan uang. "Jariah babuliah tantang".

Sedangkan orang yang antusias pada pekerjaannya, bekerja karena kecintaannya pada bidang yang dia lakoni. Ia bekerja secara ikhlas, cerdas hingga tuntas dengan tujuan pekerjaannya tersebut punya standar memuaskan sebagaimana yang telah dia tetapkan. Puas pada dirinya dan berharap dapat memuaskan oranglain.

Antusias artinya bergairah atau bersemangat. Orang yang antusias makan dipastikan memiliki ukuran badan oversize. Jadi Antusias dapat diartikan dapat membesarkan sesuatu. Orang yang antusias akan pekerjaannya, lambat laun akan besar dengan sendirinya. Dia berbakat bertemu sukses. Pejabat yang antusias pada tugas yang di embannya, lambat laun akan naik kejenjang karier yang lebih tinggi.

Antusiasme adalah energi dari dalam diri tiada batas yang memberikan kekuatan, semangat dan kebahagiaan, seperti asal katanya dari bahasa Yunani, yaitu Entheos yang berarti “Tuhan di dalam” atau berarti “diilhami dari Tuhan”. Energi antusiasme ini dapat ditularkan atau menular dengan sendirinya ke orang-orang di sekitar kita. Antusiasme menambahkan cahaya terang pada apapun yang Anda lakukan. Bayangkan jika seorang kepala SKPD adalah seorang yang memiliki antusiasme tinggi, tentu energi tersebut menyebar kepada seluruh jajarannya kebawah. Kantor yang dia pimpin dipastikan memiliki akselerasi.

Banyak bisa kita contoh seorang kepala daerah yang memiliki antusiasme tinggi saat dia memimpin suatu daerah. Contoh nyata yang bisa kita telusuri jejaknya dan tidak perlu jauh-jauh adalah semasa Padangpariaman dipimpin oleh Alm. Kolonel Anas Malik. Dia Bupati 2 periode yang memiliki jejak rekam spektakuler. Apa yang dia kerjakan selalu tuntas. Saking antusiasnya, beliau langsung terjun kelapangan untuk menyelesaikan persoalan mendasar semasa itu. Beliau juga punya misi kedepan jangka panjang, seperti Bandara Internasional di Kataping, yang pada akhirnya terwujud oleh pemimpin setelahnya.

Sebelum Anas Malik menjabat Bupati, saat itu roda pedati belum dilapisi karet sehingga merusak jalan raya. Dia punya cara efektif untuk itu. Ada sebuah Pedati pembawa tempurung dari sungai limau menuju pariaman melalui jalan raya. beliau stop dijalan, kemudian disuruh antar kerumahnya, berapa duitnya dia bayar. Bupati membeli tempurung sepedati? untuk apa? Anas Malik punya tujuan lain, dia bermain diranah propagandis psikologis. Ketika uang sudah dia bayarkan kepada pemilik pedati tersebut untuk tempurung itu di rumah dinasnya, disaat itulah dia meminta kepada sang sais pedati agar nantinya roda-roda pedati dilapisi karet. Dia paparkan keuntungan menggunakan pelapis roda pada pedati tersebut kepada sang sais selain rasa diatas pedati lebih empuk juga tidak merusak jalanan beraspal.

Si sais pedati tersebut langsung melakukan nasehat Bupati sepulang kerumahnya. Beberapa saat kemudian pedati-pedati lain pun mengikuti style roda berpelapis karet pada pedati.


Antusiasme Anas Malik semasa memimpin Pariaman menular kepada seluruh jajarannya. Beliau hingga kini pantas disebut Bapak Besarnya rang Piaman. Lecut tangannya boleh dilihat hingga kini, baik untuk Kota Pariaman maupun Kabupaten Padangpariaman.

Catatan Oyong Liza Piliang

15 November 2013

Jika Tak Emas, Tembaga Lah Awak..




Emas Lantjung tak perlu disepuh, kilat tembaga tampak jua,, demikian kutipan kalimat Buya Hamka di buku karangannya yang berjudul Pribadi yang beliau karang medio 1950. Buya Hamka adalah sosok Ulama Modern dimasanya. Ia mengidolakan Syekh Muhammad Abduh, Tokoh Ulama Revolusioner Mesir. Buya Hamka boleh disebut Bapak Ulama Modern Indonesia, Ia adalah Pendiri Majelis Ulama Indonesia. Buya yang Hobi mengoleksi Tongkat ini juga terkenal paling banyak meng-Islamkan Non Muslim. Buya Hamka juga terkenal sebagai penceramah ulung yang bermain diranah Logika, tak heran jika Mesjid Al Azhar Kebayoran Lama saat itu dipenuhi oleh kalangan Gedongan yang sebelumnya malas mendengarkan ceramah Agama.

Buya Hamka meninggal dunia pada tahun 1981 setelah beberapa saat pengundurun dirinya sebagai Ketua MUI. Banyak spekulasi beredar Buya tidak sepakat dengan Presiden Soeharto tentang Kontroversi Natal Bersama, sehingga Ia lebih memilih mundur sebagai Ketua MUI sembari memberikan Fatwa Tegas, bahwa Umat Muslim tidak boleh merayakan Natal bersama Nasrani. Disini kita bisa melihat Karakter Buya Hamka, meskipun Ia dikenal berpandangan Modern, namun jika menyangkut Aqidah, bagi beliau adalah Harga Mati, Pokok Padang yang tak bisa ditawar.

Selain dikenal sebagai Ulama besar Buya juga dikenal sebagai Penulis, Jurnalis bahka Politisi. Buya banyak melahirkan karya tulis. Romannya yang terkenal adalah Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk, sedangkan Tafsir Al Azhar Ia rampungkan semasa beliau di penjara Suka Miskin Rezim Soekarno.

Membaca Buku karangan Buya Hamka adalah suatu momen penting bagi saya. Dulu, disaat masih lajang saya sempat di cemooh kawan-kawan mengunjungi Gramedia saat Mabuk., Kenapa? Dalam keadaan Mabuk saja saya Hobi Membaca, apalagi sadar. Saya memang bukan kutu Buku, namun akan membaca buku-buku bermutu. Saya dapat menilai sebuah Buku akan laku atau tidak dengan membaca 5 Halaman isinya saja.

Hobi membaca ditularkan oleh kakak perempuan saya semasa masih tinggal di Pekan baru, bacaannya dulu Majalah Kartini dan Intisari. Itu Medio tahun 1990 an.

Sedangkan Menulis saya tidak pernah mempelajarinya, namun siap di kritik. Kritikan terbaik Ihwal menulis saya dapatkan dari Iwan Piliang, Ia kakak Angkat.

Iwan Piliang pernah mengatakan Menulis adalah membaca. Artinya dengan rajin membaca kita punya banyak bahan Untuk menulis disamping menambah Ilmu.

Saya bukanlah Jurnalis yang pernah bersekolah reportase, namun saya selalu belajar bagaimana cara mereportase yang bagus, dan akan terus menerus. Bagi saya Reportase adalah Mengabarkan Maksud sehingga didapat Output.

Karena Tulisan dinilai terlalu berani, suatu ketika, Ketua Saya (Ormas Pemuda Pancasila Sumatera Barat), Bang Leonardy Harmainy sempat mengkhawatirkannya. Ia tanpa setahu saya meminta seorang Pengacara mendampingi jika suatu saat saya terseret ke ranah Hukum. 


Leonardy juga seorang Pembaca dan Penulis, Ia bahkan mengkoleksi Buku Buya Hamka lama yang sekarang susah dijumpai di rak Buku Gramedia. Mungkin Ia lebih baik meminjamkan Uang daripada meminjamkan Buku Karangan Buya Hamka koleksinya, menurut saya.

"Kalau Buku Buya Hamka dipinjamkan, Dia tidak akan dikembalikan Yong," Ujarnya suatu saat.

Minat membaca kepada generasi Muda yang akan datang adalah tanggungjawab kita bersama, agar terlahir generasi kritis, bukan pragmatis. Taman Bacaan, Rumah Bacaan, Pustaka, musti dan Harus adanya, Begitu juga dengan tersedianya Bacaan Buku bermutu di pustaka tersebut. Buku adalah Jendela Ilmu.

Emas Lantjung Tidak perlu disepuh, Kilat Tembaga tampak Jua,, Jika pun tak (Generasi) Emas, sekurangnya Tembaga lah,, Dia bikin Berkilat Juga lah (Generasi) Awak..

Catatan Oyong Liza Piliang


16 November 2012

Inilah 9 Tokoh yang Patut Ditakuti SBY

ini adalah tulisan Stella member Kompasiana
Satu sore, sambil meneguk secangkir kopi hangat, pikiran saya terpaku pada headline salah satu media online yg menuliskan besar2 tulisan : INDONESIA KRISIS PEMIMPIN. Hah ? Apa iya negara dengan 220 juta lebih penduduk ini bisa krisis pemimpin ? Rasanya nggak mungkin banget. Meskipun banyak orang bilang negara kita ini bobrok karena para pemimpinnya mafia koruptor, saya yakin sekali masih ada terselip satu dua orang pemimpin yang benar-benar NASIONALIS*) dan mau berjuang demi rakyat. Tinggal kita saja sebagai rakyat, apakah masih mau DISUAP dengan uang dan segala bujuk rayu, atau kita kembali ke idealisme memilih pimpinan ?
*) Saya nggak perlu menuliskan kriteria lain kecuali Nasionalis. Seorang Nasionalis tidak akan mau mengkorupsi uang negara/uang rakyat. Seorang Nasionalis juga pasti berani berjuang untuk rakyat, tak peduli apapun taruhannya. Seorang Nasionalis pastilah juga cendekiawan, karena untuk bisa mengangkat derajat bangsa, dia akan selalu belajar. Dan cendekiawan sejati pastilah rendah hati tapi bukan rendah diri. Seorang Nasionalis juga pastilah punya empati pada penderitaan rakyat, jadi nggak mungkin mau berfoya2, beli pesawat, dll. Jadi cukuplah satu itu saja kriterianya.

Jika kita atau rakyat sudah insyaf, menolak POLITIK UANG dalam berbagai bentuk, menolak menjadi Golput, maka sebenarnya stock pemimpin masih ada.  Saat menyelami track record tokoh2 itu baik melalui akun jejaring sosial, berita online, media, dll, saya menemukan 9 tokoh antitesa SBY. Ke 9 tokoh ini adalah tokoh yg sangat nasionalis, konsisten dalam sikap dan perbuatan. Tak heran, mereka jadi tokoh yang membuat rezim SBY alergi, melihat berbagai tindakan mereka, dan SBY nampak sering memilih diam jika berhadapan dengan mereka. Kenapa 9 ? Ada lagi beberapa tokoh lain, namun 9 ini yang saya lihat “sangat gigih” dalam memperjuangkan paham pro-rakyat. Lagipula angka 9 konon kabarnya dianggap keramat oleh rezin SBY. Semoga 9 tokoh ini mampu mengangkat Indonesia dari bibir jurang kehancuran.
Siapa 9 tokoh itu ? Inilah pilihan saya

1. Dr.Rizal Ramli
Siapa tak kenal tokoh ini ?  Lari keliling Monas 7x kalau sampai ada yg tak kenal beliau. Saya tidak mau cerita banyaklah soal beliau ini, semua prestasinya bisa dibaca di #Dr.Rizal Ramli#
Beliau termasuk penggagas pengajuan peninjauan kedudukan BP Migas ke MK, dan akhirnya berhasil menelurkan keputusan pembubaran BP Migas, yg acap dituding “antek imperialis”. SBY yg sangat pro-asing dibuat pusing dan takut dengan pemikiran2 ekonom satu ini.

13529778481756454440
Dr.Rizal Ramli
2. Prof. Dr. Kwiek Kian Gie
Ekonom kelahiran Jawa Tengah, 11 Januari 1935 yang lalu ini sudah tak terhitung lagi sumbangsih nya pada Rakyat Indonesia. Saya tulis pada rakyat, karena negara tidak selalu pro-rakyat. Jasa beliau yang saya nilai sangat besar, adalah “berhasil mencegah rakyat dari penipuan berkedok intelektualisme para ekonom birokrat titipan imperialis“. Lewat penjelasannya, rakyat menjadi paham apa yang sedang terjadi. Beliau berhasil mencerdaskan rakyat dengan menyederhanakan bahasa2 rumit ekonom2 ke dalam logika sederhana seorang awam. Itulah yg sebenarnya menjadi jasa terbesar beliau bagi rakyat. Meskipun berdarah Tionghoa, tapi nasionalisme beliau lebih besar dari pribumi sekalipun. Yang mau baca biografi singkatnya silakan klik #Kwiek Kian Gie#

13529779421281903623
Prof.Dr.Kwiek Kian Gie
3. Prabowo
Mantan Danjen Koppasus ini kerap dikaitkan dengan kasus penculikan aktivis th 98 serta kerusuhan Mei 98. Tapi jika kita telusuri dengan teliti, dari berbagai sumber, dan bukan hanya berpatokan pada berita2 miring di Asiaweek, maka saya amat percaya beliau adalah korban rivalitas antar jendral pada masa itu. Saya tidak akan mengupas masalah ini, yg mau mendebat maybe next time saja ya. Yang jelas, Prabowo merupakan tokoh nasionalis yang menjadi antitesa dari jendral SBY yg peragu & lamban. Beliau merupakan tokoh yang disegani oleh SBY serta mantan2 jenderal lainnya, karena dipercaya menyimpan “kartu truf” kelemahan2 mereka. Banyak yg mengkaitkan beliau dengan keluarga Cendana, tapi jangan lupakan bahwa gelombang reformasi yg digulirkan oleh tokoh2 seperti Nurcholish Majid, Amien Rais, dkk itu mendapat dukungan penuh Prabowo, sehingga Prabowo sempat dicap pengkhianat oleh keluarga Cendana.
13529797811016064293
Prabowo Subianto
4. Prof.Dr.Yusril Ihza Mahendra
Mantan menkumham ini sama seperti Dr.Rizal Ramli cs, juga selalu membuat rezim SBY kalang kabut. Sikap konsisten  & keteguhan hati beliau yg “luar biasa” mampu membuat Presiden kalah beberapa kali dalam berperkara dengan prof Yusril. Jika Kwiek Kian Gie mampu mencerdaskan rakyat dari lika liku bahasa intelektual ekonom/birokrat komprador, maka Yusril berhasil menyederhanakan kerumitan2 hukum yg disengaja untuk menutupi penyelewengan mafia hukum. Bahasa2 beliau yg lugas dan tanpa tedeng aling2, memang sering membuat anak buah SBY panas dingin. Tapi kita memang tidak perlu pemimpin yg plintat plintut bukan ?
13529803021399599005
Yusril Ihza Mahendra
5. Iwan Piliang
Berperang tidak selalu dengan senjata, tapi bisa juga melalui pena. Iwan Piliang ini adalah salah satu di antara pejuang pena itu. Saya belum terlalu lama mengikuti tulisan beliau. Tapi ketika kita membaca tulisan2nya dan pemikiran2nya baik melalui jejaring sosial & media2, maka pantaslah kalau pakar citizen journalism satu ini sering bikin kesal rezim SBY. Bahasanya yang halus tapi “TAJAM” kalau dibaca dengan hati, pedasnya melebihi tamparan seratus prajurit kali ya. Ide cemerlang beliau adalah ketika mengusulkan Pengampunan & Pemutihan Koruptor. Lho kok ? Jangan salah paham dulu. Segala carut marut pengusutan korupsi saat ini memang sangat menyedot biaya dan energi bangsa, sementara korupsi malah makin canggih. Untuk itu beliau mengusulkan agar para koruptor itu diampuni saja, diminta mengembalikan jarahannya, tapi setelah itu siapapun yg korupsi tidak diberi ampun. Ide yg cerdas, karena kita akan lebih fokus ke pencegahan dan betul..hemat energi. Analogi sama yg mungkin dulu dijadikan dasar referendum Timor Leste oleh bapak BJ Habibie.

1352978082735355529
Iwan Piliang
6. Prof.Dr.Mahfud MD
Siapa tak kenal beliau ? Boo a boo…kebangetan sampeyan kalau tidak tahu siapa beliau. Ketua MK ini baru saja melontarkan komentar pedas mengenai pemberian grasi SBY kepada bandar narkoba, yg dikemudian hari memicu selisih pendapat dengan Sudi Silalahi. Gaya bicara yg lugas, menandakan kejernihan berpikir. Beliau terkenal bersih. Beberapa waktu lalu beliau pernah coba digoncang dengan kasus korupsi, tapi semua tidak mempan. Mantan menteri pertahanan ini termasuk sukses melakukan pemulangan kembali TNI/Militer ke barak. Sebagai ketua MK beliau juga sering menghasilkan keputusan yg “bikin heboh” rezim SBY. Dari penghapusan jabatan wamen sampai pembubaran BP Migas. Silakan klik link ini #Mahfud MDl#

1352978539668992815
Mahfud MD
7. Dr. Ichsanurdin Noorsy Bsc, SH, MSi
Ekonom satu ini sangat blak-blakan dalam berbicara. Tapi konsep pemikirannya sangat jelas, selalu mengacu kepentingan rakyat. Beliau sering membuat lawan debatnya di media-media merah padam atau malah pucat pasi, manakala trik2 curang birokrat ditelanjangi oleh beliau. Penipuan perbankan besar seperti kasus Century itu dibuka habis oleh beliau. Rakyat yang masih bingung dengan istilah bailout, krisis berdampak sistemik dll, kala itu mejadi paham lewat pembicaraan beliau. Ingin tahu soal doktor satu ini ? Klik #Ichsanuddin Noorsy#
13529783011880171607
Ichsanuddin Noorsy
8. Dr.Ir. M. Said Didu
Bapak yg sangat bangga sebagai insinyur pertanian alumni IPB  ini, adalah fans Manchester City yg sangat fanatik. ( Lho apa hubungannya ya dengan nasionalisme ? Ya setidaknya pilihan klub beliau ini menunjukkan bahwa beliau tidak takut dicap melawan arus. ) Selama menjadi follower beliau di jejaring sosial, mengamati pembicaraan beliau di media2, saya menemukan sikap ilmuwan sejati pada beliau. Cara berpikir yg sangat obyektif, tidak gegabah, dan jujur, betul-betul diperlukan untuk menghadapi tantangan di masa depan. Saya belum pernah mengenal orang yang begitu konsistennya menanamkan kecintaan pada produk buah lokal di tiap kesempatan. Jadi nasionalisme beliau, nggak mungkin lagi diragukan. Yg jelas rezim SBY cukup ketar ketir manakala beliau blak2an soal BUMN beberapa waktu lalu di TV.
13529802101177801151
Said Didu
9. Dr. Kurtubi
Tokoh perminyakan ini hampir selalu menjadi pembicara jika ada diskusi, sarasehan atau seminar soal perminyakan Indonesia. Doktor yg  dosen Pasca sarjana UI ini, bersama dengan Dr.Rizal Ramli, Din Syamsuddin ( ketua PP Muhamaddiyah) dan tokoh2 agama-LSM beberapa waktu lalu berhasil mengajukan pencabutan UU BP Migas dan pembubaran BP Migas ke MK. Sebuah langkah penting yang tentu bukan tanpa alasan. Kebijakan selama ini dinilai bertentangan dengan UUD 45 dan sangat pro-asing. Saya surprised dengan hasil keputusan MK itu. Ide membubarkan BP Migas ini sudah lama berusaha digulirkan oleh beliau dan tokoh2 nasionalis lainnya.
1352978363628788969
Kurtubi
Demikian ulasan tentang 9 tokoh yang semestinya patut membuat rezim SBY ketar ketir. Artinya bohong belaka, jika digambarkan negara kita ini krisis pemimpin, sehingga rakyat seolah-olah harus menurut pada tokoh-tokoh yang disodorkan partai-partai. Sudah saatnya partai-partai mendengar suara rakyat, jika tidak ingin “digembosi” oleh rakyat. Fenomena Jokowi -Ahok membuktikan bukan lagi partai yg berlaku saat pemilihan nanti, 2014. Selamat merenungkan dan bersiap berjuang untuk pemimpin pilihan kita. Jika anda tak setuju dengan pilihan saya, tidak masalah, semua orang pasti punya pemikiran sendiri.
SALAM MERDEKA !

4 August 2012

Opini : Perkembangan Zaman Dan Orang Minang





didalam era keterbukaan informasi publik yg dijamin UU saat ini seakan kita diberi kemudahan seluas-luasnya oleh penyelenggara negara, baik lembaga eksekutif,legislatif dan yudikatif.semua produk UU dengan mudahnya kita unduh melalui website institusi maupun lembaga-lembaga tersebut.namun faktanya hanya segeliming orang saja yg tau, bersebab bukan karena minimnya sosialisasi namun keterbatasan SDM rakyat kita sendiri yang belum banyak melek teknologi ITE, sebagaimana perkembangan zaman.


disinilah peran media online semacam www.hukumonline.com memberi banyak peran dalam memberikan penyuluhan hukum gratis serta tak jarang menyediakan produk UU terkait buat diunduh oleh pembacanya,serta forum diskusi tanya-jawab yg diapresiasif oleh lawyer dan pakar hukum yg tersebar diseluruh nusantara bahkan mancanegara yg jadi membernya secara cuma-cuma.


media online yg spesifik juga sangat banyak diera digital saat ini, bagi anda yg hobi memancingpun akan ada juga forum-forumnya, buat melucu-lucu tak tanggung banyak webnya, begitu juga forum-forum religius yg spesifik mengajarkan penganutnya dan menyediakan wadah tanya jawab pada umat mereka.


bicara berita hukum dan politik serta sosial sudah ribuan website dijagad internet di indonesia yg menyediakan dan memposting berita-berita terbaru yg terkadang jauh lebih dulu tayanganya daripada televisi sekalipun, disaat awak media elektronik tv masih sibuk menyiapkan peralatan mereka yg bertetek-bengek,portal online terdepan semacam kompas.com dan detik.com beritanya sudah online dan dibaca puluhan ribu orang dalam waktu sekejap.


begitu juga dengan www.pariamantoday.com ini, disini kami menyediakan berita,literary,opini dan wadah sosial kontrol bagi pembacanya, kita berusaha tidak menyajikan berita garing, tulisan yg masuk saya sendiri yg menyeleksi mana yg patut ditayangkan dan mana yg dianggap tidak perlu, kecuali penulis semacam iwan piliang, ira oemar , bang harja, mania telo dan beberapa penulis yg sudah dianggap dedengkot dalam mengupas suatu materi dengan opini yg tajam aktual dengan tulisan yg enak dibaca (kehendak kami).


disini saya dan kawan-kawan berprinsip menulis sebebas-bebasnya (freedom writers) menembus cakrawala berfikir kami yg frontal melihat fakta yg ada dan kami lihat sehari-harinya, meskipun terkadang terhadap orang yg secara pribadi adalah sahabat saya sendiri atau yg saya hormati jadi objek tulisan juga, jika kami menganggap itu sebuah fakta maka jadilah tangan-tangan ini kami layapkan buat menulis dengan tujuan agar para pembaca dapat melihat fakta dengan cerdas,, tak ada terniat dihati saya mencari sensasi dalam setiap tulisan, bersebab saya hanya punya satu niat yaitu bahwa paham primodial yg menghambat kreatifitas dan kemajuan otak berfikir musti dirobohkan...! masih segar dalam ingatan saya tokoh-tokoh minang yg pola berfikirnya lebih mendahului zamannya dimasanya semacam bung karno, bung hatta ,st syahril, agus salim, adinegoro dan buya hamka serta yang lain-lainnya, semacam rohana kudus tokoh wanita asal minang yg notabene keponakan haji agus salim.


banyak saya lihat generasi sekarang seakan menyalahkan zaman kenapa orang minang sekarang tak sebanding dengan pendahulu mereka, tak banyak menonjol dipentas jajaran elit politik nasional dan bla bla bla kata mereka.. 


jika dijabarkan dengan kalimat saya yg bebas itu salah kita sendiri.. orang minang dulu mereka berjuang tanpa pamrih,, tak mengejar duniawi dan jabatan, mereka betul-betul berjuang untuk bangsanya dengan dilandasi ideologis yg mereka percayai benar , mereka punya prinsip dan integritas moral yg terjaga sehingga mereka jadi tokoh paling dipanuti semasa itu..pejuang sejati.. dan bapak bangsa diRepublik ini.


lalu bagaimana dengan orang minang era kini? apakah ada tipikal yg berkarakter demikian? saya jawab dengan sangat tegas tidak ada! yg ada hanyalah mereka orang cerdas yg terbelenggu oleh sistem.. kadang mereka kader partai yg musti taat pada hak recall partainya bilamana mereka duduk di DPR RI. mereka terbelenggu oleh sebuah sistem yg carut marut..mereka mesti menurut oleh apa yg ditetapkan oleh parpol mereka dengan kebijakannya.. lalu bagaimana integritas moralnya? tak sedikit juga mereka yg punya moral tinggi diantara segelintir oknum yg membuat malu kita orang minang sebagaimana zulkarnain djabar yg mengkorupsi ALQUR'AN.


lalu bagaimana mengembalikan kejayaan orang minang semacam masa lalu yg selalu terdepan? jawabannya belum saya temukan bersebab negara kita masih terbelenggu sistem managerial ketata negaraannya yg carut-marut,salah urus.. partai berkata partai rakyat berkata rakyat, parpol yg sedianya penyambung dan penyalur aspirasi rakyat dalam faktanya jadi pejuang organisasi politik mereka , dan rakyat selalu berposisi sebagai komoditi buat diambil suaranya untuk mengantarkan mereka keistana maupun kekursi empuk digedung senayan yg bak sarang lakon parewa saja..


catatan oyong liza piliang

23 May 2012

EMAIL DARI SEORANG TEMAN YANG MINTA DIJUDULI " BACA DULU INI BARU MAJU JADI CALON WALIKOTA PARIAMAN"
sedikit geli juga ketika menerima email dari irwansyah yang minta para calon berkaca dulu pada sosok jokowi walikota solo hal ini katanya termotivasi dari postingan saya tentang LOMPATAN QUANTUM. ada baiknya juga saya wadahi diweb kita ini..

Biografi Jokowi full (Joko Widodo)


Jokowi adalah tokoh pemimpin terpuji Walikota Solo dan berperan memperomosikan Mobil ESEMKA. Ir. Joko Widodo (Jokowi) adalah walikota Kota Surakarta (Solo) untuk dua kali masa bhakti 2005-2015. Wakil walikotanya adalah F.X. Hadi Rudyatmo. Jokowi lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961. Agama Jokowi adalah Islam.

Biografi Jokowi (Joko Widodo)

Jokowi meraih gelar insinyur dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985. Ketika mencalonkan diri sebagai walikota Solo, banyak yang meragukan kemampuan pria yang berprofesi sebagai pedagang mebel rumah dan taman ini; bahkan hingga saat ia terpilih. Namun setahun setelah ia memimpin, banyak gebrakan progresif dilakukan olehnya. Ia banyak mengambil contoh pengembangan kota-kota di Eropa yang sering ia kunjungi dalam rangka perjalanan bisnisnya.
Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan yang pesat. Branding untuk kota Solo dilakukan dengan menyetujui moto "Solo: The Spirit of Java". Langkah yang dilakukannya cukup progresif untuk ukuran kota-kota di Jawa: ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka (disiarkan oleh televisi lokal) dengan masyarakat. Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman. Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya. Sebagai tindak lanjut branding ia mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008 ini. Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran.

Berkat prestasi tersebut, Jokowi terpilih menjadi salah satu dari "10 Tokoh 2008" oleh Majalah Tempo.

Asal Nama Julukan Jokowi

“Jokowi itu pemberian nama dari buyer saya dari Prancis,” begitu kata Wali Kota Solo, Joko Widodo, saat ditanya dari mana muncul nama Jokowi. Kata dia, begitu banyak nama dengan nama depan Joko yang jadi eksportir mebel kayu. Pembeli dari luar bingung untuk membedakan, Joko yang ini apa Joko yang itu. Makanya, dia terus diberi nama khusus, ‘Jokowi’. Panggilan itu kemudian melekat sampai sekarang. Di kartu nama yang dia berikan tertulis, Jokowi, Wali Kota Solo. Belakangan dia mengecek, di Solo yang namanya persis Joko Widodo ada 16 orang.
baca selengkapnya

15 May 2012

biarkan hidup ini mengalir bagaikan air

tidak jarang kita dihadapkan pada situasi sulit dalam hidup ini, desakan ekonomi, problem hidup dan lain sebagainya.. setiap masalah yang datang kepada kita wajib kita syukuri, kenapa? karena dengan hal itulah kita bisa memetik hikmah dan pelajaran berharga dalam kehidupan. dan jangan sekali2 takut dan jangan pernah menyesal tentang apa yang telah kita perbuat. setiap perbuatan yang kita lakukan tentu ada konsekwensinya bagi kita. dan jika hal itu menyangkut kebenaran jangan pernah takut dan jangan pula sekali2 pernah menyesal.bila hal itu salah cepat2lah minta maaf.. namun jangan pernah menyesalinya apapun perbuatan yang telah kita lakukan. dengan perbuatan salah kita bisa memperbaiki diri, itulah makanya jangan pernah menyesal.. karena segala yang telah kita lakukan tidak akan pernah bisa ditarik kembali.dan pelajaran berharga berada dibalik itu semua.

seorang filsuf pernah berkata bahwa kita selalu akan jadi seperti apa yang kita fikirkan. dalam hal ini bila saya jabarkan kita kedepan adalah visualisasi kita hari ini.. apa yang jadi tujuan hidup kita haruslah kita selalu fokuskan mencari jalan kearah sana.. patah semangat terkadang hinggap juga kepada kita.namun bila fikiran kita selalu fokus ,dalam waktu yang tidak lama kita akan bangkit lagi..

saya tak pernah kagum kepada orang2 kaya dan jutawan. saya akan kagum kepada seseorang bila ia punya kepribadian besar, pejuang besar dalam bidang yang ia geluti, kita ambil contoh buya hamka dengan memodren kan islam dimesjid al azhar dikebayoran lama. orang2 gedongan rajin kemesjid dibuatnya.. tentu dengan caranya pula. sangat banyak orang yang diislamkannya, dan jadi anak angkatnya,, abraham lincoln, meskipun mati ditembus peluru ,nilai2 perjuangannya dalam pembebasan budak masih melegenda hingga kini. ada lagi bunda teresa, bono, che guevara dan yang sampai kini masih tetap berjuang dinegara tetangga kita adalah aung syan syuki. sekarang dia dipenjarakan. namun hanya badannya yang bisa dipenjarakan oleh diktator sana.. idealisme dan pemikirannya tentang demokrasi dinegaranya mengaum keseluruh dunia dan di indonesia.

bagi saya itulah yang namanya orang besar.. orang kaya jarang dikenang bila ia tidak mengabdi dan berbuat kepada umat manusia. andrew carnegie salah satu contoh orang terkaya dizamannya yang sangat masyur namanya hingga kini.. kenapa? karena lebih dari separoh kekayaannya dia sumbangkan untuk dunia pendidikan dengan carnegie fondationnya. dia pengusaha baja yg memulai karier dari nol. dan juga john rockkafeller I  yang tak kalah juga masyurnya dengan pengabdiannya dan sumbangan kepada dunia pendidikan dan kesehatan melalui yayasan amalnya.. kedua nama diatas telah lama wafat, namun kiprahnya masih dapat dirasakan hingga detik ini.

lalu bagaimana dengan saya dan anda?? mari sama2 kita renungkan, buat apa kita diciptakan kedunia ini... dan kalau saya menjawab.. kita diciptakan tentu dengan sebuah alasan

catatan oyong liza piliang

13 May 2012

buya hamka penah berkata : "umurmu akan lebih lama panjangnya sesudah matimu"
                                      museum rumah kelahiran BUYA HAMKA


BUYA HAMKA memang seorang OTODIDAK SEJATI. dia tak pernah tamat sd dan tak punya diploma di indonesia. namun dia bergelar profesor doctor. gelar profesor didapatnya dari universitas paling pertisius islam didunia, yaitu UNIVERSITAS al azhar. serta gelar doctornya dari universitas yang sangat ternama dimalaysia. diera th 70-80an buku2 karangan beliau masuk kurikulum sekolah menengah dimalaysia ketika itu. hubungan negara indonesia dan malaysia semasa itu sangat harmonis. tidak seperti sekarang ini yang perang syahwat dan sangat sensitif.


bukunya yang paling saya suka ialah yang berjudul pribadi, dan buku inipun hibahan dari ayah saya. dan masih menggunakan ejaan lama. kalau saya tidak salah ingat cetakan th 50an. anak2 saya tau betul (terutama anak tertua saya, yona 8th) buku itu sangat berharga bagi ayahnya , dan memahami betul tidak boleh sekali kali buku2 tersebut dibuat mainan . hanya anak saya yang kecil, yang berumur 16 bulan yang berani,dikarenakan dia belum berakal 'dan jadi ratu dan urang paliang bagak' dirumah ini,ada beberapa lembar halaman dirobeknya.. namun saya lem kembali dengan rapi (rapi menurut ukuran saya).


selain ulama besar, buya hamka juga seorang penulis,wartawan,budayawan sekaligus politisi. tafsir ALQUR,AN AL AZHAR sebuah maha karyanya ,dia rampungkan selama ia mendekam dipenjara. lengkap ke30 juzzannya . semasa itu dia dipenjara disuka miskin karena berbeda pandangan politik dengan bung karno, apakah buya dendam? tidak.. malahan dialah yang mengimami sholat jenazah bung karno ketika wafat .

bila pesan2 moralnya dalam berbagai buku karangannya, dapat kita simak dan aplikasikan,tentu sangat baik untuk memperkokoh kepribadian kita . didalam bukunya yang berjudul tasawuf modren contohnya,, dia tak segan2 mengkritisi aliran tasawuf yang anti duniawi, yang siang malam "menunggu" mesjid, berdoa dan berzikir. dan dalam bukunya itu pulalah ia menjelaskan pembagian tugas pokok antara duniawi dan ibadah guna bekal di akhirat nanti . beliau bahkan mengutuk bila orang2 mengkultusksn orang2 yang dianggap besar namun telah wafat untuk diziarahi dan meminta doa dimakam kubur orang yang dikultuskan tersebut. pemafaman feodal itu masih ada hingga kini. beliau mengatakan hubungan kita dengan ALLAH harus langsung tanpa perantara siapapun. terkabul tidaknya sebuah doa tergantung pula dari usaha kita, lebih tepatnya jangan lupa berdoa sebelum berusaha ,dan jangan pernah tinggalkan ibadah wajib, serta selalu bersikap sesuai ajaran islam, lambat launnya akan terkabul juga doa kita kata beliau.


dia menerangkan dalam beberapa karangannya, selain NABI BESAR MUHAMMAD SAW yang namanya masih hidup hingga kini juga menyebut SYEKH MUHAMMAD ABDUH seorang ulama besar mesir yang pernah diusir pemerintah yang berkuasa saat itu. dan saya sambung pula dengan beberapa kutipan nama besar yang masih ditauladani hingga kini. mereka diantaranya ABRAHAM LINCOLN presiden amerika ke 16 yang menghapuskan perbudakan di amerika. dia mati ditembak ketika merayakan keterpilihannya yang kedua kalinya sebagai presiden amerika,begitu juga MAHATMA GANDHI dia dikenal sebagai tokoh yang sangat rendah hati,anti kemapanan,rela menumpang kereta digerbong  kelas paling ekonomis.padahal dia seorang presiden. beliau akhirnya meninggal akibat dibunuh juga . namun coba tanyakan siapa yang tak kenal mahatma gandi hingga kini??ajarannya makin banyak dipakai hingga kini di india bahkan sampai umat hindu bali, 

MUSSOLINI DAN HITLER masih disebut juga namanya hingga kini ,namun dari tendensi negatif. contoh buruk bagi dunia, dan mereka berdua mati tragis ,parahnya lagi jenazah hitler hingga kini tak pernah ditemukan. film2 tentang hitler dan nazi adalah film paling banyak diproduksi dunia . lebih banyak dari sekian judul film james bond 007. dan ajaran2nya  ditinggalkan orang, serta faham2 ideologis politiknya dianggap melawan hukum diberbagai belahan dunia, terutama eropa dan amerika.


semua contoh pemimpin positif diatas tentulah bukanlah orang sembarangan. dia pemimpin besar.motivasinya memimpin adalah memperjuangkan hak2 rakyatnya semua tenaga dan fikirannya siang dan malam bagai mana mencari cara mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya. ideologi pemimpin22 besar yang sukses dan dikenang hingga sekarang. hendaknyalah jadi acuan politisi/pemimpin yang benar2 ingin jadi abdi masyarakat. kita bisa melihat pemimpin era kini ditanah air sangat berbeda dengan motivasi pemimpin2 revolusi dan pejuang kemerdekaan negara kita dahulu. orang jadi pemimpin sekarang banyak kita lihat baik dipusat maupun tingkat daerah selalu punya motif terselubung dibaliknya, hanya satu dua orang yang benar2 mengabdi kepada masyarakatnya,, dia punya integritas moral yang bagus,selalu berusaha bersih dan humanis melayani rakyat yang dipimpinnya, ber empati kepada rakyatnya. mereka sering terlihat langsung terjun kelapangan untuk mengetahui kondisi real masyarakatnya. tidak hanya duduk2 dikursi empuknya dan menerima laporan yang baik2 saja dari para penjilat2nya..

 pemimpin tipe beginilah yang kita harapkan sekarang ini untuk dipilih di pilakada kota priaman kedepan. saya yakin orangnya pasti ada,, sekurang2nya dibawah jokowi sedikit tidak masalah asalkan kejujuran ada dalam dirinya. yang ber empati ,serta jujur kepada rakyatnya yaitu dengan berperilaku terjaga dan tentunya tidak mengkorupsi uang rakyat.. bukan pemimpin arogan,suka menyindir dalam berbicara (ketika orang yang baru saja bicara dihadapannya pergi,orang itu langsung pula dia jelek2an kepada kita), dan bukan pula pemimpin yang berteman dan bergaul dengan kontraktor2 besar yang bermain proyek pemerintahan yang dia pimpin(yang ini bisa saja dicurigai ada apa2nya). 

ingat alm kol anas malik ,sudah berpuluh2 tahun kematiannya namanya tetap dikenang hingga kini. kenapa? semua orang piaman sudah tau (dan bagi pembaca yang ingin kenal lebih dekat dengan sosok alm kol anas malik ,klik aja label tokoh diweb ini)


pemimpin2 sekarang atau bisa dikatakan oknum pemimpin banyak yang menganggap dirinya "raja" omongannya tak boleh dibantah,karena dia walikota dia menganggap dia yang terpintar didaerahnya,belum selesai orang bicara dia sudah tau, padahal menyimakpun dia tidak. kalau mau jadi raja pergi mintak ulang dilahirkan  diperut putri pewaris kerajaan2 yang banyak dieropa sana.. kalau disini semua kita yang punya anda dan juga saya...mau dianggap raja... raja APANYA? RAJA DARI HONGKONG!!.. JIKA DIPARIAMAN INI KINI MAUPUN KELAK JIKA ADA WALIKOTA YANG DEMIKIAN kita dengan mudah mendebatnya MEMANGNYA PARIAMAN INI PUNYA NENEK MOYANGMU?? DAN TANYAKAN SERTIFIKAT KOTA PARIAMAN INI KEPADANYA!


catatan oyong liza piliang

9 May 2012

(IN MEMORIAL) sosok alm kolonel ANAS MALIK sangat dirindukan [GALERY FOTO2 BY ELVIS BETRIZON]
                               
sebuah email masuk ke pariaman news. namun sipengirim tidak mau dipublikasikan namanya. dia meminta saya menulis ulang materi artikel yg ia kirimkan kepada kami.. dia menganggap tulisannya belum layak posting,,(padahal tulisannya bagus lho). poin materi tulisan yang ia kirimkan cepat saya tangkap. sipengirim email ini juga warga kota pariaman yang juga suka 'kalapau'. menurutnya setiap lapau yang ia kunjungi nama mendiang alm.kol ANAS MALIK mantan bupati pd pariaman,yang ketika itu kota pariaman dan mentawai masih kesatuan wilayah administratif pemerintahan kab pd pariaman. alm anas malik ini paling sering jadi tolak ukur untuk kandidat yang akan bertarung diajang pilkada,periode lalu maupun periode tahun depan. sipengirim email ini mengatakan punya kenangan dengan alm kol anas malik ketika ia berumur 12th, dia menceritakan kakaknya pernah kena tempeleng alm akibat merokok ketika umat islam sedang menjalankan ibadah puasa di beranda rumahnya yg kala itu sepi disiang hari, sekonyong2 alm datang dengan jip hardtopnya dan langsung berhenti melihat aksi kakaknya tadi yg merokok dantentunya asap rokok tersebut kelihatan oleh beliau bupati kala itu. dan katanya lagi alm juga menasehati kakaknya tersebut , dan ia ingat betul perkataan alm anas malik ketika itu " selain badoso dek indak puaso , waang maagiah contoh yg buruak kamasyarakaik,tarutamo adiak waang nan duduak disampiang waang ko"demikian kenangnya.. kemudian alm menepuk2 bahunya dan berbisik ,jan ang tiru lo parangai kakak ang tu, ndak jadi urang waang beko ..".


sipengirim email yang tak mau disebutkan namanya ini sekarang pns dikota pariaman,nasehat alm kol anas malik selalu dia ingat dan ia pegang dalam hal prinsip, disiplin dan tata krama katanya lagi dalam emailnya ini . katanya dia mengenal saya dan akan main2 ketempat saya sekedar diskusi tentang polemik  "pacah kongsi" wako dan wawako yang ia baca dipariaman news ini. dia mengaku cukup banyak tau akan hal itu,karena dia adalah pns dan bagian dari jajaran pemko pariaman.




kesimpulan yang saya ambil dari email yang baru saja saya baca, adalah betapa inginnya masyarakat kota pariaman dipimpin oleh pemimpin yang tegas,disiplin,taat beragama,dan jujur dalam setiap ucapan dan tingkah lakunya, hal itu ada dalam karakter mendiang kol ANAS MALIK . belum lagi diskusi diforum2 internet yang acap juga menyebut mendiang sebagai tolak ukur bagi calon2 yang akan bertarung nanti. tentu didunia ini tidak ada manusia yang sama diciptakan TUHAN. namun dari kalimat bersayap tersebut kita bisa petik kesimpulan bahwa masyarakat pariaman setelah wafatnya anas malik, hingga kini belum ada pemimpin pariaman yang bisa mengimbangi ketokohannya,apalagi ketegasan dan kejujurannya sebagai seorang pemimpin,.



kita tentu berharap kepala daerah yang akan datang, yang dipilih langsung oleh rakyat hendaknya memperjuangkan pula rakyatnya sebagaimana yg dicontohkan alm kol anas malik semasa menjabat bupati pd pariaman ketika itu dengan sepenuh hatinya. dan menjauhkan diri dari KKN. serta bekerja fulltime dan selalu berfikir bagaimana memajukan daerah ini kedepan, bekerja keras,jujur dan amanah.. saya rasa itulah yang bisa saya sampaikan mewakili sosok alm kol anas malik yang tak tergantikan.. ANDA RINDU.. APALAGI SAYA.. DAN MASIH BANYAK LAGI DUNSANAK2 KITA YANG MERINDUKAN SOSOK BELIAU yaitu mantan bupati pd pariaman awal th 80an yg melegenda hingga saat ini.. yaitu , ALM.KOLONEL ANAS MALIK.


catatan oyong liza piliang



4 May 2012

PERAN PEMUDA SEBAGAI UJUNG TOMBAK PEMBANGUNAN KOTA PARIAMAN
                
                            IR.H.RUSLAN ABDULGANI (SEKJEN PKDP PUSAT)


sebagaimana kita ketahui bersama negara ini didirikan, diperjuangkan dan diproklamasikan oleh pemuda.pemuda dalah generasi penerus bangsa ini kedepan. baik buruknya era masa depan ditentukan oleh pemuda era sekarang ini.begitu pula untuk kota pariaman pemuda sebagai ujung tombak pembangunan maju mundurnya kota ini kedepannya, dan juga bertanggung jawab terhadap generasi berikutnya (estafet).


pemuda khususnya dikota pariaman memiliki tantangan yang sangat berat terhadap pembanguna kota pariaman,termasuk juga pembangunan SDM generasi penerusnya.guna mensejahterakan masyarakat pariaman, karena kota pariaman tidak memiliki SDA (sumber daya alam). maka dari itu dituntut peran pemuda dalam penetrasi agresif demi meningkatkan SDM. untuk itu pola pikir pemuda harus dirubah menjadi kreatif dan inovatif serta berjiwa enterpreneurship atau kewira usahawan yang mandiri demi menopang jalannya roda pembangunan kota pariaman.


berfikir kreatif dan inovatif dapat dilakukan dengan terobosan2 dan mengemukakan ide2 yang membawa perubahan positif, dengan istilah yang ambo pakai "RESTORASI KOTA PARIAMAN".disamping itupemuda dituntut harus berjiwa wiraswasta yang dapat menyerap tenaga kerja dan juga menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi pembangunan kota pariaman yang dinamis dan seutuhnya.


pemuda tidak lagi berfikiran konvensional yang menerima , menjadi buruh , pns dan karyawan akan tetapi telah banyak kita lihat pemuda yang mandiri dalam menciptakan sesuatu. mendirikan usaha dan menjadi pemimpin.untuk dapat menjadi pemuda kreatif dan inovatifserta berjiwa wiraswasta tersebut pemuda harus memiliki wawasan,networking (memiliki jaringan) , integritas ,serta moral yang baik ,sesuai dengan kearifan dan budaya diminangkabau adat basandi syarak,syarak basandi kitabullah. atau dalam arti kata lain pemuda selain berwawasan luas dan punya jaringan kuat selain dituntut berperan positif dalam pembangunan kota pariaman ,juga harus menjunjung tinggi integritas moralnya, dan tentunya pemuda demikianlah harapan dan tulang punggung kota pariaman kedepannya.


opini : IR. H. RUSLAN ABDUL GANI (wartawan senior dan tokoh pemuda pariaman dijakarta)

follow twitter @oyongliza76

27 April 2012

Marthias Pandoe (wartawan senior) : m.Natsir-Syafruddin-Hamka, menginspirasi saya

Marthias Pandoe
PADA hakikatnya, saya jadi wartawan berkat tuntunan dan pembelajaran Mohammad Natsir. Entah karena feeling beliau yang tajam, saya disuruh mendalami ilmu jurnalistik dalam praktik. Saya memang berminat kuat untuk profesi ini, kendati pendidikan formal saya amat rendah.
Kepada beliau tidak saya terangkan bahwa pendidikan cuma Sekolah Dasar VI Tahun, Standard Jongens Vervolkschool, sekolah dasar yang dominan mengajarkan bahasa Belanda. Di sini saya belajar bahasa Belanda selama 1,5 tahun, kemudian disambung 1,5 tahun pula belajar bahasa Jepang.
Berhenti belajar bahasa Belanda akibat kekalahannya melawan Jepang dalam Perang Dunia II. Saya tamat SD ini tahun 1945. Jadi, pandai bahasa Belanda sendikit dan bahasa Jepang sedikit pula.


Saya berkenalan dengan Pak Natsir sekitar tahun 1951. Tampaknya Tuhan yang mempetemukan. Acap kali saya beliau panggil di kantornya markas Partai Islam Masyumi. Jalan Raya Keramat No 62, kemudian pindah ke Kramat Raya 45 Jakarta. Kantor pusat Dewan Dakwah Iundonesia (DDI) sekarang.


Sekali-sekali beliau ajak naik mobilnya de Soto B-6363, belajar on the way. Dari beliaulah pertama kali saya mengetahui elemen suatu berita,  5W, 1H dan 1S, yakni What (apa), Where (di mana), When (apabila), Who (siapa), dan Why (kenapa). How (kenapa) dan S (security-tanggung jawab).


Beliau ajar bagaimana membuat lead (awal tulisan atau berita), yang hendaknya tercakup elemen-elemen tersebut. Beliau ajar menempatkan tanda-tanda baca, titik, koma, tanda kutip, tanda tanya dan tanda seru.


Beliau anjurkan membuat kata-kata yang bahasanya dapat dimengerti siapa saja, mulai orang yang baru bebas buta huruf sampai cendikiawan. Kalimat jangan panjang-panjang.
Suatu berita jangan sampai ada bantahan. Pegang teguh  kode-etik jurnalistik. Jangan mau dibuju-bujuk seseorang untuk menyirkan atau tidak menyirkan suatu berita. Jika suatu sumber ingin dirahasiakan identitasnya, cuku pemimpin redaksi saja yang mengetahui. Ancaman apa pun tidak boleh membocorkan sumber yang minta dirahasiakan.

Berita Pertama

Berita pertama saya awal jadi wartawan tahun 1952, adalah ceramah Mr Syafruddin Prawiranegara di hadapan warga Banten yang banyak jadi pekerja pelabuhan Tanjungpriok. Ceramah agama tersebut dimuat di halaman II rubrik Kota, surat kabar Keng Po, koran bertiras besar terbitan sore, milik Cina anti-komunis di Jakarta.


Waktu itu, Pak Syaf—begitu saya sapa—baru saja diangkat menjadi Gubernur Bank Indonesia, bank sentral Belanda di Indonesia De Javasche Bank yang dinasionalisir, setelah Belanda angkat kaki menjajah Indonesia selama 350 tahun.


Saya ingat walau beliau berkuasa di bank ini, tapi sekali-kali tidak melakukan KKN (Korupsi-Kolusi-Nepotis). Bila beliau memasukkan orang baru bekerja di sini, harus melalui testing. Tidak ada koncoisme. Bekas karyawan De Javasche Bank yang masih tetap bekerja di sini, diberi indokrinasi jiwa nasionalisme.


 Pertemuan kedua dengan Pak Syaf ketika beliau diundang tabligh akbar umat Islam di Karawang Jawa Barat. Saya disuruh Pak Natsir mendampingi. Kejutan terjadi. Panitia setempat menempatkan saya sekamar dengan Pak Syaf. Rumah keluarga ini terdiri dari hanya tiga kamar. Satu di antaranya untuk tamu. Saya tanya pada panitia, berapa tempat tidur di dalamnya. Dijawab: Hanya satu. Berarti saya harus satu tempat tidur dengan beliau.


Pagi, waktu kami sarapan, beliau berkomentar: Dasar kamu masih bujang, tidurnya gelisah. Sekali-sekali menyenggol saja, sehingga kenyenyakkan saya terganggu. Saya jawab dengan tersenyum saja.


Karena sudah akrab, saya sering beliau ajak ke kampungnya di Banten. Kembali ke Jakarta, bagasi mobil penuh dengan kelapa, beras, dan sayur-mayur hasil tani orangtua beliau. Orangtuanya memanggil sebagai Diding.


Jika menurut garis keturunan bapak (patrilineal), Pak Syaf orang Baten dari bapak Raden Arsjad, tokoh Syarikat Islam. Jika menurut garis keturunan ibu (matrilineal), beliau orang awak anak dari Nur’aini. Lahir 28 Februari 1911 di Anyer Kidul.


Ada Hubungan Keluarga?
Saya tidak tahu persis, apakah ibu saya punya hubungan keluarga dengan Buya Hamka. Yang saya tahu setiap beliau diundang bertabligh ke kampung saya di Lawang Matur Agam, selalu menginap di rumah kami. Namun tidak beliau saja, juga mubaligh-mubaligh lain seperti Duski Samad, Buya Ahmad Rasjid Sutan Mansur, Inyiak Daud (orangtua Buya Datuk Palimo Kayo) atau Buya Sidik (bapaknya Nasrul Sidik), bila beliau-beliau itu diundang bertabligh tiap hari


Buya Hamka akrab memanggil saya waang. Konon menurut kisah kami berasal dari Kototuo Agam. Karena berkembang biak, sebagian bermigrasi ke Sungai batang. Di situlah adanya Buya Hamka yang diberi gelar Datuk Indomo. Gelar yang sama juga ada di Lawang. Kemudian juga ada di ”belahan” kami di Balaibelo, utara Danau Maninjau. Akibat beranak-pinak entah sudah berapa keturunan, jejak ini tidak terselusuri lagi. Saya benar-benar tidak tahu, apakah saya jalan kemenakan beliau? Wallahu a’lam !


Waktu saya berkunjung ke rumah Buya Hamka di jalan Raden Fatah Kebayoran Baru Jakarta Selatan sehari menjelang hari Raya Idul Fitri beberapa tahun lalu, saya dapati beliau sedang membuang bir dari beberapa botol. Entah sengaja atau tidak, dalam parsel yang beliau terima tanda selamat Lebaran, terdapat beberapa botol air haram yang mengandung alkohol tersebut. (*)