Ali Mukhni Berikan Bonus Khatam Alquran di Bulan Ramadhan



Tim Safari Ramadhan (TSR) Provinsi Sumbar yang dipimpin oleh Kajati Sumbar diwakili Aspidsus Dwi Samudji mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri.

"Jika keluar rumah pastikan rumah sudah terkunci, listrik sudah mati, kompor sudah dimatikan dan pemuda supaya mengaktifkan ronda. Jika ada menemui orang tak dikenal yang beraktifitas mencurigakan maka laporkan kepada pihak berwajib," ujarnya di Mesjid Raya Bisati, Nagari Sungai Sariak, Kec. VII Koto, Jumat (10/6).

Rombongan TSR Sumbar terdiri dari Kabandiklat Rosman Efendi, Kadis PSDA, Kepala BPN, Rektor Muhammadiyah dan Biro Binsos, juga serahkan bantuan pembangunan mesjid dan seperangkat tikar sholat.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada TSR Sumbar yang menjadikan daerahnya sebagai tujuan TSR setiap tahun.

"Sejak saya memimpin Padangpariaman, baru kali ini kita mendapat kunjungan dari Bapak Kajati pada bulan Ramadhan. Semoga menjadi berkah bagi kita semua," kata Ali Mukhni.

Bulan ramadhan adalah penuh berkah, rahmat dan ampunan. Oleh karena itu ia mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk khatam Al Quran selama Ramadhan.

"Tanamkan dalam qalbu untuk khatam Al Quran minimal satu kali. Insya Allah saya akan beri bonus. Lapor saja kepada Pak Wali Nagari. Tahun kemarin saya pernah beri bonus kepada masyarakat yang khatam Al Quran sampai enam kali untuk satu orang saja karena khatamnya enam kali pula," kata bupati yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran itu.

Defriadi, tokoh masyarakat setempat, menyampaikan terima kasih telah memilih Mesjid Raya Bisati sebagai tujuan TSR Sumbar yang merupakan induk dari 11 surau dan satu mushola yang ada di Korong Bisati, Kec. VII Koto.

"Disini juga spesial karena satu-satunya Majelis Taqlim Putra yang ada di Padangpariaman," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda yang telah membangun infrastruktur baik jalan, jembatan dan irigasi yang telah dinikmati masyarakat.

"Untuk itu kami selalu mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat," kata Anggota DPRD dari PDIP itu.

Turut hadir lima orang Anggota DPRD Padangpariaman yakni Alfa Edison, Defriadi, Nasdini, Basir dan Syafri Cr. Kemudian Kepala BKD Idarussalam, Plt Kadis PU Budi Mulia, Staf Ahli Akhiruddin, Kabag Humas Hendra Aswara dan Walinagari se-Kec. VII Koto.


HA/OLP
TSR Sumbar di Pariaman: Penyakit Masyarakat Butuh Penanganan Bersama



Rombongan Tim Silaturahmi Ramadhan (TSR) Sumbar, dikomandoi Rektor Unand Padang, Tafdil Husni, kunjungi Mesjid Raya Marabau di Desa Marabau, Pariaman Selatan, Kamis (9/6).

Dia mengatakan penyakit sosial saat ini tengah gencar menyerang masyarakat. Momen Ramadhan dinilainya sangat tepat bagi masyarakat tingkatkan kepedulian untuk bentengi umat dari pengaruh tersebut.

"Mulai dari narkotika, LGBT, pelecehan, dan radikalisme. Karena itu perlunya dukungan kita bersama antara pemerintah, dunia pendidikan, kaum ulama dan masyarakat untuk memerangi itu semua," kata dia.

Di samping itu dia mengatakan pentingnya pendidikan bagi anak untuk meningkatkan derajat sekaligus pengentas kemiskinan.

“Kami sangat bangga dengan program yang telah Pemko Pariaman laksanakan, seperti wajib belajar (Wajar) 12 tahun dan bus sekolah gratis, kesehatan gratis bagi seluruh warganya, magrib mengaji, pembentukan Dubalang dan program penataan objek pariwisata yang telah menjadi omongan di kalangan wisatawan yang datang ke Sumbar. Ini harus terus dilanjutkan,” sebutnya.


Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang mendampingi TSR Sumbar tersebut menambahkan bahwa program-program yang telah dilaksanakan oleh pihaknya selain yang disebutkan di atas juga melakukan pemberantasan penyakit masyarakat bersama TNI/Polri seperti narkoba, razia warnet dan orgen tunggal. Untuk menghidupkan roh bernagari di Kota Pariaman pihaknya telah membentuk Dubalang dan Barakai serta pembangunan kantor KAN.

“Dengan visi sebagai kota tujuan wisata, kami sangat berkomitmen untuk menghidupkan wisata bahari yang digaungkan oleh presiden Joko Widodo. Saat ini kita mulai dengan pembangunan taman di sepanjang Pantai Pariaman, mulai dari Pantai Kata, Pantai Cermin, Taman Anas Malik, Pantai Gandoriah," ujarnya.

Ke depan dia mengaku akan membangun taman di Pantai Pauh sampai Pantai Manggung.


"Di samping itu kita punya objek wisata Pulau Angso Duo yang telah menjadi magnet wisatawan yang berkunjung ke Kota Pariaman,” tuturnya.



TSR pada kesempatan itu memberikan bantuan berupa 3 buah tikar/karpet sholat dan uang tunai 20 juta rupiah.
 

TIM
Padangpariaman Serap Aspirasi dengan Turunkan 30 Tim Safari Ramadhan


Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemkab. Padangpariaman memulai kegiatannya mengunjungi mesjid/mushola pada hari keempat bulan Ramadhan, Kamis (9/6).

Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ali Amran, mengatakan bahwa kunjungan TSR tersebut merupakan wujud silaturahim meningkatkan ukhuwah Islamiyah serta saling berbagi informasi antara pemerintah dan masyarakat terkait kebijakan daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

"Semakin banyak silaturahmi maka hidup menjadi sehat, damai dan menghilangkan rasa permusuhan," kata Ali Amran saat memimpin rombongan TSR di Mesjid Darul Wustha Nagari Aia Tajun, Kec. Lubuk Alung, Kamis.

Ia juga merasakan geliat pembangunan di Nagari Aia Tajun, seperti ada peningkatan jalan aspal hotmix yang baru selesai pengerjaanya.

"Dalam perjalanan kami melihat peningkatan jalan menjadi aspal hotmix, ini pertanda suatu wujud kepedulian pemerintah dalam perbaikan infrastruktur nagari," sebutnya.

Adapun TSR yang bergabung dalam Tim 29 itu terdiri dari Asisten Ekbang Kesra Ali Amran beserta Anggota DPRD Hasan Basri, Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Raflen, Staf Ahli Bupati bidang Sumber Daya Manusia Taslim, Kabag Kesra Elda Husniwar, Kabag Ekbang Teguh Widodo, Kabag Humas Hendra Aswara, Sekretaris KPU Darlis, Direktur Akper Syafridawati dan Wartawan Harian Singgalang Tk. Damanhuri

Pada kesempatan itu Ali Amran juga serahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta dan Alquran yang diterima oleh pengurus mesjid setempat.

Walinagari Aia Tajun Samsurizal pada kesempatan itu ungkapkan apresiasi ke pemerintah daerah yang mengabulkan permintaan warga dalam pengaspalan yang merupakan satu-satunya akses jalan dari Lubuk Alung menuju Ketaping dan Ulakan.

"Kita usulkan tahun lalu, alhamdulillah langsung direalisasikan pada awal tahun 2016 ini dan baru-baru ini selesai dikerjakan. Kepada rombongan TSR, mohon sampaikan terima kasih masyarakat kami kepada Bapak Bupati dan DPRD," kata dia.

Tidak lupa, Anggota DRPD Hasan Basri mengajak masyarakat untuk bersiap menghadapi persaingan sejak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Artinya, setiap negara membuka peluang adanya tenaga kerja asing yang bekerja di daerah. Untuk itu perlu rasanya untuk menyiapkan kualitas SDM yang bermutu dan memilki skill dapat dihandalkan.

Kemudian, tuturnya, fakta bahwa peredaran narkoba sudah merasuki elemen masyarakat, khususnya generasi muda tak terbantahkan. Dirinya meminta peran orang tua, ninik mamak dan pemerintah untuk menyatakan perang terhadap narkoba.

"Pelihara anak kemenakan kita terhadap bahaya narkoba. Mari kita berkomiten menjadikan narkoba sebagai musuh utama bangsa," kata Politisi PKB itu.

Sebelumnya, Bupati Ali Mukhni melepas sebanyak 30 Tim Safari Ramadhan yang diawali dengan acara berbuka bersama di Pendopo Bupati. Ia berpesan agar TSR menampung aspirasi sekaligus menerima saran masukan maupun kritikan dari masyarakat.


HA/OLP
Gubernur Sebut Dubalang Akan Jadi Magnet Pariwisata di Pariaman



Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dukung pembentukan Dubalang oleh Pemko Pariaman. Dirinya mengaku siap hadir saat launching para penjaga keamanan adat desa tersebut.

Menurut dia, di Mesjid Raya Sungai Pasak, Kamis (9/6), keberadaan Dubalang dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban desa, sekaligus dapat mengawal nilai adat dan agama agar tetap kental di tengah masyarakat.

"Ditambah lagi Pariaman kota wisata, Dubalang akan menjadi magnet baru bagi wisatawan untuk mempelajari Dubalang yang ada di Kota Pariaman. Saya mendukung dengan tulus, saya akan promosikan ke daerah lain," kata Irwan yang juga ketua tim silaturahmi Ramadhan di mesjid itu.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, menuturkan bahwa Dubalang adalah inovasi untuk menjaga keamanan/ketertiban masyarakat desa. Dubalang adalah solusi mengatasi penyakit masyarakat di tengah keterbatasan aparat pemerintah.

"Pemerintahan terendah di Kota Pariaman adalah desa, namun roh bernagari tetap kita tumbuhkan. Nanti juga akan kita bentuk Dubalang pariwisata," tutur Mukhlis.


Sembako


Berkaitan dengan naiknya harga sembako di bulan Ramadhan, gubernur berpesan agar masyarakat dapat mengendalikan diri. Pemerintah sebenarnya menginginkan harga turun, namun karena tingginya konsumsi masyarakat sehingga berakibat naiknya harga barang.

"Saya menghimbau agar masyarakat jangan berlebihan dalam berbelanja. Kendalikan diri, berbukalah dengan konsumsi secukupnya. Sehingga kenaikan harga dapat ditekan," kata dia.

Andi/OLP
Pemko Pariaman Bentuk 13 Tim Safari Ramadhan



Tim Safari Ramadhan Kota Pariaman akan kunjungi 52 mesjid dan musholla. Tim dibagi menjadi 13, di mana setiap tim akan mengunjungi 4 mesjid/musholla yang tersebar di masing-masing kecamatan yang ada di lingkup Kota Pariaman.

"Tim ini secara serentak akan mulai melaksanakan kunjungan safari pada tanggal 13 Juni di Kecamatan Pariaman Utara, tanggal 14 di Kecamatan Pariaman Tengah, 15 Juni di Kecamatan Pariaman Selatan dan terakhir tanggal 17 Juni di Kecamatan Pariaman Timur," ujar Sekdako Pariaman, Armen, di Pariaman, Selasa (7/6)

Untuk 1 tim, imbuh dia, terdiri atas 11 orang dengan 1 orang ketua. Formasi untuk mengunjungi mesjid/musholla oleh masing-masing tim pada Ramadhan 1437H/2016 juga berubah dari tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, seluruh tim serentak berangkat menyebar di 4 kecamatan yang ada.

"Tapi sekarang tim akan mengunjungi satu kecamatan secara serentak dengan tim lainnya sehingga di kecamatan tersebut dalam satu malam akan dikunjungi oleh 13 tim," sebutnya.

Untuk bantuan yang diberikan di tahun ini pun tidak sama dengan tahun lalu.

Ramadhan kali ini pihaknya memberikan bantuan berupa barang, bukan uang tunai karena terkendala peraturan dana hibah.

Meski demikian Tim Safari Ramadhan akan didampingi Baznas Kota Pariaman yang akan membagikan secara simbolis zakat konsumtif kepada masyarakat yang tidak mampu," tutupnya.

TIM
TSR 20 Padangpariaman Kunjungi Surau Tangah Padang Bintungan


Tim Safari Ramadan( TSR) 20 Pemkab Padangpariaman yang dipimpin Kepala Dinas Pekerjaan Umum Zainir Koto Rky Mulia, Sabtu (20/5) mengunjungi Surau Tangah, Korong Kampung Tangah, Nagari Padang Bintungan, Kecamatan Nan Sabaris.
   
Dalam sambutannya Zainir Koto menyebutkan, kunjungan TSR yang ia pimpin merupakan bentuk kepedulian pemerintah dengan masyarakat dalam merajut tali silaturrahim. Kepada jamaah diminta Zainir pengorbanan dan dukungannya dalam  pelaksanaan pembangunan irigasi Anai, karena daerah ini cukup panjang dilalui irigasi yang bisa mengairi sawah ribuan hektar.
   
Di samping itu, katanya pada akhir tahun nanti juga akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah di Padangpariaman. Masyarakat diminta saling menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak terpancing dan menimbulkan masalah besar hanya karena perbedaan pilihan.
   
Kepada generasi muda harapan bangsa diingatkan Zainir agar tidak terpengaruh dengan narkoba yang sangat merusak mental, serta dapat meningkatkan keamanan lingkungan menjelang lebaran dengan jalan mengaktifkan pos ronda.
   
Di akhir sambutannya, Ketua TSR Zainir yang beranggotakan Yasrum Aziz (BPBD), Zachrizal (Dispertanakhutbun), Taslim Letter (DPPKA), Kecil Ardinata (Dispora Pariwisata), Camat Nan Sabaris diwakili Kasi Kesra, Kepala KUA dan anggota DPRD Suhardiman menyerahkan bingkisan dari pemerintah.
   
Sebelumnya Wali Nagari Padang Bintungan Lazran menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kunjungan TSR Pemkab Padangpariaman. Wali Nagari juga mengharapkan agar jalan di daerahnya bisa diaspal.

Disaat yang sama Penceramah Nasir Tuangku Bandaro dalam tausiyahnya menjelaskan, Ramadan secara bahasa artinya adalah pembakaran, membakar dosa yang telah berlalu.
“Mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, membakar dosa masa lalu di saat pintu neraka ditutup  dan pintu sorga dibuka seluas luasnya,” katanya.