Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.
Showing posts with label tarok kapalo hilalang. Show all posts
Showing posts with label tarok kapalo hilalang. Show all posts

Nasrul Abit: Tarok City Akan Menjadi Kawasan Terbaik di Sumbar

Written By oyong liza on Monday, 12 June 2017 | 22:03


Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit memuji kinerja Bupati Ali Mukhni atas kinerjanya membangun Kabupaten Padangpariaman.

Hal itu dia sampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan masjid di komplek Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih (PTSW SNA) Sicincin, Kamis lalu.

Semasa dirinya masih menjabat Bupati Pesisir Selatan, diakuinya ia sering bersaing dengan Ali Mukhni dalam menggaet dana APBN dan APBD Provinsi beserta investor.

"Sekarang pak Ali Mukhni tidak ada lawan," sambungnya.

Ia mengaku panas juga terkait pembangunan MAN Insan Cendikia saat diputuskan berada Padangpariaman. Padahal pihaknya telah menyiapkan lahan yang cukup luas di Pesisir Selatan.

"Rupanya lobinya lebih hebat dari saya," imbuh Nasrul disambut tepuk tangan hadirin.

Menurut Nasrul, untuk membangun daerah, tidak bisa hanya mengandalkan APBD kabupaten/kota saja atau dari DAU/DAK saja. Perlu tambahan dana segar lainnya dari luar APBD daerah.

"Kalau ada pemimpin yang hanya mengandalkan APBD daerah saja, bagi saya itu bukan pemimpin," sebutnya.

Menurutnya Ali Mukhni besar bukan karena pencitraan, namun karena bekerja keras yang hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Terkait dengan rencana pengembangan kawasan Tarok City, Nasrul Abit mengaku mendukung penuh. Menurutnya nanti seluruh perguruan tinggi terbaik di Sumbar akan kumpul di Tarok City. Akan ada Diklat ASN seluruh Indonesia, Diklat BPN, Diklat Kejaksaan, Diklat Kemendagri, dan lain lain.

"Tarok City akan menjadi kawasan yang terbaik di Sumbar," tambahnya.

Di samping itu, sambung Nasrul, pasangan Ali Mukhni-Suhatri Bur merupakan pasangan kepala daerah harmonis, pandai menempatkan diri dan mengetahui tugas dan fungsi masing-masing.

Hal itu ia ketahui setelah pihaknya baru saja menandatangani surat pemeriksaan kepala daerah, sekda dan kepala OPD di Sumbar. Surat pemeriksaan itu tentang hubungan antara pejabat daerah.

"Salah satu pasangan terbaik di Sumbar saat ini. Di daerah lain jalan 1 tahun setengah sudah ada yang pecah kongsi. Semestinya masing-masing harus tahu posisi dan pandai menempatkan diri. Mudah-mudahan setelah pemeriksaan nanti, pecah kongsi dan disharmoni antara pejabat negara di Sumbar ini kembali membaik dan mulai fokus memikirkan masyarakatnya," pungkas Nasrul.

TIM

[Tarok City] Harga Tanah Melambung, JKA: Bersama Kita Kuat, Bersama Kita Sukses

Written By oyong liza on Friday, 9 June 2017 | 08:27

Meski hujan dan becek, bupati Ali Mukhni tetap meninjau lokasi kawasan Tarok.
Seiring makin matangnya rencana pembangunan di kawasan Tarok, Nagari Kapao Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, harga tanah ikut terdongkrak di wilayah tersebut. Dari penelusuran wartawan di lapangan, sudah banyak warga yang membeli tanah di kawasan tersebut. Diperhatikan, harga tanah belum terlalu mahal.

"Saya juga mendengar kabar itu. Alhamdulillah ini kabar baik," kata Kabag Humas dan Protokoler Padangpariaman Andri Satria Masri saat dihubungi wartawan, Kamis (8/6/2017), di IKK Paritmalintang.

Ia menyebutkan, hal itu menandakan rencana pembangunan Tarok City disambut baik oleh kalangan pelaku usaha. Dengan tingginya minat usahawan membeli tanah di kawasan tersebut, imbuh Andri, pembangunan oleh kalangan swasta tentu akan mengukuhkan konsep kota yang diusung oleh bupati di lahan seluas 697 hektar tersebut.

"Itulah yang Bapak Bupati inginkan. Tarok City butuh dukungan semua pihak termasuk kalangan swasta," ungkap mantan aktivis mahasiswa ini.

Dihubungi terpisah, Rabu (7/6/2017), anggota DPR RI dari dapil Sumbar II yang juga putra asli Padangpariaman, Jhon Kenedy Azis, setuju dan mendukung penuh rencana Bupati Padangpariaman Ali Mukhni membangun sentra baru di kawasan Tarok dengan konsep perkotaan dengan nama Tarok City.

Ia menyebutkan, Tarok City dengan berbagai pembangunan vital akan mampu mengangkat taraf kehidupan masyarakat Padangpariaman khususnya, dan Sumatera Barat umumnya. Ia meyakini Tarok City merupakan batu loncatan bagi Padangpariaman untuk mewujudakan Padangpariaman sebagai pusatnya pendidikan di Sumatera Barat. Tarok city juga akan menguntungkan daerah tetangga seperti Kota Padangpanjang, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Pariaman.

Rencana pembangunan berbagai perguruan tinggi, rumah sakit vertikal, sarana olahraga dan zona perkantoran, menurut JKA atau Ajo karib ia disapa, juga akan mengangkat taraf ekonomi masyarakat setempat. Tarok City akan menyerap ribuan tenaga kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran di Padangpariaman. Perekonomian akan bergerak naik.

Di samping itu, imbuh JKA, bupati diharapkan agar selalu menggandeng seluruh lapisan masyarakat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan Tarok City akan berjalan dengan lancar dan kondusif.

"Atas pembangunan itu saya berharap supaya pemerintah daerah dapat melibatkan semua unsur, seperti pemuka masyarakat, KAN, Bundo Kanduang dan unsur pemuda," ungkap JKA.

Dalam setiap pembangunan, sambung Ajo, ia meyakini selama ini Ali Mukhni selaku bupati selalu mengajak dan melibatkan berbagai kalangan. Ali Mukhni, harapnya harus tetap mempertahankan sikap positif tersebut.

"Bersama kita kuat dan bersama kita sukses," pungkas putra Sungai Geringging itu.

OLP

Tokoh Masyarakat Kapalo Hilalang Desak Pembangunan Tarok City Dikebut

Written By oyong liza on Thursday, 8 June 2017 | 10:42

Ali Mukhni beserta jajaran ASN di kawasan Tarok Kapalo Hilalang
Tokoh masyarakat Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam mendesak pemerintah segera membangun Tarok City. Ia mengatakan saat ini hampir seluruh warga Tarok mendukung pembangunan tersebut karena mereka sadar akan dampak ekonomi yang akan mereka nikmati.

"Kita berharap pembangunan dilaksanakan secepatnya karena 99 persen warga sudah menyepakatinya," ungkap Asrizal Datuak Panghulu Basa, Senin (5/6/2017), di Tarok, Kapalo Hilalang.

Ia berkata, dengan disegerakannya pembangunan di kawasan tersebut akan mampu menyerap tenaga kerja, khususnya warga sekitar.

"Tentu kita berharap warga kita diutamakan bekerja. Dengan dibangunnya universitas, perkantoran dan rumah sakit beserta sarana lainnya, tidak akan ada warga kita yang menganggur," sambungnya.

Ia menyatakan jika masih ada kendala di lapangan saat pembangunan, pihaknya siap membantu dengan memberikan pemahaman kepada warga lain. Seiring berjalannya waktu, kata dia seluruh masyarakat akan mendukung pembangunan tersebut karena mereka juga yang akan diuntungkan.

"Tentu saja, masyarakat bisa bikin kos-kosan, mini market dan sebagainya. Dampak itu akan segera terasa jika pembangunan gedung-gedung itu mulai berjalan," sambungnya.

Khairul Amri Sutan Malaut yang juga panutan warga Tarok, meyakini Tarok City merupakan jawaban dari doa masyarakat setempat. Tarok City ia yakini pada akhirnya akan mensejahterakan masyarakat lewat berbagai peluang usaha yang terbuka lebar.

"Ya, kita mendukung, ini demi kesejahteraan masa depan anak cucu kita," ungkapnya.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengusung seluruh pimpinan OPD di lingkungan pemerintah daerah untuk melihat langsung lokasi Kawasan Tarok City yang sudah dibuka akses jalan masuk selebar 75 meter dengan panjang 3 kilometer.

Di lahan seluas 697 hektar itu, bupati ingin seluruh OPD memiliki andil sesuai tupoksinya masing-masing. Ali Mukhni yang didampingi Wabup Suhatri Bur, menjalankan salat berjamaah dengan ASN di Aula IKK sebelum menuju ke kawasan Tarok.

"Dengan dibawanya seluruh OPD ke Tarok City, Bapak Bupati Ali Mukhni telah menularkan energinya kepada OPD. Bupati ingin mengatakan kepada OPD-nya bahwa Tarok City merupakan masa depan Padangpariaman yang harus diperjuangkan," ungkap Kabag Humas dan Protokoler Padangpariaman Andi Satria Masri.

OLP

[Tarok City] Wiztian Yoetri: Ali Mukhni Memikirkan Yang Tak Terpikirkan Orang Lain

Written By oyong liza on Wednesday, 7 June 2017 | 15:52

Pembukaan lahan jalur masuk ke kawasan Tarok City. Foto: Hendra Aswara
Pariaman -- Pembangunan kawasan terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam mendapat dukungan dari tokoh dan perantau demi kemajuan Sumatera Barat, khusunya Padangpariaman.

Kawasan yang dikenal Tarok City seluas 697 hektar itu merupakan jawaban atas ketersediaan lahan untuk pembangunan skala besar. Artinya Bupati Ali Mukhni berperan aktif dalam memajukan Sumbar dengan menyediakan tanah yang bebas ganti rugi, statusnya clear and clean sehingga siap bangun kapan saja.

"Pak Ali Mukhni melakukan sesuatu yang tak pernah terpikirkan oleh orang lain. Artinya, beliau setiap hari memikirkan bagaimana masyarakatnya bisa sejahtera, berpenghasilan layak dan keluar dari kemiskinan. Seperti pembangunan Kawasan Tarok City," ujar
tokoh masyarakat Piaman Wiztian Yoetri di Padang beberapa hari lalu.

Adapun infrastruktur yang akan dibangun di Kawasan Tarok City di antaranya Unand, UNP, ISI Padang, UIN Imam Bonjol, Diklat LAN, Diklat Kejagung, Diklat BPN, Rumah Sakit dan kawasan perkantoran.

"Kita berharap keberadaan Kawasan Pendidikan Terpadu di Tarok yangg hijau dan  berhawa sejuk itu akan menginspirasi lahirnya generasi hebat di Sumatera Barat," ujar wartawan senior yang sekarang menjabat Komisaris Semen Padang itu.

Ditambahkannya bahwa Padangpariaman beruntung memiliki Bupati Ali Mukhni. Bupati menurut dia seorang pekerja keras dan tidak pernah berhenti "bermimpi" dalam menggerakkan semua potensi yang ada. Sehingga aktivitas pembangunan berjalan lancar dengan dukungan masyarakat serta segenap stakeholder.

"Bertahun-tahun ratusan hektar di kawasan Tarok itu terhampar. Sebentar (lagi akan) menjadi Kota Satelit," imbuh mantan Sespri Bupati Padangpariaman 1980-1990 Alm. Anas Malik itu.

Ke depan, tambahnya, diharapkan pemerintah daerah untuk lebih fokus, terukur dan terarah menyiapkan kajian yang menyeluruh terutama untuk sosial ekonomi dan tata ruang, sehingga kawasan terpadu yang direncanakan, dapat direalisasi melalui tahapan yang benar dan konkrit.

"Pembangunan sarana fisik sejalan dengan eksistensi masyarakat (dan) lingkungan," sebutnya.

Ia juga apresiasi pembangunan Tarok Ciyt sebagai kawasan pendidikan terpadu yang  telah mendapat dukungan penuh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

"Dukungan itu akan membawa perubahan luarbiasa bagi Kabuapaten Padangpariaman ke depan," tukuknya.

Wiztian Yoetri berkata bahwa Tarok City memiliki lokasi strategis di jalur lintas Padang-Bukittinggi. "Juga akan berdampak signifikan bagi derap pembangunan Sumatera Barat terutama bagi kabupaten tetangga seperti Padang Panjang, Agam,Tanah Datar, Solok, Bukittinggi dan Padang," pungkasnya.

HA/OLP

[Tajuk] Bermimpi di Tarok City

Jalan selebar 75 meter dengan panjang 3 kilometer telah dibuka di kawasan Tarok City
Tarok City merupakan sebuah rencana besar masa depan (future plan) yang akan memiliki dampak besar pada pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya bagi masyarakat Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, daya ungkit Tarok City diyakini akan mendongrak pertumbuhan ekonomi Padangpariaman dan Sumatera Barat. Padangpariaman siap melangkahkan kaki menapaki lajunya era modernisasi.

Tarok City bisa dikatakan gebrakan dari "tanah pinggir" yang akan mampu merubah wajah Padangpariaman dan Sumatera Barat. Butuh nyali besar kepala daerah untuk mewujudkan gagasan dan progres tersebut.

Tarok City jelas sejalan dengan Nawacita Presiden Jokowi yang mendesain pembangunan Indonesia dari pinggiran/pedalaman. Satu contoh pembangunan dari pinggiran Nawacita Jokowi adalah pembangunan terpadu di wilayah perbatasan negara Indonesia yang disebut pesona tapal batas seperti di Atambua, kota di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Perbatasan yang dulu terkesan anker itu, sekarang berubah menjadi kawasan ekonomi yang kemudian menjadi salah satu destinasi wisata unik.

Tarok City bukan pertaruhan gengsi dan mimpi di siang bolong. Perencanaan pembangunan, Ali Mukhni telah melibatkan berbagai kalangan, termasuk dari lingkup akademisi. Para profesor ternama dari pelbagai disiplin ilmu tersebut ia minta mengkaji progres Tarok City dalam berbagai aspek dan sudut pandang.

Menurut Profesor Syamsul Amar dari Universitas Negeri Padang, pembangunan kawasan Tarok City memerlukan perencanaan yang strategis dan sistematis. Ia menyarankan agar pemerintah mengkaji segala aspek dan amdal dengan menyeluruh. Pengaruh topografi, geologi dan desain bangunan mesti selaras dengan fisik wilayah. Hal itu menurutnya bertujuan demi terciptanya sebuah kawasan terpadu yang selaras dengan alam dan tata ruang daerah.

Sembari terus melakukan kajian dan meminta masukan dari berbagai pihak oleh Ali Mukhni, para menteri menyambut ide brilian tersebut, sebut saja Menteri Azman Abnur, Nila Moeloek dan mantan menteri Andrinof Chaniago. Bahkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan tegas menyatakan siap mendukung pembangunan Tarok City dari awal hingga akhir. Tentunya siap pula dengan penganggaran melalui dana APBD Provinsi Sumbar.

Pertanyaan yang timbul, tentu dukungan oleh masyarakat Padangpariaman sendiri. Jika ada sedikit persoalan di lapangan belum tentu kita berbeda. Kata Plato, hanya orang mati saja yang tidak punya persoalan. Berbeda pendapat bukan berarti tidak mendukung, begitu setidaknya anasir yang kami terima melalui wawancara di lapangan dengan berbagai narasumber tentang rencana pembangunan Tarok City.

Nagari Kapalo Hilalang merupakan daerah tadah hujan penghasil air bersih konsumsi masyarakat Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman. Belantara Tarok City kaya akan flora dan fauna. Alam sejuk, burung bernyanyi setiap saat. Kawasan tersebut dulunya juga perlintasan Harimau Sumatera, hewan paling dilindungi di Indonesia. Sebagai kawasan paru-parunya Padangpariaman, diharapkan pembangunan itu nantinya tidak merusak ekosistem yang ada.

Pohon-pohon tua mesti dilestarikan dan diinventarisir. Kawasan Tarok juga diharapkan berkonsep alam sehingga kawasan tersebut selain menjadi pusat pendidikan dan perkantoran, diharapkan sekaligus menjadi destinasi wisata.

Konsep kota yang akan diterapkan oleh kawasan tersebut tentu akan banyak gagasan-gagasan yang akan lahir sejalan dengan mulai dibangunnya Tarok City. Bukan tidak mungkin kebun binatang terbesar di Sumatera Barat juga akan dibangun di sana mengingat luasnya lahan yang tersedia.

Gagasan lain yang akan muncul tentu saja keberadaan mal-mal seiring ramainya kaum urban bermukim di sana. Jika sudah demikian, jika kita bermimpi ke depan, bukan tidak mungkin Tarok City kembali menjadikan Ranah Minang sebagai pusatnya kota pendidikan di Indonesia.

OLP

Tularkan Energi, Ali Mukhni Ajak Seluruh OPD Tinjau Tarok City

Written By oyong liza on Tuesday, 6 June 2017 | 12:15

Bupati Ali Mukhni, Wabup Suhatri Bur, Sekda Jonpriadi serta Kepala OPD se-Padang Pariaman tinjau di kawasan terpadu Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Senin (5/6)


Kapalo Hilalang -- Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten Padangpariaman melakukan tinjau lapangan kawasan terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Senin (5/6/2017). Sebelumnya rombongan OPD bersama Bupati Ali Mukhni melakukan salat zuhur berjamaah di Aula IKK, Parit Malintang.

Walau panas terik, tak menghalangi semangat Pejabat eselon II dan III berjalan sepanjang dua kilo meter. Di antaranya terlihat Sekda Jonpriadi, Asisten Ekbang Nettiwarni, Asisten Pemerintahan Idarussalam, Kadiskominfo Zahirman, Kadisducapil Fadhly, Kadis DPMPTP Hendra Aswara, Kadis Satpol PP dan Damkar Rianto dan Staf Ahli.

Dalam perjalanan, Bupati Ali Mukhni menceritakan bahwa pembangunan Sumatera Barat ke depan, ada di Padangpariaman. Karena menurutnya lahan di Kota Padang semakin sempit, tidak memungkinkan pembangunan berskala nasional dan internasional dibangun di sana.

"Cobalah pikir, di Padang di selatannya kawasan Bungus, di Timur kawasan Sitinjau Laut, di Barat ada pantai. Otomatis, yang bisa menyediakan lahan yang luas hanyalah Padangpariaman sebagai penyangga ibukota. Peluang inilah yang kita optimalkan," ujar Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur.

Kabupaten Padangpariaman, tambahnya, dianugerahi Allah SWT lokasi yang strategis, berada di Poros Sumbar dan didukung keberadaan Bandara Internasional Minangkabau. Masyarkatnya pun, sangat terbuka dengan pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan dan perbaikan ekonomi.

"Buktinya kita sukses bangun Balai Diklat Pelayaran, MAN Insan Cendikia, Embarkasi Haji, Stadion Utama. Semuanya terletak di Padangpariaman," ungkap bupati yang telah memimpin Padangpariaman sejak tahun 2010 itu.

Terkait pembangunan kawasan Tarok, imbuh bupati tersedia lahan clear and clean seluas 697 hektar yang kewenaangannya berada di tangan Bupati Padangpariaman.

"Kabar gembiranya, Insya Allah awal Juli nanti ada MoU pembangunan Gedung LAN (lembaga administrasi negara) antara Kemendagri dan Kementrian PAN dan RB," imbuh bupati yang kumisnya dipuji oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek ini.

Sementara itu tokoh masyarakat setempat, Asrizal, mengatakan pembangunan kawasan terpadu di Tarok akan membuka lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi tingkat pengangguran bagi anak kemanakannya di sekitar lokasi.

"Kita dukung pembangunan kawasan Tarok, Insya Allah, sangat berdampak positif terhadap ekonomi rakyat," ujar Asrizal.

HA

Indra J Piliang, Tarok City Langkah Strategis Menapak Modernisasi

Bupati Ali Mukhni ajak seluruh OPD Padangpariaman tinjau kawasan Tarok City. Foto: Andri Satria Masri
Kawasan Tarok City menjadi fokus berita di pelbagai media pasca Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menyampaikan hasil kajian akademisi tentang perputaran uang hingga Rp2 miliar per hari jika kawasan tersebut terwujud. Rp730 miliar setahun itu setara dengan APBD tahunan beberapa kabupaten/kota yang ada di provinsi Sumatera Barat.

Menurut bupati, di lahan seluas 697 hektar itu nantinya akan dibangun puluhan instansi pendidikan skala besar, sarana olahraga terbaik, rumah sakit vertikal, perkantoran dan balai diklat.

"Menurut kajian para akademisi disampaikan ke saya, Tarok City nantinya diperkirakan akan dihuni sekitar 100 ribu orang. Jika mereka membelanjakan Rp20 ribu saja per hari, berarti perputaran uang Rp2 miliar," ungkap Ali Mukhni, Jumat (2/6/2017), di Pendopo Bupati di Karanaur, Pariaman.

Ia juga mengatakan dalam bulan suci Ramadahan 1438 Hijriyah ini pihaknya mendapat berkah dengan adanya rencana pembangunan salah satu universitas di kawasan tersebut tahun 2017 ini.

Terpisah, tokoh muda Piaman yang berkiprah di kancah politik nasional Indra Jaya Piliang menyambut baik rencana pembangunan kawasan terpatu/Tarok City di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Padangpariaman.

IJP karib politisi Golkar pusat itu disapa, mengatakan rencana pembangunan Tarok City merupakan langkah strategis bagi Kabupaten Padangpariaman untuk menapak laju modernisasi.

"Saya memberikan dukungan penuh atas rencana itu," ungkap IJP, Senin (5/6/2017), saat dihubungi.

Ia bahkan menanyakan apakah pembangunan kawasan tersebut nantinya sudah mencakupi segala aspek. Tarok City menurut dia mesti melibatkan segala unsur lapisan masyarakat termasuk dari kalangan muda.

"Tapi, apakah rencana itu hanya untuk konsumerisme? Pendidikan? Atau hanya diperuntukan bagi kalangan menengah dan atas? Pemda Padangpariaman perlu melibatkan stakeholders lokal guna mewujudkan Tarok City itu," sebut IJP.

Karena Tarok City meliputi ragam aspek, menurut dia bupati mesti mendengar masukan dari segala unsur lapisan masyarakat, terutama kalangan muda.

"Kalangan muda perlu ditanya pendapatnya, mengingat merekalah nanti yang bakalan menghadapi perkembangan kota baru itu. Mereka kini mungkin masih menempuh pendidikan menengah, tetapi ke depan, mereka bakal menjadi keluarga-keluarga baru yang bertarung di area sana," tutur aktivis reformasi 1998 itu.

Kawasan Tarok, imbuh IJP juga merupakan sumber air bersih Padangpariaman. Ia mengimbau pemerintah mempersiapkan amdal agar tidak mencemari lingkungan sekitar dan air bersih.

"Selama ini, kawasan Tarok kan memang sudah banyak dihuni oleh warga berbagai etnis, termasuk dari Jawa. Kesiapan Tarok saya kira cukup. Cuma, jangan sampai mengganggu sumber air penduduk Padangpariaman dan Kota Pariaman," sebut penulis novel Pinangan dari Selatan itu.

Penulis artikel "Harimau Kapalo Hilalang" itu menegaskan pembangunan mesti memihak kepada warga. Hal tersebut mesti dipikirkan dari sekarang sencara komperehensif karena tak jarang terjadi sebuah pembangunan malah meminggirkan masyarakatnya sendiri.

"Jangan sampai rakyat mendapatkan gedung semata, lalu pendatang yang banyak, tapi kehilangan cakar alam, kehilangan air, kehilangan keindahan. Apalagi kita tahu, warga juga menyerahkan tanah ulayatnya," pungkas orang kepercayaan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu.

OLP

[Tarok City] Leonardy: Perlu Analisa Strategis dan Memihak Rakyat

Written By oyong liza on Monday, 5 June 2017 | 09:48

Bupati Ali Mukhni bersama stakeholder tinjau pembukaan jalan selebar 75 meter di Kawasan Tarok
Rencana pembangunan kawasan terpadu di kawasan Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Lingkuang Kayu Tanam, Padangpariaman, saat ini menjadi fokus dan sorotan dari pelbagai media.

Tarok City, kawasan seluas 697 hektar itu diklaim tanah negara melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 25-V.B-2003 tanggal 3 September 2003 tentang Penegasan Batalnya Pemberian Hak Guna Usaha Berdasarkan SK Kepala BPN Tanggal 5 Oktober 1992 Nomor 24/HGU/BPN/92 atas tanah yang berlokasi di wilayah Kabupaten Padangpariaman.

SK sakti tersebut menjelaskan betapa terang benderangnya status lahan seluas seperempat Kota Bukittinggi itu bagi Pemkab Padangpariaman secara legalitas. Sejak proyeksi Tarok City dicanangkan, Ali Mukhni sadar bahwa pembangunan kawasan tersebut akan berkelanjutkan hingga ia tidak menjabat lagi sebagai bupati Padangpariaman tahun 2020 nanti.

Menurut Anggota DPD RI Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, Senin (5/6), melalui pesan tertulis, ia menyampaikan pandangan positifnya atas rencana pembangunan tersebut. Menantu Bupati Legendaris Padangpariaman periode 1980-1990 Alm. Kolonel Anas Malik itu berpesan agar pemerintah tidak mengkesampingkan hak-hak rakyat dalam membangun.

Mantan Ketua DPRD Sumbar dua periode ini menilai segala bentuk pembangunan yang dilaksanakan di suatu daerah, muaranya adalah kesejahteraan rakyat.

"Pembangunan itu (Tarok City) bagus. Tetapi hak-hak rakyat harus dihormati," ungkap politisi sarat pengalaman itu.

Di samping itu, imbuh Leonardy, untuk keberlangsungan pembangunan diperlukan rencana yang matang. Ia mengimbau pemerintah membuat analisa strategis untuk kelancaran pembangunan tersebut. Analisa yang kompeherensif sangat diperlukan mengingat membuka sebuah kawasan mesti memperhatikan berbagai aspek.

"Pemerintah harus membuat analisa strategis," pesan Leonardy.

Sementara itu, diwawancarai terpisah, Abuzar, tokoh masyarakat Nagari Kapalo Hilalang mendukung penuh pembangunan fasilitas kampus, rumah sakit, sarana olahraga dan kantor pemerintahan di Nagari Kapalo Hilalang.

Menurutnya, Minggu (4/6/2017), di Kapalo Hilalang, pembangunan tersebut ia yakini akan berdampak signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Abuzar berkata dengan adanya berbagai fasilitas di Kawasan Tarok itu nantinya akan membuka peluang usaha/bisnis bagi masyarakat sekitar.

Ia mencontohkan sebagai dampak kecil saja, dengan adanya kampus akan terbuka bisnis kos-kosan, warung makan, perlengkapan kampus lainnya yang dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat jika pembangunan telah selesai.

"Akan banyak peluang usaha masyarakat terbuka. Ekonomi tentu akan meningkat seiring ramainya kawasan Tarok oleh aktivitas perkuliahan dan perkantoran. Ini yang diuntungkan masyarakat kita, sekali lagi warga kita, masa depan buat anak-anak kita," ujar dia semangat.

Sebagai bentuk dukungannya, ia bersama 21 orang lainnya telah menyerahkan tanah kepada Pemerintah Kabupaten Padangpariaman untuk dibuka menjadi jalan atau gerbang menuju kampus.

"Secara pribadi saja, 9000 meter tanah milik saya dan beberapa warga sudah diserahkan untuk pembangunan jalan utama menuju kampus dengan lebar 75 meter itu," ungkapnya.

Terkait adanya penolakan beberapa orang kelompok masyarakat atas pembangunan tersebut, menurut Abuzar merupakan hal yang wajar. Ia dan beberapa warga lainnya terus memberikan pemahanan sembari mengajak masyarakat lainnya mendukung pembangunan di kawasan tersebut.

"Kalo demo itu kan hak masing-masing untuk menyampaikan pendapat, ya boleh-boleh saja. Tapi kita terus memberikan pemahaman kepada mereka, kita rangkul mereka, kita ajak mereka menatap masa depan," pungkasnya.

TIM

Gubernur Sumbar Dukung Pembangunan Tarok City Awal Hingga Akhir

Written By oyong liza on Saturday, 3 June 2017 | 12:06

Gubernur Irwan Prayitno didampingi Bupati Ali Mukhni serahkan bantuan TSR Sumbar kepada Pengurus Masjid Baitul Makmur, Kapalo Koto, Kec. Nan Sabaris, Kamis (1/6)
Tarok City atau rencana pembangunan kawasan terpadu yang terletak di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Pada kawasan seluas 697 hektar yang berstatus tanah negara itu dialokasikan untuk pembangunan lima kampus, satu unit rumah sakit, Gedung Diklat Lembaga Administrasi Negara, Gedung Diklat Kejagung dan Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Padangpariaman. Selain itu juga direncanakan pembangunan Sekolah Tinggi Lembaga Sandi Negara dan sejumlah sarana olahraga di lahan seluas hampir seperempat Kota Bukittinggi tersebut.

"Alhamdulillah, tadi kata Pak Ali Mukhni, kawasan itu telah ditinjau dan diapresiasi oleh Kemeristek Dikti. Pemprov siap dukung moril dan materil, dari awal hingga akhir," kata Gubernur Irwan Prayitno saat kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) di Masjid Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris, Kamis lalu (1/6/2017).

Irwan juga meminta seluruh masyarakat agar mendukung pembangunan kawasan terpadu tersebut yang tujuannya untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Bisa dibayangkan perputaran uang per hari yang bisa dinikmati masyarakat sekitar.

Menurut gubernur, jika diperkirakan ada mahasiswa 20 ribu, belanja rata-rata Rp50 ribu per hari saja, artinya uang Rp1 milyar atau setara Rp365 miliar per tahun beredar di Tarok dan kawasan sekitarnya.

Multiplayer effect pembangunan tersebut, kata dia juga dapat dirasakan oleh kabupaten dan kota lainnya seperti Padang Panjang, Bukittinggi, Tanah Datar, Solok, Agam dan Payakumbuh. Irwan juga mendorong Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Kesehatan untuk percepatan pembangunan.

Bupati Ali Mukhni saat itu mengatakan bahwa pada tanggal 31 Mei 2016, pejabat Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah mensurvei lokasi bersama tim teknis.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Padangpariaman juga telah membuka jalan dengan lebar 75 meter sepanjang tiga kilometer menuju kawasan tersebut. Bahkan jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

"Lapor Pak Gubernur, sekarang mobil sudah bisa masuk ke lokasi, mudah-mudahan pembangunan kampus bisa dimulai tahun ini," kata Alumni Lemhanas itu.

Diketahui bahwa Kawasan Tarok seluas 697 hektar merupakan tanah negara yang menurut undang-undang merupakan kewenangan Bupati Padangpariaman untuk penggunaannya. Hal itu sesuai dengan pernyataan Kepala BPN Sumbar di media massa.

Gubernur Irwan Prayitno selaku ketua TSR pada kesempatan itu serahkan bantuan dana Rp20 juta dan dana pribadi Rp5 juta yang diterima langsung oleh Pengurus Masjid Baitul Makmur. Sedangkan Bupati Ali Mukhni secara pribadi turut berinfak sebesar Rp2,5 juta.

HA/OLP

Kawasan Tarok Mampu Putarkan Uang Setara 1 Tahun APBD Kota Pariaman

Written By oyong liza on Friday, 2 June 2017 | 21:37

Ali Mukhni saat hujan masih meninjau pembukaan jalan di Kawasan Tarok
Bupati Ali Mukhni resmi melepas Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten Padangpariaman di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Karanaur, Pariaman, Jumat malam (2/6/2017).

Sebanyak 39 TSR yang dibentuk itu akan mengunjungi 103 masjid dan surau di masing-masing nagari di 17 kecamatan yang ada di lingkup kabupaten Padangpariaman. Kunjungan TSR Padangpariaman berlangsung selama 3 hari, yakni mulai tanggal 2 Juni, 5 Juni dan terakhir tanggal 7 Juni 2017.

"Mari kita berharap berkah bulan suci Ramadhan untuk pembangunan Padangpariaman dengan memperbanyak ibadah," kata Ali Mukhni.

Bicara berkah Ramadhan, sebut Ali Mukhni, pihaknya sangat merasakannya. Rencana pembangunan Kawasan Terpadu Tarok berjalan dengan lancar selama bulan suci. Bahkan, dalam tahun ini saja sejumlah kampus akan dimulai pembangunannya dalam tahun 2017.

"Kawasan Tarok nantinya akan menjadi pusat ekonomi di Padangpariaman. Bayangkan saja, dari kalkulasi para akademisi, jika pembangunan selesai meliputi berbagai universitas, perkantoran, sarana olahraga dan rumah sakit, diperkirakan tidak kurang dari 100 ribu orang akan menghuni kawasan tersebut nantinya," sambung Ali Mukhni.

Jika sebanyak 100 ribu orang atau setara 25 persen penduduk Padangpariaman, maka tidak kurang dari Rp2 miliar perputaran uang dalam satu hari di wilayah itu nantinya. Jumlah yang tidak main-main Rp730 miliar setahun, hampir setara dengan APBD Kota Pariaman.

"Itu minimal jika satu orang belanja Rp20 ribu saja per hari," imbuh Ali Mukhni.

Jika kalkulasi tersebut menjadi kenyataan nantinya, maka Kawasan Tarok yang terletak di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam tersebut akan berubah menjadi salah satu daerah dengan PDRB tertinggi di Padangpariaman.

"Oleh sebab itu mari kita dukung bersama-sama," pungkasnya.

Kepala Dinas Kominfo Padangpariaman Zahirman menambahkan, pembangunan Kawasan Terpadu Tarok yang memiliki luas 697 hektar itu akan menguntungkan masyarakat kawasan setempat. Kawasan itu nantinya akan membuat "iri" wilayah lainnya karena melesatnya pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Ia menambahkan selain pembangunan sejumlah universitas dan rumah sakit beserta sarana olahraga, di kawasan itu juga direncanakan akan dibangun Sekolah Tinggi Lembaga Sandi Negara.

OLP

Kepala BPN Sumbar: Bupati Miliki Kewenangan Hukum Atas Tanah Tarok

Written By oyong liza on Wednesday, 31 May 2017 | 22:27

Kepala kanwil BPN Sumbar, Musriadi saat berbincang-bincang dengan Kabag Humas Padangpariaman, Andri Satria, Selasa (30/5)
Padang -- Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Barat, Musriadi, mengatakan bahwa Bupati Padangpariaman memiliki kewenangan yang sah dan kuat secara hukum dalam mengatur peruntukan dan penggunaan tanah negara yang berlokasi di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, sepanjang untuk kepentingan daerah dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Musriadi di ruang kerjanya di Padang, Selasa (30/05). Ia menjelaskan tentang status tanah Tarok secara singkat dan sederhana.

Menurutnya, status tanah di kawasan Tarok sudah jelas dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 25-V.B-2003 tanggal 3 September 2003 tentang Penegasan Batalnya Pemberian Hak Guna Usaha Berdasarkan SK Kepala BPN Tanggal 5 Oktober 1992 Nomor 24/HGU/BPN/92 Atas Tanah Terletak di Kabupaten Padangpariaman.

Pada diktum pertama SK Kepala BPN tersebut menegaskan batalnya pemberian Hak Guna Usaha (HGU) yang diberikan berdasarkan SK Kepala BPN tanggal 5 Oktober 1992 nomor 24/HGU/BPN/92 kepada PT. Purna Karya atas tanah seluas 697 hektar terletak di Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung (sekarang 2 x 11 Kayu Tanam) Kabupaten Padangpariaman kepada PT. Purna Karya dan menyatakan tanah tersebut kembali menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara.

Kemudian pada diktum kedua berbunyi, terhadap tanah tersebut diserahkan sepenuhnya pada Bupati Padangpariaman, untuk mengatur peruntukan dan penggunaan tanahnya sesuai dengan Rencana Umum Tata Ruang Wilayah (RTRW) setempat dan perundangan yang berlaku.

Menyikapi pertanyaan tentang bagaimana sebaiknya bupati bersikap dengan munculnya riak-riak di tengah masyarakat Tarok yang mengklaim bahwa tanah yang direncanakan akan dijadikan kawasan pendidikan terpadu, Musriadi kembali menegaskan bahwa status tanah tersebut telah diputuskan oleh kepala BPN dengan nomor keputusan 25-V.B-2003.

"Bupati harus menjalankan kewenangannya sesuai keputusan yang telah dikeluarkan tesebut," kata Musriadi.

Musriadi berkata bahwa dia hanya bisa berbicara sesuai data yang ada.

"Dengan keputasan tersebut, jelas status tanah itu," sambungnya.

Musriadi menjelaskan bahwa tanah ulayat dan tanah negara jauh berbeda. Status sebuah tanah ulayat diatur melalui  Perda Provinsi Sumbar nomor 6 tahun 2008, sedangkan tanah negara diatur pada PP nomor 24 tahun 2007.

Tetang tanah negara yang telah diserahkan sepenuhnya pada pemerintah daerah, sebut dia, kepala daerah memiliki kewenangan penuh terhadap pengelolaanya untuk kepentingan umum. Seperti untuk pembangunan perkantoran, sarana pendidikan, kantor diklat atau kepentingan umum lainnya. Tentunya hal tersebut harus sesuai dengan rencana tata ruang wilayah bersangkutan.

"Kalau tanah ini diperuntukan untuk perorangan, seperti untuk anak bupati, kerabat dekat atau tokoh masyarakat lainya, ini baru melanggar dari ketentuan," imbuhnya.

Ia menambahkan kalau lokasi tanah negara tersebut telah dipetakan penggunaannya untuk kepentingan umum, maka institusi yang akan membangun pada daerah tersebut telah bisa mengajukan penerbitan sertifikatnya. Tentunya pengajuan tersebut harus sesuai peraturan yang berlaku.

Tahapan pengajuan sertifikat tersebut, ucap dia dimulai dengan pengajuan alas hak oleh instansi bersangkutan, kemudian diteruskan pada BPN. Selanjutkan BPN akan memproses untuk penerbitan sertifikat.

"Sertifikat sebuah tanah negara memiliki dua status, yakni, hak pakai dan hak pengelolaan. Hak pakai merupakan hak yang diberikan pada instansi pemerintah yang dipergunakan untuk kepentingan instansi tersebut," pungkasnya.

ASM

Akademisi Diskusikan "Tarok City" Padangpariaman

Written By oyong liza on Wednesday, 3 May 2017 | 22:06

Suasana FGD
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengajak semua pihak mewujudkan rencana pembangunan kawasan terpadu "Tarok City" di Nagari Kapalo Hilalang. Ketersediaan lahan di lokasi tersebut tidak main-main luasnya, yakni 697 hektar.

Ajakan tersebut dibahas dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Aula IKK Paritmalintang, Rabu (3/5/2017). Selain kawasan Tarok City, FGD juga mendiskusikan rencana pembangunan Pelabuhan Marina Muaro Anai di Nagari Katapiang Kecamatan Batang Anai.

Ali Mukhni mengatakan dalam 697 hektar lahan yang disediakan direncanakan akan dibangun Kampus UNP, Kampus ISI, Kampus Syekh Burhanuddin, Rumah Sakit Vertikal, Gedung Diklat Kejaksaan Agung, Gedung Diklat Badan Pertanahan Nasional dan Kampus Universitas Bisnis Internasional.

Ali Mukhni memaparkan bahan diskusi dengan memperlihatkan olahan gambar berdimensi tinggi ke layar monitor lebar di ruangan tersebut. Di samping citra digital, juga ditampilkan video/foto asli yang diambil dari ketinggian menggunakan drone.

Guru Besar Unand, Isril Berd mengatakan rencana pembangunan yang dipaparkan Ali Mukhni merupakan rencana besar jangka panjang yang harus dilaksanakan oleh Bupati penerusnya nanti--karena jabatan Ali Mukhni sebagai Bupati berakhir tahun 2020.

Senada dengannya, Malinda Nur yang juga guru besar Unand, meminta agar Pemkab Padangpariaman segera menyiapkan dokumen rencana tata ruang wilayah (RTRW) pendidikan di Kawasan Tarok.

"Maka harus dicek dulu struktur ruangnya. Perlu ada pembangunan berkelanjutan. Tindakan preventif pengendalian terhadap eksternalitas, perlu ada pengkajian sistematis. Kemudian penyamaan persepsi berbagai pihak termasuk pemerintah dan swasta,” kata dia.

Sedangkan Prof Syamsul Amar dari UNP mengatakan pembangunan jangka panjang perlu perencanaan sistematis. Topografi juga mempengaruhi, kajian mengenai fisik wilayah sangat mempengaruhi desain bangunan. Juga perlu perhatian dan kajian geologi.

“Karena banyaknya kajian, maka perlu waktu lebih lama,  lebih dari 5 tahun.  Perlu efisiensi cost dan benefit. Selain itu,  jarak dan lokasi perlu juga menjadi pertimbangan. Perlu ada daya tarik tersendiri untuk membuat mahasiswa betah di sana,” ungkap dia.

Hal senada juga diulas Darmawan dari Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Unand. Menurutnya, tujuan pembangunan seharusnya untuk kehidupan yang lebih baik dengan memperhatikan lingkungan.

“Perlu juga diperhatikan, apakah pembangunan Tarok City akan berpengaruh pada penurunan kualitas lingkungan hidup?” ia mempertanyakan.

Sementara itu, Eri Gas Ekaputra dari Unand mengusulkan perlu ada rencana pengembangan bisnis anak nagari untuk kemanfaatan ekonomi dan ekologi. Perlu juga pengembangan sosial entrepreneur.

TIM

Di Kawasan Tarok Juga Akan Dibangun Stadion Padangpariaman

Written By oyong liza on Tuesday, 18 April 2017 | 20:57

Meski hujan, Bupati Ali Mukhni tetap meninjau pekerjaan pembukaan jalan menuju ke kawasan pendidikan terpadu di Tarok, Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Selasa (18/4)

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni fokus pada proses pembukaan jalan sepanjang 3,2 kilometer menuju kawasan Tarok, lokasi yang direncanakan sebagai kawasan pendidikan terpadu Sumatera Barat. Bahkan hampir setiap hari, ia memantau langsung pekerjaan yang kini telah menjadi memasuki tahap akhir itu.

"Alhamdulillah, sekarang sedang finishing pembukaan jalan. Alat berat bekerja setiap hari dan dibantu oleh masyarakat," ujarnya, Selasa (18/4/2017).

Dikatakannya beberapa tokoh nasional, menteri, rektor maupun perantau memberinya dukungan agar pembangunan kawasan tarok dapat segera dimulai. Sesuai rencana Tata Ruang Daerah, lahan seluas 697 hektar itu memang diperuntukan sebagai kawasan pendidikan.

"Kita telah temui Bapak Azwar Anas, Bapak Abdul Latief, Menteri PAN dan RB, Rektor, Mantan Menteri Bapenas Andrinof Chaniago. Baru-baru ini saya juga ekspos dihadapan Menteri Kesehatan rencana pembangunan Rumah sakit Vertikal di Tarok," imbuhnya.

Sebelumnya Mantan Menteri PPN/Bapenas Andrinof Chaniago mengatakan pembangunan infrastruktur di kawasan Tarok akan memacu pertumbuhan ekonomi di kabupaten dan kota yang berbatasan dengan Kabupaten Padangpariaman. Untuk itu ia meminta perencanaan study kelayakan, pemetaan dan kajian lingkungan yang komprehensif.

"Pembangunan kawasan Tarok bisa menjadi batu loncatan Bapak Bupati Ali Mukhni sebagai Kabupaten pendidikan di Sumbar," ujar Andrinof.

Kepala Balibangda Ali Amran mengatakan pembukaan jalan selebar 75 meter dengan panjang jalan 3,2 kilometer merupakan salah satu jalan terlebar yang dimiliki Sumatera Barat. Jalan tersebut nantinya juga akan dibuat jalur khusus pejalan kaki dan bersepeda.

Selain lima buah kampus, kata Ali amran, juga akan dibangun stadion Kabupaten Padangpariaman seluas 10 hektar. Proposal pembangunan stadion dimaksud sudah diajukan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Awal bulan lalu, Bapak Bupati bersama Dinas Pekerjaan Umum serahkan proposal kepada Menpora. Jadi disediakan wadah bagi mahasiswa untuk berolahraga nantinya," kata Mantan Asisten Ekbang Kesra itu.

HA

Menkes Nila Moeloek Sambut Baik Pembangunan RS Vertikal Padangpariaman

Bupati Ali Mukhni memaparkan kesediaan lahan 50 hektar untuk pengembangan Rumah Sakit Stroke dihadapan Menkes Nila Moeloek dan Wagub Nasrul Abit di Ruang VVIP BIM, Senin (17/4).
Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek terkesan dengan pemaparan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni terhadap rencana pembangunan Rumah Sakit Vertikal di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam.

Dengan menggunakan media infocus, rombongan Menkes melihat langsung kondisi lahan yang akan dijadikan kawasan terpadu pendidikan, kesehatan dan perkantoran itu.

Dalam eksposnya, Ali Mukhni menyatakan lahan yang disediakan untuk pembangunan rumah sakit seluas 50 hektar yang berstatus tanah negara.

"Lapor Ibu Menteri, kita punya tanah seluas 697 hektar. 50 hektar kita kapling untuk Rumah Sakit Vertikal dengan status clear and clean," ujar Bupati Ali Mukhni di hadapan Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan wakil Gubernur Nasrul Abit di Ruang VVIP Bandara Internasional Minangkabau, Senin (17/4/2017).

Selain Rumah Sakit Vertikal, Ali Mukhni juga akan membangun lima kampus dan dua gedung diklat di lokasi tersebut. Diantaranya UNP, ISI Padang Panjang, Politeknik Unand, STIT Syekh Burhanuddin, Bisnis, Diklat Kejagung dan Diklat Badan Pertanahan Nasional.

Kawasan Tarok, tambah Ali Mukhni, memiliki keunggulan dan lokasinya strategis. Terletak di pinggir jalan Padang-Bukittinggi dan memiliki pemandangan alam yang indah.

"Mohon dukungan Ibu Menteri untuk membangun rumah sakit di kawasan Tarok. Lahan 50 hektar gratis, tanpa ganti rugi," ulang Ali Mukhni meyakinkan.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek apresiasi langkah Bupati Ali Mukhni yang cepat merespon terhadap pengembangan Rumah Sakit Stroke yang saat ini di Bukittinggi. Apalagi lahan yang disediakan secara gratis seluas 50 hektar.

Dikatakannya bahwa RS Stroke hanya seluas 1,6 hektar yang terletak di pusat kota Bukittinggi. Lokasi yang sempit tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan pengembangan gedung.

"Atas nama pemerintah pusat, kita salut dengan semangat Bupati Ali Mukhni membangun daerah. Menyediakan lahan yang sangat luas untuk pengembangan Rumah Sakit Stroke," kata Menteri Nila Moeloek.

Menindaklanjuti rencana pembangunan rumah sakit tersebut, ia akan menghadap dan mempresentasikan kepada Presiden dan Menteri Keuangan.

"Kita minta Pak Bupati juga hadir nanti di Jakarta," kata dokter spesialis mata itu.

HA

Ali Mukhni-- 25 Pemilik Tanah Bersertifikat di Tarok Terima Ganti Rugi

Written By oyong liza on Saturday, 15 April 2017 | 14:57

Bupati Ali Mukhni mengajak Tokoh Masyarakat Martias Mahyuddin meninjau kawasan pendidikan terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec 2x11 Kayu Tanam, Jumat (14/4).
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni apresiasi dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padangpariaman untuk pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT) di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam.

Kawasan seluas 697 hektar yang merupakan tanah negara itu akan dibangun lima kampus dan satu rumah sakit vertikal. Adapun kampus dimaksud antara lain ISI Padang Panjang, Politeknik Unand, UNP, STIT Syekh Burhanuddin dan Universitas Bisnis Internasional.

"Kita sudah hearing bersama pimpinan dan anggota DPRD, hasilnya kita berkomitmen mendukung pembangunan di Tarok Nagari Kapalo Hilalang," kata Bupati Ali Mukhni saat meninjau pembukaan jalan menuju kawasan pendidikan terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec 2x11 Kayu Tanam, Jumat (14/4/2017).

Dengan menyinsingkan celana, tanpa alas kaki, Ali Mukhni tampak bersemangat melangkahkan kaki untuk meninjau lokasi tempat alat berat yang sedang bekerja. Ia optimis kawasan Tarok akan menjadi kota satelit dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

"Tentu adanya kampus, ekonomi menggeliat, masyarakat bisa bangun rumah kos, rumah makan, loundry, mini market dan jasa lainnya," imbuh Koordinator APKASI Sumbar itu.

Ia yakin pembangunan kawasan terpadu ini akan menarik investor untuk berinvestasi di bidang perumahan maupun perhotelan. Bayangkan saja ada sekitar 40 ribu mahasiswa dan dosen yang akan berdomisili di wilayah tersebut.

Terkait dengan pembebasan lahan akses masuk menuju kawasan pendidikan terpadu, Bupati Ali Mukhni telah mengadakan pertemuan dengan pemilik tanah. Adapun akses jalan sepanjang 3,3 kilometer dengan lebar 75 meter terdapat sekitar 25 orang pemilik tanah. Namun ada satu orang pemilik tanah yang memiliki sertifikat sepanjang dua kilometer.

"Jadi pembangunan ini tidak ada yang dirugikan, kita akan lakukan penggantian sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Ali Mukhni yang juga Ketua DPW PAN Sumbar itu.

HA

Suhatri Bur Ajak PKDP Dukung Pembangunan Kawasan Pendidikan Tarok

Written By oyong liza on Monday, 27 March 2017 | 19:12

Wakil Bupati, Suhatri Bur berfoto bersama dengan segenap pengurus DPD PKDP Kota Sungai Penuh



Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Piaman yang ada di rantau. Ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) di Kota Sungai Penuh, Jambi, Sabtu lalu (25/3/17).

"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Padangpariaman sangat berterimakasih atas dukungan yang selama ini diberikan oleh PKDP di mana pun berada. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam melakukan percepatan pembangunan," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah gencar menjadikan Padangpariaman menjadi kawasan pendidikan. Semangat itu menurut dia sejalan dengan visi mewujudkan kabupaten Padangpariaman yang baru, religius, cerdas dan sejahtera.

Ia menjelaskan Pemda Padangpariaman telah menyiapkan lahan di Tarok, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam yang nantinya akan digunakan sebagai tempat berdirinya perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang akan dibangunan nantinya adalah Institut Seni Indonesia (ISI), Politeknik Negeri Padang dan Pengembangan Universitas Negeri Padang yang saat ini tengah dilakukan perbincangan.

"Pembangunan kawasan pendidikan di Tarok, Kayu Tanam mendapat sambutan dan dukungan penuh dari masyarakat setempat," sambungnya semangat.

Ia menyampaikan, untuk pembebasan lahan tidak ada kendala, buktinya masyarakat telah menyerahkan surat pembebasan lahan untuk akses menuju kampus sehingga saat ini telah dilakukan pembukaan jalan yang ditaksir memiliki lebar 75 meter. khusus untuk area kampus, pihaknya juga telah menyerahkan sertifikat tanah kepada Menristekdikti di gedung pertunjukan ISI Padang Panjang.

Di samping itu, di hadapan PKDP ia juga menyampaikan bahwa Padangpariaman saat ini telah memiliki sekolah MAN Insan Cendekia di kecamatan Sintuak Toboh Gadang. Di mana untuk menjadi peserta didik, calon siswa diharuskan hafal ayat suci Alquran minimal 3 Juz.

Ia juga memaparkan pesona pariwisata yang dimiliki Padangpariaman yang akan dikembangkan pihaknya seperti objek wisata Lubuak Nyarai di Lubuak Aluang dan Kawasan wisata Tiram.

"Kita memiliki begitu banyak objek wisata yang mengundang decak kagum wisatawan yang datang, kita kembangkan dan nantinya akan dapat mendatangkan pemasukan bagi masyarakat sekitar area," imbuhnya.

Sementara itu, ketua PKDP Kota Sungai Penuh masa bakti 2017-2022, Bagindo Abdul Gafar, dalam sambutannya memberikan keterangan bahwa DPD PKDP Kota Sungai Penuh telah dibentuk sejak tahun 2011 dan telah menjalankan amanah sebagai wadah organisasi PKDP.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat PKDP Kota Sungai Penuh untuk hormat menghormati serta saling tegur sapa dalam kehidupan sehari-hari. 

"Karena hal ini dapat mendatangkan ataupun memudahkan rejeki," kata dia.

Selain itu pihaknya juga mengajak untuk bahu membahu mensukseskan program pemerintah, baik Pemko Sungai Penuh maupun Pemda Padangpariaman.

Hadir dalam pelantikan itu Inspektur Daerah Padangpariaman, Syafriwal, Kepala Dinas Pariwisata, Jon Kenedi, Kepala Dinas Pendidikan, Rahmang, Plt Kepala Dinas Perikanan, Alfian dan Plt Kebag Humas dan Protokol, Handre.

Terpisah, sepulang dari Kota Sungai Penuh Wakil Bupati beserta rombongan mengunjungi musholla Al Ikhlas yang berlokasi di Duriang Tayang, Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Musholla tersebut merupakan hasil gotong royong warga PKDP Solok Selatan.

Dalam kunjungan ini, Wakil Bupati disambut oleh ketua DPRD Solok Selatan, Sidik Ilyas di dampingi oleh segenap pengurus PKDP Solok Selatan.

Sidik menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan dan silaturahim Wakil Bupati Padangpariaman beserta rombongan. Ia sangat senang dan berharap ini bukan yang pertama dan terakhir kalinya.

TIM

Kawasan Tarok Kapalo Hilalang, Mimpi Ali Mukhni Untuk Kabupaten Pendidikan

Written By oyong liza on Tuesday, 21 March 2017 | 19:35

Bupati Ali Mukhni didampingi  Wabup Suhatri Bur, Kepala Kantor Pertanahan Kamaruddin dan Camat 2x11 Kayu Tanam Ali Amri saat peninjauan kawasan pendidikan di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam



Kesungguhan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni membangun daerahnya selayaknya diapresiasi. Buktinya, ia terjun langsung dalam peninjauan dan mengawal proses pembangunan kawasan pendidikan di Kec. 2x11 Kayu Tanam.

Peraih Satya Lencana Pembangunan itu terlihat sangat menikmati berada di dalam semak belukar. Bahkan sempat pula menunaikan salat Ashar di atas batu di pinggir aliran sungai.

"Kita bersama masyarakat punya mimpi besar, menjadikan Padangpariaman sebagai Kabupaten Pendidikan," kata Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Senin (20/3/2017).


Bupati Ali Mukhni tunaikan salat Ashar saat peninjauan kawasan pendidikan di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Senin (20/3).


Guna mewujudkan mimpi itu, Ali Mukhni menyatakan pihaknya telah menyediakan tanah seluas 697 hektar yang berada tidak jauh dari kawasan pariwisata, Lubuak Bonta. Tanah tersebut merupakan tanah vervonding, artinya tanah yang peruntukannya menjadi kewenangan kepala daerah.

"Jadi, tanah ini sudah clear and clean. Digunakan untuk kepentingan umat untuk kesejahteraan masyarakat," imbuh Alumni Harvard Kennedy School di Amerika Serikat itu.

Adapun yang akan dibangun di kawasan tersebut antara lain, Kampus ISI Padang Panjang, Kampus Politeknik Unand, Kampus UNP, Kampus Bisnis Indonesia, Kampus STIT Syekh Burhanuddin, Balai Diklat Pertanahan dan perkantoran lainnya.

Saat ini sedang dilakukan pembersihan lahan menggunakan satu unit eskavator untuk pembukaan jalan. Jadi, bisa ditargetkan tahun ini pembangunan kawasan pendidikan sudah bisa dimulai.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut yaitu Wabup Suhatri Bur, Kepala Kantor Pertanahan, Kamaruddin dan Camat 2x11 Kayu Tanam, Ali Amri.

TIM

Topik Terhangat

postingan terdahulu