Mukhlis: RPJMD 2018-2023 Dimulai Sebelum Terpilihnya Walikota Baru
Mukhlis Rahman beri sambutan bimtek RPJMD dan Renstra OPD di lingkup Pemko Pariaman. Foto/Junaidi
Pariaman --- Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pariaman gelar bimbingan teknis (bimtek) penyusunan dan evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategi (Renstra) bagi Organisasi  Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Pariaman di Hotel Safari Inn, Pariaman, Senin (12/3).

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan, penyusunan rancangan awal dokumen RPJMD periode 2018-2023 dan penyusunan Renstra bagi OPD harus sudah dimulai sebelum terpilihnya kepala daerah yang baru periode 2018-2023.

Dikatakan, bahwa dalam penyusunan RPJMD, tidak bisa dilakukan oleh Bappeda saja namun perlu dukungan dan kerjasama dari seluruh OPD yang ada.

"Sebagai OPD perlu menyusun Renstra yang bersamaan dengan penyusunan RPJMD. Kedua dokumen ini saling mengisi satu sama lain, artinya Renstra merupakan dokumen yang menjadi masukan dalam penyusunan RPJMD dan begitu sebaliknya, untuk itu perlu kesinergian dan kesamaan pandangan bagi kita semua di dalam menyusun kedua dokumen ini," terangnya.

Mukhlis berharap, bimtek yang berlangsung selama tiga hari ke depan, yakni dari tanggal 12 hingga 14 Maret 2018 tersebut, dapat membawa perbaikan dalam tahapan perencanaan hingga tahapan evaluasi.

"Kepada semua peserta bimtek yang hadir, mulai dari Eselon II, III dan IV agar mengikuti acara ini dengan sungguh-sungguh. Informasi yang didapatkan nanti hendaknya dapat menjadi acuan dalam membuat kerangka Renstra di OPD nya masing-masing," kata Mukhlis.

Dengan diadakannya bimtek tersebut, imbuh Mukhlis, diharapkan menambah wawasan dan pengetahuan tentang apa yang harus dilakukan oleh masing-masing kepala OPD tentang ketugasan dan tanggung jawab, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. (Juned/OLP)
Suhatri Bur: Musrenbang RPJMD Momentum Dasar Pembangunan 5 Tahun ke Depan
Wakil Bupati Suhatri Bur, Wakil Ketua Januar Bakri, Mothia Aziz dan Sejumlah Anggota DPRD saat Rapat Paripurna DPRD Kab. Padang Pariaman dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Nota Penjelasan LKPJ Kinerja Bupati Tahun 2015 di Aula DPRD, Pariaman, Rabu (25/5)

 


Pemerintah Daerah Kabupaten Padangpariaman berencana akan menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021, selama dua hari pada tanggal 2-3 Juni 2016 bertempat di aula Kantor Bupati Setempat di Parit Malintang.
 

Kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 300 peserta terdiri dari Forkopimda, para kepala SKPD, tim ahli, instansi vertikal, organisasi profesi, PKK, asosiasi, organisasi masyarakat, kelompok masyarakat serta undangan terkait lainnya.

"Musrenbang RPJMD tahun 2016-2021 sebagai momentum penting untuk menyusun pedoman dasar pembangunan lima tahun ke depan. Jadi apa yang telah kita susun bersama, nantinya disepakati seterusnya wajib dilaksanakan," kata Wabup Suhatri Bur usai rapat paripurna DPRD Padangpariaman dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap nota penjelasan LKPJ kinerja bupati tahun 2015 di Aula DPRD, Pariaman, Rabu (25/5).

Dikatakannya Padangpariaman ke depan fokus pada pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan, pengembangan perekonomian daerah, membangun sektor-sektor unggulan, meningkatkan daya saing daerah dengan pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan, serta mengoptimalkan sumberdaya lokal secara lebih optimal dengan kondisi daerah yang kondusif.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, kita minta SKPD lebih selektif memilih program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Program dan kegiatan yang tidak membawa manfaat dan tidak mempunyai dampak positif kepada masyarakat jangan dianggarkan pada tahun mendatang,” tegasnya.

Ia berharap saat Musrenbang RPJMD berlangsung maka seluruh pemangku kepentingan dapat saling berkoordinasi, saling berdiskusi, saling berbagi saran dan pendapat, serta dapat memilah kegiatana mana saja yang membutuhkan bantuan dan keterlibatan sektor atau dari SKPD lain agar integrasi secara lebih optimal.

Lebih khusus, mantan ketua KPU itu meminta kepada Bappeda untuk meningkatkan fungsi monitoring dan evaluasi serta pengendalian, tidak hanya pada realisasi anggaran semata, tetapi juga pada realisasi kinerja dan kualitas pelayanan yang diberikan SKPD terhadap masyarakat.

“Ke depan, saya akan meng evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja dan kualitas layanan SKPD terhadap masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Jonpriadi mengatakan musrenbang RPJMD bertujuan untuk mendapatkan masukan dan komitmen para pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RPJMD menjadi rancangan akhir RPJMD.

Musrenbang menandai berjalannya proses dan koridor perencanaan pembangunan yang partisipatif kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah daerah dengan visi, misi dan program bupati dan wakil bupati.

“Kita juga berharap dalam penyusunan program dan kegiatan, SKPD hendaknya menerapkan prinsip efektif dan efisien,” sebutnya.


HA/OLP