Perantau Padangpariaman Minta Ali Mukhni Maju Gubernur Sumbar
Perantau Padangpariaman di Jakarta siap mengantarkan Ali Mukhni raih kemenangan di Pilgub Sumbar mendatang. Foto/Andri
Jakarta ---- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni lantik Pengurus Ikatan Keluarga Kecamatan (IKK) VII Koto Jaya Periode 2017-2022. Mahyudin selaku ketua dan puluhan pengurus lainnya, dilantik di Gedung Pertemuan Komplek Perumahan DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu lalu (13/4).

Dalam sambutannya Ali Mukhni memuji Paguyuban IKK VII Koto Jaya yang selalu eksis menaungi dan menghimpun perantau asal VII Koto yang saat ini meliputi VII Koto, Padang Sado dan Patamuan.

"Sejak 1970, IKK hadir menjadi organisasi yang menghimpun seluruh warga asal VII Koto. Semoga ke depan semakin eksis dan warga yang berhimpun mendapat manfaat akan keberadaannya," tutur Ali Mukhni.

Ali Mukhni berharap, pengurus saling bekerjasama dan bahu membahu menjalankan program yang telah disepakati dalam musyawarah sebelumnya. Sehingga apa yang dicita citakan oleh seluruh tokoh VII Koto di rantau dan di ranah dapat terealisir.

Selanjutnya Bupati dua periode itu memaparkan program kegiatan yang sudah dan sedang dilaksanakan di Kabupaten Padangpariaman kepada para perantau.

Ia berkata, saat ini telah banyak pembangunan yang sudah dan sedang dilaksanakan di Padangpariaman. Ia berharap para perantau berkesempatan pulang dan menyaksikan sendiri pembangunan tersebut.

Ali Mukhni memaparkan pembangunan yang sudah terlaksana seperti Politeknik Pelayaran Sumbar di Tiram sebagai satu dari dua politeknik pelayaran yang ada di Indonesia dan satu satunya di Pulau Sumatera.

MAN Insan Cendekia yang sudah memasuki tahun ketiga. Bidang fasilitas umum seperti Jembatan Campago, Jembatan Lubuak Tano sedang tahap penyelesaian, Asrama Haji kembali akan dilanjutkan pembangunannya, Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City dan Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru.

Dari sekian banyak pembangunan yang sudah dan sedang berlangsung, Ali Mukhni juga meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Padangpariaman: baik yang di kampung maupun di rantau. Dukungan yang dimaksud adalah memudahkan dalam mengizinkan atau melapangkan rencana pembangunan jika ada yang melewati tanah milik mereka.

"Tanpa dukungan itu, mustahil kita dapat membangun Padangpariaman dengan lebih baik," harap Ali Mukhni yang disebut-sebut calon kuat Gubernur Sumbar itu.

Penerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan itu juga mengabarkan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak yang telah berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya konflik dan masalah yang berarti mengganggu jalannya Pilwana.

"Hal ini menunjukan masyarakat Padangpariaman telah dewasa dalam berdemokrasi," puji Ali Mukhni.

Ia juga berpesan agar perantau tidak ikut dalam dukung mendukung khususnya proses politik di kampung halaman terutama dalam Pilkada Bupati Padangpariaman dan Walikota Pariaman.

"Siapapun calon seluruhnya harus didukung oleh perantau, kecuali dalam Pilkada Gubernur. Kalau ada calonnya yang berasal dari putra Piaman maka wajib perantau Piaman, mendukung calon tersebut untuk menjadi Gubernur Sumatera Barat," harapnya diiringi tepuk tangan yang hadir.

Hamrizal Olon atas nama perantau VII Koto di Jakarta, meminta Bupati Ali Mukhni bersedia maju menjadi Gubernur Sumatera Barat. Perantau dan Masyarakat VII Koto akan mendukung sepenuhnya. Harapan itu disambut tepuk tangan meriah dari undangan yang hadir.

"Jika bapak Ali Mukhni maju sebagai gubernur, kami akan mendukung sepenuhnya," kata dia.

Turut hadir mendampingi bupati, Kepala Dinas Kominfo Zahirman, Ketua TP PKK Rena Ali Mukhni, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri Camat VII Koto Masrimfi Noor, Camat Padang Sago Zaldi Arnas dan Wali Nagari Limpato Sungai Sariak terpilih.

Tampak pula mantan Wakil Bupati Damsuar dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman asal pemilihan VII Koto, Padang Sago dan Patamuan, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Dewan Pengurus Daerah dan Cabang PKDP wilayah Jabodetabek, Ikatan Keluarga Perantau (IK) seperti IKLIMKOS, IKSG, dll. (Tim)
Suhatri Bur Ajak PKDP Merangin Bangun Kampung Halaman
Foto bersama Wakil Bupati Suhatri Bur bersama Bupati Merangin Al Haris di acara Halal Bihalal PKDP Kabupaten Merangin
Merangin -- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengajak para perantau untuk meningkatkan kepedulian membangun kampung halaman.

Ajakan itu dia sampaikan di hadapan Bupati Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Al Haris dan Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) kabupaten Merangin, dalam acara halal bihalal, Sabtu (22/7/2017) di gedung daerah Merangin, Bangko.

Salah satu wujud untuk membangun kampung halaman tersebut, Suhatri Bur mengajak warga PKDP yang telah memiliki harta senisap untuk mau menyalurkan sebagian zakatnya  melalui Baznas Padangpariaman.

"Sejak adanya larangan bantuan sosial oleh pemerintah melalui anggaran daerah, zakat yang dikumpulkan oleh Baznas sangat membantu program pemerintah," kata Suhatri Bur.

Pada kesempatan itu Suhatri Bur juga 'menitipkan' warga PKDP pada Bupati Merangin,  karena PKDP ikut memajukan daerah itu.

Ia mengimbau warga PKDP untuk selalu bersatu bak kata pepatah 'saciok bak ayam, sadanciang bak basi' dan selalu mematuhi segala peraturan di daerah itu.

"Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung," sebutnya.

Sementra itu Bupati Merangin Al Haris mengaku bahwa kemajuan daerahnya tidak terlepas dari partisipasi warga PKDP. "PKDP ini hadir jauh sebelum kabupaten ini ada," akunya.

Diakui Haris, bahwa warga PKDP adalah orang Merangin asli karena sebagian besar tokoh Merangin merupakan sesepuh PKDP.

Di kabupaten Merangin sendiri terdapat 650 KK warga Piaman yang tergabung dalam organisasi PKDP. Menurut Ketua PKDP Merangin, organisasi paguyuban/ormas yang dia pimpin itu selama ini selalu aktif dalam membangun daerah tersebut.

TIM
Rantau-- Gubernur Kepri dan Walikota Puji Kiprah GEMPAR Tanjung Pinang

Tanjung Pinang -- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur hadiri pelantikan Generasi Muda Pariaman (GEMPAR) Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau periode 2017-2020 di Aula Asrama Haji, Sabtu (22/04/2017).

Kepengurusan GEMPAR Periode 2017-2020 tersebut diharapkan dapat menjadi pemersatu dari masyarakat Piaman yang ada di Kota Tanjung Pinang.

"Bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan pembangunan dan kemakmuran masyarakat kota Tanjung Pinang dan masyarakat Piaman itu sendiri," kata Suhatri Bur.

Bersamaan dengan pelantikan GEMPAR tersebut, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nudin Basirun atas bentuk perhatian dan kepedulian yang ia berikan kepada warga Kepri yang berasal dari daerah Piaman. Nurdin Basirun juga dikenal dekat dan menyatu dengan masyarakat Piaman, baik yang berada di Tanjung Pinang, Batam, Karimun, Lingga hingga Natuna.

"Ia juga sering mengikuti acara badantam/badoncek tradisi rang Piaman, jadi sudah sewajarnya penghargaan disematkan kepadanya. Kami menobatkan Bapak Nurdin Basirun sebagai ninik mamak rang Piaman,” Suhatri Bur menambahkan.

Disamping kepada gubernur, penghargaan juga diberikan kepada Walikota Tanjung Pinang dan Wakil. Mereka dianggap kepala daerah yang mengayomi warga Tanjung Pinang berasal dari Piaman.

"Pak Lis, Sang Walikota dikenal dekat dengan warganya tanpa pilih kasih," tambah Suhatri Bur.

Lebih lanjut, Suhatri Bur juga memberikan penghargaan kepada Ketua GEMPAR Tanjung Pinang, Syaiful. Ia menilai sosok Syaiful merupakan pemuda yang aktif menjalankan roda organisasi yang menaungi masyarakat Padangpariaman. Atas dedikasinya itu, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman memberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Bupati Ali Mukhni.

Disamping itu, Suhatri Bur juga bercerita tentang pesatnya kemajuan pembangunan di Kabupaten Padangpariaman. Ia mengatakan beberapa Perguruan Tinggi terkenal akan segera pindah ke Kayu Tanam, Padangpariaman. Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan sudah merata.

Ketua GEMPAR Tanjung Pinang, Syaiful mengatakan GEMPAR merupakan organisasi kepemudaan yang bergerak dalam bidang sosial masyarakat yang telah berdiri di Kota Tanjung Pinang sejak tahun 1963. GEMPAR menurut dia selalu setia dan berbaur dengan masyarakat Tanjung Pinang.

"Selain itu GEMPAR juga telah menyatakan siap berbuat yang terbaik untuk Tanjung Pinang dan Provinsi Kepri," kata dia.

Sementara itu Walikota Tanjung Pinang, Lisdarmansyah dalam sambuatannya menyampaikan bahwa keberadaan warga Piaman cukup memberikan sumbangsih bagi kemajuan Tanjung Pinang.

"Terutama dalam bidang perdagangan. Warga Piaman ini sangat menunjang perekonomian Tanjung Pinang," kata dia.

Ia berharap warga Piaman terus berkarya dan dapat bersama-sama menghidupkan dan meningkatkan perekonomian Tanjung Pinang dan Provinsi Riau.

“Saya salut dengan orang Piaman khususnya dan warga Minang umumnya, begitu giat berusaha dan berdagang, jika kita ke pasar pasti kita ketemu orang Piaman," tambahnya.

TIM
Gabungan Ranah Rantau Harapan Tertinggi Masyarakat Pimpin Kota Pariaman

Seorang Pedagang Sate yang saya tanya siang tadi senada jawabannya dengan salah seorang Mahasiswa yang saya temui di Rumah makan sore barusan. " Pemimpin kedepan sebaiknya paduan Rantau dan Ranah atau sebaliknya." jawaban  mereka meyakinkan.

Hasil serupa juga sama dengan Lembaga Survey Independent yang disewa oleh salah satu Balon Walikota tempo hari, di perangkat Apple nya saya lihat bahwa pemimpin Kota Pariaman yang paling diharapkan masyarakat pariaman prosentase tertinggi juga perpaduan Ranah dan Rantau, disusul Politisi dan Pamong lalu Pengusaha dan Pamong.

Ini patut jadi kajian kita bersama, seorang tokoh masyarakat menilai bahwa masyarakat Pariaman percaya bahwa Tokoh Rantau dapat membawa Investor dari Pusat ketimbang Tokoh asal Ranah, dalam sebuah percakapan ringan dengan seorang Tokoh yang tak asing lagi di Pariaman mengatakan, " Perpaduan Ranah dan rantau adalah ibarat duet Broery Marantika dengan Dewi Yul, irama dan Vokal suaranya Paling klop dan merdu. Kota Pariaman kedepan diharapkan Maju jika Tokoh rantau yang dipilih punya jaringan Luas baik Politik maupun dalam dunia Usaha." Ujar Tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya ini meskipun sudah saya bujuk.

" Sedangkan untuk Tokoh ranah musti Bersih, Pamong dan tidak Punya cacat sosial, masalah elektabilitas juga musti diperhitungkan sebab Medan Politik Pariaman ngeri-ngeri sedap." kekehnya.

" Sedangkan untuk Partai Pendukung saya melihat relatif, PKS dan Golkar patut diwaspadai karena punya pengkaderan yang Solid. Partai lain juga tak bisa dianggap enteng jika mereka mengusung Tokoh yang Populer." tukuknya lagi.

Ketika saya tanya pendapatnya tentang Partai Non Parlemen, beliau menjawab enteng," No Coment, nanti ada yang tersinggung." tutupnya singkat.

catatan Oyong Liza Piliang