20 August 2017

Pariaman Expo 2017: Rp 3 M Pindah ke Kantong UMKM dan Pedagang
Salah satu momen di Pariaman Expo 2017. Foto: Junaidi
Gandoriah -- Gelaran Pariaman Expo dan Pameran Pembangunan 2017 resmi ditutup setelah diselenggarakan genap satu pekan, Sabtu (19/8/2017) di pentas utama Pantai Gandoriah. Sekdako Pariaman Indra Sakti, menutup acara tersebut tepat pukul 15.30 WIB.

Indra Sakti mengatakan, Pariaman Expo 2017 mampu meningkatkan kunjungan wisata ke Pantai Gandoriah. Pameran juga ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi--dalam sepekan Rp3 miliar-- masuk ke kantong pedagang kecil dan UMKM. Jumlah itu diambil dari data pencatatan transaksi
Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman terkomputasi tiap hari. Jumlah tersebut tidak termasuk transaksi keseluruhan di Pantai Gandoriah di mana lokasi Pariaman Expo digelar.
 
Pariaman Expo terdahulu selalu dihelat di Terminal Jati Pariaman. Dibandingkan di Pantai Gandoriah yang dikunjungi lebih dari 30 ribu orang, berkali-kali lipat, Pariaman Expo di Terminal Jati bukan tandingan lagi dari segi kunjungan.

Indra Sakti yang hingga kini masih 'berstatus' wartawan dan pemegang kartu UKW dari Dewan Pers itu mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan ke Pariaman tidak terlepas dari seriusnya pemko menggarap sektor tersebut.

Pulau Angsoduo yang sudah menasional di tambah kian populernya Gandoriah, sejumlah tempat lain telah dikonjuringkan pula roh-roh wisata bertemakan 'regionspot' atau keunikan lokasinya. Seperti Pantai Cermin dengan pohon cemara dan taman-taman, Pantai Kata dengan pesona sunset plus taman buayan di bawah rindangnya cemara, Pantai Pasir Pauh dengan bentangan telaganya dan pusat penangkaran penyu di Desa Ampalu plus telaga Manggung dengan panorama Bakau.

"Wisatawan makin nyaman di Pariaman. Kita tidak berpuas hati dan terus berbenah, kita tidak jumawa dan terus berkreasi agar Pariaman melampaui daerah lain di bidang wisata bahari," harap pria karib disapa Insak tersebut.

Pariaman Expo 2017 juga memacak energi kebahagian bagi penerima reward setelah bersaing dalam pelbagai lomba. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit dengan lugas mengatakan di penutupan acara, para dewan juri telah menuntaskan tugasnya dalam lomba stand-up comedi, tari tradisional dan jurnalis award 2017.

Pemenang lomba satu persatu naik ke pentas, menerima penghargaan disertai uang tunai. Bahagia tidak mereka terlihat dari pancaran wajahnya tercampur haru.

Pariaman Expo 2017 juga menyisakan cerita. Selama acara itu dihelat, panitia telah menghadirkan penceramah penyejuk jiwa Ustad Subkhi al Bughury yang ceramahnya didengar oleh ribuan pasang telinga.

Dalam pentas hiburan, pengunjung telah dihibur oleh artis kiprah ibukota bernama Tari KDI. Tembang-tembang yang ia bawakan, telah menghibur ribuan wisatawan yang datang ke tempat itu silih berganti.

Syahdan, Pariaman Expo 2017, di tengah kagungan HUT RI ke-72 dan sakralnya HUT Kota Pariaman ke-15, sukses dihelat panitia. Kekurangan kekurangan dari pihak panitia yang bersifat minor masih layak diteloransi. (OLP)
Tajuk: Pawai Alegoris Dinginkan Suhu Politik Pariaman
Tiga figur sentral politik Pariaman dalam satu kabin mobil atap terbuka. Foto: Phaik
Pemko Pariaman disertai berbagai instansi gelar Pawai Alegoris dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72, Jumat lalu (18/8/2017), dengan mengitari Kota Pariaman. Rombongan pawai beriring kendaraan hias, marching band, asyik dan unik itu, disaksikan ribuan pasang mata yang memadati sepanjang jalan utama di Pariaman.

Peserta mulai dari anak TK hingga SMA/sederajat hingga personil TNI/Polri dan sejumlah badan usaha milik daerah/negara, berusaha memberikan penampilan terbaiknya di puncak peringatan kemerdekaan NKRI itu.

Iring-iringan peserta pawai dilepas oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman di halaman Balaikota. Ia didampingi oleh Wakil Walikota Genius Umar dan Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin di cuaca yang begitu cerahnya. Unsur Forkopimda juga terlihat di barisan depan: Dandim 0308/Pariaman Letkol Arh Hermawansyah, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo, Kepala Kemenag Pariaman M Nur dan Sekda Kota Pariaman Indra Sakti.

Walikota Pariaman Mukhlis terlihat antusias melepas rombongan pawai. Ia mengatakan, banyaknya peserta dalam acara akbar tahunan serentak di seluruh Indonesia itu, menandakan tingginya rasa kebangsaan oleh anak negeri Pariaman.

Pawai 18 Agustus di Pariaman, terlihat keragaman suku bangsa dari kostum yang dikenakan para peserta. Menurut Mukhlis hal itu pertanda baik bagi kesatuan bangsa dalam keragaman agama, bahasa, adat dan warna kulit dalam bingkai NKRI.

Pawai kemerdekaan juga memperlihatkan keakraban tiga motor pembangunan Pariaman di atas mobil atap terbuka. Ia juga tiga figur sentral ranah politik di Pariaman. Mukhlis Rahman, Genius Umar dan Mardison Mahyuddin terlihat cerah melambaikan tangannya pada masyarakat di sepanjang jalan arakan pawai. Isu positif mendinginkan di tengah melepuhnya suhu Pilkada Pariaman 2018.

Pawai Alegoris, sejumlah akses ke jalan utama menuju Pantai Gandoriah macet total hingga tuntasnya semua iring-iringan pawai dari balaikota. Aparat berkepentingan terlihat sibuk mengatur lalu-lintas di tengah riuhnya bunyi sirine dan sorak gembira peserta dan warga.

Pawai yang menyisakan pekerjaan berat bagi pasukan kuning keesokan harinya itu, dinilai merupakan salah satu pawai terbesar yang pernah diselenggarakan di Kota Pariaman. Tak sampai 1x24 jam, sepanjang jalan dilalui penuh sampah, kembali kemas oleh pasukan kuning yang tak pernah hendak dipuji itu. (OLP)
14 Wartawan Raih Pariaman Jurnalis Award 2017

Gandoriah -- Pemko Pariaman bersama Bank Nagari serahkan hadiah kepada 14 wartawan pemenang lomba Jurnalis Award Kota Pariaman tahun 2017 di Panggung Utama Pantai Gondariah, Sabtu (19/8) siang. 

Hasil perlombaan yang mengangkat tema "mewujudkan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata dan ekonomo kreatif berbasis lingkungan dan budaya" itu, diumumkan setelah melalui proses penjuarian oleh berapa wartawan senior Provinsi Sumatera Barat: Wiztian Yoetri, Yusrizal KW dan Indra Sakti. 

Perlombaan tahun ini diambil beberapa kategori, yaitu kategori wartawan cetak, wartawan elektronik, wartawan online dan kategori media yang mempublish berita tentang Kota Pariaman terbanyak, terviral dan paling berpengaruh di mata publik.

Pada kategori media cetak, tulisan membahas Potensi Wisata Baru Kota Pariaman, berjudul "Apalagi Setelah Pulau Angso Duo: Mencermati Pembangunan Pariwisata di Kota Pariaman" oleh Zikriniati, wartawati Harian Padang Ekspres ditetapkan sebagai juara pertama oleh tim juri.

Sedangkan juara dua diraih wartawan Harian Koran Padang, Muslim al Rasyid dengan tulisan berjudul, "Mewujudkan Kota Pariaman Sebagai Daerah Tujuan Wisata dan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan dan Budaya: Sektor Pariwisata Digarap Serius, Perekonomian Masyarakat Meningat Pesat".

Juara ketiga kategori media cetak diraih wartawan Harian Singgalang, Tomi Syamsuar dengan tulisan berjudul "Komunitas TDC dan Wisata Edukasi Konservasi".

Untuk kategori media televisi, video berdurasi sedang mengangkat kisah perkembangan Kota Pariaman dari "Kota Bandar Niaga ke Pariwisata" oleh wartawan INews TV, berhasil menjadi pertama.

Sedangkan juara dua dan juara ketiga diraih oleh wartawan Padang TV Rudi Yudistira dengan judul "Pesona Pulau Angso Duo" dan Abdul Syahril dari TVRI Sumbar dengan judul "Kunjungan Objek Wisata Meningkat".

Kategori media online/siber/daring, tulisan berjudul "Pariwisata Kota Pariaman Menatap Masa Depan" yang ditulis wartawan Kabarekspres.com Yurisman Malalak menempati juara pertama.

Juara kedua diraih oleh tulisan berjudul "Melestariskan Pesona Pariwisata Pariaman" oleh wartawan Pariamantoday.com Nanda Eko Putra Halim. Juara ketiga diraih oleh wartawan Minangkabaunews.com Warman, dengan judul tulisan "Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Sebagai Dampak dari Pembangunan Pariwisata di Kota Pariaman".  

Sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Di tahun 2017, Dinas Kominfo Kota Pariaman juga menambah kategori khusus untuk media mitra Pemko Pariaman yang paling banyak memuat berita tentang program dan kegiatan Pemko Pariaman.

Lima media penerima penghargaan Diskominfo bekerjasama dengan Bank Nagari Pariaman tersebut: Harian Posmetro Padang diterima Efanurza, Harian Haluan oleh Trinasldi, Pariamantoday.com diterima Oyong Liza Piliang, Sitinjaunews.com oleh Armaidi Tanjung dan Antarasumbar.com oleh Muhammad Zulfikar Harahap.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasika (Diskominfo) Kota Pariaman, Yalviendri mengatakan, perlombaan jurnalis award merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh pihaknya.

Selain untuk mempekuat silaturahmi antara Pemko Pariaman dengan wartawan/media mitra di Kota Pariaman, perlombaan tersebut juga sekaligus menjadi masukan/kritik/saran kepada Pemko Pariaman dalam menjalankan program pemerintahan, khususnya pegembangan pariwisata ke depan.

“Dari tulisan yang diperlombakan, kami terima banyak masukan. Ada banyak input yang pada dasarnya akan kita jadikan pertimbangan dalam penyusunan program ke depan, khususnya di bidang pariwisata,” ujarnya.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan panitia, kata dia, Jurnalis Award tahun 2017 sangat minim partisipasi awak media. Hal itu dibuktikan dari 45 media dan wartawan yang memiliki kemitraan dengan Pemko Pariaman, tidak lebih dari 40 persen saja yang berpartisipasi pada lomba tersebut.

“Mungkin minimnya partipasi karena perlombaan kita laksanakan pada rentang Juli--karena banyaknya agenda liputan pada bulan puasa--mungkin ini yang menyebabkan beberapa awak media belum berpartisipasi,” ulasnya.

Ia berharap pada perlombaan tahun depan dengan berbagai evaluasi, partisipasi dalam lomba akan meningat. "Harapannya ya semua wartawan yang ada di Pariaman ikut serta,” pungkasnya. (Nanda)

18 August 2017

Jadi Kampung Makanan Ringan, Jalan Sempit di Kampung Perak Akan Diperlebar

Pariaman -- Pemko Pariaman rencanakan pelebaran jalan di kawasan Kampung Makanan Ringan di Keluahan Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. Pelebaran jalan tersebut merupakan dukungan Pemko Pariaman memudahkan akses jalan di kawasan sentral makanan ringan yang menjadi oleh-oleh khas Kota Pariaman itu.

Saat ini, jalan kawasan yang mencapai panjang 300 meter itu memiliki lebar 4 meter. Kondisi jalan yang sempit di kawasan tersebut, hanya bisa dilalui oleh dua kendaraan minibus dan akan tersendat jika ada kendaraan mobil parkir dibadan jalan.

“Dengan akses jalan yang luas dan lalulintasnya yang lancar, secara tidak langsung akan membuat pengunjung nyaman berbelanja oleh-oleh khas Pariaman,” ujar Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, usai meresmikan gapura Kampung Makanan Ringan di Kelurahan Kampung Perak, Jumat (18/8) pagi.

Rencana pelebaran akses jalan di kawasan sentra makanan ringan kata dia juga merupakan bentuk komitmen Pemko Pariaman mengembangkan UMKM yang ada --menupang perkembangan wisata di Pariaman.

“Wisata harus didukung dengan oleh-oleh, tentunya berkembangnya kawasan ini (kampung makanan ringan), akan membuat wisatawan betah datang ke Kota Pariaman,” sebutnya.

Kata Mukhlis, saat ini di kampung makanan ringan Kota Pariaman, terdapat 25 UMKM yang telah memiliki izin PIRT dan telah disertifikasi halal dengan jumlah tenaga kerja lebih kurang 150 orang dengan produksi mencapai 100 kg/hari dan Rp1.5 miliar.

Dikatakannya, perkembangan UMKM di kawasan kampung makanan ringan tersebut, juga mendapat dukungan dari dukungan CSR PT Semen Padang dalam melakukan pembinaan terhadap UMKM di Kota Pariaman.

“Melalui program CSRnya dengan membangun gapura kampung makanan ringan, pembinaan langsung IKM dengan tenaga ahli berkompeten dan bantuan pinjaman lunak kepada 54 IKM dari PT Semen Padang sebesar Rp 525 juta," ungkap dia.

Ia juga mengapresiasi kerja keras dan komunikasi yang dibangun Kadis Perindag Koperasi dan UMKM Kota Pariaman yang menggaet program CSR PT Semen Padang untuk dikucurkan kepada UMKM.

“SOPD yang lain harus mencontoh, kita bisa kerjasama dengan pihak lain untuk memajukan masyarakat, bukan hanya mengandalkan ABPD,” pujinya.

Sementara itu, Kepala Departemen KUS PT Semen Padang Iskandar Lubis, mengatakan, PT Semen Padang memiliki pandangan bahwa pengembangan usaha tidak hanya berorientasi pada "provite oriented", namun juga memperhatikan aspek pemberdayaan ekonomi masyarakatnya, melalui CSR perusahaan semen tertua di Asia Tengara itu, mempertegas komitmen PT Semen Padang mengembangkan ekonomi masyarakat nagari.

Ia menilai, pemusatan UMKM dengan produk sejenis dalam satu kawasan seperti di kampung makanan ringan Kampung Perak, sangat memudahkan melakukan pembinaan dan pemberian dukungan modal lainnya.

“Ibaratnya satu cluster ya, kita jadi mudah mengawasinya karena letaknya dalam satu kawasan dan juga satu jenis, jadi enak pembinaannya nanti,” ujarnya.

Ia juga berharap Pemko Pariaman melalui dinas terkait dapat terus memfasilitas PT Semen Padang melalukan kemitraan dengan pelaku UMKM di Kota Pariaman. Keterbatasan sumber daya manusia yang membidangi CSR yang hanya 10 orang dengan mitra binaan berjumlah 1800 mitra binaan, akan sangat membutuhkan dukungan dari pemko setempat.

“Kita harap dukungan fasilitasi dari Pemko Pariaman, karena memang tidak hanya saat ini saja pembinaan dan kemitraan ini kita lakukan. Bahkan bagi pelaku UMKM di sini dapat berpeluang mendapatkan pinjaman lunak dari PT Semen Padang dengn bunga 3 persen. Maka dari itu, kerjasamanya sangat kita harapkan,” pungkasnya. (Nanda)
Kampung Perak, Kampung Makanan Ringan Pariaman

Pariaman -- Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindag Kop UMKM)Kota Pariaman, meriahkan peringatan Hari Koperasi tahun 2017 dengan jalan santai di Pantai Gondariah, Jumat (18/8). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian rangkaian peringatan HUT RI ke-72 tahun 2017 di Kota Pariaman.

Kepala Dinas Perindag Kop UMKM Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit, mengatakan, kegiatan jalan santai dilaksanakan dalam peringatan hari koperasi tahun 2017 dan akan dilaksanakan setiap tahunnya. Selain jalan santai, juga dilaksanakan peresmian Kampung Makanan Ringan di Kelurahan Kampung Perak, Kota Pariaman.

Menurutnya, perkembangan koperasi di Kota Pariaman menunjukan peningkatan. Tidak hanya dari sisi jumlah, namun juga kualitas koperasi itu sendiri.

“Bukan hanya sisi jumlahnya saja, juga kualitas koperasi,” ujarnya.

Ketua Dekopinda Kota Pariaman Romi Rusli, mengatakan, di tahun 2017, koperasi di Kota Pariaman yang dominan bergerak di bidang usaha UMKM kerajinan dan kuliner khas Pariaman, mendapatkan bantuan berupa etalase, bantuan modal yang bersumber dari CSR PT Semen Padang dan Dinas Perindag UMKM Kota Pariaman.

“Dukungan dari pihak pemko dan BUMN untuk koperasi sangat baik. Tidak hanya berbentuk fisik, tapi juga pembinaan secara berkelanjutan,” kata dia.

Ia juga mengingkatkan agar masyarakat tidak asal mendirikan koperasi. Belakangan di daerah lain, banyak dijumpai praktik pendirian koperasi yang dilatari untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah ataupun BUMN, namun pada operasionalnya sarat dengan permasalahan.

“Pendirian dan operasional koperasi juga mengandung peluang terjadinya korupsi. Di daerah lain ada terjadi praktik untuk mendapatkan bantuan, didirikanlah koperasi, tapi kegiatannya tidak jelas,” sebutnya.

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, berkomitmen akan terus mengembangkan koperasi menjadi kekuatan ekonomi di Kota Pariaman. Menurutnya, koperasi yang didasari oleh azas kekeluargaan dan gotong rotong terbukti memiliki pondasi yang kuat saat terjadinya krisis ekonomi.

Selain Walikota Pariaman, dalam kegiatan itu juga dihadiri Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Kepala Departemen KUS PT Semen Padang Iskandar Lubis, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Kasdim 0308/Pariaman Mayor Inf Marjoni M, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, Sekdako Pariaman Indra Sakti, Ketua Dekranasda Kota Pariaman Reni Mukhlis dan SOPD se Kota Pariaman. (Nanda)

17 August 2017

Peringatan HUT RI di Pariaman Tampilkan Tari dan Drama Kolosal
Salah satu adegan dalam drama kolosal peringatan HUT RI ke-72 di Balaikota Pariaman. Foto: Junaidi
Pariaman -- Penampilan tarian kolosal 1.000 orang pelajar SD dan SMP se-Kota Pariaman meriahkan peringatan detik-detik Proklamasi HUI RI ke-72 tahun 2017 di Balaikota Pariaman, Kamis (17/8) pagi. Tak pelak, apiknya penampilan pelajar tersebut, berhasil memukau ribuan pasang mata peserta upacara.

Tarian kolosal yang melibatkan ribuan pelajar merupakan pertama kalinya digelar dalam peringatan detik-detik HUT RI di Kota Pariaman. Tarian itu membuat peringatan proklamasi menjadi berbeda dengan peringatan di tahun sebelumnya.

Pelajar SD dan SMP yang menggunakan seragam sekolah tampak melenggak lengggok sembari mengibarkan bendera merah putih mini yang ada di kedua tangannya.

Selain tarian kolosal, peringatan detik-detik proklamasi juga diikuti oleh gabungan personil TNI, Polri dan pelajar tingkat SMA di Kota Pariaman dengan menampilkan drama kolosal yang menceritakan kisah perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan.

Bermodalkan sebilah bambu runcing, para pahlawan Indonesia berhasil mengusir penjajah yang memiliki persenjataan modern lengkap. Apiknya akting pemain drama, seolah menghidupkan suasana haru dalam perjuangan merebut kemerdekaan yang terjadi rentang tahun 1945 silam itu.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, mengatakan, peringatan detik-detik proklamasi tahun 2017 dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Penampilan drama dan tarian kolosal yang merupakan pertama kalinya digelar, diharapkan mampu menghadirkan kenangan kisah singkat perjuangan merebut kemerdekaan di Indonesia.

“Ini baru pertama kali kita gelar dengan maksud memberikan bayangan beratnya perjuangan pahlawan kala itu dan mempertegas semangat kita mengisi kemerdekaan,” ujar Mukhlis.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk mencontoh semangat juang yang diperlihatkan pejuang kemerdekaan Indonesia. Pengorbanan yang telah diberikan tanpa mengharapkan imbalan apapun, mesti diterapkan saat ini untuk kemajuan bangsa. (Nanda)
Momen HUT RI, 176 Napi Lapas Pariaman Terima Remisi 5 Langsung Bebas
Foto: istimewa
Pariaman -- 5 orang narapidana (warga binaan) lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Pariaman menghirup udara bebas setelah mendapatkan remisi umum di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun 2017. 5 orang napi tersebut, dapat langsung keluar dari lapas setelah menandatangani berkas dan kelengkapan administrasi.

“5 orang penerima remisi umum tahun 2017 warga binaan bebas sesuai dengan keputusan Kemenkum HAM RI,” ujar Kapalas IIB Pariaman Pudjiono Gunawan, usai gelaran upacara penyerahan remisi di Lapas Klas IIB Pariaman, Kamis (17/8).

Dijelaskannya, di tahun 2017 terdapat 176 orang warga binaan lapas IIB Pariaman yang mendapatkan remisi umum dengan rincian, 171 mendapatkan remisi kelas I dan 5 orang bebas. Jumlah tersebut berkurang dari usulan pihak lapas kepada Dirjen Permasyarakatan Kemenkum HAM RI.

Ia merinci, dari 176 warga binaan, 51 orang mendapatkan remisi 1 bulan, 38 orang mendapatkan remisi 2 bulan, 36 orang warga binaan mendapatkan remisi 23 bulan, 23 orang warga binaan mendapatkan remisi 4 bulan, 22 orang mendapatkan remisi 5 bulan dan 6 orang mendapatkan remisi 6 bulan.

“Remisi yang diterima warga binaan beragam, tergantung lama masa tahanan, kasusnya juga,” ujarnya.

Ia menegaskan dalam remisi HUT RI ke -2 ini, tidak ada narapidana dengan kasus kejahatan luar biasa seperti kasus penyalahgunaan narkoba, kasus korupsi dan kasus yang berkaitan dengan perlindungan anak.

Saat ini, kata Pudjiono, warga binaan Lapas IIB Pariaman didominasi oleh napi tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba, disusul dengan kasus perlindungan anak, pencurian, perjudian dan perampokan.

“Itu lima besar tindak pidana yang dominan dilakukan napi di sini, 223 orang terkait penyalahgunaan narkoba, 90 orang terkait kasus perlindungan anak, 37 orang kasus pencurian, 22 orang kasus perjudian dan 18 orang kasus perampokan,” sebutnya.

Sementara itu, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, saat meninjau ke lapas mengatakan, kunjungannya ke Lapas IIB Pariaman merupakan amanat dari Menkum HAM RI setiap peringatan HUT RI, pemerintahan menyerahkan remisi umum untuk napi yang memenuhi persyaratan mendapatkan remisi.

Ia berharap beberapa orang warga binaan lapas IIB Pariaman yang bebas usai mendapatkan remisi dapat kembali berbaur dengan masyarakat dan tidak melakukan perbuatan tindak pidananya lagi. (Nanda)

15 August 2017

Paskibra Kota Pariaman Dikukuhkan, Ini Pesan Mukhlis Kepadanya

Pariaman -- Sebanyak 36 orang pasukan pengibar bendedara -Paskibra- Kota Pariaman dikukuhkan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Selasa (15/8/2017) siang di Balaikota Pariaman.

Paskibra Kota Pariaman 2017 merupakan siswa terbaik, terdiri dari 20 orang siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan yang telah melewati rangkaian seleksi dan latihan ketat hingga dipercaya sebagai pasukan pengibar dan penurunan bendera pada upacara HUT Republik Indonesia ke-72 di Balaikota Pariaman, Kamis (17/8) mendatang.

Walikota Mukhlis Rahman mengapresiasi kerja keras dari seluruh pihak yang telah mempersiapkan pembentukan Paskibra Kota Pariaman tahun 2017. Menurutnya, rangkaian seleksi dan latihan yang panjang tidak akan berjalan, jika tidak didukung oleh semua pihak.

“Saya apresiasi seluruh pihak yang tergabung dalam panitia, pelatih dan paskibra, hingga terbentuknya paskibra tahun 2017 ini,” ujarnya.

Menurutnya, paskibra bukan hanya sekadar menunaikan tugas mengibarkan dan menurunkan bendara merah putih saja. Namun paskibra sikap disipilin, cermat, kompok dan patuh terhadap instruksi harus melekat pada jiwa paskibra yang telah dikukuhkan.

“Kita (paskibra) harus harus menerapkan nilai-nilai yang didapat pada saat latihan, bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga menjadi duta dan teladan bagi siswa lainnya,” ulasnya.

Ia mengungkapkan, tidak mudah terpilih terpilih menjadi seorang paskibra. Selain memiliki postur tubuh yang memenuhi syarat, namun faktor lainnya, sehingga menjadi pasukan pengibar bendera menjadi impian banyak generasi muda.

“Terpilih sebagai paskibra adalah prestasi yang luar biasa. Mampu menyisihkan kompetitor lain pada saat seleksi, itu sudah kebanggaan yang luar biasa. Apalagi mengibarkan bendera pada hari yang bersejarah dan disaksikan banyak pasang mata,” ungkapnya.

Sebagai persiapan kelancaran tugas pengibaran bendera, ia meminta agar Pasukan Paskibra Kota Pariaman 2017 menjaga kesehatan melalui mengatur pola makan dan istirahat.

“Harus dipersiapkan, jangan sampai nanti waktu upacara ada yang sakit atau kurang sehat. Pasukan paskibra harus tetap menjaga kesehatannya,” pesannya. (Nanda)

14 August 2017

Sajikan Data Publik, BPS Pariaman Gelar FGD dengan Kominfo

Pariaman -- Dalam rangka memenuhi data yang beragam, baik data statistik dasar, statistik sektoral, dan statistik khusus --sesuai amanat Undang-Undang No. 16 Tahun 1997 Tentang Statistik-- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman bersama Pemko Pariaman lakukan Focus Group Discussion (FGD). FGD dibuka oleh Sekdako Pariaman Indra Sakti, di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Senin (14/8/2017) pagi.

Diskusi Kelompok terarah ini dihadiri oleh Kepala BPS Kota Pariaman Muhammad Hudayah, Kabag Ren Polres Pariaman Kompol Syahril, Pimpinan BUMD yang ada di Kota Pariaman, Kepala OPD dan camat se-Kota Pariaman.

Pemko Pariaman, kata Indra Sakti, memberi apresiasi inisiatif BPS Kota Pariaman atas pelaksanaan FGD. Ia mengatakan kegiatan itu dapat menumbuhkan sinergitas antara BPS dengan dinas/intansi lain dalam menyediakan data, khususnya data sektoral yang bersumber dari laporan atau catatan produk administrasi.

Dengan terbentuknya FGD, pihaknya berharap bisa terjadi koordinasi dan komunikasi antar sektor dalam penyediaan dan pemanfaatan data demi penyelenggaraan statistik di tahun 2017.

"Dan mempublikasikannya melalui dinas terkait yakni Dinas Kominfo,” ujar Indra Sakti.

Kepala BPS Kota Pariaman Muhammad Hudayah, menjelaskan tujuan FGD adalah untuk memudahkan akses data yang disajikan dalam satu wadah yang valid berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik.

Secara umum, ujar dia, data statistik dibagi menjadi tiga yaitu statistik dasar, sektoral, dan khusus. Statistik dasar adalah data yang sifatnya lintas sektor, biasanya cakupannya nasional. Data itu dihasilkan melalui sensus atau survei yang besar, seperti PDRB, inflasi, pengangguran, kemiskinan dan IPM.

“Untuk itu diperlukan sinkronisasi data yang akurat dan konsisten yang sesuai standardisasi. Hal ini dalam upaya pelayanan publik Kota Pariaman dalam angka meliputi aspek geografi iklim, pemerintahah, kependudukan, sosial, pertanian, dan industri,” sambung Hudayah.

Menurut hasil data strategis statistik Indeks Pembangunan Manuasia (IPM) Sumbar, Kota Pariaman menduduki peringkat ke-6 untuk di tahun 2016 lalu. Diskusi secara langsung dimoderatori oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman Yalviendri.

Yalviendri menuturkan publikasi Statistik Daerah Kota Pariaman merupakan publikasi  yang disusun dan diterbitkan oleh BPS Kota Pariaman yang berisikan berbagai data dan informasi terpilih seputar Kota Pariaman. Data dilengkapi dengan analisis sederhana sehingga dapat membantu para pengguna data dan pemangku kepentingan dalam mencermati perkembangan pembangunan di kota Pariaman. (Phaik)
RSPA Delima Gelar Satu Hari Bersama Anak di Pantai Gandoriah

Pariaman -- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman resmikan one day for children atau satu hari bersama anak yang digelar oleh Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Delima, di Pantai Gandoriah, Senin (14/8/2017).

Melalui one day for children, kata Mukhlis, tidak ada anak yang berbeda. Semua anak adalah sama, baik yang mengalami kekerasan, kurang beruntung ataupun yang hidup normal.

"Anak-anak Pariaman mempunyai hak yang sama, mulai dari yang tinggal di panti asuhan, di RPSA maupun yang tinggal bersama keluarganya," ungkap Mukhlis.

Ia mengapresiasi keberadaan RSPA Delima yang merupakan satu-satunya organisasi swadaya masyarakat di Pariaman yang khusus menampung anak dari tindakan kekerasan yang mereka alami.

Tidak hanya anak-anak kota Pariaman dan kabupaten Padangpariaman, tapi juga anak dari daerah lain di provinsi Sumbar.

"Mari kita kerja nyata untuk mengingatkan kembali dan menggugah kepedulian serta kesadaran tentang pentingnya pemenuhan dan perlindungan akan hak-hak anak," tuturnya.

Kepala Bidang Revitalisasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Suyanto, mengatakan bahwa RPSA Delima adalah satu-satunya RPSA yang ada di Sumatera Barat.

"Di bawah naungan Fatmiyeti Kahar atau kami biasa memanggil Teta Sabar. Nama Teta sudah tidak asing lagi karena sejak tahun 2006 telah aktif mengurusi masalah yang menimpa anak," ucapnya.

Dengan diadakannya kegiatan itu, kata dia, diharapkan menjadi starting point bagi Kota Pariaman khususnya, dan Sumatera Barat umumnya, untuk dapat memenuhi dan memberikan kasih sayang kepada anak --sebagai generasi penerus.

Teta Sabar selaku pimpinan RSPA Delima mengatakan, acara itu diikuti 250 anak yang tinggal di RPSA, Panti Asuhan dari kota Pariaman dan kabupaten Padangpariaman.

One Day For Children tahun 2017 itu, kata dia, adalah kali pertama dilakukan. Acara diisi dengan permainan gandang tasa, solo song, tari kreasi dan tari anti narkoba. (Tim)

13 August 2017

Pariaman Expo 2017 di Gandoriah Resmi Dibuka
Stand Polres Pariaman di Pariaman Expo 2017
Gondariah -- Pariaman Expo dan Pameran Pembangunan Kota Pariaman tahun 2017 resmi dibuka Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Minggu (13/8/2017),di Pantai Gandoriah, diawali dengan tausiah doa bersama ustad kondang Subkhi al Bughuri. Pariaman Expo berlangsung hingga Sabtu 19 Agustus mendatang dengan menampilkan berbagai hiburan kesenian dan musik.

Siriah carano tanda sibukanya Pariaman Expo 2017


Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit, menuturkan Pariaman Expo tahun 2017 diikuti oleh 39 stan peserta yang berasal dari BUMN, SOPD Kota Pariaman, perusahaan perbankan, perusahaan automotif dan UMKM lokal Kota Pariaman. Selain lokal, kegiatan tahun ini juga diikuti oleh UMKM yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat.


Walikota Mukhlis saat live di RRI Pariaman


“Alhamdulillah tahun ini banyak peserta yang berpartisipasi, tidak hanya dari pelaku UMKM lokal kota Pariaman saja, namun juga ada peserta yang datang dari daerah lain di Sumatera Utara,” ujar dia.

Menurut Gusniyetti, keikutsertaan UMKM dari luar Sumatera Barat dapat memperlus jaringan dan membangun kerjasama antar UMKM dalam memasarkan produknya dan studi komparatif antara sesama UMKM.

“Dengan ikutnya UMKM dari luar yang kadang berbeda produksinya, tentu kita harapkan menambah jaringan pemasaran produk dan juga bisa menjadi studi komperatif antara pelaku UMKM,” ulasnya.

Ia berharap selain memacu perkembangan UMKM lokal di kota Pariaman, Pariaman Expo yang dilaksanakan dikawasan Pantai Gondariah, juga mampu mengundang wisatawan untuk datang ke kota Pariaman.

“Tentu, kita harapkan juga memang ada peningkatan kunjungan wisatawan ke kota Pariaman. Itu salah satu ekses lain yang ingin kita harapkan dengan terselenggaranya acara ini,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, mengatakan, rangkaian kegiatan Pariaman Expo dan Pameran Pembangunan tahun 2017 merupakan salah satu kegiatan menyambut hari ulang tahun Republik Indonesia ke-72.

Tidak hanya sebatas pameran UMKM saja, kegiatan ini juga untuk menampilkan keberhasilan pembangunan yang telah dicapai oleh Pemko Pariaman selam 4 tahun belakangan.

“Kita juga tampilkan pameran pembangunan, ada dipajang capaian-capain keberhasilan pembangunan kota Pariaman 4 tahun terakhir yang dilengkapi dengan data-data statistik. Pameran pembangunan bisa membuat masyarakat tahu perubahan yang telah dilakukan selama ini,” ujarnya.

Dikatakan Mukhlis, berkembangnya sektor pariwisata di kota Pariaman seharusnya menjadi faktor strategis bagi berkembangnya ekonomi kreatif berbasis modal kreatif. Namun hal tersebut belum mampu dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di Kota Pariaman sebagai sebuah peluang emas meraup keuntungan ekonomi.

“Dengan berkembangnya pariwisata, peluang ekonomi sangat terbuka bagi pelaku usaha ekonomi kreatif. Banyak hal yang bisa diambil dari peluang peningkatan pariwisata, bisa bidang kulinernya, jasa wisata, kerajinan, dan masih banyak sebetulnya bisa dimanfaatkan,” bebernya.

Ia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan itu, pelaku UMKM di kota Pariaman dapat memanfaatkan peluang ekonomi di tengah menggeliatnya pariwisata Pariaman.

“Kita sudah ramaikan kota Pariaman dengan menunjang pembangunan di bidang pariwisata, kita siapkan infrastrukturnya. Nah sekarang sudah ramai, kini tinggal bagaimana pelaku ekonomi dan UMKM kita, memanfaatkan ini,” pungkasnya.

Senada dengan Mukhlis, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin optimis UMKM di kota Pariaman akan berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu.

Dukungan penuh dari Pemko Pariaman yang diwujudkan dalam bentuk pembinaan dan iven promosi serta dukungan anggaran oleh DPRD Kota Pariaman, menurut Mardison, peningkatan UMKM di kota Pariaman dapat diwujudkan.

“Kita dukung penuh upaya pemerintah untuk pemberdayaan UMKM melalui dukungan anggaran untuk segala kegiatan peningkatakan UMKM Kota Pariaman,” ujarnya. (adv)
DPRD Sahkan KUA-PPAS 2018 Pariaman

Mangguang -- Setelah melalui beberapa tahapan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku, DPRD Kota Pariaman akhirnya mensahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun anggaran 2018, Jum’at kemarin (11/8/2017) dalam rapat paripurna di ruangan rapat utama Gedung DPRD.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Mardison Mahyuddin didampingi Wakil Ketua Syafinal Akbar --dihadiri oleh segenap anggota dewan-- dari pihak Pemerintah Daerah dihadiri langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dan Wakil Walikota Genius Umar.

Persetujuan dan pengesahan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2018 tersebut, ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara pemerintah daerah yang ditandatangani oleh Mukhlis Rahman dengan kedua pimpinan DPRD Kota Pariaman.

Pengesahahan dilakukan setelah mendengarkan masukan dan saran melalui masing-masing pendapat akhir fraksi. Lima fraksi yang ada, semuanya menyetujui rancangan KUA-PPAS APBD 2018 tersebut sebagai keputusan dewan.

Ketua DPRD Mardison Mahyuddin menyatakan, KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2018 itu sudah dibahas dalam berbagai rapat dewan. Baik di tingkat Komisi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja komisi, maupun di tingkat Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah secara rinci.

“Lima fraksi yang ada, seluruhnya menyetujui rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2018 melalui pendapat akhir masing-masing fraksi. Dokumen ini menjadi acuan bagi pemerintahan daerah dalam menyusun APBD tahun anggaran 2018,” kata Mardison.

Lebih lanjut Mardison mengatakan bahwa diharapkan pemerintah daerah melalui masing-masing OPD bisa mempedomani dokumen tersebut dengan baik dalam melahirkan program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Pariaman.

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada dewan yang sudah membahas dan menyetujui rancangan KUA-PPAS tersebut. Menurutnya, kebersamaan itu tentunya sangat bermanfaat bagi pembangunan Kota Pariaman yang lebih baik ke depannya.

“Saya optimis apa yang dituangkan dalam dokumen KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2018 ini, telah sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat, sehingga antara eksekutif dan legislatif telah ada kesamaan pandangan dalam penyusunannya,” ujar Mukhlis.

Dengan telah disetujuinya rancangan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2018, maka tahapan penting siklus dalam pengelolaan keuangan daerah telah dapat dilakukan dengan baik dan lancar.

"Diharapkan masing-masing OPD untuk dapat memperhatikan dengan seksama dan mengimplimentasikan kesepakatan antara dewan dengan pemerintah daerah tersebut dalam rencana kerja anggaran (RKA) masing-masing," tandasnya. (Doni)

11 August 2017

Pramuka Kota Pariaman Akan Berkemah 8 Hari di Cibubur

Pariaman -- Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) 16 Pramuka Kota Pariaman Genius Umar, lepas kontingen Raimuna Nasional ke-11 asal kota Pariaman di halaman Balaikota Pariaman, Jumat (11/8/2017).

24 orang pramuka terpilih kontingen Pariaman itu akan bergabung dengan 15.000 pramuka se-Indonesia selama 8 hari, dari tanggal 14 hingga 21 Agustus 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Wakil Walikota Pariaman itu berharap kepada para kontingen agar mampu menjadi duta pramuka sekaligus menjaga nama baik Pariaman.

"Kami berharap agar adik-adik yang menjadi duta pramuka di Cibubur meraih prestasi, tunjukan bahwa pramuka Kota Pariaman mempunyai skill, disiplin, dan dedikasi yang tinggi terhadap gerakan pramuka," kata Genius.

Ia mengatakan, Raimuna Nasional memiliki peran strategis dalam gerakan pramuka. Baik bagi pramuka penegak, pendega, hingga generasi muda pada umumnya, dalam upaya memupuk tali persaudaraan, persahabatan dan jiwa nasionalisme.

"Dengan berkumpulnya 15.000 pramuka dari seluruh Indonesia, akan menyatukan adik-adik dalam kesatuan gerakan pramuka dalam keragaman suku, agama, adat istiadat dan budaya," tuturnya.

Raimuna Nasional sambung Genius, juga merupakan wadah yang tepat dalam membangun dan mengembangkan sikap dan perilaku generasi muda pada hal-hal positif, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," sebutnya.

Kepada seluruh kontingen, ia berpesan agar mengikuti seluruh kegiatan yang dilaksanakan di ajang Raimuna Nasional itu. Sehingga, kata dia, ilmu dan pengalaman yang didapat nantinya bermanfaat.

"Menularkannya kepada rekan-rekan sekolah dan masyarakat di mana kita tinggal, sesuai dengan tema Raimuna Nasional: Kreatif, Inovatif, Berkarakter," tandasnya. (Juned/OLP)

10 August 2017

Pariaman Lepas Keberangkatan 116 Calon Jemaah Haji

Pariaman -- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman melepas 116 orang jemaah haji asal Kota Pariaman di Pendopo Balaikota Pariaman, Kamis (10/8/2017) pagi.

116 orang jemaah calon haji (JCH) asal Kota Pariaman tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 15 bersama dengan Kota Padang dan Kabupaten Padangpariaman.

Kepala Kamenag Kota Paariaman Muhammad Nur, mengatakan JCH asal Kota Pariaman akan mulai diterbangkan tanggal 12 Agustus 2017 mendatang.

Ia mengharapkan, JCH Kota Pariaman sepulang menyelesaikan rangkaian ibadah haji bisa menjadi motivator kehidupan beragama di Kota Pariaman.

"Sepulang berhaji, jemaah nantinya menularkan pengaruh positif kepada masyarakat untuk lebih aktif mengajak masyarakat mendekatkan ke agama. Kita harapkan mendukung program Kota Pariaman yang mendorong program keagamaan, seperti magrib mengaji dan subuh mubaroq," ujarnya.

Ia berkata, seluruh jemaah calon haji yang telah menyelesaikan ibadah haji akan langsung tergabung dengan Persaudaran Haji Indonesia, dapat mengoptimalkan organisasi tersebut bergerak di bidang dakwah kepada masyarakat dan pendidikan.

Sebagai persiapan, 116 orang JCH tergabung dalam kloter Sumatera Barat telah melaksanakan menasik 10 kali yang dilaksanakan oleh panitia dan juga dilaksananakan secara mandiri.

Ia juga mengingatkan, JCH membawa BPJS untuk megantisipasi kondisi yang mungkin terjadi selama berhaji.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VIII, Jon Kenedy Aziz mengimbau agar JCH mengantisipasi kondisi cuaca ektrim di Mekkah.

"Kondisi cuaca yang ekstrim harus dilakukan persiapan. Kita dapat menghindari dehidrasi dengan cara membawa handuk kecil yang dibasahi dengan air untuk mengatasi cuaca yang panas dan banyak konsumsi air putih," ujarnya.

Di saat yang sama Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, mengajak JCH asal Kota Pariaman dapat mendukung program magrib mengaji dan subuh mubaroq sepulang dari berhaji. Selama ini, kata dia, program magrib mengaji dan subuh mubaroq sangat minim dihadiri oleh masyarakat dan lebih dominan dihadiri oleh pejabat Kota Pariaman.

Ia juga berpesan JCH yang menjadi duta daerah agar berbaur dengan Jemaah asal daerah dan negara lain dan menjaga hubungan sesama jemaah.

"Jemaah haji Kota Pariaman menjadi etalase masyarakat Indonesia bagi dunia luar. Kesan baik akan berdampak baik pula bagi Indonesia," ujarnya.

Ia juga berpesan agar JCH melakukan skala prioritas melaksanakan ibadah wajib dan sunnah dan menghindari keluar dari penginapan untuk melakukan kegiatan lain non ibadah. (Nanda)
Genius Apresiasi PLN Sumbar Edukasi Taruna SMK 3

Pariaman -- Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Sumatera Barat edukasi pelajar SMA/SMK dengan kegiatan bertajuk 'sekolah pintar listrik'. Acara tersebut serentak digelar di 32 sekolah di Sumatera Barat, Rabu (9/8/2017).

Untuk Kota Pariaman, acara itu berlangsung di SMK Negeri 3 Pariaman yang diikuti sebanyak 100 taruna. Oktaviadi yang mewakili Dirut PLN Sumbar, mengatakan acara tersebut berguna bagi siswa tentang teknis kinerja PLN di lapangan.

"Program ini sebagai bentuk pembelajaran langsung PLN kepada siswa SMK yang mengambil jurusan listrik yang secara serentak diadakan di SMK yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar," ujarnya didampingi Kepala Bidang SMK Prov Sumbar Sofrizal.

Metode yang dilakukan PLN dalam kegiatan satu hari itu ialah dengan penyampaian materi, diskusi tanya jawab dan perlombaan karikatur. Dengan program itu ia berharap siswa SMK lebih memahami kinerja PLN di lapangan, tidak hanya sebatas teori yang diajarkan.

Sementara itu Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengatakan program itu merupakan wujud sumbangsih PLN terhadap generasi muda, khususnya dalam dunia pendidikan.

Ia mengungkapkan hasil dari realisasi program yang dialksanakan itu mampu memberikan skil dan peningkatan SDM bidang kelistrikan.

“Sehingga bila siswa tidak melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi karena terkendala biaya, para tamatan SMK telah mampu bekerja,” tutur Genius.

Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Sofrizal, mengharapkan program itu bisa berkelanjutan setiap tahunnya diadakan oleh PLN. Karena kata dia, di samping menunjang ilmu kejuruan juga sebagai dukungan praktek lapangan sebagai upaya dalam pengembangan ilmu pendidikan yang bermanfaat dan bernilai guna.

“Jika ada diantara para siswa-siswi yang berprestasi namun tidak mampu keuangan keluarganya untuk melanjutkan studi mohon diberikan beasiswa, dan bagi yang berprestasi dan mencukupi persyaratan kerja diharapakan PLN menjadikan potensi tersebut sebagai prioritas untuk menerima tenaga kerja,” ujar Sofrizal. (Phaik/OLP)
Magrib Mengaji Kian Sepi, Ini Kata Mukhlis

Palak Aneh -- Dari hasil evaluasi oleh Pemko Pariaman, antusiasme masyarakat dan ASN terhadap program Magrib Mengaji mengalami penurunan. Hal itu dapat dilihat dari sepinya kegiatan tersebut dari hari ke hari.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman di Masjid Babussalam, Desa Palak Aneh, Rabu (9/8/2017), mengatakan mengajak orang di jalan kebaikan butuh proses dan kesabaran.

"Awalnya memang berat, namun jika sudah terbiasa menjadi ringan," kata Mukhlis.

Walaupun kata dia, pengaruh gerakan magrib mengaji belum tampak pada perubahan perilaku masyarakat dan pejabat, namun program tetap terus berlanjut.

"Saya tak akan menyerah, magrib mengaji akan jalan terus dan tak akan berhenti, kalau tidak mau nggak apa apa yang dapat pahala masing masing kita," sambung Mukhlis.

Ia juga menjelaskan bahwa gerakan magrib mengaji merupakan ajakan dan imbauan pada ASN dan masyarakat dan langsung memberikan contoh teladan, bila masyarakat kurang mendukung, tak perlu kecewa.

"Karena Nabi Muhammad SAW mengajak orang pada kebaikan juga ada yang gak mau, karena tergantung imannya masing-masing," sebut dia.

Bagi pejabat dan ASN, imbuh Mukhlis, inilah waktu yang tepat salat berjamaah dan mengaji, siang hari banyak tugas dan pekerjaan yang harus diselesaikan, keseimbangan dunia dan akhirat perlu dijaga. (ASKB)
Reni Susriyenti Masuk 5 Besar Kader Posyandu Tingkat Sumbar
Anak PAUD Bina Insani yang terintegrasi dengan Posyandu Kasih Bundo Desa Pauah kuraitaji sambut rombongan



Kuraitaji -- Reni Susriyenti akan mewakili kota Pariaman pada lomba kader posyandu berprestasi tingkat provinsi Sumatera Barat, setelah meraih predikat pertama pada lomba tingkat kota Pariaman.

Reni merupakan kader posyandu Kasih Bunda Desa Pauah Kuraitaji, Pariaman Selatan. Ia sendiri menyisihkan sebanyak 1.090 kader dari 218 posyandu yang ada di Kota Pariaman.

Dalam penilaian yang dilakukan Nevi Irwan Prayitno selaku ketua PKK Sumbar di desa setempat, Rabu (9/8/2017), ia menyebut Reni Susriyenti sudah masuk dalam 5 besar kader posyandu tingkat provinsi.

Penilaian kata Nevi, meliputi sinkronisasi data dengan kenyataan di lapangan. Tim juri melihat bagaimana posyandu beserta kader, PAUD dan Lansia serta pengurus desa, setelah itu hasilnya nanti akan dipertimbangkan oleh tim.

"Kita sama sama berharap Kota Pariamam menjadi yang terbaik dalam lomba kader posyandu berprestasi pada tahun ini," bebernya.

Istri Gubernur Sumbar itu mengatakan, dengan meningkatnya kader posyandu, maka masyarakat tidak perlu lagi pergi ke puskesmas, pustu dan rumah sakit. Pasalnya, di posyandu semuanya sudah ada. Hanya tinggal pelayanan lagi yang harus ditingkatkan oleh masing-masing posyandu.

“Dengan adanya revitalisasi posyandu yang terintegrasi dengan BKB dan PAUD, diharapkan masyarakat lebih mudah dalam pelayanan kesehatan anak dan pembelajarannya,” tutupnya.

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, menyatakan peran posyandu sebagai wahana pelayanan dari berbagai program yang ada, perlu lebih diintensifkan dengan pembinaan oleh Pokjanal Posyandu di tingkat kota dan kecamatan.

Pembinaan oleh Pokja Posyandu di desa/kelurahan di bawah kepemimpinan kepala desa/lurah sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan kegiatan posyandu.

Ia menambahkan posyandu merupakan wadah peran masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar dan gizi kepada masyarakat guna mendukung dan membina pelayanan kesehatan dasar yang merata dan terjangkau.

“Apalagi saat ini peranan posyandu lebih ditingkatkan lagi dengan meningintegrasikan pada program bina keluarga balita (BKB) dan program pendidikan anak usia dini (PAUD),” cetusnya.

Mukhlis meminta Tim Penggerak PKK, Dinas PMD, Dinas Kesehatan serta SOPD terkait untuk lebih progresif melakukan pengintegrasian posyandu di kota Pariaman sesuai dengan kondisi desa/kelurahan. (Juned/OLP)

9 August 2017

25 Mustahik Pariaman Terima Bantuan Modal

Pariaman -- Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Keluarga (LKKS) Provinsi Sumatera Barat, Nevi Irwan Prayitno dengan Baznas Provinsi Sumatera Barat dan LKKS Kota Pariaman, serahkan bantuan modal pengembangan usaha Rp50 juta bagi 25 keluarga miskin, bertempat di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, Senin (9/8/2017).

Istri Gubernur Sumatera Barat itu mengimbau agar setelah diberikan bantuan modal pengembangan usaha sebesar Rp2 juta masing-masing penerima, untuk lebih semangat bekerja dengan kemampuan dan usaha kecilnya.

“Ayo semangat bekerja, terus berusaha dan berdoa agar dapat terbebas dari roda kemiskinan yang menaungi selama ini, sehingga dapat meningkatkan taraf keluarga menjadi lebih baik lagi,” kata dia.

Kepada penerima manfaat, lanjut dia, agar dapat menjadikan modal itu sebagai batu loncatan agar dapat mengembangkan usaha kecil dan betul-betul dimanfaatkan untuk keperluan usaha.

"Jangan sampai diselewengkan ke hal konsumtif," ujarnya.

Sementara, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengungkapkan apresiasinya kepada LKKS yang rutin setiap tahun memberikan bantuan modal pengembangan usaha kepada 25 orang warga Kota Pariaman yang telah diverifikasi untuk dapat menerima bantuan modal.

“Kehadiran LKKS begitu penting di mata pemerintah, karena LKKS banyak membantu tugas  pemerintah dalam mengurangi masalah kesejahteraan sosial melalui kegiatan dan program kerja yang dimilikinya,” tuturnya.

Kepada para penerima bantuan modal, ia mengingatkan agar mulai meniatkan di dalam hati, supaya tahun depan bukan lagi penerima zakat, tetapi adalah pembayar zakat.

"Insya Allah kita akan diberi kemudahan dalam berusaha, sehingga dapat mengangkat derajat keluarga, dari yang kurang mampu, menjadi warga yang mampu," sebut dia.

Ia meminta bagi penerima dana agar memanfaatkan bantuan dari LKKS Provinsi Sumatera Barat tersebut dengan sebaik-baiknya. Bantuan tesebut ia yakini mampu mengurangi tingkat kesenjangan sosial di masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan yang ada di Kota Pariaman. (J/OLP)

8 August 2017

Upaya Membinasakan Indonesia Lewat Narkoba

Pariaman -- Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Pariaman Genius Umar, mengajak generasi muda menjauh dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

"Jangan pernah mau mencoba karena dampak narkoba bukan saja pada kesehatan pemakainya, tapi juga berdampak buruk bagi masa depan bangsa kita," ujar wakil walikota Pariaman itu di SMA Negeri 4 Pariaman, Senin (7/8/2017).

Ia mengatakan, saat ini penjajahan bangsa asing tidak lagi melalui perperangan. Tidak lagi invasi militer, namun dengan merusak sendi sendi bangsa.

"Jika Indonesia diperangi, seluruh rakyat Indonesia angkat senjata. Narkoba dan segala jenisnya sebagai bentuk perang dalam upaya menghancurkan bangsa kita. Dengan sasaran generasi muda untuk menghancurkan masa depan bangsa," sambungnya.

Atas kesadaran itu, ia meminta generasi muda membentengi diri. Pemuda mesti sadar bahwa dia merupakan tumpuan bangsa di masa akan datang.

"Terus belajar dan menuntut ilmu setinggi tingginya, disiplin, rajin berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat. Generasi muda kita harus mampu bersaing dengan bangsa lain," kata dia semangat.

Dalam kesempatan itu ia juga memuji Kepala Sekolah Ali Zarman yang terus berbenah. Sekolah itu menurutnya telah berubah dari yang dulunya gersang menjadi rindang.

"Kepada para guru pendidik yang bertugas, teruslah mendidik dengan baik. Jadikan sekolah tempat yang menyenangkan bagi anak, sehingga para murid akan betah dan senang belajar," tutupnya. (Juned/OLP)

7 August 2017

Perspektif Siapa Wakil Untuk Genius

Pariaman -- Bakal calon walikota Pariaman Genius Umar bersama partai pendukung dan 'orang dekatnya', telah mulai fokus pada kriteria bakal calon wakil yang akan mendampinginya di Pilkada Pariaman 2018.

Sejumlah nama yang mengerucut, ditimbang-timbang. Baik dari segi elektabilitas, stabilitas hingga benefit yang didapat pasca pilkada, jika terpilih menjadi pasangan kepala daerah nantinya. Calon wakil haruslah orang yang handal dalam ilmu pemerintahan dan menguntungkan secara politik untuk goal kebijakan di parlemen nanti.

Namun hingga kini, Genius Umar belum berani mempublikasikan sejumlah nama yang akan mendampinginya itu. Partai pendukung dan tim sukses, juga belum mau mempublish secara resmi.

"Kita selalu mendengar masukan dari tokoh masyarakat, senior dan partai pendukung. Dari masukan tersebut kita telah mulai melakukan penjajakan," ungkap Genius Umar, Sabtu (6/8) lalu di Pantai Gandoriah, Pariaman.

Namun menurutnya, kriteria bakal calon wakil sudah tinggal pada beberapa nama. Nama tersebut saat ini sedang dibahas bersama timnya. Karena politik itu dinamis, Genius merasa perlu hati-hati dan tidak mau gegabah cepat-cepat mengekspos nama tersebut.

Terpisah, salah seorang pengamat politik di Pariaman, Zulbahri, Minggu (7/8), menyebut strategi politik Genius sudah tepat selaku calon petahana.

Genius Umar yang dikenal memiliki ritme kerja tinggi, kata Zulbahri, tentu akan memilih calon wakil yang mampu mengimbanginya. Karena Genius orang pemerintahan, kriteria utama calon wakil tentu kinerja politik. Ia akan memilih wakil yang paling senior berpolitik dan sudah punya nama dan jaringan, ditukuk pengalaman di jabatan politik.

"Di politik ada nama Mardison Mahyuddin, Zalman Zaunit, Edison TRD. Jika ia memilih calon yang senior dan handal di pemerintahan, pilihannya ada Asmi dan Jamohor," ungkap Zulbahri.

Persaingan di Pilkada Pariaman dia nilai akan ketat. Sejumlah nama seperti Mahyuddin dan Azwin Amir akan bisa menyalip jika Genius tidak hati-hati menentukan calon wakil

"Saat ini dari gerakan di lapangan, hanya ada tiga nama bakal calon yang benar-benar serius maju di Pilkada Pariaman membidik kursi walikota. Nama itu Genius Umar, Azwin Amir dan Mahyuddin. Sekarang siapa yang paling lihai memilih wakil, peluang menang akan terbuka," pungkas Zulbahri. (OLP)