Pariaman Expo 2018 Sedot Transaksi Rp3,5 Miliar
Genius Umar ditemani Lucy Genius dan Fitri Nora tinjau stand kerajinan Pariaman di Pariaman Expo 2018. Foto/Juned
Pariaman - Rp3,5 miliar diraih selama 9 hari pelaksaan Pariaman Expo 2018. Total transaksi itu dari penjualan produk stand pameran hingga transaksi pedagang kaki lima di sekitar acara - Pantai Gandoriah - tempat digelarnya Pariaman Expo 2018.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang menutup secara resmi Pariaman Expo 2018 menyambut baik hasil transaksi yang terjadi selama digelarnya Pariaman Expo yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 19 Agustus 2018.

"Peningkatan perputaran ekonomi yang terjadi di Pantai Gandoriah selama Pariaman Expo, dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat dan pedagang yang ada di sini," tuturnya.

Penutupan Pariaman Expo 2018 berbarengan dengan malam Grand Final Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman 2018.

Dengan membuat iven yang saling berkaitan dan mendukung program pemerintah dalam memajukan visi, kata Genius, tingkat kunjungan wisatawan ke Pariaman terus meningkat.

Dengan peningkatan tersebut, sektor UMKM secara tidak langsung turut terungkit. Genius berharap dinas-dinas lain memacu diri melakukan inovasi kegiatan guna menyedot kunjungan wisata ke Pariaman. (Juned/*)

Insiden Bendera Setengah Tiang Bukan Disengaja, Bawaslu Pariaman Tetap Sampaikan Permintaan Maaf
Bendera merah putih kembali berkibar di puncak tiang bendera kantor Bawaslu Pariaman. Foto/Nanda
Pariaman ----- Bendera merah putih setengah tiang yang terpasang di Kantor Bawaslu Kota Pariaman, Jl. Imam Bonjol Kelurahan Alai Gelombang Kota Pariaman, telah diperbaiki.
       
Tepat pada Minggu (19/8) pukul 12.47 WIB, bendera merah putih kebanggaan nasional itu telah kembali terpasang sempurna di puncak tiang.
       
Sekretaris Bawaslu Kota Pariaman, Riky Falantino menjelaskan, pihaknya langsung memperbaiki pemasangan bendera merah putih tersebut setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
        
"Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang langsung menginformasikan kepada Bawaslu Kota Pariaman, kami langsung perbaiki bendera hingga terpasang sempurna. Namun, ini murni ketidaksengajaan karena simpul tali tidak terpasang dengan sempurna," jelasnya.

Klarifikasi bendera setengah tiang yang sempat terpasang di Kantor Bawaslu Kota Pariaman juga disampaikan melalui akun facebook dan instagram resmi Bawaslu Kota Pariaman.

Riky menyebut pihaknya tidak ada unsur kesengajaan sedikitpun dalam insiden tersebut, murni karena kesalahan teknis pada tali simpul penggerek. (Nanda)
Rahmadyah dan Yasril Terpilih Sebagai Cik Uniang Cik Ajo Pariaman 2018
Wakil Walikota Genius Umar dan istri foto bersama dengan Rahmadyah Trimurni dan M Yasril yang terpilih sebagai Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman tahun 2018. Foto/Junaidi
Pariaman ----- Rahmadyah Trimurni dan Muhammad Yasril terpilih sebagai Cik Uniang dan Cik Ajo Pariaman 2018. Ia menyisihkan 10 finalis lainnya pada malam Grand Final Cik Uniang Cik Ajo di Panggung Utama Pantai Gandoriah, Sabtu malam (18/8/2018).

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan, duta wisata Pariaman atau Cik Uniang dan Cik Ajo yang terpilih, nantinya benar-benar menjadi duta wisata yang bisa memperkenalkan dan mempromosikan Kota Pariaman ke pentas-pentas nasional dan international.

Bukan hanya pemenang saja, kepada para finalis dan ikatan mantan Cik Uniang dan Cik Ajo tahun-tahun sebelumnya, ia berharap, tetap terus melaksanakan sisi menjual wisata Pariaman di manapun berada.

"Terus mengemban tugasnya mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman, di mana pun berada saat ini," ungkapnya.

Genius Umar berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar menjadi single entre marketing untuk pariwisata Sumatera Barat.

Kota Pariaman, imbuh dia, menjadikan pariwisata sebagai visi dan misi utama pemerintahanya, mungkin satu-satunya di Sumbar. Untuk itu ia meminta agar Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar lebih memperhatikan Pariaman," imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Elvis Candra mengatakan, pemilihan Cik Uniang dan Cik Ajo dilaksanakan sejak 14 Agustus hingga malam grand final 18 Agustus.

"Dari 102 yang mendaftar dan mengikuti sesi wawancara, terpilih 10 finalis putra dan putri mengikuti malam grand final," ulasnya.

Kepada para pemenang, ia berharap mampu bertugas dan mengemban amanah dalam mempromosikan Kota Pariaman satu tahun ke depan. (Junaidi)
Peserta Pawai Alegoris HUT RI Akan Diganjar Hadiah
Wakil Walikota Genius Umar bersama wakil ketua DPRD Fitrinora dan Pimpinan Bank Nagari Dedi menaiki mobil offroad bak terbuka ikuti pawai alegoris di kota Pariaman. Foto/Junaidi
Pariaman ----- Pemerintah Kota Pariaman menggelar Pawai Alegoris memperingati HUT RI ke-73, Sabtu (18/8). Pawai tersebut diikuti sebanyak 163 peserta, baik yang berjalan kaki, maupun menggunakan kendaraan: mulai dari sepeda, roda dua dan roda empat.

Peserta Pawai terdiri dari instansi pemerintah, BUMN/BUMD, sekolah mulai dari Paud, TK, SD, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se Kota Pariaman. Pawai juga diikuti oleh pasukan TNI dan Polri yang menggunakan kendaraan taktisnya.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar apresiasi seluruh peserta pawai dan masyarakat yang memenuhi halaman Balaikota Pariaman hingga sepanjang  jalan.

"Rasa antusias yang kita perlihatkan hari ini menunjukan kecintaan dan rasa syukur kita terhadap para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Walaupun cuaca panas terik, tidak menyurutkan semangat anak-anak dan para peserta pawai yang ikut," tuturnya.

Pawai Alegoris merupakan agenda rutin tahunan satu hari setelah upacara besar memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada hari Jumat kemarin.

"Untuk tahun ini ada yang istimewa karena di pawai alegoris tahun-tahun sebelumnya para peserta pawai tidak dinilai. Di tahun 2018 ini, pihak panitia membuat penilaian kepada para peserta pawai terbaik, dan nantinya akan diberi hadiah," ujar Genius Umar.

Setelah melepas arak-arakan Pawai Alegoris, Wakil Walikota Pariaman, bersama Wakil Ketua DPRD Fitri Nora, Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm Heri Pudjianto, Sekretaris Daerah Indra Sakti, menaiki mobil bak terbuka untuk turut serta dalam pawai. (Juned)
229 Napi di Lapas IIB Pariaman Terima Remisi HUT RI, 1 Napi Langsung Bebas
Suasana peringatan HUT RI di Lapas IIB Pariaman. Foto/Junaidi
Pariaman ----- Sebanyak 229 narapidana di Lapas Klas IIB Pariaman terima remisi HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, di Lapas Klas IIB Pariaman, Jumat (17/8).

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengungkapkan, pemberian remisi tidak diukur dari latar belakang pelanggaran hukumnya, tetapi berdasarkan perilaku mereka selama menjalani hukuman.

Remisi, kata Genius, dipandang sebagai hal penting karena dapat sebagai stimulus kepada  narapidana agar selalu berkelakuan baik, karena jika mereka tidak berperilaku baik, maka hak remisi tidak akan diberikan.

Pemberian remisi telah diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat 1 UU nomor 12 tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan.

“Kepada para narapidana agar terus memperbaiki diri. Hal ini bukan akhir dari segalanya, tetapi hendaknya menjadi pelajaran agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari yang saat ini ke depannya,” kata Genius.

Kepala Lapas Klas IIB Pariaman Pudjiono Gunawan memaparkan, dari 229 orang narapidana yang menerima remisi, untuk pengurangan masa tahanan selama 6 bulan diterima sebanyak 5 napi, remisi 5 bulan 25 napi, remisi 4 bulan 26 napi, remisi 3 bulan 82 napi.

“Dari 229 orang yang menerima remisi hari ini, yang mendapatkan remisi bebas 1 orang,” ujarnya.

Pudjiono juga menjelaskan bahwa Lapas Klas IIB Pariaman mempunyai daya tampung sebanyak 170 orang, tetapi yang terjadi saat ini penghuni lapas mencapai 520 orang, sehingga terjadi over capacity. (Juned/OLP)
Cegah Masuknya Paham Radikalisme, Pariaman Perkuat Ideologi Pancasila
Wakil Walikota Pariaman saat memimpin malam renungan suci di TMP Pariaman. Foto/Nanda
Pariaman ----- Pemerintah Kota Pariaman akan maksimalkan kegiatan bela negara dan penguatan ideologi Pancasila guna mencegah masuknya paham radikalisme di wilayah Kota Pariaman.

Upaya ini dilakukan seiring berkembanganya paham radikalisme di Sumatera Barat yang ditandai dengan penangkapan 5 orang terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri pada Senin, 13 Agustus 2018 silam.

"Kantor Kesbangpol Kota Pariaman punya kegiatan bela negara dan sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan. Ini, saya rasa efektif untuk melindungi generasi muda kita dari penyebaran paham radikalisme ini. Tinggal, ke depan kegiatannya kita tingkatkan, baik dari sisi pelaksanaan maupun materi yang lebih dalam," ujar Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, usai memimpin upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT RI ke-73 tahun 2018 tingkat Kota Pariaman, Jumat (17/8).

Menurut Genius, paham radikalisme merupakan paham sempit. Menganggap pemahaman satu kelompok yang benar. Kelompok atau orang lain yang memiliki pamahaman yang berbeda, dipandang sebagai musuh.

"Paham eksklusif ini yang kita buang dalam kegiatan bela negara, kita harus sampaikan itu. Paham kebangsaan dan ideoligi Pancasila lah yang kita tanamkan kepada masyaramat. Saya rasa ini efektif," ulasnya.

Sedangkan, untuk mendeteksi dini aktivitas radikalisme ataupun terorisme di Kota Pariaman, ia meminta agar Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) mendeteksi awal terhadap aktivitas gangguan keamanan yang disebabkan kelompok terorisme.

Meskipun belum menemukan indikasi keberadaan kelompok teroris di Pariaman, pihak terkait tetap melakukan pemantauan. Apalagi, letak Kota Pariaman di perlintasan sejumlah daerah, rawan dijadikan pelaku teror sebagai lokasi transit ataupun menetap.

Ia mengatakan, momentum peringatan HUT RI ke-73, dapat dimaknai oleh seluruh masyarakat Pariaman sebagai penyatuan perbedaan anak bangsa. Menghormati perbedaan, dapat meminimalisir kemungkinan tumbuhnya paham radikalisme.

"Kita fokus mengisi kemerdekaan, meningkatkan pembangunan yang ada. Jangan melakukan tindakan yang justru memecah belah," pungkasnya. (Nanda)
Pariaman Galang Dana Peduli Gempa Lombok, Terkumpul Rp48 Juta
Foto/Phaik
Pariaman ------ Sebagai bentuk aksi kemanusiaan terhadap bencana gempa bumi yang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat, Pemko Pariaman akan menyalurkan bantuan langsung terhadap korban gempa tersebut.

Seperti halnya Keluarga Besar Pendidikan Kota Pariaman yang dikomandoi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kanderi, telah menyerahkan bantuan senilai Rp42.661.000 kepada Kabag Kesra Armaizal, Kamis (16/8).

Dalam kesempatan yang sama, Kwartir Cabang 16 Gerakan Pramuka Kota Pariaman juga melakukan penggalangan dana dan menyerahkan donasi senilai Rp5.500.000.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar saat menyaksikan penyerahan tersebut mengaku terharu dan bangga terhadap giatnya rasa sosial dari keluarga besar pendidik dan Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman tersebut.

"Selanjutnya bantuan donasi yang terkumpul akan kita salurkan bagi korban gempa Lombok, jika ada waktu luang, secara pribadi saya siap untuk mengantarkan bantuan ini secara langsung," ujar Genius Umar.

Genius Umar yang juga merupakan Walikota Pariaman terpilih dalam Pilkada serentak beberapa waktu lalu, juga akan memberikan bantuan secara pribadi untuk membantu korban gempa Lombok.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengintsruksikan kepada seluruh OPD jajaran Pemko Pariaman, BUMN/BUMD untuk secepatnya mengumpulkan donasi dengan membentuk Tim Aksi Peduli Gempa. (Phaik/OLP)
Gelar Paripurna, DPRD Umumkan Walikota Wakil Walikota Pariaman Terpilih
Suasana Paripurna pengumuman paslon walikota dan wakil walikota Pariaman terpilih. Foto/Phaik
Pariaman ----- DPRD Kota Pariaman gelar rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman terpilih masa jabatan 2018-2023 di Aula DPRD Kota Pariaman, Kamis (16/8).

Paripurna dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora didampingi Wakil Ketua Syafinal Akbar dan segenap anggota dewan, serta dihadiri Wakil Walikota Pariaman Genius Umar.

Fitri Nora menyebut, pengumuman Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman terpilih berdasarkan surat keputusan KPU Kota Pariaman Nomor 92/PL.03.7-BA/03/KPU-kot/VII/2018 Tentang Penetapan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Pariaman Terpilih.

"Maka dari itu Genius Umar dan Mardison Mahyuddin ditetapkan sebagai pasangan walikota dan wakil walikota Pariaman terpili periode 2018-2023.

Sedangkan pasangan walikota Mukhlis Rahman dan wakil walikota Genius Umar yang menjabat sejak 2013 sampai 2018, akan berakhir pada tanggal 9 Oktober 2018 mendatang.

"Atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Pariaman, selamat kepada Saudara Dr H Genius Umar, S.Sos, M.Si dan Saudara Mardison Mahyuddin, MM, semoga dapat menjalankan pemerintahan Kota Pariaman untuk periode selanjutnya dengan amanah dan penuh tanggung jawab," pungkasnya. (Phaik)
Lomba Masak Sate Piaman Terenak Diborong Pariaman Selatan
Gusniyetti Zaunit serahkan piala dan hadiah tunai bagi para pemenang lomba sate Piaman. Foto/Eri
Pariaman ----- Pariaman dikenal dengan berbagai macam kuliner yang enak menggugah selera, salah satunya adalah Sate Piaman. Berbagai varian rasa sate ada di Pariaman dengan cita rasa bumbu yang berbeda untuk setiap pembuatannya. 

Untuk itulah Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman mengadakan Lomba Memasak Sate Pariaman pada Rabu, (15/8) di Pantai Gandoriah dalam rangkaian Pariaman Expo 2018 sekaligus memeriahkan HUT Kota Pariaman yang ke-16 dan HUT RI ke-73.

Kadis Perindagkop dan UKM Gusniyeti Zaunit mengatakan bahwa lomba bertujuan supaya Sate Pariaman lebih dikenal oleh masyarakat luas: bukan hanya di Pariaman sendiri, tetapi hingga menasional.

Dewan juri Lomba Sate Piaman adalah Chef Dedi Wahyudi dari Jakarta, Guru Tata Boga dari SMK Global Pariaman, dan Ketua GOW Kota Pariaman Lucyanel Arlym.

Istri Walikota Pariaman terpilih Lucyanel Arlym - selaku dewan juri - mengimbau agar lomba memasak sate digelar rutin tiap tahunnya. Dengan adanya lomba itu, Pariaman bisa mencari tukang masak sate yang handal dengan tampilan lebih menarik dan higienis.

"Sate Pariaman ini sudah dikenal di seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Pariaman penghasil sate terenak nusantara. Sate juga bisa menjadi salah satu ikon Kota Pariaman dengan hadirnya restoran-restoran yang khusus menjual sate," kata Lucy yang juga seorang dokter ini.

Chef Dedi Wahyudi mengatakan ada tiga kriteria yang menjadi penilaian dari dewan juri. Segi rasa sate itu sendiri, kebersihan dan penampilan penyajian sate.

"Sehingga bisa menggugah selera orang lain untuk mencoba mencicipi rasa sate itu," kata dia. 

Acara lomba memasak sate Piaman diikuti oleh 24 peserta yang dibagi menjadi 12 tim. Masing-masing tim terdiri dari dua orang peserta.

Untuk Juara 1, 2 , dan 3 semuanya di raih oleh Kecamatan Pariaman Selatan. Yakni Desa Rambai, Desa Sikabu dan Desa Palak Aneh.

Sedangkan untuk juara harapan satu diraih Desa Sikapak Timur Kecamatan Pariaman Utara, juara harapan dua dari majelis taklim Arrahman Cimparuah Kecamatan Pariaman Tengah, dan juara harapan tiga diraih oleh Majelis Taklim Nurul Hidayah Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan.

Semua Pemenang mendapatkan uang tunai dan paket kompor serta souvenir dari para sponsor. Bagi yang belum beruntung tetap mendapatkan hadiah berupa souvenir dari para sponsor acara. (Ira/Eri/*)
6 Desa dan Kelurahan Terima Dana BDI, Terbesar Desa Marunggi
Genius Umar terima secara simbolis dana BDI dari Muhammad Bajang Ahmadi. Foto/Eri
Pariaman -- Enam desa/kelurahan di Kota Pariaman menerima dana Bantuan Desa Investasi (BDI) program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)2018 sebesar Rp4,250 miliar dari Kementerian PUPR, Rabu (15/8).

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan bahwa berdasarkan Keputusan Walikota Pariaman nomor 444/050/2014 terdapat 109,41 hektare pemukiman kumuh di Kota Pariaman.

Luasan tersebut tersebar pada 14 desa/kelurahan dan masih membutuhkan penanganan secara komeprehensif dan terintegritas dalam upaya peningkatan kualitas pemukiman kumuh ringan dan kumuh sedang.

"Untuk kasus di Kota Pariaman sendiri beberapa karakteristik fisik yang menjadi indikator dominan terkait gejala kekumuhan adalah kondisi sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat. Meliputi drainase lingkungan, penyediaan air bersih/minum, pengelolaan persampahan, pengamanan kebakaran dan ruang terbuka publik," kata Genius.

Kepala Satuan Kerja Pengembangan Permukiman Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Konsultan Manajemen Wilayah Sumbar, Muhammad Bajang Ahmadi mengatakan, penanganan pemukiman kumuh menjadi tantangan yang relatif kompleks bagi pemerintah pusat maupun daerah karena ketersediaan hunian dengan lingkungan yang layak merupakan hak dasar yang harus dijamin pemenuhannya oleh pemerintah sebagai penyelenggar negara.

Dikatakannya, berdasarkan hasil perhitungan pengurangan luasan pemukiman kumuh perkotaan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya pada 2016, masih terdapat 35.291 hektare pemukiman kumuh perkotaan yang terbesar di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Dinas Perumahan dan permukiman Kota Pariaman, Rismen menuturkan bahwa pada 2017 Kota Pariaman sudah menerima program BDI Kotaku sebesar Rp3 miliar. Berdasarkan hasil penghitungan pengurangan dan penanganan luasan permukiman kumuh perkotaan yang dilaksanakan oleh Korkot Kotaku pada 2017 sebesar 13,74 persen dan pada 2018 akan mencapai 73 persen dari luasan wilayah kumuh 109,41 hektare.

"Sehingga kita akan menyelesaikan sisanya sebesar 23 persen lagi pada tahun 2019 nanti", lanjutnya.

Enam desa/kelurahan yang mendapat bantuan tersebut antara lain Desa Marunggi sebesar Rp1,350 miliar dan Desa Taluak Rp900 juta. Sementara Kelurahan Ujung Batuang, Karan Aur, Lohong dan Desa Naras I masing-masing mendapat bantuan sebesar Rp500 juta.

Berdasarkan UU nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman dijelaskan bahwa pemukiman kumuh adalah pemukiman yang tidak layak huni karena ketidakberaturan bangunan.

Kemudian tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat. Sedangkan perumahan kumuh adalah perumahan yang mengalami penurunan kualitas fungsi sebagai tempat hunian. (Ira/Eri/OLP)
Genius Kukuhkan 36 Anggota Paskibra Pariaman
Suasana pengukuhan anggota Paskibra di Balaikota Pariaman. Foto/Junaidi
Pariaman ----- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar kukuhkan 36 orang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Rabu (15/8). Paskibra akan bertugas menaik dan menurunkan bendera pada peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.

Para anggota Paskibra yang dikukuhkan adalah para pelajar SMA/MA/SMK se Kota Pariaman yang telah diseleksi dengan ketat. Mulai dari pendaftaran, seleksi sampai yang terpilih.

“Anggota Paskibra yang dikukuhkan hari ini adalah mereka yang  terpilih, yang telah menjalani pelatihan, penggemblengan dan penempaan diri secara disiplin,” ujar Genius Umar.

Dalam upacara memperingati detik-detik kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, kata Genius, akan membentuk kesadaran generasi saat ini betapa penting dan besarnya nilai kemerdekaan yang direbut oleh para pejuang terdahulu.

“Pengorbanan dan perjuangan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan sangat berat, untuk itu, kita sebagai generasi pengisi kemerdekaan hendaknya jangan sampai melupakan sejarah dan tetap kukuh dalam mempertahankan NKRI dari segelintir orang yang tidak ingin Indonesia berdaulat atas tanah airnya sendiri,” imbuhnya.

Salah satu anggota Paskibra yang dikukuhkan bernama Mutiara Shalsa Nabila. Pelajar kelas XII jurusan IPA SMA Negeri 1 Pariaman mengungkapkan perasaan bangga menjadi seorang anggota Paskibra yang merupakan cita-citanya ketika kecil.

“Alhamdulillah, tahun ini tahun berharga dan akan menjadi kenangan karena bisa berhasil menjadi salah satu dari Paskibra Kota Pariaman, kesempatan yang mungkin hanya datang satu kali,” kata putri pasangan Mardison Mahyudin dan Indriati ini.

Acara yang dilaksanakan dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Dandim 0308/Pariaman Letkol Arm Heri Pujiyanto, Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan dan keluarga dari Paskibra serta Purna Paskibra Kota Pariaman. (Juned/OLP)
Bawaslu RI Lantik Komisioner Panwaslu Pariaman periode 2018-2023
Kepala Sekretariat Panwaslu Pariaman Riky Falantino. Foto/Nanda
Pariaman ----- Bawaslu RI telah menetapkan komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pariaman periode 2018-2023.
       
Sesuai dengan pengumuman Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Nomor 0615/BAWASLU/SJ/HK.01.00/VIII/2018, komposisi komisioner Panwaslu Kota Pariaman periode ini terdiri dari dua orang komisioner Panwaslu lama yakni, Elmahmudi dan Riswan. Sedangkan 1 posisi komisioner lainnya diisi oleh Ulil Amri.
       
Kepala Sekretariat Panwaslu Kota Pariaman, Riky Falantino melalui sambungan teleponnya mengatakan, saat ini ketiga komisioner yang telah ditetapkan oleh Bawaslu RI, dilantik pada hari ini di Jakarta.

Setelah dilantik, ketiga komisioner langsung mulai aktif melakukan pengawasan tahapan pemilihan umum 2019 yang sedang berjalan.
     
"Dalam waktu yang tidak lama, ketiga komisioner akan rapat pleno untuk menetapkan divisi yang akan dikoordinatori oleh masing-masingnya," kata dia.
     
Ditambahkan Riky, pada hari yang sama, Panwaslu Kota Pariaman juga akan mengikuti acara penyerahan penghargaan Bawaslu Award untuk pengawasan yang dilakukan Panwaslu di seluruh tingkatan.

Informasi sementara, jelas Riky, Panwaslu Kota Pariaman masuk sebagai salah satu dominasi. (Nanda)
Cegah Kanker Serviks, Pariaman Wakili Sumbar Lomba IVA Test Nasional
Jajaran Pemko Pariaman foto bersama dengan tim penilai IVA Test nasional 2018. Foto/Junaidi
Pariaman ---- Pariaman berhasil mewakili Provinsi Sumatera Barat lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) tingkat nasional. Penilaian lomba IVA Test diselenggarakan di Kantor Camat Pariaman Tengah, Selasa (14/8).

Genius Umar mengatakan, penilaian IVA Test nasional menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, bukan semata–mata untuk mendapatkan penghargaan.

“Insya Allah yang telah dilakukan selama ini menjadi salah satu bentuk upaya preventif yang memberikan kesadaran bagi kaum perempuan untuk lebih menjaga diri meminimalkan potensi dari kemungkinan terjangkit kanker serviks,” kata Genius.

Ia berharap IVA Test dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga masyarakat khususnya kaum perempuan yang ada di Kota Pariaman, memahami pentingnya pemeriksaan IVA Test sebagai deteksi dini pencegahan kanker serviks.

Di Pariaman tercatat sebanyak 2.225 orang perempuan yang telah melakukan IVA test selama periode Januari hingga Desember 2017.

Untuk wilayah Provinsi Sumbar, Kota Pariaman merupakan daerah pemeriksaan IVA test yang paling tinggi sehingga ditunjuk sebagai perwakilan nasional pada Maret 2018.

Dari empat kecamatan yang mengikuti tes tersebut, Kecamatan Pariaman Tengah menyumbang angka paling tinggi yaitu sebanyak 1.077 disusul Kecamatan Pariaman Selatan 414. Kemudian Kecamatan Pariaman Timur sebanyak 388 dan Kecamatan Pariaman Utara 346 perempuan.

Tim penilai Ketua Pokja IV TP PKK Pusat Laksmi Widiyastuti mengapresiasi PKK dan segenap masyarakat Pariaman yang bersungguh melaksanakan program gerakan PKK.

Ia berharap pencapaian Kota Pariaman sebagai perwakilan Sumatera Barat pada Lomba Penilaian IVA Test tingkat nasional mendapatkan hasil terbaik dan keluar sebagai juara pertama nasional 2018. (Juned/OLP)
Pramuka Pariaman Nyebur Bersihkan Enceng Gondok di Batang Air Pampan
Pramuka dan Tagana BPBD Pariaman bersihkan aliran sungai Batang Air Pampan yang dipenuhi tumbuhan enceng gondok dan sampah. Foto/Junaidi
Pariaman --- Kwartir Cabang 16 Kota Pariaman gelar bhakti sosial aksi bersih sungai di Batang Air Pampan samping Plaza Pasar Pariaman, selasa (14/8).

Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) 16 Pramuka Kota Pariaman, Genius Umar, menjelaskan bhakti sosial aksi bersih sungai, karena telah banyaknya tumbuhan enceng gondok dan sampah yang memenuhi aliran sungai di Batang Air Pampan.

"Memperingati HUT Pramuka ke-57 sekaligus Dirgahayu Republik Indonesia ke-73, kami dari gerakan pramuka Kota Pariaman - dari SMA dan SMK se Kota Pariaman - menggagas aksi bersih sungai dibantu petugas Tagana dan BPBD Kota Pariaman," kata Genius.

Bersih kali atau sungai, sambung wakil walikota Pariaman itu, juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan bersih dan asri di wilayah Kota Pariaman sesuai visi menjadikan Pariaman destinasi wisata unggulan, salah satunya tentu dengan menciptakan lingkungan yang bersih.

"Aliran sungai Batang Air Pampan terletak di jantung Kota Pariaman. Dengan bersihnya aliran sungai akan membuat wisatawan kerasan berlama-lama di Kota Pariaman," ungkap Walikota Kota Pariaman terpilih itu.

Genius berharap, lingkungan yang telah bersih agar terus dipelihara oleh masyarakat, pedagang dan pemilik toko yang tingal di aliran Batang Air Pampan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, pedagang dan pemilik toko untuk tidak membuang sampah ke sungai lagi. Budaya bersih jadikan karakter kita dan selalu mencintai lingkungan," tutupnya. (Juned/OLP)
DCS Bacaleg Kota Pariaman Berkurang dari Ajuan Parpol

Pariaman ----- KPU Kota Pariaman telah menetapkan 271 Daftar Calon Sementara (DCS) peserta pemilu legislatif DPRD Kota Pariaman 2019. DCS itu mengalami penurun dibandingkan jumlah bacaleg yang diajukan oleh 16 parpol peserta pemilu 2019.
      
Ketua KPU Kota Pariaman, Boedi Satria mengatakan, berkurangnya DCS dari bacaleg yang diajukan disebabkan adanya bacaleg yang mengundurkan diri dan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena tidak melengkapi kekurangan syarat pada masa perbaikan. 
        
"Ada bacaleg yang mengundurkan diri, ada yang TMS karena tidak memperbaiki atau melengkapi syarat pada saat perbaikan," ujarnya di Pariaman, Selasa (14/8).
       
Menurut Boedi, pihaknya telah mengumumkan DCS sejak tanggal 12 hingga 16 Agustus 2018 mendatang. Pengumuman DCS ini, agar masyarakat memberikan tanggapan terhadap calon yang ada pada DCS.
       
Ia berkata, DCS belum final. Calon yang ditetapkan sebagai DCS masih berpeluang untuk dicoret. Boedi mencontohkan, dari DCS yang diumumkan KPU Kota Pariaman pihanya menerima laporan tentang dugaan penggunaan ijazah palsu oleh calon.

Apabila laporan terkait calon yang menggunakan ijazah palsu itu benar, setelah dilakukan verifikasi, calon bisa dicoret dari DCS atau tidak masuk DCT.
       
"Masih belum final, jika ada laporan atau tanggapan masyarakat tentang calon, kita akan verifikasi dulu. Apabila pelanggaran yang dilakukan benar ada, calon dapat dicoret," katanya.
       
Sementara penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) akan ditetapkan pada 21 September 2018 mendatang.
        
Terpisah, Ketua DPD PAN Kota Pariaman Priyaldi menyebut, dari 20 nama bacaleg yang diajukan DPD PAN Kota Pariaman ke KPU, seluruhnya dinyatkan memenuhi syarat (MS) dan telah ditetapkan sebagai DCS. Meskipun sempat terjadi kekurangan syarat calon, seluruhnya dapat dilengkapi pada saat perbaikan berkas.
        
"Ini berkat kerjasama tim, baik pengurus partai, calon yang kita ajukan dan KPU yang menerima konsultasi dari partai. Nama-nama yang kita ajukan saat pendaftaran, semuanya telah ditetapkan sebagai DCS," ujarnya singkat.
        
Pengumuman DCS pemilu 2019 tingkat Kota Pariaman disambut baik berbagai kalangan. Diumumkannya DCS, dapat dijadikan sebagai referennsi oleh pemilih untuk menjajaki rekam jejak para calon anggota parlemen Kota Pariaman.
      
"Minimal kita mengetahui siapa saja orangnya. Sebelum memilih tentu kita pelajari dulu rekam jejak calon," ujar salah seorang warga Kota Pariaman, Abdul Syahril.
        
271 calon yang ditetapkan dalam DCS terbagi dalam 3 dapil yakni, dapil Pariaman 1, Pariaman 2 dan Pariaman 3. (Nanda)
Genius Umar Lantik Pemuda Pelopor Anti Narkoba MAN Padusunan
Genius Umar foto bersama dengan Pramuka MAN Padusunan. Foto/Junaidi
Pariaman ----- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar lantik Pemuda Pelopor Anti Narkoba Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Padusunan saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka ke-57 diMAN Padusunan, Selasa (14/8).

Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Pramuka 16 Kota Pariaman itu, mengapresiasi pihak sekolah yang menggelar upacara bendera bertepatan dengan tanggal 14 Agustus, di mana tanggal tersebut merupakan hari lahirnya gerakan Pramuka di Indonesia.

"Mungkin satu-satunya sekolah di Kota Pariaman yang menggelar upacara dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke 57," tuturnya.

Gerakan Pramuka, kata walikota Pariaman terpilih periode 2018-2023 itu, adalah organisasi membentuk watak, karakter, kepribadian, percaya diri, dan cinta tanah air pada generasi muda.

"Karena di dalam Pramuka kita diajarkan untuk memahami dan melaksanakan Tri Satya dan Dasadarma, yang merupakan sumpah dan janji seorang Pramuka," kata alumni STPDN itu.

Pramuka imbuh Genius, bukan hanya ada di Indonesia saja, tetapi juga merupakan gerakan yang ada di dunia dengan nama Boy Scout yang ditemukan oleh Sir Lord Boden Powell yang namanya melegenda sebagai bapak pramuka dunia.

Pramuka juga mampu menjauhkan pemuda dari kegiatan yang tidak bermanfaat, apalagi dengan maraknya budaya luar yang dapat merusak generasi muda.

Dengan dilantiknya Pemuda Pelopor Anti Narkoba di MAN Padusunan, ia berharap dapat menjadi contoh dan tauladan bagi pemuda lainnya.

Doktor Kebijakan Publik dari IPB ini, juga memberikan motivasi kepada siswa-siswi MAN Padusunan untuk jangan pernah takut bermimpi. Apalagi mimipi meneruskan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan di universitas ternama di Indonesia.

"Jangan takut bermimpi, gantungkan cita-citamu setinggi mungkin. Terus belajar dan berusaha untuk meraih semua yang kita impikan. Jadilah generasi yang handal dan mumpuni," tandasnya. (Juned/OLP)
Peserta Cik Uniang Cik Ajo Pariaman 2018 Membludak
Ratusan peserta saat sesi wawancara oleh dewan juro Cuca 2018. Foto/Eri
Pariaman --- Sebanyak 93 orang peserta, yakni 32 pria dan 61 wanita, mengikuti tes wawancara pada pemilihan Cik Uniang dan Cik Ajo (Cuca) Kota Pariaman tahun 2018. Tes dilaksanakan di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, Selasa (14/8).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Elvis Chandra menjelaskan bahwa Cuca selaku duta wisata Kota Pariaman memiliki peran sangat penting. Mereka sebagai corong untuk mempromosikan wisata Pariaman.

“Cik Uniang Cik Ajo kita libatkan untuk berperan dalam mempromosikan pariwisata,” ungkap Elvis.

Elvis mengapresiasi peserta yang mengikuti seleksi cuca. Ia berharap mereka yang masuk dalam tahap grand final merupakan sosok pemuda dengan kemampuan lebih, dan benar-benar mampu menjadi andalan dalam mengenalkan wisata dan budaya Pariaman.

Kepala Bidang Seni dan Budaya Disbudpar Pariaman Efniyeti mengatakan, pada 2017 pendaftar seleksi Cuca tidak mencapai 50 orang.

"Tahun ini mencapai 117 orang dengan kemampuan yang sangat bisa berkompetisi, namun pada hari ini tercatat 93 orang yang hadir mengikuti tes wawancara," kata dia.

Panitia Disbudpar, kata dia juga dibantu oleh Ikatan Cik Uniang Cik Ajo Kota Pariaman dan bekerja cukup profesional untuk menangani iven tersebut. Ikatan Cuca bahkan telah melakukan road show ke sekolah maupun kampus yang ada di Pariaman.

"Kami percaya Cuca 2018 mengharumkan nama Kota Pariaman ke ajang pemilihan Uda Uni Sumatra Barat bulan November mendatang,” lanjut dia.

Efniyeti menambahkan ada lima dewan juri yang akan melakukan proses tes wawancara kepada para peserta pemilihan Cuca 2018. Mereka di antaranya Novrianti Awaluddin juri bidang etika dan kepribadian serta public speaking, Arrahmi juri bidang adat, budaya dan agama.

Masni Fansuri juri bidang bahasa Inggris, Soesilo Abadi Piliang juri bidang pengetahuan umum dan motivasi, serta Zahirma, juri bidang pariwisata dan kesenian.

Ia menjelaskan, setelah peserta pemilihan Cuca melalui tes wawancara, akan dipilih 10 pasang Finalis Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman yang akan maju ke babak grand final yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2018 mendatang.

“Nantinya 10 pasang finalis akan dikarantina selama dua hari. Karantina dijadwalkan pada 15 – 16 Agustus di Hotel Safari Inn Pariaman. Mereka akan mengikuti sejumlah kegiatan yang sudah ditentukan di antaranya pemberian materi tentang adat istiadat, kuliner Kota Pariaman, dan mengikuti class koreografi untuk persiapan malam grand final nantinya," pungkasnya. (Ira/Eri/OLP)
Kelelahan Usai Pesta Shabu, Dua Warga Cimparuah Diciduk Polisi
Dari tangan tersangka polisi amankan sejumlah barang bukti narkoba. Foto/Nanda
Pariaman ----- Tim 3CN Pegasus Polres Pariaman amankan dua tersangka kepemilikan narkotika di Dusun Lapai, Desa Cimparuah, Kota Pariaman, Selasa (14/8) dinihari

Kedua pelaku diamankan saat beristirahat usai mengkonsumsi narkotika. Masing-masing tersangka, yakni RI alias N, 36 tahun, warga Desa Cimparuah Kecamatan Pariaman Tengah dan DA alias D, 24 tahun, juga warga Desa Cimparuah.

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan menerangkan, kedua tersangka diringkus saat sedang beristirahat dalam kondisi setengah sadar usai mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu dan pil inex.

"Kita dapatkan informasi tentang aktivitas keduanya, direspon, dan keduanya berhasil diamankan," terangnya.

Dari kedua pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, yakni 1 paket kecil diduga shabu, 1 butir obat diduga inex warna merah muda, dan seperangkat alat hisab atau bong shabu-shabu.

Ditambahkan AKBP Andry, pihaknya sedang mendalami orang yang memasok narkotika kepada kedua pelaku. Informasi sementara dari keduanya, narkotika jenis shabu dan pil inex itu didapatkan dari salah seorang dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Kami sedang dalami pemasoknya juga. Kita akan gali keterangan lebih lanjut dari tersangka," ulasnya.

Sebelumnya, Sabtu (10/8) dua orang tersangka juga diamankan tim 3CN Pegasus Polres Pariaman usai menggelar pesta narkoba di gedung bekas kantor Dinas Pertanahan Kabupaten Padangpariaman.
Diduga Pungli, Polisi OTT Oknum Penjaga Sekolah SMA Sungai Limau
Kapolres Pariaman perlihatkan barang bukti hasil OTT. foto/Nanda
Pariaman ----- Oknum penjaga sekolah SMA Negeri Sungai Limau terjaring Operasi Tangkap Tangkap (OTT) tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) Polres Pariaman, Selasa (14/8) siang.
      
Oknum penjaga sekolah yakni An, 33 tahun, merupakan warga Nagari Koto Tinggi Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padangpariaman. Ia diduga melakukan praktik pungli dengan memungut uang sebesar Rp 60.000 untuk keperluan pengambilan ijazah bagi siswa yang telah lulus.
        
Oknum penjaga sekolah yang berstatus honorer ini, masih berstatus sebagai terlapor dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di ruang Satreskrim Polres Pariaman.
       
"Terlapor ini kita amankan saat melakukan pemungutan sejumlah uang kepada orangtua murid untuk biaya pengambilan ijazah siswa yang telah lulus di SMA itu.
      
Dalam OTT itu, tim saber pungli Polres Pariaman mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp9.767.000 yang diduga hasil pemungutan ijazah siswa SMA yang belum diambil, daftar serah terima ijazah ex siswa, kartu bebas pustaka, stempel legalisir atas nama kepala SMA dan stempel tanda tangan kepala sekolah.
     
Dikatakannya, dari keterangan terlapor, praktik pungutan itu telah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu. Modusnya sama, pungutan untuk menebus ijazah siswa yang telah lulus.
      
Menurut AKBP Andry, pihaknya terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam praktik pungutan liar di instansi pendididikan SMA Negeri di Sungai Limau itu. Selain oknum penjaga sekolah, penyidik juga telah memeriksa 6 orang saksi.
      
"Kita akan dalami siapa yang memerintahkan pungutan ini, uangnya disetor untuk siapa. Saat ini terlapor masih kita ambil keterangannya," pungkasnya. (Nanda)
Ketahuan Mantan Majikan, Pencuri Kasur Babak Belur Dihakimi Warga.
Kapolres Pariaman saat jumpa pers di Mapolres Pariaman. Foto/Nanda
Pariaman ----- Setelah berhasil mencuri kasus springbed dagangan majikan, aksi JW, 40 tahun warga Koto Marapak Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman, akhirnya terhenti.

Ia berhasil diamankan pemilik toko bersama warga saat hendak mencuri kasus springbed di toko perabot Kurnia di Jalan By Pass Desa Kampung Gadang Pariaman Timur, Kota Pariaman, Selasa (14/8) dinihari.

Berbekal kunci cadangan, mantan pegawai toko perabot itu membuka pintu gudang toko dan mengambil kasur dari toko Kurnia, tempat dulu ia bekerja.

Dalam menjalani aksinya, JW dibantu satu orang lainnya, yakni T, 30 tahun warga Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman.

Penangkapan pelaku berawal kecurigaan pemilik toko Kurnia atas kehilangan sejumlah kasus springbed di toko itu.

Pelapor yang curiga lantas melakukan pengintaian. Apes bagi pelaku, aksinya kali ini diketahui pemilik toko dan warga setempat.

Tersangka JW berhasil diamankan. JW sempat menjadi bulan-bulan warga yang kesal dengan aksinya. Sedangkan rekan tersangka yakni, T berhasil kabur menggunakan mobil pick up ke rumahnya.

"Setelah tersangka JW ini kita amankan, tersangka lain yakni T kita amankan di rumahnya di Koto Marapak,"  jelas Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan didampingi Kasat Resnarkoba Polres Pariaman, AKP Ilham Indarmawan.

Dari pemeriksaan kedua tersangka, diketahui aksi pencurian itu adalah kali ketiga. Pelaku masuk kedalam toko menggunakan kunci cadangan yang ia simpan saat masih bekerja di Toko Kurnia Perabot.

"Dulu salah satu dari pelaku ini bekerja di toko itu, kunci cadangan yang masih ia simpan itu digunakan untuk membuka gudang penyimpanan," kata dia.

Sedangkan kasur springbed dari dua aksi pencurian sebelumnya masih disimpan di rumah tersangka T dan belum dijual.

"Yang diakui baru 3 kali, barang hasil curiannya juga belum sempat dijual dan disimpan di rumah tersangka T. Kita akan sita juga nanti," ulasnya.

Selain tersangka, kepolisian juga mengamankan satu unit kasus springbed dan mobil pickup nopol BM 1335 TH yang digunakan pelaku menjalankan aksinya. (Nanda)