Deklarasikan Pariaman BERSERI, Mardison Akan Lakukan Tes Urine Mendadak bagi ASN

Pariaman - Elemen masyarakat Kota Pariaman deklarasikan Pariaman Bebas dari Narkoba (BERSERI).

Deklarasi tersebut ditandatangani oleh tokoh pemuda dan karang taruna desa dan kelurahan se Kota Pariaman, Rabu (17/10) di sela-sela sosialisasi diseminasi P4GN oleh Badan Narkotika Kota (BNK) Pariaman.

Deklarasi tersebut melambangkan semangat pemuda dan tokoh masyarakat Kota Pariaman memerangi aktivitas penyalahgunaan narkoba di Kota Pariaman.

Kepala Kantor Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kota Pariaman Efirizal mengatakan, deklarasi "BERSERI" sekaligus diseminasi informasi tentang P4GN Kota Pariaman dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan sebagai tindakan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

"Deklarasi ini bentuk semangat sekaligus upaya mencegah penyalahgunaan narkoba melalui pemberian informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Wakil walikota Pariaman sekaligus ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan, semangat bebas dari narkoba yang dideklarasikan harus diikuti tindakan tokoh pemuda menjadi sosialisator tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, minimal di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Selepas acara ini masing-masing kita harus menjadi sosialisator dilokasi masing-masing. Dengan demikian, bahaya tentang bahaya penyalahgunaan narkoba diketahui secara luas oleh masyarakat. Begitu pula dengan informasi tentang aktivitas penyalahgunaan narkoba, jika menemukan, laporkan," katanya.

Menurut Mardison, berbagai pendekatan akan dilakukan Pemko Pariaman untuk menekan praktik penyalahgunaan narkoba.

Pertama, dengan pendekatan keagamaan. Dengan mendorong generasi muda beraktivitas keagamaan, peluang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba bisa terjauhi.

Di sisi lain, Pemko Pariaman juga sedang berupaya membentuk BNNK Kota Pariaman. Hal itu untuk mengoptimalkan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Pariaman.

Keberadaan BNNK, imbuhnya, akan mengoptimalkan langkah penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba, di samping tindakan yang telah dilakukan pihak kepolisian.

"Telah kita ajukan kajian akademis dan persyaratan pembentukan BNNK ke BNN. Mudah-mudahan bisa dibentuk tahun depan. Jika telah ada tentu langkah penindakan yang saat ini hanya ditangani kepolisian, bisa maksimal setelah dibentuknya BNNK ini," ulasnya.

Pihaknya juga dalam waktu dekat akan menggelar tes urin seluruh ASN hingga aparat desa, untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi narkoba. 

"Kami telah melakukan pengadaan ribuan alat test pack, kita akan lakukan pemeriksaan mendadak," pungkasnya. (Nanda)

KPU Sumbar Kunjungi Posko GMHP Kota Pariaman

Pariaman - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat mengajak masyarakat memastikan diri telah terdaftar atau belum pada daftar pemilih pemilu serentak tahun 2019. 

Pengecekan terdaftar atau tidaknya sebagai pemilih dapat dilakukan dengan mengunjungi Posko Gerakan Mengawal Hak Pilih (GMHP) yang dipusatkan di Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing desa dan kelurahan.

Di Kota Pariaman, GMHP pemilu 2019 dilaksanaan secara serentak di 4 kecamatan. Masing-masing posko mengajak dan mendatangi masyarakat untuk memastikan telah terdaftar pada data pemilih atau tidak.

Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sumatera Barat, Gebril Daulay didampingi Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria mengatakan pengecekan data pemilih bisa juga dilakukan secara mandiri melalui aplikasi mobile berbasis android yang diprogram khusus oleh KPU RI. Melalui aplikasi itu, setiap orang bisa mengecek status telah terdaftar atau tidak pada data pemilih.

"Cukup dengan memasukkan nomor NIK pada KTP dan nama, status terdaftar atau tidak pada data pemilih dapat diketahui," ujarnya saat mengunjungi posko GMHP Pariaman, Rabu (17/10).

Sementara, bagi pemilih yang telah melakukan perekaman KTP Elektonik namun belum terdaftar dalam daftar pemilih saat dilakukan pengecekan, dapat melaporkan kepada PPS atau di posko GMHP. Data akan diverifikasi, jika memenuhi syarat akan didaftar pada data pemilih.

Ia menginstruksikan agar PPS dan tim di GMHP proaktif mendatangi titik kumpul masyarakat dan menyampaikan misi GMHP yang digencarkan KPU. 

"Kita tidak hanya menunggu, harus datangi titik kumpul atau keramaian masyarakat untuk menyampaikan pengecekan data pemilih. Dengan adanya pengecekan ini, data pemilih yang masih akan kita susun validitasnya akan baik," ulasnya.

Di Sumatera Barat tercatat sebanyak 3.464.152 pemilih yang telah ditetapkan sebagai Data Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) pada September 2018 silam. Data pemilih masih terus mengami pergeseran jumlah, karena adanya penambahan dan pengurangan data pemilih.

"Data tersebut masih mengalami pergeseran disebabkan adanya data pemilih yang dicoret karena kematian, dicabut hak pilihnya, pindah domisili, dan pemilih baru," pungkasnya.

Walikota Pariaman, Genius Umar didampingi Wakil walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan, tidak terdaftarnya masyarakat pada daftar pemilih disebabkan masih adanya masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik. 

"Masih ada warga kita yang belum merekam data KTP Elektronik, sehingga belum bisa masuk data pemilih," kata Genius.

Pemko Pariaman ikut mensosialisasikan misi GMHP dengan memperluas penyebaran informasi kepada jajaran pemerintah dan media informasi Kota Pariaman.

Menurut Genius, keakuratan data pemilih sangat penting untuk melindungi hak pilih masyarakat pada pemilu. Keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak melulu soal hasil dan tahapan saja, namun juga tentang sejauh mana keterlibatan dan partisipasi masyarakat pada pesta demokrasi.

"Jika tidak terdftar dalam data pemilih, bagaimana warga bisa menggunakan hak pilih. Sehingga keakuratan data pemilih sangat penting," pungkasnya. (Nanda)

Pemko Pariaman Segera Wujudkan Lapangan Merdeka Jadi Alun-Alun Kota
Wakil Walikota Mardison Mahyuddin tinjau Lapangan Merdeka Pariaman. Foto: Nanda
Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman berencana akan kembalikan fungsi Lapangan Merdeka Pariaman menjadi lapangan terbuka. Lapangan tersebut akan dirubah menjadi alun-alun yang dapat dijadikan sebagai tempat berbagai kegiatan masyarakat. Kegiatan pemerintah juga bisa dilaksanakan di tempat tersebut.

Selain mengembalikan fungsinya, Lapangan Merdeka juga akan dilengkapi fasilitas penunjang seperti toilet, dan jaringan internet wifi untuk pengunjung.

"Akan kita kembalikan fungsinya sebagai lapangan terbuka hijau. Namun fasilitasnya akan kita lengkapi agar warga kita yang beraktivitas dan bermain di lapangan hijau bisa betah," ujar Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin usai meninjau kondisi Lapangan Merdeka Pariaman, Selasa (16/10) pagi.

Keberadaan Lapangan Merdeka sebagai alun-alun yang terbuka, dibutuhkan sebagai alternatif bagi masyarakat Pariaman dan wisatawan. Lapangan Merdeka berjarak dekat dengan pasar, diyakini juga akan berdampak bagi peningkatan pendapatan pedagang di Pasar Pariaman.

"Letak yang dekat dengan pasar tentu akan berpengaruh kepada pendapatan pedagang. Bayangkan saja saat kita berbelanja ke pasar, kita bawa keluarga. Dari pada lelah berkeliling di pasar, anak-anak bisa bermain di lapangan," ulasnya.

Menurutnya, pengembalian fungsi Lapangan Merdeka sebagai lapangan terbuka akan diupayakan terealisasi pada 2019 mendatang. Pemko Pariaman akan mengupayakan kebutuhan dana pengerjaannya pada APBD Kota Pariaman tahun 2019 yang sedang dirancang.

"Tidak butuh anggaran yang besar, kita akan upayakan hal ini terealisasi tahun depan," pungkasnya.

Rencana pengembalian fungsi Lapangan Merdeka sebagai lapangan terbuka, disambut baik masyarakat Pariaman. Warga menilai, keberadaan lapangan terbuka hijau akan menjadi lokasi tempat berkumpul anak muda di Kota Pariaman. Apalagi fasilitas wifi atau jaringan internet juga disediakan.

"Bagus sekali. Karena memang untuk tempat ngumpul-ngumpul bagusnya di tempat terbuka. Apalagi nanti ada spot untuk foto-foto," sambut salah seorang warga Pariaman, Muhammad Zulfikar. (Nanda)
Sampaikan Amanah Suami, Perantau Malaysia Hibahkan Tanah ke Pemko Pariaman

Hj Ramaini serahkan naskah hibah dan sertifikat tanah kepada Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin. Foto: Nanda
Pariaman - Perantau asal Kota Pariaman hibahkan tanah seluas 2.000 meter persegi kepada Pemerintah Kota Pariaman untuk dijadikan tempat pendidikan dan pengembangan syiar Islam di Kota Pariaman.

Tanah yang terletak di komplek perumahan Dusun Pasa Lalang Desa Taluak Kota Pariaman itu, merupakan hibah dari keluarga Alm H Syarifuddin bin Zainuddin, perantau Pariaman di negara Malaysia.

Hibah diserahkan langsung sang istri, Hj Ramaini kepada Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin di ruangan kerjanya, Selasa (16/10) siang.

Keluarga H Syarifuddin merupakan warga Desa Marabau, Pariaman Selatan, yang merantau ke negara tetangga Malaysia sejak 1982 silam. Keluarga yang memiliki usaha rumah rumah dan toko emas di Simpang Tiga Gombak, Malaysia ini, kini telah tercatat menjadi warga negara Malaysia.
 

Namun demikian, pulang ke Pariaman tetap dirutinkan mereka satu tahun sekali. Hibah tanah tepat dilakukan untuk mendukung program keagamaan yang telah diprogramkan oleh pemerintah Kota Pariaman.

Proses hibah tanah dari keluarga almarhum kepada Pemko Pariaman berlangsung cepat. Kurang dari dua jam, setelah pertemuan keluarga almarhum dengan Mardison Mahyuddin di salah satu rumah makan di Pasir Sunur Pariaman Setalan. Pada saat itu langsung berlanjut pada tahap penandatangan dan penyerahan naskah hibah.

Ramaini mengatakan penyerahan hibah tanah tersebut telah direncanakan sejak lima tahun yang lalu. Namun baru saat ini bisa direalisasikan. Ia berharap lahan tersebut dapat digunakan untuk pengembangan pendidikan agama Islam dan kemaslahatan ummat Islam di Kota Pariaman - sesuai dengan amanat almarhum suaminya yang wafat pada 1999 silam.

"Amanah dari almarhum, lahan tersebut dimanfaatkan untuk dijadikan tempat pendidikan Islam, ataupun tempat bagi kemaslahatan ummat Islam di Kota Pariaman. Bisa untuk madrasah ataupun panti bagi anak-anak yang kurang mampu. Dengan telah kami serahkan, berarti telah sampailah amanah yang diberikan oleh almarhum kepada kami," kata Ramaini.

Mardison Mahyuddin mengatakan, tanah yang dihibahkan oleh keluarga Almarhum H Syarifuddin akan dimanfaatkan sesuai dengan amanah peruntukan.

Pemerintah Kota Pariaman sendiri memiliki sejumlah program khusus untuk mengembangkan pendidikan agama Islam seperti pembangunan MDA, MDTA, MDU. Pihaknya akan mengkaji kecocokan kebutuhan lahan untuk pembangunan sektor keagamaan dengan amanah pemberi hibah.

"Kita akan kaji pemanfaatan tanah ini, apakah bisa kita manfaatkan untuk lokasi pembangunan MDA, MDU dan MDTA yang ada pada visi dan misi. Yang jelas, kita akan gunakan sesuai dengan amanah dari keluarga yang telah menghibahkan," ujarnya usai menandatagangi naskah penerimaan hibah tanah.

Ia menyebut penyerahan lahan berupa tanah oleh masyarakat kepada pemerintah, adalah wujud dukungan masyarakat terhadap program pemerintah. Ketersediaan lahan, terkadang menjadi kendala pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah. Pembebasan lahan yang sulit, kerap menghambat realisasi rencana pembangunan didaerah.

"Kami sangat berterimakasih kepada keluarga almarhum Syariffuddin, lahan yang diberikan akan kami manfaatkan. Ketersedian lahan kadang menjadi kendala dalam pembagunan yang dilakukan pemerintah. Pembebasan lahan di beberapa daerah menjadi masalah, sehingga proyek pembangunan terhenti atau dipindahkan," ulasnya.

Ia mengatakan, Pemko Pariaman sangat terbuka menerima hibah lahan dari masyarakat. Sejumlah program dan rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah, pastinya membutuhkan ketersedian lahan.

"Bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang. Yang jelas pembangunan fisik pasti membutuhkan lahan," pungkasnya. (Nanda)
Bawaslu Pariaman Tertibkan APK Pemilu 2019

Pariaman - Tim gabungan mulai membersihkan alat sosialisasi kampanye seperti baliho, spanduk dan dalam bentuk lain yang tidak sesuai dengan aturan Alat Peraga Kampanye (APK) pada Pemilu Serentak 2019.

Pembersihan APK yang diturunkan, dimulai dari jalan utama hingga ke desa-desa di Kota Pariaman. Pembersihan masih akan terus dilakukan, jika Bawaslu Kota Pariaman masih menemukan alat sosialisasi yang melanggar ketentuan.

97 tanda gambar yang terdiri dari 24 lembar baliho, 71 lembar spanduk dan 2 lembar poster dibersihkan tim gabungan dalam penertiban gabungan itu.

Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan, menegaskan jika alat peraga yang boleh dipasang hanyalah APK dengan desain dan titik pemasangan yang telah disahkan oleh KPU.
   
Selain yang dicetak dan dipasang oleh KPU, masing-masing partai politik maupun calon legislatif, juga diizinkan menambah alat peraga kampanye namun terlebih dahulu dikoordinasikan dengan KPU.

"Peserta pemilu yang mencetak APK tambahan, harus dikoordinasi kan dengan KPU dan jumlahnyapun juga dibatasi maksimal 10 lembar," katanya.

Tahapan kampanye Pemilu derentak 2019 telah dimulai sejak 23 September 2018 silam. Tahapan kampanye berakhir saat akan memasuki masa tenang pada 13 April 2019 mendatang.

Sebelum melakukan penertiban gabungan hari ini, Bawaslu Kota Pariaman telah mengirimkan imbauan kepada parpol dan calon agar membersihkan bahan sosialisasinya.

"Kami telah imbau agar parpol dan calon membersihkan bahan sosialisasinya sebelum pembersihan hari ini," pungkasnya. (Nanda)

Pedagang Balai Kuraitaji Keluhkan Toilet Bocor ke Mardison

Pariaman - Dua toilet pasar Balai Kuraitaji Pariaman Selatan tidak dapat digunakan karena mengalami kebocoran. Jika tetap digunakan, air buangan toilet akan merembes akan membasahi kios pedagang yang berada di lantai dasar.

Keluhan tersebut disampaikan pedagang saat Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, melakukan pengecekan ke Pasar Balaikuraitaji, Senin (15/10).

Akibat tidak bisa difungsikan, pedagang ataupun masyarakat yang berbelanja di Pasar Balaikuraitaji, terpaksa melakukan aktivitas buang air kecil dan besar di masjid yang berada di dekat pasar.

"Jika digunakan toiletnya air buangannya akan merembes dan membuat kios di lantai dasar basah. Untuk buang air kecil, kami numpang ke masjid sekitar 50 meter dari sini," ujar salah seorang pedagang, Lia.

Sejak dioperasionalkan, dua toilet yang ada di lantai dua ini hanya digunakan dalam waktu yang tidak lama. Selain toilet yang bocor, ruangan salat di lantai dua juga minim fasilitas.
Keluhan tersebut langsung ditanggapi wakil walikota Pariaman. Mardison Mahyuddin mengatakan pihaknya akan menampung keluhan yang disampaikan masyarakat tentang fasilitas Pasar Balaikuraitaji. Kelurahan tersebut, kata Mardison, akan dibahas dengan SOPD terkait.

"Kita akan bahas ini dengan dinas terkait untuk dilakukan perbaikan. Fasilitas seperti toilet dan musala sangat penting bagi pedagang dan pembeli untuk segera diperbaiki," ujarnya.

Dalam kunjugan pertamanya ke Pasar Balaikuraitaji usai dilantik sebagai wakil walikota Pariaman, digunakan untuk menyerap informasi dan laporan langsung dari masyarakat.

"Ada laporan yang kami terima bahwa ada pungutan lain di luar retribusi yang diwajibkan oleh pemerintah. Inilah yang ingin kita cek ke lapangan termasuk juga keluhan fasilitas pasar dan pengecekan stabilitas harga kebutuhan pokok," ulasnya.

Selain perbaikan fasilitas penunjang pasar yang bakal dilakukan pemerintah, ia berharap agar pedagang dan masyarakat dapat menjaga dan memilihara kebersihan dan kenyamanan pasar.

"Jika pasar bersih dan nyaman, pasar akan ramai, perputaran uang akan tinggi," tandasnya. (Nanda)

Mardison Optimis Partisipasi Warga Pariaman Meningkat Pada Pemilu 2019
Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin optimis penyelenggaraan Pemilu 2019 di kota Pariaman akan melahirkan pemimpin yang berkualitas. Foto: Junaidi
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin berharap adanya peningkatan partisipasi warga Pariaman pada Pemilihan Umum Serentak 17 April 2019 mendatang. Baik untuk pemilihan presiden/wakil presiden, maupun pemilihan anggota legeslatif (DPD, DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten), Senin (15/10).

Dengan meningkatnya partisipasi tersebut, kata Mardison, akan mencerminkan bahwa warga Pariaman kian peduli dan bertanggungjawab dengan masa depannya sendiri yang merupakan refleksi dari kesadaran berpolitik warga.

Hal tersebut, imbuh dia, telah tergambar dari semakin tingginya partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Pariaman 2018. Tingkat patisipasi pemilih pada Pilkada Serentak itu, meningkat menjadi 76%, dari Pilkada 2013 yang hanya 69% dari jumlah pemilih.

Mardison berharap pada 2019 mendatang, tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat menjadi 80%. Dengan semakin tingginya partisipasi pemilih, legitimasi pemimpin yang dihasilkan lebih kokoh dan dipercaya publik.

Ketua DPD Golkar Pariaman itu mengatakan, sosialisasi yang digelar adalah bagian dari pendidikan politik dan peningkatan pemahaman kesadaran berpolitik bagi masyarakat Pariaman.

"Sehingga kita menjadi semakin sadar bahwa dengan pemilu, adalah upaya untuk menentukan masa depan bangsa dan negara untuk lima tahun ke depan," ungkap politisi senior itu.

Masyarakat, imbuh dia, juga harus terus didorong untuk menjadi bagian dari suksesnya pemilu. Baik dalam sukses penyelenggaraan maupun sukses menghasilkan pemimpin bangsa yang berkualitas.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh 16 partai politik yang ada di Kota Pariaman. Kepada kader parpol diimbaunya mengikuti kegiatan yang digelar selama dua hari ke depan itu dengan baik.

"Ilmu yang diberikan oleh narasumber, hendaknya dapat diimplementasikan di tengah masyarakat," tandasnya.

Kepala Kesbangpol Kota Pariaman Efirizal berharap, melalui sosialisasi para peserta memahami peraturan perundangan politik tentang pemilu agar disampaikan ke tengah masyarakat demi suksesnya Pemilu Serentak 2019.

Sosialisasi yang digelar oleh Kesbangpol pada hari pertama mendatangkan narasumber tunggal M Sofyan Muslim, Peneliti Litbangg Kemendagri RI. Dan esoknya dari KPU Kota Pariaman dan Bawaslu Kota Pariaman. (Juned/OLP)
Hadiri REI Property Expo, Genius Ajak Developer Kakap Investasi Pariwisata di Pariaman
Walikota Pariaman Dr. Genius Umar expose potensi wisata Pariaman yang menggiurkan. Foto: Istimewa
Pekanbaru - Walikota Pariaman Genius Umar ajak developer kakap berinvestasi di Kota Pariaman. Orang nomor satu di Pariaman ini menjamin kemudahan investasi bagi para investor yang mau masuk ke Pariaman.

Hal itu dipaparkan ayah empat anak ini saat memberi sambutan pada acara Real Estate Indonesia (REI) Property Expo 2018 di Mall SKA Pekanbaru, Minggu (14/10)

"Perizinan yang mudah serta target pasar yang jelas adalah beberapa faktor keunggulan jika berinvestasi di Kota Pariaman," ujar suami dr Lucy itu.

Untuk masalah perizinan, Kota Pariaman telah menerapkan perizinan terpadu satu pintu - melalui Dinas PMPTSP dan Nakernya - sehingga segala hal yang menyangkut perizinan dan legalitasnya hanya perlu di satu tempat saja. Selain menghemat waktu, juga lebih mudah dan cepat.

"Seperti yang kita terapkan untuk Safari Inn Hotel and Cottage di Taluak Pariaman. Perizinannya sangat cepat. Kita antar dalam pengurusan segala sesuatunya. Jadi kami nanti juga menunggu para pengusaha yang ada di sini untuk kami fasilitasi dalam hal pengurusan izinnya," imbuh doktor ilmu kebijakan publik dari IPB itu.

Pada momen pameran properti terbesar dan terlengkap di indonesia tersebut, Genius juga memaparkan bentang alam serta potensi-potensi yang Kota Pariaman miliki secara detail dan mendalam. Termasuk juga potensi pariwisatanya.

"Karena Pariaman sekarang adalah salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat, saya juga mengundang pengusaha-pengusaha yang hadir dalam acara ini untuk berinvestasi di bidang pariwisata," tambahnya.

Rei Property Expo 2018 merupakan pameran yang berlangsung hingga 21 Oktober 2018 mendatang. Rei Property Expo 2018 menghadirkan 40 stand peserta yang terdiri dari developer, perbankan dan pendukung properti.

Perumahan yang ditawarkan sendiri beragam. Mulai dari perumahan bersubsidi sampai perumahan mewah yang tersebar di berbagai kota besar Indonesia. (Tim)
Masuki Tahun Poitik, Mardison: Silahturahmi Tak Boleh Putus karena Beda Pilihan
Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahuddin hadiri sosialisasi UU Pemilu. Foto: Junaidi
Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman ajak partai politik peserta pemilu 2019 tingkat Kota Pariaman sosialisasikan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu kepada masyarakat Pariaman. 
 

Berbagai ketentuan dan petunjuk teknis, yang juga memuat sanksi bagi pelanggar aturan perlu disebarluaskan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan agar aturan kepemiluan dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat.

“Sosialisasi tentang aturan baik itu undang-undang atau peraturan lainnya tentu perlu kita lakukan. Jangan sampai ketidaktahuan masyarakat terhadap aturan pemilu membuat masyarakat terkena sanksi akibat pelanggaran yang tidak ia sadari," ujar Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin saat sosialisasi aturan kepemiluan bagi parpol dan ormas se Kota Pariaman, di hotel Nan Tongga Pariaman, Senin (15/10).

Sebagai organisasi politik yang memiliki kader partai, sosialisasi tentang aturan pemiluan khususnya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, ia nilai sangat strategis dilakukan.

Tidak hanya itu, materi sosialisasi yang diterima kader partai dapat kembali disampaikan kepada masyarakat atau simpatisan sehingga aturan kepemiluan dipahami secara lebih luas.

Setidaknya, kata Mardison, kader dari masing-masing partai sudah paham dengan aturan pemilu 2019, dan bisa mensosialisasikan juga kepada masyarakat dan simptisan partainya di akar rumput.
"Ada tindakan yang dilarang dilakukan masyarakat pada pemilu, kita sampaikan sehingga tidak ada masyarakat yang tidak tahu dengan aturan dan tekena sanksi atas pelanggaran pemilu," ulasnya.

Menurut Mardison, secara teknis penyelenggaraan pemilu 2019 berbeda dengan pemilu yang diselenggarakan pada 2014 atau sebelumnya.

Pada 2019, pemilihan dilaksanakan secara serentak memilih calon anggota legislatif di semua tingkatan dan memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia secara bersamaan yakni pada 17 April 2019 mendatang.

Ia juga mengimbau agar partai politik dapat mengelola pendukung simpatisan partai untuk tidak melakukan praktik fanatisme berlebihan terhadap peserta pemilu 2019 hingga mengarah timbulnya gesekan antara pendukung. Tindakan fanatik berlebihan dalam praktik dukung-mendukung kandidat, kerap memicu terjadinya konflik antar pendukung.

"Negara kita menganut sistim demokrasi, perbedaan pilihan politik sesungguhnya adalah hal yang biasa. Yang perlu adalah bagaimana kedewasaan masyarakat menanggapi berbedaan tersebut. Jangan sampai berbeda pilihan, merusak jalinan silaturahmi yang ada," kata dia.

Di samping itu, mantan ketua DPRD Kota Pariaman ini berharap calon anggota legislatif dan timses capres cawapres melakukan pendidikan politik saat melakukan kampanye dengan mengedepankan adu gagasan dan ide. Calon dan tim sukses ia harapkan menjadi perekat perbedaan pada tahun politik ini. (Nanda)
Tim Sepatu Roda Kota Pariaman Raih Posisi 2 Liga Tingkat Sumatera

Pariaman - Tim Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Kota Pariaman raih peringkat kedua pada Kejuaraan Daerah Sepatu Roda tingkat Sumatera Barat yang memperebutkan piala Istri Gubernur Sumatera Barat dan Piala Walikota Pariaman, Minggu (14/10) di arena sepatu roda Pantai Cermin Pariaman.

Posisi kedua diraih Pariaman setelah mendapatkan total 19 medali dengan 7 medali emas, 6 medali perak dan 6 medali perunggu.

Raihan medali Kota Pariaman ini diberada di bawah perolehan medali tim Sriwijawa Inline Skate Pelembang, Sumatera Selatan, dengan 12 medali dengan 10 medali emas dan 2 perak.

Sedangkan pada peringkat ketiga ditempati tim PERSEROSI Kota Bukittinggi dengan perolehan 14 medali yang terdiri dari 7 medali emas, 2 medali perak dan 5 medali perunggu.

Meskipun berada peringkat kedua perolehan medali terbanyak, namun posisi tersebut tetap memantapkan tim sepatu roda Kota Tabuik sebagai tim terbaik di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, tim Kota Pariaman bisa mengungguli tim sepatu roda Sumatera Utara, Riau dan Jambi.

"Ini menjadi proyeksi kami pada cabang olahraga Porprov XV  November 2018 mendatang. Meskipun berada diperingkat kedua, namun tingkat Sumatera, di tingkat Sumatera Barat kita masih di posisi terbaik. Capaian ini menandakan bahwa atlit kita siap bersaing di tingkat nasional," ujar ketua PERSEROSI Kota Pariaman, Azral Malvinas.

Ia mengatakan, atlet yang diturunkan pada Kejurda yang diselanggarakan saat ini merupakan atlit yang akan diturunkan pada Porprov 2018. Kejuaraan ini bagi atlet sepatu roda Kota Pariaman menjadi pemanasan sebelum mengukuti Porprov.

"Capaian ini sudah menjadi modal bagi kita untuk mempertahankan posisi juara umum. Materi atlet yang kita turunkan pada Kejurda hari ini dan Porprov, sama," pungkasnya.

Kejurda sepatu roda tingkat Sumatera memperebutkan piala istri Gubernur Sumatera Barat selesai digelar. Kejuaraan selama dua hari tersebut diikuti 255 orang atlet yang berasal dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan dan Jambi. (Nanda)

Sejumlah Nama Mencuat Jelang Musda KNPI Pariaman

Pariaman - Sejumlah nama calon ketua DPD KNPI Kota Pariaman periode 2018-2021 mulai mencuat menjelang digelarnya Musda V KNPI Kota Pariaman.

Nama tersebut berasal dari kepengurusan DPD KNPI Kota Pariaman saat ini, hingga politisi muda Pariaman.

Beberapa nama calon, yakni Bendahara Umum DPD KNPI Kota Pariaman periode 2015-2018, Febriyan Mirdani dan anggota Bidang Hubungan Antar Lembaga KNPI Kota Pariaman periode 2015-2018, Masrizal.

Selain itu, dua politisi muda Kota Pariaman, yakni politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Fauzan dan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fadli Jamal, disebut-disebut masuk dalam bursa kandidat.

"Jika memang diamanatkan, tentu amanah itu siap kami jalankan. Sejauh ini sudah ada dorongan dari kawan-kawan OKP agar saya ikut mencalonkan diri, namun hal ini terlebih dahulu akan saya konsultasikan dengan senior KNPI Kota Pariaman," kata Febriyan Mirdani.

Senada dengan itu, mantan ketua PC PMII Kota Pariaman Masrizal mengaku siap jika Musda KNPI Kota Pariaman menujuk dirinya untuk memimpin DPD KNPI Kota Pariaman periode mendatang.

"Kita siap jika memang diberikan amanah dan kepercayaan. Namun belum ada pembicaraan tentang pencalonan saya hingga saat ini," ujarnya.

Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin menyambut baik kemunculan sejumlah nama kandidat menjelang pelaksanaan Musda. Banyaknya nama kandidat yang muncul akan memberikan banyak warna pada pelaksanaan Musda.

"Musda adalah dinamika. Ada lobi-lobi juga antara kandidat dengan OKP dan Ormas. Siapa yang bisa meyakinkan peserta Musda, punya visi jelas, dialah yang bakal terpilih," tandasnya. (Nanda)

KNPI Pariaman Keluhkan Dukungan Dana, Ini Kata Mardison

Pariaman - Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) DPD KNPI Kota Pariaman akhirnya digelar, Minggu (14/10).

Rapat yang dilaksanakan di Aula PAUD Dikmas Rawang Kota Pariaman ini, akan menetapkan beberapa keputusan terkait suksesi kepengurusan KNPI Kota Pariaman.

Rapat ini akan menetapkan jadwal pelaksanaan Musda KNPI Kota Pariaman, persyaratan bagi calon ketua dan persyaratan bagi peserta Musda begitu juga dengan program kerja DPD KNPI Kota Pariaman selama tiga tahun ke depan.

Rapat akhirnya terlaksana setelah sempat terjadi penundaan dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya pada 16 September 2018 silam.

Sejumlah tokoh daerah hadir dalam kegiatan itu. Sebut saja wakil walikota Pariaman yang juga mantan ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, wakil ketua DPRD Kota Pariaman, Syafinal Akbar, Ketua KNPI Sumatera Barat, Fadly Amran, Ketua MPI DPD KNPI Sumatera Barat, Defika Yufiandra, dan Ketua MPI DPD KNPI Kota Pariaman, Riky Falantino.

Dalam pembukaan Rapimda, berbagai harapan disampaikan KNPI Kota Pariaman. Minimnya sarana prasarana hingga dukungan anggaran KNPI Kota Pariaman dikemukan.

"Kita mengharapkan dukungan dari pemerintah Kota Pariaman agar kegiatan dan program kerja terlaksana secara optimal," kata ketua DPD KNPI Kota Pariaman, Riza Saputra.

Gayung bersambut, wakil walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan pemberdayaan pemuda menjadi salah satu program unggulan pasangan Genius Umar-Mardison Mahyuddin saat Pilkada 2018 silam.

Salah satu program tersebut adalah pembangunan Youth Center yang dijadikan sebagai pusat kegiatan kepemudaan. Berbagai bidang kegiatan kepemudaan seperti kesenian, olahraga, budaya, ekonomi, politik dan bidang lainnya dipusatkan pada satu tempat.

"Ini masuk pada program tahun pertama kepemimpinan Genius-Mardison setelah resmi menjabat walikota dan wakil walikota Pariaman. Bukan hanya Youth Center saja, di bidang pendidikan pun ada Satu Rumah Satu Sarjana yang diperuntukkan bagi pemuda Pariaman yang melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi namun terkendala biaya," kata dia.

Sebagai mantan kader KNPI, ia menekankan agar organisasi tidak dijadikan sebagai simbol saja. Habis terbentuk, diam tidak ada berbuat kemaslahatan.

Menurutnya, organisasi tidak hanya menjadi ajang kumpul-kumpul saja, namun wadah berkontribusi bagi negara dan daerah.

Ia berharap kepengurusan KNPI Kota Pariaman menjadi mitra pemerintah. Dukungan pemuda sangat diperlukan agar kebijakan pemerintah dapat diterapkan secara maksimal.

"Banyak tantangan yang pemuda ke depan menghadapi permasalahan sosial kekinian. Pemuda harus ikut mendukung upaya pemberatasan penyalahgunaan narkoba, menolak LGBT, dan ikut serta dalam pengentasan kemiskinan. Hal ini dilakukan sesuai dengan peran masing-masing," pungkasnya. (Nanda)

Genius Akan Bangun Tribun Penonton di Sirkuit Sepatu Roda Pantai Cermin
Genius kalungkan medali kepada para pemenang lomba sepatu roda tingkat Sumatera di Pantai Cermin. Foto: Junaidi
Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman akan melengkapi fasilitas penunjang arena sepatu roda Kota Pariaman tahun mendatang. Upaya itu agar keberadaan arena lintasan sepatu roda permanen pertama di Sumatera Barat ini, benar-benar menjadi destinasi sport tourismnya Kota Pariaman.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan, fasilitas pada arena sepatu roda yang terletak di kawasan Pantai Cermin itu belumlah lengkap. Sarana penunjang arena seperti tribun penonton, taman dan jaringan internet, titik kumpul, akan dibangun dan dilengkapi.

"Kita akan lengkapi fasilitasnya. Kita akan buat tribun untuk penonton, taman dan fasilitas internet, sehingga orangtua yang datang membawa anaknya bersepatu roda di arena ini bisa bersantai," katanya usai menghadiri pembukaan kejuaraan daerah sepatu roda tingkat Sumatera 2018.

Untuk melengkapi fasilitas itu, Pemko Pariaman akan meminta sejumlah perusahaan yang ada di Kota Pariaman untuk membantu hal tersebut melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Kita akan coba minta dukungan perusahan agar CSR-nya diarahkan untuk membantu melengkapi fasilitas ini. Misalnya ketersedian wifi, kita minta bantuan dari Telkom," ulasnya.

Sebagai yang pertama dan satu-satunya di Sumatera Barat, keberadan arena sepatu roda Kota Pariaman diyakini menjadi daya tarik tersendiri bagi atlet atau penghobi sepatu roda menjajal lintasan sepatu roda Pantai Cermin.

"Belum lagi penambahan fasilitas pendukung, akan menambah kenyamanan atlet dan keluarga saat berwisata olahraga di Kota Pariaman," sambungnya.

Menurut Genius, sport tourism merupakan kegiatan wisata yang dipadukan dengan kegiatan olahraga, atau berolahraga sambil berwisata, atau sebaliknya. Terdapat dua kategori sport tourism; yaitu berwisata sambil menonton pertandingan dan berwisata sambil mengikuti iven wisata.

"Bayangkan jika iven kejuaraan sepatu roda digelar tingkat nasional. Seluruh atlet datang, berlomba sambil berwisata. Lalu wisatawan datang untuk menyaksikan kejuaraan, inilah sport tourism itu," pungkasnya.

Sebelumnya 255 atlet asal Sumatera Barat, Jambi, Riau, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara beradu cepat di sirkuit sepatu roda Kota Pariaman pada 13-14 Oktober 2018. Dijadwalkan hari ini (Minggu) seluruh pertandingan dengan 36 kelas selesai dilaksanakan. (Nanda)
Kapolres Pariaman Dipercaya Genius Jadi Ketua Kontingen Kota Pariaman untuk Porprov
Genius Umar dan Kapolres cek kesiapan cabang olahraga mengahadapi iven Porprov Sumbar di Padangpariaman. Foto: Junaidi
Pariaman - Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan, ditunjuk jadi Ketua Kontingen Kota Pariaman pada Porprov Sumbar ke XV di Padangpariaman. Penunjukan AKBP Andry tertuang dalam SK Walikota Pariaman nomor 341/801/2018.

Andry Kurniawan mengaku baru pertama kali diberi kehormatan untuk menjadi ketua kontingen daerah. Ia bertekad akan memberikan yang terbaik untuk Kota Pariaman.

"Bangga sekali bisa menjadi Ketua Kontingen pada kegiatan sebesar Porprov Sumbar. Saya bertekad akan memberikan yang terbaik bagi kontingen," kata Andry di Pariaman, Jumat (12/10).

Kepada seluruh panitia, atlet dan ofisial, ia mengimbau agar selalu kompak, semangat dan pantang menyerah berjuang untuk nama baik daerah.

"Tingkatkan terus prestasi dan yang terpenting jaga perilaku kita, berikan yang terbaik, karena kita membawa nama daerah," ungkapnya.

Walikota Pariaman Genius Umar mengajak semua panitia yang telah ditunjuk, mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya.

Ia menginginkan seluruh kebutuhan atlet saat Porprov terpenuhi dengan baik. Baik sarana dan prasarananya, mulai dari makan, akomodasi, pemondokan dan insentif lainnya.

"Sehingga atlet berlomba dengan maksimal dan hasil yang kita harapkan juga tercapai," kata suami dr Lucy itu.

Selain para atlet dan panitia pelaksana kontingen, Genius juga mengajak pengurus cabang olahraga (cabor) meningkatkan peran dan kontribusinya membina dan mengayomi para atlet.

Pada rapat yang diikuti oleh semua pengurus cabor, Walikota Pariaman menargetkan setiap cabor memprediksi raihan medali.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi mengatakan, pada 15 November 2018 pihaknya secara resmi akan melepas Kontingen Porprov Kota Pariaman.

Ia masih menunggu surat dari Kabupaten Padangpariaman jadwal kemunduran pembukaan Porprov dari tanggal 16 menjadi 19 November.

Sedangkan untuk pemondokan Kontingen Kota Pariaman, ia menyebut, berlokasi di SMA 1 Sungai Sariak. Seluruh panitia, atlet dan ofisial akan menginap disana.

Porprov ke XV Sumbar di Padangpariaman, 4 venue berada di Kota Pariaman. GOR Rajo Bujang Karanaur sebagai venue cabang wushu, karate dan taekwondo. Lapangan tenis Karanaur venue cabang tenis lapangan dan soft tenis. Kemudian lintasan sepatu roda Pantai Cermin untuk venue sepatu soda, selanjutnya Gedung TMC untuk venue futsal. (Juned/OLP)
Target Kontingen Porprov Kota Pariaman: Sasar 5 Besar dan Raih Medali Sepakbola
Walikota Pariaman Genius Umar cek kesiapan setiap cabang olahraga kontingen kota Pariaman dalam menghadapi Porprov Sumbar di Padangpariaman. Foto: Nanda
Pariaman - Kontingen olahraga Kota Pariaman bidik posisi lima besar perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke XV di Kabupaten Padangpariaman pada 19 November 2018. Total 133 medali ditargetkan diraih pada ajang pekan olahraga tertinggi tingkat Sumatera Barat.

Target perolehan medali ini disampaikan setelah dilakukan rapat evaluasi dan indentifikasi kesiapan seluruh cabang olahraga yang mengikuti Porprov.

"Kita telah tetapkan target kontingen Porprov Kota Pariaman 133 medali yang terdiri dari 42 medali emas, 46 medali perak dan 45 medali perunggu. Target kita minimal masuk posisi lima besar untuk perolehan medali," kata Walikota Pariaman Genius Umar usai memimpin rapat evaluasi kesiapan kontingen Porprov Kota Pariaman, Jumat (12/11).

Berbagai persiapan kontingen telah dilakukan termasuk dengan menggelar latihan intensif di masing-masing cabang olahraga. Minggu ini, atlit Kota Pariaman dari seluruh cabang olahraga akan menjalani latihan gabungan terpadu.

"Dimulai pada hari Minggu seluruh atlet akan mengikuti latihan gabungan terpusat. Kami ingin memastikan kesiapan seluruh atlet sebelum bertanding bulan depan," ujarnya.

Ia mengatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dialami masing-masing cabang olahraga. Kekurangan sarana dan prasarana yang terjadi pada beberapa cabang olahraga, dalam waktu dekat dipastikan dapat diselesaikan.

Sepakbola Target Raih Medali

Sementara itu dari cabang olahraga sepak bola, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Pariaman menargetkan minimal menempati posisi ketiga atau meraih medali perunggu pada cabang olahraga sepak bola.

Target minimal tersebut dianggap realistis mengingat pada Porprov 2016 di Kota Padang, tim sepak bola Kota Pariaman menembus peringat 4.

"Tahun 2016 di Kota Padang kita bisa masuk empat besar, namun belum bisa bawa medali. Tahun ini di Padangpariaman kita targetkan bisa bawa medali dari cabang sepak bola, minimal perunggu," kata Ketua PSSI Kota Pariaman, Kardinal Feri.

Materi pemain yang dikirim ke Padangpariaman mayoritas merupakan pemain baru yang didapatkan saat penjaringan pertandingan yang dilaksanakan oleh ASKOT PSSI tahun 2018 pada Maret 2018 silam.

"Sisa 4 lainnya tim kita yang pernah mengikuti ajang Porprov di Kota Padang," imbu Kardinal.

Begitu pula dengan pelatih, ASKOT PSSI Kota Pariaman juga telah melakukan regenerasi. Executive Commite PSSI telah menunjuk tiga pelatih muda yakni Ridho Batra sebagai pelatih kepala, Alam Marta dan Putra sebagai asisten pelatih.

"Pada Porprov di Kota Padang 2016 merupakan pemain kelahiran tahun 1995. Harusnya yang tahun 2018 ini merupakan batasan kelahiran 1996. Namun karena regulasi baru yang dikeluarkan ASPROV PSSI Sumatera Barat, materi pemain harus maksimal kelahiran 1997 atau usia 21 tahun," ulasnya.

Kualitas permainan tim sepak bola Kota Pariaman untuk Porprov XV, lanjut Kardinal, mengalami kemajuan yang baik. Dari latihan dan sejumlah pertandigan uji coba yang dilakukan, permainan tim selalu memperlihatkan peningkatan.

"Hasi uji coba yang dilakukan seperti bermain dengan tim PPLP Sumatera Barat dan Batang Anai FC, pemain kami dapat mengimbangi," pungkas mantan kepala desa Pauh ini.

Porprov XV di Kabupaten Padangpariaman secara resmi akan dimulai pada 19 November 2018 mendatang. Pembukaan PORPROV mengalami penundaan dari jadwal sebelumnya yakni 16 November 2018. (Nanda)
Genius Optimis Harfita Sari Lolos 5 Besar PSM Teladan Nasional
Harfita Sari berdialog dengan tim penilai dari Kemensos. Foto: Junaidi
Pariaman --- Harfita Sari -Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari Desa Batang Kabuang Kecamatan Pariaman Timur - ditemui Tim Penilai Pilar-Pilar PSM Teladan tingkat nasional dari Kementerian Sosial, Jum'at (12/10), di desa setempat.

Harfita Sari sebelumnya merupakan PSM terbaik tingkat Kota Pariaman dan tingkat Provinsi Sumatera Barat. Ia kini sedang berjuang untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

Ketua Tim Penilai PSM Andriyansyah, akan memverifikasi data dan laporan yang telah diberikan oleh Harfita Sari untuk dikroscek langsung ke lapangan.

"Sebelumnya Harfita Sari telah kita undang bersama dengan 20 PSM se Indonesia memberikan pemaparan di Kementerian Sosial beberapa waktu lalu. Jadi hari ini, kami hanya memverifikasi apa betul data dan eksposenya tersebut sesuai di lapangan", tutur Andriansyah.

Dari 20 PSM yang dinilai di seluruh Indonesia, akan dipilih 5 kandidat PSM terbaik. Kelima PSM terbaik akan diundang pada puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) pada 20 Desember 2018 di Provinsi Gorontalo.

Ekspose PSM asal Kota Pariaman, kata dia, sangat memuaskan setelah pihaknya melakukan verifikasi langsung pada keluarga miskin yang telah dibantu PSM.

Walikota Pariaman Genius Umar apresiasi Kementerian Sosial RI. Hal itu, kata dia, bisa dilihat dari banyaknya program Kemensos yang diterima Kota Pariaman dalam hal penanggulangan kemiskinan.

"Kali ini sosok PSM Kota Pariaman terbaik Sumbar akan dinilai menjadi PSM terbaik tingkat nasional," ujarnya.

Untuk menjadi seorang PSM di era sekarang, kata Genius, sangat sedikit sekali orang yang mau. salah satunya Harfita Sari yang peduli masyarakat miskin, dan ikhlas membimbingnya.

Tugas PSM dinilai Genius sangat mulia. Genius berharap PSM menjadi pintu awal untuk mengajak semua elemen masyarakat mau menjadi relawan-relawan sosial.

"Kami berharap Harfita Sari menjadi salah satu dari 5 kandidat PSM teladan nasional," pungkas suami dr Lucy itu. (Juned/OLP)
Terus Tergenang Saat Hujan, Mardison Akan Bikin Drainase di Simpang Jaguang
Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin tinjau langsung kondisi genangan air yang kerap membuat arus lalulintas di daerah Simpang Jaguang, Pariaman Selatan, tersendat.

Genangan air hampir setinggi 30 centimeter ini bukan hanya membuat arus lalulintas tidak lancar, namun air  juga menggenangi rumah warga yang berada di sekitar lampu merah Simpang Jagung.

Menurut Mardison, setelah dicek ternyata jalan Pariaman-Padang ini belum dilengkapi drainase yang baik, sehingga air hujan dengan intensitas sedang selama satu jam dengan cepat menggenang.

Usai meninjau kondisi genangan air, ia langsung meminta Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman untuk menyedot genangan air. Sebagai solusi pihaknya juga telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) membuat saluran drainase.

"Tadi kami juga bincang-bincang dengan warga, ini sangat dikeluhkan. Sebagai solusinya, kita akan buatkan saluran drainase agar air tidak tergenang lagi," ulasnya.

Mardison Mahyuddin telah dilantik sebagai wakil walikota Pariaman periode 2018-2023 pada Selasa (9/10). Setelah dilantik, Mardison Mahyuddin bergerak cepat. Sejumlah program visi dan misi yang dirancangnya bersama Walikota Genius Umar saat kampanye, satu per satu mulai dikerjakan. (Nanda).
Curah Hujan Tinggi, Mardison Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor
Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, imbau warga Kota Pariaman waspadai kemungkinan terjadinya banjir mengingat tingginya curah hujan yang merata di wilayah itu.

Musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, diperkirakan masih akan mengguyur Pariaman sekitarnya hingga akhir bulan November 2018 mendatang.

"Curah hujan yang tinggi rawan menyebabkan banjir. Dari pemantauan terdapat beberapa titik yang ada genangan air, begitu pula dengan debit air di sungai ada peningkatkan. Kita mengingatkan masyarakat untuk tetap waspadai terhadap segala kemungkinan yang terjadi," ujarnya, usai melaksanakan salat Jumat di Pariaman, Jumat (12/10).

Tingginya curah hujan dalam waktu yang cukup lama juga dapat menyebabkan terjadinya pergerakan tanah dan longsor. Mencegah adanya korban jiwa, Mardison meminta masyarakat yang bermukim di dekat perbukitan ataupun sungai untuk lebih berhati-hati.

"Untuk masyarakat yang bermukim di tempat yang rawan banjir dan longsor, sementara waktu kami minta untuk lebih waspada," ulasnya.

Selain itu, hujan yang disertai angin kencang juga rawan menyebabkan pohon tumbang. Pohon-pohon yang ada pada taman jalan, rawan tumbang yang bisa menimpa para pengguna jalan.

"Jika angin kencang, sebaiknya perjalanannya ditunda dulu kuatir jika nanti ada pohon yang tumbang. Saya telah instruksikan agar dinas terkait untuk mengecek kondisi pohon taman jalan. Jika kondisinya rapuh atau membahayakan ditebang dan diremajakan," pungkasnya. (Nanda)
Hari Perdana Masuk Kerja, Genius Ingin Tim yang Total Foot-ball
Genius Umar didampingi Mardison Mahyuddin inginkan tim total football bagun kota Pariaman. Foto: Junaidi
Pariaman - Hari perdana masuk kantor sebagai walikota Pariaman, Genius Umar pimpin apel akbar ASN di Halaman Balaikota, Kamis (11/10). Di sampingnya berdiri wakil walikota Mardison Mahyuddin.

Walikota Genius menegaskan perlunya sinergi antar OPD. Mulai dari jajaran pejabat eselon, hingga staf - guna mewujudkan visi-misi pemerintahan Genis-Mardison - lima tahun ke depan.

“Pemerintahan harus berprinsip 'total football'. Seperti tim sepakbola, semua harus saling mengisi dan mempunyai peran masing-masing menuju 'goal' yang kita inginkan. Dan mereka harus sejalan antara satu dengan lainnya,” ungkap suami dari dr Lucy ini.

ASN, baik pejabat maupun staf, harus memberikan kontribusi bagi SOPD-nya masing-masing. Jangan sampai ada, tetapi tidak memberikan kontribusi apa-apa terhadap instansi dan daerah yang akan menghambat percepatan pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Dunia saat ini telah beranjak menuju era digitalisasi, dan masyarakat menuntut untuk perbaikan pelayanan. Untuk itu kita sebagai ASN, harus memberikan sikap dan kinerja terbaik selaku abdi masyarakat,” sambung doktor ilmu kebijakan publik dari IPB itu.

ASN diimbau tidak bekerja stagnan, tetapi mesti berinovasi dan menciptakan prestasi sebagaimana daerah-daerah unggul lainnya di Indonesia.

Kota Pariaman, tukuk Genius, saat ini telah menjadi destinasi wisata. Ia memerintahkan jajaran SOPD membuat program dan inovasi mendukung program tersebut.

"Kita telah sering studi banding ke daerah yang lebih dulu berinovasi, implementasikan di daerah kita,” lanjutnya.

Genius Umar dan Mardison Mahyudin dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pariaman periode 2018-2023 pada Selasa (9/10) oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Sedangkan serah terima jabatan pada Rabu (10/10) di DPRD Kota Pariaman dari Walikota Pariaman sebelumnya Mukhlis Rahman. (Juned/OLP)
Genius Imbau Seluruh OPD Himpun Dana bagi Korban Gempa Tsunami Palu
Foto: Junaidi
Pariaman - Hari pertama masuk kantor, walikota dan wakil walikota Pariaman Genius Umar-Mardison Mahyudin, menerima rombongan Disdikpora, Pramuka SMK 4 Pariaman dan Mahasiswi STIE Pariaman di Balaikota Pariaman, Kamis (11/10).

Rombongan datang untuk memberikan bantuan bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Dana yang diserahkan mencapai Rp93.070.000. Dari dinas Dikpora Rp70.745.500, Pramuka SMK 4 Pariaman Rp12.324.500, ditambah sejumlah pakaian bekas. Sedangkan dari Mahasiswi STIE Pariaman sebesar Rp10.000.000.

“Kita mengapresiasi upaya pelajar, mahasiswa dan ASN, yang telah menyisihkan uangnya. Bahkan ada yang turun ke jalan untuk menghimpun bantuan yang akan diserahkan kepada saudara kita yang tertimpa bencana di Palu dan Donggala," kata Genius Umar.

Genius menyebut, warga kota Pariaman memiliki solidaritas berbangsa dan semangat sosial yang tinggi. Bantuan tersebut, imbuh Genius, akan dikoordinir oleh Bagian Kesra di Setdako Pariaman.

"Baik bantuan yang dihimpun di SOPD, maupun dari lembaga lain yang menyerahkannya kepada Pemko untuk disalurkan ke Palu, seperti ketika kita memberikan bantuan ke Lombok beberapa waktu lalu," imbuh suami dari dr Lucy itu.

Genius Umar juga menunjuk Kabag Kesra untuk menghimpun dana bantuan dari OPD yang ada di Pemko Pariaman. Seluruh bantuan yang terkumpul, dalam waktu dekat akan diserahkan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Saat ini baru beberap SOPD yang telah menyerahkan bantuannya kepada Kesra. Dalam minggu ini kami harapkan seluruh SOPD menyerahkan bantuannya kepada Kesra," pungkasnya. (Juned/OLP)