Batang Pinang Biasa! Panjat Batang Pisang Bagomok di Gadur baru Luarbiasa!
Atraksi panjat batang pisang menjadi tontonan paling menghibur selama perayaan HUT RI di Gadur. Foto/Nanda
Gadur - Batang pinang "bagomok" menjadi ikonik perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia. Ribuan, mungkin ratusan ribu pohon pinang ditebang untuk menyemarakkan perayaan kemerdekaan Indonesia setiap tahunnya.

Namun apa jadinya jika yang dipanjat bukanlah batang pinang. Melainkan batang pisang.

Demikian halnya di Korong Kampung Dalam, Nagari Gadur Kecamatan Enam Lingkung, Padangpariaman. Batang pisang digunakan untuk batang pinang.

Unik memang. Batang pisang tidak ditebang, melainkan dibongkar dengan umbi uratnya. Setelah dibersihkan, batang pisang dengan panjang 8 meter digantung secara terbalik, disangga menggunakan dua pohon pinang di dua sisinya. Setelah itu, batang pisang dilumuri "grease" atau gomok (gemuk).

Berbeda dengan aksi panjat batang pinang bagomok kebanyakan. Menaklukan atau mencapai puncak batang pisang bagomok jauh lebih sulit, dibandingkan batang pinang umumnya. Batang pisang yang digantung, berayun ketika dipanjat. Di sanalah kesulitannya.

Uniknya panjat batang pisang ini, menjadi tontonan. Tidak hanya masyarakat setempat, atraksi ini mengundang pengunjung dari daerah lain untuk menyaksikan.

Walikorong Kampung Dalam, Adek Gusrinaldo mengatakan, panjat batang pisang bagomok telah dimulai sejak tahun 1990-an. Atraksi panjat batang pisang bagomok masih diselenggarakan tiap HUT RI.

"Meskipun sulit, kelompok pemuda setempat selalu mencapai puncaknya," ujarnya di Gadur, Minggu (19/8) sore.

Selain batang pisang bagomok, dua batang pinang juga memeriahkan HUT RI di tempat tersebut. Namun, batang pinang yang memiliki ukuran panjang yang berbeda, pesertanya khusus diikuti anak-anak saja.

"Kami juga adakan panjat batang pinang bagi anak-anak," ulasnya.

Di momen HUT RI ke-73, ia mengajak generasi muda setempat mengisi dengan hal yang positif. Melakukan hal positif sekecil apapun bisa dilakukan sebagai bentuk sikap cinta terhadap tanah air. (Nanda)
Desain Keren Dilengkapi Taman, Jembatan Lubuak Tano Jadi Objek Wisata
Bupati Ali Mukhni dikerubuti warga setempat saat meninjau pembangunan jembatan Lubuak Tano di Buluah Kasok, Kecamatan VII Koto, Sabtu (18/8).
Padangsago ----- Masyarakat Kecamatan VII Koto dan Kecamatan Padang Sago sekitarnya, telah bisa menikmati pembangunan jembatan Lubuak Tano.

Walau belum 100% tuntas, namun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk melihat langsung pekerjaan finishing di jembatan tersebut.

"Kami tak menyangka jembatan sebagus ini yang dibangun pak Bupati. Di bawahnya ada taman bunga dan tempat rekreasi. Tempat kami sudah jadi kota," ujar Dewi (36), warga VII Koto, Sabtu (18/8).

Diketahui setiap sorenya, jembatan Lubuak Tano dipenuhi warga untuk rekreasi keluarga, baik dewasa maupun anak-anak.

Aila (7) dan Andre (10), mengaku setiap sore bermain di sekitar jembatan dengan kawan-kawanya. Mereka senang ada areal permainan anak-anak di jembatan tersebut.

"Di sini tempat bermain kami yang baru. Kalau hari libur sangat ramai yang datang," kata Andre yang berkesempatan bersalaman dengan Bupati Ali Mukhni yang berkunjung saat itu.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan Jembatan Lubuak Tano kebanggaan anak nagari dengan kemegahannya. Ada tiga jembatan lagi yang memiliki disain serupa yaitu jembatan Campago Kampung Dalam, Jembatan Kampuang Galapuang Ulakan dan Jembatan Guguak Kayu Tanam.

"Kita bangun jembatan dengan konsep kekinian. Ada lampu hias, taman bunga dan rekreasi keluarga. Jadi ekonomi kreatif diharapkan juga menggeliat di sini," kata Ali Mukhni yang didampingi tokoh masyarakat Wiztian Yoetri.

Diketahui bahwa jembatan Lubuak Tano yang memiliki panjang 80 meter dan lebar 8 meter itu, menghubungkan dua kecamatan yaitu Padang Sago dan VII Koto.

Peletakan batu pertama jembatan tersebut dihadiri oleh mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur pada 28 April 2017 lalu.

“Jembatan ini adalah kebanggaan Padangpariaman. Mimpi yang menjadi kenyataan, salah satu jembatan yang terindah di Sumatera Barat,” kata Bupati yang diminta masyarakat menjadi Gubernur mendatang.

Pembangunan Jembatan Lubuak Tano terdiri dua tahap penganggaran.  Untuk tahap I dialokasikan dana sebesar Rp6.170.129.000 pada  2017. Sementara di 2018 ditambah anggaran sebesar Rp12 miliar pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. (Tim)

Dukcapil dan Perizinan Padangpariaman Raih Penghargaan Gubernur
Kadis DPMPTP Hendra Aswara peringkat 1 Kompetisi Pelayanan Prima dan Inivasi Pelayanan Publik Tingkat Sumbar dan kadis Dukcapil M. Fadhly sebagai peringkat 1 Penilaian Pelaksanaan Administrasi Kependudukan tingkat Sumbar. Foto/Hendra
Padang ----- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padangpariaman menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat.

DPMPTP ditetapkan sebagai peringkat 1 Kompetisi Pelayanan Prima dan Inivasi Pelayanan Publik Tingkat Sumbar, sedangkan Disdukcapil sebagai peringkat 1 Pelaksanaan Administrasi Kependudukan tingkat Sumbar.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Nasrul Abit sebelum upacara penurunan bendera di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (17/8).

"Selamat kepada Kabupaten Padangpariaman yang menerima dua sekaligus penghargaan tingkat Sumbar. Jadikan ini motivasi dalam bekerja dan berbuat lebuh baik untuk masyarakat," kata Wagub Nasrul Abit.

Penghargaan tersebut, kata Nasrul Abit berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 065/651/2018 tentang Penetapan Pemenang  Kompetisi Pelayanan Prima dan Lomba Inovasi Pelayanan Publik.

Kepada pemenang, DPMPTP menerima piala dan sertifikat plus uang tunai Rp10 juta sedangan Disdukcapil menerima piagam dan satu unit kendaraan roda dua.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, dengan adanya apresiasi dari pemerintah Provinsi Sumbar menjadikan daerah kabupaten dan kota akan berlomba-lomba dalam memberikan pelayanan publik.

"Alhamdulillah, inovasi DPMPTP dan Disdukcapil dapat penghargaan dari Gubernur. Artinya, pemerintah komitmen dalam pelayanan publik yang cepat bersih dan konsisten. Dua OPD kita ukir prestasi yang membanggakan daerah. Keduanya menjadi pelayanan publik terbaik di Sumbar," kata Ali Mukhni.

Kepala Dinas Kadis Dukcapil M. Fadhly mengatakan pelayanan administrasi kependudukan merupakan urusan yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Sedikitnya 300 hingga 350 orang datang untuk mengurus atau memperbaiki dokumen kependudukan per harinya.

"Kami akan terus berupaya tingkatkan layanan, baik dalam kantor maupun luar kantor," ujar Fadly yang selalu meraih penghargaan sejak 2012 itu.

Layanan luar kantor, kata Fadhly, dinamakan Pedang Saber atau Petugas Datang Segala Administrasi Beres. Petugas Disdukcapil merekam e-KTP hingga ke pelosok nagari dan daerah perbatasan.

Kemudian melakukan perekaman ke sekolah-sekolah yang ditujukan kepada siswa yang berumur 17 tahun.

"Inovasi-inovasi ini sangat diapresiasi masyarakat. Kita melayani hingga ke pintu rumah," kata Jebolan STPDN itu. (Tim)

Disdukcapil dan Perizinan Padangpariaman Terima Penghargaan Gubernur
Bupati Ali Mukhni bersama Ketua DPRD Faisal Arifin saat
usai rapat Paripurna di Aula DPRD, Pariaman, Kamis (16/8)
Pariaman ----- Peringatan HUT RI ke-73 terasa spesial oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni karena dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Padangpariaman raih penghargaan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Dua OPD itu adalah Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil.

"Alhamdulillah, dua OPD kita ukir prestasi yang membanggakan daerah. Keduanya menjadi pelayanan publik terbaik di Sumbar. Besok, kepala dinasnya diundang upacara sekaligus penyerahan hadiah di Kantor Gubernur," kata Bupati Ali Mukhni usai rapat Paripurna di Aula DPRD, Pariaman, Kamis (16/8).

Penghargaan tersebut, kata Ali Mukhni, berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 065-651-2018 tentang Penetapan Pemenang  Kompetisi Pelayanan Prima dan Lomba Inovasi Pelayanan Publik.

"Tentunya keberhasilan dua dinas ini berkat kerja tim dan dukungan seluruh stakeholders serta masyarakat. Semoga bisa menjadi motivasi bagi OPD yang lain," kata Peraih Penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden itu.

Kadis PMPTP Hendra Aswara mengatakan bupati selalu memotivasi pihaknya agar selalu berinovasi dalam layanan publik. Layanan harus cepat, mudah dan tanpa pungutan.

"Bapak Bupati sering menyampaikan jadikan masyarakat itu raja, kita yang jadi pelayannya," kata Hendra.

Jebolan STPDN itu menambahkan, pihaknya mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan yang tertuang dalam inovasi layanan Antar Jemput Perizinan (AJEP). Masyarakat cukup menunggu di rumah, maka petugas perizinan akan datang memproses berkas dan kemudian diantar kembali jika sudah selesai.

"Jika harus datang ke kantor, masyarakat habiskan biaya dan makan sekitar Rp50 hingga Rp100 ribu. Jika kami yang datang ke rumah warga uang itu bisa digunakan untuk biaya sekolah dan rumah tangga," kata Kadis termuda itu.

Bagi Hendra, penghargaan tingkat provinsi tersebut adalah yang ketiga kali diraihnya. Sebelumnya Hendra meraih peringkat pertama penghargaan keterbukaan informasi publik tahun 2015 dan 2016.

"Kami bersyukur kepada Allah SWT dan ucapkan terima kasih atas kerja tim jajaran DPMPTP serta pelaku usaha dan masyarakat," sebut mantan Kabag Humas itu.
Jalan Pasar Lubuk ALung - Balah Hilie Dilarang Masuk bagi Truk Sirtukil
Suasana pemancangan plang rambu lalulintas dilarang masuk. Foto/Andri
Lubuk ALung ----- Pemerintah Kabupaten Padangpariaman memasang rambu dilarang masuk bagi truk pengangkut pasir, batu dan kerikil (sirtukil) di Simpang Pasar Lubuk Alung menuju Balah Hilie dan Koto Buruak, Rabu (15/8).

Pemasangan disaksikan Camat Lubuk Alung Ali Amri, Kaur Bina Ops Satlantas Padangpariaman Iptu Hamzah, Walinagari Balah Hilie Lubuk Alung Syafruddin, Walinagari Singguliang Lubuk Alung Jusri Mansyah, dan Seknag Lubuk Alung Landi Effendi serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman Taslim.

Jalur jalan ini sudah satu tahun diaspal licin oleh Pemkab Padangpariaman. Sebelumnya, jalan ini rusak parah. Jika hujan penuh lobang dan genangan air. Jika matahari panas menyengat, jalan ini menghasilkan debu yang menyesakkan dada.

Pemuda dan masyarakat sepanjang jalan itu pernah melakukan aksi protes kepada Bupati Padangpariaman dan meminta bupati untuk memperbaiki jalan tersebut.

Dari pantaun di lapangan, pemasangan berlangsung lancar tanpa hambatan dan halangan yang berarti.

Kadis Perhubungan Taslim mengatakan, pemacangan tersebut merupakan perintah dari Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dalam rangka menjaga agar jalan yang telah diaspal berumur panjang sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat lebih lama.

Menurut Taslim, Dinas Perhubungan adalah dinas yang bertanggung jawab terhadap kondisi jalan di Kabupaten Padangpariaman.

"Untuk itu, kita hari ini memancang plang dilarang masuk bagi truk pengangkut sirtukil karena truk ini bisa mempercepat kerusakan jalan yang kita kelola," tambahnya.

Jika nanti ada truk yang masih bandel memasuki jalan yang sudah dilarang, kata dia, pihaknya akan melaporkan ke Satlantas Polres Padangpariaman untuk ditindak.

Pihak kepolisian mendukung upaya pelarangan truk sirtukil memasuki jalan Balah Hilie. Iptu Hamzah mengatakan jika plang pelarangan sudah dipasang maka otomatis truk dilarang untuk masuk.

"Namun, untuk menindaknya kita beri waktu 30 hari sebagai sosialisasi kepada pengemudi truk sirtukil," ungkapnya.

Ketika ditanyakan apa sanksi bagi truk yang melanggar pelarangan truk memasuki jalan tersebut, Iptu Hamzah mengatakan akan menindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Tokoh masyarakat Lubuk Alung Sukri Umar apresiasi atas langkah yang dilakukan pemerintah daerah. Meski secara bertahap diawali pemasangan plang, ke depan kata dia, tentu perlu sosialisasi dan diiringi tindakan tegas.

Ia menyadari kebijakan pengamanan jalan di jalur tambang cukup dilematis. Pemerintah dihadapkan pada persoalan yang serba sulit. Satu sisi menyangkut ekonomi rakyat, tapi di sisi lain terkait dengan penyelamatan alam dan sarana prasarana jalan.

“Persoalan seperti ini hanya bisa dilakukan dengan menegakkan aturan, sesuai hukum yang berlaku. Jika tidak dieksekusi dan diantisipasi kita sudah melihat dampak yang terjadi selama ini. Tonase kendaraan tidak sesuai kelas jalan sehingga merusak jalan dan mengganggu kesehatan masyarakat. Eksploitasi galian C di aliran sungai juga tidak terkendali bila tidak dikendalikan oleh pengambil kebijakan” kata dia.

Jika plang larangan sudah dipasang tetapi tidak diiringi langkah tegas sesuai aturan, imbuh Sukri, akan menjadi pertaruhan bagi wibawa pemerintah. Jangan sampai masyarakat menilai ini hanya program sekadar menjawab persoalan tetapi tidak menuntaskan permasalahan. (ASM/OLP)
Ali Mukhni Optimis 3 OPD Padangpariaman Terima Penghargaan Kemenpan RB
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni didampingi Sekda Jonpriadi, Kadisdukcapil M. Fadhly dan Kadis PMPTP Hendra Aswara bersama Tim Penilai dari Kemenpan dan LAN RI di Pariaman
Pariaman ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni optimis penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Padangpariaman mendapatkan penghargaan tingkat nasional. Penilaian tersebut dilaksanakan oleh Tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Lembaga Administrasi Negara mulai tanggal 13 hingga 16 Agustus 2018.

Ada tiga OPD yang menjadi objek penilaian yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian dan Rumah Sakit Umum Daerah.

Ketiga OPD ini, kata Ali Mukhni telah mempersiapkan diri dan telah memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan.

"Disdukcapil yang pimpin Pak Fadhly telah menjadi rujukan nasional dan sering raih penghargaan. Layanan DPMPTP juga alami perubahan yang sangat cepat. RSUD kita sudah jauh lebih baik," ujar Bupati Ali Mukhni di Pariaman, Rabu (15/8).

Orang nomor satu di Padangpariaman ini menyakini ketiga OPD tersebut telah berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Adanya ruangan yang nyaman, petugas yang ramah, standar pelayanan yang jelas serta pemanfaatan teknologi informasi yang modern. Apalagi pada Disdukcapil dan DPMPTP dipimpin oleh generasi muda yang miliki semangat berinovasi.

"Dua Kadis kita, anak muda cerdas, sering bikin terobosan dan memimpin puluhan staf dengan sangat baik. Artinya, mereka ingin masyarakat merasakan hadirnya pemerintah dalam pelayanan," terangnya.

Sekretaris Daerah Jonpriadi membenarkan yang disampaikan oleh Bupati Ali Mukhni. Sejak awal pemerintahan Ali Mukhni - Suhatri Bur, ditekankan bahwa tidak ada istilah pejabat di Padangpariaman, yang ada adalah pelayan masyarakat.

"Pak Bupati punya jargon saatnya masyarakat menikmati, artinya utamakan kepentingan masyarakat dan layani dengan sepenuh hati," kata mantan Kepala Bappeda itu.

Sementara Tim Penilai, Martina dari Kemenpan RB mengatakan bahwa ada enam aspek penilaian dan bobot nilainya, yaitu  Kebijakan Pelayanan 30%, Profesionalisme SDM 18%, Sarana Prasarana 15%, Sistim Informasi 15%, Konsultasi dan Pengaduan 15% dan Inovasi 7%.

Tim penilai juga melakukan cek lapangan ketiga OPD tersebut dan mewawancarai masyarakat yang sedang mendapatkan layanan.

"Kita juga akan minta dokumen-dokumen terkait standar layanan dan juga mengevaluasi pelayanan yang ada pada saat ini," ujar Martina.

Kadis PMPTP Hendra Aswara apresiasi dukungan Bupati dan Sekretaris Daerah yang telah memberikan perhatian dan kebijakan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

"Kami kepala OPD, dimotivasi oleh bapak Bupati agar terus berinovasi dalam pelayanan agar masyarakat senang dan berprestasi, sehingga menjadi rujukan tingkat nasional," kata Hendra.

Hal senada diungkapkan Kadisdukcapil M. Fadhly. Fadly berkata bahwa paradigma pelayanan publik saat ini harus modern, dekat dengan masyarakat serta berbasis teknologi.

"Alhamdulillah, melalui layanan yang prima, motto Pak Bupati yaitu saatnya masyarakat menikmati dapat diwujudkan," kata Peraih Citra Pelayanan Prima itu. (Tim)
Ali Mukhni Tahun Ini Targetkan Nilai 'A' Untuk LAKIP Padangpariaman
Bupati Ali Mukhni didampingi Sekda Jonpriadi bersama Kepala OPD melaksanakan Workshop penyusunan dan penyelarasan Cascading Pemda dengan OPD di Hotel Rocky, Padang
Padang ----- Bupati Ali Mukhni menargetkan nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dengan kategori A pada tahun ini. Sebelumnya pada tahun lalu, Pemkab Padangpariaman meraih nilai B.

Hal tersebut disampaikannya saat penutupan workshop penyusunan dan penyelarasan Cascading Pemda dengan OPD. Workshop dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 10 hingga 12 Agustus 2018 di Hotel Rocky, Padang. Narasumber dari Kemenpan dan RB Komaruddin dan Gita.

"Lakip tahun lalu kita dapat nilai B. Kondisi sekarang sebenarnya kita bisa naik satu tingkat yaitu nilai BB. Namun seluruh OPD sepakat berjuang naik nilai dua tingkat yaitu nilai A dari Kemenpan RB," kata Bupati Ali Mukhni didampingi Sekda Jonpriadi, Senin (12/8).

Penyelarasan Cascading OPD, kata Ali Mukhni bisa menyusun program prioritas dan efesiensi anggaran. Artinya, tidak ada kegiatan yang tidak sinkron dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun.

"Tahun ini komposisi belanja pegawai dengan belanja barang yaitu 42% dan 58%. Artinya anggaran telah direncanakan untuk kegiatan pro rakyat," ujar Peraih Opini WTP dari BPK RI itu.

Perencanaan tersebut, lanjut Ali Mukhni, sesuai dengan arahan Presiden RI yang menyampaikan prioritaskan APBD untuk pembangunan infrastruktur telah diwujudkan.

"Infrastruktur urat nadi pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Selama saya menjabat, infrastruktur jadi skala prioritas," sebut kandidat kuat gubernur Sumbar mendatang itu.

Sekda Jonpriadi mengatakan Workshop diselenggrakan dengan asistensi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Tujuannya agar masing RPJMD Pemkab selaras dengan Renstra OPD guna mewujukan visi misi Bupati selama lima tahun.

"Setelah workshop, masing-masing Kepala OPD untuk perumusan kembali atau perbaikan Renstra, tujuan, sasaran dan indikator kinerja agar tidak keluar dari visi misi bupati," kata Jonpriadi mengingatkan.

Ia juga meminta penyusunan cascading OPD adanya pelibatan staf internal. Artinya meminta masukan dari Kabid, Kasi dan Kasubag. Hal ini penting agar seluruh kegiatan berorientasi terhadap outcome, jika tidak dihapus saja.

"Jangan sampai perumusan renstra OPD dibuat Kasubag Perencanaan saja," kata Sekda yang pernah menjabat Kepala Bappeda itu.

Sementara Komaruddin dari Kemenpan dan RB apresiasi OPD Padangpariaman yang bersemangat menyusun dan menyelaraskan cascading Pemda dengan OPD.

"Pembahasan cascading hingga jam 1 malam. Artinya, Semangat OPD sangat luar biasa untuk mencapai target," kata Komaruddin.

Dengan cascading, kata Komaruddin diharapkan adanya sinergi antar OPD dalam mencapai tujuan.

"Contoh pembangunan pasar, Dinas Perdagangann dibantu Dinas PU buat drainase, Dinas LH untuk pengelolaan sampah," ujarnya.

Kemenpan, kata Komaruddin siap memfasilitasi penyusunan cascading daerah agar perencanaan bisa berjalan dengan benar dan diaplikasikan. (Tim)
Tuan Rumah Porprov Sumbar, Padangpariaman Kebut Rampungkan Venue
Ketua KONI Padangpariaman Aprinaldi, M.Pd
Pariaman ----- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Padangpariaman gelar rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) ke XV tahun 2018 di Kantor KONI Padangpariaman di Pariaman, Sabtu (11/8).
          
Ketua KONI Kabupaten Padangpariaman, Aprinaldi mengatakan, rapat tersebut untuk mengecek kesiapan masing-masing pengurus cabang olahraga Padangpariaman dalam menyelenggarakan Porprov. Pengecekan juga untuk melihat sejauhmana kesiapan atlit kontingen tuan rumah Padangpariaman.
         
Dari sisi penyelenggaraan, KONI Padangpariaman dan PB Porprov Sumatera Barat telah memastikan kesiapan 29 venue dari 35 cabang olahraga yang akan diperlombakan pada Porprov ke XV ini. Sedangkan 5 venue lainnya yakni, cabang olahraga sepak takraw, tenis meja, kriket, panjat tebing, sepatu roda, bola voli. Sedangkan satu venue lainnya sedang dilakukan renovasi.
        
"Yang sudah siap ada 29 venue, ada venue milik Padangpariaman dan beberapa ada yang kita sewa. Sedangkan 6 venue baru sedang dikebut pengerjaannya oleh pihak ketiga," terangnya.
         
Aprilnaldi memastikan jika pihaknya akan mengirimkan atlit mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Sebagai persiapan, masing-masing pengcab olahraga telah memulai melakukan seleksi atau pembentukan atlit dan pemusatan latihan.
       
"Atlit sudah kita persiapkan. Ada yang sedang seleksi ada juga yang telah mengikuti pemusatan latihan dan ada pula yang sedang ikut Asian Games," ulasnya.
       
KONI Padangpariaman menargetkan menjadi juara umum pada gelaran Porprov yang dimulai pada November 2018 mendatang. Target ini, sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Padangpariaman.
        
"Target kita ada dua, sukses penyelenggaraan dengan pelaksanaan Porprov sukses. Sedangkan sukses hasil, Padangpariaman bisa menjadi juara umum perolehan medali terbanyak," pungkasnya. (Nanda)
Inovatif Layani Publik, Kemenpan RB Nilai Tiga SOPD Padangpariaman
DPMPTP Kabupaten Padangpariaman bersiap mengikuti penilaian Pelayanan Publik Kemenpan dan RB
Pariaman ----- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padangpariaman bersiap mengikuti penilaian Pelayanan Publik yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Penilaian ini adalah yang keempat yang diikuti DPMPTP sejak awal 2018. Sebelumnya DPMPTP juga telah ikuti lomba penilaian Pelayanan Publik dari Ombudsman Provinsi Sumatera Barat, BKPM RI dan Pemprov Sumbar.

"Ini penilaian pelayanan publik yang keempat sejak bulan Januari awal tahun ini. Insya Allah kita sudah lakukan perisiapan yang difasilitasi Bapak Sekda melalui Bagian Organisasi," kata Hendra Aswara di Pariaman, Kamis (9/8).

Jadwal penilaian dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 16 Agustus 2018. Ada tiga OPD yang menjadi objek penilaian oleh Kemenpan dan RB yaitu DPMPTP, Disdukcapil dan RSUD Parit Malintang.

Ada enam aspek penilaian dan bobot nilainya yaitu Kebijakan Pelayanan 30%, Profesionalisme SDM 18%, Sarana Prasarana 15%, Sistim Informasi 15%, Komsultasi dan Pengaduan 15% dan Inovasi 7%.

Saat ini, kata Hendra, ketiga OPD tersebut kompak saling berbagi informasi dan saling memberi masukan. Tujuannya agar mendapat nilai tertinggi sehingga meraih prestasi yang membanggakan nama Kabupaten PadangPariaman.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menargetkan OPD yang mengikuti lomba raih nilai tetinggi atau nilai 'A' dari Kemenpan dan RB.

"Kita optimis karena ketiganya ini adalah OPD yang terbaik. Sudah banyak lakukan inovasi untuk memudahkan dan medekatkan pelayanan berbasis teknologi informasi. Apalagi pada Disdukcapil yang setiap tahun raih penghargaan tingkat provinsi," kata peraih Satya Lencana Pembangunan itu.

Dikatakannya bahwa paradigma pelayanan sudah berubah. Tidak ada lagi istilah jika bisa diperlambat untuk apa dipercepat. Artinya, mindset pelayanan harus berubah juga, aparatur melayani masyarakat sepenuh hati tanpa imbalan apapun.

"Di Padangpariaman, kita telah sepakat tidak ada istilah pejabat, yang ada pelayan masyarakat," kata dia.

Bagi OPD yang berprestasi, kata Ali Mukhni, diberikan reward seperti sertifikat penghargaan yang diserahkan setiap tanggal 17 agustus dan diprioritaskan dalam penganggaran. (Tim)
Investor Korea Selatan Apresiasi Layanan Ajep Padangpariaman
Petugas Ajep mendatangi rumah Echo Vano (28), pimpinan CV. Al Fatih serahkan SIUP dan TDP di Ulakan, Rabu (8/8)
Padangpariaman ----- Kemudahan berusaha di Kabupaten Padangpariaman sangat dirasakan masyarakat. Pelayanan perizinan yang mudah, cepat dan tanpa pungutan yang didambakan, telah dinikmati oleh pelaku usaha di wilayah Padangpariaman. Terlebih lagi, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) juga menawarkan antar jemput perizinan dalam proses izin usaha.

Inovasi yang diberi nama AJEP, itu diluncurkan oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni sejak awal tahun ini telah banyak dimanfaatkan masyarakat.

Echo Vano (28), pimpinan CV. Al Fatih, mengaku mengurus permohonan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) ke DPMPTP. Ketika itu, ia berkata, petugas Front Office menawarkan berkas perizinan dikirim lewat paket pos atau AJEP. Langsung saja pilihannya menggunakan Ajep karena pekerjaan yang tidak bisa dia tinggalkan.

“Saya sudah tahu AJEP dari media. Makanya saya pilih (Ajep), sekaligus ingin melihat langsung petugas yang datang. Alhamdulillah, biar rumah saya jauh dan cuaca hujan, tapi petugas tetap datang. Terima kasih Pak Bupati dan jajarannya,” kata Echo yang beralamat di Jalan Syekh Burhanuddin Nomor 10 Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Rabu (8/8).

Hal yang sama, juga dirasakan Edriadi (42). Warga Korong Duku, Batang Anai itu mengatakan layanan Ajep merupakan layanan yang menjawab keinginan masyarakat dalam pengurusan perizinan. Izin dijemput kemudian diproses dan diantar kembali ke rumah apabila sudah selesai.

“Ini luar biasa. Kami masyarakat dilayani dari awal hingga tuntas. Petugasnya ramah, layanan cepat dan tanpa dipungut biaya,” kata Edi.

Petugas Ajep dipimpin oleh Kasi Pembinaan dan Advokasi Nurtini mengatakan antusias masyarakat menggunakan layanan Ajep karena ada beberapa keuntungan. Di antaranya menghemat waktu, tanpa biaya dan bisa beraktifitas seperti biasa.

“Sesuai perintah pak Kadis, tim ajep turun ke kec. 2x11 Kayu Tanam, Enam Lingkung, Lubuk Alung dan Ulakan Tapakis hari ini. Kita bisa lihat betapa masyarakat merindukan program yang pro rakyat yang memudahkannya,” kata Nurtini.

Kepala Dinas PMPTP Hendra Aswara mengatakan, layanan Ajep sudah dikenal hingga ke pelosok nagari. Ada dua tujuan utama yang diperoleh yaitu mendukung progran pemerintah untuk pengentasan kemiskinan dan untuk peningkatan PAD khususmya retribusi IMB.

“Kita ingin masyarakat tak perlu susah datang ke kantor kami. Cukup petugas kami yang datang jemput dan antar kembali ke rumah masyarakat," kata jebolan STPDN angkatan XI.

Terpisah, Bupati Ali Mukhni mengatakan inovasi diapresiasi investor dalam dan luar negeri. Baru-baru ini, kata Ali Mukhni, investor asal Korea Selatan yang datang ke Padangpariaman juga dijelaskan mengenai Ajep.

"Investor dari Korsel kaget adanya program Ajep. Di negaranya tidak ada seperti itu," kata dia.

Orang nomor satu di Padangpariaman itu juga mendorong DPMPTP membuat kebijakan pelayanan berinvestasi. Artinya, semakin banyak inventasi maka kesejahteraan meningkat, lapangan pekerjaan terbuka dan menumbukan ekonomi kreatif.

"Tahun ini kita targetkan investasi Rp200 miliar, semoga terealisasi dengan adanya dukungan seluruh pihak," kata bupati yang dikenal jago lobi itu. (Tim)

Kereta Sibinuang Tabrak Mobil di Perlintasan Sebidang Jambak
Foto/ilustrasi/internet
Pariaman ----- Kereta Api Sibiuang tabrak minibus di perlintasan sebidang tanpa portal di Simpang Jambak Lubuk Alung, Padangpariaman, Rabu (8/8).

Kecelakaan terjadi saat mobil minibus jenis Toyota Ávanza warna hitam nomor polisi BA 1541 BT yang dikemudikan Supra Yoga menyeberang sekitar 09.50 Wib. Di saat bersamaan kereta api Sibinuang melintas dari arah Padang menuju Pariaman.

Menurut salah seorang saksi, Jon Efendi, ia telah meneriaki supir minibus jika ada kereta yang melintas. Namun supir tetap melajukan kendaraannya hingga posisi bagian belakang mobil minibus melewati rel.

"Saat melintas mesin minibus mati. Bersamaan itu, tiba kereta api dari arah Padang menuju Pariaman. Kecelakaan tidak dapat dihindari. Miinibus terseret sekitar 5 meter," kata dia. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun dua penumpang minibus yakni, Kurnia Fadilla, 25 tahun, warga Sungai Antuan, Kabupaten Lima Puluh Kota dan Nurdaleli, 49 tahun, warga Sungai Antuan, Kabupaten Lima Puluh Kota, mengalami luka ringan. Kedua korban kini telah mendapatkan perawatan dari tim medis Puskesmas Lubuk Alung.

Kapolres Padangpariaman, AKBP Rizki Nugroho mengatakan, kendaraan minibus yang terlibat kecelakaan telah diamankan. Kini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap supir, saksi dan masinis kereta api.   

"Kendaraanya sudah kita amankan, pihak terkait sudah kita periksa," ujarnya.   

Kecelakaan kereta api di wilayah Padangpariaman masih sering terjadi. Banyaknya perlintasan sebidang tanpa dilengkapi portal dan petugas pada jalur, tentu membahayakan.

"Pihak KAI bisa menempatkan petugas mengatur perlintasan sebidang, ini rawan sekali," kata salah seorang warga setempat, Febrian Mirdani. (Nanda)
Warga Sicincin Berhasil Tangkap Kawanan Pencuri Kambing
Tersangka saat diamankan polisi setelah ditangkap warga. Foto/Nanda
Sicincin ----- Warga ringkus pelaku pencurian ternak kambing di Sicincin, Senin (6/8) kemarin. Pelaku, I, 33 tahun, warga Kelurahan Anak Aie Kota Padang. Penangkapan pelaku berlangsung dramatis.
       
Penangkapan berawal saat I bersama satu orang rekannya, Id, 27 tahun, warga Lubuk Alung beraksi di jalan menuju kantor Bupati Padangpariaman, Korong Pasa Dama Nagari Paritmalintang sekitar pukul 16.00 Wib. Dua ekor kambing milik warga berhasil dinaikkan kedua pelaku ke mobil Avanza. Namun apes bagi keduanya, aksi keduanya dipergoki warga.
      
Warga yang melihat aksi kedua pencuri ternak itu berteriak. Sontak lokasi dikerumuni warga. Kedua pelaku panik dan berupaya kabur menggunakan mobil itu. Puluhan warga menggunakan sepeda motor mengejar pelaku.
      
Aksi kejar-kejaran pelaku dengan warga berlangsung sepanjang jalan Pasa Dama, Simpang Paritmalintang, Kampung Panyalai, Kiambang, dan Jalan Padang-Bukittinggi.
      
Mobil yang dikendarai kedua pelaku akhirnya terhenti setelah terperosok ke dalam saluran irigasi di Simpang Sungai Asam, Sicincin.
     
Sadar warga masih mengejarnya, kedua pelaku terus kabur dengan menyeberangi area persawahan warga.
     
Salah seorang pelaku, yakni I akhirnya berhasil diamankan warga di Rimbo Bakuang Sicincin. Sedangkan satu pelaku lainnya, yakni Id berhasil kabur.
     
Kapolres Padangpariaman, AKBP Rizki Nugroho didampingi Kapolsek 2X11 Sicincin, IPTU Epi Kusnadi, Rabu (8/8) mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku I. Sedangkan satu orang pelaku lainnya yang berhasil kabur dalam pengejaran tim buru sergap Polres Padangpariaman.
      
"Pelaku yang satu orang lagi itu sudah kita kantongi identitasnya. Anggota di lapangan sedang melakukan pengejaran," terangnya.
       
Dijelaskannya, dari pemeriksaan terhadap I, ia mengaku bahwa aksi pencurian kambing baru dilakukannya satu kali. Namun kata Kapolres penyidik masih akan menggali keterangan kemungkinan ada aksi curnak lain yang dilakukan komplotan pelaku.
      
"Di Polres ada beberapa laporan terkait dengan kasus curnak ini. Apakah ada hubungan kedua pelaku dengan kasus curnak lain sebelumnya atau bagaimana, nanti akan dikembangkan," jelasnya.
     
Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan mobil minibus Avanza warna hitam nopol B 1069 SKA dan dua ekor kambing milik warga yang dicuri pelaku. (Nanda)
Longsor di Sungai Limau Putuskan Akses Hubung 3 Kecamatan
Longsor akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut. Foto/Nanda
Sungai Limau ----- Longsor di Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padangpariaman, membuat akses jalan yang menghubungkan berbagai daerah di Kecamatan Sungai Limau dengan Kecamatan Sungai Geringging dan Kecamatan IV Koto Aur Malintang, terputus. Longsor menimbun jalan akibat hujan yang mengguyur daerah itu sejak semalam.

Salah saorang warga setempat, Aji Jurahman mengatakan, longsor tersebut terjadi Minggu pagi (5/8) sekitar pukul 06.00 WIB.
    
Selain menutup jalan, pohon yang tumbang terbawa longsoran juga menimpa kabel listrik. Akibatnya, aliran listrik di daerah tersebut ikut padam.

Ia mengatakan, karena aliran sungai masih deras maka tidak ada jalan alternatif terdekat guna menghindar dari dampak longsor tersebut.
    
Masyarakat dapat menggunakan jalan alternatif sebagai akses dari Sungai Limau menuju Sungai Geringging dan Aur Malintang atau sebaliknya dengan melewati jalan alternatif lain yakni Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, lalu Kampuang Dadok Nagari Kuranji Hulu, dan Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu.
    
Selain menimbun jalan, longsor juga menimpa sejumlah dapur rumah warga. Saat ini, warga secara gotong royong melakunan pembersihan material longsor.

Ia berharap pemerintah memasang beton penahan longsor,  khususnya untuk tower listrik tegangan tinggi yang berada di lokasi rawan longsor. Jika longsor meluas, dikuatirkan tower listrik bertegangan tinggi akan menimpa rumah warga.
  
"Apabila tidak segera maka manara ini akan roboh dan menimpa rumah warga," tambahnya. (Nanda)
Padangpariaman Targetkan 95% Anak Terimunisasi MR
Foto/Andri
Batang Anai ----- Padangpariaman canangkan imunisasi Measles dan Rubella (MR) di halaman SMP Negeri 1 Batang Anai, Kamis (2/8).

Sekda Padangpariaman Jonpriadi mengatakan imunisasi merupakan satu di antara tindakan pencegahan penyebaran penyakit yang terbukti sangat cost efektif.

"Dalam hal ini imunisasi satu upaya pelayanan kesehatan dasar yang memegang peranan dalam menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak," ujarnya.

Menurutnya, measles (penyakit campak) dapat menyebabkan radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, diare dan gizi buruk.

Sedangkan rubella (penyakit campak Jerman) dapat menyebabkan kelainan jantung, kelainan mata, tuli, keterlambatan perkembangan dan kerusakan jaringan otak.

“Penyakit campak sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus serta ditularkan melalui batuk dan bersin. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi seperti diare, meningitis, pneumonia bahkan kematian,” imbuh Jonpriadi.

Sedangkan rubella, lanjut dia, adalah penyakit yang sering menginfeksi anak dan remaja yang rentan. Namun, yang menjadi perhatian apabila rubella menginfeksi wanita hamil dapat menyebabkan keguguran pada kehamilannya atau bayi yang dikandungnya akan lahir cacat seperti kelainan jantung, gangguan penglihatan, tuli atau mengalami keterlambatan perkembangan (congenital rubella syndrom).

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Jasneli, menyebut pemberian imunisasi MR berlangsung serentak secara nasional sejak 1 Agustus hingga 30 September 2018. Untuk pencanangan tingkat kabupaten berlangsung di SMP 1 Batang Anai, namun pemberian imunisasi (vaksin) sudah dimulai sejak kemarin (Rabu).

Sasaran vaksinasi imunisasi MR, katanya, adalah anak pada bayi berusia sembilan bulan hingga anak usia 15 tahun dengan target minimal 95 persen.

“Sebelumnya kami sudah memberikan pelatihan kepada tenaga-tenaga medis puskesmas sebagai vaksinator,” katanya.

Sementara itu, terpisah, Kepala Puskesmas Pasar Usang Rikavia Anwar menyebutkan, untuk wilayah kerjanya terdapat lokasi imunisasi di 5 SMP, 20 SD dan puluhan TK. Sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI, pelayanan imunisasi MR dilakukan hingga akhir Agustus.

"Selanjutnya bulan September pelayanan dilakukan di puskesmas, posyandu, poskesdes dan polindes untuk bayi 9 bulan ke atas dan anak anak yang belum bersekolah," ujarnya. (Tim)
Akan Bangun PLTS, Ali Mukhni Teken MoU dengan Investor Korea
Bupati Ali Mukhni dan rombongan investor Korea Selatan meninjau kawasan Tarok City, Kayu tanam, Kamis (2/8).
Tarok ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menyambut kedatangan investor dari Korea Selatan yang ingin berinvestasi di bidang energi ketenagalistrikan, Kamis (2/8).

Rombongan terdiri dari CEO & Presiden CK E&Solution Daehyun Jin, Direktur PT Palu GMA Refinery Consortium Woogyou Park beserta rombongan. Pertemuan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Daerah dengan Investor.

Ali Mukhni mengatakan investor luar negeri tersebut ingin berinvestasi di bidang ketenagalistrikan karena potensi peluang investasi pembangkit listrik di Kabupaten Padangpariaman cukup menjanjikan.

"Kebutuhan pasokan listrik di Sumbar sangat tinggi khususnya Padangpariaman. Kita sambut baik rencana investor untuk pembangunan PLTS
(pembangkit listrik tenaga surya)," kata Bupati Ali Mukhni di Parit Malintang, Kamis (2/8).

Diliriknya Kabupaten Padangpariaman oleh investor, kata Ali Mukhni, cukup beralasan. Karena daerahnya sebagai pusat pembangunan infrastruktur, Bandara Internasional dan adanya Kawasan industri.

"Tentunya Padangpariaman dikenal daerah yang ramah investasi. Buktinya, kita langsung adakan MoU usai pertemuan. Artinya, kita cepat merespon peluang untuk kebutuhan masyarakat," kata Bupati didampingi Kadis Kominfo Zahirman.

PLTS, lanjutnya, sangat mungkin direalisasikan karena sejalan dengan program smart city yang tengah dirancang oleh Dinas Kominfo. Artinya, suatu daerah yang berbiaya rendah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan memiliki pembangkit listrik yang murah.

"Kondisi sekarang hampir 95% masyarakat sudah teraliri listrik. Ke depan, kita tentu sediakan pasokan listrik untuk mega proyek Tarok City, Asrama Haji dan Jalan Tol Kasang-Sicincin," kata Peraih Satya Lencana Pembangunan itu.

Sementara CEO & Presiden CK E&Solution Daehyun Jin apresiasi Bupati Ali Mukhni yang menjadikan Padangpariaman sebagai daerah ramah investasi. Ia mengaku juga kagum dengan posisi strategis Padangpariaman yang memiliki garis pantai dan juga pegunungan.

"Terima kasih Bapak Bupati sudah menyambut kami. Padangpariaman negeri yang indah," ujarnya.

Saat ini, kata Daehyun, perusahaan konsorsiumnya telah berinvestasi PLTS di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Pembangunan PLTS berkapasitas 50 megawatt itu untuk mendukungan Kawasan ekonomi Khusus di Palu. Ia berharap PLTS juga dapat dibangun di Padangpariaman.

PLTS ini nantinya dapat digunakan untuk perumahan, komersil, perkantoran dan industri. Adanya PLTS akan mengurangi ketergantungan dengan batu bara maupun tenaga uap.

"PLTS itu ramah lingkungan, tidak ada polusi udara dan suara serta mendukung program smart city Bapak Bupati," kata pria yang terkesan dengan keindahan alam Sumatera Barat ini.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Hendra Aswara mengatakan bahwa investor dari Korsel membutuhkan lahan sedikitnya 80 hektare untuk pembangunan PLTS.

"Kita siapkan di dua tempat, pertama di Sintoga dan kedua di kawasan Kayu Tanam. Nanti dicek lokasi dan menyusun studi kelayakannya," kata Hendra.

Terikat perizinan, Hendra mengatakan saat ini telah diterapkan Online Single Submission (OSS) atau pelayanan secara elektronik terintegrasi. Artinya, investor bisa langsung bekerja setelah mendaftar secara online melalui website www.oss.go.id.

"Setelah mendaftar di OSS, paling lama 60 menit, investor mendapat izin usaha kemudian memenuhi komitmen yang ditetapkan. Seperti izin lokasi, IMB dan Izin Lingkungan," kata mantan Kabag Humas ini.

Usai pertemuan Bupati Ali Mukhni dan rombongan investor Korea Selatan meninjau lokasi di Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang dan di Kawasan Tarok City, Kayu Tanam. (Tim)
Menristekdikti Segera Bangun Tiga PTN di Tarok City
Menristekdikti M. Nasir meinjau pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu di Tarok City, Nagari Kapalo Hilalang, Kayu Tanam
Tarok ----- Menristekdikti M. Nasir meninjau lokasi kawasan pendidikan terpadu di Tarok City, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kamis (2/8).

Peninjauan tersebut sebagai tindak lanjut serah terima aset dari Bupati Padangpariaman untuk pembangunan tiga kampus perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu untuk Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang (PNP) dan ISI Padang Panjang.

Aset Pembangunan untuk tiga PTN tersebut selanjutnya akan tercatat sebagai aset Kemenristekdikti dan menjadi tanggung jawabnya dalam pembangunan kampus baru tiga PTN itu.

"Kami sudah terima penyerahan aset dari bupati bulan lalu. Saya rasa lokasi Tarok City sangat strategis," kata M. Nasir.

Ia juga apresiasi Bupati Ali Mukhni yang telah membuka akses jalan selebar 75 meter dan juga telah dibuat pintu gerbang yang megah.

Saat ini, kata M. Nasir, kementerian sedang dalam proses menyiapkan seluruh administrasi terkait pembangunan dan pendanaan. Jika sudah tuntas, maka pekerjaan sudah dapat dimulai.

"Apresiasi kepada Bapak Bupati yang gigih memperjuangkan Tarok City untuk pembangunan Kampus. Komitmen beliau untuk masa depan bangsa telah terbukti," kata M.Nasir.

Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa kawasan Tarok City juga telah didukung dengan adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dinamakan Kawasan Kayu Tanam. Kawasan seluas 697 hektare ini direncanakan untuk pembangunan kampus, rumah sakit, gedung diklat dan perkantoran.

"Izin pak Menteri, kami juga telah serahkan tanah seluas 5 hektare untuk Kementrian Pertahanan yang berencana membangun gedung diklat," ujar alumni Lemhanas 2012 itu.

Orang nomor satu di Padangpariaman ini juga telah mengganggarkan pembukaan jalan yang memakan dana sebesar Rp20 miliar sekaligus pintu gerbang. Jalan selebar 75 meter ini juga untuk memfasilitasi pejalan kaki, sepeda dan disabilitas.

"Alhamduillah, Bapak Menteri mendukung pembangunan kampus. Tadi beliau sampaikan untuk percepatan administrasinya. Izin Allah SWT, administrasi selesai dan fisik mulai dibangun," kata Bupati yang digadang masyarakat menjadi gubernur itu.

Kunjungan Menristekdikti juga didampingi oleh Wagub Sumbar Nasrul abit, Rektor UNP Prof. Ganefri, Rektor ISI Padang Panjang, Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S, Rektor UNAND Tafdil Husni beserta Direktorat Kemenristekdikti. (Tim)
Akan Jadi Kota Satelit, Ali Mukhni Buka 3 Akses Jalan Menuju Tarok City
Bupati Ali Mukhni tanpa  alas kaki meninjau pekerjaan pembukaan lahan Tarok City-Tandikat sepanjang 6 km di Tarok City, Kec. 2x11 kayu tanam, Selasa (31/7).
Tarok ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni membuka tiga akses jalan baru menuju Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City.

Pembukaan jalan ini tentu akan membuka peluang investasi dan menggeliatkan ekonomi masyarakat nantinya.

Adapun tiga akses jalan tersebut yaitu Pasa Limau - Tarok City sepanjang 5 km, Tarok City - Tandikek 6 km dan Tarok City - Malibou Anai 3 km.

Ali Mukhni mengatakan, pembangunan Tarok City menjadi prospek menjanjikan bagi masyarakat sekitar. Karena itu ia berinisitiaf membuka banyak akses dari dan menuju Tarok City agar masyarakat bersiap menyonsong adanya kota satelit di Padangpariaman.

"Tarok City ke depan sebuah kota satelit. Di sini akan dihuni ratusan ribu mahasiswa dan masyarakat. Dari sekarang kita pikirkan infrastruktur pendukung seperti jalan aksesnya, kalau bisa sebanyak-banyaknya," kata Bupati Ali Mukhni didampingi Kadis Kominfo Zahirman di Tarok City, Kec 2x11 Kayu Tanam, Selasa (31/7).

Saat ini, kata Ali Mukhni, alat berat sedang bekerja untuk pembukaan lahan dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

Diketahui Kawasan Tarok City merupakan Kawasan Pendidikan Terpadu satu-satunya di Sumatera Barat. Di lahan seluas 697 hektare itu akan dibangun perguruan tinggi, rumah sakit vertikal, Badan Diklat dan perkantoran.

Perguruan tinggi di antaranya UNP seluas 150 hektare, ISI Padang Panjang 40 hektare, Politeknik Unand 50 hektare, dan UIN Imam Bonjol seluas 50 hektare.

"Kita sudah serahkan sertifikat lahan kepada Sekjen Kemeristek Dikti sekaligus peninjauan lokasi. Bahkan Kemenhan juga berencana bangun Bandiklat di sini," ujar bupati.

Orang nomor satu di Padangpariaman itu apresiasi masyarakat yang mendukung pembangunan Tarok City. Bahkan warga rela menyerahkan lahannya dan turut membantu petugas dalam pengerjaan pembukaan jalan dimaksud.

"Basamo mangko manjadi. Masyarakat rindu pembangunan, masyarakat peduli dengan program pemerintahan," kata Bupati yang digadang menjadi Gubernur Sumbar ke depan itu. (Tim)
Dipolisikan Ali Mukhni, Begini Reaksi Ikhlas Darma Murya
Capture postingan di akun facebook milik Ikhlas Darma Murya yang dilaporkan Ali Mukhni. Foto/istimewa
Pariaman ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dimintai keterangannya sebagai pelapor atas dugaan pencemaraan nama baik yang diduga dilakukan oleh pemilik akun facebook Ikhlas Darma Murya di Mapolres Padangpariaman, Selasa (31/7).
       
Ali Mukhni mulai diambil keterangannya oleh penyidik usai melaksanakan sholat dzuhur di Mapolres Pariaman sekitar pukul 13.00 WIB.
     
Tepat satu jam kemudian, Ali Mukhni keluar dari ruangan Satreskrim Polres Padangpariaman. Ia sempat bercerita dengan sejumlah wartawan sebelum kembali meninggalkan Mapolres Padangpariaman.
     
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Padangpariaman, Rifki Monrizal menerangkan, pelaporan pemilik akun facebook Ikhlas Darma Murya didasari unggahanya yang dinilai mencemarkan nama baik Ali Mukhni secara pribadi, sekaligus sebagai kepala daerah Kabupaten Padangpariaman.

Ditegaskan Monrizal, akun facebook Ikhlas Darma Murya mengunggah status pada 25 Juli 2018 pukul 12.31Wib. Dalam unggahannya itu, akun Ikhlas Darma Murya menuliskan kalimat "Hei Ali Mukhni!! Kebijakan binatang apo nan babuek? Pelayanan RS Paritmalintang terhenti akibat SK angku manyuruah 6 orang dokter spesialis BKD dima latak sisi kemanusian angku? Samantaro angok urang banyak terancam butuh pelayanan medis. Lai bautak angku pak bupati".
      
"Ada penggalan kata dengan penyebutan kebijakan binatang, secara tidak langsung yang bersangkutan menyebut yang membuat kebijakan adalah binatang. Ini adalah pencemaran atau penghinaan terhadap Bupati, sesuai dengan yang diatur pada pasal 27 ayat 3 Undang-Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 jo Pasal 45 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," jelasnya.

Dikatakannya, pelaporan pemilik akun facebook Ikhlas Darma Murya tidak dilakukan setika unggahan tersebut muncul. Namun didahului proses pengkajian dan dukungan dari sejumlah pihak. Unggahan akun tersebut kata dia, juga sempat menjadi perbincaannya di kalangan tokoh perantau. Tak ayal, sebut dia, sokongan dan dorongan agar Ali Mukni menempuh jalur hukum terus muncul.
       
Menurutnya saat membuat laporan polisi di Mapolres Padangpariaman, Ali Mukhni belum didampingi kuasa hukum. Direncanakan kuasa hukum baru akan ditunjuk pada saat sidang di pengadilan.
       
Kapolres Padangpariaman AKBP Rizki Nugroho mengatakan, usai pengambilan keterangan Ali Mukhni sebagai pelapor, pihaknya akan memanggil beberapa orang saksi dan terlapor untuk dimintai keterangan.
       
Dalam laporan itu, menurutnya sejumlah bukti awal yakni hasil screenshoot unggahan terlapor, telah diserahkan pelapor ke penyidik.
       
"Kita akan panggil saksi dan terlapor untuk dimintai keterangannya," ujarnya singkat.  
       
Terpisah, pemilik akun facebook Ikhlas Darma Murya yang dihubungi melalui sambungan telepon mengaku telah mengetahui perihal pelaporan dirinya oleh Bupati Padangpariaman terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polres Padangpariaman.
       
"Barusan saya sudah lihat beritanya di Pariamantoday.com. Namun belum lihat isinya," jelasnya.
        
Terkait pelaporan itu, Ikhlas Darma Murya menyebut hal itu adalah hak Ali Mukhni sebagai warga negara. Ia mengaku menghormati upaya hukum yang ditempuh dan akan bersikap kooperatif.
         
Menurutnya, unggahan pada 25 Juli 2018 diakun facebook, bukanlah menyerang apalagi menghina Ali Mukhni atau Bupati Padangpariaman. Unggahan tersebut murni kritikan sosial kebijakan Bupati Padangpariaman yang memindahkan 6 orang dokter RSUD Padangpariaman ke BKPSDM Padangpariaman.
        
"Ini sebagai kritikan bahwa kebijakan tersebut tidak tepat dan membuat pelayanan kepada masyarakat di RSUD Padangpariaman terganggu. Tidak ada penghinaan dan pencemaran nama baik," jelasnya.
         
Ikhlas Darma Murya menyebut dirinya akan melakukan upaya hukum dengan melaporkan balik Ali Mukhni, apabila laporan terhadap dirinya tidak terbukti.
         
"Saya akan laporkan balik, apabila tidak terbukti," pungkasnya.
         
Pelaporan akun facebook Ikhlas Darma Murya ke pihak kepolisian sebagai buntut unggahannya di media sosial, bukanlah pertama kalinya.

Sebelumnya pemilik akun facebook ini, pernah dilaporkan ke Polres Pariaman oleh Suardi Chaniago dalam kasus pencemaran nama baik di media sosial pada 3 April 2018 silam. (Nanda)
Ali Mukhni Polisikan Akun Facebook Ikhlas Darma Murya
Ali Mukhni terlihat di ruangan Kapolres Padangpariaman sebelum menuju ruangan SPK. Foto/Nanda
Paritmalintang ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni melaporkan pemilik akun facebook Ikhlas Darma Murya atas dugaan pencemaran nama baik dan UU ITE ke Mapolres Padangpariaman, Selasa (31/7).
      
Ali Mukhni tiba di Mapolres Padangpariaman sekitar pukul 10.40 WIB. Ia tampak didampingi Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Padangpariaman Rifki Monrizal dan Kabag Humas Sekretariat Daerah Padangpariaman Andri Satria Masri.
     
Setiba di Polres Padangpariaman, Ali Mukhni langsung menuju ruangan Sentra Pelayanan Masyarakat (SPK) untuk membuat Laporan Polisi (LP).
     
"Benar, pak Bupati sedang membuat laporan polisi atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan. Bapak Bupati masih dalam ruangan," ujarnya Kabag Humas Sekretariat Daerah Padangpariaman Andri Satria Masri.
      
Pantuaun wartawan di mapolres, sejumlah wartawan media cetak dan elektronik menunggu bupati Padangpariaman memberikan keterangan kepada awak media. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui materi atau konten yang dilaporkan oleh bupati. (Nanda)
Tinggal 1 Hari Baru 3 Parpol Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Padangpariaman
Pileg 2019. Foto/istimewa/internet
Pariaman ----- Ketua KPU Padangpariaman Zulnaidi, menyebut, baru tiga partai politik peserta pemilu 2019 tingkat Padangpariaman yang menyerahkan berkas perbaikan bacaleg DPRD ke KPU.
         
"Hingga pagi ini baru PBB, PKS dan PAN yang menyerahkan perbaikan berkas bacalegnya ke KPU," katanya di Paritmalintang, Senin (30/7).
        
Ia berkata, KPU mulai menerima perbaikan syarat bacaleg sehari setelah penutupan pengajuan bacaleg ke KPU Padangpariaman, yakni 22-31 Juli 2018.
        
Perbaikan dilakukan untuk melengkapi atau memperbaiki dokumen bacaleg yang dinyatakan BL (belum lengkap) dan BMS (belum memenuhi syarat) hasil verifikasi KPU saat pendaftaran bacaleg.
        
Setelah ditutup tahapan perbaikan berkas pada 31 Juli 2018, persyaratan bacaleg yang belum lengkap akan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Hal ini memiliki konsekwensi bacaleg yang diajukan parpol akan dicoret dari susunan caleg oleh KPU.
        
"Jika tidak bisa melengkapi atau memperbaiki persyaratan yang masih kurang hingga batas waktu terakhir perbaikan, tentu kita akan coret dan tidak bisa dimasukkan dalam DCS," katanya.
       
Ia berharap, 1 hari sisa perbaikan, dapat dimanfaatkan secara optimal oleh parpol memperbaiki atau melengkapi pesyaratan bacaleg.
       
"Di hari terakhir, parpol yang akan menyerahkan perbaikan berkas diharapkan menyerahkan di awal waktu, sehingga bagi yang masih kurang, bisa dilengkapi sebelum penutupan perbaikan berkas," pungkasnya. (Nanda)