Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.
Showing posts with label padangpariaman. Show all posts
Showing posts with label padangpariaman. Show all posts

Panglima TNI Jenderal Moeldoko Kunjungi Padangpariaman Untuk Panen Raya Padi Organik

Written By oyong liza on Tuesday, 19 May 2015 | 21:33




Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko melakukan acara panen raya di Demplot Padi Organik wilayah Korem 032/Wirabraja di Tong Blau, Nagari Kasang Kec. Batang Anai, pada Rabu (20/5/2015). Panen raya ini juga dihadiri oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Edy Rahmayadi, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Jajaran Korem 032/Wirabraja serta Dandim se-Sumatera Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni usai menghadiri Pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2015 di Aula IKK di Parit Malintang, Senin (18/5).

"Insya Allah, besok (20/5), Bapak Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko akan hadir pada panen raya di Demplot Kasang Kec. Batang Anai," ungkap Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Acara panen padi perdana tersebut, tambahnya, akan dihadiri oleh ribuan masyarakat yang terdiri dari kelompok tani, penyuluh, wali nagari dan wali korong se-Kabupaten Padangpariaman.

Ali Mukhni mengatakan bahwa kunjungan kerja Panglima TNI Jenderal Moeldoko adalah untuk mengetahui secara langsung terkait pelaksanaan program swasembada pangan nasional sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu. Swasembada pangan nasional, jelasnya, terkait dengan upaya peningkatan produksi pertanian, peternakan dan perikanan dalam jangka waktu tiga tahun ke depan.

Pada kesempatan itu Ali Mukhni juga apresiasi Korem 032/Wirabraja dan Kodim 0308 Pariaman yang telah serius dalam mensukseskan program swasembada pangan nasional di Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman. Berbagai upaya dan langkah-langkah strategis, jelasnya, dilakukan dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah mulai dari pengadaan bibit, perbaikan irigasi, alat-alat pertanian dan tenaga penyuluh.

"Alhamdulillah, bersama Pak Dandim, kita juga telah lakukan panen padi perdana di lokasi tersebut. Hasilnya sangat memuaskan dan yang paling membanggakan adalah pola tanam semuanya dengan sistim organik," kata Bupati yang meraih penghargaan Ketahanan Pangan Tahun 2014 itu. 


HA/OLP

Warga Batang Anai Juluki Ali Mukhni Bapak Pembangunan

Written By oyong liza on Friday, 8 May 2015 | 21:11

Nenek Yuliana ucapkan terimakasih pada Bupati Ali Mukhni atas pembangunan jembatan di Korong Kasai, Kec. Batang Anai, kamis (7/5)



Terik panas matahari siang itu, tak menghalangi niat seorang nenek renta ditemani anak cucunya. Ia bermaksud mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Bupati Padangpariaman Ali Mukhni atas pembangunan jembatan di Korong Kasai, Kec. Batang Anai tersebut.

"Kami datang basamo-samo untuk manamui Pak Bupati. Kami ucapkan tarimo kasih karano jembatan telah diperbaiki," ujar Nenek Yuliana (85) sembari memegang lengan orang nomor satu di Padangpariaman itu.

"Pak Bupati tu hatinyo barasiah, mudah dakek jo nan urang ketek-ketek ko. Inyo lah wak anggap anak kito tu," kata Nenek yang datang bersama sanak familinya.

Pada kesempatan itu, warga Korong Kasai juga berharap Bupati Ali Mukhni kembali memimpin Padangpariaman untuk periode kedua. Mereka beralasan sejak Kepemimpinan Ali Mukhni telah banyak kemajuan pembangunan di segala bidang.

"Di Kec. Batang Anai sebentar lagi akan dibangun Asrama Haji dan jalur rel kereta api ke Bandara. Kan batambah maju nagari kami tu," kata Desi, salah seorang warga Kasai.

Melihat antusias warga Ali Mukhni langsung berbaur dan bercengkrama dengan suasana kekeluargaan. Saat itu juga ia sampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Batang Anai yang turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

"Alhamdulillah, pembangunan tentunya diutamakan untuk kesejahteraan masyarakat. Pemerintah dan  DPRD tentunya menyerap dan merealisasikan aspirasi masyarakat," kata Bupati yang dijuluki Bapak Pembangunan itu.

Pada kesempatan tersebut Bupati Ali Mukhni juga menceritakan tentang jembatan yang terletak di Korong Kasai tersebut.

"Pertengahan tahun 2014, saya sholat Jumat bersama masyarakat di Mesjid Raya Kasai. Saat itu walikorong menyampaikan bahwa jembatan di wilayahnya sudah rusak dan rawan kecelakaan," kata Bupati yang usai acara panen padi perdana di demplot padi Nagari Kasang kec. Batang anai, Kamis (7/5).

Kemudian ia langsung tinjau jembatan yang ditunjukkan oleh masyarakat. Benar saja, jembatan sepanjang 10 meter tersebut sudah lapuk, berlobang dan tidak layak lagi. Saat itu ia langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk meninjau ke lokasi dan segera menganggarakan pada APBD Perubahan 2014.

"Alhamdulillah, ijin Allah, jembatan sudah bagus kembali dan dapat dapat digunakan masyarakat," ujar Bupati yang sering blusukan itu.


HA

Ali Mukhni Prakarsai Operasi Gratis Pada 33 Penderita Bibir Sumbing

Written By oyong liza on Tuesday, 28 April 2015 | 23:42




Impian yang menjadi nyata. Mungkin itulah yang dirasakan oleh Riana Putri (14), seorang gadis penderita bibir sumbing sejak lahir. Dikarenakan ia segera naik meja operasi untuk kesembuhan penyakit bibir sumbing yang telah belasan tahun dideritanya.

Riana bersama 33 orang penderita bibir sumbing diundang jamuan makan malam di Pendopo Bupati, Minggu malam (26/4). Jamuan makan digelar bersama Tim Dokter Cleft Lip Palope  (CLP) Center berpusat di Surabaya dan Media Group bekerja sama dengan Muhammadiyah Padangpariaman. Tim dokter tersebut bekerja sama dengan Rumah Sakit Aisyiah Pariaman akan mengadakan operasi bibir sumbing gratis kepada orang yang tak mampu.

"Alhamdulillah, sebentar lagi saya akan dioperasi. Semoga berjalan lancar," kata Riana sambil terisak.

Walaupun memiliki tubuh yang kurang sempurna namun Riana meiliki prestasi sekolah yang membanggakan. Setiap penerimaan rapor, gadis yang bersekolah di SMP 3 Sungai Geringging ini selalu mendapat rangking di sekolahnya.

"Saya peringkat dua di sekolah," ujarnya.

Riana beserta pasien bibir sumbing lainnya mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah yang bekerja sama dengan RS Aisyiah dan Tim Dokter dari Surabaya. Ia bersyukur atas rahmat Allah SWT atas diselenggarakannya operasi bibir sumbing di Pariaman.

Sementara itu ketua tim dokter dr. Didia mengatakan bahwa CLP Center telah melakukan operasi bibir sumbing sebanyak 4500 pasien sejak 15 tahun yang lalu.

"Satu hari bisa dua sampai tiga pasien kita operasi," kata Didia.

Tim CLP Center terdiri atas dokter bedah, anestesi dan perawat. Untuk di Padangpariaman, akan dilaksanakan sebanyak 33 orang pasien dari 51 orang yang terdaftar.

"Semoga dapat memberikan kehidupan yang lebih baik kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Bupati Ali Mukhni  mengajak pasien bibir sumbing untuk bersyukur atas rahmat Allah SWT yang tanpa diduga-duga untuk kesembuhan terhadap penyakit atau kelainan yang dialami.

"Tidak satupun pasien yang membayangkan bisa dioperasi, apalagi gratis," kata Bupati yang juga Ketua PMI itu.

Dihadapan tim dokter dari Surabaya tersebut, Ali Mukhni mengekspos kebijakan Pemerintah Daerah di bidang kesehatan yaitu Padang Pariaman Sehat (PPS).  PPS telah diresmikan oleh Menteri Kesehatan RI dan merupakan program pro rakyat pertama kali di Indoensia.

"Padangpariaman Sehat adalah paradigma baru dalam pelayanan kesehatan hingga ke pintu rumah masyarakat. Seluruh bidan desa mengunjungi rumah masyarakat di korong dan nagari untuk menanyakan sekaligus mengobati warga yang sedang sakit. Kalau diperlukan dirujuk ke Rumah Sakit. Segala biaya ditanggung oleh pemerintah daerah," kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Dijelaskannya bahwa PPS sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, tambahnya, Dinas Kesehatan bisa mendeteksi dini segala macam penyakit yang ada di Padangpariaman. Penyakit tersebut diupayakan diobati dengan menggunakan dana BPJS, BAZNAS dan donatur lainnya.


HA

Sekda Jon Priadi Yakin Tak Satupun SKPD dan Camat Mampu Jamin Daerahnya Bebas Penyakit Masyarakat

Written By oyong liza on Wednesday, 22 April 2015 | 20:40




Untuk lebih memotivasi semua unsur yang terkait dengan pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Tim Pembina UKS Kabupaten Padangpariaman  mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (21/4/15).

Rakerda UKS ini merupakan forum bersama bagi tim pembina untuk melakukan evaluasi dan membahas serta menetapkan langkah-langkah kebijakan untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan UKS.

Sekretaris daerah Padangpariaman Jonpriadi mewakili Bupati Ali Mukhni membuka acara Rekerda tersebut, dan mengatakan kepada seluruh TP UKS se Padangpariaman untuk memanfaatan momen tersebut dengan sebaik baiknya karena menurut dia, dengan momen itu diharapkan akan terjadinya sharing informasi antar sesama peserta.

"Manfaat Rakerda ini nantinya akan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dan menumbuhkan komitmen kita dalam mensinergikan upaya mewujudkan Indonesia yang sehat," kata dia.

Jon Priadi yang juga merupakan ketua Tim Pembina UKS Padangpariaman ini mengatakan bahwa semakin hari peredaran narkoba semakin tidak terbendung. Begitu juga dengan pergaulan bebas, serta hal-hal yang berkaitan dengan masalah pornografi dan masalah sosial lainya.

"Tidak ada satu pun, baik SKPD maupun Camat di Kabupaten Padangpariaman ini yang bisa memberikan jaminan bahwa daerahnya bebas dari itu (penyakit masyarakat). Maka diharapkan dengan dilaksanakannya Rakerda UKS ini Padangpariaman nantinya mampu menciptakan lingkungan sekolah bersih dan sehat serta siswa yang beriman dan berahklak mulia,” harapnya.

Kemudian lanjutnya, Rakerda kali ini mengakomodir serta memfollow-up Program Padang Pariaman Sehat (PPS) yang telah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI pada bulan Februari lalu.

"Diharapkan peran UKS ikut menyebarluaskan informasi PPS ini melalui anak didik di sekolah," ungkapnya.

Peserta Rakerda merupakan perwakilan Tim Pembina UKS kecamatan se Kabupaten Padangpariaman yang terdiri dari Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Petugas UKS UPT Dinas Pendidikan, Petugas UKS KUA dari Kecamatan, Tim Penggerak Kecamatan, Guru UKS tingkat TK, SD SMP dan SMU.


HC

Wow! Techno dan Sains Park Segera Dibangun di Padangpariaman




Rahmat Allah SWT kembali tercurah untuk Kabupaten Padangpariaman dalam pembangunan infrastruktur. Pemerintah Pusat melalui Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno segera membangun kawasan Techno Park dan Sains Park yang rencananya ditempatkan di Kecamatan Lubuk Alung yang disampaikan gubernur ketika peresmian Jembatan Koto Buruak beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti pembangunan monumental tersebut, Bupati Ali Mukhni dan jajarannya segera mempersiapkan pembebasan lahan dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Adapun biaya pembangunannya sepenuhnya ditanggung oleh APBN.

"Alhamdulilah, sesuai arahan Bapak Gubernur, kita telah siapkan lahan seluas dua hektar untuk pembangunan Techno Park dan Sains Park di Lubuk Alung. Saat ini Wali Nagari dan Tim Teknis sedang bekerja mempersiapkan administrasi," kata Ali Mukhni usai Pisah Sambut Kapolres Pariaman di Hall Pemda, Selasa (21/4).

Dijelaskannya bahwa Techo Park dan Sains Park ini merupakan sebuah lembaga yang melatih dan membangun inovasi teknologi yang berbasis kompetensi dan mengimplementasikannya dalam peningkatan pelayanan masyarakat. Lembaga itu, terang bupati, nantinya akan memberikan program pelatihan seperti Sistim Informasi e-Government dan lain sebagainya.

"Keberadaan Techo Park sangat tepat berada di Padangpariaman karena sejak tahun 2012 kita sudah tetapkan bahwa daerah kita sebagai Kabupaten Teknologi Informasi di Sumbar," Kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Sementara itu, Wali Nagari Lubuk Alung Harry Subrata membenarkan pernyataan Bupati Ali Mukhni tersebut. Ia bersama perangkat KAN, pemilik tanah dan lainnya telah mempersiapkan tanah seluas dua hektar. Ia berharap keberadaan bangunan tersebut akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

"Pembangunan Techo Park ini sangat dinanti oleh masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati melalui tangan dingin beliau bekerja keras membangun Padang Pariaman khususnya di kampung kami di Lubuk Alung," kata Harry Subrata.

Ditambahkannya bahwa Pembangunan Techo Park ini akan terletak didekat pembangunan Stadion Utama Sumbar dan Kawasan Industri Terpadu di Nagari Lubuk Alung dan Sikabu, dipinggir jalan lingkar Duku-Sicincin.

"Sesuai informasi dari Bapak Gubernur dan Bupati, bahwa  pembangunan Stadion Utama segera dilakukan groundbreaking," kata Harry Subrata.


HA/OLP

Putri Indonesia Puji Keindahan Alam dan Potensi Wisata Padangpariaman

Written By oyong liza on Sunday, 5 April 2015 | 14:29




Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengeskpos potensi pariwisata yang menjanjikan dan patut dikunjungi wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Adapun wisata tersebut, kata Bupati, terdiri dari wisata kuliner, wisata religius, wisata adventure, wisata alam dan lan sebagainya. Pariwisata tersebut, tambah Ali Mukhni, didukung dengan keberadaan Bandara Internasional Minangkabau.

Hal tersebut ia sampaikan ketika menerima kunjungan Putri Indonesia, Anindya Kusuma Putri ke Mapolres Padangpariaman di Parit Malintang, Sabtu (4/4). Kehadiran Putri Indonesia 2015 itu dalam rangka Sosialisasi Aksi Tertib Berlalulintas. Acara tersebut dipelopori oleh Kapolda Sumbar Brigjen Pol. Bambang Sri Herwanto dan Kapolres AKBP Rudy Yulianto.

"Kepada Putri Indonesia, saya perlu sampaikan ketika mendarat seharusnya pramugi mengatakan 'Selamat Datang di Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padangpariaman, nukan di Padang'" kata Bupati disambut tepuk tangan hadirin.

Dijelaskannya bahwa Padangpariaman memiliki wisata unggulan yaitu wisata treking yang tepatnya di Lubuk Nyarai, Kec. Lubuk Alung.

Untuk menuju lokasi tersebut, katanya, harus menempuh jarak sepanjang tiga kilometer. Namun lelahnya perjalanan akan terobati melihat indahnya pemandangan Lubuk Nyarai yang masih alami. Saat ini Lubuk Nyarai telah banyak dikunjungi oleh wisatawan manca negara.

Dalam sosialisasi tertib berlalu lintas, Ali Mukhni berharap dengan kehadiran Putri Indonesia akan semakin memotivasi generasi muda dalam mematuhi peraturan keselamatan di jalan raya.


Disamping itu, Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto mengajak pemerintah dan seluruh komponen masyarakat agar menjaga Kamtibmas untuk terciptanya suasana yang kondusif dan badunsanak. Dalam hal berlalu lintas, ia menghimbau masyarakat untuk melengkapi kendaraan dengan SIM, STNK dan Helm. Hal itu itu bertujuan untuk melindungi pengedara dan terhindar dari kecelakaan di jalan.

"Saya mengajak masyarakat mematuhi peraturan berlalu lintas. Keselamatan anda nomor satu," kata Bambang.

Sementara itu Putri Indonesia Anindya Kusuma Putri mengatakan sangat senang berada di Sumatera Barat karena memilki alam yang indah dan masyarakatnya ramah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumbar dan Kapolres Padangpariaman dalam sosialisasi aksi tertib berlalu lintas. Anindya mengatakan peran serta orang tua dan masyarakat sangat menentukan dalam mengurangi angka kematian dan kecelakaan di jalan raya.

Kapolres Padang Pariaman Rudy Yulianto mengatakan pula bahwa sosialisasi tertib beralu lintas telah rutin dilakukan di wilayah hukumnya. Tertib berlalulintas bisa kita budayakan dalam hidup dan kehidupan

"Mari kita jadikan tertib berlalutas adalah kebutuhan bagi diri kita.
Jajaran Polres telah lakukan sosialisasi secara rutin ke sekolah-sekolah dan beragam inovasi lainnya," kata Rudy.


HA/OLP

Gubernur Sumbar Akui Ali Mukhni Bupati Terhebat

Written By oyong liza on Sunday, 29 March 2015 | 13:30




Bupati Padangpariaman Ali mukhni mengatakan bahwa kawasan Patamuan memang patut diperhatikan, khususnya terkait ketersediaan saluran pengairan secara permanen. Sebab, kata dia, di kecamatan ini, khususnya di Nagari Sungai Durian terdapat aliran sungai yang punya kontribusi bagi terjadinya sejumlah bencana.

Hal tersebut ia ungkapkan pada peresmian daerah Irigasi Ujung Gunuang, Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Rabu (25/3)

"Karena itu kami berharap kepada gubernur untuk turut membantu pembangunan sejumlah saluran pengairan sepanjang 3 km di bagian hulu, disamping rehabilitasi bendungan yang diresmikan hari ini," katanya.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam kata sambutannya pada kesempatan itu memuji semangat Ali Mukhni dalam memperjuangkan anggaran bagi pembangunan di Padangpariaman, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD Sumbar. "Kecil-kecil cabe rawit. Lincah. Begitulah pak Ali Mukhni," sebutnya.

Gubernur juga menyinggung semangat bupati yang patut dicontoh. Ia mengakui bisa meyakinkan Pemerintah Provinsi untuk mengucurkan dana di Dinas DPSA untuk masyarakat Padangpariaman.

"Bayangkan dari 60 proyek PSDA di Sumbar, 31 di Padangpariaman. Ini luar biasa," katanya.

Kalau bupati konsisten seperti saat ini, gubernur berjanji pemprov akan terus mendukung.
"Mintak ciek kami agiah limo," kata Politis PKS itu.

Satu lagi kelebihan Ali Mukhni, kata Irwan, adalah kenyataan bahwa dari sekian banyak proyek di Padangpariaman, tak satupun yang bermasalah dengan pembebasan lahan.

"Rata-rata di Sumbar, khususnya terkait pembangunan irigasi selalu bermasalah. Tapi di daerah Pak Ali Mukhni ini tidak terjadi," kata Putra Kuranji itu.

Dari yang ia dengar sendiri, Irwan mengaku kerap mendapatkan informasi bahwa Ali Mukhni sangat pandai menyelesaikan urusan tanah. "Sejumlah bupati dan walikota di Sumbar ini sudah pernah saya panggil gara-gara pembebasan lahan untuk proyek bermasalah. Kecuali pak Ali Mukhni saja yang tidak saya panggil urusan ini," katanya.

Normalisasi dan penguatan tebing Sungai Sariak adalah proyek yang dijanjikan gubernur akan dianggarkan tahun ini.

"Alun bupati mamintak, alah kami agiah," katanya lagi.

Pada kesempatan itu Irwan Prayitno mendapatkan ungkapan terima kasih masyarakat Padangpariaman berupa piagam yang diserahkan oleh Wali Nagari Sungai Durian, Nusirwan Nazar dan Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Akhiruddin.

"Saya merasa terharu menerima apresiasi dari masyarakat Padangpariaman. Baru kali ini kerja keras kami mendapatkan piagam penghargaan. Insya allah, piagam ini akan saya pajang di Gubenuran," pungkas Mantan Anggota DPR RI itu.


HA/OLP

Rentan Bencana Alam, Ali Mukhni Himbau Warga Waspada 1x24 Jam

Written By oyong liza on Sunday, 22 March 2015 | 20:58

Bupati Ali Mukhni hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Surau Duku,  Nagari Ulakan Kec. Ulakan Tapakis, Rabu (18/3).(J) 



Bupati Ali Mukhni menyatakan bahwa Padangpariaman siaga bencana 1x24 jam. Ia berasalan karena daerahnya merupakan etalasenya bencana di Indonesia. Oleh karena itu, sebutnya, setiap warga dihimbau selalu waspada jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam, apalagi cuaca ekstrim sering melanda beberapa hari terakhir ini.

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Surau Duku, Nagari Ulakan, Kec. Ulakan Tapakis, Rabu (18/3).

"Padangpariaman siaga bencana 1x24 jam. Waspadai semua bencana yang datang sewaktu-waktu seperti gempa, longsor, kebakaran dan masih banyak lagi," kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Padangpariaman itu.

Dijelaskannya bahwa telah terjadi musibah seperti kebakaran di Sungai Geringging dan Lubukalung, longsor di Gasan, orang hanyut di Buayan, angin puting beliung di Lubukalung dan sebagainya. Ia himbau camat dan wali nagari stand-by 24 jam jika daerahnya terkena musibah.

Ali Mukhni juga mengajak masyarakat berdoa agar dijauhkan dari bencana dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada kesempatan itu ia juga serahkan bantuan pembangunan surau sebesar 2 juta rupiah.


HA/OLP

Jemaah Majelis Zikir Padangpariaman Doakan Agar Ali Mukhni Terpilih Kembali




Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengajak masyarakat mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berzikir. Zikir, katanya, akan tentramkan jiwa dan segala urusan akan dimudahkan dan diridhoi sang Illahi.

"Jadikan zikir sebagai kebutuhan sekaligus beribadah yang dimulai dari lingkungan keluarga," katanya.

Hal tersebut dia sampaikan pada HUT ke 11 Majelis Zikir Istiqomah Syatariah (MAZIS) Kab. Padangpariaman di Toboh Gadang, Kec. Sintuk Toboh Gadang, Rabu (18/3). Acara tersebut juga dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Sumbar yang diwakili oleh H. Afrizal SAg, MM, Ketua MUI Sumbar, Syamsul Bahri Khatib, dan Ketua MUI Kabupaten Padangpariaman Dr. Zainal Tk Mudo.

"Ingin jiwa tentram, ingin jiwa tenang, urusan dimudahkan dan rakyat sejahtera maka jangan satu detik pun terputus berzikir kepada Allah SWT," sambungnya.

Pada kesempatan itu bupati juga apresiasi MAZIS yang telah turut membantu program pemerintah dalam syiarnya Agama Islam. Dikatakannya bahwa Padangpariaman merupakan pusat pengembangan Agama Islam di Sumatera Barat.

Sementara itu Ketua Majelis Zikir Istiqomah Syatariah Syafri Tuanku Imam St Sari Alam mengatakan bahwa ia adakan zikir secara rutin yang dihadiri ribuan jamaah yang tersebar di seluruh Sumatera Barat. Ia juga apresiasi Bupati Ali Mukhni yang sangat intens bersama ulama dalam syiarnya ajaran Islam di seluruh lapisan masyarakat.

"Pak Ali Mukhni sosok Bupati yang dekat dengan ulama. Ia selalu melibatkan ulama dalam membangun Padangpariaman," kata Tk. Imam.

Pada kesempatan itu Tk. Imam mengajak jamaah zikir mendoakan Bupati Ali Mukhni untuk kembali memimpin Padangpariaman lima tahun ke depan.


HA/OLP

Ali Mukhni Katakan Kondisi Darurat Moral Sedang Landa Bangsa Indonesia

Written By oyong liza on Sunday, 8 March 2015 | 16:42




Masyarakat Ampalu Tinggi menyambut positif niat Bupati Ali Mukhni menjadi donatur tetap pada Pondok Pesantren Luhur untuk syiarnya agama Islam sejak dini di Padangpariaman.

Hal tersebut disampaikan oleh Tuangku Iswandi, S.Ag, di Mesjid Luhur, Korong Ampalu Tinggi, Nagari Lareh Nan Panjang, Kec  VII Koto, Jumat  (6/3).

"Alhamdulillah, Bapak Bupati menjadi donatur tetap untuk kegiatan pondok pesantren mulai tahun 2015 ini. Untuk bulan Januari dan Februari telah dibayar tunai satu juta rupiah. Semoga kebaikan Bapak dibalas kebaikan pula oleh Allah SWT. Amin," kata Pimpinan Ponpes Luhur tersebut.

Dijelaskannya bahwa Ponpes Luhur didirikan sejak 40 tahun yang lalu. Adapun santri yang sedang menimba ilmu saat ini berjumlah 30 orang. Ia bertekad melahirkan para hafiz Al Qur'an bagi generasi muda Padangpariaman. Para santri, kata dia, ditargetkan hafal Al Qur'an satu juz dalam satu bulan. Artinya dalam jangka waktu tiga tahun, santri telah hafal Al Qur'an.

Sementara itu, Ali Mukhni berharap Ponpes Luhur akan melahirkan generasi muda yang akhlatul karimah dan mengaplikasi ajaran Al Qur'an dalam kehidupan sehari-sehari. Kondisi bangsa saat ini, tambahnya, telah darurat moral dan banyak perilaku yang melanggar norma seiring kemajuan teknologi informasi dan banyaknya tontonan yang tidak patut dicontoh.

"Pemerintah berharap Ponpes Luhur sebagai salah satu pelopor lahirnya generasi yang beriman, generasi yang takut azab Allah dan generasi yang cerdas serta berakhlak mulia. Insya Allah, Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat dan disegani dunia," kata Alumni Lemhanas 2012 itu.

Pada kesempatan itu Ali Mukhni mengajak umat muslim untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Hindari perselisihan dan segala fitnah yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat.


HA

KLB Difteri di Kota Padang, Pemkab Padangpariaman Mawas Diri

Written By oyong liza on Tuesday, 3 March 2015 | 21:13

Difteri rawan meyerang anak usia 5 s/d 15 tahun



Menyikapi kejadian luar biasa (KLB) difteri yang terjadi di Kota Padang serta menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sumbar No. 737 perihal kewaspadaan dini difteri, Pemkab Padangpariaman melakukan sosialisasi lintas sektoral tentang difteri yang laksanakan oleh Dinas Kesehatan Padangpariaman. Peserta sosialisasi ini terdiri dari seluruh Kepala SKPD, Kapolsek, Danramil, KUA, dan Kepala Puskesmas se Padangpariaman.

Bupati Padangpariaman yang diwakili oleh Sekdakab Jon Priadi secara resmi membuka acara sosialisasi ini di Hall IKK Padangpariaman, Senin, (2/3). Bupati dalam sambutan yang dibacakan oleh Jon Priadi mengatakan mengapresiasi dan sangat mendukung penuh kegiatan ini, karena menurutnya, Padangpariaman merupakan kabupaten yang langsung bersentuhan dan berbatasan dengan Kota Padang.

"Untuk menghindari meluas dan mewabahnya penyakit difteri ini di Padangpariaman, diharapkan semua pihak saling bahu membahu dalam mengatasi penyakit berbahaya ini," kata Jon Priadi.

Dia juga menghimbau kepada semua Stakeholder agar bisa saling menyemarakan sosialisasi terhadap bahaya penyakit difteri, mulai dari unsur Muspida maupun SKPD.

"Dengan mudahnya penularan penyakit difteri, dihimbau semua masyarakat mengetahui tentang akibat dari penyakit ini supaya kabupaten sehat yang kita harapkan bisa diwujudkan secara bersama untuk masyarakat yang sehat," katanya mengakiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Aspinuddin mengatakan bahwa tujuan dari sosialisasi diadakan adalah agar pengetahuan tentang bahaya penyakit difteri juga bisa disosialisasikan kepada masyarakat sekitar nantinya oleh para peserta dan hadirin kepada masyarakat.

"Terutama puskesmas dan posyandu sebagai ujung tombak tempat mengadu masyarakat terdekat yang sewaktu-waktu mendapat gejala maupun penyakit difteri. dari data yang didapat dari puskesmas dan posyandu, korban yang sangat rentan terhadap penyakit difteri berusia 5 tahun hingga 15 tahun. Usia ini mesti mendapat imunisasi dari puskesmas maupun posyandu terdekat agar dapat terhindar dari penyakit mematikan ini," kata Aspinuddin.

Di saat yang sama, DR. dr. Irene, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar menjelaskan bahwa virus difteri mudah sekali menularnya kepada manusia. Karena, menurut dia, sumber penyakit ini juga berasal dari manusia. Dijelaskan Irene penyakit difteri (Cerynebebacterion diphtherne) merupakan penyakit yang disebakan oleh kuman yang sangat mudah menular dan berbahaya serta bisa menyebabkan kematian pada manusia.

"Karena itu semua masyarakat mesti mengetahui penyakit difteri yang berbahaya ini," kata dia.


HS

Demi Ketahanan Pangan, Tahun 2015 Ini Padangpariaman Terima Rp 23 Milyar

Written By oyong liza on Sunday, 1 March 2015 | 13:44

Bupati Ali Mukhni memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif usai sholat Jum'at di Mesjid Istiqomah, Nagari Sungai Durian, Kec. Patamuan, Jum'at (27/2)



Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong (tidur) menjadi lahan produktif dengan menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Oleh sebab itulah dia bangga dan  mengapresiasi masyarakat Patamuan yang memiliki komoditi unggulan, yaitu pepaya.

"Saya harap tidak satu jengkal pun tanah yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Di Patamuan ini telah ada iko yaitu buah pepaya yang telah banyak dijual ke luar Padangpariaman hingga ke Pekan Baru, Riau," kata Ali Mukhni usai menunaikan sholat Jum'at di Mesjid Istiqomah, Nagari Sungai Durian, Kec. Patamuan, Jumat (27/2).

Ditambahkannya bahwa pepaya yang ditanam oleh masyarakat sungai durian tersebut berbeda dengan pepaya yang lain karena mempunyai rasa yang lebih manis dan tahan lama sehingga banyak diminati masyarakat, baik dalam maupun luar Sumbar.

Disaat sama, Wali Nagari Sungai Durian, Nusirwan Nazar, melaporkan sebelumnya bahwa produksi pepaya di daerahnya mencapai 35 ton perhari dengan harga pasar Rp 2500 perkilo. Ia berharap pemerintah dapat membantu pemasaran pepaya tersebut dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang berbahan baku pepaya seperti pabrik saus dan lain-lain.

"Kepada Bapak Dirjen dan Pak Bupati kami sampaikan bahwa produksi pepaya di daerah kami bisa melimpah setiap panennya. Kami berharap bisa dicarikan solusi untuk pemasarannya," kata Ketua Forum Wali Nagari itu.

Sementara itu, Dirjen Hortikultura Kementan RI, Dr. Hasanuddin Ibrahim, salut dengan semangat masyarakat di daerah Kecamatan Patamuan yang memiliki komoditi unggulan yaitu pepaya. Bahkan menurutnya, pepaya tersebut bisa mencapai over produksi setiap kali panennya. Pada kesempatan itu ia juga mengajak petani untuk diversifikasi pertanian, yaitu menanam berbagai jenis buah-buah seperti Jambu, Belimbing, Nenas dan lain sebagainya.

"Diversifikasi itu tujuannya agar ada kombinasi, ada buah-buahan yang bisa diproduksi setiap kali. Jadi kesejahteran masyarakat akan semakin meningkat," kata Hasanuddin.

Ditambahkannya bahwa pada tahun 2015 ini, Padangpariaman mendapat bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 23 Milyar untuk menunjang sarana dan prasarana pertanian untuk mewujudkan program ketahanan nasional yaitu swasembada pangan.


HA/OLP

Inilah Format Jalan Baru Sei Geringging-Bukittinggi Agar Tak Repot Lewat Kelok 44

Bupati Ali Mukhni selalu berdiskusi dengan perantau diantaranya tokoh masyarakat Aua Malintang H. Sagi  dalam membangun Padangpariaman khususnya di wilayah utara.



Komitmen Bupati Padangpariaman membuka akses jalan di setiap daerah untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat layak diacungi jempol. Sejak setahun yang lalu, dia telah menganggarkan pengerjaan jalan Palak Tabu-Padang Alai yang tahun 2015 ini akan dilanjutkan pengerjaannya.

"Kita buka akses jalan baru yaitu Sungai Geringging-Palak Tabu-Padang Alai-Tandikat-Malalak-Bukittinggi sehingga masyarakat tidak perlu lagi lewat kelok 44. Tahun lalu sudah dikerjakan pelebaran jalan di Palak Tabu dan kita lanjutkan tahun sekarang," kata Bupati yang juga berasal dari wilayah utara itu di rumah dinasnya, Jumat (27/2).

Ali Mukhni berharap dengan dibukanya akses jalan dari Sungai Geringging-Bukitinggi ini akan muncul pusat pertumbuhan ekonomi baru karena akan banyak dilalui angkutan darat. Ia menyadari kondisi medan yang berat menjadi tantangan tersendiri untuk pelebaran jalan tersebut, namun ia berupaya semaksimal mungkin bekerja bersama dinas terkait.

Kepala Dinas Pekerjaan Umun didampingi Kabid Bina Marga Rahim membenarkan bahwa pengerjaan jalan tersebut akan dilanjutkan tahun 2015. Dijelaskanya bahwa Tahun 2014 telah selesai pelebaran dan aspal hotmix Padang alai-Palak tabu sepanjang 4 kilometer. Sedangkan tahun ini, menurut dia, akan ditambah 4 kilometer lagi.

Dia menuturkan, sekarang jalan Padang alai-Palak tabu sudah dilewati angkutan umum dan masyarakat.

"Insya allah, sesuai arahan Pak Bupati kita anggarkan setiap tahunnya," kata sumando rang limau puruik itu.


HA/OLP

Rena: Jambore PKK Tingkat Sumbar Akan Dihelat di Padangpariaman

Written By oyong liza on Thursday, 26 February 2015 | 20:04




Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padangpariaman, Hj. Rena Ali Mukhni, mengatakan bahwa mulai bulan Februari s/d April 2015 akan ada beberapa agenda kerja PKK yang sangat penting yang mau tidak mau, suka tidak suka wajib dilaksanakan.

Dia menegaskan hal itu pada acara serah terima jabatan T-PKK Kecamatan Padang Sago dari Ny. Syamsunar kepada Ny. Hasan Basri, Selasa (24/2) di Kantor Camat Padang Sago. Penegasannya itu dibacakan oleh Ny. Jon Priadi, selaku Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Padangpariaman.

Dikatakan, agenda penting itu adalah bagaimana teknis pengisian buku dasa wisma dan pengisian buku 6 PKK untuk 60 nagari. Selain itu, lanjutnya, juga ada penilaian kegiatan 10 program pokok PKK dan peringatan HKG ke 43. Disamping itu, sebutnya, ada juga agenda Jambore tingkat Kabupaten Padangpariaman yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

Untuk diketahui bersama, dia sampaikan, pekerjaan dan sekaligus merupakan penghargaan yaitu ditunjuknya Padangpariaman oleh Ny. Irwan Prayitno, Ketua TP-PKK Propinsi Sumatera Barat untuk menjadi tuan rumah Jambore PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Kemudian selesai Jambore tingkat Provinsi Sumatera Barat kita juga akan mengikuti Jambore tingka nasional. Ini meruapakan tugas yang cukup berat disamping membutuhkan biaya yang cukup tinggi juga membutuhkan energi yang luar biasa,” kata dia lagi.

Acara serah terima itu dihadiri oleh Muspika, Kepala UPTD, KUA, Wali Nagari, Bamus, Wali Korong se Kecamatan Padang Sago. Kemudian para Kepala SD, SMP, SMA, se Kecamatan Padang Sago.


Tidak ketinggalan tokoh masyarakat, alim ulama, bundo kanduang, cadiak pandai dan segenap undangan lainnya. Acara diakhiri dengan makan siang bersama di Aula Kantor Camat Padang Sago.


HS

Demi Wujudkan Kamtibmas "Saiyo Sakato" Bupati dan Kapolres Libatkan Komponen Masyarakat

Written By oyong liza on Sunday, 1 February 2015 | 20:10

Bupati Ali Mukhni bersama Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo dan stakeholders berkomitmen "Saiyo Sakato" dalam peningkatan Kamtibmas di Hall Pemda Pariaman,  Kamis  (29/1)



Bupati Padangpariaman Ali Mukhni apresiasi Kapolres Pariaman AKBP Gandung Drajad Wardoyo dalam merangkul seluruh stakeholder untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pariaman. Adapun wilayah hukum dimaksud adalah Kecamatan V Koto Timur, V Koto Kampung Dalam, Sungai Limau, Batang Gasan, Sungai Geringging dan IV Koto Aur Malintang.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara silaturahmi dalam rangka pemantapan Kamtibmas yang dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Bundo Kanduang serta berbagai unsur masyarakat di Hall Pemda Pariaman, Kamis (29/1).

"Pemerintah dan masyarakat Padangpariaman apresiasi Bapak Kapolres yang merangkul seluruh pemuka masyarakat baik tokoh agama, adat, bundo kanduang untuk berkomitmen meningkatkan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pariaman," kata Bupati yang juga Ketua LSM Pekat Indonesia Bersatu Sumbar itu.

Menanggapi apa yang disampaikan bupati, Kapolres Pariaman mengatakan, peningkatkan Kamtibmas harus melibatkan seluruh unsur baik pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh adat, ulama dan bundo kanduang. Jika seluruh stakeholder telah "Saiyo Sakato", kata dia, maka akan tercipta suasana yang kondusif, aman dan tenteram di tengah masyarakat.

"Hari ini, kita bersama Bupati, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Ulama dan seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Pariaman berkomitmen untuk menjaga Kamtibmas bersama jajaran kepolisian," kata Kapolres mantap.

Dengan adanya komitmen "Saiyo Sakato", harapnya, akan menekan berbagai tindak kriminal dan segala bentuk aksi negatif lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.


HA/OLP

Fadly Zon Siap Dukung Susun Anggaran Untuk Mega Proyek Triliyunan di Padangpariaman




Wakil Ketua DPR RI Fadly Zon berkeyakinan bahwa Padangpariaman menjadi sebagai salah satu daerah pusat pertumbuhan ekonomi. Kata dia, dengan pesatnya pembangunan infrastruktur bertaraf internasional akan memacu tumbuhnya investasi dan ekonomi kreatif yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut dia katakan saat meninjau salah satu mega proyek yang terletak di Padangpariaman yaitu pembangunan Jalan Lingkar Duku - Sicincin (JLDS) bersama Bupati Ali Mukhni, Jumat, (30/1). Turut hadir dalam rombongan itu antara lain Anggota DPR RI Syuir Syam dan Anggota DPRD Tri Suryadi.

"Pembangunan infrastruktur di Padangpariaman sangat pesat, salah satunya pembangunan jembatan Koto Buruak di Lubuk Alung yang menghubungkan jalan lingkar Duku - Sicincin, Insyallah ke depan daerah ini akan pesat pertumbuhan ekonominya," ucap politisi Partai Gerindra itu.

Pada kesempatan itu Fadly Zon kunjungi tiga dari empat jembatan yang telah selesai dibangun yang menghubungkan JLDS yaitu Jembatan Buayan, Koto Buruak dan Jembatan Kapalo Hilalang. Sebelum menuju jembatan Kapalo Hilalang di Kayu Tanam, ia juga sempat kunjungi Kawasan Ibukota Kabupaten Padangpariaman di Parit Malintang. Ia melihat kantor Bupati yang berdiri megah dan berwawasan lingkungan. Kantor Bupati ini sangat strategis karena juga dilalui JLDS yang artinya kawasan ibukota nantinya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.

"Kita apreasiasi kerja keras dan kesungguhan Bupati Ali Mukhni dalam membangun daerah. Kita siap bantu percepatan penyelesaian pembangunan JLDS dan pembangunan mega proyek lainnya yang sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat," katanya lagi.

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni juga mengekpos pembangunan mega proyek yang sedang dan yang akan dibangun di Padangpariaman. Antara lain, sebutnya, Asrama Haji yang rencananya akan diletakkan batu pertama pada bulan Maret mendatang oleh Menteri Agama RI.

Asrama haji dengan luas lahan 10 hektar itu telah dianggarkan sebesar Rp 100 milyar pada tahun 2015. Ali Mukhni meminta kepada Bapak Fadly Zon agar menambah dana  pembangunan sebesar Rp 50 Milyar lagi pada APBN Perubahan Tahun 2015.

"Ijin Pak Ketua, Insya Allah bulan Maret mendatang diadakan peletakkan batu pertama pembangunan Asrama Haji di Nagari Sungai Buluh, Batang Anai, dengan luas lahan 10 hektar. Lokasinya sangat strategis hanya 2,5 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau. Mohon dukungan Bapak Ketua," kata Bupati Alumni Lemhanas 2012 itu.

Selanjutnya pembangunan Main Stadion dengan luas lahan 50 hektar yang terletak di Lubuk Alung. Main stadion ini, lanjut bupati, akan memakan biaya sebesar Rp 1,6 Trilyun melalui APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten. Untuk pembebasan lahan telah dilakukan pada tahun 2014 yang lalu dan dilanjutkan pembayarannya pada tahun 2015 ini.

"Pembebasan lahan sebagian telah diselesaikan oleh pemerintah provinsi dan Insya allah tahun 2015 ini akan dilunasi semuanya. Kalau tak ada halangan, tahun ini peletakkan batu pertama pembangunan Main Stadion yang bertaraf internasional. Kita mohon dukungan dari Pak Ketua," kata bupati yang juga alumnus Harvard Kennedy Schooll di Amerika Serikat itu.

Selain itu, tambahnya lagi, juga pembangunan MAN Insan Cendikia bertaraf internasional di Sintuk, Kec. Sintuk Toboh Gadang dengan luas lahan 10 hektar yang memakan dana sebesar Rp 60 Milyar. Saat ini telah selesai pembangunan asrama dan ruang kelas berlantai dua. Sekolah ini nantinya, imbuh bupati, akan mencetak ulama-ulama besar dan calon pemimpin bangsa ke depan.

Mendengar ekspos bupati tersebut, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mendukung sepenuhnya untuk percepatan pembangunan mega proyek tersebut. Fadly meminta bupati untuk menyiapkan proposal untuk penganggaran berbagai mega proyek dan program sosial kemasyarakatan yang ada di Padangpariaman.

"Bapak Fadly Zon sangat peduli dengan pembangunan yang ada di Sumbar khususnya Padangpariaman. Beliau juga kebanggaan urang awak yang menjadi pimpinan DPR RI. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah untuk berbuat yang terbaik bagi Bangsa Indonesia," kata Ali Mukhni.

Sementara itu, Anggota DPRD Tri Suryadi optimis Padangpariaman akan semakin maju. Sebagaimana diketahui, bahwa Padangpariaman adalah daerah terparah akibat gempa 2009 yang lalu. Namun berkat kerja kerjas dan kelihaian lobi oleh Bupati Ali Mukhni kepada pemerintah pusat maka banyak sekali mega proyek yang dibangun terletak di wilayah Padangpariaman yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Kita semua tahu bahwa Padangpariaman merupakan yang baru bangkit dari daerah yang terparah pasca gempa 2009 yang lalu. Namun sejak empat tahun terakhir banyak sekali perubahan dengan adanya pembangunan mega proyek berskala besar. Semoga bermanfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat," kata pria yang akrab disapa Wali Peri itu.


HA

Sonsong Kawasan Metropolitan, Ali Mukhni Ajak Seluruh Komponen Bersatu Bangun Padangpariaman

Bupati Ali Mukhni berbaur dengan masyarakat ketika menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Nurul Hidayah, Korong Toboh Palak pisang Nagari Toboh Gadang kec. Sintuk Toboh Gadang, Rabu (28/1).



Bupati Padangpariaman Ali Mukhni ajak seluruh komponen masyarakat nagari untuk bersama-sama membangun Padangpariaman di segala bidang. Ia optimis dengan dukungan masyarakat tersebut maka pembangunan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan akan berjalan dengan lancar menuju Padangpariaman sebagai Kota Metropolitan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui RPJMN 2014-2019.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Nurul Hidayah, Korong Toboh Palak pisang, Nagari Toboh Gadang Kec. Sintuk Toboh Gadang, Rabu (28/1).

"Mari kita bersama bergandeng tangan untuk kemajuan nagari. Barek samo dipikua, ringan samo dijinjing. Saya optimis dengan pesatnya pembangunan di segala bidang baik infrastruktur bertaraf internasional maupun ekonomi kerakyatan, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju Padangpariaman sebagai Kota Metropolitan," kata Bupati yang memiliki kans untuk memimpin periode kedua kalinya itu.

Pada kesempatan itu dia juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban sehingga akan tercipta suasana yang kondusif dan mengurangi tindakan-tindakan yang dapat melanggar hukum sesuai arahan Kapolda Sumbar dan Kapolres Padangpariaman.

"Sesuai dengan Arahan Bapak Kapolda dan Kapolres, mari kita jaga keamanan dan ketertiban mulai dari korong, nagari hingga kecamatan. Kita wujudkan Padangpariaman yang kondusif dan masyarakat yang sadar hukum," kata Bupati yang meraih Penghargaan Satya Lencana Kebakhtian Sosial beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Tk. Bagindo Ilyas KH mengajak umat muslim mencontoh suri tauladan Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mendoakan agar pemimpin-pemimpin di Padangpariaman dapat menjalankan amanah dengan sabar dan senantiasa memohon petunjuk kepada Allah SWT.

"Mari kita jadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Kita tingkatkan iman dan taqwa demi syiarnya agama Islam dimuka bumi," kata Ilyas.


HA/OLP

Ali Mukhni: Merawat Tanaman Coklat = Merawat Anak Gadis

Written By oyong liza on Sunday, 25 January 2015 | 22:02




Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengajak masyarakat agar memanfaatkan lahan-lahan yang kosong atau lahan tidur menjadi lahan produktif yang bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia juga meminta para penyuluh pertanian agar setiap hari turun ke kebun-kebun coklat masyarakat untuk memberikan pencerahan dan arahan cara menanam kakao dengan benar.

Hal tersebut dia sampaikan ketika pembentukan forum kecamatan kakao, pengukuhan gapoktan dan tim brigade sambung samping-pucuk dan hama serta penyakit di Korong Durian Ajung, Koto Bangko Kec. Sungai Geringging, Sabtu (24/1).

"Mari kita manfaatkan lahan yang kurang produktif untuk kita buat kebun kakao. Insya allah pemda akan mendukung sepenuhnya," kata Bupati yang meraih penghargaan Satya Lencana Kebakhtian Sosial beberapa waktu lalu.

Ditambahkannya bahwa merawat coklat sama seperti merawat seorang anak gadis. Tanaman coklat perlu dirawat, dipangkas, dipupuk dan dijaga dari serangan hama. Jika kakao berkualitas bagus tentunya akan meningkatkan harga jual.

"Prospek kakao sangat cerah, saat ini saja harga kakao lebih kurang 30 ribu per kilo. Artinya jika masyarakat pergi ke pasar menjual lima kilo kakao akan dapat menunjang perekonomian masyarakat. Tinggal kemauan dan kerja keras dari masyarakat untuk mau bertanam kakao secara baik dan benar," kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Melihat keseriusan Gapoktan Suka Fajar,  Ali Mukhni optimis menjadikan kebun coklat di Koto Bangko, Sungai Geringging sebagai pilot projek penanaman coklat di Padangpariaman, bahkan menjadi salah satu yang terbaik di Sumatera Barat.

Kadis Pertanian Peternakan dan Kehutanan Yurisman mengatakan bahwa luas lahan kebun kakao lebih kurang 20.000 hektar. Ia bekerjasama dengan penyuluh pertanian mengadakan observasi di lapangan secara rutin agar kakao yang dihasilkan benar-benar bermutu dan berkualitas.

Sementara itu Ketua Gapoktan Elias Piau mengatakan bahwa kelompok tani yang tergabung di wilayahnya sebanyak 30 kelompok tani. Ia berharap Gapoktan ini sebagai wadah dalam mewujudkan dan menghasilkan tananam kakao yang terbaik di Padangpariaman.


HA

Kreatif! Ini Dia Padangpariaman Malamang Award Tingkat SMU

Bupati didampingi Hj. Rena Ali Mukhni dan Tokoh Masyarakat Lubuk Alung H. Duski Samad serahkan piala Bergilir Bupati kepada Kepala SMU 1 Lubuk Alung Dian Mulyati Syarfie pada lomba menbuat lamang di sekolah tersebut, Sabtu (24/1).



Ratusan siswa sekolah menengah antusias mengikuti lomba membuat lamang (malamang) dan membuat jamba antar SMU/SMK/MA negeri dan swasta se Kabupaten Padangpariaman. Lomba yang dipelopori oleh SMA 1 Lubuk Alung tersebut memperebutkan Piala Bergilir Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dalam rangka menyambut Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Lomba diadakan selama satu hari di Halaman SMU 1 Lubuk Alung, Sabtu (24/1).

"Saya dan teman-teman senang sekali ikuti lomba malamang dan membuat jamba yang pertama kali diadakan di Padangpariaman. Kami sudah mempersiapkan perlengkapan lomba jauh-jauh hari dan berharap hasil yang terbaik," kata Dian, siswi 2x11 Enam Lingkung.

Kepala SMU 1 Lubuk Alung Dian Mulyati Syarfie mengatakan bahwa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, ia menyampaikan ide untuk menyelenggarakan lomba membuat lamang kepada Bupati Ali Mukhni. Ide tersebut direspon positif dan Bupati berkenan untuk menyediakan hadiah kepada pemenang. Dijelaskannya bahwa peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bertemakan kebersamaan dan memupuk kesalehan sosial melalui budaya lokal dengan membuat lamang.

Dia beralasan bahwa sekolah juga merupakan tempat pengembangan budaya disamping memberikan ilmu pengetahuan di bidang akademik.

Kata dia, Budaya Padangpariaman mengutamakan kebersamaan gotong royong diantaranya termasuk pada kegiatan membuat lamang dan jamba.

"Sekolah juga merupakan tempat pengembangan budaya disamping memberikan ilmu pengetahuan di bidang akademik. Budaya Padangpariaman mengutamakan kebersamaan gotong royong diantaranya pada kegiatan membuat lamang. Alhamdulillah, kegiatan ini didukung penuh oleh Bapak Bupati," kata istri Kadis Pendidikan Sumbar ini.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan lomba membuat lamang dan jamba adalah untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya minang khususnya piaman kepada generasi muda. Ia komit akan tetap menyelenggarakan event-event tradisi minang ini setiap tahunnya di lokasi yang berbeda-beda.

"Alhamdulillah, lomba membuat lamang dan jamba berlangsung sukses. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ibuk Dian, Kepala SMU 1 Lubuk Alung yang memiliki ide dan gagasan penyelenggaraan event ini yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya minang khususnya piaman kepada generasi muda. Kita komit akan adakan event ini setiap tahunnya," kata Bupati yang juga seorang pendidik ini.

Lomba membuat lemang dimenangkan oleh SMU 1 Enam Lingkung sebagai peringkat pertama dan berhak menerima Piala Bergilir Bupati. Juara II SMA 1 Lubuk Alung dan Juara III diraih SMA 1 Batang Anai.

Acara lomba membuat lamang dan jamba itu dihadiri oleh Bupati Ali Mukhni, Asisten III Prop Sumbar Sudirman Gani, Kadis Pendidikan Propinsi Sumbar Syamsurizal, dan Camat Azminur.


HA/OLP

Bupati Ali Mukhni Resmikan Sanggar Seni Saghantak Sadagam



Bupati Padangpariaman Ali Mukhni memotivasi anak nagari agar mendirikan sanggar-sanggar untuk membentuk karakter generasi muda supaya terhindar dari segala bentuk kenakalan remaja seperti bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran, seks bebas, balap liar dan lain sebagainya.

Hal tersebut dia sampaikan pada peresmian Sanggar Saghantak Sadagam (SS) di Korong Parupuak Nagari Toboh Gadang Kec. Sintuk Toboh Gadang, Senin (19/1). Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Padangpariaman Suryadi, Kadispora Syafriwal, Camat Fakhriati, Wali Nagari, Ninik Mamak Se-Kec. Sintoga, Ulakan Tapakis, dan Batang Anai.

"Atas nama masyarakat dan pemerintah, kita sangat apresiasi kreatifitas anak nagari membentuk sanggar kesenian yang tujuannya sebagai wadah kreatifitas generasi muda yang berkarakter supaya terhindar dari segala bentuk kenakalan remaja," kata Bupati yang juga Pembina Dewan Kesenian Padangpariaman itu.

Pada kesempatan tersebut Ali Mukhni juga memberikan bantuan awal sebesar dua juta rupiah. Ia pun meminta pengurus untuk membuat proposal bantuan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk operasional sanggar. Adapun dana bantuan yang akan diberikan adalah sebesar Rp 10 juta.

"Untuk bantuan awal kita bantu sebesar 2 juta. Kemudian kita akan tambah 10 juta lagi dan kepada pengurus sanggar agar segera melengkapi administrasi ke dinas terkait," kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Anggota DPRD Suryadi sepakat dengan Bupati Ali Mukhni yang fokus dalam mewadahi generasi muda untuk berkreatifitas dalam berlatih dan belajar kesenian minang sejak dini. Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama DPRD telah menganggarkan bantuan sarana dan prasarana kesenian pada Dinas Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata.

Sementara itu, Ninik Mamak Kenagarian toboh Gadang, Dt Putiah mengatakan pemerintah daerah sangat komitmen untuk mendukung kegiatan yang dipelopori oleh generasi muda di nagari.

"Kehadiran Bupati Ali Mukhni pada peresmian sanggar ini sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kreatifitas anak nagari. Selaku ninik mamak Toboh Gadang, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bupati Ali Mukhni" kata dia.

Dikatakannya bahwa keberadaan sanggar ini ke depan bertujuan untuk menggali seni budaya minang yang semakin lama semakin langka dipelajari oleh generasi muda. Seperti seni ulu ambek, indang, gandang tasa, randai dan lain sebagainya.

"Kita akui saat ini kesenian minang sangat jarang dipelajari oleh generasi muda. Kita khawatir kesenian seperti ulu ambek, indang dan randai akan hilang. Untuk itu sanggar ini sebagai wadah menggali seni budaya minang agar tetap eksis dan dinikmati dimasa-masa yang akan datang," lanjut dia.

Sementara itu Ketua Sanggar SS Halimas mengatakan sanggar dimaksud berdiri karena kemauan keras anak nagari yang didukung oleh Pemda. Sanggar, kata dia, juga didukung oleh ninik mamak se-kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Ulakan Tapakis dan Batang Anai. Ia berharap generasi muda di tiga kecamatan itu dapat saling berlatih bersama dan menimba ilmu kesenian minang.

"Alhamdulillah, Sanggar Saghantak Sadagam telah diresmikan Bapak Bupati yang dihadiri oleh seluruh ninik mamak dari 10 nagari di tiga kecamatan yaitu Sintoga, Ulakan Tapakis dan Batang Anai. Semoga dapat mendukung program pemerintah di bidang seni dan budaya ranah minang," kata Halimas.

Sintuk Toboh Gadang Tacelak

Pada peresmian Sanggar Saghantak Sadagam itu, Bupati Ali Mukhni juga mengekspos pembangunan yang telah menggerakkan perekonomian masyarakat yang terletak di daerah Sintoga.

Sejak empat tahun terakhir pembangunan infrastruktur telah dipacu diantaranya pembangunan Irigasi Anai II yang mengairi sawah seluas 7000 hektar. Pembangunan irigasi Anai II membelah dua wilayah Padangpariaman, mulai dari Lubuk Alung, Sintoga hingga Nan Sabaris.

Kemudian juga ada pembangunan mega proyek dibidang pendidikan yaitu MAN Insan Cendikia seluas 10 hektar dengan dana Rp 60 Milyar yang terletak di Nagari Sintuk. Saat ini telah selesai pembangunan asrama dan ruang kelas berlantai dua. Sekolah yang sepenuhnya dibiayai pemerintah ini akan mencetak calon-calon ulama besar dan hafiz Al Quran. Penerimaan siswa pada tahun 2016 melalui seleksi ketat secara online se-Indonesia.  Salah satu syaratnya adalah calon siswa harus hafal Al quran minimal satu juzz.

Sekaitan dengan peningkatkan Seni dan Budaya, direncanakan Pembangunan Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) di kanagarian Kapalo Hilalang, Kec. Kayu Tanam. Untuk itu, telah disediakan lahan sebesar 20 hektar untuk pembangunan empat fakultas. Pengembangan Kampus ISI tersebut sebagai persiapan menjadi Institut Seni dan  Budaya Indonesia (ISBI).

Ali Mukhni mengatakan, pesatnya pembangunan Padangpariaman maka secara tidak langsung Ibukota Propinsi telah pindah ke Kabupaten Padangpariaman. Apalagi didukung oleh Pemerintah Pusat melalui RPJMN 2014-2019 yang menetapkan Kabupaten Padangariaman sebagai Kota Metropolitan bersama Kota Padang.

Sementara itu, usai ekspose Bupati, Wali Nagari Toboh Gadang Jasman menyampaikan ucapkan terima kasih atas realisasi pembangunan bertaraf internasional di Sintuk Toboh Gadang. Ia mengakui pembangunan tersebut akan memacu pertumbuhan ekonomi dan menggerakkan tumbuhnya ekonomi kretatif untuk kesejahteraan masyarakat. Ia juga mendoakan Bupati Ali Mukhni selalu sehat dalam memipin Padangpariaman.

"Kita akui sejak kepemimpinan Bupati Ali Mukhni banyak sekali program pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat. Atas nama masyarakat kami ucapkan banyak terima kasih atas pesatnya pembangunan bertaraf internasional di Sintoga. Seperti MAN Insan Cendikia yang telah berdiri megah. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan bekerja keras untuk Padangpariaman," kata Jasman.


HA/OLP

Topik Terhangat

postingan terdahulu