Kakan Kemenag Padangpariaman Helmi Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude
Helmi dan istri Nazifah foto bersama dengan guru besar penguji. Foto/Junaidi
Padang ------ Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Padangpariaman, Helmi, raih gelar Doktor Pendidikan Islam (S3), di Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang Program Pasca Sarjana, Kamis (15/2/2018).

Helmi didampingi istri Nazifah yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman dan keluarga, tampak bahagia dengan diraihnya gelar doktor yang mungkin satu-satunya di jajaran Kakan Kemenag di Sumatera Barat itu.

Helmi mengatakan, dengan raihan gelar doktor ilmu agama, diharapkan menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih dalam membina dan menerapkan ilmu yang didapatnya untuk memimpin institusi yang dipimpinya.

"Alhamdulillah, akhirnya kerja keras belajar selama ini membuahkan hasil, ini menjadi ujian dan sebuah amanah," ujarnya.

Helmi menyelesaikan kuliahnya selama lebih kurang 4 tahun, tercepat di angkatannya. Ia masuk dalam Program Pasca Sarjana Doktor Pendidikan Islam yang tercatat di UIN Imam Bonjol Padang.

Dalam penyampaian disertasi ujian promosi doktornya, dihadapan para penguji, Helmi memaparkan tentang disertasinya yang berjudul "Pengembangan Model Pengelolaan Pendidikan Islam Berorientasi iLife Skill di Pondok Pesantren Darul Ikhlas Pakandangan Kabupaten Padangpariaman".

Dalam disertasinya, bahwa di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ikhlas Pakandangan, telah banyak melahirkan santri yang tidak hanya selesai belajar agama saja, tetapi juga memiliki kecakapan hidup (iLife Skill), yang dapat menjadi pemasukan ekonomi diri dan keluarganya.

"Para santri tersebut diajarkan berbagai jenis ketrerampilan yang paling dominan dan telah diakui oleh penduduk setempat. Santri Ponpes Darul Ikhlas Pekandangan banyak melahirkan para tukang bangunan yang handal, petani yang sukses, teknisi bengkel yang baik, dan ketrampilan lainya, yang bermanfaat bagi mereka selain pelajaran agama yang didapat di pondok," jelasnya.

Para penguji yang terdiri dari: Ketua, Dr. Eka Putra Wirman, Lc, M.A (Rektor UIN IB Padang), Sekretaris, Prof. Dr. Awis Karni, M.Ag, Penguji  1, Prof. Dr. Kasman Rukun, M.Pd, Penguji 2, Prof. Dr. Asnawir, Penguji 3, Prof. Dr. Zulmurqim, M.A, Penguji 4, Prof. Dr. Syafrudin Nurdin, M.Pd, dan Penguji 5, Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag, memberikan nilai atas disertasi Helmi, dengan nilai 85, 43 (A-) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,51, dengan predikat sangat memuaskan (Cumlaude). (Juned/OLP)
Pengusaha Sebut Kinerja Perizinan Padangpariaman yang Terbaik di Sumbar
 Kadis PMPTP Hendra Aswara didampingi Kabid Perizinan Heri Sugianto meninjau pabrik PT. Kunango Jantan di Kasang,Kec. Batang Anai, Rabu (14/2).
Kasang ---- Direktur Utama PT. Kunango Jantan Asril, apresiasi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padangpariaman dalam pelayanan perizinan. Terbukti seluruh perizinan yang dibutuhkan perusahaannya telah lengkap dan dilayani dengan cepat secara online.

"Saya akui, pelayanan perizinan terbaik di Sumbar adalah Kabupaten Padangpariaman. Urusan cepat, efisien dan transparan," ujar Asril saat menerima kunjungan rombongan BKPM RI dan DPMPTSP Sumbar di ruang pertemuan PT. Kunango Jantan di Kasang, Kec. Batang Anai, Rabu (14/2).

Asril mengungkapkan baru kali ini bersua dengan Kepala Dinas PMPTP Hendra Aswara. Bahkan ia tak tahu kalau Kadisnya seorang anak muda yang cerdas dan mampu merubah mindset pelayanan perizinan di Sumbar.

"Hari ini saya baru pertama kali jumpa dengan kadisnya, ternyata masih muda dan inovatif. Walau tak pernah jumpa, tapi pengurusan izin lancar tanpa kendala. Artinya ada komitmen kepala daerah untuk memanjakan investor yang sangat tinggi dan dijalankan sungguh-sungguh oleh kadisnya," kata Asril.

Diceritakannya bahwa PT. Kunango Jantan merupakan bisnis yang memproduksi baja, beton, pipa, ready mix dan lainnya. Hasil produksi didistribusikan di seluruh Sumatera. Di area seluas 25 hektar itu mampu membuka/menampung tenaga kerja sebanyak 1000 orang. PT. Kunango Jantan juga memiliki cabang di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

"Pada momen ini saya juga mengajak investor untuk berinvestasi di Kabupaten Padangpariaman. Daerah strategis berada di posisi silang Sumatera Barat. Apalagi proses perizinannya gampang, ini yang dibutuhnya investor sebenarnya," ujar pria yang telah 25 tahun berkecimpung di bidang industri ini.

Kepala Dinas PMPTP Hendra Aswara mengatakan bahwa pujian dari salah satu investor terbesar di Sumbar, sebagai cambuk bagi jajarannya untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada investor. Tujuannya agar investor nyaman, terbukanya lapangan pekerjaan dan masyarakat sejahtera.

Alumni STPDN Angkatan XI itu mengatakan bahwa saat ini Bupati Padangpariaman sedang mengusulkan dukungan terhadap dua kawasan industri kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk masuk dalam program KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Kontruksi).  Yaitu, Kawasan Industri Padang dan Kawasan Industri Padangpariaman yang keduanya terletak di Kasang, Batang Anai.

"KLIK ini yang di Sumbar. Jadi, jika suatu lokasi sudah ditetapkan menjadi Kawasan Industri maka investor bisa langsung membangun tanpa urus IMB terlebih dahulu," kata Hendra yang pernah menjabat Kabag Humas itu. (HA/OLP)
Majukan Wilayah Perbatasan, Mukhlis-Suhatri Bur Teken 9 Butir MoU
Mukhlis dan Suhatri Bur teken MoU percepatan pembangunan wilayah peratasan dua daerah. FOTO/Phaik
Pariaman ----- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman danWakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur teken momerandum of understanding (MoU) atau kesepakatan bersama tentang sinkronisasi pembangunan dua daerah di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (15/2).

Dengan adanya MoU itu, dua daerah tersebut akan saling dukung mendukung membangun daerah masing-masing demi kemajuan bersama, khususnya di daerah perbatasan.

"Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman tak dapat dipisahkan, punya kesamaan budaya. Tetapi karena sekarang pemerintahannya sudah dua, maka segala sesuatu yang harus kita bangun saling membutuhkan," kata Mukhlis Rahman.

Dengan adanya kesepakatan bersama terkait kebijakan dan program pembangunan di wilayah perbatasan antar kedua daerah tersebut, diharapkan kedua pihak akan tercipta percepatan pembangunan.

Sementara itu, Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyambut baik jalinan kerjasama itu. Sehingga kata dia, semua komponen pemerintahan ringkat nagari dan kecamatan wilayah perbatasan dengan kota Pariaman ikut mendukungnya dan telah mulai melakukan sesualisasi sebelum MoU diteken kedua belah pihak.

"Dengan terjalinnya kerjasama ini, baik itu Pemko Pariaman atau Pemkab Padangpariaman bisa saling mempromosikan sektor andalan di daerah yang bertetangga ini, terutama promosi bidang kepariwisataan," ungkapnya.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala OPD Pemko Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman, Camat dan Kepala Desa se kota Pariaman serta walinagari perbatasan dua daerah.

Berikut sembilan item pembangunan dan pengembangan infrastruktur skala regional dan pembangunan di wilayah perbatasan yang telah ditandatangani kedua pemerintah daerah tersebut:

1. Penegasan batas administrasi di wilayah perbatasan,
2. Pembangunan dan pengelolaan Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPAS) regional,
3. Pembangunan dan pengelolaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) regional,
4. Penyediaan sumber air baku/minum dan pengelolaan intalasi air minum regional,
5. Pembangunan infrastruktur di wilayah DAS berbatasan,
6. Pengelolaan sumber daya di wilayah DAS berbatasan,
7. Pengelolaan modal transportasi darat dan laut di wilayah berbatasan,
8. Pembangunan pengembangan dan pengelolaan sektor pariwisata,
9. Pembangunan dibidang ekonomi dan penanganan inflasi daerah. (Rika/OLP)

Produk IKM Padangpariaman Bisa Dibeli di Kantor Perizinan (DPMPTP)
Galeri IKM dan produk sulaman timbul dipajang di ruang promosi DPMPTP, Pariaman, Selasa (13/2)
Pariaman ---- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padangpariaman menyediakan ruang promosi bagi Industri Kecil Menengah (IKM) untuk dipamerkan di kantornya.

Ruang promosi tersebut satu ruangan dengan ruang pelayanan perizinan dan non perizinan. Produk IKM terlihat ditampilkan dalam lemari kaca yang juga mencamtumkan harga dan alamat produksi.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, kita rangkul IKM untuk berpromosi di sini. Jadi sudah ada yang pajang baju kurung peniti emas, bordir, sulaman timbul, anyaman dan kerajinan lainnya," kata Kepala DPMPTP Hendra Aswara di ruang kerjanya, Pariaman, Selasa (13/2).

Dikatakannya bahwa terdapat 1.702 IKM yang sedang berkembang di Padangpariaman. Pelaku IKM tentunya membutuhkan promosi untuk pemasaran. Ia berharap dipajangnya produk IKM dapat menarik minat pengusaha besar atau pelaku bisnis untuk dijadikan mitra bisnis.

"Tamu di sini kebanyakan pengusaha, jadi sambil menunggu izin keluar mereka bisa melihat atau berbelanja produk IKM kita," kata Kepala Dinas termuda di Sumbar itu.

Saat ini, tambah Hendra, Padangpariaman sudah memiliki pusat oleh-oleh yang dipusatkan di Sekretariat HP3 Kec. Nan Sabaris, tepatnya di sebelah BRI Pauh Kambar. Sedangkan untuk IKM Cokelat dipusatkan di Malibou Anai, Kec  2x11 Kayu Tanam.

"Untuk cokelat malibou, masyarakat juga bisa mendapatkan di Hotel Grand Inna Padang  yang sudah kita launching baru-baru ini," kata Hendra yang pernah menjadi Ajudan Bupati ini.

Hendra juga berharap pelaku IKM juga diimbau segera mengurus izin pangan rumah tangga dan izin BPOM untuk produk tertentu. "Hal ini penting untuk keamanan suatu produk," pungkasnya. (HA/OLP)
Warga Padangpariaman Serahkan 8 Pucuk Senjata Api Rakitan ke Kodim
Tokoh masyarakat Padangpariaman atas kesadaran sendiri serahkan 8 pucuk senjata api jenis badia balansa ke Kodim 0308/Pariaman. FOTO/Nanda
Pariaman ----- Kodim 0308/Pariaman terima 8 pucuk senjata api rakitan tradisional "badia balansa" dari masyarakat di Aula Kodim Pariaman, Jumat (9/2) lalu. Senpi itu diserahkan oleh perwakilan tokoh masyarakat dari dua kecamatan, yakni kecamatan 2X11 Kayutanam dan Kecamatan 2X11 Enamlingkung Sicincin.

Kasdim 0308/Pariaman Mayor Inf Marjoni M didampingi Pasi Intel Kodim 0308/Pariaman Kapten Inf Johansyah mengatakan, penyerahan senjata api dilakukan oleh warga atas dasar kesadaran sendiri.

"Sebelumnya Kodim 0308 Pariaman bersama LSM Bhineka Tunggal Ika melakukan penggalangan kepada masyarakat agar bersedia menyerahkan senjata api tersebut untuk dilakukan pemusnahan," jelas Mayor Inf. Marjoni M.

Pemusnahan senjata yang telah terkumpul dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan, seperti penggunaan dalam tawuran warga atau hal lainnya.

Rencananya beberapa tokoh masyarakat di wilayah Padangpariaman dan Kota Pariaman dijadwalkan akan menyerahkan badia balansa yang masih disimpan. Agar lebih masif, babinsa Kodim 0308/Pariaman terus mengimbau masyarakat yang menyimpan badia balansa untuk diserahkan ke Kodim Pariaman.

"Saya rasa masih banyak yang akan menyerahkan senpinya kepada kita, mungkin belum bertemu saja. Dalam waktu dekat akan ada lagi tokoh masyarakat yang akan menyerahkan badia balansanya," pungkasnya. (Nanda)
Tol Padangpariaman-Pekanbaru Akan Miliki Terowongan Terpanjang di Indonesia
Presiden Jokowi bersama Bupati Ali Mukhni saat grounbreaking Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru di Kasang, Batang Anai. FOTO/Hendra
Padangpariaman ----- Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sumatera Barat mendapat sambutan yang meriah oleh masyarakat. Selama tiga hari, presiden mengunjungi kabupaten dan kota di Sumbar di antaranya Dharmasraya, Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Tanah Datar, Padang dan Padangpariaman.

Kesempatan itu juga tidak disia-siakan oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni untuk mengekspos berbagai pembangunan mega proyek nasional di daerahnya.

"Pertama, saya menyampaikan ucapkan terima kasih dari masyarakat kepada Bapak Presiden atas kepercayaannya menunjuk Padangpariaman sebagai pusat mega proyek nasional. Beliau sampaikan pembangunan infrastruktur untuk percepatan pertumbuhan ekonomi," ujar Bupati Ali Mukhni usai groundbreaking Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru di Kasang, Kec. Batang Anai, Jumat (9/2) lalu.

Mega proyek tersebut di antaranya Politeknik Pelayaran, Asrama Haji, MAN Insan Cendikia, Kawasan Industri, Rusunawa, Irigasi Anai dan kawasan Tarok City.

"Tarok City kita coba usulkan menjadi Program Strategis Nasional," kata Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur.

Terkait jalan tol, Ali Mukhni menyampaikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo karena memprioritaskan Tol Trans Sumatera.

Tentunya banyak daerah lain di Indonesia yang antri untuk mendapatkan proyek jalan tol, namun Jokowi memutuskan untuk membangun Padang-Pekanbaru di awal tahun ini. Proyek tol ini terdiri dari empat tahap dan diwacanakan selesai dalam 5 tahun, tepatnya tahun 2023.

"Tadi Bapak Presiden sudah menyampaikan jalan tol untuk percepatan transportasi dan menunjang pariwisata Sumbar yang sudah terkenal di dunia yaitu wisata religius, kuliner dan keindahan alam," kata Peraih Satya Lencana Pembangunan itu.

Selanjutnya Ali Mukhni juga menyampaikan apresiasi kepada tokoh adat, ulama dan pemilik tanah yang mendukung pembangunan jalan tol. Apalagi jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru sepanjang 242 km dengan biaya Rp78 triliun merupakan yang pertama di Sumbar.

"Di jalur Pangkalan-Bangkinang ada terowongan terpanjang di Indonesia yaitu 9 kilometer dengan biaya Rp9 triliun," kata alumni Lemhanas tahun 2012 itu. (HA)
Presiden Jokowi Resmikan Groundbreaking Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru
Presiden didampingi menteri dan bupati Padangpariaman beri keterangan pers di lokasi grounbreaking. FOTO/Masrudi Suryanto
Padangpariaman ---- Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, resmikan ground breaking jalan Tol Padang-Pekanbaru, Jumat siang (9/2).

Pembangunan tahap I dengan ruas Kasang-Sicincin Padangpariaman, sepanjang 28 km. Jalan Tol Padang-Pekanbaru sendiri memiliki panjang 244 km dengan total biaya Rp78,9 triliun. Tol Padang-Pekanbaru bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Menurut Menteri Basuki Hadimuljono Jalur Tol Padang-Pekanbaru dibangun dalam beberapa tahap. Tahap I Kasang-Sicicin akan memakan biaya sekitar Rp4,8 triliun, kemudian Sicincin-Payakumbuh sepanjang 78 km Rp32,93 trilun, tahap selanjutnya Payakumbuh-Pangkalan sepanjang 45 km Rp15,74 triliun, Pangkalan-Bangkinang sepanjang 56 km dengan biaya Rp18,86 triliun dan Bangkinang-Pekanbaru sepanjang 37 km dengan biaya Rp5,95 triliun.

Penegasan percepatan pembangunan jalan tol Trans Sumatera sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 117 2015 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sebagai perubahan atas Perpres nomor 100 Tahun 2014 dilaksanakan melalui penugasan kepada PT Hutama Karya (Persero).

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu mengatakan biaya transportasi dalam negeri saat ini jauh lebih mahal dibandingkan Malaysia dan Singapura. Jika ingin memenangkan persaingan dengan negara lain, infrastruktur adalah hal yang sangat fundamental.

"Karena dengan infrastruktur biaya transportasi dan biaya logistik akan jauh lebih murah," ujar Presiden RI ke-7 itu.

Pembangunan jalan tol, menurut presiden merupakan jawaban kemudahan akses barang, orang dan logistik. Jika sebelumnya jarak Padang-Pekanbaru ditempuh selama 9 jam, dengan adanya jalan tol yang diperkirakan selesai 2023 itu, dapat ditempuh hanya 3 jam saja.

Pembangunan jalan Tol Padang-Pekanbaru juga akan menguntungkan provinsi Sumbar dan Padangpariaman khususnya.

"Ini akan mempunyai dampak ekonomi yang luar biasa terhadap Sumatera Barat dan sekitarnya," sebutnya.
 

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni bersyukur atas banyaknya program pembangunan nasional dan bantuan yang dialokasikan untuk Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman.

Ia mengatakan, dengan adanya jalan Tol Padang-Pekanbaru, akan memacu pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman selaku kawasan satelitnya Sumbar.

"Kita tahu Padangpariaman adalah pusat mega proyek nasional. Kita bersyukur Bapak Presiden langsung yang meresmikannya," ungkapnya.
 

Dalam acara tersebut tampak hadir Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wamen ESDM Archandra Tahar, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Sosial Idrus Marham, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi dan sejumlah Pejabat Sumbar dan Riau. (OLP)
Dikerjai Lewat WhatsApp, Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Warga Balah Hilia
Pelaku curanmor saat diserahkan warga ke pihak kepolisian resor Padangpariaman. FOTO/Nanda
Lubuk Alung ----- Warga Nagari Kampung Tangah Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Padangpariaman, berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di sekitar wilayah itu, Jumat (9/2).

Satu orang pelaku yakni AR, 25 tahun, merupakan warga Batusangkar yang menumpang di salah satu rumah warga, berhasil diamankan.

Salah seorang tokoh pemuda Balah Hilia, Ade Maneza menuturkan, pengungkapan kasus curanmor berawal dari kecurigaan warga dengan gerak gerik AR yang berada di dekat sepeda motor yang menjadi incarannya. Saat menghampiri AR, warga curiga dan mendapati patahan kunci letter T, ketika ditanya pelaku malah menjauh dan kabur.

“Warga langsung melakukan pencarian posisi pelaku yang diketahui menumpang tinggal di salah satu rumah warga di Lubukalung, kita cari tapi tidak ketemu,” jelasnya.

Bermodal nomor telepon dan kontak WhatsApp dari pemilik rumah tempat ia menumpang, pengejaran pelaku pun dimulai. Pelaku yang menuliskan “kesepian” pada status WhatsAppnya itu langsung dipancing keberadaannya. Salah seorang pemuda berpura-pura sebagai perempuan saat telfon dan chatting dengan pelaku.

Termakan umpan, akhirnya pelaku janjian bertemu di salah satu warung nasi goreng di derah Pasa Dama Nagari Paritmalintang, tidak jauh dari RSUD Padangpariaman. Usai memastikan posisi pelaku telah tiba di lokasi yang dijanjikan, warga pun bergerak dari Kampung Tangah Balah Hilia menuju lokasi. Setiba dilokasi warga mengepung dan pelaku berhasil diamankan.

Pelaku menjadi bulan-bulanan amarah warga yang kesal. Usai diamankan, pelaku diserahkan ke piket SPK Polres Padangpariaman.

“Warga berhasil memancing dia keluar, begitu pelaku sudah berada di posisi, langsung diamankan dan kita serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

Dikatakan Maneza dari introgasi yang dilakukan warga, pelaku mengakui baru sekali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Lubuk Alung. Sementara itu, sejak awal tahun hingga saat ini tercatat 5 kasus curanmor terjadi di wilayah Balah Hilia.

“Baru satu yang diakuinya, sedangkan ada 5 kasus curanmor yang terjadi lokasi kita,” pungkasnya.  Saat ini pelaku telah diamakan di Mapolres Padangpariaman. (Nanda)
Dihadiri Pejabat BUMN, Cokelat Malibou Padangpariaman Resmi Dilaunching
Cokelat Malibou Padangpariaman launching di hotel Inna Padang. FOTO/Hendra
Padang ---- Cokelat Malibou Padangpariaman resmi dilaunching di Hotel Inna Padang yang dihadiri oleh Deputi Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata BUMN Edwin Hidayat Abdulllah, Kamis (8/2).

Edwin mengatakan BUMN peduli dengan produk IKM yang dihasilkan oleh masyarakat. BUMN juga mempunyai peran untuk memasarkan produk lokal dan membangun IKM di Sumbar.

"Sebuah produk itu butuh pemasaran. Untuk itu BUMN hadir untuk membantu IKM di Sumbar khususnya Cokelat Malibou Padangpariaman," kata Edwin.

Presiden Direktur PT Hotel Indonesia Iswandi Hadi mengatakan, kualitas cokelat malibou sudah bagus. Berbagai poduk juga sudah ada di Hotel Inna Padang yaitu cokelat batang, bubuk, permen dan biji kakao. Ke depan, Cokelat Malibou Padangpariaman menjadi brand di Hotel Inna Padang.

"Saya sudah mencobanya memang enak sekali. Kalo hanya cokelat saja, mungkin banyak yang menjual. Tapi Cokelat Molibou dari biji coklat murni, tanpa pengawet dan berkhasiat untuk kesehatan," kata Iswandi.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni apresiasi Kementerian BUMN yang bekerja sama dengan Cokelat Malibou. Artinya, BUMN benar-benar peduli dengan tumbuh kembangnya IKM di Sumatera Barat.

"Alhmdulillah, mimpi IKM berbasis cokelat menjadi nyata. Motto Kementerian BUMN yang Hadir untuk Negeri benar-benar terbukti. Atas nama pemerintah dan masyarakat kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri BUMN," kata Peraih Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI itu.

Cokelat, tambah Ali Mukhni, merupakan produk unggulan Sumbar dan Padangpariaman yang tercantum dalam Rancangan Pengembangan Industri Propinsi (RPIP) 2016-2035.

Ia berharap petani kakao semakin bersemangat menanam dan merawat pohon kakao sehingga menghasilkan biji kakao yang berkualitas dan berdaya saing dengan produk luar negeri.

"Petani tentu sangat gembira, biji kakaonya sudah masuk hotel berbintang. Pemasarannya sudah ada, tinggal kita meningkatkan jumlah produksinya," imbuh Peraih Penghargaan Ketahanan Pangan itu.

Ke depan, Ali Mukhni berharap Cokelat Malibou bekerja sama dengan Hotel-Hotel Inna di Seluruh Indonesia.

Di saat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Padangpariaman Hendra Aswara mengatakan bahwa kebun kakao seluas 32 ribu hektare di Padangpariaman merupakan yang terluas di Sumatera Barat. Produksi kakao Sumbar didominasi dari petani kakao Padangpariaman.

"Untuk pengolahan terdapat dua pabrik yaitu di Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Malibou Anai Kec  2x11 Kayu Tanam. Dari kedua pabrik tersebut bisa diolah 20 hingga 40 kilo cokelat per hari," terangnya.

Diceritakannya bahwa, awal mula Cokelat Malibou bekerja sama dengan hotel Inna Padang ketika Menteri BUMN Rini Soemarno mengunjungi Padangpariaman. Tepatnya waktu pelaksaan Groundbreaking jalan tol Padang-Pekanbaru di Kantor Bupati Padangpariaman di Parit Malintang pada tanggal 14 Oktober 2017.

Ketika itu Bupati Ali Mukhni menyuguhkan secangkir coklat hangat kepada Rini. Kemudian menteri berpendapat bahwa rasa cokelat Malibou sangat enak dan sehat. Setelah itu ia meminta Iswandi Hadi selaku Presdir Hotel Indonesia untuk bekerja sama dengan Cokelat Malibou.

"Untuk Sumbar diawali kerja sama dengan Hotel Inna Padang," kata Hendra. (Tim)
Ali Mukhni: Momentum HPN Berkah bagi Padangpariaman
Bupati Ali Mukhni didampingi Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arh. Hermawansyah kunjungi lokasi groundbreaking di sebelah Pabrik Kunango Jantan, Kasang, Kec. Batang Anai, Senin (5/2). FOTO/Hendra
Batang Anai ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menyatakan bahwa persiapan groundbreaking Jalan Tol Padang-Pekanbaru yang dimulai dari kawasan Padangpariaman telah matang. Ia juga apresiasi dukungan masyarakat yang menyambut positif pembangunan program stretegis nasional di Sumatera Barat itu.

"Alhamdulillah, hari ini (Senin), alat berat sudah bekerja. Masyarakat juga membantu dan Forkopimda pun turun ke lapangan," kata Bupati Ali Mukhni di sebelah Pabrik Kunango Jantan, Kasang, Kecamatan Batang Anai, Senin (5/2).

Untuk tahap awal, pembangunan jalan tol sepanjang 28 km Kasang-Sicincin dikerjakan oleh PT. Hutama Karya. Untuk keseluruhan Jalan Tol Padang-Pekanbaru sepanjang 254 km menelan dana Rp78 triliun.

Peraih Satya Lencana Pembangunan itu bersyukur akan hikmah Sumbar yang ditunjuk sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2018. Banyak sekali program nasional dan bantuan yang dialokasikan untuk Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman.

"Ini nikmat yang sangat luar biasa oleh Allah SWT. Jalan Tol Padang-Pekanbaru dimulai dari Padangpariaman. Kita salut dengan Bapak Gubernur dan wakil Gubernur yang memanfaatkan momentum HPN, kalau tidak, entah sampai kapan bisa direalisasikan. Semoga bisa bermanfaat dan dinikmati anak cucu kita," ujar Alumni Harvard Kennedy School di Amerika Serikat itu.

Kunjungan Presiden RI Jokowi ke Sumbar benar-benar dimanfaatkan Bupati Ali Mukhni dengan mengajukan usulan kunjungan Presiden kepada Gubernur Sumbar. Di antaranya Peresmian Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau, Peninjauan Kawasan Pendidikan Tarok City dan Peresmian Badan Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran, Asrama Haji serta Kawasan Industri Padangpariaman.

"Kita tahu Padangpariaman adalah pusat mega proyek nasional. Melalui Bapak Gubernur, kita usulkan kunjungan  RI 1 tanggal 9 Februari nanti dan bahwa masyarakat sangat merindukan kehadiran Bapak Presiden," kata Bupati didampingi Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh Hermawansyah. (HA/OLP)

Pegawai Dinas PU Alami Kecelakaan Tunggal di Toboh Palabah
FOTO/Nanda/istimewa
Toboh Palabah ---- Mobil yang kemudikan ASN Dinas PU Kabupaten Padangpariaman alami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta Desa Toboh Palabah, Kota Pariaman, Senin (5/2) pukul 07.45 Wib pagi.

Informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan berawal saat minibus jenis Isuzu Panther dengan nopol BD 1453 BA yang dikemudikan Rahmat Firman melaju dari arah Pariaman menuju kantor Bupati Padangpariaman. Pengumudi buru-buru agar bisa mengikuti apel pagi di halaman kantor bupati Padangpariaman.

Kendaraan diduga melaju dalam kecepatan tinggi. Namun nahas, setiba di lokasi, diduga pengemudi lepas kontrol, sehingga minibus lepas kendali dan nyungsep ke selokan yang ada di sisi kiri jalan dua jalur tersebut.

Akibat kecelakaan itu, pengemudi mengalami luka pada bagian kepala dan memar pada dada karena mengalami benturan kuat dengan kaca depan minibus dan benturan dengan stir mobil.

Sedangkan minibus mengalami kerusakan pecah kaca depan, ringsek bodi bumper depan dan goresan pada sisi kiri bodi minibus.

Usai pengemudi dievakuasi ke RSUD Pariaman oleh warga, minibus langsung dievakuasi dengan mobil derek ke bengkel terdekat. (Nanda)
Traok City dan Tol Padang-Pekanbaru, Dua Agenda Jokowi di Padangpariaman
Sebelum meninjau GB Tol Padang-Jakarta yang direncanakan akan diresmikan Presiden Jokowi, Menteri PUPR dan Wamen ESDM didampingi Wagub, Bupati dan Wabup, berziarah ke makam Syekh Burhanuddin. FOTO/Andri
Padangpariaman ---- Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wamen ESDM Arcandra Tahar survey lokasi Ground Breaking (GB) Jalan Tol Padang - Pekanbaru, Ruas Padang - Sicincin bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Minggu (4/2).

Survey lokasi ground breaking di Kasang sebagai pintu pertama masuk jalan tol tersebut, rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada 8 Februari 2018 bertepatan sehari sebelum Puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Sumatera Barat 9 Februari.

Basuki Hadimuljono dan Archandra Tahar, setiba di Bandara Internasional Minangkabau, Sabtu (3/2) menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Agung Syekh Burhanuddin di Ulakan dan menunaikan salat magrib di masjid kebanggaan Rang Piaman itu.

"Beliau juga menyempatkan diri ziarah ke makam Al Mukaram Syekh Burhanuddin yang dikenal luas sebagai tokoh penyebar agama Islam di Sumatera Barat," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Padangpariaman Andri Satria Masri.

Usai berkunjung ke makam yang diziarahi ratusan ribu umat muslim setiap bulan Sa'fa itu, rombongan melanjutkan perjalan. Sewaktu melewati kampus BP3, kedua pejabat pemerintah pusat itu berdecak kagum melihat kemegahan gedung komplek BP3.

"Bagus sekali kampus BP3 ini. Baru kali pertama saya melihatnya," ujar Menteri PUPR diamini oleh Wamen ESDM.

Kedatangan Presiden Jokowi mengadiri HPN Sumbar 2018 sekaligus direncanakan punya dua agenda di Padangpariaman. Selain ground breaking Jalan Tol Padang - Pekanbaru, mantan Gubernur DKI itu juga akan melakukan hal yang sama untuk kawasan terpadu Tarok City. (TIM)
"Pamit Menjala Ikan, Warga Nagari Pasie Laweh Ditemukan Tewas Mengapung
Warga bersama polisi evakuasi jasad korban dari aliran sungai. FOTO/Nanda
Lubuk Aluang ----- Seorang kakek ditemukan warga mengapung di aliran Sungai Batang Anai Korong Balah Hilia, Nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Minggu (4/2) siang.

Mayat yang dikenali sebagai Buyuang Tuun (65) warga Ujuang Guguak Korong Padang Pulai, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung itu, ditemukan oleh warga saat akan menjaring ikan di aliran sungai.

"Kejadian tersebut diketahui oleh warga sekitar pukul 11.15 WIB yang melihat mayat mengapung di aliran sungai. Ternyata itu adalah korban, kami beritahukan kepada warga lain dan polisi," ujar Nazaruddin, salah seorang warga setempat.

Menurut dia, korban sebelum ditemukan tewas berkemungkinan juga sedang menjala ikan sungai, karena saat korban ditemukan dengan masih terjerat jala.

Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi warga bersama polisi ke RUSD Padangpariaman untuk dilakukan visum oleh dokter setempat.

Sementara itu, anak korban di rumah sakit mengatakan, jika orang tuanya tersebut pamit menjala ikan di sungai dekat rumah pada Sabtu (3/2) pukul 17.00 WIB. Namun hingga malam hari, orangtuanya tak kunjung pulang ke rumah.

Hingga berita ini diturunkan, jasad korban masih dalam proses visum di RSUD Padangpariaman. Pihak keluarga dan kerabat korban juga terlihat berdatangan. (Nanda)
Ombudsman Sumbar Puji Inovasi Antarjemput Perizinan Padangpariaman
Plt Ketua Ombudsman Sumbar Adel Wahidi dan rombongan bersama Kadis PMPTP Hendra Aswara beserta jajaran di Ruang Layanan Publik DPMPTP, di Pariaman, Kamis (1/2). FOTO/istimewa
Pariaman ---- Ketua Ombudsman Sumbar Adel Wahidi kunjungi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu (DPMPTP) Kabupaten Padangpariaman, Kamis (1/2).

Kujungan tersebut untuk melihat secara langsung tingkat kepatuhan layanan publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tentang Pelayanan Publik.

Dalam kunjungan tersebut, ia apresiasi pelayanan DPMPTP yang terus berbenah dalam meningkatkan standar dan kualitas layanan.

"Perubahan DPMPTP serasa cepat. Enam bulan lalu tidak seperti ini ruangannya, sekarang sudah nyaman. Semoga masyarakat menikmati sesuai jargon," kata Adel.

Adapun variabel penilaian Pelayanan Publik, kata Adel, terdiri dari 9 poin, yaitu Standar Pelayanan, Maklumat Layanan, Sistim Informasi Pelayanan, Sarana dan Prasarana, Pelayanan Khusus, Pengelolaan Pengaduan, Penilaian Kinerja, Visi Misi dan Motto serta Atribut pelayanan.

"Alhamdulillah DPMPTP Padangpariaman, sebagian besar telah dipenuhi. Hanya sebagian kecil yang mendapat catatan atau masukan untuk ditindaklanjuti," ucap Adel yang dicatat langsung oleh Kadis PMPTP Hendra Aswara.

Adel juga memuji inovasi pelayanan Antar Jemput Perizinan (Ajep) yang telah dimulai awal tahun ini. Masyarakat bisa meminta petugas untuk mengantar ataupun menjemput persyaratan hingga sertifikat izin yang telah diterbitkan. Seluruh biaya pun ditanggung oleh DPMPTP tanpa membebani masyarakat.

"Saya kira investor akan semakin melirik Padangpariaman ke depan. Masyarakat akan dengan senang hati mengurus administrasi perizinannya," ungkapnya.

Sementara Kadis PMPTP Hendra Aswara mengaku banyak menerima saran dan masukan atas kunjungan Ombudsman Sumbar itu. Ia berjanji akan menindaklanjuti agar pelayanan semakin cepat, mudah dan transparan.

"Kita berterima kasih atas kunjungan dari Ketua Ombudsman. Kita banyak berdiskusi dan banyak masukan untuk pelayanan yang lebih baik lagi untuk masyarakat," katanya.

Tahun ini, kata Hendra, ruang pelayanan akan dibuatkan minibar dan satu set mobiler untuk konsultasi. Jadi masyarakat bisa menikmati minuman hangat atau dingin sambil menunggu proses izin selesai.

"Alhamdulillah kita didukung penuh oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati beserta DPRD dalam mempercantik ruang layanan seperti layaknya hotel bintang lima. mohon dukungan seluruh pihak," kata Hendra yang baru setahun menjabat di DPMPTP. (HA/OLP)
Kasih Padusi Minang bagi Para Jompo
Suhatri Bur resmikan masjid yang dibangun Padusi Minang bagi para jompo. FOTO/ASM
2 x 11 Enam Lingkung ----- Kurang tujuh bulan, Masjid ar Raudah di komplek Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin selesai dibangun dan berdiri megah di tengah-tengah panti lanjut usia milik Dinas Sosial Sumatera Barat tersebut.

Masjid itu dibangun atas bantuan Kelompok Padusi Minang Jakarta, yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di seluruh wilayah Sumbar.

Kelompok Padusi Minang merupakan kelompok arisan wanita pengusaha dan isteri pejabat yang merantau di berbagai wilayah Indonesia. Mereka berasal dari 19 kabupaten/kota di Sumbar.

Dengan selesainya pembangunan masjid, hari Kamis (1/2) diresmikan penggunaannya oleh Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur bersama anggota Kelompok Padusi Minang yang sengaja datang dari Jakarta hari itu.

Dalam sambutannya, Suhatri Bur mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Padusi Minang yang sangat peduli dengan kebutuhan ibadah orang tua lanjut usia di PSTW Sabai Nan Aluih.

"Kami sangat apresiasi dengan usaha yang dilakukan Padusi Minang di Padangpariaman ini. Terima kasih banyak atas bantuan yang sangat berharga ini," ujarnya.

Mantan Ketua BAZNAS Padang Pariaman itu mendoakan semoga para anggota Padusi Minang dilimpahkan pahala dan terbuka pintu rejekinya sehingga lebih bisa membantu membangun masjid lainnya di Padangpariaman.

Terkait dengan banyaknya rumah ibadah di Padangpariaman namun sedikit pengunjungnya, ia tidak menampik.

"Untuk itulah kami dari pemerintah selalu berupaya mengimbau dan mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid. Jangan hanya berlomba-lomba memperindah masjid tapi lupa berlomba-lomba meramaikan masjid," katanya.

Suhatri Bur juga mengingatkan Kepala Panti untuk berkoordinasi dengan pemerintahan nagari, ninik mamak, alim ulama sekitar komplek panti guna membicarakan manajemen dan status masjid tersebut di kanagaraian Sicincin.

"Walau masjid ini berada di lingkungan panti, namun tetap menghormati kearifan lokal yang berlaku di Nagari Sicincin. Jangan sampai masjid telah selesai dibuat, terjadi silang sengketa mengenai status dan posisinya dalam lingkungan nagari. Untuk itu koordinasi dengan Nagari membicarakan keberadaan masjid termasuk soal shalat Jumat," katanya.

Panti yang dihuni 62 lansia laki-laki, 48 lansia perempuan itu merupakan UPT Dinas Sosial Sumbar dipimpin oleh Dharma Kesuma.

Dharma Kesuma mengatakan Allah telah menggerakkan hati ibu ibu Padusi Minang sehingga tergerak hatinya membangun masjid di panti itu.

"Kami salut cara kerja Padusi Minang. Pembangunan langsung dikontrol Padusi Minang melalui kontraktor pembangunan yang mereka percayai. Setiap kebutuhan masjid yang kami informasikan kepada Padusi Minang dengan cepat direspon dan dilaksanakan melalui kontraktornya sehingga dalam waktun singkat bangunan siap untuk digunakan," katanya.

Mery Syarif, Ketua Pembina Padusi Minang yang juga pemilik hotel yang baru diresmikan di Batusangkar itu, menjelaskan bahwa mereka siap membantu membangun masjid di Sumbar sepanjang dihubungi dan sanggup melaksanakannya.

"Membantu membangun masjid, insya Allah tidak sulit. Sekarang yang sulit itu mencari orang yang mau masuk masjid," katanya.

Pihaknya mengaku ikhlas membantu dan tidak ada tujuan tertentu. Ia mengatakan pihaknya tidak membangun masjid yang indah tetapi membangun masjid yang baik. Yang indah belum tentu baik.

"Tetapi yang baik insya Allah akan menjadi indah. Masjid ini kami persembahkan untuk bapak ibu kami di Panti Wreda," katanya haru.

Padusi Minang juga menyerahkan nasi kotak dan 120 buah sarung serta berjanji menggaji marbot (penjaga masjid) Rp1 juta per bulan. (ASM/*)
Ali Mukhni Minta Jokowi Lakukan Ground Breaking Tarok City
Bupati Ali Mukhni kunjungi Kapolda membahas ground breaking Tarok City. FOTO/ASM

Paritmalintang ----- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo direncanakan hadir dalam peringatan puncak Hari Pers Nasional Tahun 2018 yang dipusatkan di Kota Padang tanggal 9 Februari 2018.

Momen strategis itu tidak disia-siakan oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni untuk meminta jadwal Presiden RI meresmikan proyek strategis yang sudah dan akan dimulai pembangunannya.

Salah satu proyek yang diajukan kepada Presiden untuk dilakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunannya atau lebih dikenal dengan ground breaking adalah Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City di Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam.

"Jauh-jauh hari kami sudah menyurati bapak Gubernur Sumatera Barat untuk dapat menjadwalkan agenda Ground Breaking Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City," kata Ali Mukhni kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (1/2).

Melalui surat nomor 489/169/Humas/2017 tanggal 14 Agustus 2017 pihaknya telah mengajukan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City dan Balai Pendidikan Pelatihan dan Pelayaran untuk diresmikan oleh Presiden melalui Gubernur Sumbar.

"Alhamdulillah, Gubernur merespon positif dan memasukkan usulan kami dalam rencana kegiatan Presiden di puncak peringatan HPN nanti," ujarnya.

Untuk memperkuat usulan tersebut, katanya, Gubernur menyarankan pihaknya juga mengirim surat kepada Menteri Sekretaris Negara, dan sudah dilakukan dengan mengirim surat Bupati Padangpariaman nomor 489/16/Humas/2018 tanggal 01 Februari 2018.

Selanjutnya, Bupati juga menemui Kepala Kepolisian Daerah Sumbar, Inspektur Jenderal Polisi Fakhrizal, untuk melakukan koordinasi terkait rencana ground breaking Tarok City.

Di Mapolda, didampingi Rektor UIN Imam Bonjol Padang Eka Warman Putra, Wakil Rektor UIN, Buya Boy Lestari dan Kepala Dinas LHPPP Padang Pariaman Yuniswan, Ali Mukhni memaparkan rencana ground breaking dan latar belakang pembangunan Tarok City kepada Kapolda.

Mendengarkan penjelasan Bupati, Kapolda menyatakan dukungannya untuk ikut menyukseskan rencana ground breaking oleh Presiden RI.

"Kapolda mendukung sepenuhnya pembangunan Tarok City dan beliau sangat apresiasi dengan rencana tersebut, karena menurut beliau kerja keras Bupati Padangpariaman untuk memajukan Padang Pariaman sangat luar biasa," beber Ali Mukhni menirukan kata Kapolda.

Menurut Kapolda, sambungnya, di Tarok City akan banyak tumbuh usaha ekonomi baru. Kapolda juga yakin di sana tidak ada permasalahan lagi. Jika ada permasalahan, menurut Ali Mukhni, Kapolda akan siap membantu untuk menyelesaikan. (ASM)
Perizinan Padangpariaman Jemput Bola dengan Mobil Keliling
Petugas pelayanan perizinan bersiap melayani masyarakat dengan mobil keliling. FOTO/istimewa
Pariaman ----- Masyarakat Padangpariaman semakin dimanjakan dalam pelayanan perizinan. Awal tahun ini, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) membuat terobosan antar jemput perizinan dengan menggunakan mobil keliling.

Beroperasinya mobil tersebut sebagai langkah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat yang hendak mengajukan perizinan tanpa harus datang ke kantor dinas dan sertifikat selesai di tempat khususnya SIUP dan TDP.

Kepala DPMPTP Hendra Aswara mengatakan, antar jemput layanan perizinan sebagai wujud visi misi Kepala Daerah terkait inovasi pelayanan publik. Inovasi ini diberi nama Antar Jemput Perizinan Padang Pariaman (Ajep Papa).

"Sesuai arahan Bapak Bupati, awal tahun ini kita lanching. Tujuannya lebih mendekatkan pelayanan perizinan dan memudahkan masyarakat. Semoga bisa dinikmati untuk kemudahan berinvenstasi di Padangpariaman," kata Hendra di Pariaman, Kamis (1/2).

Adapun Layanan Mobil keliling ini, kata Hendra, sebagai sarana konsultasi, pengaduan, pemeriksaan berkas serta untuk memberikan pemahaman bahwa mengurus izin itu mudah, ada kepastian waktu dan kepastian biaya untuk retribusi perizinan. Ada 122 perizinan yang bisa diproses dan verifikasi berkas. Jika memerlukan tinjauan lapangan maka dijalankan sesuai SOP.

"Mobil keliling berada di pusat keramaian dan kantor pemerintahan. Masyarakat bisa langsung mendaftar, diverifikasi. Jika syarat lengkap, izin diterbitkan dan gratis. Jika dibutuhkan survey maka tim teknis segera ke lokasi," ujar Jebolan STPDN Angkatan XI itu.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni apresiasi inovasi DPMPTP dalam melakukan tupoksi terkait pelayanan perizinan. Ia berharap mobil kelililing memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kita ingin investor dan masyarakat semakin terlayani dengan mudah dan cepat. Manfaatkanlah mobil keililing DPMPTP," imbau Ali Mukhni. (HA/OLP)
Kominfo Padangpariaman Terapkan Aplikasi e-Laporan bagi Internal
Kominfo Padangpariaman terapkan e-laporan untuk menunjang kinerja ASN. Foto/Ali Muzakar
Paritmalintang ----- Menjawab upaya peningkatan disiplin dan kinerja ASN dengan penerapan teknologi informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Padangpariaman terus melakukan berbagai upaya.

"Kita sedang menyiapkan berbagai teknologi terapan untuk menunjang kelancaran kerja ASN," ungkap Kepala Dinas Kominfo Zahirman saat memaparkan pengunaan aplikasi e-laporan yang telah dibuat, Rabu (31/1), di IKK Paritmalintang.

Ia mengatakan jika aplikasi itu diterapkan secara seksama kepada semua ASN Padangpariaman---sesuai Peraturan Bupati tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)--- sangat membantu penerapan TPP.

"Pingerprint online dan Laporan online telah kita buat. E-laporan baru untuk dinas kita. Mudah-mudahan ini menjadi jawaban apa yang menjadi pertanyaan selama ini dan berharap merupakan langkah awal penerapan laporan secara transparan," ujarnya.

Untuk pendukung kelengkapan TPP di e-laporan, pihaknya akan melakukan lampiran izin sakit atau halangan tertentu di aplikasi itu.

Laporan tugas harian pegawai selama ini dibuat secara ofline. Penerapan secara online baru diterapkan di Kominfo. Pihaknya akan menyempurnakan aplikasi tersebut agar bisa digunakan oleh segenap OPD Padangpariaman.

"Jika telah betul-betul sempurna Kominfo akan memberikan kode akses kepada BKPSDM untuk mengambil semua laporan kinerja ASN secara online yang bisa diakses di ruang kerja," katanya.

Ia menyatakan, e-laporan masih terdapat berbagai kekurangan, karena itu pihaknya terus melakukan perbaikan-perbaikan.

Dengan penerapan aplikasi tersebut, laporan harian pegawai cukup dilihat pada android masing-masing ASN. Memanfaatkan teknologi informasi, imbuhnya, mempermudah ASN dalam melakukan sesuatu, bahkan memantau kegiatan apa yang telah dilakukan oleh staf dari jauh bisa dilakukan oleh atasan. (*)
Tak Perlu Takut, BMKG Persilahkan Masyarakat Lihat Fenomena Langka Supermoon
Bidikan kamera saat supermoon Januari 2018 di Inggris. FOTO Daily mirror/mirror.co.uk
Sicincin ---- Kepala Stasiun Klimatologi Klas II Sicincin (BMKG) Heren Tarigan, mengatakan wilayah Sumatera Barat termasuk daerah yang dapat mengamati dan menikmati fenomena Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total atau yang disebut juga sebagai Super Blue Blood Moon pada malam tanggal 31 Januari 2018.

"Fenomena ini merupakan fenomena langka karena akan terulang lebih dari 100 tahun untuk di Amerika, sementara wilayah Indonesia 36 tahun (30-31 Desember 1982) sehingga masyarakat diharapkan melihat atau mengamati fenomena ini dan bukan dijadikan sesuatu yang menakutkan," ungkap Heren Tarigan dalam pers rilisnya, Rabu (31/1).

Gerhana Bulan yang terjadi ini, kata dia, terbilang unik karena berlangsung dalam waktu yang cukup  lama, yaitu 1 jam 16,8 menit dan menjadikannya gerhana bulan total dengan durasi terlama sepanjang abad ini.

"Berdasarkan perhitungan, fase gerhana bulan diawali pada pukul 17:48 WIB, gerhana total mulai terjadi pada pukul 19:51 WIB, puncak gerhana total  terjadi pada pukul 20:29 WIB, gerhana bulan total berakhir pada pukul 21:08 WIB, dan keseluruhan fase gerhana bulan berakhir pada pukul 23:09 WIB," sambungnya.

Berdasarkan hasil analisa pada saat terjadinya Gerhana Bulan Total, jelas dia, kondisi cuaca diprakirakan berawan pada malam hari di wilayah Padang, Padangpanjang, Bukittinggi, Padang Pariaman, Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan serta Hujan Ringan di Pasaman Barat, Pasaman, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Dharmasraya, dan Solok Selatan.

"Berbeda dengan Gerhana Matahari Total yang terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 lalu yang mempengaruhi penurunan suhu udara permukaan bumi, untuk Gerhana Bulan Total sampai saat ini belum ada kajian ilmiah yang menjelaskan seberapa besar pengaruh gerhana bulan terhadap pola cuaca ekstrem di Bumi secara khusus."

"Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh isu yang beredar dari pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya. (OLP)
Cerita di Balik Maskot dan Logo Porprov Sumbar XV Padangpariaman
Launching maskot dan logo Porprov Sumbar XV Padangpariaman berlangsung meriah, Senin (29/1). FOTO/ASM
Parit Malintang ----- Buah kelapa sudah lama dikenal sebagai salah satu hasil bumi Kabupaten Padangpariaman, didaulat menjadi maskot (bentuk atau benda yang dipakai sebagai tokoh yang mencerminkan semangat sebuah iven) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tingkat Sumatera Barat ke XV tahun 2018.

Buah kelapa itu didisain menjadi maskot dan diberi nama Si Kambia. Bersama logo, keduanya dilaunching bersamaan oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit disaksikan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Ketua KONI Sumbar, pejabat di lingkungan Pemkab Padangpariaman, Forkompinda, Kepala Dinas Pemuda Olahraga seluruh Sumbar, pengurus KONI dan pegiat olahraga lainnya, di hall IKK Parit Malintang, Senin (29/01).


Si Kambia yang dibuat oleh Khairosby Rahmat terpilih menjadi maskot setelah dilakukannya sayembara maskot dan logo Porprov XV tahun 2018 oleh Pemkab Padangpariaman akhir tahun yang lalu.

Menurut Roby, panggilan akrab Khairosby , Si Kambia yang memakai baju silek itu merupakan gambaran dari sosok yang kuat, layaknya kesatria atau seorang pelindung yang bijaksana. Di sisi lain, Si Kambia dikenal juga memiliki sifat yang ramah, ceria , suka menolong dan bersahabat.

"Gambar Si Kambia diambil dari buah kelapa yang hijau berseri, buah kelapa salah satu tumbuhan serbaguna yang banyak tumbuh di Padangpariaman. Dominasi warna yanga ada pada Si Kambia diambil dari  warna logo Kabupaten Padangpariaman yaitu hijau, hitam, kuning dan merah," jelasnya.

Sedangkan untuk logo Porprov dimenangkan oleh Suryadi. Logo yang mempunyai bentuk seperti orang berlari membawa obor tersebut, mempunyai makna tersendiri.

"Orang berlari menggambarkan bentuk dari usaha dan keseriusan para atlet dalam meraih prestasi. Sedangkan obor bermakna semangat para atlet yang berkobar-kobar. Selain itu juga ada gonjong rumah adat yang bermakna sebagai penyambung tali silaturahim sesama masyarakat Minangkabau," katanya.

Dalam logo, kata dia, juga terdapat gambar buah cokelat pada penulisan tahunnya. Hal tersebut menurutnya juga mengandung makna.

"Cokelat merupakan komoditi khas Padangpariaman yang sedang hit, sedangkan tiga buah lingkaran yang saling bersenggolan membentuk rantai merupakan gambaran dari persatuan yang kompak serta sebagai rantai persatuan yang kuat antar cabang olahraga yang dipertandingkan," ungkapnya.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyatakan persiapan pelaksanaan Porprov sudah mencapai 70%. Waktu tersisa sekitar sepuluh bulan mampu menggenjot sisa 30%.

"Kami siap melaksanakan Porprov sumbar ke XV tahun 2018 dengan dukungan semua pihak baik masyarakat Padang Pariaman di ranah, di rantau dan Pemrprov Sumbar beserta seluruh elemen terkait," katanya. (ASM)