Lomba Lari 5K Tingkat Pelajar Diulang Karena Salah Rute
Dandim 0308 Pariaman Letkol ARH Hermawansyah berfoto bersama dengan para pemenang lomba lari 5K untuk putra antar pelajar se kota Pariaman
Pantai Kata --- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman menggelar ulang lomba lari 5K tingkat pelajar se kota Pariaman di Pantai Kata, Minggu (24/9/2017).

Acara yang seharusnya bersamaan dengan lomba lari 10K tingkat umum---yang dilaksanakan minggu lalu (17/9)---terpaksa diundur dan dilaksanakan ulang hari ini karena banyak peserta yang tidak memahami rute yang ditetapkan panitia. Akibat peserta salah rute, perlombaan dihentikan saat itu.

Lomba lari marathon tingkat pelajar tersebut mengambil start dan finish di Pantai Kata. Ratusan peserta memeras keringat dengan jarak tempuh yang telah ditentukan oleh panitia.

Al Ali Riando dari SMK Negeri 3 Pariaman berhasil meraih podium utama dengan catatan waktu 16,40 menit, disusul tempat kedua dengan catatan waktu 16,57 oleh Fahrizal Fajar dari SMA Negeri 2 Pariaman. Sedangkan juara ketuga diraih oleh Hamiko dari SMA Negeri 1 Pariaman, catatan waktunya 17,04 menit.

Sedangkan posisi empat besar diraih oleh Rolly Wilepi dari SMP Negeri 1 Pariaman, peringkat 5 Febry Ardiansyah, peringkat 6 Ahmad Fadli dan peringkat 7 Ilham Kamedi dari SMK Negeri 3 Pariaman. Posisi 8 besar diraih oleh Farid Sahni Adli dari SMP Negeri 3 Pariaman.

Untuk tingkat putri, juara pertama diraih oleh Silsy Rintri Ramadhani dari SMP Negeri 3 Pariaman dengan catatan waktu 21,20 menit, disusul oleh Nadia Rahmi dari SMA Negeri 5 Pariaman terpaut 1,2 menit, yaitu 22,22 menit. Sedangkan peringkat ketiga diraih oleh Intan Yulianti Putri dari SMK Negeri 3 Pariaman dengan perolehan waktu 22,26 menit.

Sementara peringkat 4 besar oleh Monica Silvana dari SMA Negeri 4 Pariaman, peringkat 5 oleh Lidia Kumala Dewi dari SMA Negeri 3 Pariaman, peringkat 6 oleh Nanda Hanjelina dari SMP Negeri 6 Pariaman, peringkat 7 oleh Nela Amanda dari SMP Negeri 3 Pariaman dan peringkat 8 oleh Mutiara Putri Ramadhani dari SMA Negeri 3 Pariaman.

Kepala Dinas Dikpora Kanderi mengungkapkan lomba marathon 5K tingkat pelajar dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat Kota Pariaman, sekaligus HUT TNI ke-72.

"Karena itu kita bersinergi dengan Kodim 0308 Pariaman. Sebelumnya kita juga menggelar lomba futsal antar instansi dan BUMN/BUMD, dan nanti kita akan menggelar sepakbola Liga Pelajar Indonesia (LPI) tingkat Kota Pariaman di pertengahan bulan Oktober mendatang,” katanya. (Juned)
Ribuan Peserta Ikuti Pariaman Run 2017, Eva Desiana Kembali Juara
Wakil Walikota Genius kibarkan bendera start
Pantai Kata --- Sebanyak 1.021 atlet lari Sumatera Barat ikuti lomba lari maraton tingkat Sumatera Barat di kota Pariaman, Minggu (17/9/2017).

Dalam ajang olahraga itu, peserta dikelompokkan dalam dua kategori. Kategori pelajar yang diikuti oleh pelajar se Sumatera Barat dengan berlari sejauh 5 kilometer. Sedangkan kategori umum diikuti oleh peserta umum dengan jarak 10 kilometer.

Lomba lari maraton sendiri dilaksanakan oleh Disdikpora Kota Pariaman dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-34 tahun 2017 dan HUT TNI ke-72 tingkat Kota Pariaman

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman bersama Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh Hermawansyah mengatakan, ajang itu selain mendorong perkembangan olahraga maraton yang mendapat antusias ribuan peserta dan penonton, juga untuk mendongkrak kunjungan wisata ke Pariaman.

"Pariaman Run sebagai sport tourism mampu mendongkrak tingkat kunjungan wisata," ungkap Mukhlis saat melepas start Pariaman Run 2017 di Pantai Kata.

Mukhlis berharap iven yang baru selenggarakan itu ke depan akan ditingkatkan menjadi iven nasional dan internasional.

Kegiatan sport tourism seperti ini, menurut Mukhlis akan mampu melahirkan atlet-atlet handal ekaligus seleksi bakat pelari lokal Pariaman. Ia mendorong agar atlet lokal dominan sebagai peserta dalam kegiatan lomba itu.

"Yang jelas selain perlombaan, kegiatan ini sekaligus menjadi strategi untuk menemukan bakat atlet lari maraton kota Pariaman," sebutnya.

Dalam lomba itu, juara pertama kategori umum dengan jarak 10 kilometer dimenangi pelari asal Kota Pariaman Eva Desiana. Eva Desiana merupakan atlet
Triathlon putri peringkat pertama nasional. Ia asal Pariaman. Juara kedua diraih Juni Ramayani dari Kota Padangpanjang dan juara ketiga diraih Difti dari Kabupaten Solok.

Sementara itu juara pertama kategori umum putra dengan jarak 10 kilometer disabet Pratu Udin dari Kodim 0308 Pariaman, juara kedua oleh Hamdan Sayuti dari Kota Pariaman dan juara ketiga diraih Emyunus dari kabupaten 50 Kota.

Sedangkan untuk kategori pelajar terpaksa harus diulangi kembali. Hal itu disebabkan oleh lebih dari separuh peserta salah jalur.

Kembali Mukhlis Rahman menjelaskan, bahwa Pariaman adalah kota tujuan wisata. Penataan kawasan wisata sudah dilakukan berbasis lingkungan dan budaya. Pariaman selalu menggelar berbagai iven olahraga sebagai ajang promosi dan rekreasi.

"Olahraga di samping mencari bibit atlet juga mampu menghindari generasi muda dari bahaya narkoba. Saya berharap melalui olahraga, ke depan akan terbentuk generasi muda Pariaman yang baik, sehat jasmani dan rohani," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi menyebutkan, jumlah peserta sebanyak 1021 itu berasal dari masyarakat umum, TNI, Polri dan pelajar.

"Warga Kota Pariaman 95 orang atlet, pelari dari kabupaten/kota se Sumatera Barat sebanyak 131orang. TNI dan Polri 132 orang dan pelajar 638 orang," kata Kanderi. (Nanda/ASKB)
Pacu Kudo Padangpariaman Sedot Ribuan Pengunjung

Duku Banyak --- Kejuaraan pacu kuda open race dan tradisional putaran I tahun 2017 di Gelanggang Duku Banyak Balah Aie Kecamatan VII Sungai Sariak berlangsung meriah.

Ribuan pasang mata penonton lokal dan dari luar Padangpariaman menyaksikan kuda pilihan beradu kecepatan di lintasan tanah. Dalam iven tersebut, setidaknya 61 ekor kuda pacuan diikutkan dalam 21 kelas yang dipertandingkan.

Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat penutupan Senin (11/9) mengatakan, ramainya pengunjung yang menyaksikan pacuan kuda menandakan bahwa olahraga pacu kuda dinikmati wisatawan. Ia berharap pacuan kuda tidak hanya sebatas menjadi tontonan bagi masyarakat, namun memotivasi masyarakat mencoba mengembangkan peternakan kuda.

Sebagai salah satu iven wisata tahunan, kata dia, kejuaraan pacu kuda telah menjadi salah satu dari sekian banyak daya tarik wisata yang ada di Padangpariaman.

"Komplit wisata di Padangpariaman, wisata minat khusus itu ada Lubuk Nyarai, wisata religius datang ke acara Basafa, wisata kuliner silahkan datang ke Pantai Tiram, mau wisata olahraga saksikanlah pacuan kuda ini," katanya.

Untuk lebih menarik wisatawan berkunjunh ke Padangpariaman, ujar Suhatri, pemerintah Padangpariaman akan menyusun jadwal pelaksanaan iven pariwisata dalam jarak waktu yang berdekatan. Hal itu dilakukan agar minat wisatawan yang datang ke Padangpariaman lebih tinggi.

"Dengan banyaknya iven dalam waktu berdekatan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan datang ke Padangpariaman. Ini yang akan kita coba susun," ulasnya.

Ia berharap upaya pemerintah memajukan pariwisita Padangpariaman harus didukung masyarakat. Partisipasi masyarakat menerapkan sapta pesona merupakan dukungan memajukan pariwisata Padangpariaman. (Nanda)
'Pandeka' Sungai Buluah Wakili Sumbar Pencak Silat Nasional di Jogja

Batang Anai -- Perguruan Silat (PS) Karang Indah Nagari Sungai Buluah Selatan, Kecamatan Batang Anai, wakili Sumatera Barat mengikuti lomba pencak silat tingkat nasional dalam iven Pencak Malioboro Festival V pada 18 hingga 20 Agustus 2017 mendatang di Jogjakarta.

Kontingen PS Karang Indah yang diketuai Febri Deni, resmi dilepas oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padangpariaman, Januar Bakri (13/8/2017). Turut hadir Hasan Basri anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman yang juga putra Sungai Buluah dan tokoh masyarakat setempat Rosnam.

Januar Bakri mendukung penuh dan memberikan apresiasi kepada PS Karang Indah atas keikutsertaannya ke even nasional itu.

"Semoga PS Karang Indah dapat mengharumkan Sumbar dan Padangpariaman di kancah pencak silat nasional," harapnya.

Pencak silat, kata Januar, mesti dilestarikan karena merupakan seni budaya warisan leluhur. Januar juga mengatakan bahwa pencak silat sebagai media pendidikan karakter generasi muda, tepat sekali untuk dikembangkan karena juga bisa melatih sopan santun generasi muda. Putra Nagari Buayan itu juga serahkan bantuan untuk biaya kontingen PS Karang Indah.

"Sebagaimana pepatah Minang mengatakan, barek samo dipikua ringan samo dijinjiang. Bajalan babuah batiah malenggang babuah tangan, kok dak panuah ka ateh kok dak ka bawah untuk meringankan biaya para peserta," ujar Januar saat menyerahkan bantuannya yang diterima Guru Silat Pandeka Malin disaksikan Afrizal Eri Gunuang Pandeka Sati.

Selain mendapatkan bantuan dari donatur, PS Karang Indah juga mendapatkan bantuan dari sumbangan masyarakat sekitar yang saling bahu membahu meringankan beban kontingen, terutama para orang tua mereka agar anak-anaknya nanti bisa menjadi orang yg berptestasi. (Tim)
Perbasi Padangpariaman Gelar Penataran Pelatih dan Wasit Lisensi 'C'
Suasana rapat bersama pengurus Perbasi Padangpariaman dalam merampungkan agenda penataran pelatih dan wasit lisensi 'C' di Lubuk Alung.
Lubuk Alung -- Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Padangpariaman akan menggelar Penataran Pelatih dan Wasit Lisensi 'C' selama lima hari, di Lubuk Alung, Rabu (26/7/2017).

Di samping buat seluruh calon pelatih dan wasit yang tergabung dalam Perbasi, penataran demikian juga berlaku untuk umum.
   
Ketua Panitia Januardi Gunawan menyebutkan, penataran itu akan dilakukan dari tanggal 10 hingga 15 Agustus 2017 mendatang. "Peserta kita targetkan dari pelatih sebanyak 20 orang dan dari wasit 20 orang pula," kata dia.
   
Januardi Gunawan yang didampingi Afrido Romansyah, pelatih senior di Perbasi Padangpariaman menilai, penataran itu amat penting untuk melahirkan pelatih-pelatih yang tangguh, serta wasit yang berkopeten di bidangnya.

"Semakin banyak pelatih, jelas akan semakin bertambah pula atlit basket di daerah ini. Nara sumber penataran langsung dari Pengprov Perbasi Sumatera Barat," ujar Januardi Gunawan.
Untuk itu, pihaknya berharap acara yang telah ditetapkan itu bisa terlaksana dengan baik, sesuai keinginan Perbasi Padangpariaman itu sendiri dalam melihat arti penting pengembangan pelatih dan wasit yang punya lisensi 'C' tersebut.
   
Senada, Sekretaris Perbasi Padangpariaman Hilman H memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan acara tersebut. "Penataran ini adalah bagian yang tak terpisahkan dari program kerja Perbasi daerah ini dalam melahirkan SDM yang handal di bidang olahraga basket," kata dia.
   
Ias berharap, penataran juga akan memperkuat nantinya atlet-atliet Perbasi yang akan berlaga di Porprov Sumbar 2018 yang akan berlangsung di Padangpariaman. Untuk itu, pihaknya berharap kepada semua peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti penataran. (TDH)
Suhatri Bur Lepas Limkos FC Berlaga di Liga III PSSI

Kampung Dalam -- Bertempat di Masjid Ismael Pasar Kampung Dalam, setelah salat Jumat (21/7/2017), Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur lepas secara resmi kontingen klub sepakbola LIMKOS FC menuju Liga III PSSI di Kabupaten 50 Kota.

Dalam sambutannya Suhatri Bur menyampaikan pesan Bupati Ali Mukhni kepada pemain untuk menjaga kondisi fisik masing-masing karena menentukan mental permainan.

"Hindari rokok, jaga waktu istirahat, hindari begadang. Hilangkan ego pribadi yang akan merusak kesatuan tim. Jaga permainan, persatuan dan kesatuan klub sehingga dapat meraih prestasi yang menggembirakan," kata dia.

Ia juga berharap LIMKOS FC dapat mengharumkan nama Padangpariaman mengikuti jejak Muhammad Iqbal yang mampu masuk ke PSSI usia 19.

Menurut Suhatri Bur, Liga III merupakan kasta terbawah di agenda PSSI. Namun ia berharap, dari Liga III ini bisa menapak prestasi lebih ke depannya. Apalagi LIMKOS FC merupakan klub baru yang berhasil masuk ke Liga III.

Kepada official dan pelatih, Ketua PBVSI Padangpariaman itu juga berpesan agar bersama sama mengontrol pemain, baik fisik maupun  mental. Dia berpesan agar pemain jangan dibebankan hal hal teknis selain fokus ke permainan.

"LIMKOS FC ini tidak bisa bergerak sendiri. Dia butuh perhatian, bantuan dari semua pihak baik materi, dorongan dan kepedulian. Organisasi LIMKOS di perantauan sangat kuat dan sangat peduli dengan kampungnya. Perlu perhatian dan kepedulian perantau LIMKOS kepada kegiatan positif ini," sambung dia.

Di samping itu ia berpesan kepada pemain tidak lupa beribadah dan berdoa meminta berkah. Ia juga memuji peran anggota DPR Refrizal dalam memajukan persepakbolaan Padangpariaman.

"Bapak Refrizal, seorang Exco PSSI, putra Kampung Dalam, membawa tim nasional PSSI usia 19 uji tanding dengan Persepar di lapangan bola Sungai Sariak," imbuh dia.

Sementara itu manajer tim Asmarizal Chan, mengatakan tim yang berangkat berjumlah 23 orang. Official dan pelatih 12 orang. "Mereka sudah berlatih sungguh-sungguh menyiapkan diri menghadapi pertandingan yang dimulai hari Sabtu (22/07) melawan PSP di Gelora Singa Harau," kata Chan yang juga Ketua Karang Taruna Padangpariaman itu.

Tampak hadir pada kesempatan itu Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Jon Kenedy, Kabid Olahraga Helmi Untung, Ketua KONI Kabupaten Padangpariaman Afrinaldi, Ketua ASKAB PSSI Maiyusfi, anggota DPRD Padangpariaman Syafri CR, unsur muspika dan pelatih/manajer LIMKOS FC beserta masyarakat sekitar.

TIM
Gelar Pertandingan Antar Club, Pemko Pariaman Jaring Pesepakbola Porprov

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, membuka kejuaraan sepak bola antar club se-Kota Pariaman yang ditandai dengan tendangan pertamanya, Rabu (17/5/2017), di Lapangan Sepakbola Nagari Kurai Taji Desa Pauh Kurai Taji, Pariaman Selatan. Pertandingan diikuti oleh 12 tim sepakbola yang ada di Kota Pariaman. Kejuaraan dimulai dari tanggal 17 Mei hingga 1 Juli 2017.

Genius Umar mengatakan bahwa ajang tersebut menjadikan langkah awal dalam memajukan sepakbola Pariaman termasuk secara tidak langsung menghindari para generasi muda dari kegiatan yang tidak bermanfaat.

“Dengan olahraga akan menyiapkan pemuda-pemuda yang sehat, kuat dan berdaya guna, ini akan memacu generasi muda lebih menyibukan diri dengan kegiatan-kegiatan yang positif,” sebutnya.

Dari pemuda yang maju, sehat dan berkreatifitas, kata dia, akan menghasilkan bangsa yang hebat. Pertandingan tersebut juga dikatakan menjadi ajang seleksi mencari bibit pesepak bola tangguh yang nantinya kan mengharumkan nama Pariaman.

“Jadikan pertandingan ini sebagai ajang seleksi, semua tim harus bermain serius dan sportif. Jadikan juga pertandingan ini untuk menjalin hubungan silaturahim antar sesama tim," kata dia.

Kepala Dinas Pedidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi mengatakan bahwa kejuaraan sepak bola itu diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Pariaman ke-15.

"Juga sebagai langkah awal pemantauan bibit atlet sepakbola untuk Porprov Sumatera Barat ke-15 tahun 2018," ujarnya.

Tim yang ikut dalam kejuaraan dibagi dalam empat grup. Pada Grup A, PS Marunggi, Pariaman United, PSKB. Di Grup B, Suratin, PSC Cimparuah, Santos FC, sedangkan Grup C, PS Mangguang, Persikatim, AMS Pauh.

"Grup D, Buana FC Nareh, PS Basoka dan Pemko Pariaman,” ungkap Kanderi.

TIM
Sikapak Palapa Cup Mulai Digelar, Pebulu Tangkis Ayo Mendaftar!

Pemerintah Kota Pariaman terus menggerakan generasi muda agar gemar berolahraga. Dengan olahraga akan terbentuk generasi sehat dan kuat, di samping akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya akan mengharumkan nama kota Pariaman.

Bahkan, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengatakan, kepala desa bisa menganggarkan dana desa untuk olahraga.

"APBDes bisa dialokasikan untuk kegiatan olahraga," kata Genius Umar saat membuka Open Tournament Palapa Cup (bulutangkis terbuka) di lapangan PB Palapa, Desa Sikapak Timur, Sabtu malam (1/4/2017).

Ia menerangkan, dalam APBDes ada dua sumber dana. Yaitu bersumber dari APBN dan dari APBD. Untuk dana APBN dipergunakan untuk infrastruktur desa, sedangkan dana APBD bisa digunakan untuk program kemasyarakatan seperti olahraga, kesenian, adat dan keagamaan.

Dengan diadakan open turnamen olahraga sebutnya, akan terjalin kekompakan dari seluruh unsur yang ada. Pemuda bersatu, silaturahmi terjalin dengan baik dan generasi muda terhindar dari pengaruh negatif.

Ketua panitia PB Palapa Cup, Fakhri Zaki menjelaskan bahwa open turnamen PB Palapa Cup memperebutkan piala Wakil Walikota Pariaman dan hadiah tabanas. Semua masyarakat dapat mendaftar untuk berpartisipasi dalam turnamen.

"Panitia menyediakan 4 pool. 1 pool diperuntukan bagi atlit Porprov yang berpasangan dengan non Porprov dan 3 pool kategori umum," terang Zaki.

Bagi warga Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman bisa mendaftar mulai tanggal 1 April 2017 di Lapangan PB Palapa Desa Sikapak Timur.

ASB
Ali Mukhni Berharap Gubernur Tambah Anggaran Main Stadion Sikabu



Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera mengucurkan anggaran untuk pembenahan main stadion di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung tahun 2017 agar stadion dengan luas sekitar 50 hektar itu bisa difungsikan pihaknya untuk pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar tahun 2018 mendatang.

"Progres pembangunan main stadion ini alhamdulilllah berjalan cepat sejak tahun 2014 sebab Pemprov Sumbar terus menyediakan anggaran setiap tahunnya," ujar Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padangpariaman, Jon Kenedi, saat meninjau lokasi main stadion, Senin (6/3/2017).

Apabila harapan pihaknya disikapi oleh Pemprov Sumbar, Ali Mukhni menjamin turut mendukung penuh dengan mengejar pembangunan fasilitas jalan menuju main stadion tersebut.

"Meskipun tidak tuntas dikerjakan 100 persen setidaknya sudah bisa digunakan untuk pembukaan Porprov," lanjutnya.

Ali Mukhni mengaku juga mengajak beberapa tokoh asal Padangpariaman agar turut serta berdiskusi dengan Pemprov Sumbar terkait lanjutan pembangunan main stadion tersebut.

"Untuk melanjutkan main stadion ini kami juga mengajak tokoh-tokoh kita seperti saudara Sukri Umar dan Bapak Cici untuk dapat memohon kepada Bapak Gubernur. Semoga Bapak Gubernur mewujudkan harapan kita," imbuhnya.

Kepala Disparpora Padangpariaman Jon Kenedy, menyatakan pihaknya sudah meninjau 35 tempat pertandingan yang akan digunakan untuk Porprov Sumbar ke-XV di Padangpariaman. Kemungkinan bersar seluruh arena itu akan dibenahi secara besar-besaran.

"Survei tehadap 35 lokasi pertandingan telah kami lakukan bersama dinas terkait dan KONI Padangpariaman. Jadi apa saja yang akan dibenahi dari arena sudah kami catat. Perkiraan kami, pembenahan tempat pertandingan menyerap dana sekitar Rp 11 miliar," ujarnya.

TIM
Suhatri Bur Lepas 5 Atlet Berkebutuhan Khusus Ikuti Peparpelda Sumbar



Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur lepas lima orang atlet berkebutuhan khusus untuk mengikuti Pekan Paralimpic Pelajar Daerah (Peparpelda) tingkat Sumbar di kantor Dinas Pendidikan Padangpariaman di Paritmalintang, Senin (6/3/2017). Peparpelda sendiri akan digelar di Padang dari tanggal 6 hingga 8 Maret 2017 dan diikuti oleh 17 kabupaten/kota se Sumatera Barat.

Kepada tiga orang guru yang akan mendampingi lima atlet berkebutuhan khusus tersebut, Suhatri Bur berpesan agar benar-benar melakukan pendampingan selama tiga hari mereka bertanding dan di asrama.

"Karena kondisinya tidak sama dengan anak yang normal. Saya minta kepada pendamping agar selalu mendampingi atlet kita dengan baik," ujar Suhatri.

Ia menyatakan, pemerintah daerah tidak akan membeda-bedakan pemberian bonus kepada setiap atlet. Para atlet berkebutuhan khusus pun, ujar dia, tetap akan diberikan bonus jika berhasil membawa pulang medali.

"Jumlahnya akan disesuaikan dengan keuangan daerah," ungkapnya.

Sementara itu Gustina, pendamping atlet berkebutuhan khusus yang juga guru SLB Sicincin, mengatakan bahwa lima atlet yang mewakili Padangpariaman ke Peparpelda tingkat Sumbar adalah atlet tunagrahita dan tunarungu.

"Mereka berlaga pada dua cabang olahraga yakni atletik dan renang," kata dia.

Ia optimis para atlet akan mampu membawa pulang medali karena merupakan atlet berkebutuhan khusus terbaik di Padangpariaman dan sebelum bertanding sudah melakukan persiapan matang.

"Para atlet sudah kita persiapkan dengan baik. Selama ini atlet mendapatkan pelatihan rutin di Sikabu Lubuk Aluang," tandasnya.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padangpariaman Zahirman, mengatakan, jika para atlet berkebutuhan khusus tersebut memiliki prestasi, tidak tertutup kemungkinan akan diikutkan pada Pekan Olahraga Provinsi Sumbar tahun 2018 yang akan digelar di Padangpariaman.

"Karena tidak ada aturan yang melarangnya. Jika mereka berprestasi peluang untuk itu terbuka sekali," ujarnya.

Peparpelda tingkat Sumbar, sambung Zahirman digelar tiap dua tahun sekali. Para atlet terbaik Peparpelda Sumbar nantinya akan mewakili provinsi di kejuaran serupa tingkat nasional.

OLP
Dispora Padangpariaman Bantu Olahraga Karang Taruna


Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Padangpariaman serahkan 3 buah bantuan bola voli kepada Karang Taruna Karya Mandiri (KTKM) Kampung Dalam, Nagari Gadur, Rabu (7/12).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan program bidang olahraga Disporabudpar Padangpariaman dalam melakukan pembinaan olahraga.

"Sebelum perubahan anggaran sudah ada alat olahraga ataupun sarananya yang kita serahkan kepada masyarakat. Sebetulnya banyak proposal yang diajukan, namun karena anggaran yang terbatas belum semuanya kita mendapatkan. Bantuan yang terbatas diserahkan dengan sistim antrian, yang dahulu mengajukan kita bantu," ujar Kadisporabudpar, Syafriwal didampingi kabid pemuda olahraga, Kecil Ardinata.

Kedepan, Disporabudpar telah mengajukan anggaran pengadaan alat olahraga pada APBD tahun 2017 mendatang. Peningkatan anggaran dibandingkan tahun sebelumnya, merupakan upaya pemkab Padangpariaman melakukan pembinaan olahraga kepada pemuda.

"Di APBD tahun depan kita sudah ajukan penambahan anggaran alat olahraga. Tujuan kita tidak lain adalah melakukan pembinaan olahraga," ulasnya.

Sementara itu, ketua Karang Taruna Karya Mandiri Korong Kampung Dalam Nagari Gadur Edris Efendi mengatakan, bantuan alat olahraga berupa bola voli itu merupakan bantuan kedua kalinya. Sebelumnya pihaknya telah mendapatkan bantuan 3 buah bola voli tahun 2014 yang lalu.

"Bantuan bolanya sangat membantu bagi pemuda dalam latihan tiap sorenya. Apalagi akhir tahun ini kita akan membuat pertandingan, tentu perlu banyak bola," ujarnya.

SSK/HS
Kasus Kekerasan Terhadap Anak Menurun di Tahun 2016



Anak merupakan aset dan masa depan bangsa. Anak juga merupakan perintis kemajuan kehidupan bangsa. Meskipun begitu, anak merupakan kelompok yang mudah mengalami kekerasan. Kekerasan terhadap anak dapat terjadi dimana saja, baik di rumah, di sekolah bahkan di dalam komunitas masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-23 tingkat Kota Pariaman dan Longmarch jalan kaki/bersepeda Gerakan Nasional Anti Kekerasan Seksual terhadap Anak (GN-AKSA). Start di pendopo rumah dinas walikota sampai ke kantor desa Kampung Kandang, Pariaman Timur, Minggu (23/10).

Disebutkan, tanggung jawab utama untuk melindungi anak-anak dari pelecehan ada pada orangtua. Oleh karena itu, orang tua harus terdidik sebelum mereka mendidik anak-anak mereka.

"Ajak anak-anak berkomunikasi secara terbuka dan bekali anak-anak dengan beberapa petunjuk dasar untuk melindungi diri," ujarnya.

Upaya untuk mereduksi dan mencegah jatuhnya korban pada anak, imbuh Mukhlis, mesti menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya pemerintah, namun juga berbagai elemen masyarakat.

"Untuk itu mari kita rawat anak kita dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab, utamanya pada anak-anak kita yang berada pada usia emas dari usia 0 sampai 6 tahun," sebutnya.

Dalam mendidik anak, lanjut Mukhlis, orangtua dapat tumbuhkan keunggulan anak-anak dengan asah, asih, dan asuh, agar kelak mereka menjadi insan yang cerdas dan berkepribadian luhur.

Disampaikan, Pemerintah Kota Pariaman juga telah mengeluarkan kebijakan pada anak yang mengarah kepada pendidikan agama sejak dini, yakni, melalui kegiatan maghrib mengaji, revitalisasi MDA dan TPA serta kegiatan keagamaan yang lainnya.

"Sehingga anak-anak dididik menjadi anak yang cerdas, bertaqwa dan melahirkan generasi yang Qur'ani sebagai benteng bagi anak dalam menghadapi era globalisasi dan kemajuan teknologi," tutupnya.

GN AKSA dilatar belakangi oleh kian banyaknya kasus-kasus kejahatan terhadap anak. Dalam data kekerasan anak yang telah ditangani oleh P2TP2A Puti Gandoriah Kota Pariaman menyatakan, sepanjang tahun 2015 telah terjadi 27 kasus kekerasan terhadap anak, terdiri dari kekerasan  fisik sebanyak 3 anak, anak yang berhadapan dengan hukum sebanyak 9 anak, dan yang tertinggi kejahatan seksual terhadap anak sebanyak 15 anak.

Untuk data sampai Juni 2016, telah ditangani kasus kekerasan seksual terhadap anak sebanyak 11 anak.

KB Kesehatan

Sementara itu Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN RI Nofrizal, mengapresiasi Pemerintah Kota Pariaman yang telah banyak berprestasi di bidang KB, baik dari pemerintahannya sampai peran Kodimnya.

"Kota Pariaman akan kita jadikan rujukan untuk provinsi lain di indonesia dalam hal program KBnya. Keberhasilan program KB di Pariaman berkat kerjasama pemerintah dengan seluruh stakeholder.

Hadir dalam acara itu Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Endro Nurbantoro, Sekda Indra Sakti, Kepala Bank Nagari, Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Kabag dan Camat serta masyarakat dan pelajar yang mengikuti.

TIM
Pariaman Inline Skate Gelar Lomba Sepatu Roda Tingkat Anak



Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) dan Pariaman Inline Skate (PIS) Kota Pariaman menggelar perlombaan sepatu roda antar pelajar di GOR Karanaur, Minggu (25/9).

Menurut Ketua Perserosi Club PIS Kota Pariaman Azral Malfinas, perlombaan tersebut dibagi dalam 3 kelompok putra dan putri. Kelompok A untuk kategori anak yang telah mahir, kelompok B untuk kategori sedang, dan kelompok C untuk kelas pemula.

"Dengan perlombaan ini diharapkan dapat memotivasi anak agar terus berlatih dan belajar," kata dia.

Dikatakan, para pesepatu roda yang tergabung dalam PIS rutin berlatih setiap hari libur di GOR tersebut. PIS Kota Pariaman telah mencatat lebih dari 100 anak yang tergabung di club mereka.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pariaman M Taufik yang juga penasehat di club tersebut menyatakan dengan perlombaan, akan lahir para atlit sepatu roda dari Kota Pariaman.

"Persesori cabang Kota Pariaman belum terbentuk. Dengan berbagai pembenahan, kedepan kita usahakan Persesori memiliki pengurus cabang di Kota Pariaman," terusnya.

Dari hasil lomba tersebut yang tercepat adalah pemenangnya. Zaki, Bagas dan Abi Burifky berhasil meraih posisi I, II, dan III pada lomba kategori A. Sedangkan Niken, Cintami dan Azqila peraih juara I, II dan III kategori putri kelompok A.

Sedangkan kategori putra kelompok B diraih Raehan, Fathir dan Qory Abiyu. B putri oleh Silva Putri, Malika dan Elvira.

Untuk kelompok C atau pemula putra diraih oleh Farid, Farel dan Rizqy. Kelompok C putri diraih oleh Fadiya, Fatiya dan Naura.

TIM
Lebih 1000 Atlit se Sumbar Ikuti "Sabiduak Sadayuang" Marathon


Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, melepas para atlit yang mengikuti lomba maraton 5K tingkat pelajar SMP/SMA se Kota Pariaman dan lomba lari 10K untuk umum yang diikuti oleh atlit dari 16 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat, di Tugu Sabiduak Sadayuang depan Balaikota Pariaman, Minggu (25/9).

Genius Umar mengatakan, kegiatan itu mendukung visi Kota Pariaman dalam menggiatkan pariwisata dengan olahraga atau sport-tourism. Dia berharap para atlit dan ofisial menggunakan kesempatan tersebut untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Kota Pariaman.

"Hampir seluruh atlit se Sumbar mengikuti acara ini. Tentu mereka tidak hanya sekedar mengikuti lomba saja ke sini," kata Genius.

Disamping itu, masih kata Genius, pihaknya berharap akan lahir bibit-bibit baru cabang olahraga lari di Sumatera Barat umumnya dan Kota Pariaman khususnya.

Sementara Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Kanderi, mengatakan, acara diselengarakan  dalam rangka rangkaian kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-33 tingkat Kota Pariaman. Lomba tersebut adalah kali kedua dilaksanakan oleh pihaknya.

“Selain itu dengan kegiatan ini, generasi muda kita akan tetap sehat dan bugar serta terjauh dari hal-hal yang negatif seperti penyalahgunaan narkoba," sebutnya.

Dikatakan, peserta lomba tercatat sebanyak 670 orang dengan rincian; lomba lari 5K tingkat pelajar se Kota Pariaman diikuti 530 orang, lomba lari 10K tingkat umum sebanyak 140 orang.

TIM
Pembukaan Liga Pelajar Daerah Padangpariaman Berlangsung Meriah di Sungai Geringging


Pembukaan Liga Pelajar Daerah (LPD) tahun 2016 berlangsung meriah dan dihadiri ratusan masyarakat bertempat di lapangan bola, Sungai Geringging, Jumat (13/5).

Turut hadir mendampingi Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Asisten Ekbang Kesra Ali Amran dan camat se-Padang Pariaman serta para perantau.

Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa LPD sebagai wadah pembinaan dan mengevaluasi olahraga sepak bola serta pencarian bakat di sekolah-sekolah.

LPD, kata dia sekaligus untuk memasyarakatkan olahraga prestasi sejak dini. Menanamkan jiwa sportifitas dan yang lebih penting adalah terbinanya hubungan silaturahim antara pelajar.

"LPD juga upaya mencegah generasi muda melakukan perbuatan yang dilarang agama dan perbuatan melanggar hukum," kata bupati yang juga sarjana olahraga itu.

Ia mengaku sangat miris lihat fenomena penyalahgunaan narkoba yang sudah masuk ke seluruh lapisan masyarakat baik pejabat publik, TNI, Polri, tokoh masyarakat hingga petani sekalipun

"Tak satu pun nagari di Padang Pariaman yang bebas narkoba. Semua unsur sudah menjadi korban barang haram itu," kata Ketua BNK Periode 2005-2010 itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan, Syafriwal, mengatakan peserta liga pelajar terdiri dari siswa SD dan SMP se-Padangpariaman.

"LPD sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya sebagai implementasi UU nomor 3 tahun 2005 tentang Sistim Keolahragaan Nasional," kata dia.

Di saat yang sama Ketua KONI Padangpariaman Aprinaldi mengapresiasi komitmen bupati dalam memajukan olahraga. Ia berharap ke depan akan semakin banyak event dan cabang olahraga yang diperlombakan.

"KONI siap memfasilitasi setiap event yang diadakan oleh Pemda," kata Pria yang berhasil membawa Padangpariaman peringkat tiga pada Porprov di Darmasraya tahun lalu itu.


HA/OLP
Pasgama Marunggi Gelar Turnamen Voli Tingkat Sumbar



Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, buka secara resmi turnamen bola voli antar club se Sumatera Barat, Pasgama Cup III, di Desa Marunggi, Pariaman Selatan, Sabtu (7/5).

"Kali ini olahraga voli tingkat Sumbar digelar di sini, bukan di Pantai Gandoriah," kata dia.


Kata Genius, pariwisata memiliki kaitan erat dengan dunia olahraga. Sebut saja Tour de Singkarak, Pariaman Triathlon, voli pantai yang semuanya terpusat di Pantai Gandoriah. Namun demikian olahraga tetap memiliki spirit sportivitas sebagai acuan utama.
 
Dia menghimbau kepada seluruh camat di Kota Pariaman agar menggiatkan olahraga dan budaya serta kegiatan lainnya di kecamatan yang dipimpinnya.

"Seperti pameran UMKN dan festival adat untuk pemerataan kegiatan di Kota Pariaman," sebutnya.

Dia mencontohkan saat Pariaman Selatan beberapa waktu lalu menjadi tuan rumah Jambore Pramuka tingkat Kota Pariaman yang diikuti sebanyak 1.325 pramuka di bumi kemah Marunggi.

"Alhamdulillah berjalan dengan sukses," kata dia.

Ketua panitia, Dasril, mengatakan turnamen akan berlangsung selama 16 hari sejak 7 s/d 22 Mei 2016 bertempat di lapangan Pasgama diikuti 12 club se Sumbar.

"Pasgama adalah singkatan persatuan pemuda pemudi pasar gantiang marunggi," kata dia.

Dia menginginkan Pasgama Cup menjadi kalender tetap olahraga di Kota Pariaman.


TIM
15 Tim Ikuti Volly Ball Nagari Cup Pariaman



15 tim bola voli akan bertarung pada kejuaraan 'Voly Ball Nagari Cup' se-Kota Pariaman yang dilaksanakan di Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kamis (10/3).

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, menyebut kegiatan itu akan memotivasi anak muda melakukan kegiatan yang positif. Tak hanya itu, melalui kegiatan tersebut dia harapkan bisa menjalin hubungan yang baik antar sesama pemain dari nagari lain.

Turnamen itu, kata dia, juga dapat memunculkan atlet muda sehingga Kota Pariaman menjadi kota yang penuh dengan semangat olahraga dan sehat.

"Bersaing dengan semaksimal mungkin, junjung tinggi sportivitas serta berikan permainan yang terbaik dalam membela nama nagari. Kepada wasit yang bertugas agar bertindak adil dalam memimpin setiap pertandingan yang digelar, kalah menang itu biasa,” ungkap Genius.


Ketua panitia, Zul Bakri, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 9 tim pria dan 6 tim wanita. Kegiatan itu dilaksanakan selama 3 hari yakni 10 s/d 13 Maret 2016.

"Peserta yang menjuarai turnamen ini akan mewakili Kota Pariaman di tingkat Sumatra Barat zone 4 yang akan diikuti oleh Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Mentawai, dan Pesisir Selatan yang akan digelar pada tanggal 18 s/d 20 Maret nanti," kata dia.


Reza
Taekwondoin Padangpariaman Ukir Prestasi di Kejurda Sijunjung



Kerjurda Taekwondo Indonesia yang memperebutkan Piala Bupati Sijunjung resmi ditutup oleh Ketua KONI Kab. Sijunjung pada hari Minggu (27-12-2015) di GOR Binuang Sakti Muaro Sijunjung.

Kontingen Kabupaten Padangpariaman yang diwakili oleh Dojang Kantor Bupati dan Dojang SD 07 Sungai Sariak, berhasil merebut 6 medali emas, 8 perak dan 8 perunggu.

"Walaupun belum berhasil merebut Juara umum karena medali kategori usia dini (2 emas, 4 perak, 1 perunggu) tidak dihitung, namun prestasi ini cukup membanggakan dan jauh meningkat dari kejurda sebelumnya di Padang," ungkap Ketua Pencab TI Padangpariaman, Zahirman yang ikut langsung mendampingi atlet bertanding di Sijunjung.

Adapun, taekwondoin Padangpariaman yang meraih medali adalah, medali emas; Yasmi Fardila (Jr), Rido Tribuliadi (Sr), Herro Juandamik (Jr), Widya Asnildawati (Sr),  Betriana Rosa (Sr), Rangga Satria Dinata (ud)

Medali perak; Cantika Graviola, Salfano Apriadi, Syilva Nadia, Rizki Mustakim, Arif Jaya Rizal, M. Fadhly, Nibros Syaili, Fahkri Sadat.

Perunggu; Raul Santani, Habby Arfan, Yoppi Winarsih, Yogi Dewa Guntara, Putri Nirmala, Nisa Delia Gipri, Sandra Dewi dan Raqwan Aufa.

Menurut Zahirman, Kabupaten Padangpariaman dalam Kejurda itu mengirim 2 Dojang di bawah pelatih Herman Koto dan Abdullah.

Dengan keterbatasan dana, kata dia, para atlet ini bisa berangkat mengikuti Kejurda.

"Untuk itu kita perlu apresiasi semangat pelatih dan atlet dalam Kejurda ini. Tentunya diharapkan KONI dan pemerintah daerah ke depan dapat memberikan perhatian khusus pada pelatih yg telah berhasil membuat atlet berprestasi," tutur Zahirman yang juga Staf Ahli Bupati Padangpariaman.

Dengan perhatian tersebut, tambah dia, para pelatih lebih bersemangat dalam mencetak atlet berprestasi. Apalagi pada pada tahun 2016 Padangpariaman akan mengikuti Porprov XIII di Padang dan pada tahun 2018 akan menjadi tuan rumah Porprov XIV.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Padang Pariaman, Aprinaldi, mengucapkan selamat pada Kontingen TI Padangpariaman yang telah meraih prestasi di Kejurda Piala Bupati Sijunjung.
 

"Tentunya prestasi ini harus terus ditingkatkan dengan latihan dan pembinaan dari Pengcab TI. Kita berharap pada Porprov ke-13 nanti di Padang, TI Padangpariaman menjadi tambang medali," harap Aprinaldi.

Kemudian, Aprinaldi mengungkapkan bahwa dalam rangka pembinaan olahraga prestasi di Padangpariaman, KONI telah melakukan beberapa kegiatan pada tahun 2015 seperti Pembenahan Cabang Olahraga, Coaching Clinik bagi Pelatih Cabor dan Diklat Program dan Manajemen Keuangan bagi Pencabor, disamping mengirim atlet dalam setiap Kejurda.

"Tentu dengan program lainnya nanti di tahun 2016, Padangpariaman siap mengikuti Porprov 2016 di Padang dan berhasil meraih juara umum 3," tandas dia.

TIM
Asskab Gelar Turnamen Sepakbola Usia Dini Tingkat Sumbar di Sungai Sariak



Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Asskab) Padangpariaman akan mengelar turnamen sepakbola usia dini kelahiran tahun 2000 tingkat Sumatera Barat pada tanggal 6 s/d 8 Nopember 2015 mendatang, di Gelanggang Olahraga (GOR) Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Kabupaten Padangpariaman, guna memperebutkan Piala Askab-1 Padangpariaman.

Ketua panitia pelaksana Asskab, Surya Jaya, kepada wartawan, kemarin, di Sungai Sariak menyebutkan, sebanyak 24 kesebelasan di undang untuk mengikuti turnamen ini. Namun hingga kini baru 15 kesebelasan yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti turnamen tersebut.

“Menjelang penutupan pendaftaran kita berharap kesebelasan yang kita undang akan ikut ambil bagian,” kata dia.

Menurut dia, 15 kesebelasan yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti turnamen itu diantaranya Gema Muda Pasaman, AS PSP Padang, Taruna Luki Padang, Taruna Palo Hilalang Padangpariaman, Basoka Kuraitaji Kota Pariaman, Rajawali Macudum Padang, Tarusan Pesisir Selatan, Bocah Yunior Padang Panjang, Batipuh Kabupaten Tanah Datar, PSTS Kota Padang, PSKG Kudu Gantiang, PSSA Sungai Abang Lubuk Alung, Putra Wijaya Padang, Asco Padang Sarai Padang dan Tuah Sakato Padangpariaman.

Kata dia, turnamen pendidikan usia dini ini bertujuan mencari bibit-bibit pemain sepakbola yang berkualitas.

Pihaknya, yakin melalui turnamen itu akan dapat memantau anak-anak yang berbakat dan punya potensi di bidang sepakbola.

“Saya yakin banyak anak-anak kita di Propinsi Sumatera Barat yang berpotensi dan mahir mengolah sikulit bundar ini  di lapangan hijau,” sebutnya.

Lnajut dia, panitia pelaksana akan menyiapkan piala ber-ornamen tabuik kepada kesebelasan yang berhasil menjuarai turnamen sepakbola usia dini tingkat Propinsi Sumatera Barat tersebutini.

Untuk itu dia berharap mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat, agar turnamen ini bisa berlangsung sesuai yang diharapkan.

Sementara itu Ketua Asskab Kabupaten Kabupaten Padangpariaman Maymuspi berharap, melalui turnamen Asskab-1 diharapkan akan dapat melahirkan bibit-bibit baru atlit sepakbola di daerahnya.

“Saya yakin turnamen ini akan mendapat dukungan masyarakat Kabupaten Padangpariaman,” katanya. (**)
Lepas Atlet Taekwondo Junior, Mukhlis: Kemenangan Penting tapi Sportivitas Lebih Utama



Sebanyak 22 atlet taekwondo (18 orang untuk usia dini dan 4 orang senior) asal Kota Pariaman kelompok umur usia dini, junior dan senior ambil bagian dalam Festival Taekwondo Usia Dini dan Kejurda Senior Taekwondo tingkat Sumatera Barat di gedung olahraga Universitas Bung Hatta, Padang.

Para atlet dilepas langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Rabu (10/6) di halaman Balai Kota Pariaman ini, akan bertarung demi mengharumkan nama Kota Pariaman selama empat hari mulai dari tanggal 12 s/d 15 Juni 2015 mendatang.

Pada kesempatan itu Mukhlis mengatakan, menjadi atlet yang bisa mengharumkan nama daerah merupakan suatu tindakan yang mulia.

"Ini harus diiringi dengan prestasi yang membanggakan untuk kota ini," ujarnya.

Selama mengikuti kompetisi, Mukhlis menghimbau kepada para atlet agar menunjukan jiwa sportivitas walaupun meraih kemenangan adalah tujuan utama karena sikap sportivitas akan melengkapi setiap kemenangan yang diraih.

"Percuma berlatih keras kalau meraih kemenangan dengan kecurangan,” ujarnya.

Walikota juga mengatakan selama ini para atlet dilatih oleh pelatih terbaik yang juga mantan atlet yang dulunya pernah mengharumkan nama Kota Pariaman di tingkat nasional. 
"Hendaknya ini menjadikan motivasi, serta tekat  akan bisa menjadi seperti pelatih saya, bahkan melampaui perstasinya," ujar Mukhlis menyemangati para atlet.

Terakhir, Mukhlis menghimbau agar semua atlet bisa menjaga disiplin diri dan kekompakan tim agar para bibit-bibit muda tersebut kelak bisa berbicara di tingkat nasional maupun internasional.

Rombongan dipimpin oleh manager Roni Kardinal, pelatih putri Silva Riza serta pelatih putra M. Sahlan.


J/OLP