Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.
Showing posts with label olahraga. Show all posts
Showing posts with label olahraga. Show all posts

Ali Mukhni Berharap Gubernur Tambah Anggaran Main Stadion Sikabu

Written By oyong liza on Tuesday, 7 March 2017 | 21:02




Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera mengucurkan anggaran untuk pembenahan main stadion di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung tahun 2017 agar stadion dengan luas sekitar 50 hektar itu bisa difungsikan pihaknya untuk pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar tahun 2018 mendatang.

"Progres pembangunan main stadion ini alhamdulilllah berjalan cepat sejak tahun 2014 sebab Pemprov Sumbar terus menyediakan anggaran setiap tahunnya," ujar Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padangpariaman, Jon Kenedi, saat meninjau lokasi main stadion, Senin (6/3/2017).

Apabila harapan pihaknya disikapi oleh Pemprov Sumbar, Ali Mukhni menjamin turut mendukung penuh dengan mengejar pembangunan fasilitas jalan menuju main stadion tersebut.

"Meskipun tidak tuntas dikerjakan 100 persen setidaknya sudah bisa digunakan untuk pembukaan Porprov," lanjutnya.

Ali Mukhni mengaku juga mengajak beberapa tokoh asal Padangpariaman agar turut serta berdiskusi dengan Pemprov Sumbar terkait lanjutan pembangunan main stadion tersebut.

"Untuk melanjutkan main stadion ini kami juga mengajak tokoh-tokoh kita seperti saudara Sukri Umar dan Bapak Cici untuk dapat memohon kepada Bapak Gubernur. Semoga Bapak Gubernur mewujudkan harapan kita," imbuhnya.

Kepala Disparpora Padangpariaman Jon Kenedy, menyatakan pihaknya sudah meninjau 35 tempat pertandingan yang akan digunakan untuk Porprov Sumbar ke-XV di Padangpariaman. Kemungkinan bersar seluruh arena itu akan dibenahi secara besar-besaran.

"Survei tehadap 35 lokasi pertandingan telah kami lakukan bersama dinas terkait dan KONI Padangpariaman. Jadi apa saja yang akan dibenahi dari arena sudah kami catat. Perkiraan kami, pembenahan tempat pertandingan menyerap dana sekitar Rp 11 miliar," ujarnya.

TIM

Suhatri Bur Lepas 5 Atlet Berkebutuhan Khusus Ikuti Peparpelda Sumbar

Written By oyong liza on Monday, 6 March 2017 | 14:48




Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur lepas lima orang atlet berkebutuhan khusus untuk mengikuti Pekan Paralimpic Pelajar Daerah (Peparpelda) tingkat Sumbar di kantor Dinas Pendidikan Padangpariaman di Paritmalintang, Senin (6/3/2017). Peparpelda sendiri akan digelar di Padang dari tanggal 6 hingga 8 Maret 2017 dan diikuti oleh 17 kabupaten/kota se Sumatera Barat.

Kepada tiga orang guru yang akan mendampingi lima atlet berkebutuhan khusus tersebut, Suhatri Bur berpesan agar benar-benar melakukan pendampingan selama tiga hari mereka bertanding dan di asrama.

"Karena kondisinya tidak sama dengan anak yang normal. Saya minta kepada pendamping agar selalu mendampingi atlet kita dengan baik," ujar Suhatri.

Ia menyatakan, pemerintah daerah tidak akan membeda-bedakan pemberian bonus kepada setiap atlet. Para atlet berkebutuhan khusus pun, ujar dia, tetap akan diberikan bonus jika berhasil membawa pulang medali.

"Jumlahnya akan disesuaikan dengan keuangan daerah," ungkapnya.

Sementara itu Gustina, pendamping atlet berkebutuhan khusus yang juga guru SLB Sicincin, mengatakan bahwa lima atlet yang mewakili Padangpariaman ke Peparpelda tingkat Sumbar adalah atlet tunagrahita dan tunarungu.

"Mereka berlaga pada dua cabang olahraga yakni atletik dan renang," kata dia.

Ia optimis para atlet akan mampu membawa pulang medali karena merupakan atlet berkebutuhan khusus terbaik di Padangpariaman dan sebelum bertanding sudah melakukan persiapan matang.

"Para atlet sudah kita persiapkan dengan baik. Selama ini atlet mendapatkan pelatihan rutin di Sikabu Lubuk Aluang," tandasnya.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padangpariaman Zahirman, mengatakan, jika para atlet berkebutuhan khusus tersebut memiliki prestasi, tidak tertutup kemungkinan akan diikutkan pada Pekan Olahraga Provinsi Sumbar tahun 2018 yang akan digelar di Padangpariaman.

"Karena tidak ada aturan yang melarangnya. Jika mereka berprestasi peluang untuk itu terbuka sekali," ujarnya.

Peparpelda tingkat Sumbar, sambung Zahirman digelar tiap dua tahun sekali. Para atlet terbaik Peparpelda Sumbar nantinya akan mewakili provinsi di kejuaran serupa tingkat nasional.

OLP

Dispora Padangpariaman Bantu Olahraga Karang Taruna

Written By oyong liza on Wednesday, 7 December 2016 | 20:27



Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Padangpariaman serahkan 3 buah bantuan bola voli kepada Karang Taruna Karya Mandiri (KTKM) Kampung Dalam, Nagari Gadur, Rabu (7/12).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan program bidang olahraga Disporabudpar Padangpariaman dalam melakukan pembinaan olahraga.

"Sebelum perubahan anggaran sudah ada alat olahraga ataupun sarananya yang kita serahkan kepada masyarakat. Sebetulnya banyak proposal yang diajukan, namun karena anggaran yang terbatas belum semuanya kita mendapatkan. Bantuan yang terbatas diserahkan dengan sistim antrian, yang dahulu mengajukan kita bantu," ujar Kadisporabudpar, Syafriwal didampingi kabid pemuda olahraga, Kecil Ardinata.

Kedepan, Disporabudpar telah mengajukan anggaran pengadaan alat olahraga pada APBD tahun 2017 mendatang. Peningkatan anggaran dibandingkan tahun sebelumnya, merupakan upaya pemkab Padangpariaman melakukan pembinaan olahraga kepada pemuda.

"Di APBD tahun depan kita sudah ajukan penambahan anggaran alat olahraga. Tujuan kita tidak lain adalah melakukan pembinaan olahraga," ulasnya.

Sementara itu, ketua Karang Taruna Karya Mandiri Korong Kampung Dalam Nagari Gadur Edris Efendi mengatakan, bantuan alat olahraga berupa bola voli itu merupakan bantuan kedua kalinya. Sebelumnya pihaknya telah mendapatkan bantuan 3 buah bola voli tahun 2014 yang lalu.

"Bantuan bolanya sangat membantu bagi pemuda dalam latihan tiap sorenya. Apalagi akhir tahun ini kita akan membuat pertandingan, tentu perlu banyak bola," ujarnya.

SSK/HS

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Menurun di Tahun 2016

Written By oyong liza on Monday, 24 October 2016 | 19:19




Anak merupakan aset dan masa depan bangsa. Anak juga merupakan perintis kemajuan kehidupan bangsa. Meskipun begitu, anak merupakan kelompok yang mudah mengalami kekerasan. Kekerasan terhadap anak dapat terjadi dimana saja, baik di rumah, di sekolah bahkan di dalam komunitas masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-23 tingkat Kota Pariaman dan Longmarch jalan kaki/bersepeda Gerakan Nasional Anti Kekerasan Seksual terhadap Anak (GN-AKSA). Start di pendopo rumah dinas walikota sampai ke kantor desa Kampung Kandang, Pariaman Timur, Minggu (23/10).

Disebutkan, tanggung jawab utama untuk melindungi anak-anak dari pelecehan ada pada orangtua. Oleh karena itu, orang tua harus terdidik sebelum mereka mendidik anak-anak mereka.

"Ajak anak-anak berkomunikasi secara terbuka dan bekali anak-anak dengan beberapa petunjuk dasar untuk melindungi diri," ujarnya.

Upaya untuk mereduksi dan mencegah jatuhnya korban pada anak, imbuh Mukhlis, mesti menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya pemerintah, namun juga berbagai elemen masyarakat.

"Untuk itu mari kita rawat anak kita dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab, utamanya pada anak-anak kita yang berada pada usia emas dari usia 0 sampai 6 tahun," sebutnya.

Dalam mendidik anak, lanjut Mukhlis, orangtua dapat tumbuhkan keunggulan anak-anak dengan asah, asih, dan asuh, agar kelak mereka menjadi insan yang cerdas dan berkepribadian luhur.

Disampaikan, Pemerintah Kota Pariaman juga telah mengeluarkan kebijakan pada anak yang mengarah kepada pendidikan agama sejak dini, yakni, melalui kegiatan maghrib mengaji, revitalisasi MDA dan TPA serta kegiatan keagamaan yang lainnya.

"Sehingga anak-anak dididik menjadi anak yang cerdas, bertaqwa dan melahirkan generasi yang Qur'ani sebagai benteng bagi anak dalam menghadapi era globalisasi dan kemajuan teknologi," tutupnya.

GN AKSA dilatar belakangi oleh kian banyaknya kasus-kasus kejahatan terhadap anak. Dalam data kekerasan anak yang telah ditangani oleh P2TP2A Puti Gandoriah Kota Pariaman menyatakan, sepanjang tahun 2015 telah terjadi 27 kasus kekerasan terhadap anak, terdiri dari kekerasan  fisik sebanyak 3 anak, anak yang berhadapan dengan hukum sebanyak 9 anak, dan yang tertinggi kejahatan seksual terhadap anak sebanyak 15 anak.

Untuk data sampai Juni 2016, telah ditangani kasus kekerasan seksual terhadap anak sebanyak 11 anak.

KB Kesehatan

Sementara itu Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN RI Nofrizal, mengapresiasi Pemerintah Kota Pariaman yang telah banyak berprestasi di bidang KB, baik dari pemerintahannya sampai peran Kodimnya.

"Kota Pariaman akan kita jadikan rujukan untuk provinsi lain di indonesia dalam hal program KBnya. Keberhasilan program KB di Pariaman berkat kerjasama pemerintah dengan seluruh stakeholder.

Hadir dalam acara itu Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Endro Nurbantoro, Sekda Indra Sakti, Kepala Bank Nagari, Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Kabag dan Camat serta masyarakat dan pelajar yang mengikuti.

TIM

Pariaman Inline Skate Gelar Lomba Sepatu Roda Tingkat Anak

Written By oyong liza on Sunday, 25 September 2016 | 19:23




Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) dan Pariaman Inline Skate (PIS) Kota Pariaman menggelar perlombaan sepatu roda antar pelajar di GOR Karanaur, Minggu (25/9).

Menurut Ketua Perserosi Club PIS Kota Pariaman Azral Malfinas, perlombaan tersebut dibagi dalam 3 kelompok putra dan putri. Kelompok A untuk kategori anak yang telah mahir, kelompok B untuk kategori sedang, dan kelompok C untuk kelas pemula.

"Dengan perlombaan ini diharapkan dapat memotivasi anak agar terus berlatih dan belajar," kata dia.

Dikatakan, para pesepatu roda yang tergabung dalam PIS rutin berlatih setiap hari libur di GOR tersebut. PIS Kota Pariaman telah mencatat lebih dari 100 anak yang tergabung di club mereka.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pariaman M Taufik yang juga penasehat di club tersebut menyatakan dengan perlombaan, akan lahir para atlit sepatu roda dari Kota Pariaman.

"Persesori cabang Kota Pariaman belum terbentuk. Dengan berbagai pembenahan, kedepan kita usahakan Persesori memiliki pengurus cabang di Kota Pariaman," terusnya.

Dari hasil lomba tersebut yang tercepat adalah pemenangnya. Zaki, Bagas dan Abi Burifky berhasil meraih posisi I, II, dan III pada lomba kategori A. Sedangkan Niken, Cintami dan Azqila peraih juara I, II dan III kategori putri kelompok A.

Sedangkan kategori putra kelompok B diraih Raehan, Fathir dan Qory Abiyu. B putri oleh Silva Putri, Malika dan Elvira.

Untuk kelompok C atau pemula putra diraih oleh Farid, Farel dan Rizqy. Kelompok C putri diraih oleh Fadiya, Fatiya dan Naura.

TIM

Lebih 1000 Atlit se Sumbar Ikuti "Sabiduak Sadayuang" Marathon



Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, melepas para atlit yang mengikuti lomba maraton 5K tingkat pelajar SMP/SMA se Kota Pariaman dan lomba lari 10K untuk umum yang diikuti oleh atlit dari 16 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat, di Tugu Sabiduak Sadayuang depan Balaikota Pariaman, Minggu (25/9).

Genius Umar mengatakan, kegiatan itu mendukung visi Kota Pariaman dalam menggiatkan pariwisata dengan olahraga atau sport-tourism. Dia berharap para atlit dan ofisial menggunakan kesempatan tersebut untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Kota Pariaman.

"Hampir seluruh atlit se Sumbar mengikuti acara ini. Tentu mereka tidak hanya sekedar mengikuti lomba saja ke sini," kata Genius.

Disamping itu, masih kata Genius, pihaknya berharap akan lahir bibit-bibit baru cabang olahraga lari di Sumatera Barat umumnya dan Kota Pariaman khususnya.

Sementara Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Kanderi, mengatakan, acara diselengarakan  dalam rangka rangkaian kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-33 tingkat Kota Pariaman. Lomba tersebut adalah kali kedua dilaksanakan oleh pihaknya.

“Selain itu dengan kegiatan ini, generasi muda kita akan tetap sehat dan bugar serta terjauh dari hal-hal yang negatif seperti penyalahgunaan narkoba," sebutnya.

Dikatakan, peserta lomba tercatat sebanyak 670 orang dengan rincian; lomba lari 5K tingkat pelajar se Kota Pariaman diikuti 530 orang, lomba lari 10K tingkat umum sebanyak 140 orang.

TIM

Pariaman Marathon 10K Balai Nareh Berlangsung Meriah

Written By oyong liza on Sunday, 28 August 2016 | 16:23





Pariaman Marathon 10K tahun 2016 memperebutkan piala bergilir Edison TRD, Minggu (28/8) 2016, berlangsung meriah. Lomba yang mengambil start dan finish di Desa Balai Nareh itu, diikuti lebih 500 peserta dari Padangpariaman, Kota Pariaman dan Kota Padang.


   
Kapolres Pariaman AKBP. Rico Junaldy, SIK dalam sambutan menjelang pelepasan lomba, mengajak seluruh masyarakat terutama generasi muda Pariaman agar menggiatkan kegiatan olahraga.




Dengan sarana olahraga menurutnya akan tercipta generasi muda yang sehat, cerdas, sportif, sebagaimana harapan dan tuntutan bangsa kedepan.
   
“Lewat olahraga, kegiatan-kegiatan negatif seperti terlibat dengan penyalahgunaan narkoba, miras, dan penyakit masyarakat lainnya, bisa diantisipasi,” kata Rico yang juga putra Pariaman ini.
   
Sementara itu, Edison TRD, SH, MH didampingi Ketua Panitia Pelaksana dari Karang Taruna Nan Caredek Balai Nareh, Bayu, kepada sejumlah wartawan menyebutkan, Kejuaraan Pariaman Marathon yang diselenggarakannya pagi itu, sebelumnya sempat vakum selama lima tahun. Kegiatan yang sama dulu rutin dihelat oleh pemuda setempat dengan sponsor Abang Pramuka, seorang pengusaha konveksi di Bengkulu yang merupakan putra Nareh.
   
“Setelah vakum, pemuda Nareh dibawah naungan Karang Taruna Nan Caredek kembali berkeinginan menggelar hajatan positif dan bermanfaat ini. Dalam proses yang relatif singkat, sekitar 1 minggu saja, Pariaman Marathon 10K bisa kita helat dan alhamduliillah berlansung meriah,” kata Edison, mantan anggota DPRD dan Ketua Forum Kota Sehat Kota Pariaman yang diminta masyarakat Nareh untuk ikut maju dalam pemilihan Walikota Pariaman mendatang.

Pariaman Marathon 10K Balai Nareh yang disponsorinya ini, sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-71 disamping mengajak generasi muda menjadikan olahraga sebagai kegiatan rutin sehari-hari.

"Generasi muda dan olahraga ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Jika dipisah, sejumlah persoalan akan timbul. Pemuda akan rentan oleh penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, bermabuk-mabukan dan perbuatan yang meresahkan masyarakat lainnya," terang Ketua DPD Hanura Kota Pariaman ini.

Sedangkan bagi dunia olahraga sendiri, ungkapnya, akan terjadi kelesuan sejumlah aktivitas dan prestasi. Untuk itu dia berharap agar seluruh stakeholder Pariaman mendukung kegiatan keolahragaan jenis apapun di Pariaman.

"Kita jadikan olahraga sebagai benteng utama generasi muda agar terhindar dari narkoba. Kita mengajak, marilah kita berlomba-lomba menciptakan prestasi di bidang keolahragaan, baik itu tingkat desa/kelurahan, maupun tingkat dusun hingga RT/RW," pungkasnya.
   
Peserta lomba marathon yang mayoritas berusia remaja, dalam ajang tersebut menempuh jarak sejauh 10 kilometer dengan rute Desa Balai Nareh-Simpang Apa, Tanjuang Saba-Cubadak Aia, Kasiak Putiah-Sintuak, Padang Biriak-biriak-Balai Nareh. Di garis finis, peserta disambut oleh Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar.
   
Pada kesempatan itu, Genius Umar mengharapkan agar lomba tersebut dijadikan agenda rutin tahunan oleh generasi muda Nareh yang difasilitasi oleh Pemko Pariaman melalui Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan KONI.

"Pariaman Marathon 10K Balai Nareh, Insya Alah akan kita jadikan iven tahunan yang masuk kalender sport tourism Kota Pariaman," kata Genius.
   
Ali Riando Putra (17) pelajar SMK 3 Pariaman berhasil menempati posisi utama dan berhak atas piala bergilir Edison TRD ditambah tabanas sebesar Rp2,5 juta plus trophy tetap. Dibelakang Ali Rianto disusul oleh M Haviz, M Ihdal dan Riko, yang ketiganya berasal dari Pesantren Arsilah Kota Padang.

Untuk juara II, III dan juara harapan, masing-masing juga meraih piala dan trophy beserta sejumlah uang dari Edison TRD dengan rincian, juara II piala + trophy plus tabanas Rp1,5 juta, juara II trophy ditambah tabanas Rp1 juta, juara III trophy plus tabanas Rp500 ribu dan juara harapan trophy plus tabanas Rp250 ribu.

OLP

Pembukaan Liga Pelajar Daerah Padangpariaman Berlangsung Meriah di Sungai Geringging

Written By oyong liza on Friday, 13 May 2016 | 20:08



Pembukaan Liga Pelajar Daerah (LPD) tahun 2016 berlangsung meriah dan dihadiri ratusan masyarakat bertempat di lapangan bola, Sungai Geringging, Jumat (13/5).

Turut hadir mendampingi Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Asisten Ekbang Kesra Ali Amran dan camat se-Padang Pariaman serta para perantau.

Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa LPD sebagai wadah pembinaan dan mengevaluasi olahraga sepak bola serta pencarian bakat di sekolah-sekolah.

LPD, kata dia sekaligus untuk memasyarakatkan olahraga prestasi sejak dini. Menanamkan jiwa sportifitas dan yang lebih penting adalah terbinanya hubungan silaturahim antara pelajar.

"LPD juga upaya mencegah generasi muda melakukan perbuatan yang dilarang agama dan perbuatan melanggar hukum," kata bupati yang juga sarjana olahraga itu.

Ia mengaku sangat miris lihat fenomena penyalahgunaan narkoba yang sudah masuk ke seluruh lapisan masyarakat baik pejabat publik, TNI, Polri, tokoh masyarakat hingga petani sekalipun

"Tak satu pun nagari di Padang Pariaman yang bebas narkoba. Semua unsur sudah menjadi korban barang haram itu," kata Ketua BNK Periode 2005-2010 itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan, Syafriwal, mengatakan peserta liga pelajar terdiri dari siswa SD dan SMP se-Padangpariaman.

"LPD sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya sebagai implementasi UU nomor 3 tahun 2005 tentang Sistim Keolahragaan Nasional," kata dia.

Di saat yang sama Ketua KONI Padangpariaman Aprinaldi mengapresiasi komitmen bupati dalam memajukan olahraga. Ia berharap ke depan akan semakin banyak event dan cabang olahraga yang diperlombakan.

"KONI siap memfasilitasi setiap event yang diadakan oleh Pemda," kata Pria yang berhasil membawa Padangpariaman peringkat tiga pada Porprov di Darmasraya tahun lalu itu.


HA/OLP

Pasgama Marunggi Gelar Turnamen Voli Tingkat Sumbar

Written By oyong liza on Sunday, 8 May 2016 | 19:41




Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, buka secara resmi turnamen bola voli antar club se Sumatera Barat, Pasgama Cup III, di Desa Marunggi, Pariaman Selatan, Sabtu (7/5).

"Kali ini olahraga voli tingkat Sumbar digelar di sini, bukan di Pantai Gandoriah," kata dia.


Kata Genius, pariwisata memiliki kaitan erat dengan dunia olahraga. Sebut saja Tour de Singkarak, Pariaman Triathlon, voli pantai yang semuanya terpusat di Pantai Gandoriah. Namun demikian olahraga tetap memiliki spirit sportivitas sebagai acuan utama.
 
Dia menghimbau kepada seluruh camat di Kota Pariaman agar menggiatkan olahraga dan budaya serta kegiatan lainnya di kecamatan yang dipimpinnya.

"Seperti pameran UMKN dan festival adat untuk pemerataan kegiatan di Kota Pariaman," sebutnya.

Dia mencontohkan saat Pariaman Selatan beberapa waktu lalu menjadi tuan rumah Jambore Pramuka tingkat Kota Pariaman yang diikuti sebanyak 1.325 pramuka di bumi kemah Marunggi.

"Alhamdulillah berjalan dengan sukses," kata dia.

Ketua panitia, Dasril, mengatakan turnamen akan berlangsung selama 16 hari sejak 7 s/d 22 Mei 2016 bertempat di lapangan Pasgama diikuti 12 club se Sumbar.

"Pasgama adalah singkatan persatuan pemuda pemudi pasar gantiang marunggi," kata dia.

Dia menginginkan Pasgama Cup menjadi kalender tetap olahraga di Kota Pariaman.


TIM

15 Tim Ikuti Volly Ball Nagari Cup Pariaman

Written By oyong liza on Thursday, 10 March 2016 | 20:17




15 tim bola voli akan bertarung pada kejuaraan 'Voly Ball Nagari Cup' se-Kota Pariaman yang dilaksanakan di Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kamis (10/3).

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, menyebut kegiatan itu akan memotivasi anak muda melakukan kegiatan yang positif. Tak hanya itu, melalui kegiatan tersebut dia harapkan bisa menjalin hubungan yang baik antar sesama pemain dari nagari lain.

Turnamen itu, kata dia, juga dapat memunculkan atlet muda sehingga Kota Pariaman menjadi kota yang penuh dengan semangat olahraga dan sehat.

"Bersaing dengan semaksimal mungkin, junjung tinggi sportivitas serta berikan permainan yang terbaik dalam membela nama nagari. Kepada wasit yang bertugas agar bertindak adil dalam memimpin setiap pertandingan yang digelar, kalah menang itu biasa,” ungkap Genius.


Ketua panitia, Zul Bakri, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 9 tim pria dan 6 tim wanita. Kegiatan itu dilaksanakan selama 3 hari yakni 10 s/d 13 Maret 2016.

"Peserta yang menjuarai turnamen ini akan mewakili Kota Pariaman di tingkat Sumatra Barat zone 4 yang akan diikuti oleh Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Mentawai, dan Pesisir Selatan yang akan digelar pada tanggal 18 s/d 20 Maret nanti," kata dia.


Reza

Taekwondoin Padangpariaman Ukir Prestasi di Kejurda Sijunjung

Written By oyong liza on Tuesday, 29 December 2015 | 20:25




Kerjurda Taekwondo Indonesia yang memperebutkan Piala Bupati Sijunjung resmi ditutup oleh Ketua KONI Kab. Sijunjung pada hari Minggu (27-12-2015) di GOR Binuang Sakti Muaro Sijunjung.

Kontingen Kabupaten Padangpariaman yang diwakili oleh Dojang Kantor Bupati dan Dojang SD 07 Sungai Sariak, berhasil merebut 6 medali emas, 8 perak dan 8 perunggu.

"Walaupun belum berhasil merebut Juara umum karena medali kategori usia dini (2 emas, 4 perak, 1 perunggu) tidak dihitung, namun prestasi ini cukup membanggakan dan jauh meningkat dari kejurda sebelumnya di Padang," ungkap Ketua Pencab TI Padangpariaman, Zahirman yang ikut langsung mendampingi atlet bertanding di Sijunjung.

Adapun, taekwondoin Padangpariaman yang meraih medali adalah, medali emas; Yasmi Fardila (Jr), Rido Tribuliadi (Sr), Herro Juandamik (Jr), Widya Asnildawati (Sr),  Betriana Rosa (Sr), Rangga Satria Dinata (ud)

Medali perak; Cantika Graviola, Salfano Apriadi, Syilva Nadia, Rizki Mustakim, Arif Jaya Rizal, M. Fadhly, Nibros Syaili, Fahkri Sadat.

Perunggu; Raul Santani, Habby Arfan, Yoppi Winarsih, Yogi Dewa Guntara, Putri Nirmala, Nisa Delia Gipri, Sandra Dewi dan Raqwan Aufa.

Menurut Zahirman, Kabupaten Padangpariaman dalam Kejurda itu mengirim 2 Dojang di bawah pelatih Herman Koto dan Abdullah.

Dengan keterbatasan dana, kata dia, para atlet ini bisa berangkat mengikuti Kejurda.

"Untuk itu kita perlu apresiasi semangat pelatih dan atlet dalam Kejurda ini. Tentunya diharapkan KONI dan pemerintah daerah ke depan dapat memberikan perhatian khusus pada pelatih yg telah berhasil membuat atlet berprestasi," tutur Zahirman yang juga Staf Ahli Bupati Padangpariaman.

Dengan perhatian tersebut, tambah dia, para pelatih lebih bersemangat dalam mencetak atlet berprestasi. Apalagi pada pada tahun 2016 Padangpariaman akan mengikuti Porprov XIII di Padang dan pada tahun 2018 akan menjadi tuan rumah Porprov XIV.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Padang Pariaman, Aprinaldi, mengucapkan selamat pada Kontingen TI Padangpariaman yang telah meraih prestasi di Kejurda Piala Bupati Sijunjung.
 

"Tentunya prestasi ini harus terus ditingkatkan dengan latihan dan pembinaan dari Pengcab TI. Kita berharap pada Porprov ke-13 nanti di Padang, TI Padangpariaman menjadi tambang medali," harap Aprinaldi.

Kemudian, Aprinaldi mengungkapkan bahwa dalam rangka pembinaan olahraga prestasi di Padangpariaman, KONI telah melakukan beberapa kegiatan pada tahun 2015 seperti Pembenahan Cabang Olahraga, Coaching Clinik bagi Pelatih Cabor dan Diklat Program dan Manajemen Keuangan bagi Pencabor, disamping mengirim atlet dalam setiap Kejurda.

"Tentu dengan program lainnya nanti di tahun 2016, Padangpariaman siap mengikuti Porprov 2016 di Padang dan berhasil meraih juara umum 3," tandas dia.

TIM

Asskab Gelar Turnamen Sepakbola Usia Dini Tingkat Sumbar di Sungai Sariak

Written By oyong liza on Wednesday, 28 October 2015 | 20:38




Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Asskab) Padangpariaman akan mengelar turnamen sepakbola usia dini kelahiran tahun 2000 tingkat Sumatera Barat pada tanggal 6 s/d 8 Nopember 2015 mendatang, di Gelanggang Olahraga (GOR) Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Kabupaten Padangpariaman, guna memperebutkan Piala Askab-1 Padangpariaman.

Ketua panitia pelaksana Asskab, Surya Jaya, kepada wartawan, kemarin, di Sungai Sariak menyebutkan, sebanyak 24 kesebelasan di undang untuk mengikuti turnamen ini. Namun hingga kini baru 15 kesebelasan yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti turnamen tersebut.

“Menjelang penutupan pendaftaran kita berharap kesebelasan yang kita undang akan ikut ambil bagian,” kata dia.

Menurut dia, 15 kesebelasan yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti turnamen itu diantaranya Gema Muda Pasaman, AS PSP Padang, Taruna Luki Padang, Taruna Palo Hilalang Padangpariaman, Basoka Kuraitaji Kota Pariaman, Rajawali Macudum Padang, Tarusan Pesisir Selatan, Bocah Yunior Padang Panjang, Batipuh Kabupaten Tanah Datar, PSTS Kota Padang, PSKG Kudu Gantiang, PSSA Sungai Abang Lubuk Alung, Putra Wijaya Padang, Asco Padang Sarai Padang dan Tuah Sakato Padangpariaman.

Kata dia, turnamen pendidikan usia dini ini bertujuan mencari bibit-bibit pemain sepakbola yang berkualitas.

Pihaknya, yakin melalui turnamen itu akan dapat memantau anak-anak yang berbakat dan punya potensi di bidang sepakbola.

“Saya yakin banyak anak-anak kita di Propinsi Sumatera Barat yang berpotensi dan mahir mengolah sikulit bundar ini  di lapangan hijau,” sebutnya.

Lnajut dia, panitia pelaksana akan menyiapkan piala ber-ornamen tabuik kepada kesebelasan yang berhasil menjuarai turnamen sepakbola usia dini tingkat Propinsi Sumatera Barat tersebutini.

Untuk itu dia berharap mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat, agar turnamen ini bisa berlangsung sesuai yang diharapkan.

Sementara itu Ketua Asskab Kabupaten Kabupaten Padangpariaman Maymuspi berharap, melalui turnamen Asskab-1 diharapkan akan dapat melahirkan bibit-bibit baru atlit sepakbola di daerahnya.

“Saya yakin turnamen ini akan mendapat dukungan masyarakat Kabupaten Padangpariaman,” katanya. (**)

Lepas Atlet Taekwondo Junior, Mukhlis: Kemenangan Penting tapi Sportivitas Lebih Utama

Written By oyong liza on Wednesday, 10 June 2015 | 20:52




Sebanyak 22 atlet taekwondo (18 orang untuk usia dini dan 4 orang senior) asal Kota Pariaman kelompok umur usia dini, junior dan senior ambil bagian dalam Festival Taekwondo Usia Dini dan Kejurda Senior Taekwondo tingkat Sumatera Barat di gedung olahraga Universitas Bung Hatta, Padang.

Para atlet dilepas langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Rabu (10/6) di halaman Balai Kota Pariaman ini, akan bertarung demi mengharumkan nama Kota Pariaman selama empat hari mulai dari tanggal 12 s/d 15 Juni 2015 mendatang.

Pada kesempatan itu Mukhlis mengatakan, menjadi atlet yang bisa mengharumkan nama daerah merupakan suatu tindakan yang mulia.

"Ini harus diiringi dengan prestasi yang membanggakan untuk kota ini," ujarnya.

Selama mengikuti kompetisi, Mukhlis menghimbau kepada para atlet agar menunjukan jiwa sportivitas walaupun meraih kemenangan adalah tujuan utama karena sikap sportivitas akan melengkapi setiap kemenangan yang diraih.

"Percuma berlatih keras kalau meraih kemenangan dengan kecurangan,” ujarnya.

Walikota juga mengatakan selama ini para atlet dilatih oleh pelatih terbaik yang juga mantan atlet yang dulunya pernah mengharumkan nama Kota Pariaman di tingkat nasional. 
"Hendaknya ini menjadikan motivasi, serta tekat  akan bisa menjadi seperti pelatih saya, bahkan melampaui perstasinya," ujar Mukhlis menyemangati para atlet.

Terakhir, Mukhlis menghimbau agar semua atlet bisa menjaga disiplin diri dan kekompakan tim agar para bibit-bibit muda tersebut kelak bisa berbicara di tingkat nasional maupun internasional.

Rombongan dipimpin oleh manager Roni Kardinal, pelatih putri Silva Riza serta pelatih putra M. Sahlan.


J/OLP

Piaman Xtreme Offroad 2015 Siap "Kubangkan" para Offroader Ternama Nusantara

Written By oyong liza on Tuesday, 14 April 2015 | 19:56




Piaman Laweh Jeep Club (PLJC) dibawah naungan Pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Offroad Federation (IOF) Pariaman, memastikan akan menggelar Piaman Xtreme Offroad (PXO) 2015 dari tanggal 16 s/d 19 April 2015 di area perbukitan dan rawa Padang Kunik, Desa Sikapak Timur, Pariaman Utara.

Hal itu dikatakan oleh Ketua PLJC, Andy Cover, saat rapat pematangan acara di ruang rapat Setdako Pariaman, Balaikota Pariaman, Selasa (14/4).

Menurutnya, peserta PXO 2015 datang dari Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, bahkan Offroader Nasional, Vincent, asal Palembang, kata dia, juga akan ikut 'berkubang' di arena PXO tingkat nasional tersebut.

"Piaman Xtreme Offroad 2015 adalah kalender IOF pertama di Tahun 2015. Peserta yang ikut lebih dari 100 Ofroader yang bisa dikatakan melebihi ekspektasi kami sebagai panitia. Pada lomba ini akan dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas 2500cc ke atas, kelas 2500cc ke bawah dan kelas non winch," kata Andy.

Masih menurutnya, lomba akan dibuka dan dilepas secara resmi oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman di Pantai Gandoriah pada hari Jum'at tanggal 17 April dengan rute pertama pengenalan kota, yakni mengelilingi Kota Pariaman.

"Ini adalah bagian dari promosi wisata Kota Pariaman. Peserta yang dilepas sebelum berangkat ke arena, keliling dulu di Kota Pariaman," katanya lagi.

Sementara itu, Sekdako Armen, menyebutkan, Pemko Pariaman sangat mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PLJC tersebut. Karena menurutnya, Kota Pariaman harus ramai setiap saat.

"Stigma Pariaman tadanga langang harus kita hilangkan dengan selalu meramaikan Kota Pariaman setiap saat dengan menggelar berbagai iven. Untuk itu Pemko Pariaman akan menyiapkan bantuan medis, pemadam kebakaran, dan peralatan lainnya sebagai bentuk dukungan pada acara ini," kata Sekda didampingi Kadisbudpar Efendi Jamal, Kadis Koperindag Gusniyeti Zaunit, Kabag Humas Hendri dan sejumlah Kabid dari dinas terkait.

Adapun PLJC sebagai panitia penyelenggara, tidak tanggung-tanggung dalam memberikan hadiah pada iven berskala nasional ini.

"Untuk Juara Umum hadiahnya satu unit mobil ditambah trophy, dan jutaan hadiah lainnya untuk lima pemenang di tiap kelas," kata Andy Cover.

OLP

Karang Taruna Padang Biriak-Biriak Gelar Turnamen Takraw Tingkat Kota dan Kabupaten

Written By oyong liza on Thursday, 2 April 2015 | 21:41




Walikota Pariaman diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kanderi, membuka secara resmi Turnament Sepak Takraw se-Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Karang Taruna Budi Luhur di Desa Padang Biriak-Biriak, Kecamatan Pariaman Utara, Rabu (01/03).

Pada kesempatan itu Kanderi mengatakan bahwa Karang Taruna Budi Luhur Desa Padang Biriak-Biriak merupakan salah satu karang taruna yang aktif menggelar kegiatan-kegiatan pembinaan generasi muda,  khususnya kegiatan olahraga. Turnamen sepak takraw yang diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya, kata Kanderi, selain melahirkan atlet-atlet yang berbakat dan berprestasi, kegiatan tersebut juga sangat bermanfaat membentuk karakter pemuda.

"Dan juga menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif, dan diharapkan hal ini dapat dicontoh oleh karang taruna lain yang ada di Kota Pariaman," ucapnya.

Dengan semakin tingginya angka penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan miras di tengah generasi muda saat ini, ungkapnya, menjadi tantangan tersendiri bagi pemuda untuk dapat membuat kegiatan yang positif yang dapat menjauhkan mereka dari pergaulan negatif agar para menjadi produktif dan kreatif.

Sedangkan Ketua Pemuda Padang Birik-Birik Devi Delwandri mengatakan bahwa tournament sepak takraw se- Kota dan Kabupaten ini adalah kali kedua dilaksanakan oleh Karang Taruna Budi Luhur.

Turnament diikuti oleh 27 club yang ada baik di Kota Pariaman maupun Kabupaten Padangpariaman, dengan kompetisi sistem gugur. Kegiatan itu dilaksanakan dari tanggal 1 s/d 12 April 2015. Untuk tahun 2014 lalu, turnamen dimenangkan oleh tuan rumah yaitu tim dari Karang Taruna Budi Luhur.

Turut hadir, Camat Pariaman Utara Yakirman, PSTI Kota Pariaman Efrizal, Kepala Desa Padang Birik-Birik, Indah Marta Eriyani, Ketua Panitia Indra Gustinanda, para tokoh masyarakat, para panitia acara, serta para peserta.


J/OLP

Masni Rani Mochtar: PERSEPAR Harumkan Piaman dan Sumbar di Tingkat Nasional

Written By oyong liza on Saturday, 1 February 2014 | 12:09





Kesebelasan PERSEPAR Pariaman akhirnya terhenti untuk melanjutkan pertandingan untuk masuk ke liga Divisi I setelah kalah pada babak semifinal oleh kesebelasan PERSEBA Bangkalan di stadion Ciracas, Jakarta Timur, Kamis 23/1/2014 dengan skor 0-3.

Dalam laga yang dihelat dari tanggal 13 hingga 26 Januari 2014 tersebut, PERSEPAR, meskipun belum mampu menduduki posisi utama dalam kejuaran tersebut, namun sudah memperlihatkan ketajaman tajinya dalam menundukan lawan-lawan sebelumnya sebelum akhirnya kandas di babak semifinal. PERSEPAR sudah mampu bicara banyak di tingkat Nasional, demikian ungkap Hj. Masni Rani Mochtar Ketua Dewan Penasehat PKDP Pusat.

"PERSEPAR membuat kami di rantau bangga. Meskipun tidak masuk babak final dan menjuarainya, PERSEPAR sudah memperlihatkan bahwa sepakbola Pariaman mampu bicara di tingkat Nasional," ujar Dra. Hj. Masni Rani Mochtar, Msi, Caleg DPR-RI no urut 5 Dapil Sumbar II dari Partai NasDem ini dalam press rilisnya kepada kami.

Menurutnya, menembus babak semifinal untuk ajang tingkat Nasional adalah sebuah prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Pariaman di tinggkat pusat.

PKDP sebagai organisasi Paguyuban masyarakat Pariaman yang ada di rantau menyempatkan silaturahmi dengan para pemain tim keseblasan beserta official. Dalam kesempatan itu PKDP juga menyumbangkan uang sejumlah Rp. 18,5 juta untuk dibelikan sepatu bola.

"Terkumpul uang sejumlah 18,5 juta. Alhamdulillah kita Juara III dalam Kejuaran tersebut, PERSEPAR sekaligus mewakili provinsi Sumatera-Barat dalam kejuaran tersebut," tuturnya.

Dalam silaturahmi tersebut, turut hadir H. Suhatmansyah Ketua Umum PKDP, disamping pengurus PKDP Pusat lainnya.

Kanderi: LPI Bukan Hanya Sekedar Pertandingan Namun Juga Protektif Negatif Kenakalan Remaja

Written By oyong liza on Thursday, 28 November 2013 | 17:49





Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Kota Pariaman kembali digelar di lapangan Sepak Bola Ujung Batung, Pariaman. Liga yang berlangsung selama 11 hari dari tanggal 27 November s/d 7 Desember 2013 ini diikuti 29 tim sepak bola, masing-masingnya 16 tim dari SLTP dan 13 tim dari SLTA.

Kegaiatan dibuka oleh Walikota Pariaman yang diwakili Asisten Administrasi dan Pembangunan Kota Pariaman, Sukardi, Rabu (27/11/2013) di lapangan tersebut. Kegiatan dihadiri Kepala Dikpora Kota Pariaman, Kanderi, Kepala Sekolah SLTP/SLTA se-Kota Pariaman dan para atlet sepak bola utusan masing-masing sekolah.

Sukardi mengatakan, sebagai sebuah kompetisi, kegaiatan LPI ini tentu saja tidak sekedar ditujukan meraih prestasi puncak, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pembinaan dan pembibitan atlet sepak bola. Melalui kegiatan ini, proses regenerasi atlet sepak bola dapat berjalan dengan baik.

“Kegiatan seperti ini harus senantiasa kita lakukan, secara terprogram. Karena proses regenerasi atlet merupakan sebuah keniscayaan dalam dunia olahraga, tak terkecuali sepak bola pelajar,” kata Sukardi.

Diharapkan dengan proses pembinaan yang terukur dan berkesinambungan, prestasi sepakbola di Kota Pariaman dapat terus mengalami perbaikan. Karena kita berharap, prestasi olahraga kita membaik bukan dengan cara-cara yang instant seperti melakukan belanja atlet secara besar-besaran, misalnya.

“Pelaksanaan kegiatan ini pun sangat diharapkan menjadi sebuah sarana bagi masyarakat untuk memperoleh hiburan berupa pertandingan sepak bola yang diharapkan berkualitas. Mudah-mudahan dengan demikian, masyarakat akan semakin mencintai olahraga yang sering disebut sebagai olahraga masyarakat dunia ini,” tambah Sukardi.
 
Selanjutnya, kepada seluruh tim kesebelasan yang akan bertanding dari utusan SLTP dan SLTA, diharapkan agar dapat menampilkan dan menunjukkan permainan terbaiknya. Kepada anak-anak diharapkan dapat menghindarkan diri dari upaya untuk berbuat kecurangan selama mengikuti pertandingan, hanya demi meraih sebuah kemenangan.

“Kiranya harus kita sadari dalam hati masing-masing, bahwa kemenangan adalah hasil akhir yang harus diraih dengan cara-cara baik yang tidak akan mencoreng nilai-nilai luhur olahraga. Bertandinglah dengan penuh semangat, pantang menyerah, dan tunjukkanlah bakat-bakat terbaik anak-anak kami dalam mengolah bola,” ungkapnya. 


Sementara itu, Kadis Dikpora Kota Pariaman, Kanderi mengatakan kegiatan ini tujuannya untuk meningkatkan prestasi para atlet sepakbola tingkat pelajar dan sekaligus untuk memotivasi pelajar untuk berolahraga.

“Selain itu juga, kegiatan ini untuk menjalin hubungan silaturahim antar sesama pelajar Kota Pariaman. Diharapkan melalui kegiatan ini bisa menghindarkan anak-anak kita dari perbuatan negatif, seperti kenakalan remaja, tauran dan sebagainya,” ujar Kanderi.

Disebutkannya, yang terbaik dari LPI ini, masing-masing tingkat SLTP dan SLTA akan mendapatkan piala begilir Walikota. Kemudian Trophy lepas dan bintang emas bagi Juara I, Juara II dan Juara III. Untuk bintang mas, masing-masing beratnya 7,5 gram, 5 gram dan 2,5 gram.

Doni Sonipa

Genius: "Kejurnas Voli Pantai Siap Dijadikan Iven Tahunan Demi Promosi Wisata Pariaman"

Written By oyong liza on Monday, 18 November 2013 | 10:52





Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Pantai Usia PON 2013 yang berlangsung selama 4 (empat) hari, dari tanggal 13 s/d 16 November 2013 di Pantai Gandoriah, Pariaman berlangsung dengan baik dan lancar. Kerjunas tersebut ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, Sabtu (16/11/2013) di Pantai Gandoriah.

Acara penutupan dihadiri Pengurus Pusat PBVSI Slamet Mulyanto, Ketua Umum PBVSI Sumbar Irdiansyah Tarmizi, Ketua Pelaksana Kanderi, serta para atlet dan ofisial yang berasal dari 12 Provinsi. Selain itu juga ratusan masyarakat pencinta olahraga voli pantai menyaksikan acara penutupan yang sekaligus penyerahan hadiah dan medali tersebut.

Genius mengatakan, Pemko Pariaman menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berpartisipasi dalam penyelenggaraan iven tersebut. Terutama kepada jajaran PBVSI Pusat, PBVSI Sumbar dan PBVSI Kota Pariaman serta segenap panitia yang sudah melaksanakannya dengan sukses. Iven ini memberikan arti yang besar terhadap pembangunan Kota Pariaman dan sekaligus ikut mendukung visi dan misi Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata.

"Bagi kami iven ini kesempatan untuk mensiarkan Pariaman ke berbagai daerah di Indonesia. Kami harapkan masing-masing peserta bisa mempromosikan Pariaman di Provinsinya masing-masing. Iven ini sesuai dengan visi dan misi kami, menjadikan Pariaman sebagai daerah tujuan wisata," kata Genius.

Menurutnya, Kejurnas Bola Voli Pantai Usia PON yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia ini, siap dijadikan agenda tahunan Kota Pariaman. Kedepan akan dilaksanakan dengan lebih baik lagi dan segala kekurangan saat ini akan dilengkapi.

Kepada seluruh peserta Genius mengatakan, bahwa dalam kopetisi ada yang menang dan ada yang kalah, hal ini sudah biasa. Namun jadikanlah iven ini sekaligus untuk mempererat persatuan dan kesatuan antar sesama pemuda Indonesia.

"Bagi pemuda Pariaman, jadikan ini sebagai momen pembelajaran. Lebih giat lagi berlatihnya, mudah-mudahan Kejurnas tahun depan kita bisa  berprestasi," tambah Genius.

Selain itu, Genius mengatakan, Kejurnas ini juga dalam rangka memeriahkan Pesta Budaya Tabuik Piaman yang setiap tahun dilaksanakan. Ia mengajak seluruh peserta  untuk menyaksikan pesta budaya anak nagari tersebut yang dilaksanakan, Minggu (17/11/2013 kemarin).

Usai memberikan sambutan, pada kesempatan tersebut Genius menyerahkan sovenir khas Pariaman berupa miniatur Tabuik kepada kontingen masing-masing Provinsi. Kemudian ia juga menyerahkan piagam penghargaan kepada masing-masing atlet.

Dalam kejurnas ini, keluar sebagai pemenang untuk tim putra, juara I dan II, Jatim I (Fahriansyah/Bastomi)  dan Jatim II  (Asfiya/Rendy) dan Juara III (Vandim/Juniartha). Sedangkan tim putri, Juara I, NTB (Ditha/Putu Dini), Juara II, DIY (Maria/Yokebeo)  dan Juara III (Ulmatriana/Yuniar).

Masing-masingnya, Juara I, Juara II dan Juara III mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 15 jt, 10 jt dan 5 jt ditambah trophy dan medali. Hadiah tersebut dipersembahkan oleh dari Pemprov Sumbar, Pemko Pariaman dan Bank Nagari.

Doni Sonipa

Mukhlis: "Demi Promosi Pariwisata, Selain Voli Pantai Pariaman Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Olahraga Lainnya"

Written By oyong liza on Wednesday, 13 November 2013 | 21:42





Kejuaraan Nasional Bola Voli Pantai Usia PON yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 13-16 November 2013 di Pantai Gandoriah, Pariaman, resmi dimulai setelah dibuka Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Rabu (13/11/2013).




Pembukaan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar Syahriah Bahktiar, Pengurus Pusat PBVSI Slamet Mulyanto, Ketua Umum PBVSI Sumbar Irdiansyah Tarmizi, Ketua PBVSI Kota Pariaman Iskandar, Ketua Pelaksana Kanderi dan para atlet, wasit, serta official.


Acara pembukaan berlangsung meriah, para atlet dan official yang berasal dari 12 Provinsi disuguhi dengan berbagai penampilan kesenian daerah seperti tari pasambahan dan gandang tasa yang dibawakan anak-anak Sekolah Dasar Kota Pariaman. 

Dalam sambutannya Walikota mengaku senang dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejurnas Bola Voli Pantai Usia PON oleh PBVSI Pusat. Menurutnya even ini sangat besar artinya dalam rangka mempromosikan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata kedaerah luar.

"Kita bersyukur sekali diberikan amanah oleh PBVSI Pusat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejurnas ini. Dengan ini kita berharap para atlet dan official bisa mempromosikan Pariaman didaerahnya masing-masing," ujar Mukhlis.

Selain itu, Walikota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut mensukseskan even Nasional ini. Ia berharap even ini tidak sampai disini saja, namun berlanjut tahun-tahun berikutnya.

"Kami berharap kedepan PBVSI pusat, bisa mempercayai lagi Pariaman sebagai tuan rumah. Pariaman siap menjadi tuan rumah, tidak hanya kejuaraan voli pantai, tetapi kejuaraan olahraga lainnya kami siap. Karena ini kesempatan untuk mempromosi Pariaman," tambahnya.

Ketua Pelaksana Kanderi mengatakan, kejurnas yang akan berlangsung selama empat hari ini, mulai tanggal 13-16 November 2013. Diikuti 12 Provinsi dengan jumlah kontingen sebanyak 35 Tim, dengan rincian 15 Tim putri dan 20 Tim putra yang akan memperebutkan total hadiah sebesar 80 Juta.

12 Propinsi itu, Sumut, NTB, Kepri, Jatim, Babel, Riau, Bali, Sumbar, DKI Jakarta, Buengkulu, DIY, dan Jateng.

Pertandingan pertama diawali oleh tim putri, NTB lawan Sumbar IV, yang dimenangi oleh Tim Putri NTB dengan skor 21-06, 21-02. Pertandingan ini disaksikan langsung oleh Walikota beserta para tamu lainnya.

Doni Sonipa

Inilah Alasan Kenapa Faisal Arifin Musti Di Apresiasif Atas Keberhasilan Padang Pariaman Pada PORPROV Ke-12

Written By oyong liza on Thursday, 10 January 2013 | 22:18

 Faisal Arifin selaku Ketua KONI Padang Pariaman memberikan bendera Pataka kepada  Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni


Pada PorProv ke-12 tempo hari yang dihelat di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota, Padang Pariaman memperoleh Peringkat-3. Hal tersebut membuat bangga kita sebagai bagian dari masyarakat Piaman baik Ranah Maupun Rantau, apalagi cabang Olahraga Paling bergengsi Sepakbola, Padang Pariaman berhasil meraih medali emas. semua terpukau. 


peringkat -5 yang ditargetkan, terlampau secara Umum. kita meraih Juara III dibawah Kota Bukittinggi dan Padang.





Pada kesempatan ini saya berkeyakinan pasti ada sosok dibalik kesuksesan Kontingen Padang Pariaman pada PorProv tersebut, saya yakin sosok Faisal Arifin, Ketua KONI Padang Pariaman 'meracik bumbu' Jitu dalam memenej Organisasi Olahraga ini. 




dalam sebuah kesempatan saya sempat mewawancarai beliau disela-sela kesibukannya yang padat, Faisal yang akrab disapa Oyong Panungkek ini juga Ketua DPD Golkar Padang Pariaman. dikantor 'Partai kuning' tersebut Faisal berujar bahwa Padang Pariaman punya potensi besar dalam Olahraga," Potensi Padang Pariaman sangat besar, selaku Pelaksana organisasi Olahraga,kita musti memenej dengan Profesional, mengakomodir setiap cabang melalui program dan menempatkan orang yang sesuai dibidangnya.Olahraga tidak boleh dicampur kepentingan lain apalagi Politik." Ujar Faisal yang juga Keponakan Alm Kol Anas Malik ini.



Dengan Perolehan 49 Medali Emas dan menempatkan Pada Juara III pada PorProv, ada juga sentimen berhembus 'Atlet bayaran' ,dengan tegas Faisal meluruskan," Setiap Atlet yang kita rekrut adalah putra-putri Padang Pariaman Asli, cuma memang diakui diantara mereka ada yang kuliah di Padang , sebaliknya bahkan putra daerah kita juga ada yang membela daerah lain.banyak pesepak bola kita yang direkrut daerah lain." Tukuk Faisal Tertawa menyikapi Isu ini.



" Setiap atlet yang memperoleh medali baik itu Emas,Perak dan perunggu dikasih Bonus, dan sudah dianggarkan dalam APBD 2013 ini, begitu juga dengan Official dan pelatih. Pemkab sangat antusias dalam hal ini. buktinya Bupati, Wabup, Dprd ,Tokoh Masyarakat bahkan jajaran SKPD rajin menyemangati atlet kita. mereka datang silih berganti dan itu berdampak bagus bagi mental atlet kita yang berjumlah 297 orang." Ujar Faisal ketika ditanya .



" Tim Sepakbola kita meraih medali Emas, sungguh prestasi yang luarbiasa.. Bupati Ali Mukhni hingga meneteskan airmata bahagia ( terharu ). " Imbuh Faisal dengan senyum khasnya.



" Mengelola sebuah Organisasi musti Ikhlas. saya sebagai Ketua KONI sangat bangga dengan kinerja Pengcab yang Optimal. hal tersebut didapat jika kita menempatkan orang yang Profesional dibidangnya,dan memberi mereka kepercayaan penuh. Ini adalah Prestasi Kita bersama.kerja Tim." tukuk Faisal yang dikenal rendah hati ini.



Untuk kedepannya Faisal Arifin berharap lebih Optimal lagi dan menaikan Target perolehan medali dan peringkat pada PorProv 2014 nanti," Kita optimalkan dan naikan target dengan kerja keras. serba mungkin jika ditunjang dengan Sarana dan prasarana , juga dengan Anggaran. dalam hal ini kita musti Apresiasif pada Pemkab sebagai Fasilitator. KONI akan berjuang untuk itu.kita akan berusaha keras jika ingin mengalahkan Bukittinggi dan Padang yang punya dukungan finansial kuat serta sarana pendukung di tiap cabang Olahraga." ujar Faisal.



Faisal Arifin boleh berbangga dalam hal ini karena Namanya jadi perbincangan banyak media karena keberhasilan ini, namun Faisal sekali lagi berujar bahwa semua ini adalah prestasi kita bersama, " Dukungan perantau (pada atlet) yang tergabung dalam PKDP sangat besar pada PorProv, Luarbiasa ! Juga seluruh Elemen masyarakat ,media, warga Padang Pariaman, Suporter setia Sepakbola dan cabang Olahraga lainnya. kesimpulannya adalah.. Prestasi Padang Pariaman pada PorProv ke-12 ini adalah prestasi warga Padang Pariaman baik ranah maupun Rantau, demi kepentingan kita bersama Padang Pariaman dalam Dunia Olahraga." tutup Faisal yang diamini oleh A Latif yang juga pengurus inti KONI Padang Pariaman. 



Catatan Oyong Liza Piliang

Topik Terhangat

postingan terdahulu