Lantik 126 Eselon III dan IV, Mukhlis Ingatkan ASN Netral di Pilkada
Walikota Pariaman Mukhlis Rahman beri arahan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar bersifat netral dam Pilwako Pariaman. FOTO/istimewa
~ASN yang melibatkan diri dalam Pilkada sanksinya bisa hingga pemberhentian.

~Like di Facebook bagi ASN bisa jadi bumerang yang mematikan


Pariaman ---- Walikota Pariaman lantik 126 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman mengisi sejumlah jabatan eselon III, eselon IV, kepala SD/TK dan pengawas sekolah, Jumat (12/1) siang.

ASN yang dilantik akan mengisi 45 jabatan eselon III, 75 orang pejabat eselon IV, 5 orang kepala SD, 1 orang kepala TK dan 1 orang pengawas sekolah.

Dalam pelantikan sejumlah pejabat eselon III dirotasi. Seperti halnya dua orang camat, yakni Afwandi yang sebelumnya menjabat Camat Pariaman Tengah, dirotasi menjadi Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Kota Pariaman.

Sedangkan Camat Pariaman Utara Ferry Ferdian Bagindo Putra, dirotasi menjadi Kepala Bagian Umum dan Protokoler pada Sekretarit Daerah Kota Pariaman.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Pariaman, M. Nurdin mendapatkan jabatan baru sebagai Kabag Sidang dan Risalah Sekretariat DPRD Kota Pariaman. Eselon IV pun demikian. Promosipun diberikan Pemko Pariaman dengan memberikan jabatan bagi staf fungsional.

Pelantikan itu merupakan pertama kalinya di awal tahun 2018 setelah sebelumnya pada akhir November 2017 Pemko Pariaman juga telah melakukan pelantikan sejumlah pejabat eselon II setingkat kepala dinas.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan, terkait dengan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 pada pasal 71 ayat 2 yang melarang gubernur atau wakil gubernur dan walikota atau wakil walikota melakukan pergantian pejabat 6 bulan sebelum penetapan pasangan calon, tidak menjadi hambatan dilakukan pelantikan ini. Pasalnya sebelum melantik, pihaknya telah mendapatkan persetujuan Nomor 821/7700/Sj dan surat persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) nomor B-2384/KASN/9/2017. 

Menurut Mukhlis, dalam pelantikan awal tahun ini tidak ada pejabat di lingkungan Pemko Pariaman yang kehilangan jabatan atau non job. Melainkan dirotasi ke jabatan lain untuk penyegaran dan dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi, sebagai bukti pemerintah menerapkan reward dan punishmen kepada ASN.

 “Awalnya ada beberapa orang pejabat yang ingin saya “non jobkan”. Namun atas pertimbangan dan masukan dari Sekda, Inspektorat dan BKPSDM, namun hal itu tidak jadi saya lakukan. Pada akhirnya perlu kita lakukan peringatan dan pembinaan tahap I, II,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun masa jabatannya akan berakhir dalam hitungan beberapa bulan kedepan, bukan berarti dirinya tidak bisa lagi membatalkan atau mengganti ASN yang dilantik saat ini jika dikemudian hari ditemukan pelanggaran dan tidak memiliki kinerja yang baik.

Pihaknya melalui BKPSDM akan terus melakukan penilaian dan pemantauan atas kinerja ASN di lingkungan Kota Pariaman. Selain melakukan penilaian kinerja, pihaknya juga mempertimbangkan aktif atau tidaknya ASN mendukung program pemerintah kota Pariaman, khususnya program "magrib mengaji" dan "masih puber".

“Meski hari ini telah dilantik bukan berarti tidak bisa diganti kembali, saya bisa mengganti dan melantik kembali jika ada ASN yang saat ini telah dilantik melanggar aturan dan tidak disiplin. Untuk pelantikan kita hanya perlu persetujuan dari Mendagri dan KASN, jika itu rasional pelantikanpun pasti disetujui,” tegasnya.

Sementara itu, makin dekatnya tahapan puncak pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman, ia kembali mengingatkan ASN untuk terus menjaga netralitas sepanjang penyelenggaraan pilkada kota Pariaman 2018. ASN diminta untuk tidak terlibat dalam upaya pemenangan salah satu dan menjaga etika sebagai ASN dalam suasana pilkada.

Tidak hanya itu, menurutnya ASN yang ingin memiliki niat untuk terlibat kampanye dan usaha pemenangan pasangan calon akan terganjar sanksi tegas. Sesuai dengan edaran dari KASN, bagi ASN yang terlibat politik praktis bisa diberhentikan.

Selain mengawasi keterlibatan perseorangan ASN pada pilkada, pihaknya juga akan memonitor jajarannya di media sosial masing-masing ASN.

“Harus berhati-hati termasuk di media sosial, jangan asal berkomentar menanggapi pilkada atau sekadar like pada media sosial, karena itu akan menciderai netralitas ASN,” tegasnya. (Nanda)
[Laporan Utama] Mukhlis Lantik 17 Pejabat Eselon II

Pariaman --- Walikota Pariaman Muklis Rahman lantik 17 pejabat pimpinan jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemko Pariaman, Jumat (17/11). Selain rotasi, beberapa orang pejabat pratama lainnya juga mendapatkan promosi.

Dalam pelantikan tersebut, kepala BPBD Kota Pariaman Yamuni Rizal, dilantik sebagai Asisten Tata Pemerintahan. Kemudian, Asisten Perekonomian Setko Pariaman
Yandri Leza, dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Asisten Perekonomian Setko Pariaman, Sukardi dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kamasyarakatan.

Sementara itu, Kadisdukcapil Kota Pariaman Sumiramis dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.  Definal, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis BP2KB Kota Pariaman, dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan dan Efendi Jamal dilantik sebagai Kadis PMDes Kota Pariaman yang sebelumnya menjabat Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman.

Berikutnya, Kakan Kesbangpol Kota Pariaman Yusrizal, mendapatkan promosi menjadi Sekretaris DPRD Kota Pariaman dan Asrizal dilantik sebagai Kepala BPBD Kota Pariaman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis PUPR Kota Pariaman

Sedangkan Sekretaris Diskominfo Kota Pariaman Yalvi Endri, dilantik sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Pariaman, selanjutnya Adri, dilantik sebagai Kadis Dinas Lingkungan Hidup Kota Pariaman, dengan jabatan sebelumnya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Pariaman.

Selanjutnya Alfian Harun, dilantik sebagai Kadis P2AKB Kota Pariaman, dengan jabatan sebelumnya Kabag Pemerintahan Setko Pariaman dan Elfis Candra yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Umum dan Protokoler Kota Pariaman promosi/dilantik sebagai Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman,

Tidak hanya Elfis, Kabag Organisasi Kota Pariaman Nazifah juga mendapatkan promosi dilantik sebagai Kadis Kominfo Kota Pariaman. Selain itu, Kabag Ekbang Kota Pariaman, Rismen juga mendapatkan promosi dilantik sebagai Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Pariaman.

Selanjutnya Zamzamil, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahana Kota Pariaman dipromosikan sebagai Kadis PU dan PR Kota Pariaman. Begitu juga dengan Alfian, Sekretaris DPM, PTSP dan Tenaga Kerja Kota Pariaman dipromosikan menjadi Kepala Dinas di instansi sebelumnya.

Terakhir, Handrizal Fitri dilantik sebagai Kadis Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman dan Safirman, dilantik sebagai Kadisdukcapil Kota Pariaman, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Pariaman.

“Pelantikan telah melalui proses yang panjang yang diawali oleh proses lelang jabatan. Pelantikan ini penting untuk mengisi kekosongan pimpinan para SOPD yang terbentuk pada awal tahun 2017 yang lalu dan telah mendapatkan izin dari Mengadri RI,” jelas Mukhis Rahman.

Menurutnya, pada pelantikan siang itu yang dilakukan adalah rotasi dan promosi berupa perputaran dan tidak ada pejabat tinggi pratama yang dinonjobkan.

“Rotasi merupakan hal yang biasa sebagai langkah penyegaran dan pemicu semangat dan etos kerja bagi yang mendapatkan promosi jabatan. Pada pelantikan kali ini tidak ada yang nonjob,” sebutnya.

Ia menekankan, pejabat pimpinan pratama saat ini jangan berfikiran malas karena beranggapan jabatan walikota akan berakhir. Ia mengaku akan terus melakukan evaluasi kinerja pejabat yang telah dilantik itu. Jika ditemukan pejabat yang saat ini dilantik tidak memiliki kinerja yang baik, bisa saja kembali dilakukan pergantian seizin dengan Mendagri RI.

“Bisa saja kita lakukan pergantian, jika pada evaluasi kinerjanya tidak baik,” tekannya.

Pada kesempatan itu, Mukhlis juga mengingatkan pejabat pimpinan pratama untuk tidak terlibat politik ataupun tim kampanye pada pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 mendatang. ASN, apalagi pimpinan harus independen dan netral.

“Jika tetap ingin menjadi tim kampanye ataupun menjadi bakal calon ajukan cuti diluar tanggungan negara,” pungkasya. (Nanda)
 
Mukhlis Lantik Kepala RSUD dr Sadikin Pariaman



Walikota Pariaman Mukhlis Rahman melantik sekaligus mengambil sumpah Pejabat Pengawas (Eselon IV), Kepala Rumah Sakit, Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, Jum'at lalu (10/2/2017).

Mukhlis mengingatkan kembali tidak sedikit orang yang menerima jabatan, namun gagal dalam memaknai tanggung jawab yang mereka terima. Oleh karena itu menurutnya jadikan jabatan sebagai amanah bukan sebuah tujuan.

"Ciptakan suasana yang kondusif dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab kerja sebagai seorang pimpinan," kata Mukhlis.

Mutasi perdana di tahun 2017 tersebut melantik 5 orang pejabat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sadikin dengan Kepala RSUD dr. Hendri dengan jabatan terdahulu Kepala Puskesmas Kampung Baru Padusunan.

Selanjutnya 5 orang Kepala UPT Puskesmas, 5 Kepala Sekolah dan 3 orang Pejabat Pengawas Sekolah.

TIM
Padangpariaman Siapkan Kontrak Kerja Pejabat Eselon

Sekda Jonpriadi didampingi Asisten Pemerintahan Idarussalam, Asisten Pembangunan Nettiwarni, Asisten Umum Fakhriati saat rapat bersama Kabag dan Kasubag di lingkungan sekretariat daerah di Ruang Rapat Sekda, Parit Malintang, Jumat (13/1). 


Sekretaris Daerah Padangpariaman Jonpriadi meminta para Kepala Bagian beserta Kasubag di jajaran sekretariat daerah agar meningkatkan koordinasi dengan jajaran SKPD.

"Bersyukurlah apabila pernah bertugas di sekretariat daerah. Karena orangnya harus sesuai kriteria seperti pekerja keras, pengonsep dan sebagai koordinator SKPD," ujarnya di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati, IKK Parit Malintang, Jumat (13/1/2017).

Diketahui jumlah Bagian pada Sekretariat Daerah Padangpariaman sesuai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2017 sebanyak 10 Kepala Bagian dan 28 Kepala Sub Bagian. Jumlah ini berkurang dari tahun sebelumnya yang berjumlah sebanyak 11 Bagian.

"Di awal tahun baru, dengan OPD baru, semangat baru dan bekerja lebih teliti sesuai ketentuan," sambung alumni Fakultas Ekonomi Unand itu.

Dalam waktu dekat, kata Jonpriadi, akan dibuat kontrak kinerja masing-masing Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian sebagai bahan evaluasi dalam 6 bulan ke depan.

"Kita minta Bagian Organisasi segera siapkan kontrak kinerja sesuai tugas dan fungsi," imbuh mantan Kepala Bappeda itu.

Sementara Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya dan Sumber Daya Manusia Taslim, meminta jajaran sekretariat daerah agar meningkatkan kedisiplinan. Mulai dari kehadiran apel pagi, berpakaian dinas beserta aksesoris, dan etika ASN.

"Saya minta kepada yang merokok, di tempat yang disediakan dan puntungnya jangan dibuang ke pot bunga," kata Taslim.

Satu hal yang menjadi penekanan, tambah Taslim, agar masing-masing bagian diminta hati-hati membuat surat yang akan ditekan oleh Seketaris Daerah. Lakukan pengecekan secara berjenjang, jika ada kesalahan agar diperbaiki.

"Ketika surat yang ditekan pak Sekda ada kesalahan, dan sudah didistribusikan, maka itu kesalahan kita semua. Saya harap itu tidak terjadi," ucapnya.

HA/OLP
Ali Mukhni Lantik Pejabat Eselon II (Berikut Nama-Nama)

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengajak pejabat struktural yang diberi amanah agar mensyukuri nikmat Allah SWT. Sadari sepenuhnya bahwa jabatan hanyalah bersifat sementara.

"Jabatan tidak kekal. Amanah sekecil apapun kita pertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Jadi jalankan amanah sebaik-baiknya," kata Ali Mukhni usai melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kantor Bupati, IKK Parit Malintang, Kamis (12/1/2017).

Orang nomor satu di Padangpariaman ini mengatakan bahwa pejabat yang telah dilantik akan dievaluasi selama enam bulan ke depan. Tidak ada jaminan jabatan tersebut akan terus diemban dalam masa kepemimpinan Ali Mukhni-Suhatri Bur.

"Berikanlah yang terbaik untuk masyarakat Padangpariaman sesuai tupoksi masing-masing. Berdosa bapak dan ibu memakan uang rakyat jika tidak mengabdi dan melayani masyarakat," kata bupati peraih Satya Lencana Pembangunan itu.

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni menyoroti tiga SOPD dalam pelaksanaan tugas. Dinas Sosial diminta untuk mendata keluarga miskin pertahun 2016, Bidang Pertanahan agar melakukan percepatan pembebasan lahan dan Dinas Pariwisata/Pemuda dan Olahraga untuk persiapan tuan rumah Porprov 2018 di Padangpariaman.

Ali Mukhni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur pemerintahan atas prestasi yang diraih dalam dua bulan terakhir-- yaitu Penghargaan Penanggulangan Bencana Daerah dan Serapan Anggaran Daerah dan DAK.

"Prestasi ini tentu karena kerja keras seluruh aparatur," ujar Alumni Lemhanas itu.

Pejabat eselon II yang dilantik diantaranya Asisten Pemerintahan Idarussalam, Asisten Pembangunan Netti Warni, Asisten Umum dan Keuangan Fakhriati, Kepala BPSDM Anwar, Kepala Bappeda Ali Amran, Inspektur Syafriwal, Sekwan Muhadek Salman, Kadis Kesehatan Aspinuddin, Kadis Pendidikan Rahmang, Kadis Pertanian Yurisman, Kadis Penanaman Modal dan Perizinan Hendra Aswara, Kadis Kominfo Zahirman, Kepala BPBD Amiruddin, Kadis Perpustakaan dan Arsip Hendri Satria.

Sedangkan untuk pejabat eselon III-- Kabag Organisasi Teguh Widodo, Kabag Pembangunan Ali Zuti, Sekretaris Pertanian Masrimfi, Sekretaris Satpol PP Nursamsi. Sedangan Jabatan Kabag Humas/Protokoler masih kosong.

Pelantikan pejabat struktural eselon 2,3 dan 4 yang berjumlah 110 orang itu, dihadiri oleh Wakil Bupati Suhatri Bur, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Wakil Ketua DPRD Mothia Aziz, Kapolres diwakili Kapolsek Enam Lingkung, Sekda Jonpriadi dan Ibu Ketua TP PKK Hj. Rena Ali Mukhni, Ketua GOW Ita Suhatri serta Ketua Dharma Wanita Eli Jonpriadi.

Berikut nama pejabat/jabatan struktural eselon II yang dilantik tersebut


1. Asisten Pemerintahan: Iddarussalam
2. Asisten Pembangunan: Netty Warni
3. Asisten Administrasi Umum: Fakhriati
4. Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik: Suarni Murad
5. Staf Ahli Ekonomi Pembangunan dan Keuangan: Dewi Roslaini
6. Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM: H. Taslim
7. Sekwan: Muhadek Salman
8. Inspektur: Syafriwal
9. Pendidikan dan Kebudayaan: Rahmang
10. Kesehatan: Aspinuddin
11. PU & Penataan Ruang:
12. Satpol PP dan Damkar: Rianto
13. Sosial, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak:
14. LH, Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertanahan: Ir. Yuniswan
15. Dukcapil: Fadhly
16. Pemberdayaan Masyarakat & Desa: Emma
17. Pengendalian Penduduk & KB: Yutiardi Rivai18. Perhubungan: Budi Utama
19. Kominfo: Zahirman
20. Perdagangan, Naker, Kop & UKM: Nurhelmi
21. Penanaman Modal, Yandu & Perindustrian: Hendra Aswara
22. Pariwisata, Pemuda & Olahraga: Jhon Kenedy
23. Kearsipan & Perpustakaan: Hendri Satria
24. Perikanan:
25. Pertanian & Ketahanan Pangan: Yurisman Yakub
26. Peternakan & Keswan: Bustanul Arifin
27. Badan Perencanaan, Litbang: Ali Amran
28. BPKD: Hanibal
29. BKPSDM: Anwar
30. BPBD: Amiruddin

HA/OLP
Ini Lokasi Kantor SOPD Baru Padangpariaman




Tingkat kehadiran/masuk kantor ASN mulai dari awal tahun baru 2017 hingga saat ini, menurut catatan Bagian Humas/Protokoler Pemkab Padangpariaman, naik sekitar 5 persen dari tahun sebelumnya.

"Kita mencatat hari pertama masuk kerja, tingkat kehadiran ASN mencapai 90 persen atau naik lebih dari 6 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 83 persen. Hal ini mendapat apresiasi dari Pak Bupati, di mana pegawai masuk kantor meski dalam kondisi cuaca hujan lebat," kata Kabag Humas/Protokoler Hendra Aswara, di IKK Paritmalaintang, Rabu (4/1/2017).

Kata Hendra, pimpinannya berharap semangat tersebut agar terus berlanjut dan ditingkatkan. Kehadiran ASN yang membludak di hari pertama masuk kerja sempat mendapat candaan dari Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur yang memimpin apel gabungan sekaligus upacara hari Amal Bakhti Depag.

"Pak Wabup sempat bercanda 'semoga ramainya bukan karena ada mutasi pegawai'. Pada intinya wabup berterimakasih dengan semangat kerja ASN," sambung Hendra.

Hendra juga menyampaikan penempatan kantor terkait adanya SOPD baru yang dibentuk berdasarkan PP No.18 tahun 2016. Bagi OPD yang baru dibentuk, bisa menempati kantor yang telah ada milik Pemkab Padangpariaman yang tersebar di berbagai lokasi-- termasuk di Kota Pariaman.

"Seperti Dinas Kominfo bisa menempati kantor di lantai III Kantor Bupati di IKK Paritmalintang. Dinas Satpol PP/Damkar di tempat yang lama kemudian mencari kantor baru untuk ruang interogasi yang terpisah dari kantor induk," jelasnya.

Sedangkan bagi kantor Dinas Peternakan bisa menempati kantor milik Pemkab Padangpariaman yang berlokasi di Karanaur Pariaman. Kemudian Kantor bagi Dinas Lingkungan Hidup sudah disiapkan, berlokasi di Sintuak.

OLP