Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :

Berita Terpopuler

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan posting dengan label mukhlis rahman. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label mukhlis rahman. Tampilkan semua posting

Inilah Nota Penjelasan Mukhlis Atas Penyampaian Ranperda tentang RPJMD 2013-2018 Kota Pariaman di Paripurna DPRD

Written By oyong liza on Selasa, 20 Mei 2014 | 16.11





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman memberikan nota penjelasan atas Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman, tahun 2013-2018, pada rapat paripurna DPRD Kota Pariaman di aula Paripurna Gedung DPRD Kota Pariaman, Manggung, Selasa, 20/5/2014.

Paripurna yang terbuka untuk umum tersebut di pimpin oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Ibnu Hajar, dihadiri juga oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, para SKPD, Kabag, Camat, Kades/Lurah se Kota Pariaman, dan unsur Muspida Kota Pariaman.

Pada kesempatan itu, Walikota menyampaikan acuan utama penyusunan RPJMD merupakan rumusan dari visi misi, arah kebijakan dan rencana progran indikatif kepala daerah dan wakil terpilih.

"Disamping itu, penyusunan RPJMD juga mengacu pada RPJM nasional, Provinsi, RTRW nasional, RTRW Provinsi dan RTRW Kota dan Kabupaten. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin terciptanya sinergi kebijakan dan sinkronisasi program secara vertikal antar tingkat pemerintahan yang berbeda," ucap Mukhlis.

Masih kata Mukhlis, RPJMD ketiga Kota Pariaman tahun 2013-2018 telah disusun. Setelahnya Mukhlis menyampaikan secara garis besar RPJMD tersebut dihadapan sidang.

Mukhlis mengatakan, visi lima tahun Kota Pariaman kedepan adalah untuk menjadikan Pariaman sebagai Kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, budaya dan agama.

Pada kesempatan itu Mukhlis juga menjelaskan kerangka pendanaan lima tahun kedepan yang mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi makro daerah semacam pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat kemiskinan dan angka pengangguran.

"Berdasarkan indikator diatas, maka pendapatan daerah lima tahun ke depan di proyeksi 7,65 persen pertahunnya," ungkap Mukhlis menjabarkan satu persatu indikator pendukung asumsinya tersebut.

Dalam laporan RPJMD tersebut juga diatur masa transisi untuk penganggaran tahun 2019 guna menghindari ke kosongan karena peralihan kepemimpinan kepala daerah.

"Tersusunnya rancangan akhir RPJMD ini melalui proses yang panjang mulai dari FGD, klarifikasi dengan SKPD, Musrenbang RPJMD sampai pada evaluasi dari Provinsi Sumatera Barat," jelas Mukhlis.

OLP

Selain Tegaskan PNS Jangan Terlibat Judi dan Togel, Mukhlis Juga Minta PNS Awasi Anak Penghisap Lem

Written By oyong liza on Sabtu, 05 April 2014 | 20.52





Wirid bulanan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diselenggarakan oleh Pemerintah kota Pariaman menurut Walikota Pariaman Mukhlis Rahman merupakan sarana untuk mengisi rohani. Demikian disampaikannya pada saat acara Wirid Bulanan PNS di Mesjid Raya Marunggi Kota Pariaman, Jumat (04/04/2014).

"Mengisi Rohani ini sangat penting untuk mendapatkan ketenangan bathin, karena ketenangan bisa mencapai kesejahteraan, jadi bukanlah uang yang membuat diri kita memiliki ketenangan bathin," tutur Mukhlis.

Acara ini dilaksanakan setiap bulan pada minggu pertama, untuk itu acara yang hanya sebulan sekali ini menurut Mukhlis merupakan benteng bagi PNS lingkungan Pemko Pariaman sebagai penyelenggara pemerintahan.

"Dengan adanya siraman rohani ini diharapkan dapat mencegah aparatur dari tindakan-tindakan penyelewengan," harapnya.

"Bulan depan tidak ada lagi PNS yang tidak mengikuti wirid bulanan ini, ikutilah pengajian ini dengan serius dengan duduk didalam mesjid dan mendengarkan ceramah yang diberikan oleh penceramah, karena acara ini sangat bermanfaat bagi kita bersama," harap Mukhlis.

Selain itu, Walikota juga berpesan agar meramaikan Mesjid tempat dimana PNS berdomisili sekaligus melarang agar jangan sampai ada PNS yang ikut dalam penyakit masyarakat seperti berjudi atau memasang Togel.

"Setelah berkeliling kemesjid-mesjid di Kota Pariaman, belum banyak PNS yang ikut meramaikan mesjid," ungkap Mukhlis mempertegas.

Mukhlis berharap nantinya PNS lah yang akan menjadi pelopor untuk mengingatkan, mengawasi masyarakat yang berjudi juga anak-anak muda yang bolos sekolah dan menghisap lem.

Hadir dalam acara ini, Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, Sekretaris daerah Kota Pariaman Armen, Para Asisten, Staff Ahli, Kepala SKPD dan Kabag, serta seluruh PNS yang ada di Lingkungan Pemerintahan Kota Pariaman.

Nesya/OLP

Mukhlis: Sayalah Orang Pertama Ditanya Jika Mereka Tidak Bekerja

Written By oyong liza on Selasa, 25 Maret 2014 | 20.09





Walikota Pariaman berharap dengan dilakukannya Diklat selama sepuluh hari mulai dari Tanggal 24 Maret hingga 3 April 2014 terhadap 40 staf PNS bermasalah dan Indisipliner lingkungan Pemko Pariaman di SKB Rawang, Selasa 25/3/2014 Pukul 09.00 WIB, agar dapat mengubah perilaku para Pegawai Negeri Sipil ke arah yang lebih baik. Paham akan tugas, loyal, dan bekerja dengan sungguh-sungguh.

Hal itu dikatakannya seusai acara tersebut kepada Wartawan. Menurut Mukhlis, dialah orang pertama yang ditanya jika para PNS tidak bekerja dan punya masalah.

"Harapan saya agar mereka berubah sikap. Agar jadi pelayan masyarakat yang baik. Jika mereka tidak bekerja, sayalah orang pertama yang akan ditanya dan bertanggungjawab," kata Mukhlis.

Sebelumnya, saat menerima buku buku model integrasi pendidikan lalulintas pada mata pelajaran PPKN (Pelajaran Pendidikan Kewarga-Negaraan) tingkat SD, SLTP dan SLTA oleh Kapolres Pariaman kepada Pemko Pariaman, di aula utama Balaikota Pariaman, Senin 24/3/2014 lalu, dikatakan, tanggungjawab pekerjaan bukan hanya pada peraturan yang berlaku namun juga kepada Allah SWT.

"Tanggungjawab kita sebagai pelayan masyarakat yang terbesar adalah kepada Allah SWT. PNS diharapkan punya pemahaman Agama yang baik. Ramaikanlah mesjid, sekurang-kurangnya di mesjid dimana kita tinggal," ungkapnya.

"Jangan pula tanya pada adjudan di mesjid mana saya Sholat berjemaah. Bukan ikut dimana saya sholat maksudnya, tapi lakukanlah dengan nilai-nilai tulus dan ikhlas dalam menjalankan ibadah. PNS musti jadi contoh yang baik bagi masyarakat," terangnya di hadapan seluruh Kepala Sekolah sekota Pariaman.

Catatan Oyong Liza Piliang

Mukhlis Prihatin Lihat Generasi Terlibat Narkoba dan Siswa Hisap Lem

Written By oyong liza on Senin, 24 Maret 2014 | 13.44





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyambut baik penyerahan buku model integrasi pendidikan lalulintas pada mata pelajaran PPKN (Pelajaran Pendidikan Kewarga-Negaraan) tingkat SD, SLTP dan SLTA oleh Kapolres Pariaman kepada Pemko Pariaman, di aula utama Balaikota Pariaman, Senin 24/3/2014.

"Ini adalah komitmen bersejarah untuk generasi yang akan datang. Atas nama Pemko dan Masyarakat Pariaman saya mengucapkan terimakasih banyak atas penyerahan buku ini," Kata Mukhlis dalam pidato sambutannya.

Acara yang dihadiri oleh Wawako Genius Umar, Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo SIK, Kadisdikpora Kanderi, Kasatlantas bersama jajaran serta seluruh Kepala Sekolah sekota Pariaman ini, Mukhlis mengatakan sangat prihatin pada kondisi generasi muda Kota Pariaman sekarang ini.

"Saya prihatin sekali, generasi kita terlibat narkoba, para siswa hisap lem, mereka iuran untuk mendapatkan itu. Saya tugaskan Pol PP untuk razia terus. Belum lagi anak sekolah yang berkeliaran saat jam sekolah. Hal itu saya lihat sendiri saat bersepeda hari Sabtu," ujar Mukhlis dengan nada sedih.

Untuk itu Mukhlis menghimbau kepada Kepala Sekolah untuk diteruskan kepada guru-guru agar akhlak dan etika murid juga diperhatikan.

"Saya dapat amanah masyarakat menjadi Walikota, kemudian amanah itu saya bagikan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu (kepala sekolah) semua. Bekerjalah sungguh-sungguh penuh tanggungjawab demi kepentingan anak-anak kita (baca murid). Jangan jadi kepala sekolah untuk mendapatkan proyek. Tugas pokok seorang guru adalah sebagai pengajar. Kita semua yang hadir disini adalah hasil kerja para guru," ingat Mukhlis pada semua Kepala Sekolah.

Mengenai kesadaran berlalu-lintas di Kota Pariaman, Mukhlis juga punya pengalaman.

"Bayangkan, BA 1 saja berhenti saat lampu merah, ini tiba-tiba menyelip motor menerobos. Bayangkan, sama Walikota saja mereka tidak segan, namun takut jika ada Polisi berdiri disana. Yang perlu ditumbuhkan adalah bagaimana kesadaran itu tumbuh dari diri sendiri. Saya iri dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura. Saya tak lihat ada polisi di jalan-jalan, namun masyarakatnya tertib berlalu-lintas. Terus terang saya iri," cerita Mukhlis.

Mengenai pemberian buku, Mukhlis meminta kepada Kapolres agar juga memberikan kuliah umum sebulan sekali ke sekolah-sekolah.

"Kepada Pak Kapolres saya meminta berikan kuliah umum sebulan sekali ke sekolah-sekolah oleh petugasnya. Kemudian guru-guru saya minta untuk memahami materi pelajaran buku tersebut. Pelajari dengan baik teorinya. Kuasai ilmunya," pinta Walikota.

Disamping itu, Mukhlis juga menjawab tentang Bis Sekolah untuk Kota Pariaman sebagai salah satu antisipasi laka-lantas dikalangan pelajar.

"Untuk Nasional kita sudah dapatkan bantuan Bis Sekolah, kemudian Kapolres juga bersedia membantu satu unit Bis. Namun perjuangan saya meminta pada wakil rakyat belum berhasil, pikiran mereka berbeda. Saya mohon doa hadirin semua agar pada semester kedua ini Bis Sekolah untuk Kota Pariaman sudah bisa di operasionalkan," pungkas Mukhlis.

Catatan Oyong Liza Piliang

Mukhlis: MUSRENBANG Adalah Media Konsultasi Publik

Written By oyong liza on Rabu, 26 Februari 2014 | 20.24





Demi Mewujudkan Semangat Transparansi dalam penyelenggaraan Pemerintahan, supaya masyarakat mendapatkan subtansi, proses penyusunan, dan memberikan masukan, Pemerintah Kota Pariaman menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (MUSRENBANG RPJMD) Kota Pariaman Tahun 2014 di aula utama Balaikota Pariaman, Rabu (26/2/2014).

"Hal ini telah disempurnakan dan diteruskan kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat untuk konsultasi, kemudian diajukan kepada DPRD untuk kemudian disepakati menjadi Peraturan Daerah (Perda)," ungkap Mukhlis saat membuka acara.

Menurutnya, forum ini sekaligus merupakan media konsultasi publik sehingga para pemangku kepentingan dapat secara aktif mengikuti dan memberikan masukan konstruktif terhadap konsep perencanaan pembangunan Kota Pariaman.

"Hal ini sesuai dengan masa jabatan kami dengan Wakil walikota Pariaman Genius Umar yang telah dipilih oleh masyarakat Kota Pariaman untuk jabatan tahun 2013-2018,"
imbuhnya.

Berpedoman pada Permendagri no.54 tahun 2010 tentang penjabaran PP no.8 tahun 2008 tentang tahapan tata cara, penyusunan, pengendalian dan Evaluasi pelaksanaan rencana Pembangunan Daerah (RPJMD) untuk jangka 5 tahun kedepan, merupakan penjabaran visi dan misi dan program kepala Daerah yaitu dengan satu tekad, sejahterakan rakyat.

"Demi terwujudnya visi Kota Pariaman sebagai Tujuan Wisata dan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan, Budaya dan Agama," tukuknya.

Untuk mewujudkannya, maka dibentuklah program-program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang akan dilaksanakan di Kota Pariaman yakni Program sekolah Gratis, Pengadaan Bus Sekolah Gratis, Program Berobat Gratis, Pembangunan Mesjid Agung Kota Pariaman, Pembangunan GOR bertaraf International, Pembangunan Resort Wisata Pantai, Revitalisasi Pasar Tradisional serta Peningkatan SDM menunjang industri Kreatif berbasis potensi Daerah.

"Untuk itu Pemerintah meminta agar pemangku kepentingan agar memberi kontribusi positif bagi upaya untuk mewujudkan visi dan misi Pembangunan yang telah kami susun ini," pintanya.

Dia juga berharap seluruh sektor baik itu Pemerintah Propinsi, DPRD Kota Pariaman, SKPD, Perguruan Tinggi dan LSM serta seluruh lapisan masyarakat kota Pariaman dapat mendukung program ini, sehingga apa yang telah direncanakan dapat tercapai dengan baik.

"Kami berharap semoga kita semua dapat mengikuti tahapan pelaksanaan Musrenbang ini dengan baik," pungkasnya.

Nesya/OLP

Mukhlis: Media Musti Netral dan Milik Semua Orang

Written By oyong liza on Senin, 24 Februari 2014 | 11.51





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah Pemantapan Pemilu DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014 tingkat Kota Pariaman di ruang aula utama Balaikota Pariaman, Senin 24/2/2014.

Hadir dalam kesempatan itu Kapolres Pariaman Akbp Gandung D Wardoyo, Ketua KPU Budi Satria, Ketua Panwaslu, Kakan Kesbangpol Armaizar, Asisten I Lukman Syam, Kepala SKPD terkait serta Camat se Kota Pariaman, dan pimpinan Parpol se Kota Pariaman.

Dalam sambutannya Mukhlis mengatakan bahwa Pemilu adalah pilar utama Demokrasi untuk memilih pemimpin demi kelangsungan pemerintahan. Melihat fenomena partisipasi masyarakat pada Pilkada lalu, Mukhlis meminta kepada seluruh jajaran, baik Camat, Lurah hingga Kepala Desa agar mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

"Yakinkan kepada masyarakat bahwa satu suara sangat menentukan kualitas pemimpin yang akan datang," ujar Mukhlis.

Untuk itu Mukhlis meminta kepada Kesbangpol agar meneruskan dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar jangan Golput, baik untuk Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden 2014.

Dalam kesempatan itu Mukhlis juga menyampaikan 13 Pesan Presiden RI terkait Koordinasi Daerah dalam pemantapan Pemilu 2014.

Dalam Rakornas, Presiden memberi arahan agar pemerintah daerah, juga Kepolisian, TNI, Kejaksaan, agar menciptakan suasana aman, kondusif di tiap-tiap daerah, agar Pemilu 2014 berjalan lancar, langsung, jujur dan rahasia.

"Kita cegah jika terjadi intimidasi, pembodohan, pelanggaran, fitnah yang dilakukan antar sesama peserta pemilu agar tercipta suasana kondusif, agar jangan sampai terjadi huru-hara ditengah-tengah masyarakat. Untuk itu Pemerintah Kota Pariaman dalam hal ini Pol PP bersama Polres Pariaman dan Kodim, bersama melakukan pengamanan Pemilu 2014," jelasnya.

Kepada Pers, sesuai pesan Presiden-RI, Mukhlis menyampaikan agar menyiarkan berita yang berimbang.

"Jadikanlah Media milik semua orang, bersikap netral," pungkasnya.

Catatan Oyong Liza Piliang

Mukhlis: Semua Ini Demi Generasi Kita Yang Akan Datang

Written By oyong liza on Minggu, 23 Februari 2014 | 14.07






Untuk meningkatan keanekaragaman hayati, jurusan Biologi Fakultas MIPA UNAND  memberikan 1500 bibit pohon langka untuk ditanam di kawasan Hutan Kota Pariaman di Sikapak Barat dan Sikapak Timur, Minggu 23/2/2014. Diantara pohon yang diberikan tersebut adalah:

-Bibit pohon surian
-Bibit pohon petai
-Bibit pohon sibarueh/manggis hutan, dan
-Bibit pohon trambesi.

Sejak Tahun 2011 Fakultas MIPA UNAND sudah membuat perencanaan Hutan Kota untuk Kota Pariaman dan selesai pada Tahun 2012. Dalam masterplan, area yang akan menjadi kawasan Hutan Kota ialah seluas 15 hektare yang berlokasi di Desa Sikapak Timur/Barat. Kota Pariaman termasuk dalam 60 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia yang menandatangani Komitmen Green City.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Wakil Walikota Genius Umar, Ketua Jurusan Fakultas MIPA UNAND Jabang Nurdin, Ardinis Arbain (UNAND), Kepala SKPD, Camat se Kota Pariaman, KAN Nagari Sikapak, Organisasi Kepemudaan, Kepala Desa Sikapak Barat dan Timur, serta Kabag Humas Setdako Pariaman Hendri.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Mukhlis Rahman mengatakan komitmen Pemko Pariaman untuk mewujudkan Kota Pariaman sebagai Green City (Kota Hijau).

"Sekarang Kota Pariaman lumayan hijau dan banyak hutan dibandingkan beberapa daerah lain. Hutan Kota atau Kawasan taman keaneka-ragaman hayati untuk Kota Pariaman sudah disetujui oleh Kementrian Lingkungan Hidup RI. Untuk itu Pemko Pariaman akan membebaskan tanah seluas 15 Hektar," kata Mukhlis.

"Untuk pembebasan tanah tersebut, pada prinsipnya masyarakat sudah setuju, namun demikian, Segala sesuatu menyangkut administrasinya musti diselesaikan terlebih dahulu (ganti rugi). Sekarang kita baru memiliki 3 hektare lahan Hutan Kota," rincinya.

Menurut Mukhlis, Kawasan Hutan Kota, sejalan dengan visi misi Kota Pariaman sebagai Daerah tujuan Wisata.

"Nantinya Pemko Pariaman akan membangun dikawasan ini arena bermain untuk anak-anak, kemudian area untuk joging dan bersepeda, dan juga sebagai kawasan penelitian dunia akademis. Dengan penanaman pohon ini, adalah sebagai bentuk pelestarian lingkungan hidup untuk generasi kita yang akan datang, 20 atau 30 Tahun nanti," pungkasnya.

Orang Minangkabau sejak zaman dahulunya sangat mencintai lingkungan hidup sebagaimana tertulis dalam tambo. Hal tersebut dibuktikan dengan pemberian nama-nama daerah dengan nama-nama pohon. Satu Pohon Sejuta Harapan. Demikian kata Ardinis Arbain.

Catatan Oyong Liza Piliang

Inilah Kata Mukhlis Tentang Isu Bantuan Rehab Rumah dan Alasan Mengapa Tidak Golput Dalam Pemilu 2014

Written By oyong liza on Jumat, 07 Februari 2014 | 21.28






Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menekankan agar para PNS di lingkungan Pemko Pariaman meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat (public service) serta juga menauladani sifat Nabi besar Muhammad SAW. 

Hal itu disampaikannya ketika memberikan sambutan pada Acara Wirid Bulanan Pegawai Negeri Sipil sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Mesjid Raya Jati Pariaman, Jumat (07/02/2014).

Selain itu, menjelang pemilu legislatif 2014, kepada PNS, Mukhlis juga berpesan, agar berpartisipasi mengsukseskan pesta Demokrasi dengan mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya, mengingat tingginya angka golput pada Pilkada Kota Pariaman tempo lalu.

"Prosentase pemilih pada Pilkada lalu adalah 65%, hal ini perlu partisipasi kita bersama untuk mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan sampai golput, sebab satu suara sangat menentukan kualitas pemimpin untuk 5 tahun kedepannya," himbaunya.

Dikatakannya, Sebagai warga masyarakat, PNS juga berkewajiban meluruskan isu-isu yang tidak benar yang sedang berkembang ditengah masyarakat saat ini.

"PNS musti meluruskan isu-isu yang yang tidak benar yang sedang berkembang ditengah masyarakat, seperti RTHL (Rehab Rumah Tidak Layak Huni) yang dijanjikan oknum Caleg. Sesungguhnya data RTHL lengkapnya sudah diusulkan ke pusat yang sebelumnya sudah didata oleh PSM (Petugas Sosial Masyarakat) baik tingkat desa maupun kecamatan," jelasnya.
 

Dari informasi yang kami kumpulkan, RTHL adalah program nasional Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI, bukan dari partai tertentu, apalagi Caleg. Kucuran dana bagi penerima dana bantuan rehab rumah, berdasarkan SK Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI, akan di transfer melalui rekening masing-masing penerima melalui Bank BRI dengan jumlah bantuan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang di usulkan.

Kepada masyarakat, dalam kesempatan itu, Mukhlis tidak lupa menghimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas.

Mukhlis juga berpesan kepada seluruh warga Kota Pariaman agar menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan menjelang pesta demokrasi 2014.

"Gunakanlah hak pilih dengan cerdas, pilihlah wakil yang akan mengakomodir kepentingan masyarakat luas," tandasnya.

Catatan Oyong Liza Piliang

PNS Harus Memberikan Pelayanan Terbaiknya Kepada Masyarakat


 




Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menghimbau agar seluruh Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Pariaman untuk meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat di Bidang Apapun. Hal itu disampaikannya ketika memberikan sambutan pada Acara Wirid Bulanan Pegawai Negeri Sipil sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Mesjid Raya Jati Pariaman, Jumat (07/02/2014).

"Sebagai Pegawai negeri sipil, kita harus dapat memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan masyarakat," ungkap Mukhlis yang meniti karier PNS dari bawah ini. 


Sebelum menjabat Walikota, Mukhlis pernah menjabat sebagai Kabag Humas Padangpariaman, Kepala Bappeda, hingga Sekdako Pariaman. Diawal kariernya, Mukhlis juga pernah tercatat sebagai Sespri Bupati legendaris Padang Pariaman Almarhum Kolonel Anas Malik.
 

Selanjutnya Mukhlis berpesan pada seluruh PNS untuk mengambil Hikmah dari peringatan Maulid Nabi Besar SAW serta mengaplikasikannya dalam setiap lini kehidupan, juga untuk bekal di akhirat nanti.

"Tingkatkanlah nilai-nilai kehidupan baik dunia maupun akhirat, Teruslah berusaha untuk meningkatkan Iman dan Taqwa,". tuturnya.

Dikesempatan itu turut hadir memberikan Tausiah Ustad Muhammad Arif Tuanku Bandaro Sati yang mengatakan bahwa Tradisi di Pariaman dalam penyelenggaraan Maulid Nabi dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dia juga mengatakan, bahwa kepemimpinan Rasulullah harus dijadikan contoh bagi kita semua.

"Termasuk selalu mengingat Allah dan melaksanakan Sholat, Dalam ajaran Islam kita juga diajarkan untuk mentaati pemimpin," tukasnya.

"Seperti yang ada di Alqur'an Surat Annisa ayat 59, "Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasul, dan ulil amri diantara kalian.” lanjutnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kemenag Kota Pariaman, Asisten, Staff Ahli serta Kepala SKPD, Camat dan seluruh PNS dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman.

Nesya/OLP


Inilah "Tendangan Pinalti" Mukhlis Pada Oknum Tertentu (Baca: Caleg)

Written By oyong liza on Kamis, 06 Februari 2014 | 14.30





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif dan pilpres 2014 ini. Hal itu dikatakannya disela pelantikan Kepala Desa Punggung Ladiang Ilham Saleh, di halaman SD Negeri 06, Punggung Ladiang, Pariaman Selatan, Kamis 6/2/2014.

"Pilihlah orang yang benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat, jangan orang-orang yang memperjuangkan kepentingan dirinya dan kelompok," kata Mukhlis transparan.

Disamping itu, Mukhlis juga mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya pada tahun-tahun politik ini.

"Jangan mau di adu-domba oleh oknum tertentu demi kepentingan Politik, masyarakat musti bersatu dan jangan sampai terpecah-pecah. Masyarakat jangan tertipu dengan oknum yang menebar janji-janji," imbuh Mukhlis.

Mukhlis dalam kesempatan itu juga menerangkan kepada masyarakat tentang bantuan perumahan penduduk. Menurutnya, tidak benar jika ada oknum (Caleg) yang mengatakan bantuan perumahan tersebut berasal dari dirinya, karena seluruh pelaksanaannya mulai dari pendataan hingga pelaksanaannya dilakukan oleh Pemko Pariaman secara berjenjang.

"Bantuan rumah penduduk bukanlah dari oknum tertentu. Semua data penerima ada pada pemerintah Kota, yang di data mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, hingga pelaksanaannya," terangnya.


Dari hasil penelusuran kami saat itu juga, ternyata memang ada oknum Caleg yang mengklaim bahwa dia bersama partainya yang akan membangun perumahan penduduk. 

"Sering kami dengar ada yang katakan demikian (membangun rumah). Mereka bilang itu bantuan dari partainya. Mungkin saja Hal itu sengaja dihembuskan untuk mengambil hati masyarakat pada saat musim kampanye agar masyarakat memilih dia," ujar seorang warga yang tidak mau namanya disebutkan setelah mengetahui identitas kami (baca: Jurnalis).

Disamping hal tersebut, Mukhlis juga menghimbau kepada seluruh kepala desa juga camat agar lebih teliti memasukan data masyarakat yang akan dibantu oleh pemerintah melalui program-programnya.

"Utamakan kepada mereka yang membutuhkan. Saya mendapati penerima zakat yang seharusnya menerima, tidak terdata. Saya juga turun langsung kebawah dan melihat faktanya. Saya tegaskan disini, utamakan masyarakat yang paling membutuhkan, jangan utamakan sanak saudara atau kerabat dekat," tegas Mukhlis, tembak 12 lepas.



Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Ibnu Hajar, Lucy Genius Umar, Kabag Humas Hendri, Sekretaris Dinas Sosial Jafreki, Camat Pariaman Selatan Basri Malik, serta Muspika dan Kepala Desa se Kota Pariaman yang berkesempatan hadir.

Catatan Oyong Liza Piliang

Mukhlis: "Rumah sudah Tokok Babunyi"





Saat Pelantikan Kepala Desa Punggung Ladiang Ilham Saleh, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan perlunya kesadaran pemimpin akan proses sebuah demokrasi. Kamis 6/2/2014 di halaman SD Negeri 06, Desa Punggung Ladiang, Pariaman Selatan.

"Setelah proses pemilihan, hilangkan semuanya, mari kita fokus kepada masyarakat. Bak pepatah, biduak lalu Kiambang batauik, jangan ada, Rumah sudah Tokok Babunyi. Kepala Desa sebelumnya jangan pula apriori, berikan semua data yang diperlukan kepada yang baru, nasehati dia, bersatulah untuk kemajuan masyarakat Desa Punggung Ladiang," kata Mukhlis.

Pada kesempatan itu Mukhlis juga mengungkapkan bahwa Masyarakat sekarang tidak pernah salah dalam memilih pemimpin. Untuk itu dia katakan kepada Kepala Desa terpilih Ilham Saleh, agar mengemban amanah masyarakat dengan sungguh-sungguh untuk kemajuan masyarakat Desa Punggung Ladiang.

"Kepala Desa dipilih secara demokrasi, ada yang kalah dan ada yang menang, itu hal biasa dalam iklim demokrasi. Jika dia sendiri calon, tentu tidak ada pemenangnya, Saya begitu juga, jika saya sendiri Calon Walikota tentu tidak menang, dengan adanya banyak Calon menandakan demokrasi kita berjalan dengan baik," urai Mukhlis yang disambut tepuk tangan hadirin.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Ibnu Hajar, Lucy Genius Umar, Kabag Humas Hendri, Sekretaris Dinas Sosial Jafreki, Camat Pariaman Selatan Basri Malik, serta Muspika dan Kepala Desa se Kota Pariaman yang berkesempatan hadir.

Catatan Oyong Liza Piliang.

Mukhlis: "Pemimpin sejati adalah pemimpin yang memikirkan masyarakatnya"





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman melantik Kepala Desa Punggung Ladiang periode 2014-2020, Ilham Saleh, setelah SK penetapan 28 Januari 2014. Acara pelantikan berlangsung di halaman Sekolah Dasar Negeri 06, Desa Punggung Ladiang, Pariaman Selatan, Kamis 6/2/2014 pukul 10.45 WIB. Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Ibnu Hajar, Lucy Genius Umar, Kabag Humas Hendri, Sekretaris Dinas Sosial Jafreki, Camat Pariaman Selatan Basri Malik, serta Muspika dan Kepala Desa se Kota Pariaman yang berkesempatan hadir.

Dalam sambutannya Mukhlis mengucapkan selamat kepada Ilham Saleh sebagai Kepala Desa Punggung Ladiang karena mendapat amanat dan kepercayaan warga Desa yang memilihnya secara demokratis. Mukhlis juga mengucapkan selamat kepada mantan Kepala Desa Asmir yang telah mengabdi kepada masyarakat Punggung Ladiang sebelumnya.

"Desa Punggung Ladiang adalah Desa agraris berprestasi, baik tingkat Daerah maupun Nasional. Dengan terpilihnya Kepala Desa yang baru, saya berharap kepada Saudara agar bekerja lebih baik untuk perubahan Desa ke arah yang lebih baik, sejalan dengan Visi Misi Pemerintah Kota Pariaman," ungkap Mukhlis menekankan.

Kemudian Mukhlis juga menegaskan kepada Kepala Desa terpilih agar merangkul semua elemen masyarakat Desa Punggung Ladiang yang berpenduduk 1846 jiwa.

"Setelah terpilih jangan saudara bedakan masyarakat. Jangan kotak-kotakan mereka antara pemilih dan bukan pemilih. Setelah kita menjabat, kita adalah milik semua masyarakat. Rangkul seluruh potensi yang ada, demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," nasehat Mukhlis.

"Karena, Pemimpin sejati adalah pemimpin yang memikirkan masyarakatnya," imbuhnya.

Catatan Oyong Liza Piliang.

Mukhlis: Keselamatan Adalah Prinsip Dasar Dalam Berlalu-lintas di Jalan Raya

Written By oyong liza on Minggu, 26 Januari 2014 | 14.30





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman memimpin upacara Pencanangan Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas tingkat Kota Pariaman, Minggu (26/1/2014) di Halaman Balaikota Pariaman.

Upacara itu juga dihadiri oleh Kapolres Pariaman AKBP Gadung D Wardoyo SIK, Ketua DPRD Kota Pariaman Ibnu Hajar, Muspida, Kepala SKPD dan sejumlah tokoh masyarakat pelopor lalu lintas.

Dalam amanatnya, Walikota membacakan pokok-pokok sambutan Presiden RI pada gerakan tersebut yang disampaikan oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Drs. Pudjihartanto, MM.

“Keselamatan pada hakekatnya merupakan prinsip dasar  bagi setiap orang dalam berlalulintas di jalan raya. Namun prinsip ini sering kali tidak sejalan dengan apa yang terjadi dilapangan,” kata Mukhlis.

Menurutnya, belum membaiknya potret prilaku pengendara dijalanan. Masih banyak dijumpai kebiasaan berkendara yang tidak sehat dan berpotensi sebagai sumber penyebab hilangnya keselamatan diri dijalan raya.

“Banyak dijumpai adanya pengendara yang seakan saling berlomba untuk lebih cepat sampai tujuan, saling ingin berada paling depan dengan tidak ada yang mau mengalah dan bahkan ketika berkendara tidak matuhi peraturan lalulintas,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, meningkatnya jumlah korban kecelakaan di Indonesia, Bedasarkan data POLRI, kematian dan cedera di jalan raya tahun 2013, angka kematian dalam satu bulan mencapai 2.096 orang atau setara dengan 69 orang perhari.

“Tanpa inisiatif baru yang berkelanjutan dapat dipastikan keselamatan jalan raya tidak dapat dicapai dan bahkan pada tahun-tahun mendatang diperkirakan akan lebih banyak lagi terjadi kematian dan cedera jalan raya,” jelas Mukhlis.

Untuk menciptakan keselamatan lalu lintas, pemerintah pusat sudah mengeluarkan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dijalan raya. Kemudian didukung dengan instruksi presiden (Inpres) nomor 4 tahun 2013 tentang program dekade aksi keselamatan jalan.

Dalam inpres itu, diantaranya presiden menginstruksikan kepada Polri agar memperbaiki prilaku pengguna jalan melalui pendidikan keselamatan berlalu lintas, meningkatkan kualitas sistem uji surat izin mengemudi dan penegakan hukum dijalan serta mengembangkan sistem pendataan kecelakaan lalu lintas.

Kepada pemerintah daerah diminta mengambil langkah-langkah penanganan keselamatan jalan diwilayah masing-masing. Pemerintah daerah juga diminta untuk mendukung   mewujudkan target kematian di jalan berkurang 50% pada tahun 2020 dan 80% pada tahun 2035. Dan menjadikan Indonesia sebagai negara terbaik dibidang keselamatan jalan di asia tenggara pada 2035.

Doni Sonipa

Menurut Mukhlis, PNS Tipe Begini Pelaku Korupsi Terbesar

Written By oyong liza on Jumat, 10 Januari 2014 | 20.50





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Pariaman untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka melaksanakan program pembangunan dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
 

“Terima kasih kepada pegawai yang sudah bekerja dengan baik dan jujur. Kepada yang belum bekerja dengan sungguh-sungguh, saya harapkan kedepan bisa meningkatkan kinerjanya,” kata Mukhlis pada saat menghadiri wirid bulanan PNS, Jum’at (10/1/2014) di Mushalla Komplek Balaikota.

Menurutnya, jangan hanya sekedar datang kekantor untuk tandatangan absen saja, tetapi pekerjaan tidak dilaksanakan. Ini sama saja halnya dengan korupsi, bahkan kata Walikota bisa dikatakan korupsi yang terbesar.

“Gaji diambil tetapi kerja tidak mau, menurut saya ini merupakan korupsi yang terbesar,” kata Mukhlis.

Dikatakan, tantangan kedepan itu semakin berat, masih banyak pembangunan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kalau aparatur tidak disiplin dan kinerjanya rendah tentu program pembangunan yang sudah direncanakan tidak bisa terlaksana dengan baik.

Untuk itu sebagai aparatur yang digaji oleh rakyat, mari tingkatkan disiplin diri dan kinerja masing-masing. Lakukan evaluasi terhadap pekerjaan yang dilaksanakan tahun sebelumnya dan kedepan diharapkan harus lebih baik lagi.

“Tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya, mari evaluasi diri kita masing-masing dan kita tingkatkan disiplin kerja kedepan,” ujar Mukhlis mengakhiri.

Wirid bunan PNS tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Pariaman Armen, Asisten, Staf Ahli Walikota, Kepala SKPD, Kabag dan Camat se-Kota Pariaman serta seluruh PNS Pemko Pariaman.

Doni Sonipa

Mukhlis: Untuk Memotivasi Suami, Istri PNS Musti Menambah Wawasan dan Kemampuan

Written By oyong liza on Jumat, 27 Desember 2013 | 20.15



 

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman menghadiri HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-14 Tingkat Kota Pariaman, Jum’at (27/12/2013) yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Pariaman. Rangkaian kegiatan ini juga digabung dengan Peringatan Hari Ibu ke-85 Tingkat Kota Pariaman.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pembina DWP Kota Pariaman, Lucy Genius, Ketua DWP Kota Pariaman Nurafni Armen, pengurus GOW, Persik, Bhayangkari dan DWP se-Kota Pariaman serta sejumlah Kepala SKPD.

Tema HUT DWP kali ini yakni ‘Dharma Wanita Persatuan Siap dan Mampu Berperan Aktif menuju Pembangunan Berkelanjutan’. Menurut Mukhlis sesuai dengan temanya, organisasi istri PNS ini diharapkan mampu berperan terhadap pembangunan Kota Pariaman.

“Tema ini sangat tepat dalam aspek kekinian, dimana kita melihat kehadiran kaum perempuan dalam berbagai bidang telah membawa pengaruh positif yang sangat besar terhadap pembangunan,” ujar Mukhlis.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan keberadaan DWP yang diharapkan dapat menjadi wadah untuk saling berbagi rasa ataupun berbagi informasi dengan sesama istri PNS. Tujuannya agar para istri PNS bisa memotivasi semangat kerja para suami, sehingga dapat menjalankan tugas dan  tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Namun disatu sisi, kami juga mengharapkan DWP Kota Pariaman agar dapat lebih intensif lagi dalam melaksanakan program-program yang bersifat internal. Terutama dalam meningkatkan wawasan serta kemampuan diri dalam menjalankan peran sebagai istri PNS,” tambah Mukhlis.

Selain itu, Mukhlis juga berharap DWP Kota Pariaman agar dapat menciptakan lembaga-lembaga konseling yang bisa dimanfaatkan anggotanya bila muncul masalah dalam keluarga maupun dalam masyarakat. Organisasi DWP ini diharapkan eksistensinya bisa dirasakan bagi Pemko Pariaman dan masyarakat Kota Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, Walikota menyerahkan bantuan beasiswa kepada anak PNS Pemko Pariaman golongan I dan II. Kepada 20 orang dengan masing-masingnya meneriama Rp250 ribu. Beasiswa ini berasal dari DWP Kota Pariaman.

Doni Sonipa

Terima Penghargaan Dari Kementrian, Mukhlis: "Terimakasih Masyarakat Pariaman"

Written By oyong liza on Minggu, 22 Desember 2013 | 19.44





Kota Pariaman menorehkan prestasi. Kali ini penghargaan dibidang konservasi oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bentuk apresiasi tinggi atas komitmen dan dukungannya mengelola secara efektif  Kawasan Konservasi.

Penghargaan yang dinamakan Anugrah  Evaluasi Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (E-KKP3K) diterima pada hari Rabu (18/12/2013) bertempat di Hotel Pulman Jakarta yang diserahkan oleh Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau kecil Kementrian Kelautan dan Perikanan, Sudirman Saat.

Penghargaan terdiri atas kategori Favorit, 1 penghargaan, kategori percontohan, 5 penghargaan, dan kategori percepatan, 17 penghargaan.

E-KKP3K Award diberikan kepada pemerintah daerah dan kepala daerah yang konsisten mengembangkan kawasan konservasi perairan.

"Untuk kota Pariaman, yang diterima adalah penghargaan dengan kategori percepatan, Alhamduillah di Sumatera Barat ini Kota Pariaman satu-satunya yang menerima penghargaan dari 23 Kota/Kabupaten se-Indonesia," jelas Mukhlis.

Menurut Mukhlis, diterimanya penghargaan ini berkat Kerja keras dan komitmen pemerintah Kota Pariaman terhadap pengelolaan Konservasi Penyu, Bakau dan Terumbu Karang di Kota Pariaman, dimana Pemerintah telah melakukan berbagai langkah-langkah percepatan dengan membenahi kawasan konservasi.

"Untuk itu, kami berterimakasih kepada semua pihak termasuk masyarakat di Kota Pariaman yang telah mendukung Pemerintah untuk mengelola kawasan konservasi ini, sehingga hari ini kita bisa mendapatkan penghargaan," ungkapnya.

Metode penilaian (E-KKP3K) yang mengakomodasi metode-metode evaluasi efektivitas kawasan yang telah berkembang dipadukan dengan tahapan pengelolaan kawasan konservasi.

"Anugrah E-KKP3K ini diharapkan dapat meningkatkan semangat bagi Pemerintah Kota Pariaman untuk menetapkan dan mengelola Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil" imbuhnya.

Mukhlis berharap kedepannya Kota Pariaman dapat menerima penghargaan dengan Kategori percontohan. Hal ini tentu dipersiapkan mulai dari sekarang.

"Langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya tentu dengan menghimbau seluruh SKPD untuk ikut berpartisipasi menunjang kawasan konservasi sehingga pada Tahun 2015 nanti target kita untuk selesai membangun kawasan konservasi ini dapat tercapai," urainya.

Nesya


Agung Laksono: Acara Badoncek Ala Piaman Sangat Luarbiasa !

Written By oyong liza on Kamis, 19 Desember 2013 | 23.01





Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menghadiri silaturahmi warga Padang asal Piaman dan sakaligus Pelantikan Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Padang Periode 2013-2018, Rabu malam (18/12/2013) di Asrama Haji Tabing Padang.

Acara pelantikan persatuan organisasi peguyupan keluarga asal Piaman kali ini sangat istimewa. Dimana acara pelantikan dihadiri langsung Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) RI, AR. Agung Laksono.

Selain itu juga hadir Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim yang juga merupakan Ketua DPW PKDP Sumbar, Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Yuteknil dan Pengurus PKDP Kota Padang yang dilantik serta PKDP Kecamatan se-Kota Padang.

Kemudian juga hadir calon Walikota Padang Desri Ayunda Periode 2013-2018 yang didukung oleh PKDP Kota Padang. Dukungan itu dinyatakan dalam bentuk pernyataan sikap PKDP Kota Padang dan kegiatan badoncek mengumpulkan uang untuk membantu pemenangan Desri Ayunda.

Kekompakan orang Piaman ini mendapat apresiasi dari Menko Kesra. Menurutnya, badoncek ini merupakan suatu acara yang sangat luar biasa. Dengan ini betul-betul terlihat suatu ikatan yang kuat antar orang Piaman.

“Dengan tulus mendukung pasangan calon Walikota Padang dengan mengumpulkan uang, ini sangat luar biasa. Tentunya kepada pasangan calon jika terpilih mampu memberi perubahan untuk Kota Padang yang lebih baik," ujar Menko Kesra.

Dikatakannya, potensi Kota Padang sangat besar namun ibukota Provinsi Sumbar ini masih tertinggal dari ibukota Provinsi lainnya yang ada di Indonesia. Pemimpin yang akan datang diharapkan mampu membawa perubahan.

“Selain itu, sifat gotong-royong masyarakatnya juga merupakan potensi yang besar. Seperti acara badoncek ini sangat menarik sekali, bisa mempersatukan warga. Saya harapkan PKDP, tidak hanya mampu mempersatukan warga Piaman tetapi mampu mempersatukan warga minang,” katanya mengakhiri.

Sementara itu Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PKDP Kota Padang periode 2013-2018 yang sudah dilantik. Mudah-mudahan mampu menjadi wadah mempersatukan warga Padang asal Piaman. PKDP diharapkan bisa berperan untuk kemajuan daerah tersebut.

Doni Sonipa

Mukhlis: Program KB Dan Kesehatan Masyarakat Konsisten Dijamin APBD

Written By oyong liza on Jumat, 25 Oktober 2013 | 20.42



Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan Tingkat Kota Pariaman tahun 2013, Jum’at (25/10/2013) di Puskesmas Sikapak, Kecamatan Pariaman Utara.

Pencanangan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Walikota sebanyak dua kali sesuai semboyan program KB nasional ‘ayo ikut KB, dua anak cukup’

Kegiatan tersebut dihadiri oleh BKKBN Propinsi Sumbar, Fakrizal Basir, Kepala BP2KB Kota Pariaman, Yutiardi Rivai, Kepala SKPD, Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny. Reni Mukhlis, Camat dan Kepala Desa/Lurah, serta para kader PKK se-Kota Pariaman.

Walikota mengatakan, Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan merupakan intensifikasi peran PKK dalam program KB Nasional dan Pembangunan Kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu. Pelaksanaanya dilakukan dengan lintas sektoral yang terkait di masing-masing daerah.

“Program ini dilaksanakan dalam rangka membangun keluarga yang sejahtera. Meningkatkan cakupan pelayanan yang berkualitas dalam program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga untuk mendukung Millenium Development Goals (MDGs),” ujar Mukhlis.
          
Diharapkan, semua yang terkait harus melakukan pembinaan dan pelayanan dengan baik serta menetapkan prioritas-prioritas sasaran di masing-masing Desa/Kelurahan, Melibatkan seluruh tokoh masyarakat, agama dan lembaga swadaya masyarakat yang ada di masing-masing Desa/Kelurahan tersebut agar program ini berjalan dengan baik.

“Pemko Pariaman memberikan perhatian intensif melalui berbagai kebijakan dan program untuk meningkatkan pelayanan  KB dan Kesehatan masyarakat untuk semua golongan dan tingkatan sosial ekonomi. Secara konsisten mendukung ketersediaan anggaran melalui APBD untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” Imbuh Mukhlis.

Kota Pariaman sudah memiliki 6 Puskesmas, 12 Pustu dan 74 Polindes. Selain itu juga tersedia mobil unit pelayanan KB untuk menjangkau wilayah yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan dan mobil unit penerangan KB untuk memberikan informasi-informasi program KB dan Kesehatan kepada masyarakat. Tenaga pelayanan mempunyai, 122 Bidan dan 10 Penyuluh KB sebagai tenaga motivator yang dilengkapi  dengan kendaraan roda 2 dan media penyuluhan lainnya.

Sedangkan Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny. Reny Mukhlis mengatakan, Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan mulai dari bulan Oktober s/d Desember 2013. Kegiatan difokuskan pada Keluarga Berencana, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kesehatan Lingkungan dan meningkatkan aktifitas posyandu sebagai serana pelayanan kesehatan terpadu yang paling dekat dengan masyarakat.

“Kita berharap dukungan seluruh pihak terutama keluarga dan masyarakat agar prorgam yang kita laksanakan ini bisa berjalan dengan baik dan maksimal dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Reni.

Usai pencanangan Walikota bersama kepala BP2KB, TP-PKK Kota Pariaman melakukan peninjauan pemasangan alat kontrasepsi implan kepada PUS dan penimbangan balita. Pada kesempatan tersebut Walikota juga menyerahkan peralatan KB dan Kesehatan, diantaranya Obgyn Bed sebanyak 1 set untuk Puskesmas Sikapak.

Doni Sonipa

Ketika Mukhlis Telah Tiada

Written By oyong liza on Minggu, 22 September 2013 | 13.22





Alm Kolonel Anas Malik, Bupati Legendaris Pariaman, hingga saat ini Namanya selalu diperbincangkan. Semasa Ia memimimpin Pariaman (Kota, Kabupaten dan Mentawai) dikenal sebagai Pemimpin yang sangat Tegas, Disiplin dan Jujur. Legenda Anas Malik sangat Banyak dan itu sudah sering saya tulis di media ini. Namun dari sekian banyak Prestasi Beliau, yang paling acap disebut adalah membersihkan WC Terpanjang di Dunia. Masyarakat yang buang Hajat disepanjang Pesisir Pantai Pariaman ia Razia langsung dan disidang dipengadilan. Pantai Pariaman sekarang adalah lecut tangan Beliau selama 10 Tahun memimpin medio 1980-1990. Anas Malik adalah The Legend nya Pariaman.

Lalu Bagaimana dengan Mukhlis Rahman, Walikota yang barusan terpilih untuk Periode kedua masa kepemimpinannya ini. Mukhlis dikenal sangat dekat dengan Alm Anas Malik, Ia dulu Adjudan alamarhum. Kesamaan Mukhlis dan Anas Malik yang saya perhatikan adalah sama-sama sosok pekerja keras. Dulu, Waktu Gempa 2009, Mukhlis hanya tidur kurang dari 3 jam sehari, Ia selalu hadir di Posko Utama tanggap Darurat Gempa dihalaman Balaikota Pariaman yang juga Porak Poranda saat itu. Ia memerintahkan seluruh Kepala SKPD disana selama 24 jam Bahkan Sekda pun secara bergiliran. Saya tahu karena saya sendiri yang mengabsensi Kepala SKPD Tersebut. Dilihat dari sisi ini, Mukhlis adalah Tipe Pemimpin yang bertanggungjawab.

Tulisan ini bukanlah untuk memuji sosok seorang Mukhlis, Bukan PULA Maangkek Talua. Tulisan ini mencoba melihat Mukhlis dari Kacamata Positif.

Mukhlis bisa mengikuti jejak Almarhum Anas Malik dari sisi yang berbeda, Melegenda disaat tiada, asalkan punya buah tangan yang akan Ia tinggalkan nantinya untuk generasi yang akan datang, Dikenang disaat Ia tinggal Belulang, Ia berpotensi melakukan hal tersebut.

Mukhlis punya kapasitas untuk hal tersebut, Pribadinya Kokoh, Ia Tahan Kritik, Fokus pada Pekerjaan tidak perlu diragukan. Penilaian Masyarakat Pariaman yang saya tangkap Terhadap sosok Mukhlis mengindikasikan hal tersebut.

Kota Pariaman adalah Kota yang Defisit secara PAD (Pendapatan Asli Daerah). PAD Setahun hanya mampu menggaji PNS tak sampai sebulan kalau saya tidak salah hitung, Kita Hidup dari dana APBN atau disuntik oleh Pemerintah Pusat. Satu-satunya cara untuk mengangkat Sektor Perekonomian dan PAD tersebut adalah dari sektor Pariwisata. Kota Pariaman punya Potensi untuk hal tersebut. Kita Punya Pantai begitu Indah, Punya Pulau menawan dengan hamparan Pasir halus yang luarbiasa.

Bila Mukhlis bisa menggarap sektor ini secara Optimal, menjadikan Masyarakat Pariaman Sadar Wisata, Kota Pariaman akan Maju pada akhirnya. Gebrakan musti dibuat sedari kini. 


Gebrakan Pertama, membuat Dermaga Mini di halaman Pantai Gandoriah serta menyediakan Kapal Cepat sebagai Transportasi Penghubung antar Pulau. Misal, Jika Wisatawan ingin berselancar Ke Mentawai, atau Ingin berlibur ke Pulau sikuwai, Wisatawan bisa berangkat langsung dari Kota Pariaman. Dermaga tersebut Juga bisa dipergunakan sebagai Transportasi laut reguler, semacam membuka trayek ke pulau Sinabang, Nias, Aceh dll. Bukankah dahulu kala Kota Pariaman Kota Pelabuhan bukan?

Kedua membangun Lori gantung penghubung antara Pantai Gandoriah dan Pulau. 


Dihalaman Pantai Gandoriah menghadap 4 Pulau, yaitu Pulau Ujung, Pulau Tangah, Pulau Angso Duo dan Pulau Kasiak. Dengan adanya Lori Gantung kesana, akan menarik minat wisatawan Domestik dan Mancanegara untuk mengunjunginya. Akses Cepat, tak perlu takut Ombak besar sebagaimana sekarang ini bila kita hendak ke pulau. Dipulau-pulau tersebut bisa dibangun semacam Village Untuk Wisatawan Menginap. Kota Pariaman sanggup Untuk Hal itu. Kita secara alami dianugrahi kekayaan Kuliner maha Dahsyat. Tak ada yang memantang masakan Pariaman, Wisatawan seleranya dimanjakan nantinya jika hal diatas terealisasi.

Jika hal tersebut dapat diwujudkan dimasa kepemimpinan Mukhlis sekarang ini, percayalah.. Mukhlis akan menjadi The Legend bagi generasi kita yang akan datang. Ketika Mukhlis tinggal Belulang, Ia akan selalu Dikenang.. Dibicarakan.. Dan Di Doakan..

Catatan Oyong Liza Piliang

Inilah Pendapat Tokoh Masyarakat Terkait Penghentian Kasus Mukhlis Di Kejati

Written By oyong liza on Kamis, 23 Mei 2013 | 10.43




 Mukhlis saat mendaftar ke KPU sebagai Calon Walikota Pariaman



Sebagian Tokoh Masyarakat menilai dengan Keluarnya Surat Penghentian Penyidikan Pada Kasus Mukhlis adalah hal yang biasa . ada juga sebagian yang menyayangkan keputusan Kejati Sumbar. mereka beralasan keputusan tersebut diduga kuat bernuansa Politis  Apalagi menjelang Pemilukada Kota Pariaman dimana Mukhlis Rahman juga Mencalonkan diri.

Menurut Ir,Dewi Fitri Deswati, Ketua DPD Partai Nasdem, kita seharusnya menghormati Proses Hukum. Jika memang Bukti tidak lengkap tentu Penuntutan Kasusnya dihentikan.

" Jika Bukti tidak lengkap tentu Kejaksaan akan menghentikan . itu hal biasa , menurut hemat saya ini tidak ada muatan Politisnya. " Ungkap Dewi berpendapat.

Lain pula halnya dengan Solfiadri, anggota Tim 11 yang melaporkan kasus Dugaan Markup Tanah tersebut. Bang Sol, sapaan akrabnya berpendapat lain.

" Ini betul-betul diluar dugaan. sebelumnya Aspidsus Kejati Sumbar pernah mengatakan kepada saya tidak akan ada penghentian pada kasus ini. tapi tiba-tiba kasusnya dihentikan penuntutannya, ini perlu dipertanyakan. Aspidsus waktu itu malah sempat mengatakan kepada saya Jika kasus ini SP3 Potong leher saya . kami sebagai pelapor akan mem Pra Peradilkan Kejati Sumbar bersama LBH. Mukhlis Cs Jangan Senang dulu." Ujar Bang Sol Menegaskan barusan lewat sambungan Telpon.

Sementara itu dilain kesempatan, Suardi,P, Ketua Pemuda Pancasila Kota Pariaman berpendapat Netral.

" Jika ini memang Legalitas Hukum, kita Hormati, namun Jika penghentian Penuntutan di Kejati direkayasa, ini sangat kita sayangkan sekali. " Ungkap Suardi Yang juga Ketua Gapensi Kota Pariaman ini santai.

Tulisan selanjutnya akan memuat pendapat Pengamat Hukum tentang Penghentian Kasus Mukhlis Rahman dari sisi Kacamata Hukum.

Catatan Oyong Liza Piliang

Topik Terhangat

postingan terdahulu