LKPD Kota Pariaman, 6 tercepat di Sumbar



Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pariaman Tahun 2014 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Sumatera Barat yang diterima langsung oleh Kepala Perwakilan, Betty Ratna Nuraeni, Rabu (25/3/2015) di Padang.

LKPD Kota Pariaman ini merupakan yang ke-6 dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat yang di terima oleh BPKP Sumatera Barat.

Hal ini mengisyaratkan sebagai bentuk kepatuhan Pemerintah Kota Pariaman terhadap kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah terhadap penggunaan anggaran negara.

Laporan keuangan ini adalah wujud pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pariaman Tahun 2014 yang memuat Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Arus Kas, Neraca dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) yang disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Setiap entitas pelaporan wajib menyusun LKPD setiap tahunnya dan disampaikan kepada institusi pengawasan paling lama 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Mukhlis mengatakan bahwa laporan ini untuk memenuhi kewajiban pemerintah daerah sebagai entitas pelaporan dan juga merupakan bentuk akuntabilitas terhadap pelaksanaan APBD Pemerintah Kota Tahun 2014.

"Laporan ini telah disusun secara maksimal dengan menyajikan semua aktivitas keuangan sesuai dengan standar ketentuan yang berlaku. Laporan ini kiranya dapat menjadi landasan bagi BPK-RI sebagai institusi pengawasan dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan dan pembinaan bagi pemerintah daerah," kata Mukhlis.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK-RI Sumatera Barat Betty Ratna Nuraini yang didampingi oleh sekretaris dan pejabat auditornya menyampaikan bahwa LKPD ini akan dicek kelengkapannya disamping laporan keuangan itu sendiri juga disertai dengan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah (LAKIP) dan Review dari Pengawasan Internal.
"Apabila laporan ini telah lengkap kemudian dilanjutkan dengan audit atas laporan yang telah disampaikan. Sebelumnya juga telah dilakukan pemeriksaan pendahuluan dan pemeriksaan belanja, selama 40 s/d 45 hari akan dilakukan audit lanjutan dengan metode pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen, konfirmasi dengan pejabat atau pihak yang bertanggung jawab serta melakukan cek fisik ke lapangan," kata dia.

Lebih jauh diungkapkan, dia mengharapkan kepada walikota beserta jajaran agar tim auditornya untuk difasilitasi selama pemeriksaan yaitu berupa tempat, dokumen-dokumen yang diperlukan dan menghadirkan pihak-pihak yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan anggaran tersebut.

Hadir pada acara penyerahan tersebut, Walikota di damping Kepala Dinas Pendapataan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Indra Sakti, Inspektur Lukmansyam serta beberapa pejabat di DPPKA dan Inspetorat Kota Pariaman.


HC
ATPL 2015: Talao Pauh Bakal "Dirancah" Motor Trail Sumbar Riau Jambi



Sebanyak 1.500 para Trail Adventure yang berasal dari Sumbar, Riau dan Jambi akan meramaikan iven olahraga Adventure Trail Piaman Laweh (ATPL) 2015 yang akan digelar di Talao Pauh Barat, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Minggu (22/3) mendatang.

Hal itu terungkap saat rapat persiapan ATPL 2015, Kamis (19/3) di Balaikota Pariaman antara panitia pelaksana dengan Pemko Pariaman yang dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Pariaman, Dr. Genius Umar.

Genius mengatakan bahwa Pemko Pariaman sangat mendukung kegiatan ATPL 2015 tersebut. Karena menurutnya dengan adanya kegiatan ini dapat mempromosikan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata.

"Saya sangat senang, para pemuda Kota Pariaman yang kreatif dapat mengelar kegiatan Adventure Trail Piaman Laweh 2015. Kegiatan ini bagian dari program pemerintah #ayokepariaman yang dapat memajukan pariwisata dan menjadikan Kota Pariaman menjadi tambah ramai," ujar Genius.

Dia juga berharap agar semua SKPD terkait dapat membatu dan mendukung kelancaran acara tersebut. Sebab, imbuhnya, banyak tamu yang akan datang dari luar Kota Pariaman.

"Sebagai tuan rumah kita harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman disini," ujarnya lagi.

Genius meminta agar semua persiapan mulai dari pengamanan route, parkir di arena star dan finis, tenaga kesehatan sampai mobil wc, untuk dapat di persiapkan dengan matang.

Disamping itu, dia berharap supaya para peserta terutama yang datang dari luar Kota Pariaman agar bisa menginap di Kota Pariaman. Mengujungi objek wisata seperti Pantai Gandoriah, Pulau Ansoduo, Penangkaran Penyu, dll.

"Dan juga menikmati kuliner yang ada di Pariaman," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia ATPL 2015, Memen, mengatakan, sampai sekarang telah mendaftar 750 orang peserta ke panitia pelaksana.

"Masih banyak peserta yang akan mendaftar. Peserta Adventure Trail Piaman Laweh 2015 akan menempuh Route sepanjang 37 kilometer. Star mulai dari Talao Pauh Kota Pariaman dan menempuh jalur rute hingga ke Kabupaten Padangpariaman,” ujarnya.


RZA/OLP
Genius Sebut Masih Banyak PNS Duduk di Warung Saat Jam Kerja



Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah pemersatu bangsa. Sebagai PNS, harus memiliki tanggungjawab pada tugas dan kepada masyarakat yang dilayani, kata Wakil Walikota Pariaman Genius Umar pada acara pembukaan Diklat Pra Jabatan CPNS Kategori 2  Angkatan I & II di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman bertempat di gedung BPKB Provinsi Sumbar, Rawang, Rabu (11/03/2015).

Dia menyebutkan perlunya memiliki factor vector atau arah, yaitu PNS harus memahami arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah, sehingga memahami apa yang harus dilakukan untuk mendukung program-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, baik dari tingkat pusat, provinsi dan terkhusus untuk Kota Pariaman.

Dijelaskan dia bahwa visi Kota Pariaman adalah menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata.

"Pegawai harus memahami dan bisa menjelaskan kepada masyarakat arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan bukan malah sebaliknya," jelasnya.

Dengan diadakanya Diklat Prajabatan ini, katanya lagi, diharapkan akan tercipta Reformasi Birokrasi dan pemahaman  tentang abdi negara yang berwawasan kebangsaan, pelayan publik, dan dapat tercipta satu kesatuan pandangan terhadap tugas-tugas dan tanggung jawab yang diembankan kepada pegawai.

"Tanggungjawab dan disiplin PNS harus datang dari hati. Jangan hanya rajin apel pagi dan sore sementara empat jam waktu terbuang buat duduk di warung, seperti saat habis apel, dan setelah jam makan siang," katanya lugas.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Pariaman, Khaidir, menyebut, tujuan diselenggarakannya Diklat Prajabatan CPNS Kategori 2 angkatan I dan II ini untuk membentuk CPNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik. Peserta Diklat berjumlah 88 orang yang terdiri dari golongan I sebanyak 2 orang, golongan II sebanyak 44 orang dan golongan III sebanyak 42 orang.

“Acara ini dilaksanakan dari tanggal 10 Maret 2015 sampai tanggal 1 April 2015 selama 20 hari dengan jumlah jam pelajaran sebanyak 86 jam pelajaran per-angkatan,“ ujar Khaidir.

Hadir dalam acara, Kabid Diklat PIM Provinsi Sumatera Barat Ir. Hj. Khairanti Khairanis, M.Si, , tenaga pengajar Badan Diklat Provinsi Sumbar dan Widyaiswara Badan Diklat Provinsi Sumbar, para Kepala SKPD, serta para Kepala Sekolah se-Kota Pariaman.


OLP/JND
Pemko Pariaman dan Sawahlunto Jajaki Kerjasama Bidang Wisata




Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menerima kunjungan sekaligus silahturahmi Pemerintah Kota Sawahlunto di Rumah Dinas Walikota Pariaman, Minggu (08/03). Rombongan dipimpin langsung oleh Walkota Sawahlunto Ali Yusuf didampingi Istri, Sekdako Sawahlunto dan beberapa Kepala SKPD, Tim Teknis Eksekutif, Tim Voley Putra dan Putri, serta Tim Sepakbola PS Talawi dan Pemko Sawahlunto OLD Star.


Pada kesempatan itu, Mukhlis mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pariaman dan Pemerintah Kota Sawahlunto mempunyai beberapa persamaan, diantaranya adalah kesamaan dalam visi daerah yang fokus pada bidang kepariwisataan. Kota Pariaman saat ini, kata Mukhlis, sangat gencar dalam pengembangan wisata bahari, sedangkan Kota Sawahlunto dengan wisata tambang.

"Pertemuan dua daerah merupakan momentum  untuk menjalin kerjasama pengembangan dan promosi pariwisata, sehingga tercipta sinergitas antar dua daerah yang memiliki angka kemiskinan terendah di Provinsi Sumatera Barat," ungkap Mukhlis.

Dengan adanya penjajakan pengembangan pariwisata antar dua daerah, lanjut Mukhlis, Kota Pariaman dan Kota Sawahlunto, diharapkan kedepanya terjalin kerjasama yang berkelanjutan dalam segala sektor, sehingga tujuan kedua daerah yang menjadikan visi kotanya menjadi kota tujuan wisata dapat terwujud dan bisa saling melengkapi.

Sementara itu, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf menyebutkan bahwa kondisi geografis Kota Sawahlunto telah membentuk karakter masyarakat yang dituntut harus proaktif dan inovatif, tidak bisa hanya menunggu tapi harus jemput bola. Kota sawahlunto dengan letak geografis yang jauh dari pusat ibukota provinsi, ungkapnya, sangat susah untuk mendatangkan orang. Namun dengan kerja keras dan memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang ada kota kecil dapat menjelma menjadi destinasi wisata Sumatera Barat dan bahkan diusulkan menjadi kota heritage di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pertandingan exebisi mulai dari tenis yang langsung diikuti walikota kedua daerah, sepakbola diikuti oleh Wako Sawahlunto dan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar. 


HC/J
Olimpiade Tingkat Pelajar Kota Pariaman Diikuti 500 Siswa



Sebanyak 500 pelajar mengikuti acara seremonial pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD/MI, SMP/MTSN/MTS, SMA/SMK/MA se-Kota Pariaman yang di selenggarakan di lapangan upacara Balaikota Pariaman, Senin (09/03).

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan bahwa O2SN merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap olahraga dan kreatifitas generasi muda. Generasi muda, sebutnya, dituntut untuk lebih cerdas dalam mengggunakan waktu luang yang mereka miliki. Tidak hanya sekedar duduk dan berkumpul di warnet sambil bermain game online, para pelajar diminta untuk lebih aktif merangsang syaraf motorik mereka melalui olahraga.

“Disadari atau tidak, dengan adanya rangsangan syaraf motorik secara berkesinambungan akan berdampak pada daya kembang otak anak, sehingga mereka akan menjadi generasi muda yang aktif di sekolah maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Penyelenggaraan pertandingan pada setiap cabang olahraga dalam O2SN ini, jelas Mukhlis, bertujuan untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kesehatan jasmani generasi muda. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk melatih sportivitas dan tanggungjawab serta menggali potensi atlet-atlet muda yang dapat diproyeksikan ke iven yang lebih tinggi.

”Kepada seluruh peserta kami ingatkan melalui semangat olahraga ini, agar selalu meningkatkan rasa kebersamaan, sportifitas, menjunjung tinggi fairplay dalam setiap pertandingan,” tutupnya.

Dalam laporan ketua panitia, Kanderi, kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari dimana untuk SLTA akan dilaksanakan pada tanggal 11-12 Maret 2015, SLTP pada tanggal 13-14 Maret, untuk SD tanggal 15 dan 16 maret.

"Kegiatan ini untuk ajang seleksi untuk mewakili Kota Pariaman pada kegiatan O2SN dan POPDA Tingkat Sumatera Barat," katanya.

Adapun cabang olahraga yang di pertandingkan sebanyak 16 cabang. Yaitu cabang olahraga Atletik, Sepak Bola SD, Voli Indor, Tenis Meja, Voly Pantai, Tenis Lapangan, Catur, Renang, Karate, Silat Gulat, Taekwondo, Basket, Bulutangkis, Bola Voly Mini, dan Sepak Takraw.


J/RZ
Mukhlis: Dengan Kembang Pesatnya Tekhnologi Informasi, Anak Pariaman Ditantang Berpacu



Kota Pariaman yang sudah menyandang sebagai Kota Layak Anak sudah sepantasnya memperkuat komitmen stakeholder-nya dalam memenuhi hak partisipasi anak dalam pembangunan yang difasilitasi oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan (BPMP) dan KB. Sosialisasi hal tersebut digelar di balairung kediaman Walikota Pariaman, Rabu (25/02).

Kegiatan itu dibuka oleh Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, dihadiri Kepala BP2KB (Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana) Kota Pariaman, Yandra Ferry, serta Kepala Badan/Kantor/Bagian/Bidang Setdako Pariaman dengan narasumber dari BP2KB Propinsi Sumbar.

Mukhlis mengungkapkan bahwa Forum Anak merupakan wadah partisipasi anak dalam pembangunan. Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang nasional dimana pemerintah akan membentuk dan mengembangkan wadah-wadah partisipasi anak terutama dalam mendukung program pembangunan Kota Pariaman yaitu program kota layak anak.

"Anak Indonesia sudah harus bisa mengantisipasi diri dari pengaruh negatif terutama dalam perkembangan teknologi melalui media internet. Sehingga anak ditantang berpacu dengan teknologi," ucapnya.

Mukhlis juga menghimbau kepada semua pihak agar menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memicu kreativitas, inovatif dari anak. Kepada para orangtua, lanjutnya, diharapkan juga dapat mengenalkan dan mengajarkan nilai-nilai keagamaan agar si anak dapat membentengi diri dari nilai-nilai negatif yang berkembang di lingkungannya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan BP2KB Kota Pariaman, Darmi, juga mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menampung aspirasi anak-anak kepada pihak pemerintah, mengkampanyekan dan mensosialisasikan hak anak, perlindungan anak, serta persiapan anak-anak warga Kota Pariaman dalam kiprahnya pada forum lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

"Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari dengan peserta 100 orang dari pelajar SMP/MTs, SMA/MA yang ada di Kota Pariaman yang merupakan pengurus Forum Anak di empat kecamatan yang ada," singkat Darmi. 


Phaik/OLP