Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.
Showing posts with label kodim 0308 pariaman. Show all posts
Showing posts with label kodim 0308 pariaman. Show all posts

Korem 032/Wirabraja Gelar Simulasi Penanganan Bencana di Pariaman

Written By oyong liza on Tuesday, 16 May 2017 | 19:07


Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja Sumatera Barat, menggelar simulasi operasi dukungan penanganan bencana dan tanggap bencana di Sumatera Barat kepada seluruh jajaran di bawahnya di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0308/Pariaman, Selasa (16/5/2017).

Simulasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pemberian dukungan kepada pemerintah daerah dalam tanggap bencana yang sewaktu-waktu tanpa diduga bisa terjadi.

Danrem melalui Kasi Ops Korem 032/Wirabraja, Kolonel Inf. Wawan Erawan didampingi Dandim 0308/Pariaman, Letkol. Arh. Hermawansyah, menjelaskan, kegiatan selama tiga hari tersebut ditujukan meningkatkan pemahaman tentang jalur dan hubungan Dandim dengan jajaran serta instansi samping, saat melakukan operasi dukungan tanggap darurat kebencanaan.

“Dengan simulasi ini, diharapkan nanti dalam pelaksanaan operasi dukungan tanggap darurat bencana, prosedur hubungan komanndan dengan staf dalam operasi hubungan serta instansi samping pada operasi tanggap bencana di daerah setempat,” terangnya.

Menurut Wawan, dalam simlulasi tersebut pihaknya fokus melakukan aksi-aksi operasi dukungan tanggap darurat banjir, gempa dan tanah longsor. Kondisi topografi dan georafis menjadikan Sumatera Barat menjadi salah satu kawasan yang rawan terjadi bencana.

“Salah satu bentuk kesiap-siagaan kita, manakala terjadi bencana alam. Musibah yang bisa saja terjadi kapan saja, namun dengan kesiapan dalam operasi, dapat menimalisir dampak bencana pada saat tanggap darurat,” sebutnya.

Simulasi operasi dukungan tanggap darurat bencana alam merupakan kedua kali di tahun 2017. Sebelumnya, Korem 032/Wirabraja juga telah melaksanakan simulasi serupa di Kodim 0312/Padang.

Sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pariaman, Yaminurizal, mengatakan pemerintah daerah telah melaksanakan pelatihan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Pelatihan tersebut ujar dia, untuk menjadikan personel TRC tetap tanggap, sigap dan cekatan dalam melaksanakan tugasnya.

"Selain itu personel TRC diharapkan mampu melakukan penyelamatan jiwa manusia dan melakukan proses evakuasi korban serta terampil dalam menggunakan perlengkapan yang ada," kata dia.

Nanda

Legiun Veteran Padangpariaman: "Kita Korbankan Segalanya, Jangan Sia-siakan Kemerdekaan!"

Written By oyong liza on Wednesday, 26 April 2017 | 18:59


Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Padangpariaman memilih ketua baru pasca wafatnya Zuardi. Sepeninggal Zuardi, LVRI mengalami kekosongan kepemimpinan. Musyawarah digelar di Aula Saiyo Sakato Padangpariaman, Pariaman, Rabu (26/4/2017).

Menurut Kepala Seksi Personalia Kodim Pariaman 0308 Kap. Inf. Ali Muntir mengatakan tanpa adanya legiun veteran Indonesia tidak akan merdeka seperti saat ini.

Ia menyebut tiap daerah memiliki makam pahlawan untuk mengenang jasa pejuang. Bukan harta benda yang memerdekan Indonesia tapi dengan perjuangan jiwa dan raga serta tetesan darah para pejuang.

Ketua DPD LVRI Sumbar Faisal yang hadir saat itu menyambut baik kekompakan para pejuang veteran di masa tua mereka. Ia mengimbau pejuang menceritakan bagaimana semangat generasi terdahulu melawan penjajahan.

"Sampaikan kepada anak cucu kita jangan menyianyiakan kemerdekaan ini karena merah ialah gumpalan darah para pejuang yang telah gugur di medan perang dan putih ialah sucinya niat para pejuang kita," ungkap Faisal

Peci kuning keemasan legiun veteran, imbuh Faisal, ialah hadiah kemerdekaan untuk menghargai veteran. Tidak ada organisasi lain yang menggunakannya.

"Namun sekarang perhatian pemerintah kurang dalam membina kelangsungan hidup veteran," ungkap pria 84 tahun itu.

Kepala Dinas Sosial Padangpariaman Arman Adek yang mewakili bupati dalam acara itu menyampaikan kekagumannya kepada legiun veteran. Veteran dengan senjata seadanya berjuang tanpa gentar melawan penjajah bersenjata canggih.

Ia berharap dengan terpilihnya Ketua LVRI baru akan membawa kesejahteraan legiun veteran di Padangpariaman.

Ia mengatakan saat ini pihaknya menganggarkan rehabilitasi makam pahlawan agar lebih terawat dan indah.

Muscab dihadiri sekitar 120 orang legiun veteran. Legiun veteran terdiri dari veteran TNI dan Polri.

TIM

Ali Mukhni Apresiasi TNI Manunggal di Wilayah Padangpariaman

Written By oyong liza on Wednesday, 5 April 2017 | 20:51




Gubernur Sumatera Barat diwakili Bupati Padangpariaman Ali Mukhni secara resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-98 di Nagari Koto Baru, Kecamatan Padang Sago, Padangpariaman, Rabu (5/4/2017).

TMMD yang resmi dimulai 5 April 2017 itu direncanakan akan rampung pada 4 Mei 2017 dengan melibatkan ratusan personil Kodim 0308/Pariaman dan personil Batalion 133/Yuda Sakti dan dukungan ASN Dinkes Kabupaten Padangpariaman dan Satpol PP Padangpariaman.

Dandim 0308/Pariaman yang merupakan Komanda Satuan Tugas TMMD ke-98, Letkol Arh Hermawansyah menuturkan bahwa TMMD dengan sasaran membuka akses jalan baru dan renovasi musholla.

"Dua sasaran kegiatan TMMD tahun ini, ada pembukaan jalan baru dan renovasi musholla," katanya.

Dikatan Hermawansyah, selain pembangunan fisik berupa pembukaan jalan baru dan renovasi musholla, kegiatan TMMD juga untuk meningkatkan silaturahmi dan kedekatan TNI dengan masyarakat. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam padat karya TMMD juga merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat.

"Bukan sekedar pembangunan fisik tentunya, namun kegiatan TMMD yang berlangsung lebih dari 1 bulan, tentu mempererat silaturahmi personil TNI dengan elemen masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni didampingi ketua DPRD Padangpariaman Faisal Arifin dan Kajari Pariaman Josia Koni, mengapresiasi TNI memilih Kabupaten Padangpariaman sebagai salah satu lokasi sasaran TMMD di Sumatera Barat bersama Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Suatu kebanggan tentunya bagi kami di Kabupaten Padangpariaman dipilih TNI menjadi lokasi sasaran TMMD," ujarnya.

Ali Mukhni mengatakan bahwa Pemkab Padangpariaman akan meningkatkan pembukaan jalan di tahun-tahun berikutnya.

"Akses jalan sudah dibuka melalui TMMD tentu nantinya akan kita tindaklanjuti dengan melakukan peningkatakan, bisa saja peningkatan jalan dengan melakukan pengerasan baik melalui APBD ataupun Dana Desa," pungkas ketua DPW PAN Sumatera Barat itu.

Dalam upacara pembukaan TMMD, ikut dilaksanakan bakti sosial pemeriksaan IVA, pengobatan gratis dan penyerahan bantuan sembako gratis kepada masyarakat Kecamatan Padang Sago.

Nanda

Dandim Baru Kagumi Keramahan Warga Pariaman

Written By oyong liza on Saturday, 18 March 2017 | 13:36




Pemerintah Kota Pariaman menggelar acara pisah sambut Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0308/Pariaman dari Letkol. Arh. Endro Nurbantoro yang dipromosikan ke Mabes TNI, kepada Dandim yang baru Letkol. Arh. Hermawansyaht di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, Kamis kemarin. Hermawansyah sebelumnya menjabat sebagai Pabandya Dik. Spersdam I Bukit Barisan,

Mukhlis Rahman menyebut selama ini hubungan antara Kodim dengan pihaknya berjalan hangat dalam kerjasama yang baik. Tahun 2016 lalu, sebut Mukhlis, pihaknya bersama Dandim menerima sejumlah penghargaan, baik tingkat provinsi hingga nasional.

"Kodim 0308 Pariaman meraih peringkat II Kodam Bukit Barisan serta juara II di tingkat Sumatera Barat dalam program KB Kesehatan. Selain itu, dalam program swasembada pangan, Kota Pariaman bersama Kodim 0308 Pariaman juga meraih peringkat II di tingkat Sumbar," tuturnya.

Kepada Dandim yang baru, Mukhlis berharap kerjasama yang baik demi kemajuan Pariaman, bisa berjalan lebih baik lagi.

Disampaikan Mukhlis kepada Dandim baru, kota yang dipimpinnya merupakan kota kecil minim PAD dan baru berusia 14 tahun. Pihaknya hanya mengandalkan sektor pariwisata sebagai objek pengembangan potensi daerah.

Ia meminta dukungan forkopimda termasuk Dandim untuk mewujudkan visi misi kota untuk menjadikan Pariaman sebagai kota destinasi wisata terkemuka di Sumbar yang berbasis budaya dan agama.

Sementara itu Dandim Hermawansyah merasa tersanjung mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah, di awal penugasannya.

"Sebagai warga baru kami merasakan disambut dengan baik, ditambah ketika kami berjalan-jalan kami disambut dengan hangat dan ramah oleh masyarakat. Semoga hal ini akan menjadi semangat bagi kami dalam melaksanakan tugas sesuai apa yang kami kerjakan di Kodim 0308 Pariaman, dalam membantu pemerintah nantinya," kata dia.

TIM

Ratusan Pelajar Pariaman Ikuti Bela Negara

Written By oyong liza on Sunday, 26 February 2017 | 07:44





Ratusan pelajar tingkat SLTA di Kota Pariaman ikuti Outbond Pendidikan Bela Negara di Pantai Cermin Pariaman, Sabtu (25/2/2017). Pelaksanaan Outbond Bela Negara kerjasama Pemko Pariaman dengan KODIM 0308/Pariaman.

Menurut Sekdako Pariaman Indra Sakti dalam pidato sambutannya, Bela Negara merupakan tuntutan kesadaran yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

"Dengan kesadaran untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan," ujarnya.

Ia menyatakan, perwujudan nasionalisme kebangsaan saat ini sudah tidak lagi dimaknai sebagai tindakan 'pegang senjata untuk perang', namun memaknai dengan mengisi kemerdekaan yang telah diwariskan para pejuang kemerdekaan.

"Tugas kita sebagai penerus bangsa mengisi kemerdekaan dengan menumbuh-kembangkan semangat nasionalisme yang dimulai dari dalam diri kita masing-masing, keluarga dan handai taulan," sambungnya.

Pihaknya mengajak peserta pelatihan untuk menguatkan komitmen dalam mengikuti pendidikan bela negara. Hal itu diperlukan guna memperkokoh ketahanan bangsa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Wawasan kebangsaan sangat diperlukan generasi-generasi sekarang dan yang akan datang, khususnya pelajar," pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu Kasdim 0308/Pariaman Mayor. Inf. Marjoni, Kadisdikpora  Pariaman Kanderi, Kesbangpol, camat dan seluruh kepala sekolah SLTA se Kota Pariaman.

Phaik/OLP

PWI dan KODIM Gotong-royong Bangun Rumah Asnimar





Wartawan Piaman dari berbagai media yang tergabung dalam wadah organisasi PWI Pariaman, bersama KODIM 0308/Pariaman, kerja bakti bangunkan rumah semi permanen untuk keluarga Asnimar-- janda beranak tujuh di Korong Duku Banyak, Nagari Balah Aie, Padangpariaman, Sabtu (25/2/2017).



Rumah Asnimar dibangun di atas tanah pusako milik neneknya. Rumah tipe 36 tersebut akan dilengkapi sarana MCK dan kandang ayam untuk penunjang ekonomi keluarga Asnimar.

Ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri menyatakan, upaya membangun rumah bagi keluarga Asnimar berawal dari keperihatinan wartawan melihat kondisi keluarga tersebut yang selama empat bulan lamanya tidur dalam sebuah tenda sempit 1x2 meter.


Sejak itu, kata dia, PWI Pariaman mulai menghimpun dana. Sumbangan dari warga mereka kumpulkan, baik berupa uang dan material, untuk dipergunakan nanti dalam membangun rumah bagi keluarga Asnimar.

Pelaksanaan gotong-royong bangun rumah Asnimar yang sehari-hari memulung untuk menghidupi tujuh anaknya itu, ucap Ikhlas, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional tingkat Padangpariaman. Hingga kini sebut Ikhlas, PWI Pariaman masih menghimpun dana-- dan bagi masyarakat yang ingin berderma, bisa melalui rekening resmi PWI Pariaman, atau langsung ke kantor PWI Pariaman di Jl SB Alamsyah, Kp Belacan, Pariaman Tengah, Kota Pariaman.

"Rumah Asnimar akan dibangun dengan dua kamar tidur di atas tanah seluas 36 meter persegi. Mengingat kesibukan rekan-rekan wartawan, gotong-royong hanya kita laksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu hingga rumah Asnimar selesai. Disamping melakukan kerja bakti, kita juga pekerjakan dua orang tukang yang bekerja tiap hari membangun rumah Asnimar," ujar Ikhlas.

Sementara itu Dandim 0308/Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro mengapresiasi kepedulian wartawan Piaman dalam aksi nyata membangun rumah sasaran keluarga Asnimar.

Dalam aksi sosial pembangunan rumah Asnimar sendiri, kata Endro, pihaknya akan membangunkan MCK permanen dilengkapi dengan sumur bor.

"Sumur bor sebenarnya tidak termasuk dalam program MCK, namun kita upayakan sebagai bentuk over prestasi KODIM agar MCK bisa langsung digunakan. MCK di luar dari program Jambanisasi, kerjasama TNI dengan BUMN Pegadaian Pusat," ungkap Endro.

Awal pembangunan rumah Asnimar mengikuti prosedur kearifan lokal Nagari Balah Aie dengan sembelih ayam dan sajian nasi kunyit-- disaksikan oleh camat dan walinagari setempat.

OLP

Dandim 0308/Pariaman: Ada "Invisible Hand" Ingin Pecah Ke-Bhineka-an

Written By oyong liza on Thursday, 29 December 2016 | 19:42





KODIM 0308/Pariaman berupaya bentuk ikatan jalinan satu komunikasi antara KODIM dengan wartawan bersama orari lokal, komunitas selasih dan sejumlah perkumpulan insan komunikasi se Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman-- dalam acara bertajuk Temu Ramah Insan Komunikasi dan Wartawan di Aula Pendopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Kamis (29/12).

Menurut Dandim 0308/Pariaman Letkol Arh Endro Nurbantoro, ikatan jalinan satu komunikasi perlu dibentuk mengingat perubahan situasi global dan nasional yang terjadi saat ini.

"Juga sebagai bentuk komitmen anak bangsa dalam menyikapi perubahan," kata Endro.

Endro menuturkan, saat ini terjadi fenomena "invisible hand" atau tangan tidak tampak yang mencoba memecah belah persatuan berbangsa bernegara dan ada upaya untuk tidak meyakini Pancasila.

Kemudian kata dia, saat ini perang tidak hanya dilihat dengan bertempur dengan angkat senjata saja, tapi perang ekonomi, perang budaya dan perang proxy yang sedang berlangsung.

"Dalam upaya memecah belah persatuan dengan perbedaan, perbedaan agama, bahasa, suku. Semua itu dilakukan agar bangsa Indonesia pecah belah dan tidak bersatu lagi sehingga bangsa kita mudah dikuasai," jelasnya.

Indonesia menurutnya tidak mungkin secara nyata akan dijajah oleh bangsa asing melalui perperangan-- karena penjajahan di dunia sudah dihapuskan. Namun dengan dalih membela hak azasi kemanusian mereka bisa campur tangan dalam perang menggulingkan kekuasaan.

"Kecenderungan perang terjadi di negara kaya sumberdaya energi seperti di kawasan Arab Spring, dan sekarang beralih ke kawasan Ekuator di mana melimpah sumberdaya alam dan mineral," sambungnya.

Menyadari hal itu, imbuh Endro, diperlukan kesadaran bagi segenap anak bangsa dalam membela negara yang memiliki kekayaan melimpah yang sedang menjadi incaran-- dengan berpikir realistis dan logika sehat dalam menyikapi setiap isu yang dihembuskan demi tujuan memecah ke-Bhineka-an di nusantara.

Sementara itu Ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri menambahkan ada dua hal yang juga sedang mengancam negara Indonesia saat ini, yakni narkoba dan teroris.

Narkoba menurutnya merupakan ancaman serius bagi kelangsungan hidup bangsa di masa akan datang.

OLP

Berita Utama: Kodim 0308 Pariaman Penyelenggara Terbaik Program TNI KB Kes

Written By oyong liza on Monday, 17 October 2016 | 19:25




Wakil bupati Padangpariaman, Suhatri Bur mengapresasi dukungan Kodim 0308/Pariaman dalam upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Padangpariaman dan Kota Pariaman. Sumbangsih Kodim 0308 melalui program TNI KB kesehatan sangat mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk di dua daerah itu.

"Program KB kesehatan TNI yang digerakkan Kodim 0308 Pariaman sangat membantu pengendalian laju pertumbuhan penduduk," ujarnya saat penilaian program TNI KB kesehatan tahun 2016 di Makodim 0308 Pariaman, kemarin.

Dikatakannya, program KB kesehatan yang juga melibatkan pria merupakan salah satu strategi tepat mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang digerakkan Kodim 0308 Pariaman.

"Salah satunya melalui KB kesehatan bagi pria, adalah strategi yang tepat dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk," ulasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar menyatakan gerakan menjadikan Babinsa TNI sebagai penyuluh KB sangat membantu upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kota Pariaman. Sosialisasi dan ajakan oleh personil babinsa secara persuasif menjadi langkah yang tepat

"Pengendalian jumlah penduduk dilakukan untuk menciptakan kualitas keluarga yang lebih baik. Keterlibatan babinsa TNI sebagai penyuluh KB bersama penyuluh KB dari BKKBD sangat baik dalam mengajak masyarakat untuk ikut program KB," ujarnya

Dandim 0308 Pariaman, Letkol Arh Endro Nurbantoro dalam eksposenya mengatakan, suksesi program KB kesehatan sebagai upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk terkendala minimnya anggaran. Namun hal tersebut bukanlah hambatan bagi Kodim 0308 Pariaman dalam melaksanakan program KB. Hal tersebut dibuktikan capaian yang melampaui target sasaran KB kesehatan yang mencapai 1.031 aseptor baru.

"Kendala berupa keterbatasan anggaran bukan halangan, dengan gotong royong bersama, kita bisa melampaui target aseptor baru yang telah ditetapkan. Gotong royong dan dukungan dari tokoh masyarakat, todat (tokoh adat) sehingga kendala dapat kita atasi," ujarnya.

Sementara itu, ketua tim penilai program TNI KB kesehatan tahun 2016, Kapten Arh Wendra menuturkan, sejauh ini Kodim 0308 Pariaman menjadi salah satu Kodim di jajaran Korem 032 Wirabraja terbaik dalam pelaksanaan program KB kesehatan. Dari pemaparan yang disampaikan kedua kepala daerah dan peninjauan dilapangan hasil capaian aseptor bagi dan metode pendekatan yang dilakukan oleh babinsa TNI dan penyuluh KB kepada masyarakat sangat sangat terbantu capaian aseptor baru.

"Sejauh ini Kodim 0308 Pariaman salah satu penyelenggara program TNI KB kesehatan terbaik. Setelah selesai semua sasaran penilaian, akan diumumkan," tandasnya.

TIM

Pemko Pariaman dan Kodim 0308 Tanamkan Ideologi Kebangsaan Pada Pelajar

Written By oyong liza on Wednesday, 12 October 2016 | 19:22





Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemko Pariaman bekerjasama dengan Kodim 0308/Pariaman gelar sosialisasi 4 konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara bagi generasi muda bertempat di Aula BPKB Rawang, Selasa (11/10).

Hadir pada acara itu Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dengan menghadirkan narasumber Kepala Kesbangpol Yusrizal, Kasdim Kodim 0308/Pariaman Mayor P. Simbolon. Peserta dari perwakilan siswa-siswi SMA/sederajat se-Kota Pariaman dan perwakilan mahasiswa se-Kota Pariaman.

Genius Umar dalam sambutanya mengungkapkan akan arti pentingnya penyegaran kembali untuk mengenali dan memahami landasan ideologi bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini mulai luntur dan cenderung pada arah yang tidak sesuai dengan ideologi yang telah digagas oleh pendiri bangsa.

Untuk itu, kata Genius perlu dipahami kembali empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara. Konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, kata dia pernah dikenal sebelumnya dengan istilah Penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila).

Dia menerangkan Penataran P4  saat masuk sekolah dulu sekarang digalakkan kembali dengan istilah 4 konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara dengan harapan baru yakni warga Indonesia khususnya generasi muda paham dan mengaplikasikan 4 pilar tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

"Generasi uda diharapkan harus punya wawasan kebangsaan, berkarakter, etika moral budaya dan rasa kebangsaan," tuturnya.

Sementara itu Mayor P. Simbolon pada kesempatan sama menjelaskan ihwal tersebut merupakan tugas semua pihak agar lebih mengenali dan memahami landasan ideologi, konstitusi, komitmen kebangsaan serta semangat kesatuan dalam perbedaan.

Pilar bangsa Indonesia yang terangkum dalam empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, kata Simbolon yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dengan mulai merapuhnya empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara, imbuh Simbolon perlu adanya upaya dari seluruh komponen bangsa.

"Untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, melaksanakan UUD 1945 dengan baik, menjiwai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat dan memperjuangkan NKRI agar berdaulat utuh dan selamat," ucapnya.

Phaik/OLP

Tekan Laju Penduduk, Ali Mukhni: Pria Juga Objek KB

Written By oyong liza on Wednesday, 7 September 2016 | 13:15




Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni, Dandim 0308/Pariaman canangkan TNI-KB kesehatan  sekaligus peringatan hari keluarga nasional di Makodim 0308 Pariaman, Rabu (7/9).

Dandim 0308 Pariaman,  Letkol Arh Endro Nurbantoro dalam sambutannya mengatakan, program KB kesehatan bagi pria merupakan program jangka panjang. Dari sisi manfaat dapat dirasakan dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan.

“Program KB kesehatan dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang, terkendalinya pertumbuhan penduduk akan memiliki dampak positif lain terutama bagi kesejahteraan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan tujuan keterpaduan pelaksanaan KB kesehatan di wilayah Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman, Kodim 0308 Pariaman berkomiten melakukan pendampingan kepada kader dan aktivis KB yang ada di kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman.

“Kodim 0308 Pariaman menjadi Kodim terbaik se Sumatera Barat dalam pencapaian KB kes TNI, kita harapkan pencapaian target ini sejalan dengan manfaat terkendalinya jumlah penduduk di kedua kabupaten dan kota yang ada diwilayah kami,” ulasnya.

Bupati Ali Mukhni mengatakan, urusan KB bukan hanya sebatas urusan perempuan, namun harus didukung oleh pria. Paradigma bahwa perempuan sebagai objek KB harus dirubah dengan paradigma bahwa pria dan perempuan bersama-sama ikut program KB.

“Bukan bagi ibu-ibu saja, KB harus juga diikuti oleh pria juga sebagai bentuk kerjasama dan dukungan untuk pengendalian pertumbuhan penduduk,” sebutnya.

Ali Mukhni mengapresiasi kegiatan KB kesehatan yang dilakukan Kodim 0308 Pariaman setiap tahun itu. Berkat  kegiatan tersebut, BKKBD Padangpariaman terbantu untuk mencapai pengendalian jumlah penduduk. Tahun 2015 silam, Padangpariaman memiliki tingkat pertumbuhan penduduk pada angka 0.9 persen. Ia menargetkan angka ini dapat kembali ditekan hingga menyentuh angka 0.8 persen.

“Sangat terbantu kita dengan kegiatan KB pria yang dilakukan Kodim 0308 Pariaman sehingga target penekanan laju pertumbuhan penduduk ditahun-tahun sebelumnya dapat kita capai,” ujarnya.

Diulas Ali Mukhni, KB pria menggunakan metode vasektomi merupakan metode yang sudah cukup lama digunakan dan pada praktiknya ampuh untuk mengendalikan angka kelahiran tanpa efek samping. Dari sisi efektivitas, vasektomi sebagai kontrasepsi permanen memiliki keunggulan aman, minim komplikasi dan hanya dilakukan sekali seumur hidup.

“Tidak ada efek sampingnya bagi pria, aktivitas seksual, hormon tetap normal, ini dapat kita kembangkan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk,” katanya.

Dikatakan, pertumbuhan penduduk erat kaitannya dengan tingkat sosial. Laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali akan menimbulkan masalah sosial lain. Persoalan sosial seperti munculnya ekonomi miskin, rendahnya kesejahteraan, hingga persoalan pendidikan merupakan dampak tidak terkendalinya pertumbuhan penduduk di Padangpariaman. Ia mengharapkan dukungan seluruh pihak dalam menekan laju pertumbuhan penduduk.

“Pertumbuhan penduduk yang terkendali mempengaruhi kondisi sosial, dengan terkendali laju pertumbuhan penduduk di Padangpariaman, persoalan sosial yang muncul juga minim, untuk itu kita butuhkan dukungan semua pihak,” tutupnya.

TIM

Komunitas Intelijen Kota Pariaman Diajarkan Menembak

Written By oyong liza on Thursday, 1 September 2016 | 10:57



Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kota Pariaman gelar latihan menembak di lapangan tembak Kodim 0308 Pariaman, Selasa pagi (30/8).

Sekitar 25 orang anggota komunitas yang berasal dari berbagai instansi penyelenggara fungsi intelijen di Kota Pariaman itu menguji ketangkasan menembak sasaran menggunakan senjata laras panjang jenis M 16 kaliber 5.6 dan pistol jenis FN 46 kaliber 9.2.

Kegiatan itu merupakan lanjutan rangkaian pendidikan dan latihan (diklat) yang diselenggarakan Kesbangpol Kota Pariaman sejak Senin (29/08) silam.

Kepala kantor Kesbangpol Kota Pariaman, Yusrizal mengatakan, kegiatan latihan menembak merupakan kerjasama antara kesbangpol Kota Pariaman selaku sekretariat Kominda dengan Kodim 0308 Pariaman.

Selain peningkatkan kemampuan intelijen dalam mendapatkan, mengumpukan, mengolah dan melaporkan informasi kepada pimpinan, namun latihan menembak juga diperlukan sebagai salah satu upaya meningkatkan kapasitas SDM anggota Kominda Kota Pariaman.

"Anggota komunitas yang memikili senpi baru dari kepolisian, TNI, namun anggota dari pemerintahan sipil daerah sementara ini belum ada," ulasnya

Dandim 0308 Pariaman, Letkol Arh Endro Nurbantoro mendukung latihan menembak Kominda Kota Pariaman. Digelarnya latihan menembak itu merupakan bentuk dukungan TNI kepada pemerintah setempat melalui peningkatan kemampuan komintas intelijen daerah.

"Kita sangat dukung kegiatan diklat Kominda ini, berbagai kompleksitas persoalan yang dihadapi oleh daerah dan negara memang membutuhkan informasi, saran dan rekomendasi untuk lahirnya kebijakan yang tepat," sebutnya.

Sebelumnya, Wakil walikota Pariaman, Genius Umar saat membuka diklat kominda Kota Pariaman, Senin (29/8) silam menyatakan bahwa komunitas intelijen daerah (kominda) memiliki peranan strategis dalam lahirnya kebijakan yang dilahirkan Pemko Pariaman.
 

Komunitas gabungan dari beberapa instansi penyelenggara intelijen seperti Kodim 0308 Pariaman, Polres Pariaman, Kejari Pariaman, Kesbangpol Kota Pariaman, Kamla TNI, BIN.

Peran strategis itu, lanjut Genius harus diimbangi dengan SDM intelijen yang andal dalam melakukan aktivitas, mengelola organisasi dan melahirkan produk intelijen yang tepat yang didasari semboyan velox et exactus (kecepatan dan ketepatan).

Nanda/OLP

Penghujung 2015 Peserta KB Berjumlah 1664, Tak Ingin Punya Anak 2033

Written By oyong liza on Tuesday, 31 May 2016 | 19:51




Walikota Pariaman Mukhlis Rahman buka secara resmi rapat evaluasi rencana kerja program keluarga berencana/pembangunan keluarga (KBPK) dan pemberdayaan perempuan disertai pencanangan bulan bhakti TNI KB-Kesehatan tingkat Kota Pariaman, Selasa (31/5) di Aula Balaikota setempat.

Mukhlis menyebut, rapat evaluasi tersebut merupakan forum strategis untuk merumuskan segala kesiapan Pemko Pariaman bersama TNI dan stakeholders terkait dalam rangka meningkatkan program KB.

"Kepada para peserta saya harapkan kiranya dapat memberikan kontribusi pemikiran atau ide yang konstruktif dan inovatif melihat kondisi dari masyarakat kita saat ini," kata Mukhlis.

Mukhlis menambahkan, dengan kebersamaan agar dapat mendorong partisipasi pasangan usia subur memperoleh akses yang luas akan kontrasepsi.

"Bagi kalangan pria bisa menjadi akseptor KB. Akseptor pria merupakan yang tertinggi di Sumbar berkat kerja keras Kodim 0308 Pariaman," imbuhnya.

Dijelaskan, saat ini terjadi ledakan penduduk di Indonesia. Mengantisipasi hal itu pemerintah pusat menggalakan program KB secara intens. Program KB yang dijalankan sudah mulai terlihat dan berjalan efektif.

Rapat evaluasi diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari SKPD, PKK, Puskesmas, kepala desa/lurah serta Babinsa dari Kodim 0308 Pariaman.

Sampai akhir Desember tahun 2015 peserta KB baru di Kota Pariaman sejumlah 1664 akseptor, keluarga yang tidak ingin anak lagi atau anak ditunda sejumlah 2033 peserta.
Keberhasilan itu sejalan dengan pencanangan Kampung KB di Desa Nareh dan PKK KB Kesehatan bidang Posyandu di Desa Koto Marapak.

Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Endro Nurbantoro mengatakan, pihaknya sudah bekerjasam cukup lama dengan Pemko Pariaman dalam program KB.

"KB ini bertujuan untuk menuju kesejahteraan keluarga dan ketahanan keluarga, sehingga tercipta ekonomi yang lebih baik," kata dia.

TIM

Dandim 0308 Pariaman: Meski Simbol PKI Belum Ditemukan Intel Tetap Jalan

Written By oyong liza on Sunday, 22 May 2016 | 11:23




Elemen masyarakat Padangpariaman nyatakan sikap menolak masuk dan berkembangnya paham komunis di Padangpariaman.

Sikap tersebut ditegaskan dalam penandatanagan pernyataan menolak dan mengantisipasi bangkitnya komunis di NKRI oleh bupati Padangpariaman, Dandim 0308 Pariaman, Kapolres Padangpariaman, ketua DPRD Padangpariaman, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Ormas dan LSM se Padangpariaman.

Pernyataan sikap tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan hari kebangkitan nasional (Harkitnas) Indonesia ke 108 tahun 2016. 

Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni didampingi wakil bupati Padangpariaman, Suhatri Bur menegaskan sikap pemerintah tegas menolak masuk dan berkembangnya paham komunisme serta bangkitnya organisasi terlarang Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia, khususnya kabupaten Padangpariaman.

"Kita tegas menolak masuk dan berkembangnya paham komunis di Padangpariaman apalagi bangkitnya organisasi terlarang PKI yang beridiologi komunisme, tidak ada celah bagi komunis di Padangpariaman," tegas keduanya.

Meskipun terlarang dan ditolak, namun pihaknya belum bisa melakukan tindakan terhadap perkembangan paham komunisme dan PKI. Hal itu dikarenakan, belum ada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat tentang penanganan serta antisipasi komunisme dan PKI di daerah.

"Kita belum bisa lakukan tindakan kepada pelanggar yang berkaitan komunisme, karena hingga saat ini belum ada juklas dan juknis dari pemerintah pusat tentang tindakan kepada para pelannggar, namun hal tersebut dapat kita koordinasikan dengan instansi lintas sektoral seperti kepolisian dan Kodim 0308 Pariaman," ujar Ali Mukhni.

Tambah dia, meskipun belum terdapat juklas dan juknis penanganan komunisme dan PKI, pemerintah Padangpariaman tetap menghimbau masyarakat untuk antisipasi bahaya laten komunisme dengan meningkatkan keimanan dan peningkatan peran orang tua dan tokoh masyarakat untuk membantengi generasi muda dari paham komunis.

"Orang tua, tokoh masyarakat, tokoh adat harus berperan mengingatkan generasi muda anak dan kemenakan agar jangan disusupi oleh pemahaman radikal kiri ini, seluruh pihak sama sama bertanggung jawab," himbaunya.

Momen hari kebangkitan nasional ke 108 tahun 2016, Ali Mukhni juga mengajak generasi muda untuk bekerja keras untuk membangun bangsa.

Dandim 0308 Pariaman, Letkol. Arh. Endro Nurbantoro mengatakan, paham komunisme dan pergerakan PKI sama bahayanya.

Temuan simbol PKI palu arit menggunakan media buku, baju kaos dan editan foto-foto merupakan provokasi yang dilakukan oleh aktivitas dan tokoh PKI untuk melihat reaksi masyarakat dan pemerintah Indonesia terhadap keberadaan PKI dan penganut paham komunis.

Beredarnya simbol-simbol tersebut dapat diartikan sebagai pertanda bangkitnya gerakan komunis. Pernyataan sikap masyarakat yang tegas menolak paham komunisme dan PKI membuat aktivisnya takut.

"Ini seperti pancingan, disebar seperti itu dan mereka lihat tanggapan dan respon kita, apakah sikap Indonesia menerima atau menentang. Kenyataannya, penolakan oleh seluruh masyarakat melalui tokoh-tokoh akan membuat mereka berfikir ulang untuk bergerak," sebutnya. 

Imbuh Endro, meskipun belum ditemukan indikasi gerakan penyebaran paham komunis dan penyebaran simbol-sombol komunis palu-arit di wilayah komando Kodim 0308 Pariaman, pihaknya melalui petugas unit intel dan babinsa terus melakukan monitor indikasi tersebut. Ia menghimbau masyarakat untuk melaporkan kepada petugas jika menemukan lambang-lambang PKI. 

"Meskipun belum ada ditemukan hal tersebut, kita tetap monitor di lapangan melalui petugas unit dan babinsa, jika masyarakat ada menemukan, dapat melaporkan segera kepada petugas kami atau petugas lain," jelasnya.

TIM

Pemkab Padangpariaman Gelar Pisah Sambut Dandim 0308/Pariaman

Written By oyong liza on Monday, 29 February 2016 | 20:12




Ada yang istimewa pada saat acara pisah sambut Dandim 0308 Pariaman dari Letkol. Inf. Persada Alam kepada Dandim yang baru Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Senin (29/02) di Hall IKK Parit malintang. Betapa tidak, acara tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI John Kenedi Aziz (JKA).

JKA mengaku bangga atas torehan prestasi Dandim Persada Alam yang telah bertugas selama kurang lebih 16 bulan di Padangpariaman dan sekaligus mengucapkan selamat datang kepada Dandim yang baru Endro Nurbantoro.

”Kami titip harapan untuk menjaga sanak kemenakan kami, orang tua kami dari penyakit masayarakat seperti orgen tunggal, narkoba, dan pergaulan bebas," kata JKA.

Dia berharap agar prestasi yang telah dibuat Persada Alam akan terus dilanjutkan oleh Dandim yang baru.

Dandim Endro Nurbantoro yang belum lama sertijab berjanji akan meanjutkan apa yang telah dibangun oleh Persada Alam, dia pun mohon dukungan untuk itu dari semua pihak.

“Mohon kiranya dibukakan pintu untuk kami menjadi keluarga besar masyarakat Padangpariaman,” kata Endro.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat jalan kepada Persada Alam.

 “Selama kita bergaul bersama Bapak Persada Alam, apa yang kita lakukan siang malam, ke sawah, ke ladang, ke hutan rimba belantara, kita jalani bersama,  tiada kata yang lebih tepat kita ucapkan selamat jalan dan semoga semua itu menjadi amalan dan ibadah bagi beliau dan kita semua di hadapan Allah SWT,” ujarnya.

Kepada Dandim yang baru, Ali Mukhni tak lupa minta dukungan KODIM untuk bersama mambangun Padangpariaman.

"Orang Minang, khususnya, Padangpariaman sangat senang dengan tamu. Tangan kami terbuka dan pintu kami terbuka lebar buat Dandim Endro Nurbantoro,” kata bupati.


HS

Ditinggal Persada Alam, Kodim 0308/Pariaman Punya Komandan Baru




Selaku pribadi dan pemerintah daerah Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0308 Pariaman yang lama Letkol. Inf. Persada Alam, atas kerjasama yang telah terjalin selama ini.

"Semoga ditempat yang baru bapak dapat lebih sukses lagi," kata Mukhlis pada acara jamuan makan malam dan pisah sambut Komandan Distrik Meliter (Dandim) 0308/Pariaman di balairung rumah dinas walikota, Sabtu malam (27/2).

Dia menuturkan bahwa dimasa kepemimpinan Persada Alam, Kota Pariaman bisa mendatangkan Panglima TNI ke Pariaman.

"Teritorial Kodim 0308 ada 2 daerah, yaitu Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman. Melalui kerjasama di bidang pertanian untuk menjadikan Indonesia swasembada beras, bersama Kodim, Kota Pariaman telah menjadi kota yang walaupun lahan pertaniannya tidak terlalu luas, tetapi telah dapat menjadi kota yang sukses swasembada beras," imbuhnya.

Saat ini, tambah Mukhlis, produksi padi di Kota Pariaman telah mencapai 35.500 ton/ha, sampai tahun 2017. Sedangkan untuk kebutuhan Kota Pariaman hanya 18 ribu ton/ha, sehingga masih surplus.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS saat ini, ujar dia, Kota Pariaman sudah mencapai 6,5 ton/ha, peringkat dua setelah Bukittinggi, hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi pihaknya.

Dia juga berharap Dandim yang baru dapat meneruskan kerjasama ke arah yang lebih baik.
 

"Ini dibuktikan pada tahun 2014 yang lalu, kami Pemerintah Daerah dan Dandim 0308 Pariaman menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI saat itu Bapak Boediono di lapangan Makodim 5 Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, yaitu Penghargaan Dharma Karya Kencana kepada Letkol Nursamsudin (Dandim 0308 periode 2014) dan untuk Pemko Pariaman mendapat anugrah penghargaan Lencana Manggala Karya Kencana dalam hal pencapaian terbaik untuk program KB Pria,” jelasnya.

Dandim 0308 Pariaman yang lama Letkol. Inf. Persada Alam digantikan oleh Dandim yang baru Letkol. Arh. Endro Nurbantoro (mantan Kabag Pers Set Pussenarhanud Kodiklat TNI AD), sedangkan Persada Alam dipromosikan menjadi Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasdam I Bukit Barisan di Medan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dan istri Ny. Lucy Genius, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin dan istri, Kapolres Pariaman AKBP Rico Junaldi dan istri, Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Reni Mukhlis, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Armen dan istri, Sekwan Syahfirman, Kepala SKPD, Kabag, Camat dan perwira di Kodim 0308 Pariaman.

TIM

Genius Puji Kodim 0308/Pariaman Gencar Sosialisasikan Gerakan KB-Kes

Written By oyong liza on Tuesday, 10 November 2015 | 20:41




Kodim 0308 Pariaman mendapatkan apresiasi oleh BKKBN Provinsi Sumbar dalam rangka penilaian KB-Kes TNI bertempat di Makodim Pariaman, Kuraitaji, Selasa (10/11).


Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, ketua tim penilai Provinsi Sumatra Barat Mayor.Inf Tanjung dari Posiwanwil Sisterrem 032/Wirabraja, perwira penghubung Mayor Hamdani, serta sejumlah kepala SKPD dan bidan se-Kota Pariaman.


Pada kesempatan itu Genius umar menuturkan bahwa Indonesia termasuk negara yang pertumbuhan penduduknya sangat tinggi. Dengan tingginya tingkat pertumbuhan penduduk tersebut, kata dia mengakibatkan kurangnya tingkat kesejahteraan masyarakat secara nasional.

"Oleh karena itu, pemerintah Kota Pariaman berusaha untuk menekan angka pertumbuhan ini dengan mensosialisasikan program KB kepada masyarakat khususnya pasutri usia subur," kata Genius.


Dia menyebut, sering didengar dan dilihat banyak masyarakat Indonesia khususnya masyarakat pedesaan yang memiliki anak lebih dari dua orang, bahkan hingga 5 orang.

Hal itu menurut dia tentu menjadi perhatian serius bagi pemangku kepentingan.

"Dengan jumlah anak yang banyak dan penghasilan yang pas-pasan mengakibatkan keluarga tersebut tidak mampu memberikan gizi dan pendidikan yang baik dan bagus kepada anak-anaknya,” tambah Genius.


Dengan adanya kegiatan KB-Kes TNI ini, kata Genius diharapkan populasi penduduk khususnya Kota Pariaman dapat dikontrol.


Mayor Hamdani, juga mengatakan bahwa Kodim 0308 Pariaman akan selalu mendukung semua program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Kota Pariaman untuk kemajuan bangsa Indonesia, seperti program KB-Kes.

"TNI terus mensosialisasikan dan mengajak kepada masyarakat untuk ber-KB," kata dia.


Rz

Dandim Jelaskan Beda MOP dengan Kebiri bagi Reproduksi Pria

Written By oyong liza on Wednesday, 9 September 2015 | 19:28



Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Pariaman bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0308 Pariaman dalam rangka mengelar pelaksanaan KB-KES Terpadu tahun 2015 dengan Sistim MOP (Medis Operasi Pria) yang diselenggarakan, Rabu, di Makodim, Kuraitaji (9/9).

Kepada wartawan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0308 Pariaman Letkol. Persada Alam, mengatakan bahwa MOP (medis oprasi pria) dilakukan dengan cara membuat satu atau dua sayatan kecil pada kulit scrotum (kantung buah zakar).

"Kemudian saluran keluarnya diikat sehingga ketika keluar tidak mengandung sperma lagi," ujarnya.

Menurut dia, MOP bertujuan untuk menyukseskan program nasional dengan cara menekan lajunya angka kelahiran yang cukup tinggi di Indonesia (Populasi control).

Masih menurutnya, sebagaimana yang sering dicemaskan kaum Adam, MOP jauh berbeda dengan kebiri. Dengan MOP produksi hormon testoteron pria tetap berjalan seperti biasa. Sedangkan kebiri mematikan reproduksi pria.

"Sementara kebiri membuat laki-laki tidak bisa memproduksi sperma lagi. MOP tidak perlu dikhawatirkan menimbulkan impotensi. Semua fungsi kejantanan laki-laki masih normal dengan metode MOP,” dia menambahkan.

Kegiatan MOP dilaksanakn selama 3 hari dengan target lakukan MOP kepada 173 orang pria.

Rz/OLP

Gandeng Pemko Pariaman dan Kodim, Lintang Enam Santuni Anak Yatim sekaligus Gelar Acara Bertema Religi

Written By oyong liza on Wednesday, 8 July 2015 | 10:16



Bulan suci ramadhan 1436 H, Lintang Enam bekerjasama dengan Kodim 0308 Pariaman, menggelar acara Tabligh Akbar dan Parade Bedug dalam rangka Bakti Lintang Enam Untuk Nagari yang diadakan di halaman Mesjid Al Ikhlas, Simpang Jagung Kuraitaji, Senin(6/7).
 

Acara yang dihadiri langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Dandim 0308 Pariaman Letkol Inf Persada Alam, Kapolres Pariaman AKBP Riko Junaldi, S.I.K, Area Manager Lintang Enam Sumbar, Sahurian, Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Reni Mukhlis, Ktua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, dan seluruh anggota Kodim 0308 Pariaman.

Pada kesempatan itu Mukhlis mengatakan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0308 Pariaman. Hal itu menurutnya dapat menjalin silaturahmi dan mempererat jalinan ukhuwah islamiyah.

"Juga sekaligus syiarnya agama Islam melalui penampilan band bergenre Islami dan orkes gambus sekaligus tausyiah yang disampaikan oleh ustad nantinya," ujarnya.

“Terimakasih karena telah menunjuk Kota Pariaman sebagai salah satu kota tujuan kegiatan Bakti lintang Enam Untuk Nagari. Diharapkan dengan semakin banyaknya ivent atau kegiatan yang dibuat di Kota Tabuik ini, dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan serta mampu mewujudkan  masyarakat sadar wisata di Kota Pariaman,“ ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Inf. Parsada Alam menuturkan bahwa kegiatan Lintang Enam Bakti Untuk Nagari ini diadakan di tiga kota untuk Sumatera Barat. Dan menurutnya Kota Pariaman adalah perdana diadakannya Tabligh Akbar dan Parade Bedug.

"Selanjutnya akan diadakan di Kota Solok dan terakhir di Kota Padang. Diharapkan acara ini dapat menghibur serta meningkatkan sinergitas pemerintah dan masyarakat," kata dia.

Disaat yang sama Kepala Promosi Lintang Enam, Joni Irwanto, menjelaskan acara Bakti Lintang Enam Untuk Nagari tersebut diadakan setiap tahun mengusung kegiatan yang berbeda-beda.

"Untuk tahun ini dengan menggelar Tabligh Akbar dan Parade Bedug. Puncak acara akan dilaksanakan di Kota Padang dari tanggal 10 hingga 12 juli di Mesjid Raya Sumbar. Dan untuk Kota Pariaman selain acara tersebut juga pemberian santunan untuk 200 anak yatim, buka bersama, tausyiah oleh ustad Ali Nurdin, live music band lagu-lagu religi serta penampilan artis asal Kota Pariaman Khairat KDI," katanya.

Topik Terhangat

postingan terdahulu