Jamohor Dianggap 'Kuda Hitam' Kursi Wakil Walikota
H Bagindo Jamohor (kanan) saat berbincang serius dengan Wabup Padangpariaman Suhatri Bur
Pariaman -- Suasana politik jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pariaman agaknya semakin panas saja. Hal itu setidaknya terlihat dengan bermunculannya sejumlah nama calon yang akan ikut meramaiakan pestas demokrasi langsung tersebut.

Selain Genius Umar, Mardison Mahyuddin dan Mahyuddin, yang memuncaki poling, sejumlah nama calon kuda hitam mulai menampakan diri. Sebut saja Edison TRD, HM Sa'ban, Syahril Amiruddin, Asmi, Indra Jaya, Bahrul Anif -- dan yang terhangat munculnya nama Bagindo Jamohor.

Munculnya nama Bagindo Jamohor sebagai bakal calon wakil walikota Pariaman tidak begitu mengagetkan publik Pariaman mengingat kiprah Jamohor selama ini. Bagi masyarakat Pariaman sendiri, figur Bagindo Jamohor dikenal aktif, baik sebagai politisi, pengusaha dan akademisi. Ia populer di pelbagai kalangan.

Bahkan bentuk keseriusannnya maju sebagai calon wakil walikota, Jamohor sendiri telah mendaftar pula secara resmi melalui Partai Hanura Kota Pariaman. Ia juga berencana mendaftar ke Partai Golkar, PAN dan melakukan lobi-lobi koalisi partai.

Seperti diakui Jamohor saat dihubungi wartawan di Pariaman, Rabu (26/7/2017), motivasi dirinya maju sebagai calon wakil walikota Pariaman, tak lain agar bisa lebih mengabdikan diri dalam memajukan Kota Pariaman. Mandat eksekutif akan membuatnya lebih leluasa berbuat demi cita-cita yang selama ini dia endap.

Jamohor mengatakan, pembangunan yang telah dilakukan duet Mukhlis Rahman dan Genius Umar akan tetap dipertahankan, karena terbukti memiliki dampak positif bagi perkembangan Pariaman. Ia bertekad akan melibatkan masyarakat dalam segala aspek pembangunan karena sifat pemerintahan sebagai fasilitator mesti menangguk aspirasi rakyat, bukan ambisi pribadi.

"Selain itu, kalau sekiranya saya diamanahi menjadi wakil walikota Pariaman nantinya, maka saya akan berusaha membantu tugas-tugas walikota terpilih, khususnya mendorong peningkatan pendapatan daerah dan ekonomi masyarakat yang berkeadilan," kata politisi senior Golkar Sumatera Barat itu.

Mantan anggota DPRD Padangpariaman tiga periode itu menyebutkan, agar sebuah kota lebih maju dan berkembang, rasa memiliki masyarakat terhadap kota harus ditingkatkan.

"Rasa memiliki oleh warga terhadap kota harus meningkat, tentu ekonomi masyarakat harus ditingkatkan terlebih dahulu. Karena kalau ekonomi masyarakat sudah tinggi, maka dengan sendirinya akan timbul kebanggaan dan rasa memiliki daerah dengan sendirinya," sebutnya.

Dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, jelasnya, masyarakat perlu permodalan. Kredit lunak sangat dibutuhkan masyarakat dalam pengembangan usaha, tantangan pemimpin mewujudkannya.

"Sekalipun selama ini pihak perbankan cukup banyak menyediakan fasilitas kredit, tetap saja dirasakan masih cukup berat oleh masyarakat. Tidak terkecuali juga kredit usaha rakyat atau KUR, yang bunganya berkisar 9 persen," terangnya.

Untuk itu lanjutnya, ke depannya kapan perlu kredit lunak yang disalurkan kepada masyarakat atau pengusaha kecil dan menengah, perlu diturunkan atau lebih dilunakkan lagi.

"Untuk menggairahkan ekonomi masyarakat bawah, jika perlu nantinya pemerintah kota harus berani untuk mensubsidi kredit," ungkapnya.

Terkait dunia kepariwisataan, menurutnya perlu lebih dipertegas lagi. Kota Pariaman harus bisa menjadi kota transit permanen dengan penginapan yang selalu penuh penghuni.

Berbagai fasilitas pendukung untuk itu perlu terus ditingkatkan dan dilengkapi. Baik itu fasilitas hotel yang representatif dengan harga bersaing, fasilitas kuliner atau restoran yang bonafid dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

"Pariaman yang dulunya dikenal menjadi tujuan bagi pendatang dan pedagang dari berbagai  belahan negara, perlu dibangkitkan dan dikembalikan lagi eranya," sebutnya.

Menurutnya, peluang untuk mengembalikan kejayaan masa lalu Pariaman cukup terbuka asalkan ada kemauan semua pihak. Baik dari elemen masyarakat, perantau, kalangan pengusaha dan pemerintah.

"Harapan itu sesuai dengan potensi yang dimiliki saat ini. Kota Pariaman adalah pintu gerbang utama masuk ke Sumatera Barat, baik melalui darat, melalui jalur laut dan udara. Pariaman strategis dari sisi perdagangan dan jasa jika dikemas dengan baik," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Jamohor sendiri sebelumnya pernah tercatat sebagai penerima penghargaan koperasi, usaha kecil dan menengah tingkat nasional dari pemerintah pusat.

Diantaranya, penghargaan Bakti Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dari Mentri Negara Ekonomi Kecil dan Menengah, pada era pemerintahan Presiden Gus Dur tahun 2001. Begitu pula penghargaan pengusaha kecil berprestasi tingkat nasional tahun 2002 dan penghargaan Bakti Koperasi, usaha kecil dan menengah juga tahun 2002, pada era pemerintahan Megawati. (Yurisman Malalak/OLP)
Banjir Dukungan, Jamohor Maju Pilkada Pariaman

Pariaman -- Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Pariaman, H Bagindo Jamohor, S.Sos, M.Msip nyatakan sikap resmi maju pada bursa Pilkada Pariaman 2018. Ia membidik kursi wakil walikota Pariaman sebagai target realistis.

"Atas dukungan dan dorongan dari tokoh masyarakat Pariaman dan akar rumput, saya siap maju Pilkada Pariaman 2018," ungkap Jamohor di Pariaman, Jumat (14/7/2017).

Wakil Ketua Baznas Kota Pariaman itu mengaku telah menyiapkan diri dan sejumlah program yang akan ia terapkan jika terpilih nanti. Ia menilai pembangunan yang telah ada sekarang perlu ditingkatkan, terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Pembangunan infrastruktur saat ini telah berjalan dengan baik. Pariwisata menggeliat dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat. Ke depan, selain merawat dan membenahi yang telah ada, pengembangan ekonomi berbasis kelompok masyarakat ekenomi lemah harus ditingkatkan," ungkap dosen ilmu pemerintahan itu.

Jamohor yang pernah menjadi anggota DPRD termuda dan menjabat selama tiga periode berturut-turut itu, menginginkan terciptanya pemerataan ekonomi masyarakat dengan stimulasi ekonomi dari pemerintah daerah.

"Kemajuan suatu daerah bisa dilihat dari pemerataan kesejahteraan masyarakatnya. Hal itu perlu sebuah program untuk menstimulasinya. Jurang dalam antara si kaya dan si miskin merupakan persoalan klasik di negara kita. Ini mesti kita benahi, terutama skala Kota Pariaman," imbuh politisi senior itu.

Terkait tingkat keterpilihannya, Jamohor mengatakan dalam berbagai survey yang dilakukan khusus bakal calon wakil walikota, dirinya masih yang tertinggi hingga saat ini. Bahkan untuk tingkat keterpilihan sebagai bakal calon walikota, dirinya masih diperhitungkan.

"Namun begitu saya harus realistis. Komunikasi dengan partai politik dan bakal calon walikota juga berjalan dengan baik," sambungnya.

Karena politik itu dinamis, Jamohor belum mau mengungkap dengan siapa dia akan berpasangan nanti. Meski begitu ia menampik rumor akan berpasangan dengan salah satu calon rantau.

"Kita lihat perkembangannya. Apa yang diinginkan masyarakat (berpasangan dengan), itulah keputusan saya nanti," pungkasnya.

OLP
Genius: Selain Telah Kirim 300 Siswa, Kita Juga Akan Kirim Guru SMK Untuk Magang ke Sana



Siswa SMK 1 Pariaman yang mengikuti program magang di pabrik milik perusahaan WOOIN - LG Group sekarang total berjumlah sebanyak 300 siswa dari 192 siswa yang telah dikirim sebelumnya di kawasan industri Bekasi, Jawa Barat. Dikawasan itu setidaknya terdapat lebih dari 300 perusahan dari berbagai level, baik level nasional maupun multinasional. Siswa juga mendapatkan gaji dari program magang. Ratusan siswa asal SMK 1 Pariaman tersebut, sekarang kos di perumahan sekitar kawasan Industri Bekasi yang merupakan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, dan kedua di Asia setelah China.

Menurut Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang pernah berkunjung dan memberikan pembekalan langsung ke pemondokan siswa magang di Bekasi tersebut, dalam pengiriman siswa magang, Pemko Pariaman sudah menandatangani MOU kerjasama dengan pihak WOOIN.

"Hanya Pemko pariaman satu-satunya yang sudah teken kontrak dengan pihal WOOIN LG Group. Dalam kontrak tersebut diantaranya selain siswa magang, juga menerima siswa SMK asal Pariaman bekerja disana, jadi, hanya siswa SMK 1 Pariaman yang sekarang magang di situ," Kata Genius, di ruang kerjanya, Kamis 27/3/2014.

"Diharapkan nanti para siswa ini memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri apalagi perusahan tempat magang sekarang akan memberikan sertifikat industri kepada siswa SMK Pariaman," lanjut Genius yang menyabet gelar Doktor di usia mudanya itu.

Genius menyebutkan di dalam kontrak MOU dengan WOOIN yang telah ditandatangani, Pihak WOOIN juga membantu dalam sisi perbaikan kurikulum dan peralatan praktek yang sesuai dengan kebutuhan industri. Serta bersedia menerima alumni SMK Pariaman bekerja di perusahaan mereka yang tentu musti sesuai dengan kompetensi industri milik perusahaan tersebut.

"Oleh sebab itu, nantinya kita akan kirimkan Guru SMK untuk magang juga di sana untuk perobahan pola pikirnya, disamping mendampingi para siswa magang," jelas Genius.

Sementara itu, H. Bagindo Jamohor, S.Sos, M.Msip, Ketua KADIN Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman sangat menyambut baik terobosan yang telah dilakukan Pemko Pariaman dalam pengiriman siswa magang ke perusahaan multi nasional tersebut.

"Ini adalah lompatan awal yang sangat berarti dalam dunia industri tekhnologi modern. LG itu adalah perusahaan raksasa terbesar di dunia. Kerjasama yang dibangun ini sama sama menguntungkan kedua belah pihak, baik WOOIN LG, maupun bagi Pemko Pariaman. Diharapkan nantinya agar kerjasama tersebut naik ketingkat yang lebih tinggi, seperti membangun sebuah pabrik di Kota Pariaman," Harap Jamohor.

Catatan Oyong Liza Piliang
Jamohor: Mukhlis Adalah Walikota Senior Paling Berprestasi di Sumbar




Siapa yang dipilih masyarakat, itulah yang terbaik untuk memimpin, demikian dikatakan tokoh masyarakat Pariaman H. Bagindo Jamohor, S.Sos, M. Msip, menyikapi Pemilu 2014, baik pemilihan DPRD Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman, Provinsi, DPR RI, maupun DPD RI.

"Yang terpilih nanti, itulah yang terbaik. Masyarakat tidak pernah salah dalam memilih," ujar Ketua KADIN Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman ini, Sabtu 22/3/2014 di palanta samping BPD.

Dia menambahkan, anggota DPRD Kota Pariaman yang terpilih nantinya adalah merupakan putra-putri terbaik Pariaman.

"Kita contohkan saja Walikota Mukhlis dan Wawako Genius. Mereka dipilih masyarakat karena prestasinya, kecerdasannya dan dedikasinya selama ini untuk Kota Pariaman," imbuh Jamohor mencontohkan.

Disebutkan, selama kepemimpinan Mukhlis sebagai Walikota, sudah banyak penghargaan Nasional diberikan untuk Kota Pariaman. Diantaranya piala WTN (Wahana Tata Nugraha) dua kali berturut-turut, piala Adipura dan Kota Pariaman sebagai Kota layak Anak.

"Mukhlis sekarang Walikota senior di Sumatera Barat yang paling banyak mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Dalam mengelola keuangan daerah, Kota Pariaman mendapat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) berturut-turut, untuk mendapatkan itu semua sangatlah tidak mudah," sebutnya.

Catatan Oyong Liza Piliang

Yulius Danil Siap Pimpin Partai Golkar Kota Pariaman, Ini Kata Jamohor
                               Yulius Danil dan Bagindo Jamohor



Meskipun bursa pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Pariaman pada tahun 2015, namun isu siapa yang akan menggantikan Mardison Mahyuddin yang telah menjabat sebagai Ketua DPD selama dua periode tersebut, berhembus cukup kencang, jauh dari senyap. Nama Jamohor dan Yulius Danil , serta Ahmad Yani disebut sebagai kandidat kuat untuk menduduki kursi orang nomor 1 di partai berlambang pohon beringin Kota Pariaman tersebut.

"Saya kan orang Golkar, punya sertifikasi diklat. Memang ada dorongan dari rekan-rekan, baik DPD Golkar Kota Pariaman maupun Provinsi agar saya memimpin Partai ini," kata Yulius Danil, mantan Ketua DPD Partai Golkar Padangpariaman di palanta samping BPD Kamis pagi 09/1/2014.

Menurutnya, hal itu masih jadi bahan pertimbangan bagi dirinya. Dia mengatakan dengan tidak mencalonnya sebagai Caleg, konsentrasinya akan terfokus jika memimpin sebuah organisasi kepartaian.

"Saya tidak mencaleg. Kita lihatlah dulu. Namun jika rekan-rekan menginginkan saya memimpin Golkar Kota Pariaman, saya siap. Konsentrasi akan terfokus untuk membesarkan Partai karena saya tidak mencaleg," imbuhnya.


Menaggapi hal itu, Jamohor mengatakan sah-sah saja dalam alam Demokrasi. Dia mengatakan bahwa selain dirinya adalah kader paling senior di Kota Pariaman juga Kader Militan yang tidak pernah bolak-balik Partai.

"Saya kader Golkar sejak Tahun 1983 dan hingga kini masih tetap di Golkar dan tidak pernah bolak-balik ke Partai lain lalu masuk lagi ke Golkar. Saya menjaga militansi, baik ketika duduk di DPRD maupun tidak dan mematuhi setiap Juknis Partai Golkar," kata dia.
 

Mari kita tunggu saja. Para pengamat Politik di Kota Pariaman memang memprediksikan bahwa bursa kursi nomor 1 Partai Golkar Kota Pariaman memanas sejak berhembusnya kabar bahwa Jamohor dan Yulius Danil serta Ahmad Yani dikabarkan maju selepas habisnya masa jabatan Mardison Mahyuddin sebagai Ketua DPD Golkar selama dua Periode pada tahun 2015.

Catatan Oyong Liza Piliang
IJP dan Jamohor Sesalkan Pernyataan Mardison Tentang Alasan Dicoretnya 2 Unit Pengadaan Bus Sekolah




Dengan dicoretnya anggaran pengadaan bus sekolah oleh Banggar DPRD Kota Pariaman membuat beberapa tokoh masyarakat Pariaman angkat bicara.

Sebelumnya, Mardison, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman mengatakan bahwa Pemko hanya mengajukan anggaran untuk pengadaan 2 unit bus saja yang nantinya dapat menimbulkan kecemburuan sosial bagi sekolah lainnya.

"Mereka hanya ajukan anggaran untuk dua unit bus sekolah. Kita inginnya tiap sekolah dapat satu bus agar tidak terkesan pilih kasih," kata Mardison kepada kami.

Yang paling pertama angkat bicara adalah Indra Jaya Piliang, Tokoh Nasional asal Pariaman. IJP sapaan akrabnya melalui Twitter menyayangkan pencoretan pengadaan bus sekolah tersebut karena alasan hanya diajukan 2 unit saja.

"Ya dua (unit bus) dulu lah (kemudian baru ada penambahan)," tulis IJP via akun Twitternya.

Pendapat senada juga dikatakan Ketua KADIN Kota Pariaman/Padang Pariaman H. Bagindo Jamohor, S.sos, M.sip Jum'at pagi tadi di palanta samping BPD 20/12/2013. Jamohor menilai tidak tepat jika alasan pencoretan tersebut dikarenakan pihak Pemko hanya mengajukan dua unit bus sekolah saja. Kata dia lagi, bus sekolah bukan milik satu sekolah, namun akan selalu berputar-putar jemput antar siswa serta menyinggahi sekolah-sekolah yang ada.

"Alasan itu tidak bisa diterima. Bus sekolah bukan milik tiap sekolah, tapi akan selalu berputar sesuai rute dalam antar jemput siswa. Bus itu nantinya akan menyinggahi tiap-tiap sekolah yang ada di Kota Pariaman, bus sekolah bukan milik satu sekolahan," kata Jamohor.

Jamohor berharap dengan masih adanya sisa waktu sebelum ketok palu APBD semoga ada perubahan dalam kebijakan tersebut.

"Bus Sekolah adalah demi kepentingan umum. Semoga sebelum ketok palu hal itu bisa direvisi lagi," tandas Politisi Golkar senior ini berharap.

Catatan Oyong Liza Piliang
Pembangunan BP2IP dan Dermaga Tiram Serap 500 Tenaga Kerja Perhari




Besok 19 Oktober 2013, Menteri Perhubungan RI akan melakukan Pengecoran Secara Simbolis dalam rangka dimulainya Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.

"Insya Allah, Besok Bapak Menteri Perhubungan secara simbolis akan melakukan pengecoran BP2IP Tiram, Bersama Bapak Gubernur SUMBAR, Wakil Gubernur, Bupati Padang Pariaman, Wabup, serta Tokoh Masyarakat Kota dan Kabupaten Padang Pariaman." Ujar Budi Utama, Kepala Dinas Perhubungan Padang Pariaman.

Selain itu, menurut Budi, Pembagunan BP2IP Tiram secara tekhnis dibangun dengan struktur Tahan Gempa Hingga 9 SR.

"Pondasi Kebawah sedalam 36 meter, bangunan 3 lantai. Dilantai Atas juga dibangun Hellypad untuk mendaratnya Helikopter." Tuturnya.

Pengerjaan BP2IP tersebut menyerap sebanyak 500 Tenaga kerja perharinya sebagaimana yang dituturkan Ketua KADIN Kota dan Kabupaten Padang Pariaman, H. Bagindo Jamohor, S.Sos, M.Sip.

"Kita Patut bersyukur dengan dibangunnya BP2IP ini. Selain Positif kedepannya, juga sekarang menyerap tenaga kerja sebanyak 500 Orang lebih kurangnya perhari." Ungkap Jamohor barusan kepada kami.

"Ini meciptakan lapangan kerja baru bagi warga Pariaman, belum lagi imbas lainnya seperti Warung Makanan dan Pedagang lainnya disekitar Lokasi Pembangunan BP2IP dan Dermaga tersebut." Tutupnya.

Catatan Oyong Liza Piliang
Jika Ini Selesai, Kota Dan Kabupaten Padang Pariaman Akan Melaju Pesat




Mentri Perhubungan RI direncanakan akan Datang melihat langsung Proses Pembangunan Dermaga dan Pusat Pendidikan Pelayaran bertaraf Internasional di Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis, pada tanggal 19 Oktober 2013, demikian Kata Budi Utama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, di Kantor Bupati, Parit malintang siang tadi.

"Mentri Perhubungan akan berkunjung ke Pariaman dengan Agenda melihat langsung pembangunan Sekolah Pelayaran dan Dermaga bertaraf Internasional di Tiram." Ujar Budi seusai Jeda rapat dengan Sekdakab Padang Pariaman pada kami.

Pusat Pendidikan Pelayaran serta Dermaga bertaraf Internasional tersebut berlokasi di kecamatan Ulakan Tapakis. Dari data yang kami kumpulkan dilapangan, Proyek Multiyear ini bernilai 3 Triliun Rupiah, mencakup bangunan Dermaga terbesar di Sumatera Barat dan Bangunan Pusat Pendidikan Tinggi Ilmu Pelayaran terbesar di Pulau Sumatera.

Menanggapi hal tersebut, Ketu KADIN Kabupaten dan Kota Pariaman, Bagindo Haji Jamohor, S.sos, M.sip, sangat mengapresiasif dengan akan lahirnya Pusat Pendidikan Ilmu Pelayaran dan Dermaga di Kabupaten Padang Pariaman tersebut.

"Sebagai Jendela Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman nantinya akan menjadi Pusat sentral berbagai sektor pembangunan jika Dermaga dan Sekolah Tinggi Pelayaran tersebut selesai." Ungkap Jamohor disamping Bupati Padang Pariaman, Drs. H. Ali Mukhni.

Jamohor menambahkan bahwa Kota Pariaman akan ikut terdongkrak dengan adanya Dermaga dan Sekolah Pelayaran tersebut.

"Jelas Imbas positifnya untuk Kota Pariaman. Kota Pariaman musti siap-siap membangun Infrastruktur penunjang baru, Karena Area Dermaga satu akses dengan Daerah Pesisir Pantai Kota Pariaman." Jelas Jamohor merinci.

Kemudian Jamohor berharap agar sektor Pariwisata Pantai Kota Pariaman segera dapat terealisasi dalam waktu dekat.

"Harapan kita agar Kota Pariaman segera menggandeng Investor untuk menggarap Wisata Pantai kita secepatnya. Saya yakin dengan adanya Dermaga Tiram kemudian Objek Wisata Pantai Kota Pariaman yang tergarap secara Profesional dan Punya standar Internasional, Pariaman nantinya akan jadi Pusat Pariwisata dan Perdagangan di Sumbar." Yakin Jamohor.

Ketika ditanya sudah adakah Investor yang akan menanamkan Modalnya untuk pembangunan Objek Wisata Pantai Kota Pariaman, Jamohor menjawab:

"Insya Allah sudah ada Investor, bukan Broker. Kita butuh Investor langsung datang ke Kota Pariaman, Kita memiliki Pantai terbaik disepanjang pesisir Pulau Sumatera."

Padang Pariaman sekarang sudah memiliki Bandar Udara Kataping dengan Nama Bandara Internasional Minangkabau. Kemudian juga akan dibangun Jalan Kereta Api baru menuju Bandara tersebut. Dalam Master Planing kedepannya, Kabupaten Padang Pariaman juga akan membangun Jalan Lingkar (Tol) , Dermaga Internasional dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran.

Catatan Oyong Liza Piliang
Inilah Penyebab Gagalnya Investor Ber-Investasi Menggarap Wisata Pantai Dan Pulau
                            Pantai Pariaman dilihat dari Pulau Angso Duo



Optimalisasi Pariwisata Pantai Kota Pariaman sebenarnya sudah hampir teralisasikan sejak kepemimpinan Mukhlis periode sebelumnya. Menurut Jamohor, sudah ada beberapa Investor serius yang mau menggarap Spot Gandoriah--Pulau sebagai Tujuan Wisata Utama di Kota Pariaman.

"Kalau tidak ditentang Masyarakat pasti Kota Pariaman sudah memiliki Kereta Gantung Menuju Pulau (4 pulau)" Ungkap Jamohor, Orang Dekat Mukhlis kepada kami.

Jamohor melanjutkan seharusnya Program Wisata tersebut musti dapat dukungan semua pihak agar terealisasi.

"Investor sebelumnya sudah Oke, namun Investor dalam ber Investasi musti merasa nyaman menanamkan modalnya," lanjut Ketua KADIN Kota dan Kabupaten Padang Pariaman ini.

"Sekarang Coba kita lihat Kota Pariaman sekarang? Sepi. Apakah tidak ingin kita Daerah ini ramai oleh Wisatawan yang ujung-ujungnya mengangkat taraf Ekonomi Masyarakat, Meningkatkan PAD? Kota Pariaman memiliki kekayaan Pariwisata yang tiada tandingnya, saya sudah perbandingkan dengan Malaysia dan Thailand, Pantai Kita Jauuuh lebih bagus," Jelasnya lagi.

Disamping hal tersebut Jamohor juga mengungkapkan bahwa Master Plan Wisata Pantai yang batal tersebut sudah di disein sedemikian rupa, seperti Para pedagang diatur dalam satu Area, Harga Makanan punya label dan standar yang terpampang jelas dalam menu pesanan.

Kemudian sektor yang akan digarap mencakup Area dari Rumah Makan Gabuo, Pasir Lohong hingga Muara Pariaman. Jika ke Pulau juga disediakan Transportasi Lori Gantung.

Meskipun demikian, menurut Jamohor, Pemko tetap berusaha merealisasikan kekayaan Wisata kita tersebut. Sektor Wisata Pantai dan Pulau pada Pemerintahan Mukhlis Genius nanti juga jadi prioritas utama.

"Genius (Wakil Walikota terpilih) sudah mendatangkan Investor yang siap dan sangat serius menggarap Wisata pantai dan pulau, bahkan juga akan membangun berbagai Atraksi lainnya."

"Kita tentu tidak ingin untuk kedua kalinya gagal. Untuk itu saya berharap pada Masyarakat Pantai Pariaman agar mendukung Program ini nantinya. Dengan Adanya beberapa Atraksi dan sarana penunjang lainnya seperti Kereta Api Wisata, saya sangat yakin Kota Pariaman jadi pusat tujuan Wisata di Sumatera Barat." Tutup Jamohor berharap.

Dalam pandangan Saya, seluruh elemen Masyarakat musti mendukung Program Pariwisata selama tidak mengabaikan Pedagang kecil yang sudah lama berdagang di Pantai Gandoriah. Pendekatan Persuasif musti dilakukan agar tercapainya program tersebut. Dan kami berharap jangan sampai ada Oknum yang berusaha menggagalkan Program strategis ini dengan tujuan kepentingan dirinya pribadi. Miliki dan Tanamkanlah Rasa Cinta Ke-Daerahan demi Anak Cucu kita nanti.

Catatan Oyong Liza Piliang
Jamohor: Saya Berharap Mukhlis-Genius Rangkul Seluruh Elemen Yang Ada




Dengan akan dilantiknya Pasangan Mukhlis-Genius sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman periode 2013-2018 di Gedung DPRD Kota Pariaman pada tanggal 9 Oktober 2013 nanti, Haji Bagindo Jamohor,S.Sos,M.Sip Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota dan Kabupaten Pariaman berharap banyak pada Pasangan Pemimpin Kota Pariaman tersebut kedepannya.

Jamohor mengatakan Pasangan Walikota kedepan musti merangkul seluruh elemen Masyarakat demi tercapainya kesejahteraan Masyarakat Kota Pariaman yang sama-sama kita cita-citakan.

"Saya berharap pasangan Mukhlis Genius merangkul seluruh elemen Masyarakat yang ada demi kemajuan kita bersama. Namun Masyarakat yang betul-betul peduli dengan kepentingan masyarakat, bukan yang mementingkan dirinya pribadi," Ungkap Politisi Senior Golkar Sumbar ini barusan kepada kami.

Mengenai Acara pelantikan Pasangan Mukhlis-Genius pada tanggal 9 Oktober nanti, Jamohor juga berharap agar para Tokoh Masyarakat juga di undang.

"Acara pelantikan Anggarannya sudah dianggarkan sebelumnya di DPRD, berapa jumlahnya saya tidak tahu, itu bisa ditanyakan kepada Anggota DPRD atau Sekretariat Dewan."

"Namun Intinya, Saya berharap pada acara Pelantikan nantinya Tokoh Masyarakat juga di undang, jangan hanya Tim Sukses saja." Tukas Mantan Anggota DPRD Padang Pariaman selama 3 periode ini berharap.

Disamping itu Jamohor juga berharap kepada Pasangan Mukhlis-Genius nantinya agar bersinergi dengan Pelaku Dunia Usaha, Tigo Tungku Sajarang dan Media.

"Harapan saya sebagai Ketua KADIN kepada Walikota Wakil Walikota kedepan adalah bagaimana kemajuan Dunia Usaha demi kemajuan kita bersama, hal ini tentu perlu sinergi yang kuat antara KADIN dengan Pemerintah,"

"Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah peran Media. Media yang mana? tentu yang punya Idealisme Sosial Kontrol, yang punya Idealisme untuk Kemajuan Kota Pariaman, yang memiliki rasa ke daerahan. Saya berharap agar Pemko nantinya menjalin kerjasama yang baik dan Profesional dengan Media tersebut tanpa menghilangkan Idealisme Media tersebut," Tandas Jamohor serius.

Catatan Oyong Liza Piliang
Bagindo Jamohor Di Desak Bulatkan Tekad Untuk Maju Memperebutkan Kursi Pariaman 1

Orang Pariaman perlu bukti, bukan janji, demikian kata Hosrizal salah satu Tokoh Pemuda Kota Pariaman, " Banyak Baliho Balon mengkampanyekan diri akan membangun Pariaman, mana buktinya ? jangan-jangan setelah mereka terpilih janji tinggal janji." Imbuh Hosrizal yang akrab disapa 'Esi' ini.

Hal tersebut disampaikan Esi dihadapan beberapa Tokoh masyarakat diantaranya Sudirman Palo, Hermanto, Jamohor dll, serta beberapa sahabat dari Media. Esi menukuk, " H Jamohor yang selama ini sering membantu UKM Serta mempermudah cairnya dana KUR buat pedagang dan pengusaha kecil rasanya lebih pantas didukung ketimbang para Calon yang hanya menebar janji." jelas Hosrizal.

Uraian demikian mendapat tanggapan beragam dari tokoh masyarakat. Sudirman Palo berujar," Kiprah Jamohor selama ini memang tidak kita ragukan, saya selalu mendukungnya termasuk ketika diusung menjadi Ketua KADIN Kota dan Kabupaten Pariaman. Namun untuk Pilkada yang akan datang, sebagai Ketua Koalisi Partai non Parlemen , sebelum didukung, Jamohor hendaknya mengikuti mekanisme penjaringan yang kami lakukan." Ungkap Sudirman Palo, Ketua Koalisi Parpol non Parlemen yang memenuhi kuota mengusung sepasang Calon Walikota-Wakil Walikota Pariaman periode 2013-2018.

Topik Pilkada memang jadi pembahasan Panas dipalanta samping BPD ini. Jamohor dalam menanggapi hal tersebut berujar," Sebagai Kader Golkar Senior, saya musti Loyal kepada Partai, jika saya diusung nanti oleh Partai, saya akan merangkul semua elemen, termasuk juga koalisi Partai Non Parlemen agar didapat dukungan yang solid untuk memenangkan Pilkada nanti." ujar Jamohor serius.

beberapa Tokoh masyarakat memang menghendaki Jamohor Maju sebagai Calon Walikota Pariaman, hal tersebut ditanggapi oleh salah seorang Tokoh Masyarakat Sumbar," Kita mendesak Jamohor agar jangan Gamang dalam mengambil keputusan, Jika Partai Golkar memutuskan Balon lain, sebaiknya Jamohor jangan Mundur, sebab Aspirasi Masyarakat sangat deras menginginkan Jamohor untuk memimpin ." Ujar Tokoh Masyarakat yang sangat terpandang di Sumbar ini beberapa waktu yang lalu meyakinkan Jamohor agar jangan hanya berharap pada satu Partai. karena Tujuan berpolitik adalah untuk kepentingan Masyarakat. jika masyarakat menginginkan, apapun kendaraannya, tujuannya tetap sama yaitu mewakili dan memperjuangkan Aspirasi Masyarakat Kota Pariaman.

Catatan Oyong Liza Piliang


Inilah Profil Bagindo H Jamohor S,Sos Yang Rendah Hati Itu

Mendaftarnya Bagindo Jamohor sebagai Balon Wawako lewat sistem penjaringan Partai Golkar pada 30/11/2012 lalu dan setelah dimuatnya dimedia ini tentunya banyak pembaca yang ingin kenal lebih dekat dengan sosok rendah hati ini.

Pria bernama Lengkap H Jamohor S.sos adalah putra Pariaman asli yang lahir di Padang pada 5 april 1962.pria yang beralamat di Kajai Sungai Rotan,kecamata Pariaman Timur Kota Pariaman ini menamatkan pendidikan formal Sebagai berikut :

- SDN 3 PADUSUNAN
- SMPN 1 PARIAMAN
- SMA 1 PARIAMAN
- S1 Universitas Eka Sakti


Jamohor yang menikah dengan Hj,Mulyati (anggota DPRD Kota Pariaman) pada 12 juli 1986 yang dikarunia 4 orang anak ini juga ikut pendidikan dan pelatihan Informal, seperti :

- Penataran P4 Pola pendukung selama 25 jam - 1997
- Penataran Juru Kampanye Golongan Karya Daerah tingkat 1 - 1992
- Pekan orientasi  calon anggota FKP dari unsur keluarga besar ABRI (KBA) 1992-1997
- Pekan orientasi calon terpilih anggota FKP DPRD tingkat I dan II se SUMBAR -1992
- Penataran P4 Pola 120 jam Angkatan XXXV -1996
- Pekan orientasi Caleg Fraksi Abri dan FKP (KBA) DPRD Tk II Wilayah SUMBAR 1997
- Pelatihan Executive Legislative House Depdagri-JICA - 2003
- Diklat Instruktur perkaderan Partai Golkar Tingkat Kota Pariaman - 2003

Riwat Pekerjaan :

- Wiraswasta 1985-1996
- Anggota DPRD 1997-2004
- Wiraswasta 2004 hingga sekarang

Pengalaman Jabatan :

- Direktur Menara Mas, Pariaman : 1985-1996
- Ketua Komisi A DPRD Kab. Padang Pariaman : 2000-2002
- Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman : 2003-2004
- Direktur CV.Rotan Serumpun, Pariaman : 2004 - sekarang
- Ketua KADIN Kab. Padang Pariaman dan Kota Pariaman (2 periode) :2005-sekarang.

Mancaragan Piagam dan penghargaan yang telah diterima Jamohor selama ini, hal tersebut tidaklah membuat ia bangga," kebanggaan saya yang sesungguhnya bila bisa mengabdi kepada masyarakat Kota Pariaman . saya bertekad memajukan ekonomi masyarakat kecil, selama ini saya membina masyarakat dengan berbagai keterampilan dan berbagai cara lainnya, tekad saya cuma satu, Yaitu ingin mensejahterakan masyarakat ekonomi bawah, mengangkat derajat mereka dengan kebijakan yang Ril.. tanpa retorika . program musti langsung ketangan masyarakat, jangan persusah masyarakat dengan birokrasi yang rumit." ujar Jamohor penerima penghargaan dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia ini suatu ketika.

H Jamohor berujar, " Puluhan Penghargaan Dari Kementrian janganlah ditulis.. saya tak ingin dianggap bersifat Ria, Alhamdulillah semua itu saya dapat karena kerja ikhlas demi pengabdian pada masyarakat Pariaman ini." Ujar Jamohor dengan rendah hati..

catatan Oyong Liza Piliang