Polres Pariaman dan Dinas Kesehatan Cek Urin Sopir Angkutan Lebaran
Kasatlantas Polres Pariaman dan Dinas Kesehatan uji urin di Terminal Jati. Foto/Nanda
Pariaman ----- Puluhan supir bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) jalani pemeriksaan urin di Terminal Jati, Pariaman, Sabtu (8/6) pagi.
 

Pemeriksaan urin melibatkan gabungan personil Polres Pariaman, Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Dinas Kesehatan Kota Pariaman, BNK Kota Pariaman dan PT Jasa Raharja Cabang Padang.
   
Pemeriksaan dilakukan sebelum supir bus melakukan perjalanan ke daerah tujuan seperti Jakarta dan sejumlah daerah lain di Pulau Sumatera. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan supir dan awak bus lainnya berada dalam kondisi sehat saat mengendarai.
   
Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan didampingi Kasat Lantas Polres Pariaman Iptu Fitri D Utami, menyebut dari hasil pemeriksaan yang dilakukan belum ditemukan kandungan urin awak bus yang mengandung narkoba ataupun obat terlarang lainnya.
   
"Dari hasil pemeriksaan urin, seluruhnya awak bus hasilnya negatif, baik itu dari kandungan narkoba ataupun kandungan obat lain, seperti obat tidur," terangnya.
   
Ia berkata, konsumsi narkoba sangat membahayakan bagi keselamatan penumpang. Supir yang mengemudi dibawah pengaruh narkoba, minuman keras dan obat terlarang lainnya, membuat supir berada dalam kondisi lepas kendali, beresiko menyebabkan kecelakaan.
      
Meskipun belum terjadi kasus kecelakaan lalulintas di wilayah hukumnya yang disebabkan oleh penggunaan narkoba ataupun obat terlarang, namun pihaknya tetap mengoptimalkan upaya pencegahan.
      
"Belum ada kasus lakalantas lepas kendala karena narkoba. Kebanyakan kasus kecelakaan yang ada adalah kecelakaan tunggal yang disebabkan supir mengantuk," ulasnya.
        
Sebelumnya, pihak Satlantas Polres Pariaman dan Dishub Kota Pariaman juga telah melakukan pemeriksaan kelaikan bus yang meliputi pengecekan kondisi rem, ban dan fungsi vital lainnya.
       
"Kondisi bus yang laik jalan, kita berikan stiker tanda angkutan lebaran 2018," ujarnya.
       
Operasi Ketupat Singgalang sendiri dimulai pada 7 hingga 24 Juni 2018 mendatang. Seluruh personil Polres Pariaman juga telah mulai menempati pos pengamanan dan pos pelayanan. (Nanda)