BPKP RI Akan Bangun Pusdiklat Termegah Indonesia di Tarok City
Bupati Ali Mukhni terima Sestama BPKP RI Dadang Kurnia di IKK Paritmalintang. Foto: Andri
Kayutanam - Lembaga Negara non departemen BPKP RI berharap kepada Bupati Padangpariaman alokasi lahan seluas 10 hektare di Kawasan Strategis Terpadu (KST) Tarok City untuk mendirikan gedung Pusdiklatwas BPKP Wilayah Indonesia Barat.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Utama (Sestama) BPKP RI Dadang Kurnia di ruang kerja Bupati Ali Mukhni di IKK Paritmalintang, Sabtu (15/9).

Dadang mengatakan saat ini pihaknya sudah memiliki dua Pusdiklatwas. Satu di Ciawi dan satu lagi di Bali. Di Ciawi, kata Dadang, sudah tidak bisa diperluas karena berada di kawasan yang padat.

"Kebanyakan peserta diklat kami senang kalau di Bali karena banyak tempat wisatanya. Namun kami ingin juga ada Pusdiklatwas yang lumayan luas dan modern di Sumatera ini," sebut Dadang.

Ia menuturkan kunjungannya ke Padangpariaman guna menindaklanjuti tawaran bupati ke Kepala BPK Perwakilan Sumbar untuk mendirikan Pusdiklat di KST Tarok City.

Menurut Dadang, kebutuhan gedung diklat baru sangat diperlukan mengingat rata rata 13.000 PNS, baik dari APIP maupun auditor harus mengikuti diklat pengawasan setiap tahunnya.

"Banyak permintaan yang tidak bisa kita layani karena keterbatasan gedung diklat," imbuh Dadang.

Ia menyebut, Pusdiklatwas yang akan dibangun di KST Tarok City lebih modern dan lengkap. Jika Pusdiklatnya luas dan modern, sebut dia, peserta diklat selama seminggu hingga 15 hari akan merasa lebih betah.

Ia mengaku juga terkesan dengan konsep KST menjadi pusat pendidikan dan pelatihan. Pusat pendidikan dengan perguruan tinggi akan mendatangkan banyak orang dalam suatu waktu dan permanen.

"Jika kawasannya ramai otomatis perekonomian masyarakat sekitar akan meningkat. Seperti di Depok, maju karena ada UI dan beberapa universitas swasta," jelasnya.

Ia menyatakan jika lahan di Tarok City sudah diperoleh, pihaknya akan langsung membuat desain bangunan, kemudian mengusulkan anggaran ke DPR RI.

Djoko menjelaskan bahwa setiap tahun terjadi peningkatan peserta diklat dari berbagai kelas diklat. Dari tahun ke tahun selalu terjadi peningkatan signifikan. Pada 2013 tercatat 6.089 peserta diklat. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat pada 2016 dengan jumlah peserta 13.409.

Peningkatan jumlah peserta tidak diiringi dengan peningkatan sarana diklat. Peningkatan jumlah peserta memaksa pihaknya untuk melaksanakan diklat di luar sarana prasarana Pusdiklat. Proporsi penyelenggaraan diklat di luar Pusdiklat senantiasa meningkat dari 34% pada 2013, meningkat menjadi 45% pada 2017.

"Jumlah peserta diklat dari Provinsi Sumatera Barat tahun 2017 meningkat 250% dari tahun 2015. Sementara jumlah peserta diklat dari seluruh Sumatera tahun 2017 meningkat lebih dari 200% dari tahun 2015," pungkasnya.

Bupati Ali Mukhni menuturkan rencana pembangunan KST Tarok City dimulai sejak 2016 saat ISI Padang Panjang datang menemuinya untuk bisa dicarikan lahan pemindahan kampus ISI Padang Panjang.

"Boleh dikatakan ISI Padang Panjang lah yang membuka jalan pertama kali terbukanya KST ini," kata Ali Mukhni.

Ia menceritakan, ISI Padang Panjang berkeinginan mencari lahan di Padangpariaman dan terbukalah informasi dari BPN Padangpariaman bahwa ada tanah negara seluas 697 hektare berdasarkan SK Kepala BPN RI Nomor 25-V.B-2003 tanggal 3 September 2003 tentang Penegasan Batalnya Pemberian Hak Guna Usaha berdasarkan SK Kepala BPN Tanggal 5 Oktober 1992 Nomor 24/HGU/BPN/92 Atas Tanah yang terletak di Kabupaten Padangpariaman.

"Kemudian, kami menawarkan lahan di KST ke beberapa perguruan tinggi yanga ada di Sumbar dan mendapat sambutan yang sangat positif. Antara lain Universitas Negeri Padang, Pliteknik Negeri Padang dan UIN Imam Bonjol Padang," sambung Ali Mukhni.

Selanjutnya, kata Ali Mukhni, lahan di KST juga ditawarkan ke beberapa Kementerian dan Lembaga Non Departemen seperti Kemenkes, Kejagung, Kemenhan, BPN dan LAN.

"Semua instansi tersebut tertarik, bahkan LAN sudah MoU dengan gubernur dan kami. Sementara Menkes menjanjikan akan mendirikan rumah sakit vertikal bertaraf internasional," jelasnya. (Andri/OLP)
Menristekdikti Segera Bangun Tiga PTN di Tarok City
Menristekdikti M. Nasir meinjau pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu di Tarok City, Nagari Kapalo Hilalang, Kayu Tanam
Tarok ----- Menristekdikti M. Nasir meninjau lokasi kawasan pendidikan terpadu di Tarok City, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kamis (2/8).

Peninjauan tersebut sebagai tindak lanjut serah terima aset dari Bupati Padangpariaman untuk pembangunan tiga kampus perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu untuk Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang (PNP) dan ISI Padang Panjang.

Aset Pembangunan untuk tiga PTN tersebut selanjutnya akan tercatat sebagai aset Kemenristekdikti dan menjadi tanggung jawabnya dalam pembangunan kampus baru tiga PTN itu.

"Kami sudah terima penyerahan aset dari bupati bulan lalu. Saya rasa lokasi Tarok City sangat strategis," kata M. Nasir.

Ia juga apresiasi Bupati Ali Mukhni yang telah membuka akses jalan selebar 75 meter dan juga telah dibuat pintu gerbang yang megah.

Saat ini, kata M. Nasir, kementerian sedang dalam proses menyiapkan seluruh administrasi terkait pembangunan dan pendanaan. Jika sudah tuntas, maka pekerjaan sudah dapat dimulai.

"Apresiasi kepada Bapak Bupati yang gigih memperjuangkan Tarok City untuk pembangunan Kampus. Komitmen beliau untuk masa depan bangsa telah terbukti," kata M.Nasir.

Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa kawasan Tarok City juga telah didukung dengan adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dinamakan Kawasan Kayu Tanam. Kawasan seluas 697 hektare ini direncanakan untuk pembangunan kampus, rumah sakit, gedung diklat dan perkantoran.

"Izin pak Menteri, kami juga telah serahkan tanah seluas 5 hektare untuk Kementrian Pertahanan yang berencana membangun gedung diklat," ujar alumni Lemhanas 2012 itu.

Orang nomor satu di Padangpariaman ini juga telah mengganggarkan pembukaan jalan yang memakan dana sebesar Rp20 miliar sekaligus pintu gerbang. Jalan selebar 75 meter ini juga untuk memfasilitasi pejalan kaki, sepeda dan disabilitas.

"Alhamduillah, Bapak Menteri mendukung pembangunan kampus. Tadi beliau sampaikan untuk percepatan administrasinya. Izin Allah SWT, administrasi selesai dan fisik mulai dibangun," kata Bupati yang digadang masyarakat menjadi gubernur itu.

Kunjungan Menristekdikti juga didampingi oleh Wagub Sumbar Nasrul abit, Rektor UNP Prof. Ganefri, Rektor ISI Padang Panjang, Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S, Rektor UNAND Tafdil Husni beserta Direktorat Kemenristekdikti. (Tim)
Akan Jadi Kota Satelit, Ali Mukhni Buka 3 Akses Jalan Menuju Tarok City
Bupati Ali Mukhni tanpa  alas kaki meninjau pekerjaan pembukaan lahan Tarok City-Tandikat sepanjang 6 km di Tarok City, Kec. 2x11 kayu tanam, Selasa (31/7).
Tarok ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni membuka tiga akses jalan baru menuju Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City.

Pembukaan jalan ini tentu akan membuka peluang investasi dan menggeliatkan ekonomi masyarakat nantinya.

Adapun tiga akses jalan tersebut yaitu Pasa Limau - Tarok City sepanjang 5 km, Tarok City - Tandikek 6 km dan Tarok City - Malibou Anai 3 km.

Ali Mukhni mengatakan, pembangunan Tarok City menjadi prospek menjanjikan bagi masyarakat sekitar. Karena itu ia berinisitiaf membuka banyak akses dari dan menuju Tarok City agar masyarakat bersiap menyonsong adanya kota satelit di Padangpariaman.

"Tarok City ke depan sebuah kota satelit. Di sini akan dihuni ratusan ribu mahasiswa dan masyarakat. Dari sekarang kita pikirkan infrastruktur pendukung seperti jalan aksesnya, kalau bisa sebanyak-banyaknya," kata Bupati Ali Mukhni didampingi Kadis Kominfo Zahirman di Tarok City, Kec 2x11 Kayu Tanam, Selasa (31/7).

Saat ini, kata Ali Mukhni, alat berat sedang bekerja untuk pembukaan lahan dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

Diketahui Kawasan Tarok City merupakan Kawasan Pendidikan Terpadu satu-satunya di Sumatera Barat. Di lahan seluas 697 hektare itu akan dibangun perguruan tinggi, rumah sakit vertikal, Badan Diklat dan perkantoran.

Perguruan tinggi di antaranya UNP seluas 150 hektare, ISI Padang Panjang 40 hektare, Politeknik Unand 50 hektare, dan UIN Imam Bonjol seluas 50 hektare.

"Kita sudah serahkan sertifikat lahan kepada Sekjen Kemeristek Dikti sekaligus peninjauan lokasi. Bahkan Kemenhan juga berencana bangun Bandiklat di sini," ujar bupati.

Orang nomor satu di Padangpariaman itu apresiasi masyarakat yang mendukung pembangunan Tarok City. Bahkan warga rela menyerahkan lahannya dan turut membantu petugas dalam pengerjaan pembukaan jalan dimaksud.

"Basamo mangko manjadi. Masyarakat rindu pembangunan, masyarakat peduli dengan program pemerintahan," kata Bupati yang digadang menjadi Gubernur Sumbar ke depan itu. (Tim)
Usai Bangun Gerbang, Jalan Masuk Tarok City Segera Diaspal
Gerbang Tarok City. Foto/Suindra
Pariaman ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berencana akan mengaspal jalan masuk di kawasan terpadu Tarok City tahun depan. Pengaspalan jalan tersebut akan berdampak besar pada pembangunan-pembangunan selanjutnya.

"Sekarang gerbangnya sudah selesai dan megah. Kita akan angsur dulu (mengaspal) sepanjang 1 kilometer," ujar Ali Mukhni beberapa waktu lalu.

Ali Mukhni menegaskan, untuk pengaspalan jalan masuk Tarok City akan dibuat berlapis-lapis untuk daya tahan yang lama.

Sumber anggaran pengaspalan untuk jalan masuk Tarok City, sebut Ali Mukhni, akan menggunakan APBD Padangpariaman 2019. Pihaknya telah mulai megajukan anggaran bagi daerah yang akan menyaingi kota terpadu Johor di Malaysia itu.

Ali Mukhni meyakini progress Tarok City semata dilakukan untuk menggenjot percepatan pembangunan di Sumatera Barat. Dengan Tarok City, sejumlah daerah penyangga seperti Pariaman, Agam, Padang, Padang Panjang dan Bukittinggi, akan ikut menikmati daya ungkitnya.

"Bahkan walikota Bukittinggi berharap Tarok City lekas tuntas. Begitu juga dengan pemda-pemda lainnya karena mereka akan menikmati daya ungkitnya," sebut salah satu kandidat yang digadang berpeluang menduduki BA 1 Sumbar itu.

Selain memiliki dampak besar bagi kota/kabupaten tetangga dan provinsi, Tarok City, menurut Ali Mukhni juga akan mengangkat nama Indonesia.

"Yang bilang bukan saya, tapi sekelas menteri yang sudah pernah berkunjung ke berbagai kawasan terpadu di berbagai negara," pungkas Ali Mukhni.

Dalam pantauan wartawan, Kamis (28/6), gerbang besar pintu masuk Tarok City telah selesai dibangun. Dengan desain menarik dan pemilihan material yang kuat, gerbang Tarok City juga diproyeksikan untuk masa pakai yang lebih lama. (OLP)
Ali Mukhni, Tarok City Sudah Menasional dan Diketahui Jokowi
Bupati Ali Mukhni diberi seiikat pisang oleh masyarakat saat meninjau kawasan Tarok City di Nagari Kapalo Hilalang  Kec 2x11 Kayu Tanam. Foto/Hendra
Kapalo Hilalang ----- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan pada tahun ini telah dianggarkan dana Rp20 miliar untuk peningkatan jalan di kawasan Tarok City. Pembangunan jalan tersebut sebagai bentuk komitmen daerah dalam percepatan infrastruktur pendidikan terpadu.

"Tarok City sudah menjadi isu nasional. Sudah banyak dikunjungi oleh menteri maupun pejabat pusat. Bahkan kami telah melaporkan kepada Bapak Presiden ketika kunjungan kerja beberapa waktu lalu," kata Bupati Ali Mukhni saat meninjau pembangunan jalan di Tarok City, Kapalo Hilalang, Kec 2x11 Kayu Tanam, Rabu (23/5)

Adanya pengerasan jalan, kata Ali Mukhni, akan menambah daya tarik bagi investor atau masyarakat yang ingin berinvestasi di Tarok City. Saat ini saja harga tanah yang semula hanya Rp35 ribu meter, saat ini sudah mencapai Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per meter.

"Sekarang saja tren harga tanah sudah naik. Apalagi kalau sudah diaspal tentu bisa-bisa (harga tanah) melambung tinggi," ungkapnya.

Sedangkan dari segi ekonomi, tambahnya, akan terjadi perputaran uang yang sangat besar di kawasan Kayu Tanam dan sekitarnya. Tumbuh juga ekonomi kreatif, sektor jasa, home industri maupun perumahan.

"Diperkirakan uang beredar bisa miliaran per hari apabila kampus-kampus sudah berdiri. Tak ada lagi lahan tidur di sini, semuanya sudah menjadi ladang bisnis. Percayalah," kata Bupati yang dijuluki Bapak Pembangunan Padangpariaman itu.

Sementara itu, masyarakat setempat menyambut antusias dimulainya pembangunan akses jalan masuk kawasan Tarok City. Jalan selebar 75 meter dengan panjang sekitar tiga kilometer itu juga dilengkapi dengan saluran drainase kiri dan kanan. Daerah yang dulunya hutan belantara nantinya akan menjadi kota metropolitan.

"Sungguh besar jasa Pak Ali Mukhni di nagari kami. Tarok menjadi harapan baru ekonomi masyarakat" kata Eddy, 50 tahun, warga setempat.

Dikatakannya dengan adanya pembangunan Tarok City, akan menjadikan nagari Kapalo Hilalang semakin ramai. Banyak perantau yang mendukung dan mengajak masyarakat turut serta mendukung program nasional itu.

Diketahui, di kawasan pendidikan terpadu itu akan dibangun kampus, rumah sakit dan Diklat. Diantaranya UNP, Politeknik UNAND, ISI, IAIN, Rumah Sakit Vertikal serta Badan Diklat LAM.

Kawasan seluas 697 hektare ini berada  di jalan Padang-Bukittinggi yang hanya berjarak 30 menit dari Bandara Internasional Minangkabau. (Tim)
Trabas di Tarok City, Gubernur Singgah di Pemandian Lubuk Bonta
Gubernur bersama unsur Muspida usai buka selubung tanda dibangunnya UIN Imambonjol Padang di kawasan terpadu Tarok City. Foto/Andri
Tarok City ----- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno jajal motor trabas di lokasi pembangunan Tarok City, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Sabtu (10/9).

Di kawasan seluas 697 hektare itu, Irwan Prayitno bersama komunitas trabasnya menyisir berbagai lokasi di Korong Tarok tersebut. Sembari naik turun bukit bersama motor penyuka lumpur itu, gubernur juga menyempatkan diri menemui warga Tarok untuk menjaring aspirasi.

Menurut gubernur, Tarok City merupakan perhatian besar oleh pemerintah provinsi dan kabupaten Padangpariaman. Di kawasan itu nantinya akan dibangun berbagai fasilitas umum, perkantoran, sekolah tinggi dan berbagai infrastruktur lainnya.

Selain meninjau kesiapan Tarok City dengan motor trabasnya, gubernur juga membuka selubung papan merek milik UIN Imam Bonjol Padang sebagai tanda akan segera dibangunnya kampus IV mereka.

Menurutnya, pengembangan kawasan pembangunan di Kabupaten Padangpariaman berjalan baik dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah. Makin banyak aktifitas dalam satu daerah akan memperlihatkan perkembangan dan dinamika masyarakat akan tumbuh, termasuk juga geliat kegiatan ekonomi masyarakat.

"Kita berharap seluruh masyarakat Padangpariaman ikut berperan serta dan mendukung pembangunan Tarok City. Pembangunan kawasan juga akan ikut mendorong aktifitas pembangunan lainnya. Multi efek yang baik bagi masyarakat jika dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata gubernur yang sempat meninjau obyek wisata pemandian Lubuak Bonta dan Rumah Putiah dengan motor trabasnya itu.

Ia juga berharap kehadiran kampus UIN Imam Bonjol akan mendorong masyarakat Padangpariaman semakin taat dalam menjalankan rutinitas keagamaan.

"Karena mahasiswa UIN turut serta bermasyarakat nantinya. Tarok City yang saat ini masih sepi nantinya akan menjadi ramai," ungkapnya.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berkata, kesiapan Tarok City termasuk dengan rencana akan dibuatnya stasiun kereta api di Tarok City nantinya, akan memperteguh lokasi tersebut sebagai kawasan terpadu yang memiliki ragam infrastruktur di Sumbar. Ali Mukhni meyakinkan bahwa pihaknya sedang menjajaki PT KAI melalui Kementerian Perhubungan untuk membuat stasiun kereta api di Tarok City.

"Kami siap menyambut pembangunan beberapa kampus ternama di Sumbar ini seperti UIN Imam Bonjol Padang, ISI Padang Panjang, UNP dan Politeknik Negeri Padang. Sementara itu kami berharap RSUP M. Jamil bisa dipindahkan ke sini, namun Menkes RI sudah memutuskan akan membangun rumah sakit vertikal di wilayah timur Indonesia, jadi hanya Rumah Sakit Stroke Bukittinggi yang disetujui Menkes dipindahkan ke Tarok City," katanya. (ASM/Tim)