Ali Mukhni Minta Jokowi Lakukan Ground Breaking Tarok City
Bupati Ali Mukhni kunjungi Kapolda membahas ground breaking Tarok City. FOTO/ASM

Paritmalintang ----- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo direncanakan hadir dalam peringatan puncak Hari Pers Nasional Tahun 2018 yang dipusatkan di Kota Padang tanggal 9 Februari 2018.

Momen strategis itu tidak disia-siakan oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni untuk meminta jadwal Presiden RI meresmikan proyek strategis yang sudah dan akan dimulai pembangunannya.

Salah satu proyek yang diajukan kepada Presiden untuk dilakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunannya atau lebih dikenal dengan ground breaking adalah Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City di Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam.

"Jauh-jauh hari kami sudah menyurati bapak Gubernur Sumatera Barat untuk dapat menjadwalkan agenda Ground Breaking Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City," kata Ali Mukhni kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (1/2).

Melalui surat nomor 489/169/Humas/2017 tanggal 14 Agustus 2017 pihaknya telah mengajukan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City dan Balai Pendidikan Pelatihan dan Pelayaran untuk diresmikan oleh Presiden melalui Gubernur Sumbar.

"Alhamdulillah, Gubernur merespon positif dan memasukkan usulan kami dalam rencana kegiatan Presiden di puncak peringatan HPN nanti," ujarnya.

Untuk memperkuat usulan tersebut, katanya, Gubernur menyarankan pihaknya juga mengirim surat kepada Menteri Sekretaris Negara, dan sudah dilakukan dengan mengirim surat Bupati Padangpariaman nomor 489/16/Humas/2018 tanggal 01 Februari 2018.

Selanjutnya, Bupati juga menemui Kepala Kepolisian Daerah Sumbar, Inspektur Jenderal Polisi Fakhrizal, untuk melakukan koordinasi terkait rencana ground breaking Tarok City.

Di Mapolda, didampingi Rektor UIN Imam Bonjol Padang Eka Warman Putra, Wakil Rektor UIN, Buya Boy Lestari dan Kepala Dinas LHPPP Padang Pariaman Yuniswan, Ali Mukhni memaparkan rencana ground breaking dan latar belakang pembangunan Tarok City kepada Kapolda.

Mendengarkan penjelasan Bupati, Kapolda menyatakan dukungannya untuk ikut menyukseskan rencana ground breaking oleh Presiden RI.

"Kapolda mendukung sepenuhnya pembangunan Tarok City dan beliau sangat apresiasi dengan rencana tersebut, karena menurut beliau kerja keras Bupati Padangpariaman untuk memajukan Padang Pariaman sangat luar biasa," beber Ali Mukhni menirukan kata Kapolda.

Menurut Kapolda, sambungnya, di Tarok City akan banyak tumbuh usaha ekonomi baru. Kapolda juga yakin di sana tidak ada permasalahan lagi. Jika ada permasalahan, menurut Ali Mukhni, Kapolda akan siap membantu untuk menyelesaikan. (ASM)
Khairul Jasmi: "Tarok City Bukan Halusinasi Bupati, Tapi Nyata!"

Bupati Ali Mukhni bersama Pemred Singgalang KJ dan  Rektor UNP Ganefri di Tarok City, Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Kamis (4/1). FOTO/Hendra
Tarok --- Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City sangat fenomenal sebagai lokasi tempat "bersatunya" pembangunan perguruan tinggi di Sumatera Barat. Sejumlah tokoh nasional dan Sumatera Barat berkunjung dan melihat langsung lokasi yang berada di pinggir jalan nasional Padang-Bukittinggi itu.

Baru-baru ini juga hadir Rektor UNP Ganefri, Ketua KNPI Sumbar Defika Yufiandra dan Pemimpin Redaksi Harian Singgalang Khairul Jasmi. Sebelumya juga berkunjung Rektor UIN Imam Bonjol Eka Putra Wirman dalam rangka penyerahan tanah seluas 55 hektar.

"Kita tahu Pak Bupati sangat gencar dan fokus untuk pembangunan Tarok. Saya pun tergerak untuk melihat langsung apa benar Tarok City itu. Alhamdulillah, saya sudah berada disini," kata Pemred Singgalang Khairul Jasmi bersama Rektor UNP Ganefri di Tarok City, Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Kamis (4/1).

Sebagai warga Sumbar, kata KJ karib ia disapa, selayaknya semua pihak mendukung akan kesungguhan seorang kepala daerah dalam membangun. Karena adanya pembangunan berarti meningkat pula kesejahteraan masyarakat. Pembangunan Tarok City adalah contoh nyata perjuangan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni untuk memajukan daerahnya.

"Saya kira ini bukan halusinasi, ini nyata. Jangan biarkan Pak Bupati berjuang sendirian, kita bantu dengan doa," kata KJ yang juga satu alumni dengan Bupati Ali Mukhni di Kampus UNP.

Dihadapan Rektor UNP,  Bupati Ali Mukhni mengekspos bahwa saat ini jalan masuk telah dilaksanakan pengerasan jalan selebar 75 meter sepanjang 500 meter yang terdiri dua jalur. Tahun ini direncanakan akan diaspal hotmix untuk satu jalur terlebih dahulu dengan dana Rp20 miliar.

"Alhamdulillah, bersyukur kita kepada Allah SWT mendapat dukungan dari Rektor UNP, KNPI Sumbar dan Media untuk pembangunan Kawasan Tarok City," kata Bupati Ali Mukhni mengawali sambutannya.

Dikatakannya bahwa Kawasan Tarok City seluas 697 hektar merupakan tanah negara. Semua dokumen dan legalitas formalnya clear and clean. Kemudian kesesuaian tata ruang sudah diakomodir pada revisi RTRW oleh Dinas PUPR.

Terkait pembebasan jalan masuk sudah dianggarkan Rp4,5 miliar di APBD 2018 dan telah mendapat persetujuan oleh masyarakat.

"Persis di jalan masuk kita buat pula gerbang yang megah," ujar Peraih Satya Lencana Pembangunan itu.

Ali Mukhni mengaku telah melaporkan kepada Gubernur Sumbar terhadap perkembangan Tarok City. Ia berharap dengan dukungan seluruh pihak ranah dan rantau, maka pembangunan Tarok City dapat terwujud dan merubah wajah Sumatera Barat. (HA)
Terima SK Bupati, UIN Imambonjol Akan Bangun 2 Fakultas di Tarok City
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni serahkan SK Peruntukan Lahan kepada Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Eka Putra Wirman. FOTO/Masrudi
Tarok ---- Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Eka Putra Wirman mengatakan pihaknya mengupayakan pembangunan kampus empat di Kawasan Terpadu Tarok 2x11 Kayu Tanam Kabupaten Padangpariaman pada tahun 2019.

Pihaknya saat ini tengah mengupayakan sumber dana untuk mempercepat terwujudnya kampus tersebut.

"Kita himpun dari berbagai sumber, di antaranya melalui Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN)," ungkap dia saat menerima SK Peruntukan Lahan dari Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Rabu (3/1) di Tarok, Kapalo Hilalang.

Di lahan tersebut, tahap pertama pembangunan pihaknya berencana akan membangun dua kampus yakni Kampus Psikologi dan Kampus Kesehatan Masyarakat.

Pemilihan fakultas itu mengingat wacana pembangunan rumah sakit dan pusat kesehatan jantung dan stoke. Dua kampus itu dia nilai sangat mendukung keberadaan kawasan tersebut nantinya.

Lahan yang diterima pihaknya dari Bupati Padangpariaman dalam SK adalah seluas 55 hektare untuk tahap pertama. Sedangkan 11 hektare lagi akan diterima dalam tahap kedua.

"Tahun ini kita akan memagar lokasi lahan guna menentukan lokasi pembangunan," ujarnya.

Di saat yang sama Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan penyerahan SK peruntukkan lahan kepada pihak UIN Imam Bonjol Padang merupakan yang ketiga kalinya di kawasan tersebut.

Sebelumnya pihaknya juga telah menyerahkan kepada Institut Seni Indonesia Padangpanjang dan Politeknik Negeri Padang.

"Kita berharap sejumlah perguruan tinggi tersebut segera membangun fasilitas di Tarok City. Pembangunan akan berimbas pada perekonomian warga setempat," katanya. (Tim)
Gantirugi Tarok City, Ali Mukhni: Jangankan Lahan, Rumput Kita Ganti Jika Dibolehkan
Ali Mukhni berkunjung ke Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Foto/ASM
Tarok ---- Libur tahun baru tidak menghentikan langkah Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dalam merampungkan rencana pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City (KPTTC).

Tanggal 1 Januari 2018, Ali Mukhni berkunjung ke Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang di Lubuk Lintah, Padang, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Pemukiman dan Pertanahan, Kepala Bagian Humas dan Protokol dan Kasi Survey dan Pemetaan BPN Padangpariaman Alferi Halyan.

Di UIN, rombongan Bupati disambut Rektor, Wakil Rektor, Ketua Senat, Ketua LPM, Kabag Umum dan Kabag Humas.

Dalam suasana akrab dan kekeluargaan, bupati menyampaikan perkembangan terakhir KPTTC di hadapan civitas akademika UIN Imam Bonjol.

"Jalan masuk sudah kita datar dan keraskan selebar 75 meter sepanjang 500 meter," kata Ali Mukhni sambil memperlihatkan foto terkini KPTTC kepada Rektor UIN Dr Eka Putra Wirman.

Ia juga menceritakan kedatangan rombongan UNP dan Politeknik Negeri Padang sebanyak 150 orang serta Ketua PDIP Sumbar Alex Lukman yang juga anggota DPR RI Dapil Sumbar 1 ke KPTTC.

Ia meyakinkan UIN Imam Bonjol bahwa KPTTC siap menjadi satu satunya kawasan pendidikan terpadu di Sumbar bahkan di Indonesia.

"Tidak ada yang perlu dikuatirkan di KPTTC. Semua dokumen dan legalitas formalnya clear and clean," jelasnya.

Ia berkata, untuk penggantian lahan masyarakat yang terkena pelebaran akses jalan masuk sudah dianggarkan Rp4,5 miliar di APBD 2018.

Bupati dua periode itu menjelaskan bahwa Pemkab Padangpariaman tidak punya niat sedikitpun menyengsarakan masyarakatnya terkait lahan, tanaman dan bangunan yang terkena proyek pembangunan.

"Kalau saja rumput bisa diganti rugi, akan kami ganti rugi," kata Ali Mukhni lagi.

Terkait permintaan pihak UIN terhadap SK Peruntukan Lahan yang belum ada, peraih Satya Lencana Pembangunan itu menjelaskan bahwa SK akan segera diserahkan.

"Ada perubahan luas peruntukkan untuk UNP dan Politeknik Negeri Padang serta UIN sendiri sehingga perlu dihitung kembali pembagian lahan. Insya Allah dalam seminggu ini sudah siap dan kami antarkan ke UIN," sebut Ali Mukhni.

Terkait dengan biaya pengurusan pengukuran dan sertifikat, Kasi Survey dan Pemetaan BPN Padangpariaman Alferi Haluan menjelaskan bahwa awalnya BPN akan menggratiskan, namun karena ada Surat Edaran Kepala BPN RI yang baru maka biaya pengukuran di atas 5 hektare dikenai biaya.

"Menurut Keputusan Bupati, UIN mendapat 65 hektare. Biaya pengukuran dan pensertifikatan kurang dari Rp100 juta," jelas Alferi.

Rektor UIN mengaku senang dan bahagia dengan keseriusan dan tekad Bupati Ali Mukhni menyediakan lahan untuk UIN di KPTTC.

"Ini anugerah yang sangat luar biasa. UIN akan menjadi kampus yang bertaraf internasional jika memiliki lahan seluas 65 hektare ditambah tiga kampus yang sudah ada di Kota Padang," ungkap Rektor muda itu.

Ia bahkan menyebut cita cita UIN menjadi universitas kelas Asia Tenggara akan segera terwujud dengan adanya Tarok City. (ASM)
Tokoh Masyarakat yang Dulu Menolak Tarok City, Kini Mendukung
Bupati Ali Mukhni terlihat sedang meninjau pembukaan jalan di kawasan Tarok City. Foto ASM
Tarok ---- Pemilik lahan dukung penuh pembukaan kawasan Tarok di Kanagarian Kepalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Padangpariaman. Pasalnya menurut mereka, pembukaan lahan ini bukan untuk keuntungan Bupati Padangpariaman, tapi untuk kepentingan daerah dan generasi muda ke depannya.

"Jalannya roda pembangunan ini tidak akan bisa terealisasi tanpa adanya dukungan penuh dari berbagai komponen masyarakat.  Karena itu kita sebagai tokoh masyarakat sangat menyadari hal tersebut," kata Edi, salah seorang pemuka masyarakat di Nagari Kapalo Hilalang, Jumat (29/12).

Kata dia, wujud keseriusannya mendukung pengembangan Kawasan Terpadu Tarok (KPT) antara lain terlihat dari kesediannya menyerahkan puluhan hektare lahannya untuk keperluan pembangunan ruas jalan masuk menuju kawasan Terpadu Tarok. Yaitu dengan panjang 3,3 km dan lebar 75 m dengan sistem ganti rugi yang telah disepakati sebelumnya.

"Sebagai warga Kapalo Hilalang sekaligus sebagai pemilik lahan saya tentunya jelas sangat senang dan bangga karena di kampung kami ini bisa akhirnya dibangun sejumlah kampus. Lagi pula bagaimana kita tidak mendukung, karena tujuan pembangunan ini kan sudah jelas bukanlah untuk kepentingan Bupati Ali Mukhni, tapi adalah untuk kepentingan anak cucu kita juga di masa mendatang," imbuh Edi.

Edi yang saat itu didampingi warga setempat bernama Alek----juga salah seorang pemuka masyarakat Kapalo Hilalang----mengaku optimis dengan terbukanya kawasan Tarok itu nantinya akan berdampak semakin terbukanya berbagai peluang usaha baru bagi masyarakat. Belum lagi, bisa pula menampung tenaga kerja dalam jumlah cukup besar.

"Bagaimana kita tidak akan mendukung kalau ada orang yang menawarkan kemajuan untuk daerah kita. Karena itulah tanpa fikir panjang, sebagai pemilik lahan saya pun langsung memutuskan setuju mendukung pembukaan jalan menuju kawasan Tarok ini," terangnya.

Lebih jauh dikatakananya, di sela-sela kunjungan Bupati Ali Mukhni ke KPT, sebelum mendapatkan penjelasan detil tentang rencana pembangunan kawasan Tarok dimaksud, awalnya dirinya memang sempat menolak bahkan menentang rencana pembukaan kawasan Tarok dimaksud.

Namun setelah adanya kesepakatan Ninik Mamak, sekaligus setelah bertemu langsung dengan Bupati Ali Mukhni, akhirnya dia pun menjadi luluh, karena dia menyadari begitu besarnya dampak dari pembukaan kawasan Terpadu Tarok tersebut untuk ke depannya.
Untuk itulah pihaknya tak urung mengajak seluruh komponen masyarakat Kapalo Hilalang untuk mendukung penuh program pengembangan kawasan Tarok tersebut. "Iya bagaimana kita tidak akan mendukung. Karena jangan semeter, sejengkal saja kan tidak ada tanah Pak Bupati di sekitar kawasan Tarok in," imbuhnya.

Senada dengannya, Alek juga mengatakan akan terus meyakinkan masyarakat di sekitar kawasan itu agar bersatu mendukung program pengembangan dan pembangunan kawasan Tarok.

"Tentu bisa kita bayangkan ke depannya bagaimana jadinya perkembangan daerah kita ini. Kita bisa mengambil contoh kawasan Limau Manis di Kota Padang misalnya. Bagaimana pesatnya perkembangan kemajuan pembangunan daerah di sekitar itu, setelah kehadiran Kampus Unand di sana. Tentu  begitu pula nantinya kemajuan yang akan dinikmati oleh anak cucu kita ke depannya," terangnya.

Di pihak lain, komitmen Bupati Padangpariaman Ali Mukhni untuk menuntaskan sejumlah program pembangunan yang sedang berjalan di Kabupaten Padangpariaman dewasa ini agaknya memang tidak perlu diragukan lagi.

Setidaknya terlihat dari komitmennya untuk menuntaskan pembukaan kawasan Tarok City, yang ke depannya diyakini bakal menjadi menjadi ikon pembangunan utama di Kabupaten Padangpariaman. Betapa tidak, demi menyukseskan  program pembukaan kawasan Tarok City, tidak tanggung-tanggung, Bupati Ali Mukhni pun memutuskan untuk membangun ruas jalan masuk dengan lebar mencapai 75 meter.

"Jika saja pembangunan ruas jalan ini bisa dituntaskan nantinya, maka tidak tertutup kemungkinan ruas jalan ini nantinya bakal menjadi jalan terluas di Provinsi Sumatera Barat, atau bahkan di Sumatera atau mungkin juga di Indonesia barangkali," kata Ali Mukhni.

Pembangunan ruas jalan sebesar itu, sebutnya, tentunya bukannya tanpa alasan yang jelas. Semakin lebar jalan  masuk kendaraan menuju kawasan Terpadu Tarok, tentunya diharapkan akan semakin menambah daya tarik masyarakat untuk mendatangi atau meninjau kawasan itu.

"Karena seperti diketahui, pemandangan atau veiw pegunungan di sekitar kawasan Tarok City ini sangat indah dan sulit dicari tandingannya. Nanti masyarakat sudah bisa melihat sendiri, tentu mereka akan banyak yang memasuki kawasan ini. Mungkin banyak nantinya ada yang ingin selfie dan lain sebagainya," sambungnya.

Dengan berbagai pertimbangan itu pula lanjutnya, pihaknya bahkan telah menyiapkan konsep pengembangan kawasan Tarok sehingga nantinya bisa dibersinergi dengan pengembangan daerah di sekitarnya.

"Salah satunya, kita bahkan telah merencanakan agar kawasan Tarok City ini nantinya bisa terhubung langsung ke daerah Tandikek atau ruas jalan Tandikek-Malalak. Bahkan, juga bisa terhubung langsung hingga ke Lubuk Basung melalui Padang Alai dan Sungai Geringging, yang jalannya saat ini sudah mulai diperlebar. Demikian pula halnya ruas jalan dari Simpang Kapalo Hilalang hingga ke kawasan Malibou Anai, pada tahun 2019 ini juga bakal segera diperlebar," tuturnya.

Hanya saja lanjut bupati, pihaknya sejauh ini sedikit masih agak terusik seiring belum tuntas sepenuhnya pembukaan jalan masuk menuju ke lokasi Tarok City. "Makanya inilah salah satunya prioritas kita dalam waktu dekat ini. Bila pembukaan jalan sudah bisa dituntaskan, kita sangat optimis nantinya akan semakin banyak warga yang memilih untuk singgah di sini," bilangnya.

Selain Tarok City, Ali Mukhni juga terlihat serius mengawasi pembangunan lainnya. Seperti pembangunan Masjid Raya yang terletak di komplek kantor bupati di Parit Malintang. Begitu pula halnya pengerjaan sejumlah proyek lainnya seperti halnya pembenahan Masjid Agung Syech Burhanuddin di Ulakan, pembangunan infrastruktur jalan ataupun  jembatan lainnya.

Ali Mukhni yang selalu turun ke lapangan itu mengatakan bahwa ia akan selalu memantau perkembangan pembangunan di tiap lokasi pembangunan.

"Kita tentunya menginginkan agar proses pengerjaan sejumlah proyek yang sedang berjalan saat ini berjalan dengan baik, sehingga nantinya bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, maupun terhadap kemajuan pembangunan di Padangpariaman," terangnya. (ASM)
DPR RI Dukung Perjuangkan Anggaran Pembangunan Tarok City
Alex Indra Lukman ditemani Bupati Ali Mukhni kunjungi kawasan terpadu Tarok City. Foto/Andi
Tarok --- Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDIP Alex Indra Lukman mengatakan dirinya siap membantu mencarikan dana dari pemerintah pusat guna pembangunan Kawasan Terpadu Tarok di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, Kmais (21/12).

"Apa pun yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman akan kita bantu," kata dia saat meninjau perkembangan pembangunan di kawasan itu.

Ia beralasan bantuan tersebut karena kawasan terpadu yang tengah dibangun pemerintah setempat berdampak pada peningkatan pendidikan Sumbar dan ekonomi warga setempat.

Menurutnya, agar cita-cita untuk membangun pusat pendidikan dan perekonomian baru Sumbar itu dapat tercapai, maka diperlukan dukungan dari semua pihak.

Ia menilai secara perlahan pembangunan kawasan itu telah menunjukkan perkembangan meskipun hanya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Padangpariaman.

"Agar cita-cita yang mulia ini tercapai maka kita siap membantu sepenuhnya apabila ada permintaan dari Pemerintah Kabupaten Padangpariaman," sambungnya.

Meskipun permintaan tersebut disampaikan baik langsung maupun tidak, lanjutnya, namun harus melalui tahapan-tahapan yang harus dilewati.

"Tapi walau begitu kita siap untuk membantu," katanya.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, sejumlah perguruan tinggi di Sumbar telah menyatakan diri untuk membangun gendung pendidikannya di daerah itu.

Mulai dari Universitas Negeri Padang, Universitas Islam Negeri Imam Banjol, Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Politeknik Negeri Padang.

Selain perguruan tinggi, rumah sakit, serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Lembaga Administrasi Negara juga akan dibangun di daerah itu.

Untuk membangun kawasan tersebut pemerintah setempat berupaya mencari dana dari pemerintah pusat agar pembangunan kawasan terpadu cepat selesai.

Kunjungan legislator PDIP Dapil 1 Sumbar dan Bupati Ali Mukhni didampingi Kepala Inspektorat Syafriwal, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, Sekretaris Dinas Perhubungan Syafrimen, Camat 2 x 11 Kayu Tanam Ali Amri dan Wali Nagari Kapalo Hilalang Taufik. (ASM)