Tidak Hanya Polisi, Bhayangkari Pariaman Ikut Donor Darah di HUT Bhayangkara
Kapolres Pariaman dan ketua Bhayangkari Pariaman ikut cek kesehatan sebelum donor darah dimulai. Foto/Nanda
Pariaman ----- Personil Polres Pariaman ikuti bakti sosial donor darah di Mapolres Pariaman, Selasa (10/7) pagi.
      
Tidak hanya 26 personil jajaran Polres Pariaman saja, anggota Bhayangkari Cabang Pariaman juga donorkan darah.
      
Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polres Pariaman, mengatakan kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Mapolres Pariaman adalah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-72 di tahun 2018 ini.
      
"Masih dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-72. Kita lebih perbanyak kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan," ujarnya.
        
Menurutnya, bakti sosial yang diselenggarakan dalam berbagai momen, adalah bentuk kepedulian personil Polri yang bertugas menjadi pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.
        
Ia berharap, donor darah tidak hanya diikuti anggota pada saat HUT Bhayangkara saja. Namun, pada kesempatan lain, donor darah dapat dirutinkan.
        
"Donor darah secara periodik juga baik untuk kesehatan," pungkasnya.
        
Sebelum bakti sosial donor darah, sejumlah kegiatan lain dilaksanakan Polres Pariaman dalam memperingati HUT Bhayangkara. Dimulai dengan upacara kenaikan pangkat personil Polres Pariaman, jalan santai, dan aksi bersih-bersih pantai. (Ade/Nanda)
Polres Pariaman Gelar Sertijab Kasat Lantas
AKP Dwi Yulianto gantikan posisi IPTU Fitri Dewi Utama sebagai Kasat Lantas Polres Pariaman. Foto/Nanda
Pariaman ----- Mutasi di lingkungan Polres Pariaman bergulir. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman mengalami pergantian.
      
Kasat Lantas Polres Pariaman semulanya dijabat oleh Iptu Fitri Dewi Utami mendapatkan promosi sebagai Kanit III Subdikyasa Ditlantas Polda Sumbar. Sedangkan kasat lantas Polres Pariaman dijabat oleh AKP Dwi Yulianto.
       
Sebelum menjabat Kasat Lantas Polres Pariaman, AKP Dwi Yulianto merupakan Kasat Lantas Polres 50 Kota.
      
Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan didampingi Kasubag Humas Polres Pariaman, AKP Sumiarti mengatakan, mutasi yang berlangsung di Polda Sumatera Barat, merupakan hal yang wajar. Mutasi diperlukan sebagai penyegaran dan promosi bagi personil kepolisian.   
       
"Mutasi adalah hal yang wajar, ada promosi dan penyegaran," katanya usai memimpin upacara Sertijab Kasat Lantas Polres Pariaman di Mapolres Pariaman, Senin (9/7) pagi.
        
Ia meminta pejabat Kasat Lantas yang baru menyesuaikan diri dengan lingkungan Polres Pariaman dan langsung melaksanakan tugas.
        
"Tidak perlu waktu yang lama untuk adaptasi. Dengan latar belakang jabatan yang sama, saya rasa bisa langsung tancap gas," ujar dia.
        
Ia berharap, pejabat yang baru dapat melanjutkan dan melakukan inovasi program baru untuk menciptakan ketertiban, kelancaran dan keselamatan berlalulintas di wilayah hukum Polres Pariaman. (Ade Wiranata/Nanda).
Dihibahkan Pemkab, Gedung KPU Kini Dihuni Satreskrim dan Sabhara Polres Pariaman
Wabup Padangpariaman Suhatri Bur gunting pita peresmian kantor baru Reskrim dan Sabara Polres Pariaman. Turut mendampingi Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo dan Asisten Pemko Pariaman Yaminurizal. Foto/Nanda
Pariaman ----- Satuan Reskrim dan Satuan Sabhara Polres Pariaman mulai tempati gedung Parama Satwika Polres Pariaman di Jalan Imambonjol Pariaman persis di samping Mapolres Pariaman, hari ini, Senin (16/4).

Gedung Parama Satwika, merupakan bangunan milik Pemda Padangpariaman yang telah dihibahkan kepada Polres Pariaman. Sebelum berganti nama menjadi Parama Satwika, gedung dulunya merupakan kantor KPU Padangpariaman.

Penamaan Parama Satwika memiliki makna khusus. Menurut Kapolres Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, penamaan Parama Satwika diambil dari salah satu nama Batalion Akademi Kepolisian angkatan 1998. Pamara Satwika berarti pengutaamaan keadilan dan kejujuran.

“Ini nama salah satu Batalyon di Akademi Kepolisian. Karena arti dan maknya mengandung kebaikan, jujur dan adil, cocok kita namakan gedungnya dengan yang ini,” ujarnya.

Kata dia, gedung baru yang diberikan oleh Pemda Padangpariaman jauh lebih besar dibandingkan ruangan Satuan Reskrim dan Satuan Sabhara dulunya. Selain ruangan bagi personil, gedung Parama Satwika juga memiliki ruangan khusus untuk ibu menyusui dan ruangan bermain balita.

“Di Reskrim ada pelayanan bagi perempuan dan anak makanya perlu fasilitas penunjang yang ramah bagi peremuan dan anak-anak. Tujuan kami tidak lain adalah agar pelayanan kepada masyarakat maksimal dan masyarakatnya pun nyaman,” ulasnya.

Ditambahkan Bagus, selain digunakan oleh Satreskrim dan Sat Sabhara, gedung baru itu juga ditempati oleh tim Cyber Troop Polres Pariaman. Cyber Troop merupakan tim khusus yang dibentuk sebagai penunjang tugas Satgas Nusantara tingkat Polres Pariaman.

Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan, penghibahan bangunan milik Pemda Padangpariaman menjadi milik Polres Pariaman merupakan upaya mendukung optimalisasi pelayanan yang dilakukan kepolisian kepada masyarakat.

“Dengan pelayanan yang optimal, maka masyarakat lebih nyaman dan dekat dengan polisi,” kata dia.

Ia mengatakan, proses hibah bangunan dimulai beberapa tahun yang lalu. Gagasan pemanfaatan gedung bekas KPU, awalnya diutarakan mantan Kapolres Pariaman, AKBP Rico Junaldy. Namun berkat kegigihan AKBP Bagus Suropratomo, bangunan itupun bisa dihibahkan dan mulai difungsikan.

Menurut Suhatri, selain gedung Parama Satwika yang telah dihibahkan, sejumlah asset Padangpariaman juga sudah dilakukan tukar guling dengan Pemko Pariaman.

“Beberapa asset milik Padangpariaman ada yang telah ditukargulingkan dengan Pemko Pariaman. namun hal tersebut, kita harapkan dapat difungsikan secara maksimal,” pungkasnya. (Nanda)

Cipta Kondisi Tahun Baru: Empat Ranmor Diamankan Polisi
Polisi razia hingga dinihari guna antisipasi gangguan keamanan jelang tahun baru. Foto/Nanda
Pariaman --- Empat sepeda motor berhasil diamakan dalam razia cipta kondisi yang digelar jajaran Polres Pariaman, Sabtu (16/12) malam. Razia stasioner dipusatkan di perbatasan daerah Kota Pariaman dengan Padangpariaman, tepatnya di Desa Sampan Kota Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suroptatomo Oktobrianto mengatakan, empat kendaraan tersebut diamakan karena tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan saat diperiksa oleh petugas.

"Sementara diamankan karena disaat dilakukan pemeriksaan penggunanya tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya. Namun tidak tertutup kemungkinan ada indikasi dengan curanmor," ujarnya di Pariaman, Minggu (17/12) siang.

Saat ini, empat sepeda motor tersebut diamankan di Satlantas Polres Pariaman. Selain memeriksa surat-surat kendaraan, razia yang melibatkan seluruh satuan di Polres Pariaman juga melakukan penggeledahan kendaraan dan penumpang.

"Kita lakukan pencegahan adanya transaksi narkoba, pergerakan pelaku terorisme, miras ataupun kejahatan jalanan lainnya," ulasnya.

Menurut Bagus, meskipun terjadi trend meningkatnya kejahatan mendekati akhir tahun di berbagai daerah lain di Indonesia, namun pihaknya optimis kejahatan di wilayah Polres Pariaman mengalami penurunan dan dapat ditekan.

Rencananya, razia dalam rangka cipta kondisi akan terus dilakukan hingga berakhirnya malam pergantian tahun 2018.

"Kita prediksi menurun, karena seluruh anggota telah melakukan langkah sesuai dengan satuan masing-masing. Kita akan seringkan razia-razia seperti ini, kita lakukan secara random dan berpindah-pindah. Ada juga patroli, sementara Babinkambtimas menyampaikan pesan kamtibmas," sebutnya.

Dikatannya, peredaran minuman keras diprediksi akan banyak terjadi pada pesta pergantian malam tahun baru 2018. Banyaknya hiburan orgen tunggal, kadang kala juga disertai dengan konsumsi miras.

"Kita akan lakukan patroli, jika didapati langsung kita amankan," pungkasnya. (Nanda)
Waspadai Serangan Serentak Teroris, Polres Pariaman Perketat Pengamanan
Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, S.iK
Pariaman --- Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto instruksikan personil Polres Pariaman meningkatkan pengamanan di Mapolres, komplek Asrama Polisi dan pengamanan masing-masing personil.

Peningkatan kewaspdaan tersebut guna mencegah kemungkinan terjadinya serangan serentak oleh kelompok teroris kepada aset kepolisian, pasca terjadinya kabakaran Mapolres Dharmasraya yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris pada hari Minggu (12/11) pukul 02.40 WIB dinihari.

"Jajaran Babinkamtibmas bersama masyarakat kita minta untuk memonitor hal-hal mencurigikan, jika ada segera dilaporkan," jelasnya.

Meskipun belum terdapat indikasi atau informasi tentang keberadaan kelompok atau jaringan teroris di wilayah hukumnya, namun untuk mengantisipasi itu, pihaknya telah menginstruksikan jajaran intelijen melakukan langkah early detection atau deteksi dini terhadap kemungkinan keberadaan kelompok teroris tersebut.

"Pengamanan kita tingkatkan, baik itu di Mako, Asrama dan juga bagi anggota. Meskipun laporan yang kita terima situasi kondusif, namun jajaran tetap harus waspada dan melakukan deteksi dan cegah dini," katanya.

Sementara itu terkait pengamanan Mapolres, dirinya menekankan personil yang bertugas khususnya yang piket, untuk tidak menyepelekan hal yang berbeda dari biasanya termasuk terhadap orang-orang yang tidak dikenal yang berada dilingkungan Mako. Meskipun peningkatan keamanan, Bagus memastikan pelayanan masyarakat tetap humanis.

"Peningkatan keamanan tentu, namun dalam hal pelayanan tetap dengan humanis dan optimal," pungkasnya.

Sebelumnya, Mapolres Dharmasraya ludes diduga dibakar oleh kelompok teroris pada Minggu dinihari. Dua orang yang diduga jaringan teroris tewas tertembak saat berupaya melawan petugas menggunakan busur dan anak panah.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Fakhrizal memastikan kebakaran Mapolres Darmasraya serangan teroris. Namun hingga saat ini, pihak Polda Sumatera Barat masih berkoordinasi dengan BNPT dan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. (Nanda).
[Berita Utama] Polres Pariaman Luncurkan Tim Pegasus di Hut Bhayangkara

Alai Gelombang -- Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pariaman larut bergoyang bersama seluruh personil Polres Pariaman dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-71 di Polres Pariaman, Senin (10/7/2017) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, tampak bergabung Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Ketua Pengadilan Negeri Pariaman Admiral, Kasi Intel Kejari Pariaman Okta, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto dan jajaran SOPD Kota Pariaman dan pejabat teras Polres Pariaman.

Seluruh undangan peringatan HUT Bhayangkara terlihat sangat fasih menirukan gerakan dance diiringi musik khas timur, gemu famire yang diperagakan oleh salah seorang instruktur.

Selain bergoyang bersama, undangan juga disuguhi penampilan atraksi ilmu bela diri Bintara Remaja Polres Pariaman. Menambah khidmat HUT Bhayangkara, ditutup dengan zikir dan doa bersama seluruh personil Polres Pariaman.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pariaman secara resmi meluncurkan tim Penanganan Khusus (Pegasus) 3CN Polres Pariaman sebagai optimalisasi tim 3CN.

AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto usai upacara HUT Bhayangkara di Polres Pariaman, mengatakan bahwa Polri terus melakukan pembaharuan dalam melakukan fungsi kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

“Kita terus melakukan pembaharuan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Polisi sebagai bentuk repsentatif negara hadir di tengah masyarakat menjadi kamtibmas,” ujarnya.

Dalam momen ulang tahun Polri ke-71, ia terus memompa semangat dan jiwa ksatria personil Polres Pariaman dalam melaksanakan tugas mulia sebagai anggota Polri. Terkait dengan segala resiko bahkan kehilangan nyawa saat bertugas.

Ia menegaskan pihaknya tidak gentar dalam melaksanakan tugas kepolisian di tengah ancaman dan serangan kelompok teroris yang menargetkan personil polisi. Menghadapi hal tersebut, ia berpesan agar anggota meningkatkan kewaspadaan, namun tetap mengedepankan humanis.

“Personil Polri harus bangga diberikan tanggung jawab dan amanah melaksanakan tugas untuk menjaga pelayanan kamtibmas. Jangan takut dengan segala resiko menjalankan tugas,” tegasnya.

Hubungan Erat Polres dan Pemko

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengatakan bahwa hubungan Polres Pariaman dengan Pemko Pariaman berjalan dengan baik. Ia menilai Polres Pariaman telah memenuhi pemberian rasa aman kepada masyarakat yang ada di Kota Pariaman, khususnya selama operasi Ramadniya lebaran Idul Fitri silam.

Ia berharap dukungan dari Polres Pariaman untuk membackup terkait keamanan untuk melaksanakan program Pemko Pariaman.

Genius berkata, berbagai upaya bersama antara Pemko Pariaman Polres Pariaman dan pihak terkait lainnya, telah dijalankan di banyak bidang. Upaya penjagaan kamtibmas dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Pariaman telah terlaksana dengan baik.

“Kita banyak terlibat dalam kegiatan bersama, penciptaan keamanan dan upaya pemberantasan narkoba di Kota Pariaman. Semua dilakukan secara bersama,” ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya tengah bekerjasama dengan Polres Pariaman untuk memanfaatkan kearifan lokal Pariaman untuk optimalkan situasi kamtibmas di wilayah Kota Pariaman.

“Kita sedang meramu bagaimana teknis pembinaan Dubalang dan Barakai. Koordinasi hingga tingkat terendah antara Babinkamtibasmas dengan dubalang dan barakai akan mengoptimalkan penjagaan keamanan di desa-desa,” ulasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin memuji kepemimpinan AKBP Bagus Suropratomo sebagai Kapolres Pariaman.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh mantan Kapolres 50 Kota itu yang dekat dengan masyarakat, menjadikan setiap upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas didukung oleh masyarakat.

"Ke depan tentu kita berharap lebih erat lagi. Kita percaya Polres Pariaman profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," sebutnya.

Mardison terkesan dengan operasi lebaran 2017. Polres Pariaman mampu menekan angka kecelakaan lalu-lintas, kriminal dan perbuatan melawan hukum lainnya selama hari pusat keramaian tersebut.

"Kinerja Pak Bagus sesuai namanya, bagus dalam menjaga keamanan selama libur lebaran 2017," pungkasnya.

Nanda/OLP