Berita Terekomendasi

KALAPAS IIB ASMAN TANJUNG SH MH

KALAPAS IIB ASMAN TANJUNG SH MH
Oyong Liza Piliang, Citizen Journalism, Dilindungi UU NO.9 TH 1998 PERPU NO.2 TH 1998 . Diberdayakan oleh Blogger.

Pages Pariaman News

Tampilkan posting dengan label POLRES PARIAMAN. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label POLRES PARIAMAN. Tampilkan semua posting

Kapolres: Netralitas Kita Semua Diuji Saat Penghitungan Suara

Written By oyong liza on Selasa, 01 April 2014 | 12.42




Rapat koordinasi pengamanan rekapitulasi (penghitungan suara) tingkat PPS, Desa/Kelurahan, Tingkat Kecamatan dan Tingkat KPU Kota Pariaman untuk Pemilu 2014 di adakan di aula utama Polres Pariaman, Selasa 1/4/2014. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo, Ketua KPU Kota Pariaman Budi Satria beserta Komisioner, Ketua Panwaslu Kota Pariaman Zaiyar, Camat sekota Pariaman, Kapolsek sekota Pariaman, Pol PP Kota Pariaman, serta Kepala Desa dan Lurah sekota Pariaman.

Kapolres Pariaman sekaligus penanggungjawab secara umum Pemilihan Umum legislatif (Pileg) 2014 Kota Pariaman mengatakan perlunya kerjasama semua pihak untuk menjaga keamanan, kelancaran dan kesuksesan Pemilu Legislatif 2014, dan peran aktif semua perangkat, baik Kepala Desa dan Lurah, para Camat dan unsur Muspika, dan Pemko Pariaman yang dalam hal ini Pol PP.

"KPU dan Panwaslu adalah penyelenggara, namun tanggungjawab semua elemen yang ada untuk menjaga keamanannya. Semua musti bersikap netral dan menunjukan Independensinya," kata Gandung.

Gandung menyebutkan Kapolres akan menempatkan satu orang personil di 71 Desa dan Kelurahan yang ada di Kota Pariaman pada saat hari (H) 9 April 2014 Pileg nanti.

"Disinilah peran aktif Kepala Desa dan Lurah nantinya. Peran semuanya akan di uji nantinya, baik itu netralitas maupun dalam hal mengamankan kotak suara hingga di bawa ke PPK," lanjut Gandung.

Gandung menyimpulkan untuk Kota Pariaman tidak ditemukan tingkat kerawanan pada pengamanan, semuanya dapat ditempuh dengan jalan darat. Justru kerawanan ada pada saat kotak suara menginap, baik di Kantor Desa dan Kelurahan maupun Kantor Kecamatan.

"Disinilah netralitas kita di uji. Kami tahu ada diantara keluarga baik itu Kepala Desa dan Lurah maupun Camat yang menjadi caleg, Polres pun demikian, namun kita musti menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu agar jangan sampai terjadi konflik. Pada anggota saya tegaskan jangan sekali-sekali saudara ikut kampanye semobil dengan caleg. Saudara akan saya masukan ke sel nantinya," imbuh Gandung.

Diterangkan, pada Pileg 2014 terdapat 177 TPS yang tersebar di 71 Desa dan Kelurahan sekota Pariaman. Untuk itu diperlukan penambahan sebanyak 54 petugas. Untuk penjagaan Kotak suara selama dua hari di Kantor Desa atau Kelurahan, Polres Pariaman menurunkan 142 personil.

Untuk Desa Kampung Baru dan Desa Cimparuah yang masing-masing memiliki 6 TPS adalah Desa dengan TPS paling Maksimal sekota Pariaman. Untuk itu dibutuhkan waktu 2 hari untuk melakukan penghitungan suara.

"Dokumen Negara musti di amankan dengan baik, mari kita satukan persepsi untuk saling menjaga keamanan dan kelancaran selama penghitungan suara," Tambah Kabagops Polres Pariaman Kompol Nofiardi Zen.

Catatan Oyong Liza Piliang

Mantan Camat Kampung Dalam dan Walinagari Sikucua Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Bantuan Gempa 2007

Written By oyong liza on Kamis, 16 Januari 2014 | 21.37

                                        Ali Nurdin dan Dedi Afrizal



Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana bantuan gempa tahun 2007 di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Padangpariaman terus dilakukan pengembangan penyidikannya oleh jajaran Polres Pariaman.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pariaman AKP Musrial, S.S.os, MM, dalam pengembangan lanjutan, jajaran Reskrim baru saja memeriksa kembali IY yang sebelumnya telah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan keuangan negara sebanyak Rp 220 juta tersebut. Bersama IY, pada hari rabu 15/1/2014 juga diperiksa mantan Camat Kampung Dalam dan Walinagari Sikucua.

"Kita lakukan pengembangan lanjutan. Kita memang sudah periksa mantan Camat Kampung Dalam dan Walinagari Sikucua kemarin, termasuk IY sendiri," kata Musrial via seluler kepada kami.

"Sedangkan untuk meningkatkan status mereka jadi tersangka, (Mantan Camat V Koto Kampung Dalam dan Walinagari Sikucua) kita tunggu dulu hasil dari penyidik," lanjutnya.

Sementara itu, Ali Nurdin Ketua LSM GEMPUR didampingi Dedi Afrizal Kabid Korlap LSM GEMPUR, yang melaporkan dugaan korupsi dana bantuan gempa 2007 di Kecamatan V Koto Kampung Dalam pada tahun 2010 pada penegak hukum, mengatakan, 10 orang setidaknya bisa dijadikan tersangka dalam kasus itu.

"Rabu kemarin Zayadi, mantan Camat V Koto Kampung Dalam bersama Masril, Walinagari Sikucua beserta Irma Yulia (IY) kembali dipanggil Polres Pariaman untuk dimintai kesaksiannya. Disamping mereka setidaknya ada 7 orang lagi yang diduga terlibat," kata Ali.

Ali mengatakan 10 orang yang di duga terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan gempa 2007 tersebut dapat dijerat dengan UU dan pasal berlapis, yaitu UU No.31 Tahun 1999 dan UU No.20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, kemudian UU No.24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana alam, serta pasal 55-56 KUHP.

"Mereka diantaranya adalah Fahrizal Walikorong Koto Ilalang Selatan, Zairunas Walikorong Koto Ilalang Timur, Budinar Walikorong Koto Ilalang Barat dan M Ali Walikorong Durian Nangka. Kemudian dari TPM (Tim Pendamping Masyarakat) yaitu Mulyadi, Azwar Anas dan Ali Zamar," rincinya.

"Sedangkan Peran Irma Yulia adalah sebagai Fasilitator Kecamatan (FK) yang juga seorang PNS. Irma ditunjuk oleh Camat atas usulan Walinagari. Modusnya adalah dengan memotong uang bantuan bencana (15juta per rumah) dengan dalih biaya administrasi dari Rp. 1juta hingga Rp. 3juta terhadap 100 rumah penerima bantuan tahap pertama. Kerugian Negara adalah Rp. 220juta," ungkapnya blak-blakan.

"Kemudian dengan mengalihkan bantuan dari nama yang sudah terdata kepada penerima lainnya. Dalam kasus ini, Polres Pariaman sudah memanggil sebanyak 70 saksi dari 100 saksi korban," kata dia yang mengaku mengantongi semua data yang dia sebutkan diatas.


Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Pariaman AKP Musrial melalui sambungan seluler membenarkan bahwa telah ditetapkannya IY (52) sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan dana bantuan gempa tahun 2007 di Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padangpariaman. Dia mengatakan Polres Pariaman akan transparan dalam mengungkap kasus itu kepada publik.

"Benar, IY telah ditetapkan sebagai tersangka. Kita akan transparan dalam hal ini. Berhubung Jabatan Kabag Humas Polres Pariaman belum di isi, jadi data-data untuk publikasi belum ada disana," Kata AKP Musrial Sabtu siang 11/01/2014.


Catatan Oyong Liza Piliang

Setelah Sertijab, Inilah Komposisi Pejabat Baru di Lingkungan Polres Pariaman

Written By oyong liza on Jumat, 10 Januari 2014 | 13.31





Mutasi di jajaran Perwira Polres Pariaman sudah keluar sejak penghujung Desember 2013 lalu sesuai dengan Telegram Kapolda Sumbar. Namun serah terima jabatan sekaligus kenal pamit baru dilaksanakan pada tanggal 7 Januari 2014 sebagaimana yang dikatakan eks Kabag Humas Polres Pariaman AKP Heri Setiawan SH kepada kami penghujung Desember 2013 lalu.

"Sebelumnya saya ingin mengucapkan salam perpisahan, saya dapat amanah baru menjabat sebagai Kapolsek di salah satu Kecamatan di Polres Tanah Datar, Sertijab serentak dilaksanakan pada tanggal 7 Januari 2014," Kata Heri saat itu.

Waktu itu Heri mengatakan, Mutasi adalah bagian dari penyegaran dan hal yang lumrah di jajaran lingkungan Polda Sumbar.

"Lumrah dan penyegaran. Tidak ada terkait dengan apapun," ungkapnya.

Pelaksanaan Sertijab dilakukan di halaman Polres Pariaman pada Selasa 7/1/2014. Kompol Ponimin yang sebelumnya menjabat Wakapolres digantikan oleh Kompol Asriwardi Can yang sebelumnya di Kasubagdiapers Bangdalpers RO SDM Polda Sumbar.

Kemudian Kompol Suhadi yang sebelumnya menjabat Kabag Ops digantikan oleh Kompol Novriadi Zen yang sebelumnya Menjabat Kapolsekta Pariaman. Kompol Suhadi sekarang menjabat Wakapolres Agam menggantikan Wakapolres Agam yang lama Kompol Ichan.

Sedangkan pengganti Kompol Novriadi Zen sebagai Kapolsekta Pariaman adalah AKP Masri yang sebelumnya berdinas dijajaran Ditres Narkoba Polda Sumbar.

Jabatan Kasatlantas Polres Pariaman yang sebelumnya dipegang oleh AKP Cipto Harjono sekarang di emban oleh AKP Choky Sentosa Meliala yang sebelumnya bertugas di jajaran Ditlantas Polda Sumbar. AKP Sucipto Harjono sendiri sekarang berdinas sebagai Kasi SIM Dirlantas Polda Sumbar.

Selain Jabatan diatas, AKP Yoze Rizal Kasat Resnarkoba sebelumnya juga digantikan dengan Kasat yang baru, yaitu AKP Vivri Andri yang sebelumnya adalah Kapolsek Pariangan Polres Tanah Datar.

Prosesi Sertijab yang dipimpin Kapolres Pariaman AKBP Gandung Drajad Wardoyo SIK itu berlangsung khidmad. Kapolres berpesan Kepada seluruh jajaran baik yang lama maupun yang baru agar bekerja dengan ikhlas.

"Mutasi adalah hal yang biasa dan penyegaran di lingkungan Polda Sumbar. Jabatan ini adalah amanah, embanlah amanah ini dengan ikhlas dan bekerjalah dengan cerdas," ungkap Kapolres saat kenal pamit di aula Polres Pariaman.

Catatan Oyong Liza Piliang

Pariaman Transit Narkoba Paling Aman di Sumbar, Transaksi Narkoba Milyaran Rupiah Perbulan

Written By oyong liza on Minggu, 29 Desember 2013 | 21.22






Pariaman adalah tempat transit Narkoba paling aman di Sumatera Barat. Perputaran Narkoba jenis sabu-sabu mencapai milyaran rupiah dalam sebulannya. Demikian hasil Investigasi kami dalam satu bulan belakangan ini.

Belum lagi dengan kejadian baru-baru ini dijajaran unit Narkoba Polres Pariaman. Dari Informasi yang kami himpun, justru beberapa oknum anggota Polres Pariaman dari unit anti narkoba pula yang di duga positif menggunakan narkoba.

"Benar, sekarang 5 oknum anggota tersebut dalam pembinaan kami. Kita sekarang sedang lakukan pembenahan di dalam dulu. Anggota dari satuan Narkoba tersebut ditangkap oleh tim reserse Polres Pariaman dalam pengembangan kasus," ungkap Kabag Humas Polres Pariaman AKP Heri Setiawan, SH.

Kata dia lagi, mendapati hal tersebut Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo, S.ik, marah besar dan memerintahkan setiap anggota Polres Pariaman melakukan test urine.

"Kapolres marah besar. Seluruh jajaran anggota test urine. Kapolres bertekad akan mencanangkan tahun 2014 sebagai tahun bebas Narkoba untuk wilayah Hukum Polres Pariaman," kata dia.

"Sekarang ini kita membersihkan jajaran Polres Pariaman dari penyalahgunaan narkoba, dan meminta bantuan masyarakat untuk membantu dengan melaporkan kepada kami bila ada transaksi/penyalahahgunaan narkoba, baik oleh kalangan umum maupun oleh jajaran kepolisian," imbuh Heri.

"Test urine wajib dilakukan oleh setiap anggota. Peredaran dan transit narkoba di wilayah Hukum Polres Pariaman sangat mengkhawatirkan. Dari beberapa yang tertangkap diluar daerah mengaku dapat narkoba dari Pariaman. Untuk itu kita berharap bantuan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba di Pariaman. Narkoba adalah musuh kita bersama," tandasnya.

Sementara itu Kanit Narkoba Polres Pariaman yang baru Bripka MA Purba, menuturkan kepada kami bahwa pendidikan Agama yang baik dapat membentengi diri dari penyalahgunaan narkoba.

"Kita Maping dulu, kita petakan peredarannya, jaringan lintas Kabupaten, lintas provinsi, kita musti tahu dulu siapa-siapa pemainnya. Setelahnya baru kita sikat," kata Purba.

"Kita tidak ingin generasi muda apalagi anak sekolah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kita musti papas dengan cepat. Selain itu untuk membentengi diri dari penyalahgunaan narkoba generasi muda juga harus diajarkan pemahaman Agama dengan baik dan benar, semua adalah tanggungjawab kita bersama-sama, baik tokoh masyarakat, tokoh Agama, begitu juga dengan Pers," ungkap sumando Piaman mualaf ini ketika ditemui oleh beberapa awak media.

Catatan Oyong Liza Piliang

166 Polisi 10 Gegana Brimob Amankan Acara Pelantikan Walikota-Wakil Walikota Pariaman

Written By oyong liza on Selasa, 08 Oktober 2013 | 10.19






Besok, Tanggal 9 Oktober 2013, Pasangan Drs, Mukhlis Rahman, MM dan DR, Genius Umar, S.sos, M.Si, akan dilantik dan diambil Sumpahnya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman masa jabatan 2013-2018 di Gedung DPRD Kota Pariaman, di Jalan Siti Manggopoh, Kecamatan Pariaman Utara oleh Gubernur Sumbar atas Nama Menteri Dalam Negeri. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat DPRD Kota Pariaman.

Pihak Polres Pariaman, dalam hal ini sudah menyiapkan berbagai langkah Standar Pengamanan Acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman tersebut.

Menurut AKP. Heri Setiawan, SH, Kabag Humas Polres Pariaman, Pihak Polres menurunkan sebanyak 166 Personil, ditambah 10 Anggota Gegana Brimob Polda SUmbar.

"Pengamanan ada 2 macam, yaitu terbuka dan tertutup. Pengaman terbuka oleh Personil berpakaian Dinas, sedangkan tertupup oleh Personil berpakaian Sipil, jumlah 166 Personil, Kami juga di Backup Oleh 10 Anggota Gegana Brimob Polda Sumbar," Terang Heri kepada kami barusan.

Heri juga menjelaskan Pengamanan mulai dilakukan dengan Sterilisasi Gedung DPRD hingga mulai dari rute yang dilalui.

"Gegana Brimob Polda Sumbar mulai nanti malam melakukan sterilisasi Gedung DPRD dengan Peralatan Metal Detektor dan Penjinak BOM, itu Standar dalam setiap Pelantikan Kepala Daerah." Ujar Perwira tamatan Akpol ini.

"Kita Polres Pariaman mengamankan mulai Dari Pendopo Walikota, kemudian rute yang dilalui menuju Gedung DPRD Kota Pariaman," Lanjutnya lagi.

Kemudian Menurut Heri, Polres Pariaman juga mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan pada Acara tersebut dengan Langkah Responsif.

"Langkah SKIP juga disiapkan, tujuannya melarikan (Seluruh Orang Yang Ada dalam ruangan acara pelantikan) ketempat yang Aman jika terjadi Ancaman pada acara pelantikan tersebut." Imbuhnya lagi.

Penanggungjawab Keamanan Acara Pelantikan tersebut dipimpin oleh Kompol Suhadi, Kabag OPS Polres Pariaman.

Catatan Oyong Liza Piliang

Polres Pariaman Gelar Operasi Cipta Kondisi Dengan Sasaran Senjata Api Ilegal

Written By oyong liza on Senin, 23 September 2013 | 12.09





Banyak Masyarakat Pariaman bertanya-tanya kepada kami kenapa sekarang sering sekali Polisi melakukan Razia di wilayah Hukum Polres Pariaman. Begitu juga dengan Razia besar-besaran di Jalan By pass Pariaman pada malam Minggu 21 September lalu.

Menyadari hal tersebut, Polres Pariaman, melalui Kabag Humas, Akp, Heri Setiawan, SH, memberikan penjelasan kepada kami sebagai berikut.

Menurut Heri, Razia tersebut diberi nama sandi Cipta Kondisi. Dengan sasaran KTP, Senjata Api, dan Kendaraan bermotor demi Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Pariaman.

"Sabtu 21 September 2013, dari pukul 22.00 hingga 24.00 WIB, di Jalan By Pass Pariaman telah dilaksanakan Operasi Cipta Kondisi, dengan sasaran Senjata Api, KTP dan Kendaraan Bermotor." Ujar Heri dalam pesan singkatnya kepada kami.

Kemudian Heri melanjutkan Operasi Cipta Kondisi tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Suhadi dan dihadiri oleh Kapolres Pariaman Akbp, Gandung D Wardoyo, Sik.

"Giat Cipta Kondisi dipimpin Kabag Ops Kompol Suhadi, dihadiri langsung oleh Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo,SIK, didampingi Wakapolres Kompol Ponimin, juga Kapolsekta Pariaman Kompol Nofriadi Zen,SE." Imbuh Heri menjelaskan.

Dalam Operasi tersebut, Polres Pariaman menurunkan kekuatan sebanyak 60 Orang personil, yang terdiri dari Gabungan Lantas, Sabhara, Reskrim dan Anggota Polsek Kota Pariaman.

Operasi yang bertujuan Untuk memberi rasa aman bagi Masyarakat Pariaman dari Peredaran Senjata Api, Kelengkapan Kendaraan bermotor, dan gangguan Kamtibmas dari Balapan liar tersebut tidak berhasil menemukan Senjata Api. Namun menemukan 40 Pelanggaran Undang Undang Lalu Lintas.

"Polres Pariaman menilang sebanyak 22, SIM 4, STNK 10 dan Sepeda Motor 8 Unit." Tutup Heri merinci.

Catatan Oyong Liza Piliang

2 Peleton Personil Serta Mobil Water Canon Polda Sumbar Siap Back'up Polres Pariaman Amankan Pilkada

Written By oyong liza on Selasa, 03 September 2013 | 20.30






Hari ini 3 september 2013, pukul 09.00 WIB, Polres Pariaman melakukan pelepasan dan pergeseran Pasukan sebanyak 230 personel ke 150 TPS yang ada di empat Kecamatan di Kota Pariaman.

"Pukul 09.00 Pagi, Kapolres secara resmi melakukan pelepasan sebanyak 230 personil Anggota Polres Pariaman ke 150 TPS yang ada di 4 Kecamatan Kota Pariaman guna Melaksanakan PAM TPS Pemilukada Kota Pariaman." Ujar AKP.Heri Setiawan,SH, Kabag Humas Polres Pariaman dalam press realisenya kepada kami.

Dalam kesempatan tersebut, Dalam Operasi Mantap Praja, kode sandi Pengamanan Pilwako Pariaman tersebut, Polres Pariaman juga menerima 1 Peleton Brimob dan 1 Peleton Anggota Polda Sumbar. Dalam pengamatan Kami dilapangan juga sebuah Mobil Water Canon dan Mobil Anti Huru-Hara serta Bergulung Kawat Berduri. Standar Operasi PAM Pilkada.

"Polres Pariaman juga menerima sebanyak 31 Personil atau 1 Peleton Brimob Polda Sumbar, dan 31 Orang Personil atau 1 Peleton Dalmas Dit Sabhara Polda Sumbar dalam rangka Back up Giat Pemilukada Kota Pariaman." Imbuh Perwira lulusan Akpol Ini menjabarkan.

Sebelumnya, Akp. Heri Setiawan, SH, Kabag Humas Polres Pariaman dalam kesempatan lain, mengatakan, bahwa situasi Kamtibmas dalam keadaan kondusif, namun demikian Polres Pariaman tidak menganggap enteng hal tersebut. Berbagai antisipasi jauh hari telah dilakukan Polres Pariaman untuk mengamankan Pilkada dengan Sandi Operasi MANTAP PRAJA.

"Sejauh ini kondusif. Namun kita tidak Under Estimate. Peran Inteligen kita tingkatkan. Polres Pariaman jauh hari telah mempersiapkan Pengamanan Pilkada dengan Sandi Operasi Mantap Praja."

"Kita stanbay kan pasukan Dalmas 24 jam jika terjadi hal hal yang mengganggu Kamtibmas selama Kampanye. Polres Pariaman juga telah mempersiapkan berbagai tekhnis pengamanan, mulai dari Logistik, Kampanye hingga hari Pelantikan nantinya."

"Kita juga dibantu oleh Instansi terkait. TNI dan BRIMOB juga kita libatkan dalam Operasi Mantap Praja." Tukasnya tempo Hari di Studio Damai FM.


Catatan Oyong Liza Piliang

Inilah Penjelasan KPU Panwaslu Dan Polres Pariaman Seputar Topik Pilkada Kota Pariaman di Damai FM

Written By oyong liza on Rabu, 21 Agustus 2013 | 14.45





Forum Peduli Masyarakat Sumbar mensponsori acara Talk Show di Damai FM barusan dengan Narasumber, diantaranya, Indra Jaya, Ketua KPU, Zaiyar,S.aG, Ketua Panwaslu dan Akp. Heri Setiawan,SH, Kabag Humas Polres Pariaman. Acara tersebut membahas topik Pilkada Kota Pariaman yang sekarang ini memasuki tahapan Kampanye terbuka. Acara Live tersebut dipandu langsung oleh Direktur Radio Damai, Ima Syarief Abidin.


Indra Jaya dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa KPU Sebagai penyelenggara Pemilihan Umum bersikap Independent dan tidak memihak.

"KPU adalah lembaga yang berdiri sendiri. Sebagai penyelenggara, kita tidak memihak pada salah satu Calon. Dengan semangat Pilkada Badunsanak kita berharap suasana Kampanye berjalan Kondusif, harmonis. Siap kalah dan siap menang." Ujar Injay demikian ia akrab disapa ketika ditanya salah satu pemirsa Radio Damai via SMS.

Menjawab pertanyaan Ima Syarief tentang persiapan KPU dari mulai tahapan hingga pencoblosan, Injay menerangkan secara rinci.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, dari tanggal 18 hingga 31 Agustus adalah jadwal kampanye. Masing Masing pasangan Calon telah mengambil jadwal Kampanyenya. Sedangkan untuk Logistik sudah datang Senin kemarin, Kita sudah sortir dan amankan. Tanggal 25 sudah Klir dan siap di distribusikan." Urai Injay dalam acara Live yang dimulai dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB tersebut.

Sementara itu, Zaiyar, Ketua Panwaslu Kota Pariaman mengatakan hingga kini Panwas telah menerima 6 laporan. Semua laporan sudah ditindak lanjuti.

"Kami telah menerima 6 laporan selama tahapan Pilkada. Semua ditindak lanjuti.  Panwaslu mengawasi setiap Tahapan KPU, Mulai dari penetapan Calon, distribusi, hingga Kampanye. Setiap laporan pasti ditindak lanjuti, misal, jika pelanggaran Kode etik, Panwas akan teruskan laporan tersebut ke DKPP, jika Pidana kita akan teruskan laporan tersebut kepihak Kepolisian dan Kejaksaan." Ujar Zaiyar.

Menjawab pertanyaan dari pemirsa Damai tentang Baliho himbauan Walikota yang terpampang besar di banyak tempat strategis, Zaiyar menjawab hal tersebut bukanlah pelanggaran.

"Itulah kelebihan Incumbent." Tuturnya singkat.

Dalam kesempatan tersebut Zaiyar juga menjabarkan berbagai tempat terlarang pemasangan Atribut Kampanye.

"Atribut Kampanye dilarang memasangnya di Pohon, di Tempat Ibadah serta di Tiang Listrik. Untuk pelanggaran ini kita sudah minta pada Tim masing pasangan Calon untuk menyepakatinya, begitupun masa tenang, semua atribut Kampanye musti ditanggalkan." tandas Wanita berkerudung ini menjelaskan.

Akp. Heri Setiawan, SH, Kabag Humas Polres Pariaman dalam kesempatan ini, mengatakan, bahwa situasi Kamtibmas dalam keadaan kondusif, namun demikian Polres Pariaman tidak menganggap enteng hal tersebut. Berbagai antisipasi jauh hari telah dilakukan Polres Pariaman untuk mengamankan Pilkada dengan Sandi Operasi MANTAP PRAJA.

"Sejauh ini kondusif. Namun kita tidak Under Estimate. Peran Inteligen kita tingkatkan. Polres Pariaman jauh hari telah mempersiapkan Pengamanan Pilkada dengan Sandi Operasi Mantap Praja."

"Kita stanbay kan pasukan Dalmas 24 jam jika terjadi hal hal yang mengganggu Kamtibmas selama Kampanye. Polres Pariaman juga telah mempersiapkan berbagai tekhnis pengamanan, mulai dari Logistik, Kampanye hingga hari Pelantikan nantinya."

"Kita juga dibantu oleh Instansi terkait. TNI dan BRIMOB juga kita libatkan dalam Operasi Mantap Praja." Lugas Heri menjelaskan pada pemirsa Damai FM.

Mengenai "Insiden malam" pada acara debat kandidat tanggal 18 kemarin, Injay mengatakan akan mengevaluasi cepat agar hal tersebut tidak terulang kembali.

Sebagaimana telah kami posting sebelumnya tentang Insiden tersebut, bahwa Hendra Syarief, Reporter Damai FM tidak diperbolehkan meliput acara debat kandidat pada malam tanggal 18 Agustus oleh Satpol PP dan pihak MMC Production (EO penyelenggara) karena tidak memiliki undangan resmi. Hendra terpaksa menunggu diluar acara debat Kandidat tersebut.

Hal ini tentu memicu kemarahan pemirsa setia Radio Damai FM dan rekan Jurnalis lokal lainnya karena sikap MMC yang tidak memahami situasi lokal Kota Pariaman dengan baik sebelum mengambil keputusan Arogan tersebut.

Catatan Oyong Liza Piliang

Kapolres : Operasi Mantap Praja Amankan Pilkada Kota Pariaman Dengan Simpatik

Written By oyong liza on Rabu, 14 Agustus 2013 | 11.42

                           Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo, S.iK



Gelar Pasukan Operasi MANTAP PRAJA digelar di Halaman Balaikota Pariaman pukul 09.00 WIB Hari ini. Polres Pariaman dalam Operasi Pengamanan Pilkada Kota Pariaman ini, bersinergis dengan berbagai Instansi dan Aparatur lainnya. Diantaranya, Kodim, Pol PP, BPBD, Hansip, Pramuka, Dinas Perhubungan dll. 







Dalam Sambutannya Kapolres Pariaman, Akbp Gandung D Wardoyo, menegaskan bahwa Operasi Mantap Praja 2013 digelar untuk mengantisipasi Gangguan Jamak dalam Pilkada sebagaimana contoh di daerah lainnya. Polres Pariaman juga di Backup oleh Polda SUMBAR.

"Operasi Mantap Praja 2013 Pariaman digelar untuk mengamankan Pilkada Kota Pariaman agar berjalan dengan Kondusif. Kita akan aktifkan peran Inteligen untuk Deteksi dini. Kita tidak ingin Pilkada Kota Pariaman mengganggu Kamtibmas Wilayah Hukum Polres Pariaman, oleh sebab itu kita Tidak Underestimate (menganggap remeh) dan meningkatkan Pengamanan. Contoh Pilkada Anarkis di Indonesia bisa kita lihat di Provinsi SUMUT yang mengakibatkan Ketua DPRD SUMUT Meninggal Dunia. Polres Pariaman di Backup oleh Polda Sumbar." Pidato Kapolres.

Kapolres Juga menghimbau pada seluruh Anggota Polres dalam pengamanan Pilkada nanti, agar mengedepankan sisi Humanisme.

"Petugas dilapangan agar Humanis dan jangan Arogan dalam menjalankan tugas. Dalam menjalankan Tugas musti Simpatik." Tegas Kapolres lagi.

Dalam Acara yang juga dihadiri oleh Dandim, Ketua KPU, Sekdako, Ketua Panwas serta jajaran Perwira dan Bintara Polres Pariaman, Kapolres menegaskan bahwa Polres Pariaman siap mengawal Pilkada Kota Pariaman untuk memilih Walikota - Wakil Walikota 5 Tahun kedepan dengan sebaik baiknya. Kapolres juga berharap Agar Pemilukada Kota Pariaman berjalan lancar, Jujur dan Adil.

Catatan Oyong Liza Piliang

Kapolres : Satu Teladan Lebih Baik Dari Seribu Nasehat

Written By oyong liza on Kamis, 02 Mei 2013 | 22.36








Dialog Palanta Polmas yang digagas Kapolres Pariaman Akbp Bondan Widjacsono, SH, Sik, MM Sudah berjalan Lima Bulan . hal tersebut dimaksud untuk menjalin jembatan hati dengan Tokoh Masyarakat Demi Penegakan Hukum yang memenuhi rasa keadilan di Wilayah Hukum Polres Pariaman yang mencakup Kota dan sebagian Kabupaten Padang Pariaman. hal tersebut disambut Positif oleh Tokoh Masyarakat yang hadir di Palanta Samping BPD barusan. Palanta ini dikenal Palanta Politik paling Kritis yang ada di Pariaman ini sepengetahuan saya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama Kapolsek Pariaman beserta jajaran menjawab beberapa pertanyaan yang tentu saja terkait Kamtibmas serta isu terhangat menjelang Pilkada, Pemilu dan Pilpres oleh Tokoh-Tokoh Masyarakat.

" Untuk Pilkada Kita bangun 'Jembatan' dengan menempatkan Satu anggota di Tiap Parpol, ini bertujuan untuk mempermudah Kegiatan Kami dalam pengamanan disetiap Kegiatan yang dilakukan Parpol jelang Pilkada dan Pemilu ini, Polres Pariaman tidak Berpolitik dan tentu saja sangat Netral terkait hal tersebut. " Ujar Bondan Ketika menjawab pertanyaan Syamwir Ali Sekretaris Partai Nasdem Kota Pariaman.

" Kami dalam waktu dekat akan menandatangani MOU Dengan KPU, PANWASLU terkait pengamanan Pilkada Pariaman 2013, Kami akan melakukan Apel Besar dan Simulasi nantinya, saya sangat berharap Kota Pariaman menjadi Contoh daerah lain karena Masyarakat Pariaman dikenal Cerdas, Demokratis serta menjunjung tinggi nilai-nilai kekerabatan, kita tidak ingin Daerah Kita ini seperti Kota-Kota lainnya seperti yang diberitakan media, Kerusuhan Masif yang berujung pada pengrusakan fasilitas umum akibat Pilkada dan kepentingan segelintir Orang." Ujar Kapolres yang disambut tepuk tangan seisi Palanta.

" Masalah Kamtibmas juga demikian, saya kembalikan kepada kearifan lokal, Tigo Tungku sajarangan Kita musti aktifkan ditengah masyarakat, Kecuali Pada Tindak Pidana tertentu. hal tersebut tentu mengacu Pada Roh penegakan Hukum itu sendiri , Hukum musti memenuhi rasa keadilan. saya miris melihat pemberitaan media Nasional seorang Ibu dipenjarakan Anaknya, kita tidak ingin hal seperti itu terjadi diwilayah Hukum saya, Ninik Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai musti diaktifkan perannya dalam hal ini. " Imbuh Kapolres yang diamini seisi Palanta.

Kapolres juga menghimbau agar Masyarakat Pariaman Tertib berlalu lalu Lintas sebagai Cerminan Budaya.

" Saya menghimbau agar Tertib Berlalu Lintas sebagai Cerminan Budaya Masyarakat Pariaman." Imbuh Kapolres yang sangat Anti dengan Tilang ini.

Tokoh masyarakat yang hadir saat itu benar-benar mengapresiasif kinerja Kapolres, banyak perubahan Positif yang dirasakan langsung masyarakat sejak kepemimpinan beliau, ketika ditanyakan apa resepnya, Kapolres yang dikenal rendah Hati ini menjawab.

" Lebih Baik memberikan Satu Keteladanan daripada seribu Nasehat ." Ujar Kapolres sambil tersenyum.

Masyarakat Juga memberikan beberapa masukan Kepada Kapolres diantaranya agar setiap Solat Jumat di Mesjid disiagakan Polwan untuk menghindari pencurian.

Catatan Oyong Liza Piliang

Inilah Tanggapan Tokoh Masyarakat Pariaman Tentang Palanta Polmas Yang Di Gagas AKBP Bondan

Written By oyong liza on Senin, 04 Maret 2013 | 16.06


Palanta Polmas Polres Pariaman terus dilakukan oleh Akbp,Bondan Witjaksono,SH,Sik,MM diwilayah Hukum mencakup Kota dan Kabupaten Padang Pariaman.hal tersebut murni dilakukan untuk mendengar keluhan masyarakat menyangkut Kamtibmas di wilayah Hukum Yang dikomandoi Bondan selaku Kapolres pemegang tongkat Komando tertinggi dijajaran Polres Pariaman," Hal ini dirasa perlu untuk mendekatkan diri kepada Masyarakat Pariaman yang terkenal suka berdiskusi di Palanta ( kedai kopi ), disini kita bisa dapat Input langsung dari masyarakat disamping laporan dari anggota kami dilapangan." Jelas Bondan selaku Kapolres Pariaman dengan senyum khasnya beberapa waktu yg lalu di palanta samping BPD Pariaman.

" Selain menerima laporan dan kritikan kami juga menerima saran pikiran Tokoh Masyarakat tentang langkah kami kedepan dalam penegakan Hukum yang memenuhi rasa keadilan." Tukuk Bondan dihadapan Tokoh Masyarakat waktu itu.

Dalam Pantauan Kami, Palanta Polmas Polres Pariaman terus dilakukan baik di Pariaman Selatan, Utara, Tengah dan Timur. ketika hal tersebut kami tanyakan Via SMS kepada Kapolres, beliau menjawab," Terus ( Palanta Polmas ) kami lakukan, Kapolsek akan Meninjau Lokasi dan di agendakan segera diberbagai tempat di wilayah Hukum Polres Pariaman." Jawab Kapolres via SMS.

Sementara itu Informasi yang kami kumpulkan dijajaran Anggota Polres Pariaman ihwal Palanta Polmas ini, salah seorang anggota Polres yang tidak mau disebutkan namanya berkata," Baru sejak kepemimpinan Pak Bondan banyak terobosan yang telah dilakukan dan itu berdampak (positif) langsung pada kami selaku anggota. Pak Bondan ini memasyarakat, cocok dengan Visi Misi Polres menjadikan Polisi Mitra Masyarakat. mengenai Ide Palanta Polmas ini pak Bondan berjuang untuk mendapat izin dari Atasan, namun karena kegigihan beliau meyakinkan Atasannya akhirnya Program ini berjalan dengan Baik." Ujar Bintara senior ini ketika kami tanya disebuah tempat Pencucian Mobil sambil tersenyum.

Sudirman Palo dan Bang Sol, Tokoh Masyarakat Pariaman yang dikenal Kritis ini di Palanta Samping BPD Waktu itu berpendapat," Sejak Zamannya Danres hingga kini Kapolres, hanya Pak Bondan Kapolres yang turun langsung kemasyarakat terkait Kamtibmas, dan Palanta Polmas ini adalah terobosan yang luarbiasa dan mungkin satu-satunya di Indonesia." Ujar Bang Sol yang diamini oleh Sudirman Palo.

" Jika ada penilaian Kapolres terbaik se Sumbar, maka Kapolres Pariaman sangat pantas mendapatkan Juara Umum." Kata Sudirman Palo serius.

Iwan Piliang, Tokoh Aktivis Nasional asal Pariaman yang pernah silaturahmi dengan Kapolres senada mengatakan," Beruntung Pariaman memiliki Kapolres seperti Pak Bondan. Indonesia butuh Puluhan Bondan lainnya di Negeri ini." Ujar Iwan Piliang tanpa menjelaskan lebih rinci makna kalimat tersebut.


catatan Oyong Liza Piliang


Dialog Palanta Dengan Kapolres Pariaman Siap Dikritik, Asal Jangan Dilempar Gelas Kopi

Written By oyong liza on Selasa, 22 Januari 2013 | 21.09




Pagi tadi ada yang baru di palanta Anih, samping BPD Pariaman. kedatangan Kapolres Pariaman Akbp,Bondan Witjaksono,SH,Sik beserta Rombongan dari Polres Pariaman memang sudah diagendakan dalam kalender baru dengan tema Palanta Polmas Polres Pariaman. hal tersebut dilakukan Kapolres untuk menjemput bola , " Salam Hormat saya pada pemuka masyarakat, Palanta Polmas saya gagas untuk jemput bola demi Kamtibmas Pariaman dan kami Polres Pariaman siap dikritik dan dimarahi oleh masyarakat,Asal jangan dilempar cangkir Kopi. Palanta Polmas ini akan terus jadi agenda kami dari Palanta ke palanta." tutur Bondan dengan sopan membuka acara, diikuti tawa seisi Palanta .


Acara barusan dimoderatori oleh H.Jamohor, " Saya memoderatori untuk menjembatani dialog Tokoh masyarakat dengan Kapolres, agar lebih fokus dan terarah." ujar Jamohor yang diamini oleh Hermanto, tokoh masyarakat Pariaman Utara.

beberapa tokoh masyarakat Pariaman yang hadir sangat tidak asing lagi semacam Faisal Arifin,Jamohor,Yulius Danil,bang Sol,Sudirman Palo,Ali,Sawir Ali,Suardi P,Hermanto juga Alwis Ilyas dan A Latif dll. Kapolres menjawab semua pertanyaan tokoh masyarakat dan juga menerima berbagai masukan lainnya.



dalam menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan,Kapolres menekankan beberapa poin penting, " Tidak semua kasus musti ditindak sesuai Hukum, sebab Hukum musti memenuhi rasa keadilan, maka dari itu kami meminta dukungan Tokoh masyarakat , dan sosialisasi ini lebih efektif jika kami turun langsung ke Palanta-palanta agar dapat masukan Ril dari Warga Pariaman." Ujar Kapolres yang tak henti-hentinya mengkampanyekan Sadar berlalu lintas ini.

Senada dengan itu, Faisal Arifin sangat mendukung langkah Kapolres kepalanta " Kebiasaan Masyarakat Pariaman yang Palapau, membahas segala sesuatu dipalanta sangat menyambut baik langkah Kapolres sehingga dapat membaur dan mendengarkan keluhan masyarakat langsung, ini musti diapresiasif dengan dukungan penuh demi Kamtibmas . dan ini terobosan yang sangat bagus dan patut ditiru oleh Pemerintah agar lebih bersinergi dengan Kepolisian dalam hal  menyangkut keamanan masyarakat." ujar Faisal yang juga keponakan Bupati legendaris Pariaman Alm Anas Malik ini dengan senyum Khasnya.

banyak hal yang dibahas dalam rentang waktu 2 jam lebih tersebut, pada intinya Kapolres ingin merangkul semua elemen masyarakat untuk bahu membahu bersama Polres Pariaman demi terjaganya Kamtibnas diwilayah Hukum Polres Pariaman.

" Baru kali ini Kapolres Pariaman hadir dipalanta menjemput aspirasi dan menerima keluhan kita sejak sepengetahuan saya, ini musti kita apresiasif dengan laku budaya taat Hukum, dan menghimbau pada sanak keponakan kita agar jangan sampai melanggar Hukum, apalagi terjerat Narkoba yang marak akhir-akhir ini." tutur Hermanto yang duduk persis disamping Kapolres ketika dialog berlangsung ini.

Catatan Oyong Liza Piliang

Kapolres Versus Indra J Piliang Dipalanta

Written By oyong liza on Kamis, 01 November 2012 | 21.14


Tadi Pagi, dipalanta samping BPD (Bank Nagari),Trending Topic Palanta adalah ihwal aksi Kapolres yang berhasil meminta Angdes berhenti mogok Nambang. hal itupun saya cek langsung ke Terminal Muaro Pariaman bersama rekan-rekan,. pengunjung palanta ini bukanlah orang-orang sembarangan, mereka bisa menggoyang Kota Pariaman dalam artian yang Ril.


 terminal muaro yang lapang

Angdes Kuning dan Hijau saya perhatikan sudah mangkal dengan tertib disana.entah siapa yang memulai topic, namun yang jelas Bakrzial dan Yulis Danil menyentil Positif postingan cepat saya hari itu tentang Mogoknya Angdes Kami Di website ini.

saya memblowup berita tersebut kala itu juga, hanya dalam beberapa jam, sudah jadi berita terekomendasi,artinya sudah banyak dibaca pemirsa baik skala Pariaman hingga Nasional dan belahan dunia lainnya. diTwitter bahkan sampai direetwit oleh Artis Dewi Sandra (menyebarkan Link berita) yang ia dapat dari Indra J Piliang.

Yulius Danil, tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD, dipalanta tersebut terang-terangan memuji aksi Kapolres yang di anggap Pro masyarakat demi Kamtibmas, begitu juga dengan beberapa tokoh masyarakat lainnya semacam Bakrizal, Inggi, Ferry, Hermanto dan saya sendiri. Bagindo Jamohor ,yang acap mendeklarasikan diri jadi calon Walikota-Wakil Walikota dipelbagai kesempatan,ketika keseleo ngomong menanggapi hal tersebut langsung di skak mat oleh Parewa-Parewa palanta,ia terdiam dan tak mampu beradu argumentasi lagi.

"kebenaran mesti berpihak pada sisi Humanis, apa yang dilakukan pak Bondan saya acungi dua jempol" ujar Yulius Danil,"Perlu kajian mendalam dalam memindahkan Angdes ke Terminal Jati, jika dipaksakan terlalu dini, sama dengan membunuh Pasar Pariaman," ujar Bakrizal yang diamini oleh Palantaiser lainnya.

Baru pagi tadi, dipalanta ini, Topic Pilkada yang selalu mendominasi dan jadi bahan diskusi hangat bergeser gelombang siarannya. dan baru tadi pagi Kontroversi pasca majunya Indra J Piliang (IJP) Tidak terlalu banyak dibahas Palantaiser yang terkenal sangat cerdas mengupas bahan Isu semacam berita pagi di MetroTv. pembahasan tentang IJP senyap, begitu juga Balon-Balon lainnya.

Masalah Angdes musti diurus dengan baik karena ini menyangkut ekonomi Micro masyarakat kita, jika berpindah Keterminal Jati(2km dari pasar pariaman) efeknya Pasar Pariaman akan sepi. Pemko seyogyanya musti mengkaji dampak ekonomi dan sosialnya, jangan buru-buru, lihatlah ini dari sudut pandang Humanisme, masalah perut acap membuat orang kalap bahkan jadi hilang adab dalam sebuah literatur yang saya baca. mintalah masukan orang yang peka akan ilmu sosial, serta punya empati tinggi dalam menangani ini.

menangani manusia sama dengan menangani diri kita sendiri,tak satupun manusia yang mau dipersusah hidupnya . Sopir Angdes dalam kerumitan, ia musti berebut sewa dengan Ojek, belum lagi telah banyaknya masyarakat memiliki Transportasi Pribadi, sehingga penumpang setia Angdes sesungguhnya benar-benar masyarakat golongan Ekonomi yang sepantut dan sepantas kita angkat derajatnya..

Catatan Oyong Liza Piliang

Terima Kasih Polres Pariaman , Iwan Piliang Temui FPTU Tiku (Dua Hari Bersama Iwan Piliang Bagian III)

Written By oyong liza on Minggu, 23 September 2012 | 12.35


rabu 19 september 2012, sehari jelang Pilgub DKI , bang Iwan Piliang yg kala itu mendoakan sahabat karibnya Jokowi dibundaran HI dan mengajak jalan kaki menuju KPUD DKI disaat yg sama, serta diliput hampir semua stasiun tivi lokal, ternyata memilih keSUMBAR kampung halamannya, ia GOLPUT, dua suara buat Jokowi hanyut terbawa desingan mobil avanza ferry nugrah Piliang pimpinan koran InvestigasiNews ,kami menuju Polres Pariaman buat silahturahmi dengan Kapolres Pariaman AKBP Bondan Witjaksono SH SIK, didalam mobil kami berempat, saya, ferry (driver) bang Iwan dan Bunda Sandra yg memilih duduk dikursi belakang.

saya mengatur pertemuan dengan Kapolres pukul 11.00 wib, karena jadwal padat bang iwan serta disiplin akan waktu , mobil menancap pas betul pukul 11.00 wib sesuai jam dinding ruang utama Polres Pariaman, bang Iwan memperhatikan ruangan itu dg seksama , ia pemerhati kebersihan yg sangat teliti, saya menduga pasti ada penilaian beliau terhadap kebersihan dan pelayanan diPolres Pariaman, beberapa Polisi Piket menyalami kami,bercengkrama..

"Bang Iwan Piliang, Silahkan Masuk..Ditunggu bapak Kapolres diruangannya.." ujar seorang bintara dengan sopan,tak ada kami mengisi buku tamu sebagaimana layaknya tamu Kapolres lainnya.."iya pak.." balas da Iwan dengan ramah sambil menundukan kepala pada bintara tersebut, tak ada kesan ia menggadang, meskipun adik kandung ibunya seorang Jenderal bintang dua aktif dan menjabat Sekjend Kepala Badan Anti Teroris Indonesia, dan berteman dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

diruangan Kapolres yg sejuk ber AC saya duduk persis disamping Akbp Bondan Witjaksono,ferry disamping saya, bang Iwan dan Istri diseberang meja ,kursi empuk, ruangan bersih dan tertata rapi, beberapa kali Iwan Piliang angkat jempol , bahkan dua sekaligus ketika pak Bondan menjabarkan secara terperinci sistem manajemen baru di Polres Pariaman, Polisi yg humanis dan bersahabat dengan warga adalah motto kami ujar Kapolres, tempo hari saya lihat dimobil Kamtibmas keliling dua model yg rupanya ajudan Kapolres, dimobil tersebut tertempel spanduk yg melekat mengikuti alur kontur mobil, bertuliskan *Tiada Hari Tanpa Teman Baru* dan dilain waktu saya juga melihat tulisan *saya bangga jadi polisi*, "Ide darimana itu pak ?"tanya saya pada Kapolres."oh.. itu ide orisinil saya" jawab Kapolres, ia menukuk, ihwal tersebut sebagai bentuk doktrin positif kepada anggotanya dalam memberikan pelayanan prima,.beberapa percakapan yg sangat esensial antara Iwan Piliang dan Kapolres tidak selayaknya saya tulis disini, karena menyangkut kode etik dan kerahasiaan..Pak Kapolres menjamu kami makan dipincalang, dikawal mobil patroli bersirine,ini adalah bentuk penghormatan lain dari Kapolres Pada Iwan Piliang,kami makan, bercengkrama, diiringi debur ombak Pasir Pauh dimana Rumah Makan Pincalang tersebut menghadirkan suasana lain daripada rumah makan yg lain dipariaman ini.angin pantai sepoi-sepoi.. tak menyirnakan peluh didahi sehabis makan sambal pedas ciri khas masakan Piaman.

MENEMUI FORUM PEMBELA TANAH ULAYAT (FPTU) TIKU AGAM

                              headline koran InvestigasiNews Iwan Piliang bersama FPTU
 

kami dikawal oleh mobil patwal Polres Pariaman menuju perbatasan Kab Pd Pariaman - Agam, saya rasa itu perintah Kapolres pada pak Ramli, Polantas yg tak asing lagi bagi saya, pak ramli dalam berbagai kesempatan dulu acap sepalanta dengan saya dikedai kopi, ia sosok polisi yg pandai bergaul, ia dan seorang sopir bintara mengawal kami sampai gapura perbatasan itu, terima kasih buat Polres Pariaman..

Diperjalanan menuju suatu tempat di Agam yg dirahasiakan,istri bang Iwan memuji pemandangan alam Minangkabau, "jika digarap dengan baik, Sumbar tak kalah dengan provinsi lainnya di Indonesia ini" ujar mantan model kelas Asia yg tingginya lebih dari 170cm ini.

disebuah Ruangan telah menunggu ketua FPTU Agusmar Dt Endah Marajo, didampingi Kuasa Hukumnya Adiwarman SH MH, Humas dan pengurus inti FPTU. Penjelasan Terkait PK MA RI NO 749PK/PDT/2011 yg dimenangkan YTM versus PT.MUTIARA AGAM/MINANG AGRO dijabarkan kepada Iwan Piliang, masyarakat tiku yg tergabung dalam FPTU adalah sebuah forum pembela tanah ulayat ujar Agusmar,masyarakat tiku takkan memberikan sejengkal tanahpun pada YTM, sebab yg ia gugat adalah orang menumpang, sembari memperlihatkan dokumen - dokumen terkait, "kami juga melihat kejanggalan dalam PK tersebut Bang Iwan, masak 3 bulan Perkara sebesar ini sudah keluar PK nya? ada apa dibalik ini semua.. kami akan melakukan eksaminasi, dan melaporkan Hakim yg memutuskan perkara tersebut ke KY (Komisi Yudisial)" ujar Adi Warman kepada Iwan Piliang.

IWAN PILIANG BELA FPTU

kenapa Iwan Piliang bela FPTU? nanti semua akan terbongkar, ayah Iwan Piliang adalah salah seorang komisaris PT BARA PERSADA yg dulunya punya peran besar dalam Hal ini,Iwan Piliang siap mengawal kasus ini diPusat,ia juga punya banyak dokumen. silahkan temui saya dijakarta,ujar Iwan Piliang "kita akan urus ini bersama-2, namun saya tak ingin terjadi gesekan atau bahkan konflik Horinsontal sesama warga Agam.." ujar Iwan Piliang dengan mimik serius penuh kerendahan hati.

sementara itu pada tanggal 21/9/2012 kuasa Hukum FPTU Adi Warman SH MH telah mendaftarkan gugatan pihak ke III (Derden Verzet) kepada YTM Dg No.29/PDT.G/2012.PN.LB.BS,Adi Warman juga menjelaskan FPTU dan Wali Nagari Tiku sudah dapat surat pemberitahuan sita eksekusi yg akan dilaksanakan pada hari kamis tgl 27september nanti, ujar Adi Warman via BBM,namun masyarakat kec tanjung mutiara sebanyak 20.000 orang sudah siap menanti para Instansi terkait untuk menghalau keluar dari perbatasan Tiku, masyarakat membuat Portal kawat Berduri, dan mempersenjatai diri dengan parang dan siap mati ! tulis Adi Warman dalam BBM nya kepada saya.

ini adalah panggilan hati nurani saya , ujar Iwan Piliang kepada FPTU, saya bela demi rasa kemanusiaan,dan tak mengharapakan imbalan apa-apa.. ujar Iwan Piliang menutupi pertemuan tersebut, hari itu kami ada agenda lain, bertemu dg tokoh masyarakat pariaman yg nantinya akan saya kupas pada bagian ke IV.

bersambung..

catatan Oyong Liza Piliang

Kriminal Dan Laka Lantas Operasi Ketupat 2012 Menurun. ( Berikut Data )

Written By oyong liza on Selasa, 28 Agustus 2012 | 17.03



diacara halal bil halal PKDP dihotel NanTongga tgl 25 agustus kemaren beberapa sahabat jurnalis sempat bertanya kepada saya ikhwal Operasi Ketupat Polres Pariaman tahun ini, dia berujar dari data yg ia kumpulkan dilapangan terjadi penurunan yg sangat signifikan khususnya dipantai gandoriah, ia belum menemukan fakta kecopetan, perkelahian sampai hipnotis yg dulunya sempat diprediksi akan terjadi dalam lebaran th 2012 ini. lalu menanyakan hasil liputan saya.. saya dengan enteng menjawab saya tak perlu meliput bukankah adinda sering melapor kesaya? tanya saya yg dijawabnya dengan tawa.lalu saya menerangkan jaringan media www.pariamantoday.com lumayan luas pemasok datanya bersebab saya memberikan no hp dan email buat menerima berita dan laporan dari warga pada website ini, sambil memperlihatkan 12 sms dari warga hari jumat tentang telah hilang 3 orang anak dipantai tiram kab pd pariaman (wilayah hukum polres padang pariaman)

 boyan kaliang pantai gandoriah kota pariaman

disaat jeda makan siang beberapa teman dari PKDP yg main kepantai gandoriah juga mengatakan ikhwal yg sama bahwa tidak mereka temukan atau mendengar kejadian semacam perkelahian, kecopetan dan tindak pidana lainnya dipantai gandoriah kota pariaman (wilayah hukum polres pariaman)ketika saya tanyakan dalam rasa penasaran.

kepada sahabat jurnalis dan kawan-2 dari PKDP saya berujar nantilah saya akan tulis laporan lengkap dan memverifikasinya langsung kepada Kapolres Pariaman agar dapat data yg verified, sekarang saya lagi banyak acara keluarga dan undangan selama lebaran ini yg membuat saya jarang menulis bersebab keletihan ujar saya pada sahabat. namun saya berjanji akan mempublikasikannya. InsyaAllah ujar saya waktu itu..

saya hanya sempat kepantai gandoriah sekali dalam lebaran ini , itupun bersama teman alumni SMA 2 Pariaman yg hari itu menghelat Mubes Pertama diaula SMA 2 Pariaman 24/8/2012, dalam Mubes ini jagoan (Indra J Piliang) yg kami usung bersama angkatan alumni lainnya  aklamasi menang, dari 7 calon , kemudian mengurucut jadi 3. Alhamdulillah meskipun 2 calon lainnya kalah namun mereka sangat bangga dengan kekompakan helat ini dan berjanji dengan sepenuh hati akan ikut membantu agenda alumni kedepannya dengan sepenuh hati.

 kapolres dan wako digelar pasukan operasi ketupat 2012

OPERASI KETUPAT / pengamanan lebaran diwilayah hukum polres pariaman dimulai dari tanggal 11 agustus sampai 26 agustus 2012. ini adalah operasi ketupat pertama dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP BONDAN WITJAKSONO SH SIK.

 gelar pasukan operasi ketupat 2012

Apa yg dikatakan oleh wartawan kepada saya perihal tidak ditemukan kasus kriminal dipantai gandoriah kota pariaman benar adanya setelah saya verifikasi langsung kepada Kapolres hari ini..

AKBP BONDAN WITJAKSONO SH SIK Selaku Kapolres mengucapkan Terima Kasih kepada kita semua lapisan masyarakat dalam kerjasama menciptakan suasana kondusif dikota pariaman dan wilayah hukum polres Pariaman lainnya.. "berkat kerjasama dengan semua lapisan masyarakat kota kondusif selama lebaran.." ujar Kapolres.

Kapolres juga memberikan data lengkap penurunan baik itu Kecelakaan Lalu Lintas maupun kriminal dalam operasi ketupat 2012. yg jika dibandingkan dengan Operasi ketupat 2011 begini hasilnya .

Data perbandingan Operasi Ketupat 2011 DENGAN 2012

Tahun 2011 19 Kasus

-pembunuhan 1 kasus
-penganiayaan 4 kasus
-Curat 1 kasus
-penipuan 3 kasus
-penggelapan 2 kasus
-judi 2 kasus
-curanmor 1 kasus
-perbuatan tidak menyenangkan 1 kasus
-Curas (pencurian dg kekerasan) 1 kasus
-Curbis 3 kasus

data Laka Lantas 
-MD : 3
-LB : 8
-LR : 17
jumlah : 28 kasus

kerugian materil Rp.11.200.000
kejadian Pantai Gandoriah dan Pantai Artha : Nihil

Tahun 2012 15 Kasus
- curanmor 3 kasus
-curas 2 kasus
-gantung diri 1 kasus
-bencana alam tanah longsor di kp. dalam 1 kasus
-penganiayaan 4 kasus
-pengrusakan 1 kasus
-curat 2 kasus
-curbis 1 kasus

Data Laka Lantas 
-MD : 3
-LB : 8
-LR : 9
jumlah : 20 Kasus

Rugi materil 13.400.000

Kejadian dipantai Gandoriah dan Artha : Nihil

demikianlah Laporan Data Lengkapnya Langsung Dari Kapolres Pariaman AKBP BONDAN WITJAKSONO SH SIK sesuai fakta dan data GKTM.

catatan Oyong Liza Piliang




Pariaman Lebaran Dan Pelayanan Polres Pariaman

Written By oyong liza on Sabtu, 18 Agustus 2012 | 13.14

                                    pasar daging kagetan yg sangat ramai

Sedari semalam sms dan bbm silih berganti berdenting diponsel saya begitu juga dikala saya baru bangun pagi menyalakan ponsel tersebut.ucapan selamat lebaran dengan langgam pantun dan lema serta kalimat yg teruntai indah saya balas satu persatu dengan kalimat biasa, tak paham saya mengutip langgam lema untaian kata yg gampang saya copy paste dan kirimkan kembali. 

semalam pasar pariaman tak tanggung-2 ramainya, saya yg menjemput istri sekitar pukul 9malam dipasar merasakan macet melanda, motor-2 hilir mudik silih berganti menumpuk dizona area pasar pariaman seiring engongan kepala kekiri kanan saya perhatikan toko-2 dipenuhi para pengunjung .. Alhamdulillah semoga dapat untung yg banyak dan membawa berkah bagi pedagang tersebut.

polisi terlihat sibuk mengatur dan mengurai kemacetan diarea jalanan yg menumpuk searah simpang kampung perak. 3 hari yg lalu saya sempat menyapa kembali dengan salah seorang petugas polres pariaman yg siaga , "kemana bang?" katanya , saya jawab pertanyaannya dan menanyakan ada perubahan tidak sambutan masyarakat terhadap kepemimpinan kapolres sekarang? ia menjawab dengan tegas "jelas bang! masyarakat mitra kami, perubahan positif saya rasakan" jawab bintara tersebut, sayang saya tidak ingat namanya dan hanya mengenal wajahnya saja.. polisi ini cukup humanis saya perhatikan dalam menyuruh tukang ojek yg memarkirkam motor seenaknya.


                                  polres pariaman dan posko siaga 24jam dipasar pariaman
polres pariaman siap mengamankan selama ramadhan dan idul fitri dengan siaga 24jam diposko tersebut. "pelayanan 24jam dan anggota kami siaga disitu memberikan pelayanan dan pengamanan " kata bapak Kapolres Akbp Bondan Witjacksono SH SIK barusan lewat Sms . selalu ada perwira disini saya perhatikan setiap saya melewati pos ini, pos tersebut perkiraan saya sudah berdiri dan siaga sejak H-7 Idul fitri. 

bagi yg belum tau sosok akbp bondan, ini saya kutip postingan saya sebelumnya yg sempat headline dikompasiana.com

*suatu ketika disaat Akbp Bondan Wijaksono Sh Sik baru menjabat Kapolres Pariaman ada pula oknum jajaran polantas yg mencoba-coba mengamplopi Kapolres yg baru semasa itu, alhasil amplop tersebut melayang kekepala perwira lantas tersebut, dan ia dimutasikan dengan segera. sejak itu Kapolres dalam apel paginya selalu menekankan bahwa polantas mulai hari ini tidak diperbolehkan razia tanpa seizinnya. bagi yg membandel akan dipermalukan dengan disuruh hormat bendera dengan menggunakan baju berwarna pink.


terapan disiplin tersebut sudah menjerakan anggota-anggota nakal tersebut, dan berbuah manis ..polres pariaman sangat diterima publik pariaman dengan sambutan positif.. ikhwal polisi berbaju pink melegenda dipariaman ini dan menjadi pembicaraan hangat semasa diblowup koran Padang ekspres.*


pagi tadi saya juga merasakan hal yg sama dan barusan juga. saya kepasar membeli obat rutin yg saya konsumsi untuk penghilang rasa nyeri, ini bersebab akibat kebiasaan buruk saya semasa remaja yg berdampak samping bagi kesehatan saya sekarang ini.

mobil-2 luar provinsi semacam plat B D A F BK BM L yg artinya menandakan asal mobil dari nomor polisi luar sumbar saya perhatikan sudah berlalu-lalang, orang rantau sebagian sudah pada pulang, pasar daging alamak sungguh ramainya dipagi hari tadi dimana cuaca sangat bersahabat hari ini, seorang tetangga sempat bersua ketika hendak pulang kerumahnya dipasar daging darurat yg selalu ditempat yg sama setiap jelang 1 syahwal.

semalam saya sempat 3jam mengobrol seputar topik politik dengan beberapa politisi kota pariaman, saya menekankan kepadanya bahwa yg jadi pokok persoalan utama dikota ini adalah KKN nya, dan saya uraikan data-2 yg saya punya yg membuat ia mempercayai nama-2 dalam daftar yg sangat valid  punya saya, juga menambahkan jika mengusung suatu balon mustilah ia punya komitmen tinggi untuk masyarakat kota ini .dg kebijakan pro rakyat dan mampu membawa kota ini bersaing dg kota-2 lainnya diSumbar. dan untuk menentukan kriteria balon sigi betul integritas moralnya tukuk saya kepadanya.

gema takbir sudah berkumandang.. suasana hati beda betul dengan sebelumnya.. besok kita berlebaran dan mari saling maaf-memaafkan, minal aidin walfaidin mohon maaf lahir dan batin.. dari saya yang mewakili orang kampung pariaman nan luas buat pembaca dimanapun berada..

catatan oyong liza piliang

Lebaran Menunggu Hari Rang Rantau Ranah Menanti

Written By oyong liza on Jumat, 17 Agustus 2012 | 11.20



pagi ini cuaca sangat mendung dikota pariaman ini, awan kelabu yg menyungkup bumi siap kapan saja menurunkan hujan. upacara proklamasi hut RI KE-67 sedang berlangsung dibalaikota pariaman, semoga saja hujan menenggang mereka yg sedang memperingati detik-2 proklamasi ini. 

Hut RI yg bersamaan dengan bulan puasa menjelang lebaran kali ini persis pula dengan proklamasi Indonesia 1945 oleh soekarno-hatta saat itu, demikian kata bang Yudi latif kepada saya ditwitter.

bicara puasa menjelang lebaran dipariaman ini adalah momen yg kami tunggu-2 para orang ranah. bersebab dihari raya biasanya kami dapat berkumpul bersama dengan saudara-2, kerabat perantauan yg pulang kampung. polres pariaman jauh-2 hari telah siap mengamankan lebaran ini dengan siaga 24jam diposko pasar pariaman.

sebagian para dunsanak diranah menerima zakat dari perantau yg sukses dinegeri orang, tak jarang saya mendengar uang zakatnya menyusul dulu daripada orangnya.. umumnya dunsanak mereka dikampung yg membagi-bagikan. beruntung warga piaman tak seperti yg kita tonton ditelevisi yg rela antrian bahkan sampai terpijak disaat menerima amplop penzakat Ria tersebut.

orang minang dikenal memiliki budaya malu dan menjunjung tinggi harga diri. keponakan saya yg sukses dijakarta juga berbuat hal yg sama, ia menyetor kerekening kakak saya buat dibagikan kepada orang-2 yg patut-2 saja, sesuai anjuran agama tentulah keluarga terdekat yg didahulukan kata seorang sahabat politisi kepada saya semalam.saya pun demikian dalam berzakat, banyaknya sanak famili yg masih perlu uluran tangan, sayapun bersepakat dg istri merekalah yg mesti kami dahulukan, mungkin hal ini berlaku juga bagi kalangan yg mengerti ikhwal zakat dalam ajaran Islam.

lebaran menunggu hari.. baju baru , sepatu baru , segala baru akan menghiasi kota pariaman ini nantinya,pasar pariaman akan ramai, pantai-2 pun akan membludak oleh para warga domestik dan perantauan yg pulang kampung, acara reuni sesama almameter juga akan banyak disaat itu. indra j piliang dalam tweepnya akan mengadakan reuni SMA 2 pariaman, dan sahabat2 perantauan lainnya yg juga telah menghubungi saya tempo hari yg bersepakat pulang bersama lebaran kali ini untuk bersilaturahim.

semoga lebaran kali ini dapat kita jadikan momentum untuk saling mengikat tali persaudaraan antar sesama.. miskin - kaya hanyalah sebuah kosa-kata , tali menali hati lah nilai-nilai persaudaraan yg sesungguhnya... jangan pernah membedakan senyum tulus kepada tukang angkat, tukang ojek,becak dan para pejabat.. mereka sama dimata Tuhan..apalagi dimata kita.. apalah kita manusia ini bila dibandingkan dengan ZAT ALLAH SWT..kita tak lebih berharga dari sebutir debu.

catatan Oyong Liza piliang


MENYIGI REFORMASI BIROKRASI POLRES PARIAMAN , KETIKA FAKTA BERBICARA

Written By oyong liza on Minggu, 08 Juli 2012 | 10.56


sebelum kita membaca ulasan ini, saya harap pembaca berfikiran positif kepada saya.. tidak selamat hidup saya dan anak-anak saya jika saya dibayar serupiahpun dalam pemberitaan ini.. ini murni bentuk komitmen saya sebagai jurnalis dalam mensosialisasikan fakta yg ada dan bisa kita lihat sendiri dipariaman ini,, khususnya polres pariaman..

 + demi mengawasi kinerja anggota, kapolres memasang cctv di 8 titik ,dan dipantau langsung oleh kapolres diruangannya. diantaranya 
ruang penyidik
ruang introgasi
ruang pelayanan khusus (RPK)
-anak-anak
-wanita
ruang tahanan
spk penjagaan
layanan SIM

berikut RBP POLRES PARIAMAN YG MENGACU PADA SURAT EDARAN MENPAN TENTANG REFORMASI BIROKRASI NASIONAL

Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Polri Gelombang II Tahun 2011-2014 dilaksanakan dalam rangka mengintegrasikan Strategi Polri dalam Renstra Polri Tahun 2010-2014 dan Program Revitalisasi Polri secara menyeluruh di Polres Pariaman dan Jajaran dengan sasaran akhir mewujudkan pelayanan Prima Melalui penjabaran dan aktualisasi dari 8 (delapan) sasaran area perubahan Reformasi Birokrasi Nasional yaitu bidang Organisasi, Tata Laksana, Peraturan Perundang-Undangan, SDM Aparatur, Pengawasan, Akuntabilitas, Pelayanan Publik dan Mind Set dan Culture Set. Selanjutnya di laksanakan dalam 9 (sembilan) Program yaitu Program Penataan dan Penguatan Organisasi, Program Penataan Tata Laksana, Program Penataan Peraturan Perundang-undangan, Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Program Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, Program Manajemen Perubahan, Program Penguatan Pengawasan, Program Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Program Monitoring dan Evaluasi.

Oleh karenanya dalam rangka merealisasikan sasaran Reformasi Birokrasi Polri Gelombang II adalah melakukan konsolidasi rencana aksi Program dan kegiatan yang sudah disusun sebagai panduan dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Polri gelombang II sampai tahun 2014, dengan pencapaian sebagai berikut :


Program Kegiatan
  1. Program dan kegiatan Penataan dan Penguatan Organisasi bertujuan mewujudkan struktur yang tepat fungsi dan tepat ukuran ( right size ).
Untuk mendukung Program Penataan dan Penguatan Organisasi sebagai Implementasi dari Program tersebut adalah Penataan dan Penguatan Organisasi Polri, dengan melaksanakan restrukturisasi / penataan tugas dan fungsi pada Polres Pariaman sesuai Perkap 23 tahun 2010 yaitu pembentukan Sat Pol Air, Poliklinik, Bag Ren, Sat Tahti, Sat Binmas, Sat Pam Obvit, Subbag Humas, Subbag Hukum, Si Was pada Polres dan Unit Binmas, Unit Provost, Si Um pada Polsek Urban dan Rural, serta perlu menyusun HTCK sebagai pedoman koordinasi baik vertikal, horizontal, diagonal dan lintas sektoral.

Restrukturisasi dapat berjalan dengan baik apabila pelaksanaan tugas antar fungsi terjalin kerjasama yang baik dan harmonis penataan ulang dan kerjasama perlu dilakukan dengan membuat suatu regulasi dalam bentuk HTCK antar fungsi sehingga mekanisme kerjasama dapat berjalan secara maksimal, jumlah personil sesuai DSP terutama pada tingkat Polsek Urban, dimana bhabinkamtibmas tidak termasuk dalam bentuk organisasi oleh Perkap 23 tahun 2010 maka sebagai bahan evaluasi terhadap beban kerja personil dan untuk menentukan kebutuhan personil pada Bag, Sat dan Polsek dengan menyusun analisis beban kerja( ABK ) sehingga organisasi menjadi kuat.

  1. Program dan kegiatan penataan tata laksana dengan tujuan mewujudkan sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip – prinsip Good Governance.
Upaya yang dilaksanakan dalam Program Penataan Tata Laksana yaitu menghimpun, menata dan mengkoordinasikan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang penyelenggaraan tugas dan fungsi serta mensosialisasikan SOP yang telah disusun kepada seluruh anggota agar dalam pelaksanaan tugas selalu berpedoman pada SOP yang ada. Pengembangan Layanan Pengadaan Sistem Elektronik ( LPSE ) saat ini di Polres Pariaman belum dilaksanakan sementara dipusatkan di Polda Sumbar sebagai amanah peraturan Presiden Nomor 50 tahun 2010 dalam rangka mewujudkan Good Governance and Clean Government. Polres Pariaman mengembangkan sistem pengelolaan informasi dan dokumentasi ( PID ) dalam rangka keterbukaan informasi publik dengan pembuatan Website, Twitter dan Facebook  Polres Pariaman yang bisa di akses oleh masyarakat.

Dalam kegiatan Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi ( PID ) pada Polres Pariaman dengan tujuan mewujudkan keterbukaan informasi publik sebagai wujud dari transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

  1. Program dan kegiatan Penataan Peraturan Perundang – undangan bertujuan terwujudnya regulasi yang lebih tertib, tidak tumpang tindih dan kondusif.
Upaya yang dilakukan dalam mendukung program Penataan Peraturan Perundang – undangan adalah identifikasi peraturan perundang – undangan yang dikeluarkan / diterbitkan oleh Polri. Pemetaan terhadap peraturan perundang – undangan yang tidak harmonis / tidak sinkron dilingkungan Polri dan melaksanakan sosialisasi peraturan perundang – undangan yang baru, antara lain :
      1. Perkap nomor 26 tahun 2010 tentang  tata cara pembentukan peraturan Kepolisian sebagai pedoman dalam pembuatan / penyusunan regulasi dilingkungan Polri.
      2. Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.
      3. Perkap nomor 16 tahun 2011 tentang Sistem Manajemen dan Kinerja.
4.  Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
 a.    BIDANG RESERSE KRIMINAL (RESKRIM)

Kegiatan Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik bidang Reskrim adalah pengaduan komplin masyarakat / layanan pengaduan dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dalam hal kepastian hukum terhadap yang telah dilaporkan masyarakat ke Polres Pariaman. Polres Pariaman telah menyediakan layanan untuk melayani dan menampung semua keluhan dan komplain masyarakat dalam proses penanganan perkara sehingga dengan adanya pelayanan tersebut masyarakat merasa terlayani dan merasa puas terhadap kinerja kepolisian, Revitalisasi Kring Reserse adalah kegiatan Reskrim di tempatkan di tempat – tempat yang rawan terjadi kriminalitas dan yang berpotensi konflik yang bertujuan masyarakat merasa aman dengan keberadaan Polri, sehingga ada permasalahan bisa dengan cepat diselesaikan.
b.    BIDANG INTELIJEN KEAMANAN (INTELKAM)

Kegiatan program Peningkatan kualitas Pelayanan Publik bidang Intelkam adalah dengan membuat terobosan dengan menyediakan pelayanan “One day Service” terhadap masyarakat yang ingin membuat SKCK sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lama dalam proses pembuatannya cukup dalam 1 (satu) hari dalam waktu lebih kurang satu jam masyarakat sudah bisa menerimanya. Tujuannya agar masyarakat bisa memaksimalkan waktunya dalam membagi pekerjaannya dan tidak mengganggu kegiatan lainnya dan pembuatan SKCK tidak hanya dilakukan di Polres Pariaman saja namun pembuatan SKCK juga dapat dilakukan di Gerai SPK Pasar Pariaman dan Mobil SPM dan juga Pelayanan Surat Ijin Kegiatan Masyarakat.
c.    BIDANG LALU LINTAS (LANTAS)
Program dan Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik bidang Lantas adalah dengan melakukan pengamanan aktifitas pagi, siang dan sore menjelang malam dengan mewujudkan pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menciptakan opini positif terhadap kegiatan melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, penegakan hukum dan harkamtibmas khususnya pada jam sibuk masuk sekolah, masuk kerja, pulang sekolah, pulang kerja dan bepergian malam dan Delivery SP2HP Laka Lantas adalah dalam rangka meningkatkan pelayanan dalam penanganan perkara kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman mengeluarkan terobosan dengan menggunakan sepeda motor yang didesain khusus yang dikendarai oleh petugas dari unit Laka Lantas Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman mengantarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada masyarakat yang menjadi korban dalam kecelakaan lalu lintas langsung ke alamat yang bersangkutan. Program ini diharapkan dapat memberikan kepuasan bagi masyarakat dalam upaya Polri meningkatkan pelayanan publik terhadap masyarakat.

Pelayanan Samsat Keliling adalah Program Samsat bersama Kota Pariaman (Polres Pariaman, Dispenda, Jasa Raharja) adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk melakukan pendaftaran Wajib Pajak Kendaraan Bermotor setiap tahun (Pengesahan STNK) di Minibus Samsat Keliling setiap hari senin awal bulan. Program Pelayanan Samsat Keliling bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat selaku wajib pajak dengan mudah, cepat dan tepat. Selanjutnya Program Patroli Subuh adalah peningkatan eksistensi Polri di lapangan dengan melaksanakan patroli di mulai pukul 05.00 wib s/d 06.30 wib untuk antisipasi tindak kejahatan saat masyarakat melaksanakan sholat subuh dan masyarakat yang ke pasar atau olah raga pagi. Dengan adanya pelaksanaan patroli pagi masyarakat yang melaksanakan ibadah pagi dan olah raga pagi lebih merasa aman dapat beribadah lebih khusuk tanpa harus was-was karena rumah kosong saat melaksanakan ibadah.

d.     BIDANG SAMAPTA BHAYANGKARA ( SABHARA )
 
Kegiatan Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik bidang Sabhara adalah Gerai Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di Pasar Pariaman dengan mengoperasikan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di Pasar Kota Pariaman adalah untuk membantu masyarakat yang ingin terlayani Polri, terutama dalam hal pengaduan kejahatan atau laporan kehilangan. SPK di Pasar Kota Pariaman adalah wujud mendekatkan Pelayanan Polri ke masyarakat. Pelayanan akan ditingkatkan bukan hanya pelaporan saja tapi juga pelayanan lain yaitu pembuatan SKCK, pengaduan terhadap pelanggaran anggota, patroli jalan kaki di sekitar Pasar Kota Pariaman yang bertujuan memberikan pelayanan kepolisian secara mudah, cepat dan tepat dalam mewujudkan pelayanan prima.

Dalam rangka meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Polres Pariaman telah mengoperasikan Pos Pengamanan Wisata Pantai Gandoriah yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan serta rasa aman kepada para pengunjung Pantai Wisata Gandoriah dengan tujuan agar pengunjung dapat merasa aman berwisata dan bisa mendapatkan bantuan Polri bila menemui masalah atau butuh pertolongan. Patroli Backbone Hot Spot adalah kegiatan patroli sabhara malam hari untuk mengawasi pergerakan sosial masyarakat, meningkatkan ketanggap segeraan petugas apabila terjadi tindak pidana sehingga segera menindak lanjuti (Quick Response) dan menekan angka kriminalitas bertujuan masyarakat merasa aman beristirahat di malam hari dengan keberadaan Polri.

e.     BIDANG PEMBINAAN MASYARAKAT (BINMAS)
Program dan Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelayan Publik Bidang Binmas adalah dengan melakukan upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan melaksanakan Sentra Pelayanan Masyarakat (SPM) dalam bentuk mobil minibus yang telah di modifikasi sedemikian rupa sehingga efektif digunakan sebagai tempat menerima Laporan Polisi. Hal tersebut diharapkan nantinya jika masyarakat akan melaporkan Gangguan Kamtibmas, keluhan maupun sejenisnya tidak perlu melaporkan ke Polres Pariaman yang kemungkinan jauh dari lokasi kejadian tetapi cukup ke mobil SPM. Sementara mobil SPM akan ditempatkan pada pusat-pusat keramaian seperti acara pertandingan atau perlombaan, pertunjukan musik, pesta rakyat, pasar dan sebagainya. Mobil SPM dengan jenis minibus diawaki 3 (tiga) personil Polri berseragam dengan kemampuan Sabhara tugas umum dan Binmas.

Tujuannya adalah memberikan pelayanan kepolisian secara mudah, cepat dan tepat dalam mewujudkan pelayanan prima melalui optimalisasi sentra pelayanan publik yang telah ada serta pengembangan sentra pelayanan untuk pelayanan kepolisian yang belum tersedia.

Penggelaran bhabinkamtibmas 1 (satu) Nagari 1 (satu) Polisi dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat guna terciptanya keamanan dan ketertiban dan juga menciptakan situasi kamtibmas aman dan kondusif sebagaimana salah salah satu tugas pokok Polri yang mengedepankan fungsi pencegahan, salah satunya dalam pembinaan masyarakat sebelum terjadinya tindak kejahatan yang diemban oleh satuan tugas Binmas dalam hal ini Polres Pariaman melalui satuan fungsi Binmas menerapkan grand strategi Polri melalui Perpolisian Masyarakat (Polmas) dan penggelaran petugas Bhayangkara Pembinaan Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dan menjalin kemitraan dengan segenap unsur Pemerintahan Daerah, yakni Babinsa, Wali Nagari, Kepala Desa dan seluruh mitra kamtibmas serta lapisan masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Pariaman.
Bentuk kemitraan tersebut di apresiasikan dalam penempatan petugas Polri (Bhabinkamtibmas) di tengah-tengah masyarakat 1 (satu) Nagari 1 (satu) Petugas Bhabinkamtibmas untuk bekerjasama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Dan anggota Bhabinkamtibmas yang ditempatkan harus mempunyai kemampuan untuk menjadi konsultan yang akan bekerjasama dengan FKPM dan pemerintahan di Nagari dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di wilayah kerjanya.

Berdialog dengan masyarakat di Rumah Layanan Masyarakat (RLM) adalah salah satu wadah dalam menyelesaikan masalah secara musyawarah dan kegiatan ini adalah salah satu terobosan kreatif yang di bentuk oleh Polres pariaman.

f.     BIDANG TAHANAN DAN BARANG BUKTI (TAHTI)

Program dan Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Bidang Perawatan Tahanan dan Barang Bukti adalah melaksanakan sosialisai penerapan SOP penerimaan, penyimpanan, perawatan dan pengamanan barang bukti, penerapan SOP pelayanan dan perawatan tahanan berstandar HAM, pengadaan pakaian tahanan warna kuning, serta menyediakan tempat penyimpanan barang bukti yang representatif.

  1. Program dan kegiatan Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur.
Kegiatan RBP Gelombang II yang sedang dan dilaksanakan dibidang Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur adalah sebagai penataan sistem rekruitmen pegawai, mengimplementasikan / penjabaran mengenai peraturan Kapolri, Keputusan Kapolri dan pembuatan SOP.

Melakukan sosialisasi SOP tentang rekruitmen Brigadir, SIPSS, AKPOL dan PNS Polri, sosialisasi dan penerapan Perkap nomor 16 tahun 2011 tentang Sistem Manajemen Kinerja dan SOP tentang tata cara penilaian kinerja, sosialisasi Perkap dan SOP tentang pedoman administrasi pengisian dan pemuktahiran data RHPP, membangun sistem manajemen kinerja ( SMK ) dengan melaksanakan sosialisasi terhadap personil dari tingkat atas sampai pada level bawah.

Memperkuat pola rotasi, mutasi dan promosi berdasarkan kompetensi dan kinerja, mempedomani Keputusan Kapolri Nomor 23 tahun 2010 sebagai acuan dalam melakukan mutasi, rotasi dan promosi jabatan, mengimplementasikan Sistem Manajemen Kinerja ( SMK ) secara konsekuen dan konsisten.

  1. Program Manajemen Perubahan
Kegiatan RBP Gelombang II yang dilaksanakan dibidang Manajemen Perubahan adalah dengan pencapaian menyebarkan Informasi tentang Perlunya Berubah di internal Polri dengan kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan untuk anggota Polres Pariaman dan Jajaran dari tingkat Brigadir sampai dengan Pamen, menyebarkan informasi tentang perlunya berubah melalui kegiatan Kampanye diantaranya pamflet, banner tentang Anti KKN, Anti Kekerasan dan Pelayanan Prima, Pin ”Anti Korupsi”, Menanamkan Pemahaman tentang Perlunya Berubah di internal Polres Pariaman dengan kegiatan membaca do’a apel pagi, Lagu Mars “Mari Berubah”, mengucapkan Tribrata dan Catur Prasetya setiap apel pagi. Mendorong komitmen perubahan internal Polres Pariaman dengan kegiatan penandatanganan Pakta Integritas bagi para Pejabat Polres Pariaman dan Anggota, menghindari sikap arogan, mengancam dan menekan dalam berkomunikasi, “Komitmen Bersama”

 anggota Polri sebagai pelayan prima yang anti KKN dan anti Kekerasan, Penerapan Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Polri terutama pasal 7 ayat 3 (c) sebagai bentuk perlindungan kepada anggota yang berani menolak perintah atasan apabila perintah itu melanggar hukum, yang berbunyi “Menolak perintah atasan yang bertentangan dengan norma hukum, norma agama dan norma kesusilaan”, Menggerakkan partisipasi untuk melakukan perubahan Internal Polri dengan ikut serta dalam Penilaian Instansi Anti Korupsi (PIAK) dan melaksanakan program Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB), Pelaksanaan Maklumat Kapolri tentang perubahan sikap yang nyata untuk merealisasikan anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di tingkat Polres Pariaman.



  1. Program dan kegiatan Penguatan Pengawasan dengan tujuan meningkatnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN, program penguatan pengawasan pada Reformasi Birokrasi Polri di tahun 2012.
Dilaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah ( SPIP ) untuk seluruh jajaran Polres Pariaman. Peningkatan penyelesaian tindak lanjut penanganan pengaduan / complain masyarakat, oleh Seksi Pengawasan dan Seksi Propam Polres Pariaman.

Kegiatan peningkatan APIP sebagai Quality assurance dilingkungan Polres Pariaman antara lain mensosialisasikan Peraturan Kapolri Nomor 23 tahun 2010 tentang struktur organisasi dan tata kerja pada tingkat Polres dan Polsek, Peraturan Kapolri Nomor 7 tahun 2006 tentang Kode Etik Profesi Polri, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian anggota Polri, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota, Peraturan Kapolri Nomor 22 tahun 2011 tentang Pertanggung Jawaban Keuangan.

Meningkatnya opini BPK- RI menjadi Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) atas laporan keuangan Polri pada tahun 2010, hal ini telah meningkatkan kepercayaan pengawas ekstern terhadap  pengawas intern dengan terselenggaranya pengawasan manajemen bidang operasional, sumberdaya manusia, sarana dan prasarana serta anggaran keuangan dilingkungan Polri sesuai kebijakan pada tahap I (Aspek Perencanaan dan Pengorganisasian), Si Was menyelenggarakan pengawasan dilingkungan Polres Pariaman dan Polsek untuk memberikan keyakinan yang memadai atas pelaksanaan kegiatan Polri sesuai dengan SPIP dan kepatuhan terhadap perundang – undangan.
      1. Program dan kegiatan Penguatan Akuntabilitas Kinerja.
Dengan tujuan meningkatnya kapabilitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi tidak diupayakan penyempurnaan / revisi penyusunan LAKIP, sosialisasikan buku pedoman penyusunan Rencana Kerja ( Renja ) dilingkungan Polri dan melaksanakan Revisi Penyusunan Rencana Kerja ( Renja ) Polres Pariaman tahun 2012 yang baru.
Program dan kegiatan Penguatan Akuntabilitas Kinerja pada Reformasi Birokrasi Polri pada triwulan 1 tahun 2012 dengan pencapaian :
a.  Sosialisasi Revisi Pedoman Penyusunan LAKIP.
b.  Sosialisasi Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja Polres.
c.  Revisi Rencana Kerja Polres Pariaman Tahun 2012
d.  Revisi Renstra Tahun 2010-2014 dan Renja TA 2012
Penyusunan LAKIP dan penetapan kinerja Polres Pariaman telah berpedoman pada peraturan Menteri Negara PAN dan RB nomor 29 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
  1. Program dan kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan.
Program ini bertujuan untuk menjamin agar pelaksanaan Reformasi Birokrasi Polri dijalankan sesuai dengan ketentuan dan target yang ditetapkan dalam Road Map.
Demikianlah Profil Reformasi Birokrasi Polri Polres Pariaman ini dibuat sebagai bahan masukan kepada Pimpinan Polri dan juga untuk diketahui oleh masyarakat luas khususnya masyarakat Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.
SALAM REFORMASI...
AKBP BONDAN WITJAKSONO SH SIK
NRP 70030452



Trending Topik Bulan Ini

Super Trending Topik

postingan terdahulu