Bulan Maulid Tiba, Omset Pedagang Meningkat
Omset pedagang naik hingga 50 persen saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang oleh sebagaian masyarakat Padangpariaman menghelat makan bajamba. Foto/Nanda
Enamlingkung ---- Tradisi makan bajamba sebagai salah satu perayaan bulan kelahiran nabi Muhammad SAW atau dikenal dengan bulan maulid nabi, membawa berkah tersendiri bagi pedagang pasar di berbagai daerah di Padangpariaman.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat terutama ikan, ayam dan berbagai sayuran untuk membuat jamba, juga meningkatkan omset penjualan pedagang.

Di kecamatan Enamlingkung, Padangpariaman misalnya, peningkatan omset sangat dirasakan oleh pedagang. Peningkatan penjualan atau omset yang mencapai 50-70 persen itu, diprediksi akan terus berlangsung hingga akhir bulan Maulid atau Rabiul Awal.

“Banyak yang beli dibandingkan hari biasa, rata-rata masjidnya ada perayaan Maulid, masyarakat yang membuat ‘jamba” beli cabai, beras, telur meningkat dan itu tiap tahun selalu begitu,” jelas salah seorang pedagang, Yuni Yanti, Rabu (6/12) sore.

Meskipun permintaan meningkat, namun harga komoditas yang dijual tidak mengalami kenaikan. Namun beberapa jenis sayuran, seperti cabai merah mengalami kenaikan mencapai 80 persen.

“Yang lain harganya normal, hanya cabai merah saja yang naik, itupun karena cabai langka karena cuaca,” sebutnya.

Tradisi bajamba sendiri merupakan salah satu perayaan maulid nabi tahunan yang selalu dirayakan. Jamba yang berisi nasi dan berbagai lauk pauk dan sayuran yang buat oleh perwakilan masyarakat akan diangkut ke masjid untuk dimakan bersama-sama oleh seluruh masyarakat. (Nanda)