Guru SMA Padangsago Wakili Korem 032 Lomba Melukis tingkat Kodam
Jolisal Hendra saat melukis goro TNI bersama masyarakat. Foto/Nanda
Pariaman - Jolisal Hendra - guru bidang studi SMA 1 Padang Sago - terpilih mewakili Korem 032/Wirabraja mengikuti lomba melukis tingkat Kodam I/Bukit Barisan pada pekan kedua September 2018 mendatang. Jolisal sebelumnya menjadi juara pertama pada lomba melukis dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos) kreatif, tingkat Korem 032/Wirabraja, Kamis (6/9) silam.
         
Jolisal juga merupakan juara lomba melukis dan karikatur Komsos yang diselenggarakan Kodim 0308/Pariaman. Lukisannya yang mengisahkan gotong royong TNI dan rakyat, ditetapkan tim juri sebagai lukisan terbaik.
         
"Awalnya saya tidak ada rencana ikut, niatnya hanya mendampingi anak didik mengukuti lomba Komsos Kreatif Kodim (0308/Pariaman). Namun, karena peserta pesaing siswa ada juga yang dari mahasiswa dan seniman lain, akhirnya saya ikutan juga," katanya di Pariaman, Minggu (9/9).
         
Ia tidak menyangka, karya lukisanya terpilih menjadi lukisan terbaik pada Komsos Kreatif di Korem 032/Wirabraja. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti lomba selanjutnya.
          
"Hanya mencari inspirasi saja, tidak ada persiapan khusus," sebutnya.
           
Dandim 0308/Pariaman, Letkol Arm Heri Pujiyanto, mengapresiasi prestasi yang diraih Jolisal Hendra. Ia berharap, keikutsertaan Jolisal pada Komsos tingkat Kodam I/Bukit Barisan, dapat mengulangi kesuksesannya menjadi peserta terbaik.
          
"Prestasinya bukan hanya mewakili Kodim 0308/Pariaman, tapi untuk Padangpariaman secara umum. Kami berharap, Jolisal kembali menjadi yang terbaik," pungkasnya. (Nanda)
Mukhlis Puji Peran Kodim 0308 Turut Majukan Kepariwisataan Pariaman
Mukhlis selaku narasumber apel gabungan Danramil dan Babinsa di Kodim 0308 Pariaman. FOTO/Junaidi
Pariaman ---- Peran TNI Kodim 0308 Pariaman sangat penting sebagai penjaga keamanan dan menciptakan kenyamanan masyarakat Pariaman. Bahkan saat ini Kodim 0308 Pariaman juga aktif mempromosikan pariwisata Pariaman.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman saat jadi narasumber dalam acara Apel Danramil dan Babinsa Komando Distrik 0308 Pariaman di ruang pertemuan Kodim 0308 Pariaman, Toboh Palabah, Rabu (3/1).

Ia menyebut peranan Kodim dalam mempromosikan pariwisata dengan aksi nyata menggelar berbagai iven, di antaranya Offroad Wirabraja dan Tinju Profesional Pantai yang unik.

"Sinergitas antara Pemko dan TNI serta Polri terjalin dengan baik. Kerjasama itu membuahkan hasil dengan tingginya tingkat kunjungan wisatawan. Keamanan dan kenyamanan wisatawan juga tercipta berkat peran TNI dan Polri," ungkapnya.

Ke depan ia berharap peningkatan peran tersebut. Melalui Koramil dan Babinsa dengan daerah binaannya akan lebih mendekatkan lagi antara rakyat dan TNI. Ia juga berharap peran TNI dalam menyukseskan Pilkada Pariaman 2018 yang badunsanak di mana pada tahun-tahun politik berpotensi terjadi riak-riak di tengah masyarakat.

Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh Hermawansyah mengatakan acara tersebut merupakan ajang silaturahmi antar sesama anggota TNI di jajaran Kodim Pariaman.

Menurutnya, selama 10 tahun Mukhlis Rahman memimpin Pariaman, sudah banyak yang dihasilkan untuk masyarakat khususnya bidang kepariwisataan yang sudah mulai dikenal.

"Banyak program yang telah dibuat Pemko Pariaman melalui Perda dan Perwako menjadi sebuah dasar untuk kemajuan kota Pariaman," katanya.

Dengan program Magrib Mengaji, Kodim bersama pemko telah menggelar program manunggal subuh indah penuh berkah untuk sarana peningkatan keimanan masyarakat Pariaman.

"Sejak program tersebut berjalan, makin nampak kemajuannya. Masjid dan musala mulai ramai, baik saat magrib dan isya berjamaah, maupun oleh jamaah subuh," kata Dandim bergelar Sutan Muda Nan Putiah itu. (Juned/OLP)
TNI dan Warga Goro Perbaiki Tanggul Irigasi Jebol di Anduriang
Warga bersama TNI bahu membahu perbaiki tanggul yang jebol akibat derasnya arus air di Anduriang. Foto/istimewa/Nanda
Anduriang ---- Kodim 0308/Pariaman bersama masyarakat perbaiki Irigasi Petikayu Nagari Guguk, Kecamatan 2X11 Kayutanam, Padangpariaman, Sabtu (23/12).

Gotong royong yang dipimpin oleh Danramil 04 Sicincin Kapten Inf Maslur dan Babinsa itu, dengan cara membuat tanggul pada irigasi yang jebol akibat curah hujan yang tinggi, sehingga tergerus aliran sungai.

"Kita perbaiki bersama-sama masyarakat, karena memang air sangat dibutuhkan untuk pertanian warga," ujarnya.

Irigasi di wilayah itu seyogyanya mengairi lebih dari 171 hektare sawah milik warga di wilayah Anduring. Jika tidak diperbaiki, jebolnya tanggul akan menghambat percepatan tanam serentak.

"Jika tidak diperbaiki tentunya akan mengganggu target tanam serentak," ulasnya.

Untuk memperbaiki tanggul, personil Kodim 0308/Pariaman dan masyarakat memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar aliran irigasi dengan mengumpulkan batu yang ada di sekitar aliran sungai dengan alat ban bekas.

Usai mengumpulkan bahan di sekitar aliran irigasi, masyarakat memasang batu beronjong secara swadaya tiga tingkat pada aliran sungai. Kegiatan goro akhirnya dapat mengatasi jebolnya tanggul dan meninggikan pembatas aliran sungai terpasang dengan baik sehingga aliran irigasi ke sawah berjalan normal seperti biasa.

Ia mengatakan, kondisi curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Padangpariaman mengakibatkan debit air tinggi, sementara tanggul yang ada saat ini pada umumnya tidak permanen. Hal tersebut menurutnya perlu mendapat perhatian pemerintah guna meningkatkan hasil pertanian masyarakat sekitar.

"Ini perlu butuh perhatian penuh dari pemerintah, kita kuatir jaringan irigasi yang belum permamen bisa jebol," pungkasnya. (Nanda)
Turuti Nasehat Veteran, Dandim Pariaman Renovasi Tugu-tugu Perjuangan
Prajurit TNI Kodim 0308/Pariaman bersama warga bergoro bersih sekaligus renovasi Tugu AMD di Sunur Barat. Foto/Nanda
Sunur --- Kodim 0308/Pariaman yang diwakili oleh Babinsa Koramil 07/Pauh Kambar Serma Irwansyah dan Koptu Pry Irianto, bersama Walinagari Sunur Barat Afrizal beserta Staf, Walikorong dan masyarakat Sunur Barat, gotong royong membersihkan sekaligus mengecat Tugu AMD, Minggu (10/12).

Tugu yang dibangun sejak tahun 1982 di Korong Pasar Baru Nagari Sunur Barat, Kecamatan Nan Sabaris, Padangpariaman itu, sudah lama terabaikan sehingga terlihat lusuh.

Menurut Danramil 07/Pauh Kambar Kapten Inf Karman, tugu tersebut persis dibangun saat operasi bhakti yang dikenal dengan nama ABRI Masuk Desa (AMD) pada tahun 1982. Tugu itu dibangun oleh para prajurit TNI yang mungkin saja saat ini sudah pada pensiun. Kini AMD berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Ia mengatakan bahwa rencana pembersihan tugu sudah ada mulai awal bulan November lalu atau jelang Hari Pahlawan.

"Awal bulan November Dandim memerintahkan para Danramil untuk mendata tugu-tugu yang ada di wilayah Kodim 0308/Pariaman yang perlu dibersihkan atau diperbaiki. Semenjak itu Koramil dan walinagari aktif berkoordinasi membicarakan rencana tersebut," ujarnya.

Sementara itu Walinagari Sunur Barat Afrizal menyambut positif kegiatan tersebut. Kata dia, selain untuk tetap memelihara budaya gotong royong juga menunjukan kepedulian terhadap apa yang ada di Nagari Sunur Barat. 

"Hal ini sangat penting terus digalakan. Gotong royong adalah budaya kita. Dengan bergoro, kita bisa mempertahankan dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri," ujar dia.

Sebelumnya, selain membersihkan dan memperbaiki Tugu AMD, Kodim 0308/Pariaman juga telah memperbaiki Tugu Renville yang berada di kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Padangpariaman.

Terpisah, Dandim 0308/Pariaman Letkol Arh Hermawansyah mengatakan bahwa kegiatan tersebut tercetus berkat ide para veteran yang diungkap dalam suatu kesempatan ke dia.

"Permintaan para veteran kepada saya  untuk memperhatikan tugu-tugu perjuangan yang ada, karena kondisinya sudah kurang terawat. Oleh karena itu momentum Hari Pahlawan kita sudah mendata beberapa tugu yang perlu diperhatikan. Tugu perdana yang kita perbaiki adalah Tugu Renville," tandasnya. (*)
Peringati Juang Kartika, Kodim Pariaman Goro di 9 Masjid dan 2 Gereja
Kodim Pariaman ajak masyarakat giatkan kembali gotong royong sebagai budaya asli Indonesia. Foto/Nanda
Padangpariaman --- Memperingati Hari Juang Kartika ke-73, Kodim 0308/Pariaman bersama masyarakat Padangpariaman gotong royong rumah ibadah, Kamis (7/12) siang.

Aksi bersih-bersih digelar secara serentak di 11 rumah ibadah yang terdiri dari 9 masjid atau musola dan 2 bangunan gereja yang ada di Padangpariaman.

"Semua Koramil lakukan gotong royong di masjid bersama masyarakat. Ada 9 mesjid dan 2 gereja yang dibersihkan. Dua gereja tersebut di Kecamatan Batang Anai, Padangpariaman," kata Dandim 0308/Pariaman Letkol Arh Hermawansyah.

Menurutnya, kegiatan gotong royong tersebut berlangsung di beberapa titik, salah satunya di Nagari Koto Dalam Selatan dan Batang Anai. Dipusatkannya aksi di dua tempat tersebut, mengingat merupakan kawasan masjid yang membutuhkan banyak orang untuk membersihkan.

Hermawansyah berharap, dengan mengajak masyarakat ikut bergotong royong, guna menjadi kebiasaan sehingga budaya gotong royong tetap bertahan.

"Sebab Indonesia dulunya merebut kemerdekaan melalui gotong royong, maka gotong royong adalah dasar budaya kita menuju kemerdekaan," pungkasnya. (Nanda)
Kodim Pariaman Renovasi Berat 4 Rumah Veteran Untuk Wilayah Padangpariaman

Dandim saat meninjau bedah rumah veteran. Foto/Nanda
Aurmalintang --- Kodim 0308/Pariaman renovasi berat rumah milik tentara veteran pejuang secara serentak di Kabupaten Padangpariaman. Renovasi rumah veteran tersebar di kecamatan Sungai Geringging, kecamatan Sungai Limau dan kecamatan IV Koto Aurmalintang itu resmi dimulai pengerjaannya oleh prajurit TNI Kodim 0308/Pariaman pada Sabtu (7/10) silam dan targetkan rampung pada Selasa (7/11) mendatang.

Dandim 0308/Pariaman Letkol Hermawansyah saat meninjau salah satu rumah veteran yang tengah direnovasi di Sungai Geringging, Rabu (1/11) siang mengatakan, awalnya dalam perencanaan, bedah atau rehab rumah veteran di wilayah Kodim 0308/Pariaman mencapai puluhan rumah yang patut untuk dilakukan rehab. Namun karena keterbatasan kemampuan dan dana, baru empat rumah saja yang bisa diperbaiki periode tahun 2017 ini.

“Program ini kerjasama dengan perusahaan BUMN, PT Jasindo. Dari puluhan yang kita usulkan baru yang disetujui untuk dibantu 4 unit. Sehingga kita tetapkan skala perioritas, bangunan yang paling tidak layak kita utamakan,” ujarnya Hermawansyah.

Dijelaskannya, bedah rumah veteran dikerjakan seluruhnya oleh personil Kodim 0308/Pariaman. Sedangkan bantuan dana yang diberikan oleh perusahaan BUMN dapat dioptimalkan untuk membeli material dan bahan bangunan.

“Semua pekerjanya dari personil kita, tukang dan buruhnya dari kita, sehingga dana bantuan dari sponsor kita optimalkan untuk keperluan bahan dan materialnya. Jika berlebih maka bangunannya akan kita perbesar dari rencana awal,” ulasnya.

Menurutnya, bedah rumah veteran merupakan program rutin Kodim 0308/Pariaman yang dibantu oleh perusahaan BUMN dengan sasaran rumah veteran atau pejuang yang tidak layak huni.

Dalam program ini, Hermawansyah mengajak masyakat dan generasi muda berpartisipasi dalam program tersebut. Tidak hanya berbentuk materil ataupun bahan bangunan, masyarakat dapat berpartisipasi melakukan gotong royong, berbaur bersama personil TNI memperbaiki rumah veteran.

“Bagi yang ingin berpartisipasi tidak hanya dengan materi saja. Partisipasi bisa dengan ikut membantu ngaduk semen, bisa bantu angkat-angkat bahan material atau gotong royong. Bisa juga jika rumah sudah selesai diperbaiki, mungkin ada masyarakat kita yang membantu kelengkapan isi rumahnya,” kata dia.

Kata Hermawansyah, agar lebih banyak lagi rumah tidak layak milik veteran di wilayah teritorial Kodim 0308/Pariaman yang bisa direnovasi, pihaknya mencoba mengkomunikasikan hal itu kepada pemerintah daerah setempat.

Untuk meningkatkan kepudulian masyarakat kepada veteran, pihaknya pun mendorong walinagari dan walikorong untuk mengajak warga agar mau membantu anggota TNI untuk bedah rumah milik veteran di daerah itu.

Salah seorang veteran yang rumahnya dibedah, Midun (86) merasa beruntung karena selama ini ia tinggal di rumah itu bersama istri dan satu anaknya.

"Saya tidak mampu merenovasi rumah yang rusak karena gempa 2009, terlebih masih menyekolahkan anak yang paling kecil di SMK," katanya.

Kegiatan bakti bedah ruman veteran menjadi program rutin Kodim 0308/Pariaman. Selain bentuk kepedulian kepada veteran, program yang dilakukan itu akan terus mendorong rasa peduli dan penghargaan masyarakat kepada veteran. (Nanda)