Daftar di PAN, Bahrul Anif: Posisi Wakil Walikota Target Realistis
Bahrul Anif serahkan berkas pencalonan ke Ketua DPD PAN Priyaldi
Alai Gelombang -- Bakal calon (balon) Bahrul Anif serahkan berkas pendaftaran sebagai calon wakil walikota Pariaman di DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Pariaman, Senin (31/7/2017) sore.

Bahrul Anif mengatakan ia tidak mematok target yang muluk-muluk pada Pilkada Pariaman kali ini. Pendaftaran dirinya sebagai calon wakil walikota Pariaman merupakan target yang realisitis pada Pilkada yang akan dimulai tahapannya September 2017 ini.

“Target kita sangat realistis, sebagai bakal calon wakil walikota target yang dapat dicapai,” ujar mantan calon walikota Pariaman periode 2013-2018 itu.

Selain mendaftarkan diri di DPD PAN Kota Pariaman, balon yang disingat dengan inisial BA itu juga telah mendaftarkan diri sebagai balon di beberapa partai yang telah membuka penjaringan.

“Semua partai adalah teman. Melalui partai apa saya nantinya diusung tergantung proses politik ke depan,” sambungnya.

Terkait pendaftarannya di DPD PAN Kota Pariaman, BA mengaku memiliki kedekatan dengan kader dan pengurus PAN Kota Pariaman.

Sebagai persiapan menghadapi Pilkada, Bahrul Anif yang juga akademisi di salah satu kampus swasta terkemuka di Sumatera Barat itu, mengaku telah membentuk tim pemenangan yang mulai bergerak mensosialisasikan dirinya kepada pemilih di Kota Pariaman.

Dikatakannya, tim pemenangan yang ia bentuk saat ini diisi oleh mahasiswa dan pemilih pemula. Kedepan, tim dengan kelompok pemilih usia dan profesi juga akan ia bentuk.

“Kelompok mahasiswa untuk menyasar pemilih pemula yang jumlahnya cukup banyak di Kota Pariaman. Sedangkan untuk kelompok pemilih lainnya juga kita akan bentuk,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Pariaman Priyaldi menegaskan bahwa DPD PAN Kota Pariaman menyambut baik pendaftaran Bahrul Anif sebagai balon wakil walikota Pariaman.
Mendaftarnya Bahrul Anif melalui DPD PAN akan membuat makin banyak pilihan DPD PAN mengusulkan nama yang akan mendampingi Genius Umar pada Pilkada mendatang.

“DPD PAN sebatas mengusulkan, dengan siapa beliau (Genius Umar) berpasangan tentu tergantung keputusan beliau,” tegasnya.

Dikatakan Priyaldi, DPD PAN Kota Pariaman telah menerima berkas pendaftaran balon walikota, yaitu Genius Umar, Mardison Mahyuddin dan Azwin Amir. Sedangkan balon wakil walikota yang telah menyerahkan berkas antara lain, Mardison Mahyuddin, Bahrul Anif, Jomohor dan Azmi.

“Jika tidak ada yang menyerahkan berkas hingga 4 Agustus 2017 mendatang, tentu (hanya nama) inilah yang akan kita proses,” pungkasnya. (Nanda)
Kembali Maju Pilkada, Bahrul Anif Siapkan Strategi

Pariaman -- Mantan calon walikota Pariaman periode 2013-2018 Dr. Ir, Bahrul Anif, M.T akan mencalonkan diri kembali sebagai kepala daerah di Pilkada Pariaman 2018.

Mantan Ketua Jurusan Teknik Sipil Universitas Bung Hatta ini menyebutkan, keinginan itu didasari atas dorongan berbagai elemen masyarakat dan tokoh agama, selain keinginannya mengabdi
untuk kampung halaman.

Putra asli Taratak, Pariaman Tengah, yang sekarang dipercaya masyarakat menjadi Ketua Masjid Taqwa Taratak itu, mengatakan dukungan dan dorongan masyarakat merupakan modal utama baginya sebelum memutuskan maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Jika dulu ia maju dari jalur independen, saat ini dia akan mencalonkan diri dari partai politik.

"Pemilih dan simpatisan pada Pilkada 2013 sangat menginginkan saya maju kembali. Mereka bahkan sudah mulai bergerak menggalang dukungan," ungkap pria kelahiran 1964 tersebut di Pariaman, Minggu (16/7/2017).

Suami Efni Uslinda, ST, M.Eng asal Desa Air Santok ini optimis mampu memenangkan pilkada jika bicara program kerja dan visi misi dalam membangun Kota Pariaman ke depan.

Ia berkata, sejumlah pembangunan yang dijalankan pemerintah saat ini cukup baik. Terutama dalam bidang kepariwisataan. Namun dari sisi perencanaan pembangunan yang bersifat fisik, masih ditemukan berbagai kekurangan di sana-sini.

"Saya orang teknik. Kemampuan saya di teknik. Saya melihat masih banyak pembangunan yang mubazir karena kurang matangnya perencanaan, sehingga pembangunan tidak tepat sasaran di samping pemborosan anggaran," kata Bahrul Anif.

Oleh karenanya, imbuh Bahrul Anif, jika terpilih nanti ia siap membenahi segala kekuarangan yang ada tersebut.

Pariaman yang terletak di kawasan strategis, dekat dari bandara internasional, sambung Bahrul Anif, sudah selayaknya menjadi kota perdagangan, industri sekaligus pariwisata. Hal itu akan terwujud jika pembangunan terencana dengan matang dan tertarget.

"Pariaman dalam momentum menapaki era modernisasi. Perlu pemimpin yang visioner. Pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan. Saya akan menjawab tantangan itu," tandas doktor yang memiliki segudang prestasi di bidang akademis ini.

OLP