Ormas Islam Terbesar Padangpariaman Deklarasi Dukung Pembangunan Tarok City

2 x 11 Enam Lingkung -- Bertempat di Masjid Jami' Sicincin, warga Muhammadiyah dan Aisyiah Kabupaten Padangpariaman menyatakan kebulatan tekad mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Padangpariaman membangun Kawasan Tarok City, Minggu (9/7/2017).

Dukungan tersebut dituangkan dalam dokumen yang diberi judul "Deklarasi Tarok City Keluarga Besar Muhammadiyah dan Aisyiah Kabupaten Padangpariaman Beserta Ortom" (Organisasi Otonom). Hari itu bertepatan dengan Hari Bermuhammadiyah sekaligus deklarasi mereka terhadap rencana pembangunan Kawasan Tarok City.

Turut membubuhi tanda tangan dalam lembaran dokumen tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Syofyan Karim Elhusein, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiah Sumbar Meiliarni Rusli, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Padangpariaman Fakhri Zaki dan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiah Padangpariaman Betri Murni.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menyambut positif dan bangga atas acara yang digelar warga Muhammadiyah dan Aisyiah itu.

"Saya sangat apresiasi dengan kegiatan yang diselenggarakan ini. Usai menjadi saksi pernikahan kemenakan Sekda Jonpriadi pagi tadi, saya tidak menikmati makan siang yang disuguhkan sekda karena harus segera ke Sicincin untuk menghadiri acara ini," kata bupati.

Menurut Ali Mukhni, dukungan terhadap rencana pembangunan kawasan Tarok City secara kelembagaan, baru dilakukan oleh Muhammadiyah. Sebelumnya tokoh masyarakat, baik di ranah maupun di rantau silih berganti menyampaikan dukungannya.

Bahkan menurut dia, dukungan juga datang dari Menteri PAN RB Asman Abnur, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahaim.

"Muhammadiyah sebagai ormas pertama yang menyampaikan dukungannya. Ini menjadi penambah semangat kami dalam membangun kawasan yang akan merubah wajah Sumatera Barat. Tarok City akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Padangpariaman dan sekitarnya," ia optimis.

Di kesempatan itu, Fakhri Zaki mengatakan alasan warga Muhammadiyah mendukung rencana pembangunan Tarok City yang sesuai dengan visi misi dan semangat Muhammadiyah dalam ber-amar ma'ruf meningkatkan kualitas SDM masyarakat melalui amal usaha pendidikan.

"Apa yang direncanakan bupati sebenarnya sama yang dengan perjuangkan Muhammadiyah, yaitu ber amar ma'ruf dalam dunia pendidikan. Makanya, sudah tepat kiranya kami mendukung upaya ini," sebut dia.

Fakhri Zaki kemudian membacakan Deklarasi Tarok City tersebut. Deklarasi Tarok City berbunyi;

Mengingat

1. Kawasan Tarok City akan dapat merubah wajah Padangpariaman

2. Kawasan Tarok City dapat menggeliatkan ekonomi masyarakat, di dalamnya terdapat sarana infrastruktur yang akan dibangun di antaranya ISI Padang Panjang, UIN Imam Bonjol, UNP, Politeknik Negeri Padang, Diklat LAN, Diklat Kejagung, Diklat BPN, Rumah Sakit Vertikal dan Kawasan Perkantoran

3. Tarok City sebagai ikon pembangunan nasional

4. Tarok City sebagai langkah strategis menapak modernisasi

5. Tarok City bertujuan menguntungkan masyarakat banyak.

"Merujuk 5 butir kemaslahatan umat di atas, maka dengan berserah diri kepada Allah SWT, keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah Padangpariaman beserta Ortom, kami mendukung cita-cita besar Bupati Padang Pariaman bapak Ali Mukhni ihwal pembangunan Kawasan Tarok City di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumbar." ia melanjutkan

Karena sesuai dengan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah dan Khittah Perjuangan Muhammadiyah," tandasnya.

TIM
Musda Golkar Padangpariaman Dihentikan

Pariaman -- Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 DPD Partai Golkar Padangpariaman yang diselenggarakan di Hotel Almadinah, Bypass Jati, Minggu (9/7/2017) dari siang hingga malam ini, terpaksa dihentikan. Melihat dinamika dalam musda, kebuntuan (deadlock) sudah terpacak sejak awal dimulainya helatan lima tahun sekali itu. Penghentian pemilihan kepengurusan pengganti Faisal Arifin yang menjabat selama dua periode tersebut disebabkan oleh silang pendapat yang tak kunjung selesai dari peserta Musda.

Menurut Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Golkar Padangpariaman, Abdul Latif, penghentian Musda terjadi sekitar pukul 21.55 WIB.

"Peserta Musda sudah membubarkan diri. Belum ada penjadwalan resmi kapan Musda kembali digelar," ujar Latif.

Penjadwalan ulang Musda, imbuh Latif akan diputuskan oleh pihak DPW Golkar Sumbar setelah Panitia Musda memberikan laporan secara resmi.

Dikabarkan sebelumnya, dua kader Partai Golkar Padangpariaman, Syahrul Dt Lung dan Asmadi bersaing dalam memperebutkan jabatan Ketua DPD Golkar Padangpariaman yang baru. Syahrul merupakan anggota DPRD Padangpariaman, sedangkan Asmadi merupakan Tenaga Ahli John Kenedy Azis di DPR RI.
 
Ketua Golkar Padangpariaman Faisal Arifin menyebutkan, pelaksanaan Musda Partai Golkar Padangpariaman untuk menyusun program kerja partai sekaligus melanjutkan kaderisasi kepemimpinan.

Hal itu dinyatakan setelah ia memastikan diri tidak maju lagi dalam konstestasi musda karena telah dua kali menjabat ketua DPD Golkar.

"Kaderisasi harus kita jalankan. Untuk itu kita memberikan peluang seluas-luasnya kepada kader terbaik Partai Golkar Padangpariaman melanjutkan estafet kepemimpinan partai," ujarnya.

Dia berharap agar pelaksanaan musda tidak menimbulkan perpecahan internal di tubuh partai. Apapun hasil dan siapapun yang terpilih, harus diterima dan didukung oleh seluruh kader.

"Partai Golkar harus tetap solid. Kita dihadapakan pada dua momen besar yakni pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019," ungkapnya.

Ketua DPW Partai Golkar Sumatera Barat Hendra Irwan Rahim saat pembukaan musda sempat mengatakan dinamika dalam Musda DPD Golkar Padangpariaman sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan sulitnya penyelesaian konflik internal.

Ia meminta pengurus DPD Golkar Padangpariaman bekerja keras menjadikan Partai Golkar sebagai pemenang pemilu tahun 2019 mendatang. Ia bahkan sempat menargetkan perolehan kursi Golkar di DPRD Padangpariaman menjadi 8 kursi pada pileg 2019 mendatang.

Di saat yang sama, Anggota DPR RI dari fraksi Golkar John Kenedi Aziz mengingatkan agar seluruh kader Golkar tetap solid dalam pelaksanaan musda. Ia meminta seluruh peserta legowo menerima hasil musda, siapapun nanti yang akan terpilih.

Ia juga menyinggung fenomena loncat partai pasca Musda Golkar diselenggarakan. Fenomena loncat partai adalah bentuk ketidak-setiaan terhadap partai demi kepentingan politik pribadi.

"Siapapun ketua terpilih nantinya, seluruh kader harus mendukung. Ada juga yang kecewa, lalu loncat ke partai lain, ini jangan sampai terjadi," kata dia.

Musda Golkar Padangpariaman sempat memanas setelah Ketua DPW Golkar Sumatera Barat, Hendra Irawan Rahim mengusulkan agar pemilihan Ketua DPD Golkar Padangpariaman dilakukan secara aklamasi yang didahului musyawarah mufakat.

Mendengar arahan Hendra tersebut, tensi peserta Musda langsung meninggi. Sebagian mereka menginginkan pemilihan dilakukan secara voting. Hujan interupsi pun terjadi.

Nanda/OLP
Bursa Ketua Golkar Padangpariaman, Asmadi Optimis Menang
(kiri ke kanan) Asmadi, Jhon Kenedy Azis, Darmansyah
Pariaman -- Tenaga Ahli DPR RI, Asmadi, maju mencalonkan diri pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 DPD Golkar Padangpariaman. Musda akan digelar siang nanti di Hotel Almadinah, Bypass Jati, Minggu (9/7/2017).

Dari data yang dihimpun, hingga saat ini selain Asmadi, Syahrul Lung juga dikabarkan akan mencalonkan diri. Syahrul merupakan anggota DPRD Padangpariaman periode jabatan 2014-2019.

Menurut Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Golkar Padangpariaman, Abdul Latif, syarat maju sebagai calon minimal harus menjadi pengurus Golkar selama satu masa periode. Kedua calon tersebut memenuhi syarat untuk itu.

Masing kandidat calon akan memperebutkan 22 suara yang terdiri dari 17 suara pimpinan kecamatan, 1 suara DPD Padangpariaman, 1 suara DPW Sumbar, dua suara organisasi sayap yakni AMPG dan KPPG serta 1 suara gabungan organisasi pendiri dan didirikan Partai Golkar.

Sementara itu terkait pencalonan Asmadi, Anggota DPRD Jhon Kenedy Azis telah memberi restu. Ia bahkan memberi dukungan karena Asmadi dinilainya akan mampu menahkodai Golkar Padangpariaman dalam menghadapi pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019.

"Status sebagai tenaga ahli di DPR kan tidak mengikat. Tenaga ahli saya di DPR ada 5 ditambah 2 orang asisten pribadi. Tenaga ahli bisa ditempatkan di daerah," sebut JKA, nama ia biasa disingkat di Safari Inn Hotel Karanaur, Minggu pagi.

Jika terpilih nanti sebagai Ketua Golkar Padangpariaman, JKA berharap Asmadi fokus dalam membesarkan partai. Ia memberi kelonggaran jika pada akhirnya Asmadi meninggalkan jabatan Tenaga Ahli DPR.

"Namun akan lebih baik jika Asmadi tetap jadi Tenaga Ahli DPR di daerah, sehingga bisa menjembatani aspirasi pusat dengan daerah," jelasnya.

Asmadi sendiri optimis akan memenangkan bursa Ketua DPD Golkar Padangpariaman. Mantan anggota DPRD Padangpariaman itu mengaku telah mendapat dukungan mayoritas pemilik suara.

"Komitmen sudah ada. Namun kita lihat hasilnya nanti, politik itu kan dinamis. Kita optimis menang," ujarnya.

Untuk diketahui, Ketua DPD Golkar Padangpariaman Faisal Arifin tidak lagi mencalonkan diri dalam bursa DPD Golkar. Faisal telah menjabat Ketua Golkar Padangpariaman selama dua periode.

Dengan tidak majunya dirinya, ia berharap kaderisasi di tubuh beringin kuning itu akan terus terbangun di wilayah Padangpariaman.

OLP
Kebakaran di Pasar Tandikek Hanguskan 5 Ruko dan Rumah
Foto: Nanda
Tandikek -- Lima (5) unit bangunan ruko dan rumah terbakar di Pasar Tandikek Kecamatan Patamuan, Padangpariaman, Sabtu (8/7/2017) malam.

Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi kejadian, 5 bangunan tersebut terdiri dari 4 ruko milik Buzar, 70 tahun, Doni, 45 tahun, Masjon, 50 tahun dan Jun, 30 tahun.

Salah seorang warga setempat, Syamsul Bahri, mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB usai salat magrib. Api berasal dari salah satu ruko milik Jun tempat rental Playstation yang saat itu ditinggal pergi.

Ia juga tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran karena saat itu api telah terlihat menjalar pada bagian atap ruko. Api yang cepat membesar lantas menjalar hingga menghanguskan 3 ruko dan 1 rumah yang berdampingan.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB, setelah 3 unit pemadam kebakarana Dinas Pol PP/Damkar Padangpariaman tiba di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

Nanda
130 Pramuka Ikuti Raimuna di Bumi Kemah Kamumuan

Kamumuan -- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur pimpin upacara pembukaan Raimuna Cabang tahun 2017 tingkat Kwartir Cabang 0305 Padangpariaman di Bumi Perkemahan Kamumuan, Korong Kampung Koto, Kenagarian Koto Tinggi Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Limau, Kamis (6/7/2017). Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam bentuk perkemahan besar.

Dalam sambutannya, Suhatri Bur mengatakan pemerintah menyambut baik dan apresiasi kepada pengurus Kwarcab Pramuka, panitia serta peserta yang mengikuti Raimuna.

"Belum habis rasanya suasana lebaran, semua senang dan bahagia terlibat dalam kegiatan ini," kata Suhatri Bur memuji.

Ia menyampaikan pihaknya sangat mendukung kegiatan kepramukaan --karena menurut Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka-- bertujuan membentuk setiap generasi muda agar memiliki kepribadian yang beriman, bertaqwa, berahlak mulia, berjiwa patriot, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dalam menjaga dan membangun NKRI, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.

Kata dia, kepribadian mulia dan berkecakapan hidup adalah suatu kalimat singkat yang bisa menggambarkan amanat undang undang gerakan Pramuka tersebut. Dua aspek fisik yang sudah semestinya diterapkan pada setiap pribadi bangsa Indonesia.

"Jadi, dengan kegiatan kepanduan ini sangat membantu pemda dalam membina, mendidik dan mengarahkan generasi muda Padangpariaman kepada aktivitas yang sangat berguna," ujarnya.

Suhatri Bur juga memaparkan data bahwa Padangpariaman di urutan nomor 3 di Sumbar ihwal penyalahgunaan narkoba. Ia mewanti-wanti kepada anggota Pramuka untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang benar kepada lingkungannya tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba.

"Saya harap, anggota Pramuka berada di garis terdepan dalam melawan penyalahgunaan narkoba. Jangan sampai ada anggota Pramuka yang jadi pengguna atau pengedarnya," pungkasnya.

Raimuna dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 9 Juli 2017 dan diikuti oleh anggota Pramuka Penggalang dan Pandega seluruh SLTA dan SLTP di Padangpariaman dengan jumlah 130 orang.

Raimuna ini juga menjadi ajang seleksi bagi 24 anggota Pramuka yang akan mewakili Kabupaten Padangpariaman dalam Raimuna Nasional di Depok bulan Agustus mendatang.

Untuk diketahui, kata Raimuna berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Kata Raimuna merupakan gabungan dua kata yaitu "Rai" dan "Muna".

"Rai" berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan "Muna" adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Raimuna memiliki arti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh sesuatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rahmang, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, Camat Sungai Limau Defriatos, Polsek Sungai Limau, Danramil Sungai Limau, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Padangpariaman yang juga anggota DPRD Padangpariaman Dwi Warman dan jajaran pengurus.

TIM
Bidik Investor, Padangpariaman Terbitkan Buku Jendela Investasi Dua Bahasa
Kepala DPMPTP Hendra Aswara menunjukan Buku Jendela Investasi Padang Pariaman kepada masyarakat yang mengurus izin usaha di Kantornya, Pariaman (7/7).
Kabupaten Padangpariaman yang strategis berada di posisi silang Sumatera Barat dan didukung keberadaan Bandara Internasional Minangkabau, menjadikan daerah penghasil kakao itu sebagai daerah menjanjikan untuk berinvestasi.

Guna memudahkan akses informasi kepada calon investor, pemerintah daerah telah menerbitkan buku jendela informasi melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP).

“Atas arahan Bapak Bupati, Buku Jendela Investasi terdiri dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Kita menarik investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Padangpariaman,” ujar Kepala DPMPTP Padangpariaman Hendra Aswara, di ruang kerjanya, Pariaman, Jumat (7/7/2017).

Buku tersebut, tambah Hendra, menyajikan data dan keadaan umum Kabupaten Padangpariaman serta lokasi potensi berinvestasi. Juga dimuat mega proyek nasional seperti Asrama Haji, Balai Diklat Pelayaran, Stadion Utama Sumbar, Jalan Duku-Sicincin dan lain sebagainya.

“Adanya mega proyek tentunya ada peluang investasi seperti hotel, apartemen, mol dan sejenisnya,” kata Jebolan Alumni STPDN itu.

Saat ini, ada empat peluang investasi yang membedakan Kabupaten Padangpariaman dengan daerah lain di Sumbar. Pertama, Kawasan Tarok City sebagai Pusat Pendidikan, Kesehatan dan Perkantoran di Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam. Kedua, Kawasan Industri yang berdekatan dengan Padang Industrial Park di Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai.
Ketiga, Sentra Cokelat sebagai lokasi percontohan tanaman kakao, produksi dan kemasan cokelat di Malibou Anai, Kec. 2x11 Kayu Tanam. Keempat, Kawasan Marina dan Galangan Kapal sebagai pusat wisata dan transportasi laut di Nagari Ketaping, Kec. Batang Anai.

“Keempat kawasan itu hanya ada di Padangpariaman. Tidak ada di daerah lain, inilah keunggulan kita dan status lahan merupakan tanah negara, clear and clean,” ujar mantan Kabag Humas itu.

Terkait dengan perizinan, Hendra memastikan bahwa prosesnya cepat, mudah dan anti pungli karena telah berinovasi menggunakan aplikasi perizinan online.

"Kita punya motto, 'Melayani dengan Elok', untuk memudahkan perizinan dan mendorong investasi," kata putra Sungai Geringging itu mengakhiri.

TIM
LAN RI Teken MoU Pembangunan Gedung Diklat di Tarok City
Usai teken MoU di Gubernuran kepala LAN tinjau lokasi ditemani bupati dan wabup.
Tarok -- Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI) teken Momerandum of Understanding (MoU) pembangunan Gedung Diklat LAN di kawasan Tarok City dengan Gubernur Sumatera Barat dan Bupati Padangpariaman di Padang, Selasa (4/7/2017).

Penandatanganan turut disaksikan oleh Kepala Bandiklat Sumbar Rosman Efendi, Kepala Balitbang Reti Wafda Sumbar beserta sejumlah OPD Padangpariaman.

Kepala LAN Ady Suryanto usai teken MoU menceritakan awalnya pihaknya diminta oleh Gubernur Sumatera Utara. Lahan yang disediakan saat itu seluas 20 hektar. Namun setelah pihaknya dapat informasi dari MenPAN/RB Asman Abnur bahwa Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mampu menyediakan lahan seluas 100 hektar di kawasan Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, 2x11 Kayutanam.

Juga disebutkan tanah clear and clean --merupakan tanah negara-- yang keseluruhan luasnya berjumlah 697 hektar.

"Tak ada keraguan lagi. Insya Allah, Gedung Diklat LAN kita bangun di Tarok City. Kita sudah mulai proses perencanaannya dan sekarang cek lapangan," ujar Ady.

Lokasi Tarok City kata dia sangat strategis dan berhawa sejuk. Tarok berlokasi tidak jauh dari jalan nasional Padang-Bukittinggi. Kemudian jarak tempuh dari Bandara Internasional Minangkabau hanya sekitar 30 menit.

"Jadi, cocok menjadi pusat diklat aparatur se-Indoensia," sebut dia saat meninjau langsung ke lokasi.

Tahun ini, tambah Ady, sedang disusun perencanaan dan penganggaran untuk diajukan kepada Bappenas dan pembahasan bersama DPR. Proses tersebut sudah menjadi prioritas dan mendapat dukungan dari KemenPAN/RB. Adapun dana pembangunan diklat, sebut dia diperkirakan menelan biaya sekitar Rp100 miliar.

Saat penandatanganan MoU, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memuji kinerja Bupati Ali Mukhni yang sukses memajukan daerah dengan pembangunan infrastruktur skala nasional dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Saat ini kata dia, kawasan Tarok City telah dipersiapkan sebagai lokasi kawasan terpadu yaitu pendidikan, kesehatan dan perkantoran.

"Jadi Tarok City itu ada Kampus ISI Padang Panjang, Politeknik Padang, UNP, UIN Imam Bonjol, Diklat LAN, Rumah Sakit. Ini jangan-jangan Kantor Gubernur pun bisa pindah ke sana," kata Irwan yang juga membacakan delapan pantun pujian untuk Ali Mukhni.

Mantan Anggota DPR itu juga menyebut Bupati Ali Mukhni sebagai kepala daerah yang patut dicontoh oleh daerah lain karena selalu berinovasi membangun daerah dan meningkatkan pelayanan publik.

"Keahliannya dalam pembebasan lahan dan turun langsung dalam penyelesaian masalah menjadi prestasi yang layak dibanggakan oleh masyarakat Sumbar, khususnya Padangpariaman," sebutnya.

Sementara itu Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa resep ampuh membangun daerah adalah dengan menjaga keharmonisan dengan pemerintah provinsi. Di samping itu juga dukungan masyarakat ranah dan rantau yang rindu akan pembangunan di daerahnya.

"Semua yang kita lakukan ini atas seizin dan ridho Allah SWT. Dukungan Bapak Gubernur menjadi 'bahan bakar' sekaligus motivasi untuk bangun daerah," ungkapnya.

Ali Mukhni saat ini juga mengaku telah mengajukan proposal kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp40 miliar. Dana tersebut untuk pengaspalan jalan sepanjang 3 kilometer dengan lebar 75 meter sekaligus pembangunan fly over.

"Mohon doa masyarakat agar usaha kita ini dilancarkan oleh Allah SWT," pungkas peraih Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI itu.

TIM
Anak Nagari Lambeh Lombakan Permainan Tradisional di Bukik Siriah
video

Lambeh -- Pemuda Korong Lambeh, Kecamatan Sungai Geringging gelar iven permainan anak nagari di area wisata Bukik Siriah, Sabtu (1/7/2017)

Kegiatan yang baru pertama dihelat tersebut merupakan rangkaian kegiatan alek nagari yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat.





Bentuk kegiatan yang dilaksanakan antara lain seni pencak silat, tari galombang, festival lagu minang, panjek pinang, lomba lari galuak dan lomba oto katarok. Acara dilaksanakan mulai hari Rabu hingga Minggu 2 juli 2017.

Menurut ketua panitia acara, Asril, kegiatan yang dilaksanakan di nagarinya itu untuk mengembalikan eksistensi permainan anak nagari yang telah mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

"Ini sebagai bentuk kepedulian anak nagari terhadap pelestarian permainan dan budaya asli yang kita miliki," ujar dia.

Gino, 12 tahun, salah satu peserta lomba oto katorok mengaku senang dapat mengikuti perlombaan oto katorok dan galuak. Selain merasakan keseruan berlomba ia juga merasakan kebersamaan dengan teman-teman sebayanya.

Iven tersebut sebagai bentuk dukungan nagari menjadikan Dusun Lambeh sebagai desa wisata di Padangpariaman. Acara tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Padangpariaman.

Jupriman
[Laporan Utama] Wisatawan Serbu Destinasi Trekking Lubuak Nyarai
Trekking mengasikan, wisatawan sampai di objek utama Lubuak Nyarai. Foto: Nanda Eko Putra
Gamaran -- Pemudik dan wisatawan dari luar Provinsi Sumatera Barat padati objek wisata trekking Lubuak Nyarai di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Aluang, Padangpariaman.

Pantauan wartawan di lokasi objek wisata itu, Kamis (29/6/2017), wisatawan datang menggunakan kendaraan sepeda motor, minibus dan bus pariwisata, didominasi oleh wisatawan asal Provinsi Riau dan Provinsi Jambi.

Medan dan jalur menuju objek wisata Lubuak Nyarai yang menanjak dan menyeberang sungai berbatu, menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke objek wisata itu. Bukan hanya anak muda, terlihat pula rombongan keluarga besar dari pemudik kampung halaman.

Pemandu wisata Lubuak Nyarai, Asep Milion Dollar Man, mengatakan, berdasarkan data manives posko utama objek Lubuak Nyarai, tercatat sudah 642 orang wisatawan mengunjungi objek wisata tersebut sejak hari pertama Idul Fitri hingga H+4.

Ia memprediksi puncak kunjungan wisatawan ke objek wisata yang telah menghiasi laman destinasi asia itu adalah pada hari Sabtu 1 Juli 2017 mendatang.

"Puncaknya hari Sabtu besok karena dari data memang setiap hari menunjukan peningkatan jumlah pengunjung sejak dari hari pertama lebaran hingga hari ini,” jelasnya.

Dikatakannya, meskipun dalam kondisi libur lebaran, karcis masuk ke kawasan objek wisata tersebut tetap sama dengan hari biasanya. Pengunjung hanya membayar karcis Rp20.000/orang --telah include dengan parkir di area posko Nyarai.

Selain itu, untuk menjaga kebersihkan objek wisata Lubuak Nyarai, pihak sadar wisata LA Nyarai Adventure sebagai pengelola juga menugaskan petugas kebersihan, khusus membersihkan sampah di sepanjang jalur dari dan menuju.

Untuk melayani wisatawan yang membludak, pengelola menyiapkan 38 orang pemandu wisata untuk memandu wisatawan selama berwisata di spot-spot Lubuak Nyarai.

“Ada 38 orang pemandu wisata yang melayani pengunjung saat ini. Setiap pemandu hanya memandu 5 sampai 8 orang wisatawan, tidak bisa lebih. Karena terkait dengan mengoptimalkan pelayanan dan pengawasan kepada pengunjung agar tidak terjadi apa-apa,” ulas Asep.

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke wisata Lubuak Nyarai juga didukung oleh pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Padangpariaman. Letak objek wisata Lubuak Nyarai yang jauh dari jalur utama Padang-Bukittinggi, terkadang membuat pengunjung nyasar. Belakangan ini, pihak Dinas Pariwisata menempatkan petugas ojek pariwisata atau OJP mengantarkan pengunjung dari luar menuju objek wisata Lubuak Nyarai.

Meningkatnya kunjungan wisatawan juga dirasakan dampaknya oleh pedagang. Ramainya wisatawan di Lubuak Nyarai meningkatkan penghasilan pedagang yang berjualan di objek wisata tersebut.

Salah seorang pedagang di objek wisata Lubuak Nyarai, Bakhtiar Buyuang, mengatakan omset pada libur Idul Fitri berkali lipat. Jika hari biasa, omsetnya hanya mencapai Rp200.000 pada hari libur, namun pada libur lebaran mencapai Rp800.000 setiap harinya.

Ia mengatakan, meskipun libur dan peningkatan pengunjung, ia dan pedagang lainnya tidak pernah menaikan harga dagangannya. Mie rebus instan misalnya, tetap ia jual Rp7.000, begitu dengan minuman lainnya.

“Dagangan saya cuma mie rebus, air mineral, minuman panas saja. Harga tetap, kita tidak menaikkan harga. Namun Alhamdulillah, jualannya habis terjual,” pungkasnya.

Nanda
Bocah 7 Tahun Tenggelam di Muaro Pasir Baru
Nyawa korban tidak terselamatkan pasca tenggelam. Foto: Nanda
Pasir Baru -- Satu orang anak di bawah umur terpeleset dan tenggelam ke dasar sungai dekat Muaro Baru, Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Rabu (28/6/2017) sore.

Sakila Anjani, 7 tahun, warga Pasir Baru, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai limau itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah ditemukan di dasar muara.

Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto melalui Kasubag Humas Polres Pariaman, AKP Sumiarti, mengatakan sebelum tenggelam Sakila sedang bermain di pinggir sungai di Muaro Pasir Baru bersama temannya.

Namun naas, saat korban berjalan di atas batu grid di pinggir sungai, korban terpeleset. Korban yang tidak bisa berenang, akhirnya tenggelam. Teman korban, Afizah yang hisiteris melihat temannya terpeleset lantas berteriak minta tolong, dan warga menyelami melakukan pencarian.

"Tidak lama berselang sekitar setengah jam kemudian, tubuh korban baru ditemukan dan dibawa ke Puskesmas Sungai Limau untuk mendapat pertolongan. Namun korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal," ujarnya.

Kepala BPBP Kabupaten Padangpariaman, Amiruddin, mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berlibur ke pantai di Padangpariaman untuk mengawasi dan menjaga anak-anaknya. Ia juga meminta agar pengunjung objek wisata pantai mematuhi jika ada larangan mandi dan berenang di pantai.

"Kita sudah pasang spanduk dan rambu larangan berenang, namun masih saja yang melanggar. Padahal untuk keselamatan," sebutnya.

Nanda
Teladani Syekh Burhanuddin, Jamaah Syatariah Salat Ied di Komplek Makam
Jamaah Syatariah gelar salat ied di halaman makam Syekh Burhanudin
Ulakan -- Jamaah Tarekat Syatariyah Padangpariaman gelar salat Idul Fitri di halaman luar Komplek Makam Syeikh Burhanuddin, Senin (26/6/2017), Ulakan.

Salat Idul Fitri digelar setelah sebelumnya sidang isbat ulama Tarekat Syatariyah menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari ini.

Pantauan di lapangan, ribuan jamaah dari berbagai daerah di Padangpariaman mulai memadati komplek makam sejak pukul 07.00 WIB.

Selain di halaman komplek makam Syeikh Burhanuddin, salat Ied juga dilaksanakan serentak di surau dan masjid jamaah Tarekat Syatariyah di seluruh wilayah Padangpariaman.

Ulama Tarekat Syatariyah Padangpariaman, Ali Imran Tuanku Kadi mengatakan, pelaksanaan salat di komplek makam untuk meneladani sosok tokoh Islam Syeikh Burhanuddin.

"Setiap salat Ied kita selalu laksanakan di sini, namun jika hujan akan dipindah ke Masjid Agung. Pemilihan tempat di halaman luar makam agar kita ikut menghayati dan meneladani guru Syeikh Burhanuddin," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, ia menyoroti kondisi komplek makam yang kurang terawat, sehingga mempengaruhi kekhusu'an ibadah Idul Fitri.

"Kita harapkan kompleknya agar dijaga kebersihan, biar seluruh aktivitas ziarah dan ibadah lainnya lebih khusu'," pungkasnya.

Nanda
Hilal Belum Juga Tampak di Ulakan, Syatariah Tetap Lebaran Esok Hari

Ulakan -- Jamaah Tarekat Syatariyah di Padangpariaman melaksanakan salat Idul Fitri 1438 Hijriyah esok hari, Senin (26/6/2017) pagi. Kepastian tersebut setelah dilakukannya rukyatul hilal di berbagai daerah di Padangpariaman dan daerah lainnya.

Meskipun hilal tidak terlihat di beberapa titik pengamatan di Pariaman, namun ketetapan 1 Syawal pada esok hari setelah hilal terlihat di daerah luar Sumatera Barat seperti Rimbo Panjang Riau dan daerah lainnya.

Ulama Tarekat Syatariyah Padangpariaman, Suhaili Tuanku Mudo mengatakan, penetapan 1 Syawal bagi Jamaah Tarekat Syatariyah menggunakan dua metode, yaitu metode hisab taqwin dan rukyatul hilal. Dengan terlihatnya hilal, maka Ramadhan 2017 berumur 29 hari.

"Umur Ramadhan tahun ini adalah 29 hari," ujarnya.

Dikatakannya, esok hari, salat Idul Fitri akan dilaksanakan di seluruh masjid dan surau jamaah Tarekat Syatariyah di Kabupaten Padangpariaman.

"Besok serentak salat hari raya Idul Fitri di seluruh masjid dan surau kita. Tidak hanya di Pariaman, tapi juga di wilayah lain di dalam dan di luar Sumatera Barat.

Khusus daerah Ulakan, jamaah dapat melaksanakan salat Idul Fitri di halaman makam Syeikh Burhanuddi.

"Jika cuacanya cerah, salat di halaman makam, namun jika kondisi hujan akan dialihkan ke dalam Masjid Agung," pungkasnya.

Nanda
Jamaah Syatariah Padangpariaman Hari Ini Masih Puasa


 1 Syawal Ditetapkan Setelah Maniliak Bulan

Pakandangan -- Ribuan jamaah Tarekat Syatariyah Kabupaten Padangpariaman akan amati hilal hari ini, Minggu (25/6/2017) sore. Pengamatan hilal dengan mata telanjang atau yang dikenal dengan "maniliak bulan", bagi Jemaah Syatariyah merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menetapkan 1 Syawal sebagai pertanda masuknya lebaran Idul Fitri.

Selain itu, untuk menentukan 1 Syawal, juga dilakukan menggunakan metode hisab atau perhitungan. Tokoh Tarekat Syatariyah Kabupaten Padangpariaman, Suhaili Tuanku Mudo di Pakandangan mengatakan, jamaah Tarekat Syatariyah hari ini akan mengamati hilal secara bersama-sama di pinggir pantai dan daerah ketinggian. Beberapa titik yang banyak dikunjungi oleh jamaah untuk melihat adalah pantai Ulakan dan Koto Tuo, Kabupaten Agam.

Menurut dia, dalam menetapkan 1 Syawal, pihaknya menggunakan metode rukyat dan metode hibsa taqwin.

“Metode hisab taqwin adalah metode yang kita gunakan dengan menghitung umur bulan Ramadhan selama 29 hari terhitung dimulainya puasa dan juga kita lakukan rukyatul hilal dengan melihat bulan, apakah sudah tampak atau belum. Jika pada malam 29 hilal terlihat, maka umuar ramadhan 29 hari, namun jika tidak terlihat, puasa digenapkan menjadi 30 hari,” jelasnya.

Dikatakanyan, jika hilal pada saat pengamatan terlihat, dipastikan Jemaah Tarekat Syatariyah akan berlebaran pada hari Senin, 26 Juni 2017. Namun, jika hilal tidak terlihat atau tertutup pada diseluruh titik pengamatan, maka 1 Syawal atau hari raya Idul Fitri ditetapkan pada hari Selasa, 27 Juni 2017.

“Jika hilalnya terlihat nanti, maka besok dipastikan kita Tarekat Syatariyah berlebaran. Namun jika tidak terlihat dari seluruh titik pemantauan baik di Pesisir Selatan, Sijunjung, Agam, Bengkulu, maka bulan Ramadhan kita genapkan 30 hari, sehinggu lebarannya hari Selasa esok,” ulasnya.

Diprediksi, ribuan jemaah Tarekat Syatariyah asal berbagai daerah di Kabupaten Padangpariaman akan memadati Pantai Ulakan untuk menyaksikan secara langsung hilal. Maniliak akan dimulai sejak pukul 17.00 hingga pukul 20.00 WIB.

Sementara itu, untuk pengamanan kegiatan maniliak hilal, Kapolres Nan Sabaris, Iptu Pamudji, didampingi Wakapolsek Nan Sabaris, Iptu Kamarul Fajar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengamanan di Pantai Ulakan yang menjadi salah satu titik pengamatan hilal. Pengamanan yang meliputi pengamanan orang dan barang, sekaligus melakukan pengaturan arus lintas jalur jalan yang digunakan oleh jemaah.

Ia mengimbau agar jemaah untuk tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan diri. “Sore menjelang magrib itu, gelombang cukup tinggi, masih ada anak-anak dari jamaah yang main air laut. Nah, kita imbau agar jamaah yang membawa serta anak-anak agar mengawasi dan jangan main air laut untuk keamanan kita juga,” pungkasnya.

Nanda
[Tajuk] Barayo Ala Piaman

Tak terasa kita sudah sampai di penghujung bulan puasa. Besok sudah lebaran. Ramadahan 1438 Hijriyah berjalan dengan aman dan lancar. Ramalan kegaduhan politik pasca Pilkada DKI, habis dilulur oleh bulan penuh berkah itu. Jangan lagi bahas Ahok, Anies apalagi Habib Rizieq saat ini. Marah lebaran nanti.

Bicara lebaran, bicara mudik atau pulang kampung. Bicara lebaran, bicara reuni. Reuni keluarga, reuni sekolahan hingga reuni dalam bentuk lainnya. Orang di kampung menunggu kesempatan itu jauh hari. Sanak famili nun jauh di rantau yang entah sudah berapa tahun tak bersua sanak kerabat di kapung halaman, mungkin saja lebaran saat ini memiliki kesempatan pulang. Alangkah bahagianya bagi kedua-belah pihak.

Lebaran selalu membawa kabar baik. Menebar kebahagian tak terhingga. Melepaskan dahaga rindu antara orangtua dan anak, adik dan kakak, mamak dan kemenakan serta kawan sekarib berbeda nasib. Jangan kikir saat lebaran. Yang pantas dibagi, bagikan. Tebarkan berkah di hari kemenangan itu. Orang kikir selalu berdebar-debar jantungnya saat membuka dompet. Tebarkan rejekimu agar jantung mu tetap berdetak dan tidak copot saat dikerubuti anak-anak "Brunai" --pemBuRU uaNg tunAI-- saat lebaran.

Sekarang orang di kampung makin bangga terhadap kampung halamannya. Banyak yang akan mereka kabarkan kepada perantau saat di kampung nantinya. Di kampung kita kini banyak tempat-tempat indah tempat berwisata. Jika dahulu lebaran sebatas naik buayan keling, sekarang banyak pilihan.

Ajaklah sanak kerabat dari rantau itu. Adakan acara reunian di lokasi-lokasi wisata seperti di Pantai Kata, Gandoriah, Taman Anas Malik, Pulau Angsoduo dan Pantai Pauah dengan keindahan telaganya. Ajak mereka berswafoto di hutan bakau Desa Ampalu, pergi melihat penangkaran penyu. Nimati, enjoy, jangan tergesa-gesa.

Untuk wilayah Padangpariaman sempatkan bersantai di Pantai Tiram sambil makan siang. Ragam kuliner kelas wahid tersedia dengan harga ramah kantong di sana. Kunjungi pula Pantai Kata, pergi ke Lubuak Bonta, reunian menantang di Lubuak Nyarai bagi yang kuat tulang ekornya. Rugi berlebaran jika tak sekalian berwisata. Piaman laweh kini, tak sama dengan lima atau sepuluh tahun belakangan lagi. Kabupaten dan kota itu kini dipimpin orang-orang hebat pembawa perubahan.

Dipetik dari pelbagai sumber, faktanya lebih banyak orang Piaman di perantauan di banding kampung halamannya sendiri. Mereka merantau jauh hari, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Dari 32 provinsi di Indonesia, seluruhnya ada orang Piaman. Dari pengalaman saya sendiri sebulan penuh menjelajahi beberapa provinsi di Indonesia bagian timur di tahun 2015, menemukan orang Piaman semudah membuka tutup botol air mineral kemasan. Dari bentuk dan logat bicaranya saja kita tahu spesifik di Piaman mana kampung asalnya.

Selain di dalam negeri, ratusan ribu orang Piaman tersebar di sejumlah negara. Mayoritas di Malaysia, Australia hingga di Amerika Serikat, Inggris, Irlandia dan Kanada. Diaspora itu hingga beranak pinak di sana.

Dari kalkulasi di atas, lebaran saat ini diperkirakan ada penambahan penduduk sekitar 20 persen di wilayah kota dan kabupaten. Meski hanya perkiraan, bukan tidak mungkin bisa lebih dari itu. Seiring ramainya Piaman saat lebaran, volume atau kepadatan di jalan raya dipastikan meningkat. Akan ada beberapa lokasi rawan macet sepanjang lebaran. Yang paling ekstrim itu di Pantai Arta Sungai Limau karena cuma terdapat satu akses keluar-masuk, tepatnya menjelang sore.

Selama lebaran juga timbul kemungkinan terjadinya sejumlah pelanggaran hukum. Mulai dari yang ringan seperti laka-lantas, pesta miras bahkan hingga kasus berat seperti pesta narkoba. Narkoba akan lebih mudah masuk dari kota-kota besar seperti Pekanbaru, Medan dan Jakarta ke Piaman yang dibawa oleh oknum perantau. Ada yang membawa sekedar ajang pamer, mengedar, dan sekedar untuk dipakai. Dari tahun ke tahun selama lebaran hal ini selalu menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian.

Selamat lebaran. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin dari segenap wartawan/redaksi PT. Pariaman Green Multimedia yang menjalankan media siber www.pariamantoday.com kepada seluruh pembaca di manapun berada.


OLP
Jelang Lebaran, Pantai Legenda Padangpariaman Berbenah Seadanya
Foto: http://www.promo-jitu.com
Sungai Limau -- Pantai Arta berbenah diri menyambut liburan besar Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah/2017. Sejumlah lapak pedagang dan pelbagai wahana mulai berdiri sejak H-2, Jumat (23/6/2017). Terlihat sejumlah tenda mulai dipasang di berbagai tempat strategis di pantai wilayah Sungai Limau itu.

Ketua Panitia Pesta Pantai Arta 2017, Syafruddin, menyatakan bahwa penyelenggaaraan pesta pantai di daerah itu adalah ageda rutin tahunan semenjak tahun 1981.

"Pesta Pantai Arta mulai dilaksanakan sehari setelah shalat Id dan berlangsung selama satu minggu, dari tanggal 26 Juni hingga 2 Juli 2017," kata dia.

Ke depan ia meminta dukungan dari pemda terutama perbaikan sarana dan prasarana seperti jalan, gerbang, jalan pendestrian, pemasangn baronjong di muara sungai dan penataan lainnya.

"Sehingga pengunjung yang datang akan betah berlama-lama di tempat ini, karena pantai Arta ini adalah pantai yang melegenda dan bisa menjadi ikon pariwisata Padangpariaman," sambungnya.

Kepopuleran Pantai Arta, kata dia juga tertuang dalam tembang lagu minang. Oleh sebab itu ia berharap pemerintah memberikan sentuhan/polesan agar pantai tersebut lebih bersinar sebagai destinasi bahari.

"Tinggal sedikit memberikan sentuhan maka jadilah pantai ini. Jika mau melihat ramainya pantai Arta, silahkan lihat dua hari setelah shalai id,” imbuhnya semangat.

Sementara itu, Zainal Effendi, putra asli Sungai Limau, mengatakan Pantai Arta bisa menjadi penggerak perekonomian anak nagari setempat sehingga perlu dipercantik.

Sementara itu Sekretaris Kecamatan Sungai Limau Anton Wira Tanjung, menyatakan bahwa pantai itu memang perlu pembenahan dari pemerintahan. Ia mengaku telah mengirim surat permohonan pembuatan masterplan Pantai Arta dan surat penyerahan tanah oleh masyarakat kepada pemerintah agar lokasi itu diperbaiki sarana dan prasarananya.

"Sudah kita tindaklanjuti kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Padangpariaman, bahkan dalam usulan musrenbang kecamatan juga telah kita masukan," kata dia.

Pola pengelolaan Pantai Arta menurut dia ada dua metode yang dapat diterapkan: pertama dikelola oleh pemerintah nagari melalui BUMNAG dengan mekanisme memperhatikan masyarakat setempat. Atau kedua dengan metode pengelolaan secara profesional oleh pemerintah dan ditata dengan sebaik-baiknya menjadi ikon daerah serta diterbitkan retribusinya.

“Sangat sayang kita dengan modal dan potensi yang ada kita buang percuma. Kita khawatir nanti segmen pasar Pantai Artha diambil alih oleh pantai Tiku yang cukup intens diperhatikan Pemkab Agam saat ini,” pungkasnya.

TIM
Ali Mukhni Santuni 400 Anak Yatim di Pauhkambar
Bupati Ali Mukhni cium anak yatim penerima santunan
Pauhkambar -- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni serahkan santunan kepada 400 orang anak yatim di Nagari Pauhkambar, Jumat (23/6/2017) di Masjid Jihad Kabun.

Santunan itu merupakan sumbangan bupati dan infaq yang digalang pengurus Masjid Jihad Kabun selama satu tahun dan dibagikan menjelang lebaran Idul Fitri.

Ali Mukhni berkata, santunan anak yatim merupakan bentuk kepedulian sesama antar umat muslim. Anak yatim merupakan tanggungan semua pihak.

"Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk peduli terhadap sesama. Jangan sampai di saat kita bersuka ria, namun di sebelah ada tetangga yang kekurangan," ujarnya.

Ali Mukhni mengapresiasi penyaluran santunan kepada anak yatim yang digelar rutin setiap tahun pada akhir Ramadhan. Untuk peningkatan besar santunan dan jumlah penerimanya, ia akan mencoba menggugah perantau untuk menyalurkan santunan kepada anak yatim yang ada di kampung halaman.

"Saya akan ajak perantau untuk menyalurkan santunan kepada anak yatim yang ada di kampung, jika terealisasi tentu akan lebih luas dampaknya bagi anak anak yatim di sini," ungkapnya.

Ketua pengurus Masjid Jihad Kabun Pauhkambar, Jon Kenedi didampingi Ketua Remaja Masjid Muhammad Yahya Wijaya mengatakan, pemberian santunan kepada anak yatim tahun 2017 mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya dari sisi jumlah penerima dan jumlah besaran santunannya.

"Tahun anak yatim dari Nagari Pauhkambar dan nagari sekitar masing-masing menerima Rp150 ribu," ujarnya.
Dikatakannya, pengurus Masjid Jihad Kabun dengan terbuka menerima sumbangan donatur untuk disalurkan kepada anak yatim.

"Kita terbuka menerima santunan dari donatur khusus santunan anak yatim, insya Allah akan kembali kita salurkan akhir Ramadhan tahun depan," pungkasnya.
 

Nanda
Diduga Dibunuh, ABG Ditemukan Tak Bernyawa di Fly Over Katapiang
Korban ditemukan dalam sudah dalam kondisi tak bernyawa. Foto: Nanda
Batang Anai -- Penemuan sesosok mayat remaja ABG di kawasan Fly Over Bandara Katapiang, Kecamatan Batang Anai, gemparkan warga setempat, Kamis (22/6/2017) dinihari.

Jenazah yang diketahui identitasnya bernama, Dayat Agustin, 15 tahun, merupakan warga Asam Jawa, Nagari Lubuak Aluang, Padangpariaman, ditemukan sekitar pukul 03.15 WIB.

Informasi dari Putra (bukan nama sebenarnya) salah satu rekan dari korban mengatakan, sebelum ditemukannya menjadi mayat, korban bersama rombongan sebanyak 5 sepeda motor pergi ke jembatan Fly Over untuk berfoto-foto. 

Sesampai di jembatan sekira pukul 02.30 WIB, korban dan temannya didatangi salah seorang pemuda yang tidak mereka kenal dan bertanya kepada rekan korban perihal asal korban dan kawannya.

"Dia orang yang datang itu nanyain kita anak mana, saya bilang kita anak Lubuak Aluang, setelah itu dia pergi dan beberapa saat kembali dengan kawan-kawannya dan mengejar kami. Kami, berpencar. Beberapa saat kemudian baru diketahui bahwa korban menghilang, setelah dicari, ditelpon malah aktif tapi tak diangkat," kisah salah seorang rekan korban yang engan disebut namanya.

Tidak berselang lama, pukul 03.15 WIB baru korban di temukan di ujung jembatan Fly Over di dalam semak-semak dalam kondisi tidak bernyawa. Usai ditemukan, rekan korban melapor ke pos polisi Fly Over.

"Pas ketemu, dia sudah sudah tidak bernyawa," jelasnya.

Kapolres Padangpariaman, AKBP Eri Dwi Heriyanto, mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan atas kematian korban yang diduga merupakan korban tindakan penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban saat ini dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumatera Barat untuk dilakukan outopsi. Sedangkan pelakunya, ungkap dia, masih dalam penyelidikan kepolisian.

"Kita sudah lakukan outopsi untuk keperluan penyelidikan, namun hasilnya belum didapatkan. Pelakunya juga masih dalam lidik kami," ujarnya.

Nanda
Bazzar Murah di Pasar Grosir Kasang Berlangsung Sepi
Suasana Bazzar di Pasar Grosir Kasang, Batang Anai
Pemerintah Kabupaten Padangpariaman berupaya melakukan optimalisasi Pasar Grosir Kasang, Kecamatan Batang Anai. Upaya ini terus dilakukan mengingat Pasar Kasang dinilai dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Batang Anai khususnya.

Kepala Dinas Perdagangan Padangpariaman, Nurhelmi, mengatakan pihaknya terus melakukan upaya agar pasar tersebut dapat kembali berfungsi sebagaimana layaknya pasar pada umumnya.

Terkait dengan upaya mengoptimalkan Pasar Grosir Kasang, Nurhelmi menggandeng beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling bersinergi. OPD yang dilibatkan di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Mendekati hari raya Idul Fitri 1438 H pihaknya juga mengadakan bazzar kebutuhan bahan pokok guna memudahkan masyarakat mencari kebutuhannya.

"Saat ini tengah kita adakan bazzar berbagai kebutuhan masyarakat. Di antaranya beras, minyak goreng, tepung, gula dan aneka kue lebaran," kata dia.

Pemasok barang pada acara bazzar itu kata dia berasal dari UMKM internal di wilayah Kabupaten Padangpariaman. Dari pantauan, kondisi bazzar terlihat sedikit lengang. Kurang antusiasnya masyarakat dengan keberadaan bazzar tersebut perlu menjadi kajian.

Namun menurut pengakuan Nurhelmi pihaknya sudah melakukan sosialisasi sebelum bazzar dilakukan dengan cara berkeliling dengan mobil yang dilengkapi dengan pengeras suara.

TIM
Dishub Padangpariaman Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

Dinas Perhubungan Kabupaten Padangpariaman mengadakan uji ulang kelaikan kendaraan angkutan lebaran 2017. Pengecekan terhadap angkutan desa (angdes) dari berbagai jurusan seperti Sicincin-Lubuak Aluang, Lubuak Aluang-Batas Kota Padang, berlangsung di terminal Sicincin dan terminal Lubuk Aluang, Senin (19/6/2017).

Sejumlah petugas Dishub memeriksa satu per satu kelengkapan serta kelaikan kendaraan yang akan mengangkut penumpang pada arus lebaran 2017.

Yon Hendri, Plt. Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Padangpariaman mewakili Kadis Budi Utama, mengatakan terdapat puluhan unit kendaraan lebaran yang laik jalan ditandai dengan stiker bertuliskan angkutan lebaran tahun 2017/1438 H.

Pada pengecekan tahap awal yang dilakukan oleh Yon Hendri selaku penguji bersama dengan Pembantu Penguji Kendaraan Bermotor (PPKB) Yehardiman dan Darmadi, ia mengatakan hanya empat kendaraan yang tidak laik jalan sedangkan yang lainnya telah memenuhi standar kelaikan.

Angdes tersebut belum laik jalan antara lain karena menggunakan ban vulkanisir dan surat-surat kendaraan tidak lengkap. Ada juga lampu remnya mati, klakson mati, buku kir masa berlaku habis, dan sopir tidak membawa perlengkapan administrasi lainnya.

Yon Hendri melanjutkan, untuk angdes yang laik jalan pada angkutan lebaran haruslah memenuhi persyaratan diantaranya, perlengkapan lampu-lampu, kaca-kaca depan, ‎rem, ban, sarana pendukung lain. Klakson, pemecah kaca, kunci roda, segi tiga pengaman, kotak P3K, juga kelengkapan administrasi dan surat kendaraan bermotor tersebut.

Pengecekan kendaraan tersebut berdasarkan surat dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Nomor: 551.2/640/Dishub-SB/V/2017 perihal Imbauan Melakukan Pengawasan dan Pemeriksaaan di jalan terhadap kendaraan yang tidak laik jalan, tidak sesuai peruntukan --mobil barang membawa orang-- serta kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen perjalanan sebagai angkutan umum.

Serta adanya surat tugas dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padangpariaman Nomor: 094.4/ 153/SPT/DISHUB/LLAP-2017, yakni dengan menerjunkan 6 anggota Dishub ditambah dari UPT Pengijan Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Padang Pariman guna melaksanakan tugas Pengawasan dan Uji Ulang Kendaraan Penumpang Umum angkutan lebaran dan pemasangan stiker angkutan lebaran 2017 yang dimulai 14 Juni 2017 hingga selesai.

Jika kendaraan itu memenuhi persyaratan laik jalan maka dipasang stiker angkutan lebaran‎ 2017. "Tetapi jika tidak memenuhi persyaratan disarankan melakukan perbaikan fisik maupun adminstrasi. Sebab nantinya jika tidak ada stiker itu maka mobil angkutan tidak boleh masuk terminal," kata Yon Hendri.

TIM
Pemkab Padangpariaman Gelar Itikaf Mulai Malam Ini
Ilustrasi Itikaf
Dini hari Rabu (21/6/2017) jam 00.00 WIB, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dan Wakil Bupati Suhatri Bur beserta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Padangpariaman melaksanakan Itikaf di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Ulakan Tapakih.

Penyelenggaraan Itikaf tahun ini merupakan kegiatan kedua oleh Pemkab Padangpariaman di tempat yang sama.

Pelaksanaannya selama tiga hari berturut-turut pada minggu terakhir Ramadhan. Itikaf dimulai tepat jam 00.00 WIB dan berakhir pukul 05.00 WIB.

"Saat Itikaf, yang dilakukan adalah memperbanyak ibadah zikir, membaca kitab suci Alquran dan bermunajat kepada Allah SWT," Kata Ali Mukhni di Parikmalintang, Selasa (20/6)

Ia mengingatkan kepada penyelenggara Itikaf --Bagian Kesra-- untuk memberitahukan kepada peserta agar tidak melakukan kegiatan lain selain kegiatan yang dibolehkan saat Itikaf.

"Saat Itikaf, kita lakukan komunikasi dengan Sang Pencipta. Jika ada kegiatan lain seperti berkomunikasi dengan peserta lainnya harap lakukan di luar masjid supaya peserta lain tidak terganggu," sebutnya.

Menurut Ali Mukhni, kegiatan itu dilaksanakan bertujuan untuk mengajak dan memotivasi Aparatur Sipil Negara di Pemkab Padangpariaman untuk melipat gandakan pahala dan berkah Ramadhan.

"Mari kita manfaatkan waktu yang tinggal tiga hari ini dengan memperbanyak ibadah, zikir dan bermunajat. Semoga kita mendapatkan malam Lailatul Qadar," pungkasnya.

TIM