Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.
Showing posts with label #padangpariaman. Show all posts
Showing posts with label #padangpariaman. Show all posts

Sindikat Curanmor Ditangkap Saat Transaksi di Lubuk Alung

Written By oyong liza on Wednesday, 29 March 2017 | 18:52





Unit Reskrim Polsek Lubuk Alung tangkap dua orang tersangka sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) di Korong Sungai Abang, Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman.

Tersangka JA alias C (21), warga Korong Tarok, Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Padangpariaman, ditangkap Senin (27/3/2017) di dekat Simpang Tugu Korong Sungai Abang, Lubuk Alung, saat hendak melakukan transaksi.

Dari tersangka JA polisi mengamankan 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Mio warna merah jambu tanpa plat nopol. Usai mengamankan kedua tersangka dan barang bukti, tim unit reskrim Lubuk Alung dibackup opsional Satreskrim Polres Padangpariaman dan Satresnarkoba Polres Padangpariaman langsung melakukan pengembangan.

Selain tersangka JA, polisi sempat mengamankan 1 orang warga lainya AWP alias A (21), warga Tanjung Aur, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enamlingkung. Satu orang lainnya dilepas karena dari hasil pemeriksaan tidak memiliki terlibatan dengan tersangka JA.

Tidak berselang lama, dalam pengembangan, tim yang bergerak cepat kembali mengamankan satu orang tersangka lainnya. Tersangka AF alias A (33), warga Korong Lubuk Napa, Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, Padangpariaman, diamankan di rumahnya di Padang Sago. Tersangka AF diduga berperan sebagai penadah motor hasil curian di daerah Padang Sago.

Dari tangan tersangka AF yang diduga sebagai penadah motor hasil curian, polisi mengamankan dua sepeda motor jenis Yamaha Mio tanpa dilengkapi nopol.

Dari pemeriksaan, tersangka JA mengakui dalam melakukan aksinya tidak dilakukan seorang diri, namun berkelompok. Hingga kini, tim opsional unit reskrim Polsek Lubuk Alung dibackup opsional Satreskrim Polres Padangpariaman masih melakukan pengejaran kepada 4 orang tersangka lainnya yang ikut dalam aksi tersangka JA yang telah diketahui identitasnya itu.

Kapolsek Lubuk Alung, Iptu Firdaus didampingi Kanit Reskrim Polsek Lubuk Alung, Aipda M Juni Alsadi dan Paur Humas Polres Padangpariaman, Brigadir Redno Afriadi menuturkan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari penyelidikan intensif pihaknya. Polisi yang mendapatkan informasi adanya rencana transaksi jual beli sepeda motor bodong langsung bergerak hingga menangkap ketiga pelaku.

"Tersangka JA ini sudah menjadi target operasi. Dari hasil pemeriksaan tersangka terlibat di beberapa TKP curanmor, salah satunya di dekat kampus STIKIP YDP Lubuk Alung. Begitu tersangka melakukan transaksi, tim langsung bergerak mengamankan," terangnya.

Lebih jauh dijelaskan Firdaus, setidaknya terdapat 14 laporan polisi terkait  pencurian sepeda motor di wilayah Polsek Lubuk Alung. Dari penyelidikan, 3 kasus telah berhasil diungkap jajaran unit reskrim Polsek Lubuk Alung.

"Ada 14 LP yang masuk kepada kita, 3 diantaranya telah berhasil kita ungkap. Namun demikian, kita akan terus kembangkan lagi hasil penangkapan tersangka ini untuk mengungkap kasus-kasus lain," pungkasnya.

Nanda

HMI Pariaman Bentuk Dua Komisariat Baru

Written By oyong liza on Tuesday, 28 March 2017 | 16:08




Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pariaman akan dirikan komisariat baru di dua kampus di wilayah Kabupaten Padangpariaman.

Dua komisariat itu ialah Komisariat Kampus STKIP Nasional Pauhkambar dan Komisariat Kampus Akademi Komunitas Padangpariman.

"Kegiatan ini salah satu persiapan pendirian komisariat baru untuk cabang Pariaman," terang Ketua PC HMI Pariaman, Ismael, saat seminar dan maperca anggota baru HMI, Selasa (28/3/2017), di SMK YPM Zain Pauhkambar.

Dikatakan Ismael, pembentukan komisariat baru merupakan upaya HMI Cabang Pariaman memberikan wadah pergerakan bagi mahasiswa yang ada di kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman.

"Agar setiap mahasiswa di setiap kampus yang ada di kota dan kabupaten memiliki wadah pergerakan dan menjadi sosial control," sebutnya.

Sementara itu Presedium KAHMI Pariaman, Zulnaidi, menyebut bahwa pergerakan mahasiswa paska reformasi mengalami penurunan dan cenderung fokus pada orientasi akademik.

Menurut dia banyak mahasiswa yang menjelma sebagai mahasiswa "kupu-kupu", sibuk dengan kuliah, kos dan pulang kampus. Tanpa ada yang berkontribusi kepada aktivitas sosial melalui organisasi.

Ia berharap dengan pendirian komisariat HMI yang baru di dua kampus tersebut, mampu membangkitkan semangat gerakan mahasiswa di Pariaman.

"Semoga dengan didirikannya komisariat baru, menjadi wadah bagi pergerakan mahasiswa di dua kampus yang baru," ulasnya.

Sekretaris KAHMI Pariaman, Hasan Basri, pada kesempatan sama mengharapkan HMI menjadi organisasi pergerakan mahasiswa yang berkontribusi terhadap persoalan bangsa dan lingkung daerah.

"Sejarah HMI sebagai salah satu pencetus lahirnya organisasi kemahasiswaan paska kemerdekan, tentu diharapkan mampu berkontribusi secara optimal terhadap penyelesaian masalah, saya rasa demikian," pungkasnya.

Nanda

Suhatri Bur Ajak PKDP Dukung Pembangunan Kawasan Pendidikan Tarok

Written By oyong liza on Monday, 27 March 2017 | 19:12

Wakil Bupati, Suhatri Bur berfoto bersama dengan segenap pengurus DPD PKDP Kota Sungai Penuh



Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Piaman yang ada di rantau. Ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) di Kota Sungai Penuh, Jambi, Sabtu lalu (25/3/17).

"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Padangpariaman sangat berterimakasih atas dukungan yang selama ini diberikan oleh PKDP di mana pun berada. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam melakukan percepatan pembangunan," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah gencar menjadikan Padangpariaman menjadi kawasan pendidikan. Semangat itu menurut dia sejalan dengan visi mewujudkan kabupaten Padangpariaman yang baru, religius, cerdas dan sejahtera.

Ia menjelaskan Pemda Padangpariaman telah menyiapkan lahan di Tarok, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam yang nantinya akan digunakan sebagai tempat berdirinya perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang akan dibangunan nantinya adalah Institut Seni Indonesia (ISI), Politeknik Negeri Padang dan Pengembangan Universitas Negeri Padang yang saat ini tengah dilakukan perbincangan.

"Pembangunan kawasan pendidikan di Tarok, Kayu Tanam mendapat sambutan dan dukungan penuh dari masyarakat setempat," sambungnya semangat.

Ia menyampaikan, untuk pembebasan lahan tidak ada kendala, buktinya masyarakat telah menyerahkan surat pembebasan lahan untuk akses menuju kampus sehingga saat ini telah dilakukan pembukaan jalan yang ditaksir memiliki lebar 75 meter. khusus untuk area kampus, pihaknya juga telah menyerahkan sertifikat tanah kepada Menristekdikti di gedung pertunjukan ISI Padang Panjang.

Di samping itu, di hadapan PKDP ia juga menyampaikan bahwa Padangpariaman saat ini telah memiliki sekolah MAN Insan Cendekia di kecamatan Sintuak Toboh Gadang. Di mana untuk menjadi peserta didik, calon siswa diharuskan hafal ayat suci Alquran minimal 3 Juz.

Ia juga memaparkan pesona pariwisata yang dimiliki Padangpariaman yang akan dikembangkan pihaknya seperti objek wisata Lubuak Nyarai di Lubuak Aluang dan Kawasan wisata Tiram.

"Kita memiliki begitu banyak objek wisata yang mengundang decak kagum wisatawan yang datang, kita kembangkan dan nantinya akan dapat mendatangkan pemasukan bagi masyarakat sekitar area," imbuhnya.

Sementara itu, ketua PKDP Kota Sungai Penuh masa bakti 2017-2022, Bagindo Abdul Gafar, dalam sambutannya memberikan keterangan bahwa DPD PKDP Kota Sungai Penuh telah dibentuk sejak tahun 2011 dan telah menjalankan amanah sebagai wadah organisasi PKDP.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat PKDP Kota Sungai Penuh untuk hormat menghormati serta saling tegur sapa dalam kehidupan sehari-hari. 

"Karena hal ini dapat mendatangkan ataupun memudahkan rejeki," kata dia.

Selain itu pihaknya juga mengajak untuk bahu membahu mensukseskan program pemerintah, baik Pemko Sungai Penuh maupun Pemda Padangpariaman.

Hadir dalam pelantikan itu Inspektur Daerah Padangpariaman, Syafriwal, Kepala Dinas Pariwisata, Jon Kenedi, Kepala Dinas Pendidikan, Rahmang, Plt Kepala Dinas Perikanan, Alfian dan Plt Kebag Humas dan Protokol, Handre.

Terpisah, sepulang dari Kota Sungai Penuh Wakil Bupati beserta rombongan mengunjungi musholla Al Ikhlas yang berlokasi di Duriang Tayang, Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Musholla tersebut merupakan hasil gotong royong warga PKDP Solok Selatan.

Dalam kunjungan ini, Wakil Bupati disambut oleh ketua DPRD Solok Selatan, Sidik Ilyas di dampingi oleh segenap pengurus PKDP Solok Selatan.

Sidik menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan dan silaturahim Wakil Bupati Padangpariaman beserta rombongan. Ia sangat senang dan berharap ini bukan yang pertama dan terakhir kalinya.

TIM

Bentuk Tim Monev, Pemkab Padangpariaman Serius Bina UKS

Written By oyong liza on Wednesday, 22 March 2017 | 20:09

Sekdakab, Jonpriadi berfoto bersama anggota tim monev UKS di depan sekretariat



Pemerintah Kabupaten Padangpariaman telah membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev) usaha kesehatan sekolah (UKS). Tim ini dibentuk dengan SK Bupati PadangPariaman nomor 02/BPP-sekretariat/2017.

Tim yang dibentuk bertugas membina dan meningkatkan kualitas sekolah sehat, melakukan penilaian ke sekolah-sekolah, menentukan juara UKS untuk tingkat kabupaten Padangpariaman dan selanjutnya menentukan sekolah tersebut sebagai perwakilan dalam lomba sekolah sehat tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2017.

Sekda Padangpariaman, jonpriadi selaku ketua tim, mengatakan pihaknya akan menganggarkan dana pada anggaran perubahan 2017 untuk sekretariat UKS.

"Kita serius membina dan meningkatkan peran UKS. Pada tahun 2017 ini akan kita anggarkan pada anggaran perubahan untuk kantor/sekretariat UKS. Ini dirasa perlu agar anggota tim dapat berkumpul dan beraktivitas pada satu tempat. Di samping itu sekretariat menjadi item penilaian dengan bobot 30persen," ungkapnya, Rabu (22/3/2017) di IKK Paritmalintang.

Ia menyebutkan, tahun 2015 Padangpariaman masuk 5 besar penilaian sekolah sehat tingkat provinsi. Namun peringkat itu merosot pada tahun 2016 sehingga hal ini memicu semangat pemkab untuk berbenah dan bertekad kembali masuk peringkat 5 besar.

Jonpriadi menambahkan bahwa kesehatan lingkungan sekolah harus mendapat perhatian dari guru, murid dan seluruh masyarakat yang bermukim di sekitar area sekolah. Pihaknya berharap kebersihan lingkungan sekolah di Padangpariaman semakin hari semakin baik.

"Kita melakukan pendekatan dengan semua stakeholders sehingga semangat untuk menjaga lingkungan sekolah tidak hanya dari warga sekolah akan tetapi juga muncul kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan," sambungnya.

Sementara itu, Kabag Kesra, Irsyaf Bujang, yang bertindak sebagai ketua pelaksana meminta masing-masing​ OPD yang terlibat pada kegiatan UKS untuk dapat memaksimalkan peran dan tugasnya masing-masing sebagaimana yang telah disepakati.

Irsyaf menambahkan bahwa UKS sangat menentukan karakter anak didik dalam mencintai lingkungan seperti memelihara lingkungan dari sampah.

"Melalui kegiatan UKS ini nantinya akan menumbuhkan budaya cinta lingkungan bagi peserta didik. Sehingga akan tercipta lingkungan sekolah yang asri dan sehat," ujar mantan Camat 2x11Enam Lingkung itu".

Ke depannya, sebut dia, tim monev akan turun ke sekolah-sekolah yang telah ditunjuk untuk melakukan pembinaan. Mengenai jadwal ke lapangan nantinya akan ditentukan oleh sekretariat tim yakni Bagian Kesra Setdakab Padangpariaman dibawah koordinasi Weni Efalina selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

TIM

Di Anai Resort Wisatawan Bisa Lihat Kebun dan Pengolahan Cokelat Padangpariaman




Promosi cokelat Padangpariaman semakin gencar dilakukan oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni. Ia menargetkan produk cokelat olahan murni masyarakat tersebut sudah masuk ke mol-mol dan hotel di Sumbar. Sebelumnya, juga telah diadakan penjajakan kerja sama dengan Minang Mart untuk pemasaran cokelat di wilayah Kota Padang.

"Bapak Bupati ingin produk cokelat kita bisa merajai pasar cokelat yang ada di Sumbar," kata Sekretaris Daerah Jonpriadi saat mengawali rapat pemasaran kakao di Anai resort, Kayu Tanam, Senin (20/3/2017).

Bukti keseriusan dalam mengelola cokelat itu, kata Jonpriadi, pihaknya telah menjadikan kawasan Anai Resort sebagai sentra cokelat Padangpariaman. Artinya, wisatawan maupun pelanggan cokelat dapat melihat langsung kebun kakao, cara produksi, membuat kemasan dan sekaligus gerai penjualan cokelat tersebut.

"Dipilihnya Anai Resort karena letaknya sangat strategis-- berada di jalan nasional dan berhawa sejuk yang sudah menjadi mainstream wisatawan," ujar mantan Kepala Bappeda itu.

Usai rapat, Jonpriadi meninjau lokasi sentra cokelat. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk membuat taman dilengkapi maskot atau logo cokelat sebagai ruang publik.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Padangpariaman, Hendra Aswara, mengatakan cokelat Padangpariaman layak dikonsumsi untuk kesehatan. Cokelat dengan kadar lemak yang tinggi berkhasiat menyehatkan jantung, melancarkan peredaran darah dan menurunkan kolesterol.

Untuk memperoleh cokelat Padangpariaman, kata Hendra, bisa diperoleh di Lapau Coklat Anai Resort, Kayu Tanam.

"Jadi sekarang ada tagline, belum lengkap ke Sumbar kalau belum menikmati cokelat Padangpariaman," kata Jebolan STPDN Angkatan XI itu.

TIM

Kawasan Tarok Kapalo Hilalang, Mimpi Ali Mukhni Untuk Kabupaten Pendidikan

Written By oyong liza on Tuesday, 21 March 2017 | 19:35

Bupati Ali Mukhni didampingi  Wabup Suhatri Bur, Kepala Kantor Pertanahan Kamaruddin dan Camat 2x11 Kayu Tanam Ali Amri saat peninjauan kawasan pendidikan di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam



Kesungguhan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni membangun daerahnya selayaknya diapresiasi. Buktinya, ia terjun langsung dalam peninjauan dan mengawal proses pembangunan kawasan pendidikan di Kec. 2x11 Kayu Tanam.

Peraih Satya Lencana Pembangunan itu terlihat sangat menikmati berada di dalam semak belukar. Bahkan sempat pula menunaikan salat Ashar di atas batu di pinggir aliran sungai.

"Kita bersama masyarakat punya mimpi besar, menjadikan Padangpariaman sebagai Kabupaten Pendidikan," kata Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Senin (20/3/2017).


Bupati Ali Mukhni tunaikan salat Ashar saat peninjauan kawasan pendidikan di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Senin (20/3).


Guna mewujudkan mimpi itu, Ali Mukhni menyatakan pihaknya telah menyediakan tanah seluas 697 hektar yang berada tidak jauh dari kawasan pariwisata, Lubuak Bonta. Tanah tersebut merupakan tanah vervonding, artinya tanah yang peruntukannya menjadi kewenangan kepala daerah.

"Jadi, tanah ini sudah clear and clean. Digunakan untuk kepentingan umat untuk kesejahteraan masyarakat," imbuh Alumni Harvard Kennedy School di Amerika Serikat itu.

Adapun yang akan dibangun di kawasan tersebut antara lain, Kampus ISI Padang Panjang, Kampus Politeknik Unand, Kampus UNP, Kampus Bisnis Indonesia, Kampus STIT Syekh Burhanuddin, Balai Diklat Pertanahan dan perkantoran lainnya.

Saat ini sedang dilakukan pembersihan lahan menggunakan satu unit eskavator untuk pembukaan jalan. Jadi, bisa ditargetkan tahun ini pembangunan kawasan pendidikan sudah bisa dimulai.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut yaitu Wabup Suhatri Bur, Kepala Kantor Pertanahan, Kamaruddin dan Camat 2x11 Kayu Tanam, Ali Amri.

TIM

Salman Hardani Mundur, Damsuar Pimpin PDIP Padangpariaman




Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Padangpariaman, Salman Hardani, resmi mengundurkan diri sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Padangpariaman.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Padangpariaman, Defriadi, menegaskan, pengunduran diri Salman Hardani sebagai ketua DPC PDI Perjuangan karena kesibukan agenda dia di DPRD Kabupaten Padangpariaman.

Untuk mengisi kekosongan pimpinan parpol berlambang banteng itu, terang dia, internal PDI Perjuangan telah menetapkan Damsuar sebagai ketua pelaksana harian DPC PDI Perjuangan Padangpariaman.

"Surat pengunduran diri Pak Cai (Salman Hardani) telah dibahas dalam rapat internal dan menetapkan Damsuar sebagai PLH sementara waktu," terang anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Padangpariaman itu.

Defriadi membantah jika pengunduran diri Salman Hardani sebagai ketua terkait dengan beredarnya video dugaan konsumsi narkoba yang sempat melibatkan nama Salman tersebut.

"Tidak ada tekanan apa pun dari partai, yang jelas pengunduran diri dia murni karena ingin fokus melaksanakan tugas di dewan. Pengunduran diri tersebut memberikan peluang bagi kader lain lebih optimal mempersiapkan parpol menghadapi pemilu 2019 mendatang," ulasnya.

Sementara itu, Salman Hardani menkonfirmasi tentang kebenaran pengunduran dirinya sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Padangpariaman. Ia membantah pengunduran dirinya disebabkan tekanan parpol.

Ia membenarkan bahwa pengunduran dirinya itu untuk memberikan kesempatan bagi kader potensial PDI Perjuangan Padangpariaman mempersiapkan parpol dalam menghadapi pemilu legislatif 2019 mendatang.

"Karena kesibukan-- banyaknya agenda dewan membuat pelaksanaan tugas saya di parpol tidak optimal. Menghadapi persiapan pemilu dalam waktu dekat lebih akan lebih optimal jika dipimpin oleh orang yang memiliki banyak waktu mengurus parpol," ujar Salman.

Ia mendukung penetapan Damsuar sebagai PLH DPC PDI Perjuangan hasil rapat internal parpol. Damsuar dianggap orang yang tepat mengantikan dirinya dalam mempersiapkan parpol menghadapi pemilu 2019 ke depan.

"Bulan Juni 2017 ini akan ada verifikasi parpol yang akan mengikuti Pileg 2019. Ditetapkannya pak Damsuar sebagai PLH akan optimal dalam penyelenggaraan parpol," pungkasnya.

Damsuar sendiri adalah mantan Wakil Bupati Padangpariaman periode 2010-2015. Ia tidak mencalonkan diri pada Pilkada Padangpariaman lalu. Dari informasi yang beredar ke telinga wartawan, Damsuar dengan mengambil kursi ketua PDIP, telah mengambil ancang untuk menghadapi Pilkada Padangpariaman 2020.

Nanda/OLP

Suhatri Bur, Hoax dan Narkoba Ancaman bagi Indonesia

Written By oyong liza on Monday, 20 March 2017 | 19:23




Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur meminta agar generasi muda Kabupaten Padangpariaman untuk tidak mudah terpancing dengan penyebaran isu yang cenderung menimbulkan perpecahan dan merusak kebhinekaan di Indonesia.

Belakangan penyebaran informasi isu yang belum jelas sempat membuat situasi keberagamaan dan kebhinekaan di Indonesia terancam.

"Penyebaran isu yang disebarkan oleh pihak tertentu, dapat memecah belah persatuan dan kesatuan serta merusak semangat kebhinekaan yang selama ini telah terjalin," ujarnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda se kabupaten Padangpariaman di Hall Saiyo Sakato Pariaman, Senin (20/3/2017).

Ia optimis, upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah Padangpariaman melalui kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan dapat mengecegah perpecahan tersebut. Ia menekankan pentingnya penanaman kesadaran kolektif kehidupan berbangsa dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa negara.

"Memelihara semangat kolektif itu penting untuk memperkuat semangat kebhinekaan, menyadari bahwa Indonesia milik bersama warga Indonesia menjadi kata kuncinya," ulasnya.

Ia juga menyoroti kondisi saat ini terjadi kemerosotan mental cinta tanah air generasi muda yang mulai terkikis secara terus menerus. Hal tersebut terlihat dari minimnya keikutsertaan generasi muda dalam peringatan kemerdekaan dan peringatan kenegaraan lainnya.

"Pendidikan wawasan kebangsaan menjadi terapi mental bagi generasi muda untuk membumikan semangat kebhinekaan," sebutnya.

Ia mengimbau generasi muda untuk menghormati keanekeramagaman yang ada di Indonesia sebagai kerangka menjaga persatuan bangsa. Hal tersebut harus dieleminir dengan pemantapan nilai-nilai Pancasila sejak dari masyarakat akar rumput. Narkoba harus dijauhi oleh generasi muda dan pemuda harus terdepan dalam memperanginya.

Dandim 0308 Pariaman, Letkol. Arh. Hermawansyah mengambarkan mempererat semangat kebhinekaan dan persatuan menjadi solusi menghadapi perang "proxy war" yang dilakukan negara lain saat ini.

"Salah satu proxy war adalah mengacaukan satu negara tidak melalui perang konvensional atau senjata. Namun menciptakan situasi yang tidak kondusif, salah satunya penciptaan konflik," terangnya.

Dikatakannya, peta konflik dunia menggambarkan bahwa konflik terjadi kawasan atau negara potensi sumber daya alam yang kaya. Indonesia yang terletak pada garis katulistiwa menjadikan Indonesia sebagai negara kaya dengan sumber daya alam.

"Kondisi ini rawan dijadikan tujuan perebutan sumber daya alam dari negara lain, sehingga upaya penguasaan SDA melalui penciptaan konflik," ungkapnya.

Salah satu ancaman nyata bagi pertahanan Indonesia adalah penyalahgunaan narkoba yang terjadi di Indonesia. Pasokan narkoba yang masuk dari negara lain dapat diterjemahkan sebagai perang yang dilakukan pihak lain untuk menghancurkan generasi mudanya.

Sebagai komitmen TNI sebagai alat pertahanan dalam memberantas narkoba, ucap dia, dilakukan dengan membersihkan internal TNI dari penyalahgunaan narkoba.

Nanda

Penelusuran-- 'Sengketa' Hari Jadi Padangpariaman

Written By oyong liza on Friday, 17 March 2017 | 19:54


Banyak masyarakat Piaman menanyakan kapan hari jadi Kabupaten Padangpariaman? Kenapa tidak pernah dirayakan?

Inilah jawabannya. Hari jadi Kabupaten Padangpariaman, sebagaimana Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Padangpariaman-- jatuh pada tanggal 11 Januari 1883. Artinya setiap tanggal 11 Januari itu, akan digelar sidang paripurna DPRD, sebagaimana layaknya peringatan hari jadi daerah lainnya.

Dalam penelusuran wartawan di lapangan terkait tidak adanya HUT Padangpariaman yang dirayakan pasca lahirnya Perda tersebut, bahkan Perda tersebut juga hampir tidak pernah disosialisaikan ke masyarakat, merupakan sebuah kekeliruan terbesar oleh penyelenggara pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif. Hari jadi daerah merupakan peringatan sakral bagi seluruh masyarakatnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/3/2017), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Padangpariaman, Zahirman, menyebutkan bahwa Perda No 6/2014 lahir masa transisi periodik dewan, di akhir masa jabatan dewan sebelumnya 2009-2014. Dia tidak mau menyinggung akan isu 'tidak disetujuinya' Perda tersebut oleh DPRD periode saat ini.

Ia menyebutkan, jika Perda sudah dilahirkan maka wajib dilakukan sosialisasi, jika ada pihak lain yang menyanggah data hari jadi Padangpariaman, bisa pula menggugatnya melalui jalur hukum atau sarana lain yang telah disediakan.

"Sebelum Perda itu lahir, sudah dilakukan kajian dan seminar-seminar sehingga akhirnya Perda itu ditetapkan. Bersama OPD terkait kita coba telusuri lagi di mana letak persoalan sesungguhnya sehingga HUT Padangpariaman yang sudah diperdakan hingga kini belum pernah dirayakan dan disidang-paripurnakan, sebagaimana ketetapan dalam Perda itu," sebut Zahirman didampingi dua orang Kepala Bidang di Kominfo, Anesatria dan Andri Satria Mastri kepada wartawan.

Selaku leading sektor informasi di Pemkab Padangpariaman, pihaknya akan mencoba meneliti kembali Perda tersebut. Jika ada kesalahan maka akan dilakukan perubahan, namun jika tidak ada masalah, maka akan dijalankan mulai tahun 2018.

"Jika tidak ditemukan kesalahan dan tidak ada yang menggugat maka mulai tahun depan akan mulai kita jalankan dan sosialisasikan kepada masyarakat," imbuhnya.

HUT Padangpariaman setelah disosialisasikan, lanjutnya, akan dilaksanakan dengan sidang paripurna kemudian dilanjutkan resepsi. Pada HUT Padangpariaman, sebut dia, lintas OPD akan menggelar pameran pembangunan secara besar-besaran di mana akan ditampilkan juga perjalanan Padangpariaman dari tahun ke tahun, masa ke masa.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Padangpariaman tidak pernah kosong dalam sistim pemerintahan. Sejak Indonesia merdeka, Kabupaten Padangpariaman telah dijabat oleh seorang bupati Sutan Hidayat Syah 1945-1946 kemudian Ibrahim Datuk Pamuncak 1946-1947 dan seterusnya-- di mana saat itu Padangpariaman merupakan salah satu kabupaten terluas di Provinsi Sumatera Tengah dengan kepulauan Mentawai, sebagian kota Padang dan Kota Pariaman masuk wilayah pemerintahannya.

Sejarah Padangpariaman yang
memiliki luas wilayah 1.328,79 km² dan populasi 391.056 jiwa ini juga tidak bisa dipisahkan dari Kota Pariaman, mereka bagai ibu dan anak.

OLP

Ketua BPK Sebut Ali Mukhni Salah Satu Bupati Terbaik Indonesia

Ketua BPK RI DR. Harry Azhar Azis, MA memberikan kuliah umum dalam rangka program  BPK Goes To Campus di STIT Syekh Burhanuddin, Pariaman, Kamis (16/3).


Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Harry Azhar Azis, memuji keberhasilan Bupati Ali Mukhni dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Padangpariaman.

 

Ada empat hal yang menjadi perhatian Harry, yaitu pertama, realisasi APBD tahun 2016 Padangpariaman sebesar 95,52%-- adalah yang tertinggi di Sumatera Barat. Menurutnya berarti, Sistim Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengawasan Keuangan Daerah telah berjalan dengan baik.




Kedua, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dapat terealisasi sebesar 98,17%. Ketiga, Penyusunan APBD 2017 di mana belanja modal sebesar 54% dan belanja pegawai hanya 46%. Keempat, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LKPD 2016.

Apresiasi  tersebut ia sampaikan ketika menghadiri acara BPK Goes To Campus di STIT Syekh Burhanuddin, Pariaman, Kamis (16/3/2017).  Turut hadir Anggota DPR RI Refrizal, Kepala Perwakilan BPK RI Sumbar, Eliza, Sekda Jonpriadi, Sekdako Pariaman Indra Sakti dan Kepala BPKD, Hanibal.

"Saya kira Pak Ali Mukhni, salah satu bupati terbaik di Indonesia," ungkap Harry.

Selanjutnya, mantan Anggota DPR RI itu juga memuji kegigihan Ali Mukhni yang berhasil menggaet triyunan dana pusat dalam membangun mega proyek di Sumatera Barat. Contohnya, Pembangunan Balai Diklat Pelayaran di Tiram seluas 50 hektar yang akan menelan dana Rp1,3 trilyun. Ia tahu untuk mendapatkan program nasional, seorang kepala daerah harus "nyinyir" dan harus lihai dalam pembebasan lahan.

"Kita bangga, karena kelak Balai Diklat Pelayaran menjadi yang termegah di Indonesia. Jadi, pelaut kita bisa bersaing di dunia internasional," ujar Pria Kampung Dalam kelahiran Tanjung Pinang itu.

Sementara itu Bupati Ali Mukhni mengatakan pujian yang dilontarkan Ketua BPK RI tersebut suatu motivasi untuk bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan-keberhasilan yang dicapainya merupakan buah kerja keras seluruh stakeholders dan dukungan masyarakat ranah dan rantau. Melayani masyarakat merupakan komitmennya dalam memimpin derah yang dikenal penghasil cokelat itu.

"Sering saya sampaikan bahwa tidak ada istilah Penjabat di Padangpariaman, yang ada adalah pelayanan masyarakat. Dan kita punya motto 'dengan kebersamaan kita bangun Padangpariaman'," kata Alumni Harvard Keneddy School di Amerika Serikat itu.

Ia menyatakan bahwa banyak bupati dan walikota yang bertanya kepada dia apa saja kiat dalam menggaet dana pusat dan merealisasikan anggaran secara maksimal itu. Ali Mukhni memberikan tips, agar setiap kepala daerah harus rajin turun ke lapangan, tinjau pekerjaan secara langsung dan jangan percaya dengan laporan anak buah semata.

Kemudian, lanjutnya, seluruh pekerjaan fisik melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik harus dilaksanakan awal tahun. Menurut laporan, Padangpariaman adalah daerah yang pertama mengumumkan tender sebanyak 33 paket pada bulan Januari lalu. Ia optimis bisa mendorong sebanyak 110 paket lelang pada akhir Maret ini.

"Jadi seluruh pekerjaan fisik telah selesai bulan Oktober," sambungnya.

Atas kerja keras keras itu, masih kata bupati, Padangpariaman diapresiasi positif oleh pemerintah pusat dengan mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebanyak Rp51 milyar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Pembangunan fisik tahun 2017, tandas Ali Mukhni, antara lain Lanjutan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Parit Malintang sebesar Rp30 milyar, Jembatan Guguk Kayu Tanam sebesar Rp5 milyar.

"Kemudian Lanjutan  Pembangunan Mesjid Agung Syekh Burhanuddin sebesar Rp4 milyar, Lanjutan Pembangunan Mesjid Raya Padangpariaman sebesar 10 Milyar dan Lanjutan Pembangunan Perkantoran Kawasan Ibukota," pungkasnya.

TIM

BPK Goes to Campus STIT SB, Ketua BPK: IPM Indonesia Peringkat Rendah Dunia

Written By oyong liza on Thursday, 16 March 2017 | 20:59




Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Harry Azhar Aziz, berikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanudin (SB), Pariaman, dalam program bertajuk BPK Goes to Campus, Kamis (16/3/2017).

Turut hadir dalam kesempatan itu Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Sekdako Pariaman Indra Sakti, Anggota DPR RI Refrizal, Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldy dan Ketua STIT Syekh Burhanudin, Rasyidah.

Harry Azhar Aziz, putra Kampung Dalam itu, meminta mahasiswa STIT SB Pariaman meningkatkan kualitas agar bisa bersaing di tingkat nasional. Mahasiswa Pariaman kata dia harus bermimpi besar dan menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sampai ke luar negeri.

Dengan banyaknya generasi muda Indonesia yang terpelajar, maka indonesia akan semakin maju dan berkembang ke arah yang lebih baik. Ia juga berjanji akan merekomendasikan mahasiswa Pariaman mendapat program beasiswa, namun harus memenuhi kriteria tertentu.

Dalam kuliah umumnya, ia menyatakan pentingnya komitmen bersama termasuk dari perguruan tinggi untuk menciptakan tata kelola keuangan negara yang bersih dan akuntable, transparan serta bebas dari korupsi.

"Pemerintah telah menetapkan 9 program prioritas dalam RPJMN 2015-2019 yang dikenal dengan Nawacita. Dari 9 program itu, pendidikan mendapatkan prioritas oleh pemerintah dengan dukungan 20 persen dana dari APBN," ujarnya.

Berdasarkan data yang dirilis UNDP 2015 terkait nilai Human Development Index (HDI) tahun 2014 atau indek pembangunan manusia (IPM), sebut dia, Indonesia menempati peringkat 110 dari 188 negara yang disurvei. Kondisi IPM tersebut menunjukkan tingkat daya saing sumber daya manusia Indonesia yang masih rendah.

"Salah satu peran strategis perguruan tinggi saat ini adalah membangun daya saing sumber daya manusia Indonesia. Pada umumnya dunia pendidikan Indonesia telah tertinggal. Kondisi itu menuntut agar perguruan tinggi memulihkan perannya untuk terlibat langsung sebagai agen perubahan masyarakat," sebutnya.

Ia juga menyatakan peran BPK dalam menjaga dan memastikan keuangan negara dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Pemeriksaan BPK merupakan upaya untuk mendorong akuntabilitas, transparansi  dan perwujudan kesejahteraan rakyat.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni pada kesempatan itu menyatakan pihaknya sangat peduli dunia pendidikan dalam bentuk penyaluran beasiswa sebesar Rp2 milyar per tahun bagi pelajar Padangpariaman.

Selain itu, terkait rencana pembangunan Institut Negeri Syekh Burhanuddin di kawasan terpadu pendidikan dan perkantoran di Korong Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, telah diserahkan hibah tanah lokasi kampus-- langsung kepada Menristek RI.

Pihaknya mengaku telah menyediakan lahan di lokasi itu dan akan membangun tiga kampus, antara lain, PNP, ISI Padang Panjang dan STIT SB Pariaman. STIT SB saat ini menurutnya masih menempati aset milik Pemko Pariaman.

"Ada beberapa aset Pemkab Padangpariaman terletak di Kota Pariaman yang tidak dapat diserahkan kepada Pemko Pariaman, salah satunya Kantor Bupati Padangpariaman di dekat lapangan merdeka, karena sangat bersejarah," sambungnya.

Ketua STIT SB Rasyidah menambahkan, seiring perpindahan kampus STIT SB ke kawasan Tarok Kapalo Hilalang, status STIT SB berubah menjadi Institut Syekh Burhanuddin.


TIM

Perluas Pemasaran Cokelat Adam, Padangpariaman Kerjasama dengan Minang Mart

Written By oyong liza on Wednesday, 15 March 2017 | 19:07




Pemerintah Kabupaten Padangpariaman akan menjalin kerjasama dengan Minang Mart untuk memasarkan Cokelat Adam di Sumatera Barat bagi wisatawan.

"Kita lihat peluang keberadaan Minang Mart dapat menjadi mitra pemasaran Cokelat Adam," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Padangpariaman Hendra Aswara di Gerai Minang Mart, Parak Laweh, Padang, Senin (13/3/2017).

Ia menyatakan Cokelat Adam saat ini telah memiliki pelanggan tetap yang tersebar di Kota Padang. Melalui Lapau Cokelat di Anai Resot, Kayu Tanam, pelanggan minta dikirim paket Cokelat Adam via mobil travel dari Bukittinggi menuju Padang.

"Jadi dengan kerja sama ini pelanggan bisa mendapatkan Cokelat Adam di delapan Gerai Minang Mart Kota Padang," ujar Hendra.

Alumni STPDN Angakatan XI itu mengatakan bahwa mengkonsumsi cokelat telah menjadi gaya hidup saat ini. Cokelat Adam, imbuh dia, merupakan olahan murni petani Padangpariaman yang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Cokelat juga berkhasiat untuk kesehatan jantung, melancarkan pembuluh darah dan meningkatkan daya tahan tubuh.

"Menurut penelitian, segelas hot coklat membuat suasana hati lebih ceria," ujar mantan Kabag Humas itu.

Ia melanjutkan, kerja sama itu nantinya tidak hanya sebatas Cokelat Adam saja, namun juga dikembangkan dengan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kabupaten Padangpariaman.

"Kita juga himbau IKM untuk memanfaatkan Minang Mart untuk pemasaran produk. Insya Allah kita siap memfasilitasi," ujar Hendra sembari menyerahkan nomor teleponnya 081267989955.

Direktur PT. Retail Modern Minang, Syaiful Bakhri, mengatakan, sudah sejak lama ingin bekerja sama dan memasarkan produk unggulan seperti Cokelat Adam dan IKM lainnya.

Bekerja sama dengan Minang Mart menurutnya akan membawa keuntungan karena gerainya berada di lokasi startegis di wilayah kota Padang. Persyaratan kerja sama dengan IKM, imbuhnya, IKM harus melampirkan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal dan tanggal kadaluarsa produk.

"Kita apresiasi Bapak Hendra selaku Kadis PMPTP yang memfasilitasi kerja sama Minang Mart dengan Cokelat Adam," ucap Syaiful.

TIM

Seluruh Perizinan di Padangpariaman Disatupintukan Oleh Ali Mukhni

Written By oyong liza on Monday, 13 March 2017 | 12:11




Pemerintah Kabupaten Padangpariaman telah melimpahkan seluruh penyelengaraan perizinan dan non perizinan kepada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP).

Hal itu dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 4 Tahun 2017 yang berisikan sebanyak 124 perizinan dan enam non perizinan di bawah kendali Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Jadi, mulai Januari 2017 semua perizinan sudah ditangani oleh PTSP. Tidak ada lagi izin yang dikeluarkan oleh Bupati maupun OPD lain," kata Bupati Ali Mukhni didampingi Sekretaris Daerah Jonpriadi, di ruang kerjanya, Parit Malintang, Senin (13/3/2017).

Orang nomor satu di Padangpariaman itu mengatakan pelimpahan kewenangan tersebut untuk menidaklanjuti Kick Off Meeting dengan KPK, serta instruksi dari Menteri Dalam Negeri  RI. Hal ini kata dia bertujuan untuk mempercepat pelayanan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat maupun calon investor.

"PTSP sebagai pintu masuk dan keluar setiap perizinan. Para investor jangan ragu lagi berinvestasi di Padangpariaman," kata Peraih Investment Award Tahun 2011 itu.

Selanjutnya, tambah Ali Mukhni, ia meminta DPMPTP segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk proses administasi setiap izin. Dalam SOP diberi kejelasan alur proses izin masuk hingga keluar, berapa lama prosesnya, biaya dan ketentuan lain sesuai peraturan yang berlaku.

"Saya sudah dapat laporan dari Kadis, bahwa SOP sudah proses, insya Alah akhir Maret ditargetkan selesai," pungkasnya.

Kepala Dinas PMPTP Hendra Aswara membenarkan Perbup pelimpahan wewenang terkait perizinan dan non perizinan telah ditandatangani oleh bupati.

"Nanti akan ada sosialisasi Perbup dan SOP perizinan kepada jajaran OPD," kata mantan Kabag Humas itu.

Saat ini, kata Hendra, juga telah disusun Tim Teknis yang nantinya akan bekerja sama dengan DPMPTP dalam survey lapangan, hingga pemberian rekomendasi sebelum izin dikeluarkan oleh PTSP.

"Tim teknis inilah yang akan di-BKO-kan ke PTSP agar proses perizinan bisa cepat, mudah dan efektif," ujar pria kelahiran 26 September 1981 itu.

Untuk memberimkan kenyamanan masyarakat, Hendra berencana merehab ruang pelayanan yang lebih luas, full ac seperti pelayanan di bank. Pelayanan berbasis online dengan aplikasi SIPPADU. Jika tak ada aral, pelayanan akan di launching bulan depan.

"Ruangan kepala dinas yang semula saya tempati akan dijadikan menjadi ruang pelayanan. Begitu komitmen kita untuk melayani masyarakat sesuai arahan Bapak Bupati," ujar Alumni STPDN angkatan XI mengakhiri.

TIM

Genjot Promosi Wisata, Padangpariaman Akan Beriklan di Google Adsense

Written By oyong liza on Sunday, 12 March 2017 | 07:27

Zahirman



Pemerintah Kabupaten Padangpariaman berencana akan menjalin kerjasama dengan situs terbesar dunia Google, dalam hal promosi daerah. Kerjasama dalam bentuk iklan itu dalam rangka mempromosikan potensi wisata yang ada di Padangpariaman.

"Kita berencana memasang ikan di Google Adsense, untuk mempromosikan wisata Padangpariaman seluas-luasnya," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padangpariaman Zahirman, Minggu (12/3/2017).

Dari laman Google Adsense disebutkan, Adesense adalah program kerjasama periklanan melalui media internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan Adsense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya, diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka.

Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google Adsense juga menyediakan Adsense untuk pencarian dan iklan arahan.

Zahirman menjelaskan, pihaknya di Dinas Komunikasi dan Informatika pada pemasangan iklan Google Adsense itu, hanya selaku pihak penjembatan antara Dinas Pariwisata setempat dengan pihak penyedia iklan Google.

"Setelah pemasangan iklan tersebut terwujud, pembayaran tagihan dibayarkan oleh pihak Dinas Pariwisata," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Padangpariaman Jon Kenedi sumringah dengan rencana tersebut. Pihaknya merasa terbantu dengan andilnya sejumlah dinas dalam upaya bersama memajukan pariwisata Padangpariaman.

"Pariwisata Padangpariaman butuh dukungan semua pihak, bahkan dari Dinas Komunikasi dan Informatika untuk menyiapkan teknologi informasi untuk promosi wisata Padangpariaman, berikut dukungan dari media," ujarnya.

OLP

Suhatri Bur Minta Bamus Buat Tapal Batas Nagari dan Larang Masuk Parpol

Written By oyong liza on Friday, 10 March 2017 | 20:42




Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur tekankan pentingnya peran Badan Musyawarah (Bamus) dalam setiap nagari. Bagaimana tidak, Bamus diistilahkan layaknya Dewan Perwakilan Rakyat. Sebagaimana halnya dewan, Bamus juga memiliki andil dalam mengontrol kinerja eksekutif yang berada pada wilayahnya masing-masing.

Suhatri Bur juga memaparkan tugas pokok yang harus dijalankan oleh anggota Bamus sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Ini disampaikannya saat menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah anggota Bamus Nagari se Kecamatan Lubuk Alung, di Lubuk Alung, Jumat (10/3/2017).

Ia mengatakan, tugas pertama Bamus bagaimana membuat batas wilayah dan peta-peta wilayah. Jika tidak, batas wilayah akan bisa memicu selisih paham antara satu nagari dengan nagari lainnya.

"Oleh sebab itu kita harus dudukkan, jangan sampai anak cucu kita tidak tahu batas dan jangan sampai ada yang memisahkan tapal batas antar nagari," ujarnya.

Tugas lainnya yang tak kalah penting diemban oleh Bamus, imbuhnya, adalah menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta membahas dan mengesahkan Peraturan Nagari (Pernag).

"Bamus diharapkan bersinergi dengan Walinagari dan berupaya menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat agar apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat terwujud dengan baik. Bersama-sama Walinagari menyatukan visi agar tercipta peraturan nagari yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat," jelasnya.

Sesuai dengan Undang-Undan Desa, sebutnya, Bamus tidak diperbolehkan menjadi pengurus partai politik. Oleh karenanya ia berharap kepada seluruh anggota Bamus yang dilantik untuk tidak berkecimpung dalam dunia perpolitikan.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat bernama Irwandi sulin, mengatakan, peran Bamus besar sekali yang menentukan arah kebijakan nagari dan menyampaikan harapan masyarakat.

Ia berharap dengan adanya pemekaran nagari, persatuan dan kesatuan Lubuk Alung tetap terjaga. Lubuk Alung mempunyai potensi yang tidak dimiliki oleh nagari lainnya.

"Lubuk Alung memiliki sumber daya manusia dan sumber daya alam yang melimpah," ujarnya.

Irwandi mengajak semua masyarakat Lubuk Alung untuk mendukung program pembangunan yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Padangpariaman.

"Mari kita dukung program pembangunan Pemerintah Padangpariaman dan sekaligus membangun Lubuk Alung dengan konsep kebersamaan dan memaksimalkan potensi yang ada seperti pariwisata bisa kita kembangkan dengan baik. Apabila semua ini terwujud maka akan mendatangkan multiflier effek terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Lubuk Alung," jelas Irwandi.

Diketahui Lubuk Alung memiliki 3 Perguruan tinggi, STKIP, Akbid dan STIKES. Di bidang pariwisata, Lubuk Alung menyimpan begitu banyak objek wisata yang mengundang decak kagum wisatawan yang berkunjung ke sana. Serta dibangunnya Main Stadion guna pembukaan Porprov Tahun 2018.

Pelantikan ini disaksikan oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Darmon, Camat Lubuk Alung, Imran, Babinsa Lubuk Alung, Fauzi, Plt. Kabag Humas dan Protokol, Handre, Kabid Pemerintahan Desa/Nagari, Heriza Syafani, Alim Ulama serta masyarakat Lubuk Alung sekitarnya.

TIM

Kominfo Bertekad Jadikan Padangpariaman Smart-City





Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Padangpariaman siapkan program strategis berbasis Teknologi Informasi (TI) pada sistem pemerintahan daerah di Padangpariaman.

Dinas tipe A yang baru berdiri sejak 1 Januari 2017 itu, Menurut Kepala Dinas Kominfo Zahirman, di Tiram, Ulakan Tapakis, Jumat (10/3/2017), menyebutkan, memalui empat bidangnya telah mempersiapkan program kerja jangka pendek dan jangka panjang, diantaranya menyiapkan sistem finger print berbasis online, menyiapkan sistem IT di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Nagari, serta merencanakan Musrenbang berbasis TI.

"Sehingga tidak ada lagi OPD tanpa aplikasi IT di tahun 2018," ujarnya.

Selain penataan TI di sistem pemerintahan, dijelaskan Zahirman, pihaknya juga akan menjadikan seluruh wilayah Padangpariaman terkoneksi jaringan internet-- agar tidak ada lagi daerah blank-spot internet di Padangpariaman seperti yang dialami kawasan wisata kuliner Tiram.

"Kita bertekad menjadikan Padangpariaman daerah Smart-City sebagaimana yang tengah diterapkan Kota Pariaman," sambungnya.

Untuk menjadikan Padangpariaman Smart-City, imbuh dia, pihaknya akan menjadikan beberapa kawasan publik bebas Wifi, jaringan telepon internet gratis OPD dan nagari, serta membangun kerjasama dengan provider telekomunikasi untuk menerapkan SMS Gateway.

Dalam silaturahmi dengan wartawan tersebut, ditambahkan Zahirman akan perlunya membentuk Forum Dialog Informasi (FDI) oleh pihaknya untuk menjembatani kebutuhan informasi wartawan dengan pemerintah daerah, baik oleh bupati dan wakil bupati hingga ke setiap OPD yang ada.

"Sehingga tidak terjadi miskomunikasi antara wartawan dengan pemerintahan terkait informasi," pungkasnya.

Ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri menyambut baik langkah Kominfo Padangpariaman membentuk FDI. Kata dia, selama ini ada beberapa data yang diperoleh wartawan di lapangan yang berlainan dengan data yang dimiliki beberapa OPD, sehingga dibutuhkan konfirmasi lebih dalam.

"Kita menyambut baik langkah ini sehingga tidak ada salah persepsi data, ini demi kebaikan masyarakat Padangpariaman," ujarnya.

OLP

Pansus DPRD Minta Tambang Galian C Padangpariaman Dimoratorium





Keberadaan tambang Galian C khususnya di Kecamatan Lubuk Alung dan Kayu Tanam dinilai belum berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu, DPRD Padangpariaman membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan guna meninjau lokasi tambang Galian C tersebut. Baik untuk lokasi tambang yang memiliki izin maupun ilegal.

Tidak hanya itu, keberadaan Pansus Pendapatan itu juga bertugas untuk menganalisa keterkaitan PAD dari Galian C dengan dampaknya terhadap lingkungan-- baik kondisi jalan, kesehatan dan konflik sosial.

Wakil Ketua Pansus Pendapatan DPRD Padangpariaman, Dwiwarman, Jumat (10/3/2017), mengatakan, keberadaan Galian C di Padangpariaman ternyata tidak hanya merugikan daerah tetapi juga masyarakat. Contoh kerugian daerah akibat tambang itu, rusaknya fasilitas jalan dengan nilai mencapai milyaran rupiah.

“Dari laporan BPKD, bahwa PAD dari seluruh sektor Galian C hanya Rp2,7 miliar pertahun. Ini tentu tidak sebanding dengan dampaknya terhadap lingkungan yang merugikan masyarakat,” ujar Dwiwarman usai meninjau kawasan tambang Galian C di Jembatan Koto Buruak Nagari Lubuk Alung, Sabtu (4/7) kemarin.

Selain masalah kurangnya kontribusi pertambangan itu terhadap daerah dan masyarakat, Dwiwarman yang menilai Galian C sebagai pertambangan primadona di Padangpariaman, ternyata juga menimbulkan permasalahan baru, seperti perselisihan pemilik tanah yang berstatus tanah ulayat.

“Melihat kondisi tambang Galian C sekarang ini, ada masukan masyarakat untuk memoratorium tambang galian C itu terlebih dahulu, kemudian dikaji dan ditata ulang sesuai peraturan yang berlaku," tandas legislatif asal Dapil 1 Padangpariaman itu.

Sementara Rosman, salah seorang anggota Pansus Pendapatan DPRD Padangpariaman mengatakan, bahwa pengajuan moratorium memang langkah baik untuk pembenahan aktivitas tambang Galian C di Padangpariaman. Pasalnya, dia melihat pertambangan itu lebih banyaknya berdampak negatif daripada positifnya.

“Setelah permasalahan dibahas dan diselesaikan, kami menyarankan nantinya aktivitas pertambangan Galian C ini membuat jalan khusus. Jadi tidak merusak jalan umum dan tidak mengganggu lingkungan masyakat. Kemudian kita juga minta dana reklamasi dari penambang,” ujar kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Padangpariaman, Yuniswan, mengatakan, kawasan bekas tambang memang perlu direklamasi agar tidak memicu dampak buruk terhadap lingkungannya.

“Selain kewajiban pengusaha yang dikeluarkan izin tambangnya, dana reklamasi juga ada dari pemerintah pusat. Sebab pengawasan tambang ini langsung oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk itu, kata Yuniswan, pihaknya sekarang telah mengajukan permintaan dana reklamasi tersebut kepada pemerintah pusat sebesar Rp500 miliar. “Mudah-mudahan kita dapat dana reklamasi dari pemerintah pusat karena kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Yuniswan juga setuju apabila para penambang Galian C membuat jalur kusus untuk kendaraannya nanti karena dia melihat dampak dari penambangan tersebut memang sangat merusak lingkungan dan fasilitas umum. “Harapan kami, setiap pengusaha tambang, meskipun izin dari provinsi harus tetap mengurus rekomendasi dari kami,” tandasnya.

TIM

Pansus DPRD Padangpariaman Belajar Pajak di Bekasi




Bekasi - Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan DPRD Kabupaten Padangpariaman mendapat pelajaran berharga saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi untuk mengetahui proses pengelolaan retribusi dan pajak daerah secara online, Selasa (7/3/2017) kemarin.

Kedatangan Pansus DPRD tersebut ke kota yang dijuluki Kota Patriot itu disambut langsung oleh Asisten Administrasi Pembangunan Kariman, Kabag Humas M. Jufri Mukhtar dan Pejabat dari Badan Pendapatan Daerah setempat.

Kariman dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa Kota Bekasi mengalami perkembangan pesat dalam pertumbuhan ekonomi. Bayangkan saja, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi tahun 2016 mencapai Rp2 trilyun dan APBD 2016 sebesar Rp5,5 trilyun.

Adapun pendapatan daerah terdiri dari beberapa item, di antaranya retribusi pajak perdagangan, retribusi parkir, pajak hotel, pajak restoran, BPHTB, PBB, Pajak Reklame, Pajak Hiburan dan lain sebagainya. 

“Di Kota Bekasi tidak ada pertambangan. Jadi pajak yang dapat dikenakan hanya dari pajak perdagangan, retribusi parkir, dan pajak hotel serta restoran,” jelas Kariman.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi melalui Kabid Perencanaan Nurul Furqon mengatakan, untuk pengelolaan retribusi pajak secara online, instansi yang dipimpinnya telah melakukan pemasangan peralatan online di titik pemungutan retribusi pajak.

"Kita terapkan pemasangan tapping box untuk pencatatan secara online pada wajib pajak. Tiap rumah makan, parkir, dan sebagainya bisa dicek online setiap harinya," ujarnya.

Dasar hukum yang digunakan untuk melakukan penarikan pajak tersebut adalah regulasi berbentuk Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota.

Potensi PAD pertahun, kata Nurul, diantaranya Pajak Hotel sebesar Rp25 milyar, Pajak Hiburan Rp44 milyar, Pajak Reklame sebesar Rp87 milyar, PJU sebesar Rp200 milyar, BPHTB sebesar Rp300 milyar, PBB sebesar Rp100 milyar, Pajak Parkir sebesar Rp33 milyar dan pendapatan lainnya.

Terpisah Ketua Pansus Pendapatan DPRD Padangpariaman Dwiwarman mengatakan Kota Bekasi memiliki inovasi dalam pengelolaan pendapatan daerah baik pajak maupun retribusi. Dengan tingginya PAD, menjadikan Kota Bekasi dapat menjadi rujukan bagi daerah. Semakin tinggi PAD maka pembangunan akan lebih menggelait untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kota Bekasi telah menjadi kota metropolitan di Indonesia dengan inovasi menggaet PAD yang lebih profesional," kata Dwiwarman.

Politisi PPP itu mengatakan bahwa Padangpariaman memiliki juga potensi PAD yang menjanjikan melalui pajak dan retribusi namun belum semuanya dioptimalkan karena kurangnya sarana dan prasarana dengan memanfaatkan teknologi informasi.

"Insya Allah kita terapkan pula sistim tapping box di Padangpariaman agar bisa kita kontrol setiap waktu," ujarnya.

Turut serta kunker ke Kota Bekasi antara lain Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Hendra Aswara, Kabid Penagihan BPKD Tripita Olina dan Sekwan Muhadek Salman.

TIM

Padangpariaman Akan Bangun Sentra Cokelat Sumbar

Kadis PMPTP Hendra Aswara didampingi Kadis Industri Trisna Junaili dan Staf Devi Hastuti mengajak masyarakat mengkonsumsi cokelat untuk kesehatan di Lapau Coklat Anai Resort, Kayu Tanam, Kamis (9/3)



Promosi cokelat Adam Padangpariaman gencar dilakukan jajaran pemerintah setempat. Cokelat Padangpariaman merupakan sajian memiliki segudang manfaat untuk kesehatan manusia, baik tua dan muda.

"Cokelat berkhasiat untuk kesehatan seperti jantung, stamina dan vitalitas. Menurut penelitian, mengkonsumsi cokelat juga membuat hati bahagia," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padangpariaman Hendra Aswara di Lapau Coklat, Anai Resort, Kayu Tanam, Kamis (9/3/2017).

Ia menyebut saat ini pemasaran cokelat Adam sudah menembus pasar internasional seperti Malaysia, Thailand dan Jepang. Cokelat Adam merupakan olahan murni dengan kadar lemak tinggi tanpa bahan pengawet yang diminati oleh penggemar cokelat dalam dan luar negeri.

"Saya teringat ucapan artis senior Christine Hakim, Cokelat Padangpariaman lebih enak dari yang lain. Jadi belum lengkap ke Sumbar kalau belum bawa oleh-oleh cokelat Padangpariaman," kata Alumni STPDN Angkatan XI itu.

Ke depan, kata Hendra, Padangpariaman akan mengajukan proposal untuk pembangunan Sentra Cokelat kepada Kementerian Perindustrian. Untuk lahan, kata dia, sudah disiapkan seluas dua hektar yang berlokasi di Kawasan Rest Area Anai Resort di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.

"Bapak Bupati sangat fokus dengan cokelat. Kita ingin mewujudkan harapan beliau agar berdiri Sentra Cokelat di Sumbar. Mohon dukungan masyarakat dan rekan media," kata mantan Kabag Humas itu.

Sementara itu Kabid Industri, Trisna Junaili, mengatakan saat ini cokelat Adam memiliki dua outlet yaitu di Anai Resort, Kayu Tanam dan Pariaman. Adapun kemasan cokelat Adam dalam bentuk bubuk murni, bubuk 3 in 1, permen, biji kakao, coklat batang, es krim dan lainnya.

"Kemasan cokelat dibuat menarik, higienis dan harga terjangkau. Silahkan mampir ke Lapau Cokelat pasti menggoda selera," kata Trisna sambil promosi.

TIM

Tingkatkan Tertib Administrasi Kepegawaian, BKPSDM Padangpariaman lakukan sosialisasi

Written By oyong liza on Thursday, 9 March 2017 | 20:13



Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Padangpariaman menyelenggarakan sosialisasi beberapa Peraturan Bupati (Perbup) guna meningkatkan pemahaman seluruh ASN, terutama mengenai disiplin dan hal lainnya yang menyangkut dengan kepegawaian.

Kepala BKPSDM Anwar, Kamis (9/3/2017), di IKK Paritmalintang, mengatakan BKPSDM sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menaungi masalah kepegawaian, memiliki tanggungjawab penuh terhadap manajemen kepegawaian dan sekaligus meningkatkan kualitas SDM ASN di pemerintahan daerah.

"Kehadiran BKPSDM memiliki andil besar terhadap kemajuan pemerintah, pasalnya salah satu indikator keberhasilan dalam pencapaian visi misi dan program kerja, diawali dari kepemilikan terhadap SDM yang berkualitas dan berdaya saing," ujarnya.

Sosialisasi peraturan bupati tersebut, sambungnya, adalah dalam rangka menjawab arus globalisasi yang sangat tinggi serta pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan dalam mengelola tata pemerintahan, kata dia diawali dengan disiplin dari seluruh ASN sehingganya memicu peningkatkan kinerja dan produktivitas dalam melaksanakan pekerjaan.

Selain itu, jelas dia, kegiatan itu juga bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap ASN dalam mentaati hari dan jam kerja, meningkatkan disiplin ASN, meningkatkan tertib administrasi kepegawaian, serta berupaya meningkatkan kinerja dan produktivitas ASN pada masing-masing OPD.

"Dalam rangka menjamin terpeliharanya tata tertib, terlaksanaya ketentuan jam kerja, terwujudnya susunan PNS yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan serta kelancaran dan ketertiban administrasi kepegawaian. Maka, BKPSDM mengadakan sosialisasi beberapa Peraturan Bupati Padangpariaman," tuturnya.

Anwar berharap dengan sosialisasi itu, nantinya dapat membawa peningkatan serta perubahan terhadap ASN, baik dari segi kedisiplinan, kinerja, dan ketertiban dalam administrasi kepegawaian seperti penataan mutasi, pindah tugas, penempatan ASN, dan kenaikan pangkat penyesuaian ijazah.

Peraturan yang disosialisasikan yakni Perbup nomor 80 tahun 2016 tentang Disiplin Hari dan Jam Kerja Pegawai Negeri Sipil, Perbup nomor 79 tahun 2016 tentang Pendelegasian Sebagian Kewenangan Penandatanganan Keputusan dan Surat Dinas dalam Bidang Kepegawaian, Perbub nomor 78 tahun 2016 tentang Penataan Mutasi, Pindah Tugas dan Penempatan Pegawai Negeri Sipil serta Perbub nomor 37 tahun 2017 tentang Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah dan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh Kasubag Umum & Kepegawaian seluruh OPD, Kecamatan, Pukesmas dan UPTD se Kabupaten Padangpariaman kurang lebih berjumlah 74 orang, dengan narasumber Dewi Anggraini, Revid Hidayat, Egi Juniardi dan Deni Zaminaldi dari BKPSDM Kabupaten Padangpariaman.

TIM

Topik Terhangat

postingan terdahulu