[Berita Utama] Polres Pariaman Luncurkan Tim Pegasus di Hut Bhayangkara

Alai Gelombang -- Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pariaman larut bergoyang bersama seluruh personil Polres Pariaman dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-71 di Polres Pariaman, Senin (10/7/2017) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, tampak bergabung Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Ketua Pengadilan Negeri Pariaman Admiral, Kasi Intel Kejari Pariaman Okta, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto dan jajaran SOPD Kota Pariaman dan pejabat teras Polres Pariaman.

Seluruh undangan peringatan HUT Bhayangkara terlihat sangat fasih menirukan gerakan dance diiringi musik khas timur, gemu famire yang diperagakan oleh salah seorang instruktur.

Selain bergoyang bersama, undangan juga disuguhi penampilan atraksi ilmu bela diri Bintara Remaja Polres Pariaman. Menambah khidmat HUT Bhayangkara, ditutup dengan zikir dan doa bersama seluruh personil Polres Pariaman.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pariaman secara resmi meluncurkan tim Penanganan Khusus (Pegasus) 3CN Polres Pariaman sebagai optimalisasi tim 3CN.

AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto usai upacara HUT Bhayangkara di Polres Pariaman, mengatakan bahwa Polri terus melakukan pembaharuan dalam melakukan fungsi kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

“Kita terus melakukan pembaharuan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Polisi sebagai bentuk repsentatif negara hadir di tengah masyarakat menjadi kamtibmas,” ujarnya.

Dalam momen ulang tahun Polri ke-71, ia terus memompa semangat dan jiwa ksatria personil Polres Pariaman dalam melaksanakan tugas mulia sebagai anggota Polri. Terkait dengan segala resiko bahkan kehilangan nyawa saat bertugas.

Ia menegaskan pihaknya tidak gentar dalam melaksanakan tugas kepolisian di tengah ancaman dan serangan kelompok teroris yang menargetkan personil polisi. Menghadapi hal tersebut, ia berpesan agar anggota meningkatkan kewaspadaan, namun tetap mengedepankan humanis.

“Personil Polri harus bangga diberikan tanggung jawab dan amanah melaksanakan tugas untuk menjaga pelayanan kamtibmas. Jangan takut dengan segala resiko menjalankan tugas,” tegasnya.

Hubungan Erat Polres dan Pemko

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengatakan bahwa hubungan Polres Pariaman dengan Pemko Pariaman berjalan dengan baik. Ia menilai Polres Pariaman telah memenuhi pemberian rasa aman kepada masyarakat yang ada di Kota Pariaman, khususnya selama operasi Ramadniya lebaran Idul Fitri silam.

Ia berharap dukungan dari Polres Pariaman untuk membackup terkait keamanan untuk melaksanakan program Pemko Pariaman.

Genius berkata, berbagai upaya bersama antara Pemko Pariaman Polres Pariaman dan pihak terkait lainnya, telah dijalankan di banyak bidang. Upaya penjagaan kamtibmas dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Pariaman telah terlaksana dengan baik.

“Kita banyak terlibat dalam kegiatan bersama, penciptaan keamanan dan upaya pemberantasan narkoba di Kota Pariaman. Semua dilakukan secara bersama,” ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya tengah bekerjasama dengan Polres Pariaman untuk memanfaatkan kearifan lokal Pariaman untuk optimalkan situasi kamtibmas di wilayah Kota Pariaman.

“Kita sedang meramu bagaimana teknis pembinaan Dubalang dan Barakai. Koordinasi hingga tingkat terendah antara Babinkamtibasmas dengan dubalang dan barakai akan mengoptimalkan penjagaan keamanan di desa-desa,” ulasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin memuji kepemimpinan AKBP Bagus Suropratomo sebagai Kapolres Pariaman.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh mantan Kapolres 50 Kota itu yang dekat dengan masyarakat, menjadikan setiap upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas didukung oleh masyarakat.

"Ke depan tentu kita berharap lebih erat lagi. Kita percaya Polres Pariaman profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," sebutnya.

Mardison terkesan dengan operasi lebaran 2017. Polres Pariaman mampu menekan angka kecelakaan lalu-lintas, kriminal dan perbuatan melawan hukum lainnya selama hari pusat keramaian tersebut.

"Kinerja Pak Bagus sesuai namanya, bagus dalam menjaga keamanan selama libur lebaran 2017," pungkasnya.

Nanda/OLP
Genius - Asmi Kompak Serahkan Berkas Pencalonan ke PPP
Genius - Asmi didampingi tim sukses masing-masing terlihat kompak. Foto: Nanda
Pariaman -- Dua bakal calon (balon) kepala daerah Genius Umar dan Asmi, datang barengan saat penyerahan berkas pendaftaran balon walikota dan wakil walikota Pariaman ke Partai PPP Kota Pariaman di Cimparuah, Senin (10/7/2017). Entah disengaja atau tidak, namun yang pasti kedua balon tersebut didampingi tim datang bersamaan. Kompak pula.

Keduanya balon itu datang tepat pada pukul 14.40 WIB diterima langsung oleh Ketua DPC PPP Kota Pariaman Mulyadi, sekretaris dan segenap panitia penjaringan balon.

Pada kesempatan itu Genius Umar mengatakan kedatangan dirinya dengan Asmi saat penyerahan berkas hanya kebetulan saja, bukan direncanakan. 

"Bukan janjian, tapi memang kebetulan saja datang bersamaan. Apalagi hari ini adalah hari terakhir penyerahan berkas pendaftaran di DPC PPP," kata Wakil Walikota Pariaman itu.

Menurut Genius Umar, PPP Kota Pariaman merupakan salah satu parpol pengusung dirinya saat memenangi kontestasi Pilkada Pariaman saat dirinya mendampingi Mukhlis Rahman tahun 2013 silam.

Berbekal itu, ia berharap untuk kembali diusung oleh PPP sebagai calon walikota Pariaman pada Pilkada 2018 mendatang.

"PPP bukanlah hal yang baru bagi saya. PPP adalah salah satu parpol yang mengusung saya kala mengikuti Pilkada 2013 silam. Saya berharap pada pilkada 2018, PPP Kota Pariaman kembali mengusung saya," harapnya.

Sementara itu, Asmi mengatakan bahwa niatan dirinya mencalonkan diri sebagai kepala daerah ia dedikasikan untuk melanjutkan pembangunan Kota Pariaman. Ia mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil walikota.

"Walikota atau wakil walikota sama saja, dua-duanya kepala daerah. Wakil walikota pun juga berperan dalam pemerintahan," ujarnya.

Berbekal pengalaman sebagai PNS puluhan tahun, menjadi modal bagi mantan Kadis PU Padangpariaman, Kota Pariaman dan Kabupaten Solok Selatan itu mengabdi untuk pembangunan Pariaman.

Di saat yang sama, Ketua DPC PPP Kota Pariaman Mulyadi, mengatakan bahwa Partai PPP memiliki tahapan untuk pengusungan balon kepala daerah secara hierarki dari DPC hingga DPP. Pihaknya tidak dapat memastikan siapa balon yang akan diusung oleh PPP pada Pilkada Kota Pariaman 2018 mendatang.

"Yang jelas berkas balon yang mendaftar kita verifikasi, lalu secara berjenjang kita usulkan ke DPW hingga DPP. Keputusan ada di DPP," jelasnya.

DPC PPP Kota Pariman hari ini, sambung Mulyadi, akan menutup pendaftaran balon kepala daerah hingga pukul 00.00 WIB. Jika tidak ada balon lain yang datang menyerahkan berkas, maka pihaknya hingga batas waktu penutupan tersebut hanya akan menverifikasi berkas balon untuk segera diusulkan ke DPW PPP Sumatera Barat.

"Ada tiga balon yang sudah menyerahkan berkas yakni, Genius Umar, Zalman Zaunit dan Asmi. Jika tidak ada yang menyerahkan berkas lagi, maka hanya tiga balon tersebut yang diverifikasi," ucapnya.

DPC PPP Kota Pariaman, sebut dia, akan mengusulkan rekomendasi balon kepala daerah ke DPW PPP umatera Barat paling lambat akhir Juli 2017.

"Semestinya balon walikota yang mendaftar telah membawa nama balon wakil walikota yang bakal mendampinginya agar rekomendasi yang dikirim satu paket ke DPW dan DPP," tutupnya.

Nanda
Zikir Bersama Arifin Ilham, Pemko Launching Program "Masih Puber"

Pimpinan Majelis Zikir Azzikra, KH Arifin Ilham pimpin zikir bersama di Panggung Utama Pantai Gondariah Pariaman, Minggu (9/7/2017) pagi.

Zikir bersama itu sekaligus meluncurkan program kegiatan Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah, disingkat Masih Puber.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan bahwa kegiatan tausiyah dan zikir bersama merupakan rangkaian peringatan HUT Kota Pariaman ke-15 tahun 2017.

Ia mengatakan, selama 14 tahun silam perayaan HUT Kota hanya diperingati dengan sidang paripurna di DPRD Kota Pariaman, namun tahun ini perayaan HUT dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang diikuti oleh banyak masyarakat.

Dia mengatakan, pembangunan yang dilakukan oleh Pemko Pariaman tidak hanya pada bidang fisik saja. Pembangunan juga diimbangi dengan peningkatan keimanan SDM Kota Pariaman yang dapat dilakukan melalui pendidikan mental dan akhlak generasi muda dengan program magrib mengaji, subuh mubarok dan program masih puber.

"Pendekatan keagamaan melalui kegiatan tersebut dapat menjadi benteng dari berbagai ancaman, termasuk narkoba," ujarnya.

Dikatakannya, program "masih puber" akan lebih optimal mengajak masyarakat untuk meramaikan masjid. Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan secara periodik dan bergilir di masjid dan musala di seluruh Kota Pariaman.

"Nanti akan kita gilir di seluruh masjid dan musala di Kota Pariaman," sebutnya.

Pimpinan Majelis Zikir Azzikra, KH Arifin Ilham menyambut program manunggal subuh indah penuh berkah atau masih puber itu. Gerakan subuh berjamaah yang dilakukan akan membuat Pariaman lebih sejahtera

Bagi dia, masih puber adalah langkah yang baik dilakukan oleh Walikota Pariaman untuk mendekatkan masyarakatnya kepada Allah melalui ajakan ke masjid.

"Banyak keutamaan yang didapat oleh ummat jika melaksanakan subuh berjamaah. Sehingganya gerakan ini sangat baik," sebutnya.

Nanda
Kontes Kucing Sehat Pariaman Ramai Peserta
Genius sambut baik dengan banyaknya pecinta kucing di Pariaman
Pemerintah Kota Pariaman gelar "Pariaman Cat Show" atau kontes kucing sehat tahun 2017 di Rumah Tabuik Subarang, Samping Balaikota, Sabtu (8/7/2017) pagi.

Kegiatan Pariaman Cat Show merupakan langkah yang digiatkan untuk mensosialisasikan Perda Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Rabies.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengatakan, kontes kucing merupakan sosialisasi oleh pihaknya agar masyarakat yang memiliki hewan peliharaan rumahan untuk memperhatikan kesehatan hewan peliharaan melalui pengecekan kesehatan secara berkala di Pos Kesehatan Hewan yang ada di Kota Pariaman.

"Kucing merupakan hewan yang paling banyak dipelihara di rumah masyarakat, harus dipastikan tidak terjangkit penyakit hewan seperti rabies atau penyakit lainnya," ujarnya.

Dikatakannya, melihat tingginya antusias peserta dan pengunjung kontes kucing yang mencapai 70 peserta dari seluruh Sumatera Barat, pihaknya berniat menjadikan  kegiatan tersebut menjadi iven tahunan dengan harapan peserta lebih banyak lagi.

"Saya juga tidak menyangka ada banyak komunitas pecinta kucing di Kota Pariaman. Antusias masyarakatnya pun juga tinggi. Jika kita kelola ini menjadi iven wisata tentu akan baik lagi," sambungnya.

Menurut Genius, memelihara kucing saat ini telah bergeser menjadi gaya hidup masyarakat. Hal tersebut juga akan berdampak dan membuka peluang usaha Pet Shop atau jasa kebutuhan hewan peliharaan yang menjual makanan dan jasa pemeliharaan kucing.

"Ini telah menjadi semacam sosialita masyarakat. Dengan banyaknya komunitas pecinta kucing, tentu membuka peluang usaha yang berkaitan dengan hewan peliharaan, seperti makanan, jasa penitipan hewan dan perawatannya. Ini juga membuka peluang usaha baru," pungkasnya.

Sementara itu, dua orang pengunjung kontes Pariaman Cat Show, Siti dan Cucu Cahayati mengaku senang dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut. Menurut mereka, selain pengunjung berkesempatan melihat dan berinteraksi dengan berbagai jenis kucing peliharaan lokal dan ras lain, penyampaian sosialisasi Perda Pencegahan dan Penanggulangan Rabies dalam acara tersebut mengedukasi masyarakat memperhatikan kesehatan hewan peliharaan.

"Kegiatan ini dapat mengedukasi kita bahwa memelihara kucing atau hewan peliharaan lainnya itu tidak cukup dengan memberikan makan. Mesti ada pengecekan dan pemeliharaan kesehatannya juga. Jika tidak diperhatikan, hewan peliharaan yang kini menggemaskan bisa menjadi membahayakan bagi pemelihara," ujarnya.

Ia menyambut baik rencana Pemko Pariaman menjadikan Pariaman Cat Show sebagai iven wisata tahunan. Menurutnya, iven seperti ini akan ramai dikunjungi, namun harus didorong dengan promosi yang luas.

"Sebetulnya komunitas ini banyak di Sumatera Barat, namun mungkin tahap awal, promosinya juga belum luas. Kita berharap tahun depan bakal lebih ramai dari yang ini," tandasnya.

Nanda

Polres Pariaman Rilis Laka-lantas Libur Lebaran 2017
Kasatlantas Iptu Fitri Dewi Utami. Foto: Dok. Istimewa
Satlantas Polres Pariaman keluarkan 50 set surat tilang dan 250 set teguran selama digelarnya operasi Ramadniya tahun 2017. Penurunan jumlah surat tilang seiring dengan menurunnya pelanggaran lalu-lintas oleh pengendara selama libur lebaran tahun 2017.

Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto melalui Kasat Lantas Polres Pariaman Iptu Fitri Dewi Utami di Pariaman, Kamis (6/7), merinci di tahun 2016 pihaknya keluarkan 260 set surat tilang dan 450 teguran.

"Menurunnya jumlah penerbitan surat tilang disebabkan jumlah kasus pelanggaran lalu-lintas selama lebaran menurun," ujarnya.

Ia mengatakan, pelanggaran lalulintas didominasi oleh pelajar dengan kasus motor trondol. "Kondisi motornya tidak standar alias trondol, dan dari sisi usia pelanggar dominan oleh pelajar," sebutnya.

Menurunnya kasus pelanggaran lalu-lintas selama digelarnya operasi Ramadniya juga diikuti oleh penurunan jumlah kasus kecelakaan lalu-lintas. Di tahun 2016, terjadi 5 kasus kecelakaan lalulintas dengan 2 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 7 korban luka ringan. Jumlah tersebut mengalami penurunan pada tahun 2017 dengan 4 kasus.

"Jumlah kasus dan kerugian materilnya menurun, namun korban jiwa meningkat 1 orang dibandingkan tahun lalu," ujarnya.

Masifnya sosialisasi yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Pariaman, kata dia juga berdampak pada menurunnya jumlah kasus pelanggaran dan kecelakaan lalulintas.

Sementara itu Ruli (29), warga Pariaman Tengah, mengatakan selama liburan lebaran 2017 terjadi kemacetan di sejumlah kawasan wisata. Polisi dia nilai cukup sigap dalam mengurai beberapa lokasi seperti di pertigaan Jembatan Muaro, Simpang Amadin dan Simpang Kampung Cino.

"Namun kemacetan seperti di sepanjang pantai Gandoriah agak susah diurai. Kita berharap tahun-tahun ke depan rekayasa lalu-lintasnya diperbaiki," kata dia.

Ia bersyukur menurunnya angka lakalantas pada lebaran 2017 dibanding tahun sebelumnya.

Nanda
Indra Sakti-- Keseringan Nonton, Minat Baca Masyarakat Menurun

Cimparuah -- Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Indra Sakti, mengatakan keberadaan perpustakaan dapat mendorong meningkatnya minat baca masyarakat. Hal tersebut diungkapkan saat melepas konvoi peserta roadshow mobil pustaka keliling se Sumatera Barat di Balaikota Pariaman, Rabu (5/1/2017).

Menurutnya, minat membaca buku masyarakat saat ini rendah jika dibandingkan dengan masa dahulu.

"Kebanyakan sekarang lebih hobi menonton. Dulu membaca itu digemari namun sekarang sudah bergeser," ujarnya.

Katanya, meskipun secara fisik dilakukan melalui konvoi dan roadshow mobil perpustakaan keliling, namun tujuannya adalah untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Kota Pariaman.

Disebutkannya, roadshow mobil perpustakaan keliling se Sumatera Barat akan menempuh 4 kecamatan --mengelilingi Kota Pariaman dan berakhir di Pantai Gondariah

Sebagai kota pariwisata, Pariaman menempatkan perpustakaan di Pantai Gondariah agar masyarakat dan wisatawan dapat membaca.

Menurutnya, Pemko Pariaman sangat menyadari pentingnya membaca dan besarnya peranan perpustakaan bagi masyarakat, sehingga Pemko Pariaman membentuk bagian kearsipan dan perpusataan berdiri sendiri.

"Sebelumnya kearsipan dan perpustakaan tergabung dengan dinas lain," sebutnya.

Nanda
200 Mahasiswa Unand KKN di 5 Desa Pariaman
Sekda terima mahasiswa KKN di Balaikota Pariaman. Foto: Nanda
200 lebih mahasiswa Universitas Andalas (Unand) akan jalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lima (5) desa di Kota Pariaman. Mahasiswa kampus Limau Manih yang berasal dari berbagai latar disiplin ilmu itu akan mengabdi dan berbaur dengan masyarakat sejak 4 Juli 2017 hingga 14 Agustus 2017 mendatang.

Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti saat acara serah terima mahasiswa KKN, Selasa (4/7/2017), mengajak mahasiswa peserta KKN di Kota Pariaman dapat mendukung program magrib mengaji. Program itu dilaksanakan rutin dengan melibatkan seluruh pejabat di Kota Pariaman.

"Dengan momen KKN ini diharapkan mahasiswa KKN terlibat dalam kegiatan dan meramaikan masjid dengan aktivitas salat berjemaah dan mengaji," ujarnya.

Ia juga berharap mahasiswa peserta KKN dapat menyumbangkan ilmunya yang didapat di kampus sesuai dengan bidang disiplin ilmu agar diterapkan di tengah-tengah masyarakat. Ia mencontohkan, mahasiswa jurusan ilmu akuntansi, dapat membantu penyusunan keuangan pemdes di lokasi KKN masing-masing.

Dia menekankan agar mahasiswa KKN memahami dan mematuhi aturan di desa setempat. Salah satunya adalah aturan tentang batas hiburan hingga pukul 12.00 WIB.

"Hal tersebut harus menjadi acuan bagi peserta KKN jika melaksanakan hiburan atau pentas seni di Kota Pariaman," jelasnya.

Wakil Rektor I Universitas Andalas, Dahfianus, mengatakan, program KKN Universitas Andalas tahun 2017 dilaksanakan dengan tiga program. Tiga program tersebut yaitu KKN PPM reguler, program KKN Nagari Development Center (NDC) dan program KKN Tematik yang dipusatkan di 7 desa di Kota Pariaman.

Ia merinci 5 desa tersebut adalah Desa Sikapak Barat, Desa Marunggi, Desa Pungguang Ladiang, Desa Pauah Kuraitaji dan Desa Cubadak Mentawai.

Ia juga meminta agar mahasiswa peserta KKN PPM dan NDC di Kota Pariaman dapat mendukung dan menyelaraskan program KKN dengan program Pemko Pariaman.

"Mahasiswa peserta KKN PPM Reguler dan KKN NDC dan Tematik harus mematuhi segala aturan yang berlaku di daerah lokasi KKN," tandasnya.

Nanda
Dibantu Alat Sonar, Mukhlis Harap Kapal Patroli Polres Pariaman Ditemukan

Pulau Ujuang -- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman ditemani Kepala BPBD Yaminurizal tinjau lokasi tenggelam kapal patroli milik Polres Pariaman yang tenggelam Kamis lalu, Senin (3/7/2017). Menggunanakan kapal BPBD, ia berada di sekitaran Pulau Ujuang --lokasi karamnya kapal yang menurut Kapolres Pariaman sedang dalam misi pemberian bantuan itu.

Mukhlis terlihat serius mendengar pengisahan kronologis karamnya kapal senilai Rp600 juta itu dari Kasat Pol Air Polres Pariaman setiba di lokasi. Di lokasi Mukhlis juga seksama melihat proses pencarian menggunakan teknologi sonar pendeteksi kapal.

Terlihat pula para penyelam dan tenaga lainnya dari SUPM Pariaman, sedang sibuk mendeteksi keberadaan kapal tersebut.

"Kita telah mengerahkan penyelam yang ada di Dinas Perikanan Kota Pariaman dan UPTD Penyu untuk membantu pencarian kapal patroli yang tenggelam. Tetapi karena arus bawah laut yang deras, tim penyelam tersebut belum dapat menemukan keberadaan kapal hingga saat ini," kata Mukhlis.

Melalui tenaga SUPM menggunakan alat sonar, Mukhlis berharap keberadaan kapal patroli Pol Air Pariaman, dapat ditemukan.

Saking seriusnya, Mukhlis menanyakan mekanisme evakuasi jika kapal tersebut ditemukan. Ia menanya secara rinci pengangkatan kapal ke permukaan kepada tenaga ahli yang terlibat dalam proses pencarian itu.

Cukup lama di lokasi tersebut, Mukhlis bertolak ke Pulau Ujuang dan Pulau Angsoduo. Ia melihat langsung keadaan di dua pulau yang sering dikunjungi para wisatawan tersebut.

Terlihat dalam rombongan itu keluarga James Nazmi, owner Safari Inn Hotel and Cottage Pariaman, serta Keluarga Takaya San dari Jepang.

Juned/OLP
Hari Perdana Masuk Kerja, Mukhlis Ajak ASN Bijak Menggunakan Medsos

Hari perdana masuk kerja ASN Pemko Pariaman pasca libur/cuti bersama lebaran 2017, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menggelar Halal bi Halal di Pendopo Walikota, Senin (3/7/2017).

Pada kesempatan itu Mukhlis mengajak seluruh ASN yang ada di lingkup Pemko Pariaman untuk lebih giat dalam bekerja selepas Ramadhan dan libur lebaran. Ia meminta ASN meningkatkan etos kerja dan mengambil hikmah selama perjuangan 1 bulan ramadhan menjalankan ibadah puasa.

"Ada beberapa hal yang kita dapat selama pelatihan di bulan Ramadhan. Mulai dari kesehatan dengan berpuasa, menghindarkan dari sikap yang tercela seperti bergunjing, iri, dengki dan sombong, dan sikap suka berbagi kepada sesama," ujarnya.

Mukhlis Rahman juga mengingatkan kepada para ASN untuk menghindari berita hoax yang marak saat ini. Ia meminta ASN bijak menyikapi setiap hal yang ada di media sosial, sehingga tidak gampang untuk percaya dan ikut mensharenya.

"Jangan mudah percaya setiap postingan yang ada di media sosial, baik FB, WA, instagram maupun Twitter sebelum kita cek dan ricek terlebih dahulu. Jangan langsung membagikan berita yang tidak dapat kita pertanggung jawabkan," pungkasnya.

Halal bi halal merupakan kegiatan rutin masuk kerja perdana setiap habis cuti lebaran. Para ASN saling bersalam-salaman satu sama lain. Hadir saat itu Wakil Walikota Genius Umar, Sekda Indra Sakti beserta sejumlah Kepala SKPD lainnya.

Juned/OLP
Modal Syahrul Jika Terpilih Komandoi BPBD atau DP3APPKB Pariaman
H. Syahrul, SKM, M.Kes
H. Syahrul, SKM. M.Kes, mungkin bukanlah nama yang asing bagi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman. Pria yang kini menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Kota Pariaman itu merupakan salah seorang peserta lelang jabatan eselon II yang dilaksanakan oleh Pemko Pariaman.

Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara dan Paska Sarjana Manejemen Kesehatan Universitas Indonesia itu, memilih mendaftar pada dua jabatan dari 11 posisi jabatan eselon II yang dilelang. Dua posisi yang dia daftar yaitu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan/Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3APPKB). Dua posisi yang dia daftar tersebut dianggap linear dengan latar belakang pendidikan bidang kesehatan dan pengalamannya di bidang penaggunalangan bencana.

Pria kelahiran Pariaman 3 Oktober 54 tahun silam itu juga aktif di bidang organisasi kemanusian dan pembinaan masyarakat. Ia tercatat sebagai Wakil Ketua Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pariaman. Sepak terjangnya di bidang kebencanaan terlihat cakap saat penangulangan gempa 2009 Kota Pariaman di mana saat itu ia menjabat sekretaris di PMI. Reputasi dalam penanggulangan bencana telah terbentuk dalam karakter kepemimpinannya hingga kini.

Latar belakang pendidikan bidang kesehatan dan pengalaman pada organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, kemanusian dan penanganan bencana, merupakan modal mengelola salah satu dari dua dinas yang jabatan pimpinannya ia daftar.

Sebagai peserta lelang jabatan di dua posisi tersebut, ia pun telah menyiapkan program unggulan yang juga telah ia sampaikan dalam presentasinya dalam proses lelang jabatan waktu itu.

“Tenaga medis adalah komponen penting masa krisis paska bencana. Karena bantuan kesehatan bagian dari recovery paska bencana terjadi,” sebut dia.

Menurutnya, Kota Pariaman yang terletak pada kawasan zona mitigasi tsunami dan rawan bencana gempa, mendesak untuk dibangun sejumlah shelter. Selain itu titik evakuasi masyarakat saat terjadinya musibah gempa dan jika disertai tsunami, dengan adanya shelter, secara psikologis akan memberikan rasa percaya diri bagi masyarakat yang tinggal pada zona merah tsunami, agar tidak terus was-was. Jika diamanahi sebagai Kepala BPBD, pembangunan shelter menjadi salah program utama dia kelak.

"Paling tidak dua per kecamatan. Kalau bisa lebih, khususnya bagi daerah zona merah, atau kawasan yang jaraknya kurang dari 500 meter dari bibir pantai," ungkap Syahrul.

Ia menilai, pembangunan shelter perlu kegigihan. Dana untuk pembangunan perlu digagai di pemerintah pusat. Hal itu perlu disegerakan sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat.

Pengetahuan masyarakat terhadap kebencanaan di Kota Pariaman ia nilai cukup baik. Hal itu ditandai dengan adanya desa siaga bencana hampir di setiap desa dan kelurahan. Dalam penangulangan kebencanaan, penguatan SDM harus sejalan dengan sarana dan prasarana penunjang. Di samping itu, BPBD juga memerlukan koordinasi erat dengan instansi dalam pemerintahan dengan instansi vertikal.

"Karena ini menyangkut keselamatan manusia, sedari itu sebanyak mungkin stakeholder mesti erat koordinasinya. Saya pikir kapan perlu diperkuat dengan peraturan daerah," sambung pria beristrikan dokter gigi itu.

Sebagai sebuah wilayah yang secara geografis berada di pertemuan dua lempeng penyebab gempa bumi yang berpotensi tsunami, Syahrul menilai jabatan Kepala BPBD merupakan ujung tombak bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Jabatan tersebut mesti diisi oleh orang yang berpengalaman dalam penanggulangan kebencanaan.

"Saya berdomisili di Kota Pariaman dan kurang dari 500 meter dari bibir pantai sehingga saya memahami sikap kesiagaan. Apa yang saya sosialisasikan ke masyarakat saat pasca gempa 2009, saya aplikasikan di kehidupan sehari-hari. Lihat saja arah parkir kendaraan di rumah saya, semua hadap depan. Itu sikap kesiagaan," imbuhnya.

Perihal kenapa ia mendaftar sebagai kepala DP3APPKB, juga dilatar belakangi disiplin ilmu dan pengalaman. Ia tidak akan mendaftarkan diri di dinas yang bukan keahliannya.

Menurut Syahrul, persoalan perempuan dan anak, merupakan persoalan yang mesti ditangani dengan lebih serius. Angka perceraian yang tinggi dan keterlibatan anak dalam rantai hitam narkoba menjadi motivasi baginya untuk menduduki kursi satu DP3APPKB.

"Angka perceraian yang tinggi merugikan kaum perempuan dan anak. Kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual pada anak masih saja terjadi. Hal ini perlu sebuah sikap dan kebijakan untuk menekan terjadinya hal tersebut," sebutnya.

Dinas DP3APPKB, kata Syahrul tidak bisa hanya mengandalkan diri sendiri. Dinas perlu menjalin koordinasi dalam berbagai tindakan di lapangan dengan sejumlah pihak. Misalnya dengan tenaga relawan perlindungan perempuan dan anak, kelompok dasa wisma, dinas sosial dan tenaga kerja, serta dengan BNK dan pihak kepolisian terkait kasus anak tersandung narkoba.

Pemasaran narkoba saat ini, ungkap Syahrul tidak lagi menyasar konsumen berdasarkan status sosial saja, namun merambah kepada anak-anak. Anak-anak gampang diimingi dan cepat terpengaruh.

"Narkoba adalah musuh bersama yang mesti diberantas ke akar-akarnya. Agar anak-anak terselamatkan dari narkoba, anak harus banyak berkegiatan positif di luar sekolah," tuturnya.

Sanggar-sanggar tempat anak berhimpun dalam kegiatan positih, jelas Syahrul mesti diperbanyak. Untuk itu mesti ada kerjasama dengan pihak sekolah dan masyarakat desa. Jika anak disibukan dengan kegiatan bermanfaat, karakternya akan terbentuk dan terbentengi dari pengaruh negatif.

"DP3APPKB merupakan dinas penting dalam menjawab tantangan itu. Peran seluruh pihak mencegah agar tidak ada anak-anak yang terjerumus penyalahgunaan narkoba. Bukan hanya pemerintah saja. Koordinasi lintas instansi harus kokoh," ia menegaskan.

Peredaran narkoba di tingkat anak-anak ia identifikasi masuk melalui kelompok sosial anak-anak. Narkoba yang dikonsumsi oleh anak-anak, dipastikan juga dibawa oleh anak yang terlibat penyalahgunan narkoba ke dalam kelompok sosial bermainnya hingga meracuni anggota kelompok sosial bermain lainnya.

"Hal ini harus dilakukan pengawasan yang ketat terhadap kelompok bermain anak-anak sebagai protektif dari ancaman narkoba," cetusnya.

Selain pencegahan narkoba, perlindungan terhadap perempuan pun akan menjadi prioritasnya jika kelak mengisi jabatan itu.

Korban kekerasan dalam rumah tangga, tingginya angka perceraian, disebabkan banyak faktor --namun tidak terlepas dari faktor ekonomi. Kaum perempuan perlu bimbingan dan keterampilan di bidang ekonomi. Perempuan mesti bisa menjadi istri yang baik, berketerampilan dan tonggak kokoh bagi suami dan anak.

"Jika diberikan amanah oleh atasan memimpin instansi, salah satu di dua dinas itu, saya sudah punya program kerja yang terukur, rasional. Itulah modal yang saya miliki," pungkasnya.

Nanda/OLP
Belum Ketemu, Tim Gabungan Kembali Selami Dasar Laut Cari Kapal Patroli Karam

Pulau Ujuang -- Tim gabungan Polres Pariaman, Basarnas Sumatera Barat, BPBD Kota Pariaman beserta penyelam dari Tabuik Diving Club Pariaman akan melanjutkan upaya pencarian kapal patroli tipe C-4 Satpol Air Polres Pariaman, Senin (3/7) siang.

Kapolres Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto di Pariaman mengatakan, pencarian kapal patroli yang tenggelam pada Kamis (29/6) silam, akan difokuskan pada titik dekat lokasi tenggelamnya kapal tersebut.

"Saat ini ada sebuah bongkahan yang kita duga sebagai lokasi atau objek kapal yang tenggelam. Untuk memastikan maka kita fokuskan penyelaman pada objek tersebut," ujarnya.

Benda yang diduga bangkai kapal tersebut berada perairan Pulau Ujuang pada kedalaman 20 meter di bawah laut. Meski belum yakin 100 persen, pihaknya optimis akan menemukan kapal karam itu.

Kuatnya arus bawah laut, sambung Bagus, ia kuatirkan akan menyeret benda yang diduga bangkai kapal itu.

Menurut dia, upaya pencarian juga akan terkendala oleh kondisi bawah laut yang keruh dan membatasi jarak pandang tim selam.

"Kondisi air di bawah laut agak keruh, sehingga jarak pandang tim selam terbatas," sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih sedang melakukan pencarian. Kapal patroli berharga ratusan juta itu karam akibat dihantam gelombang saat hendak menyalurkan bantuan ke sebuah kapal.

Nanda
Sampah Laut Ganggu Aktivitas Snorkeling Wisatawan di Pulau Angsoduo
Penyewaan paket snorkeling di Pulau Angsoduo diserbu pengunjung. Foto: Nanda
Angso Duo -- Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pulau Angso Duo Pariaman selama libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah, berdampak terhadap peningkatan penyewaan alat snorkeling di pulau itu.

Anton Chaniago, 36 tahun, salah seorang penyedia penyewaan alat snorkeling di Pulau Angso Duo mengatakan, permintaan pengunjung akan alat snorkeling mengalami peningkatan tajam dibandingkan dengan hari biasanya.

Menurutnya, jika hari biasanya permintaan paket snorkeling oleh pengunjung hanya sekitar 10 paket, libur lebaran mengalami peningkatan hingga 150 persen --30 paket sehari.

Meski dalam momen liburan dan panen orderan, pihaknya mengaku tidak menaikkan tarif paket sewa alat snorkel. Untuk menggunakan paket snorkel lengkap yang terdiri dari masker, snorkel, pelampung, kaki katak, pengunjung cukup menyewa Rp50 ribu/jam.

"Harganya tetap untuk paket lengkap snorkeling. Pengunjung hanya membayar Rp50 ribu saja, sama tarifnya dengan hari biasa," sebut Anton, Sabtu (1/7/2017) di Pulau Angso Duo.

Dikatakannya, terkadang pengunjung yang bersnorkeling mengeluhkan adanya sampah yang berserakan di air laut. Sampah bekas kotak mie instan, botol air mineral menganggu aktivitas snorkeling yang dilakukan pengunjung di Pulau Angso Duo.

"Ada pengunjung membuang sampah sembarangan, padahal sudah ada tong sampah. Kadang-kadang pengunjung sedang snorkeling menemukan sampah," ulasnya.

Meski ada peningkatan dari hari biasa, sebut dia dibandingkan tahun sebelumnya, permintaan pengunjung paket snorkel jauh menurun.

"Lebaran tahun ini rata-rata 30-an paket, dibandingkan libur lebaran tahun kemarin bisa sampai 60 paket malah," pungkasnya.

Nanda
Kapal Patroli Tenggelam, Polres Pariaman Rugi Rp600 Juta
Pencarian dilakukan dengan bantuan menyelami lautan. Foto: Nanda
Pulau Ujuang -- Kapolisian Resor (Polres) Pariaman bersama BPBD Kota Pariaman dibantu nelayan sekitar, masih melakukan pencaharian terhadap kapal patroli C-4 Satuan Polisi Air Polres Pariaman yang tenggelam, Kamis (29/6) siang.

Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto dalam keterangan persnya di Mapolres setempat, Sabtu (1/7/2017) siang menerangkan, pencarian kapal dilakukan sejak hari Jumat (30/6), sehari setelah tenggelamnya kapal yang dikemudikan oleh Aipda Martias tersebut.

"Tenggelamnya kan sekitar pukul 15.00 WIB. Dengan alasan keamanan, pencaharian dilakukan esok harinya," ujar dia.

Sebelumnya, kapal patroli tipe C-4 Satpol Air Polres Pariaman yang dikapteni oleh Aipda Martias tenggelam setelah dihempas gelombang setinggi 1,5 meter ketika melakukan pemindahan bantuan logistik air bersih kepada kapal KLM Amanda Indah yang mengalami kerusakan mesin di perairan Pulau Ujuang, Kota Pariaman.

"Kapal patroli C-4 merapat untuk memindahkan air menggunakan wadah derigen, tiba-tiba kapal dihempas gelombang setinggi 1,5 meter dari buritan kapal dan memenuhi seluruh lambung kapal," jelasnya. Selanjutnya kapal yang sarat muatan tersebut langsung tenggelam ke dasar lautan.

Ia menambahkan, proses pencarian saat ini terkendala kuatnya arus bawah laut, sehingga posisi kapal yang tenggelam terseret arus dan berpindah-pindah.

Kapal patroli Satpol Air tipe C-4 merupakan satu dari dua kapal patroli yang dimiliki oleh Polres Pariaman. Kapal bertugas menjaga situasi kamtibmas di perairan, wilayah Polres Pariaman.

Tenggelamnya salah satu kapal patroli Polres Pariaman, kata Bagus, tidak akan mengurangi penjagaan kamtibmas di wilayah perairan Polres Pariaman. Meski berkurangnya jumlah kapal patroli, patroli dapat dioptimalkan dengan melibatkan Pemko Pariaman.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diprediksi mencapai Rp600 juta.

Nanda
Sebar SMS Aduan Pelayanan Wisata, Mukhlis: "Jangan Main-Main dengan Saber Pungli!"

Memasuki H+3 liburan hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah/2017, Pesta Pantai Pariaman berjalan dengan aman dan lancar. Pengunjung saat lebaran di pantai teramai di Sumbar itu menikmati berbagai wahana permainan, wisata ke pulau hingga menyantap aneka kuliner spesifik Pariaman yang banyak dijual pedagang.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyebut pihaknya telah meningkatkan pelayanan dari tahun sebelumnya. Berbagai regulasi yang dibuat pihaknya berdampak pada kelancaran berbagai pelayanan.

"Pengunjung yang datang sudah disediakan tempat parkir dengan tarif yang sudah ditentukan. Tak ada pungli dan kapal wisata berjalan sesuai dengan SOP serta kuliner dengan standar yang terjangkau oleh pengunjung," ungkap Mukhlis di Pantai Gandoriah saat start lomba perahu hias, Selasa (27/6/2017).

Pemerintah kata dia, selalu mengawasi oknum-oknum petugas yang memanfaatkan keramaian pengunjung untuk meraih keuntungan pribadi dengan cara ilegal. Wisatawan diimbau untuk menyampaikan keluhan dan ketidaknyamanan kepada petugas di posko keamanan di pantai Gandoriah.

Tertangkapnya petugas parkir pada H+2 lebaran di Lapangan Merdeka, imbuh Mukhlis, menandakan pengawasan berjalan dengan baik. Semua itu berkat laporan dari masyarakat.

Ia mengimbau para petugas jangan bermain-main dalam menjalankan tanggungjawab. "Kita sudah punya Saber Pungli yang akan menindak bila menjalankan tugas tidak sesuai aturan. Selain posko pengaduan pengunjung dapat melaporkan kejadian atau ketidaknyaman terhadap pelayanan wisata pada nomor SMS pengaduan masyarakat  082390595656," pungkas orang nomor satu di Kota Pariaman itu.

Juned/OLP
Dihempas Ombak Gandoriah, Bocah 8 Tahun Patah Tulang
Misel dirawat di RSUD Pariaman. Foto: Nanda
Gandoriah -- Satu orang pengunjung pantai Pariaman mengalami patah tulang saat berenang di Pantai Gondariah Pariaman, Selasa (27/6/2017) siang.

Misel, bocah berusia 8 tahun, wisatawan asal Kota Pekanbaru, Riau, mengalami patah tulang pada bagian lengan kiri setelah terhimpit kakaknya saat berenang di pantai.

Peristiwa itu berawal saat Misel dan kakaknya Refal, 12 tahun berenang bersama di Pantai Gondariah. Namun Refal yang saat itu kaget saat tiba-tiba ombak besar menghantamnya terhempas. Kuatnya gelombang membuat Refal tidak dapat mengendalikan diri hingga menghimpit lengan sang adik. Akibatnya, Misel yang mengalami patah tulang langsung dilarikan ke RSUD Pariaman.

Mendapati peristiwa tersebut Wakapolres Pariaman, Kompol Nofriadi Zen mengimbau pengunjung yang membawa anak-anak untuk berhati-hati saat bermain di Pantai Gondariah.

"Bagi pengunjung yang bawa anak-anak, harus ekstra hati-hati dan mengawasi anak-anak saat bermain di pantai. Dikuatirkan kejadian hal yang seperti ini bisa terjadi kepada siapa saja. Maka dari itu para orangtua wajib mengawasi," ujarnya.

Dikatakannya, melalui pusat informasi di Pos Pengamanan Pantai Gondariah, pihaknya terus menyampaikan imbauan kepada pengunjung untuk hati-hati saat bermain di pantai.

"Kita terus imbau pengunjung melalui pusat informasi setiap saat untuk berhati-hati. Sekarang yang menonjol adalah anak hilang," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Walikota Pariaman Genius Umar telah mengimbau kepada seluruh pengunjung Pantai Pariaman untuk tidak mandi-mandi laut di tempat yang telah dilarang oleh pemerintah. Sepanjang pantai Pariaman menurutnya belum diperbolehkan oleh pemerintah untuk kawasan mandi, apalagi bagi anak-anak.

"Kita sudah pasang plang larangan mandi bagi pengunjung dan ini wajib dipatuhi," ujarnya.

Beberapa lokasi juga sudah dijaga oleh petugas dari BPBD Kota Pariaman. Lokasi rawan tersebut tersebar di beberapa titik di sepanjang pantai Pariaman.

Nanda/OLP
Saber Pungli Pariaman Sita 9 Blok Tiket ke Pulau Tanpa Retribusi
Genius Umar apresiasi kinerja Tim Saber Pungli
Gandoriah -- Pemko Pariaman respon temuan karcis penyeberangan ke Pulau Angso Duo tanpa porporasi, yang ditemukan oleh Satgas Saber Pungli Kota Pariaman hari Senin, 26 Juni 2017 kamarin.

Porporasi merupakan lobang kecil pada karcis yang membentuk kode dan huruf sebagai tanda berlakunya karcis yang dikeluarkan Pemko Pariaman. Tanda tersebut untuk membedakan tiket asli dan palsu.

Dalam pertemuan, Selasa (27/6/2017) siang di Pos Pengamanan Operasi Ramadniya 2017 di Pantai Gondariah dihadiri langsung Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Sekdako Pariaman, Plt Badan Keuangan Daerah Kota Pariaman dan jajaran kepolisian Polres Pariaman, hal tersebut dibahas serius.

Ketua Satgas Saber Pungli Kota Pariaman, Kompol Nofriadi Zen didampingi Kasat Intelkam Polres Pariaman, Iptu Syafruddin, menjelaskan, dari hasil pertemuan dan keterangan dari pihak terkait, diketahui bahwa 2 blok tiket tersebut diedarkan petugas pengelola jasa penyeberangan dari 9 blok yang dicetak.

Tiket yang dicetak oleh salah satu perusahaan asuransi tersebut diedarkan oleh petugas tanpa dibubuhi porporasi dari Badan Keuangan Daerah. Akibatnya, retribusi dari karcis yang terjual tidak tercatat dalam keuangan daerah.

“Ada temuan dari tim, begitu kita sampaikan kepada Pemko langsung direspon cepat,” ujar Kompol Nofriadi.

Selain menemukan tiket tanpa porporasi, satgas saber pungli Kota Pariaman juga menemukan 69 blok karcis penyeberangan Pulau Angso Duo yang telah kadaluarsa cetakan 2016 diedarkan pada tahun 2017. Karcis sebanyak 121 blok yang dicetak dan diporporasi pada 2016.

“Peredaran karcis tanpa porporasi ini tentu tidak tercatat di Badan Keuangan Daerah,” sambungnya.

Sebagai solusi ke depan, Satgas Saber Pungli Pariaman menyarankan agar pencetakan karcis penyeberangan Pulau Angso Duo diambil alih oleh BKD Pariaman dan dilakukan pembaharuan karcis secara periodik untuk menghindari pemalsuan.

Sementara itu, karcis kadarluarsa dan dan tanpa porporasi yang terlanjur beredar menjadi tanggung jawab pengelola dan petugas yang mengedarkan untuk menyetorkan retribusi untuk keuangan daerah Kota Pariaman.

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar mengapresiasi langkah Satgas Saber Pungli atas temuan beredarnya tiket penyeberangan pulau tanpa porporasi.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi cepat terhadap temuan itu untuk segera dilakukan beberapa perbaikan.

Terhadap temuan beredarnya tiket tanpa porporasi, pihaknya akan mendalami hal tersebut. “Jika ditemukan unsur pelanggaran, maka akan ada sanksi untuk setiap pelangaran tersebut,” pungkasnya.

Nanda
Lomba Kapal Hias, Pesta Pantai Pariaman Kian Semarak
Lomba kapal hias di halaman Pantai Gandoriah
Gandoriah -- Pilisi Resor Pariaman (Polres Pariaman) menggelar festival perahu hias di Pantai Gondariah, Pariaman, Selasa (27/6/2017). Kegiatan yang dimulai hari ini, masih akan berlangsung hingga H+7 lebaran Idul Fitri atau hingga akhir Pesta Pantai di Kota Pariaman. 
Kapolres dan Genius Umar perhatikan jalannya lomba kapal hias


Kapolres Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, mengatakan, iven festival perahu hias merupakan upaya cipta kondisi Polres Pariaman mendorong agar nelayan dan pengusaha kapal wisata penyeberangan pulau lebih memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan wisata saat melakukan penyeberangan.

Turut dihadiri oleh Asisten Deputi Kementerian Pariwisata (Asdep Kemenpar) RI, Raseno Arya


Ia juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut sekaligus memotivasi dan merangsang nelayan dan pengusaha kapal wisata untuk sadar wisata dengan menerapkan SOP penyeberangan.

"Melalui kegiatan ini sebetulnya kita menggugah pihak terkait dengan pelayanan penyeberangan bahwa keselamatan dan keamanan itu adalah terpenting dalam pelayanan wisata. Salah satunya adalah mengikuti SOP yang ditetapkan," ujarnya usai melepas rangkaian pawai kapal nelayan.

Bagus dalam penyampaiannya berniat untuk menjadikan festival perahu hias tersebut diselenggarakan rutin tiap tahun. Bukan sebatas peringatan Hut Bhayangkari, namun menjadi kalender wisata di Kota Pariaman.

"Kita siap jadikan ini iven rutin tiap tahun. Jika memang Pemko Pariaman ada niat menjadikan kalender wisata, kita siap memfasilitasi dan insya Allah akan lebih meriah dengan peserta dari luar Pariaman juga," ulasnya.

Diungkapkannya, dari hasil pengecekan dan monitoring kapal wisata penyeberangan di Kota Pariaman, masih ditemukan beberapa unit kapal yang beroperasi tidak sesuai dengan SOP. Namun kapal tersebut telah dihentikan operasionalnya sementara, hingga dipenuhinya fasilitas penunjang keamanan dan keselamatan kapal.

"Penyeberangan pulau adalah soal jiwa, makanya setiap kapal harus dilengkapi fasilitas penunjang keamanan dan keselamatan penyeberangan. Dan aspek keamanan dan keselamatan merupakan bagian dari penemuhan sapta pesona pariwisata," pungkasnya.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman didampingi Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengapresiasi langkah Polres Pariaman mengadakan festival perahu hias di Pantai Gondariah Pariaman. Iven itu ia harapkan dapat membangun kesadaran dari pelaku usaha penyeberangan pulau dalam mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penyeberangan pulau.

"Kita sangat berterimakasih kepada jajaran Polres Pariaman yang menyelenggarakan festival perahu hias. Tentunya kita berharap iven ini dapat membangun paradigma masyarakat bahwa keselamatan dan keamanan hal utama yang diberlakukan dalam pelayanan penyeberangan pulau," ujarnya.

Menurutnya, iven ini bukan sebatas festival keselamatan dan keamanan penyeberangan saja namun memiliki daya tarik wisata di Kota Pariaman. Ia berniat mengangkat festival perahu hias menjadi iven rutin kalender wisata Kota Pariaman.

"Acara ini bukan hanya festival biasa, tapi bisa kita angkat menjadi iven rutin dalam kalender wisata Kota Pariaman, tentunya dikemas dengan lebih menarik dan peserta jauh lebih banyak. Sepertinya tahun depan bisa kita angkat iven ini," sebutnya.

Adapun kriteria yang dinilai pada lomba tersebut adalah kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung dan kelayakan kapal, surat izin, serta keindahan penampilan dari kapal wisata itu sendiri.

Nanda
Lebaran Kedua, 1.100 Wisatawan Kunjungi Pulau Angsoduo
Dermaga Pulau Angso Duo
Angso Duo -- Memasuki H+2 lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah mulai terjadi peningkatan kunjungan wisatawan yang berlibur ke Pulau Angso Duo Pariaman. Pulau Angso Duo yang terus dibenahi oleh Pemko Pariaman sejak beberapa tahun terakhir ini, mengundang penasaran wistawan yang dominan pemudik berkunjung ke sana.

Salah seorang wisatawan asal Pekanbaru, Riau, Ade Wiratana mengatakan kunjungan ke Pulau Angso Duo merupakan pertama kali dia sejak pulau itu dioptimalkan sebagai objek wisata oleh Pemko Pariaman. Menurutnya, banyak perubahan di lokasi tersebut dibanding saat ia berkunjung pada liburan lebaran tahun  2013.

"Sekarang jauh lebih bersih, apalagi sudah ada dermaga dan jasa permainan air. Wisata ke Pariaman jauh lebih nyaman," ujarnya, Senin (26/6/2017), di Pulau Angso Duo..

Ia juga membandingkan pengelolaan penyeberangan ke Pulau Angso Duo yang telah dikelola secara baik oleh Pemko Pariaman di banding masa lalu.

Kepala Seksi Pengawasan dan Perizinan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Fatma, mengatakan, kunjungan wisatawan pada hari kedua lebaran mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan hari pertama lebaran.

Berdasarkan data manives penyeberangan yang direkapnya, sudah tercatat 1.100 wisatawan mengunjungi ke pulau Angso Duo pada hari ini.

"Ada dua titik penyeberangan yang dikelola oleh Pemko, dari 1.100 pengunjung, 600 wisatawan menyeberang melalui Dermaga Muaro, 500 orang menyeberang melalui Pantai Gondariah," ujarnya.

Menurut dia, kunjungan di hari kedua ke Pulau Angso Duo meningkat dibandingkan hari pertama lebaran yang tidak lebih dari 200 orang wisatawan.

"Dibandingkan hari kemarin jauh peningkatannya, mungkin karena sudah lebaran semua," ujarnya.

Puncak kunjungan wisatawan di Kota Pariaman menurutnya tetap akan bertahan hingga akhir lebaran yakni pada H-7, Minggu 2 Juli mendatang.

Nanda
Pasca Teror, Polisi Pariaman Pertebal Pengamanan Mapolres
Kapolres saat kunjungi Pos Pam Ops Ramadniya di Pantai Gandoriah. Foto: Nanda
Gandoriah -- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto menginstruksikan personil Polres Pariaman melakukan penebalan pengamanan Mapolres Pariaman.

Langkah tersebut merupakan antisipatif atas peristiwa aksi teror terhadap anggota kepolisian di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6/2017) lalu yang menewaskan 1 orang anggota polisi yang tengah bertugas.

Selain peningkatan pengamanan Mako, ia menginstruksikan agar personil yang bertugas juga meningkatkan pengamanan diri masing-masing personil. Penggunan perlengkapan pengamanan diri adalah salah satu cara mengantisipasi serangan teror yang dialamatkan kepada petugas berseragam.

"Meskipun pengamanan dengan standar tinggi, personil tetap harus melakukan pelayanan masyarakat secara optimal dan humanis," ujarnya saat meninjau Pos Pengamanan Operasi Ramadniya 2017 di Pantai Gondariah, Senin (26/6/2017) siang.

Ia juga berpesan agar anggota dalam melakukan tugas secara berkelompok. Mantan Kapolres 50 Kota itu, juga mengungkapkan keprihatinan dan berduka atas tewasnya polisi dalam serangan teror tersebut.

Ia menganggap polisi sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan kepastian dan menjaga kamtibmas di Indonesia. Serangannya tersebut sesungguhnya juga bentuk ancaman pelaku teror terhadap negara, bukan hanya kepada lembaga kepolisian.

"Bukan hanya polisi yang diserang, tapi negara, karena polisi dibentuk oleh negara," ulasnya.

Ia berharap serangan tersebut tidak terjadi di Sumatera Barat, khususnya wilayah hukum Polres Pariaman.

Nanda
Ubah Harga Tiket, Juru Parkir Lapangan Merdeka Diamankan Polisi
Wakapolres beri nasehati I agar tidak mengulangi perbuatannya. Foto: Nanda
Kapolisian Resor Pariaman amankan seorang pria inisial I, 30 tahun ke Pos Pelayanan Operasi Ramadniya di Pasar Ampek Nagari Pariaman, Senin (26/6/2017) pukul 12.00 WIB. I yang merupakan petugas juru parkir itu, diamankan polisi setelah kedapatan merubah tarif parkir yang tertera pada karcis kendaraan roda empat (4) dari Rp3000 menjadi Rp10.000 per unit.

Wakapolres Pariaman Kompol Nofriadi Zen didampingi Kasat Intelkam Polres Pariaman Iptu Syafruddin, mengatakan, pengamanan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari salah seorang masyarakat ke pos pelayanan. Setelah mengamankan dan membuat surat pernyataan, I akhirnya kembali dilepaskan petugas.

"Usai mendapatkan teguran dan membuat pernyataan yang bersangkutan kita lepaskan kembali," ujarnya.

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan, diketahui I sengaja melakukan perubahan terhadap harga karcis/tiket retribusi parkir untuk kendaraan roda empat yang semula senilai Rp3.000 menjadi Rp10.000 menggunakan pulpen, untuk mendapatkan untung besar.

"I dan juru parkir lainnya juga kepala parkirnya telah dipanggil ke Posyan Pasar Pariaman dan dimintai keterangannya," terangnya.

Ditambahkannya, dari keterangan I, karcis retribusi tersebut telah ia berlakukan kepada 2 (dua) orang pengguna parkir.

Dalam kesempatan itu, Kompol Nofriadi mengingatkan petugas parkir di Kota Pariaman untuk memungut tarif parkir secara legal. Jika masih terdapat praktik pungli termasuk di kawasan wisata, ia akan menindak tegas pelakunya.

"Jika masih melakukan praktik pungli, jangan menyesal jika tertangkap tim saber pungli," tegasnya.

Nanda