10 July 2017

[Berita Utama] Polres Pariaman Luncurkan Tim Pegasus di Hut Bhayangkara

Alai Gelombang -- Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pariaman larut bergoyang bersama seluruh personil Polres Pariaman dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-71 di Polres Pariaman, Senin (10/7/2017) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, tampak bergabung Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Ketua Pengadilan Negeri Pariaman Admiral, Kasi Intel Kejari Pariaman Okta, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto dan jajaran SOPD Kota Pariaman dan pejabat teras Polres Pariaman.

Seluruh undangan peringatan HUT Bhayangkara terlihat sangat fasih menirukan gerakan dance diiringi musik khas timur, gemu famire yang diperagakan oleh salah seorang instruktur.

Selain bergoyang bersama, undangan juga disuguhi penampilan atraksi ilmu bela diri Bintara Remaja Polres Pariaman. Menambah khidmat HUT Bhayangkara, ditutup dengan zikir dan doa bersama seluruh personil Polres Pariaman.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pariaman secara resmi meluncurkan tim Penanganan Khusus (Pegasus) 3CN Polres Pariaman sebagai optimalisasi tim 3CN.

AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto usai upacara HUT Bhayangkara di Polres Pariaman, mengatakan bahwa Polri terus melakukan pembaharuan dalam melakukan fungsi kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

“Kita terus melakukan pembaharuan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Polisi sebagai bentuk repsentatif negara hadir di tengah masyarakat menjadi kamtibmas,” ujarnya.

Dalam momen ulang tahun Polri ke-71, ia terus memompa semangat dan jiwa ksatria personil Polres Pariaman dalam melaksanakan tugas mulia sebagai anggota Polri. Terkait dengan segala resiko bahkan kehilangan nyawa saat bertugas.

Ia menegaskan pihaknya tidak gentar dalam melaksanakan tugas kepolisian di tengah ancaman dan serangan kelompok teroris yang menargetkan personil polisi. Menghadapi hal tersebut, ia berpesan agar anggota meningkatkan kewaspadaan, namun tetap mengedepankan humanis.

“Personil Polri harus bangga diberikan tanggung jawab dan amanah melaksanakan tugas untuk menjaga pelayanan kamtibmas. Jangan takut dengan segala resiko menjalankan tugas,” tegasnya.

Hubungan Erat Polres dan Pemko

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengatakan bahwa hubungan Polres Pariaman dengan Pemko Pariaman berjalan dengan baik. Ia menilai Polres Pariaman telah memenuhi pemberian rasa aman kepada masyarakat yang ada di Kota Pariaman, khususnya selama operasi Ramadniya lebaran Idul Fitri silam.

Ia berharap dukungan dari Polres Pariaman untuk membackup terkait keamanan untuk melaksanakan program Pemko Pariaman.

Genius berkata, berbagai upaya bersama antara Pemko Pariaman Polres Pariaman dan pihak terkait lainnya, telah dijalankan di banyak bidang. Upaya penjagaan kamtibmas dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Pariaman telah terlaksana dengan baik.

“Kita banyak terlibat dalam kegiatan bersama, penciptaan keamanan dan upaya pemberantasan narkoba di Kota Pariaman. Semua dilakukan secara bersama,” ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya tengah bekerjasama dengan Polres Pariaman untuk memanfaatkan kearifan lokal Pariaman untuk optimalkan situasi kamtibmas di wilayah Kota Pariaman.

“Kita sedang meramu bagaimana teknis pembinaan Dubalang dan Barakai. Koordinasi hingga tingkat terendah antara Babinkamtibasmas dengan dubalang dan barakai akan mengoptimalkan penjagaan keamanan di desa-desa,” ulasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin memuji kepemimpinan AKBP Bagus Suropratomo sebagai Kapolres Pariaman.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh mantan Kapolres 50 Kota itu yang dekat dengan masyarakat, menjadikan setiap upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas didukung oleh masyarakat.

"Ke depan tentu kita berharap lebih erat lagi. Kita percaya Polres Pariaman profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," sebutnya.

Mardison terkesan dengan operasi lebaran 2017. Polres Pariaman mampu menekan angka kecelakaan lalu-lintas, kriminal dan perbuatan melawan hukum lainnya selama hari pusat keramaian tersebut.

"Kinerja Pak Bagus sesuai namanya, bagus dalam menjaga keamanan selama libur lebaran 2017," pungkasnya.

Nanda/OLP

18 June 2017

Buka Bareng, Nasdem Pariaman Umumkan Hasil Survey Tertinggi Para Calon

Bakal calon (balon) Walikota Pariaman Genius Umar, memiliki elektabilitas atau tingkat keterpilihan tertinggi dalam hasil survey internal yang dilakukan oleh Partai Nasdem. Survey tahap pertama yang dilakukan setelah pembukaan pendaftaran dan penjaringan balon oleh DPD Partai Nasdem Kota Pariaman itu, menunjukkan bahwa Genius Umar mengungguli elektabilitas balon lain yang ikut mendaftar ke Pantai Nasdem.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komando Pemenangan Wilayah Sumatera Barat Partai Nasdem, Endre Saiful, Sabtu (17/6/2017) usai acara berbuka puasa bersama DPD Partai Nasdem Kota Pariaman dengan seluruh kader partai, anak yatim, anak asuh dan para lansia.




Meskipun memiliki elektabilis tertinggi, kata Endre, namun hal itu belum menjadi jaminan bahwa Partai Nasdem akan mengusung Genius Umar sebagai calon walikota Pariaman pada Pilkada 2018 mendatang. Menurutnya, kondisi politik yang dinamis dan cenderung berubah, bukan jaminan elektabilitas bagi seorang calon akan selalu di atas.

“Kita realistis dalam pengusungan calon, kita tentu mempertimbangkan banyak hal, salah satunya yaitu survey calon. Nah, untuk saat ini berdasarkan hasil survey internal paska pembukaan pendaftaran dan penjaringan calon Walikota Pariaman di Pantai Nasdem, bakal calon petahana menempati elektabilitas yang tertinggi dibanding bakal calon lainnya."
 

"Namun kita akan melakukan survey dua kali lagi dan survey yang terakhir pada September adalah penentunya. Jadi belum jaminan, kalo sekarang elektabilitasnya tinggi," sambungnya.

Terkait hasil penjaringan bakal calon yang dilakukan pada pertengahan April 2017 silam, kata dia telah dalam proses verifikasi berkas di tingkat DPW. Jika telah selesai pemberkasan di DPW, ia akan membawa berkas tersebut untuk diverifikasi di tingkat DPP.

"Proses berkas yang kemarin (balon yang mendaftar) sudah diproses di tingkat DPW, nanti kalo sudah selesai langsung saya bawa ke DPP untuk diverifikasi dan dilakukan fit and proper test oleh DPP," jelasnya.

Ia menuturkan, sebagai partai pemenang ketiga di Kota Pariaman, Nasdem tidak akan memaksakan kadernya untuk tetap diusung pada Pilkada mendatang. Realisme yang dikedepannya, memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pendaftar yang memiliki kelayakan, pepatutan dan elektabilitas yang tinggi atau yang diterima oleh masyarakat.

"Kita tidak memaksankan kader kita harus menjadi calon walikotanya, namun jika hasilnya kader kita, tentu kader. Namun kita realistis saja, jika tidak sebagai calon walikota, tentu sebagai calon wakil walikota saja," dia menjelaskan.

Menanggapi hal itu, bakal calon yang telah mendaftar ke Partai Nasdem, Genius Umar, menyambut baik prinsip realisme yang menjadi dasar Partai Nasdem memutuskan mengusung balon walikota Pariaman pada Pilkada ke depan. Menurutnya, hal itu korelasi parpol memenangkan Pilkada Kota Pariaman dengan pemilu legislatif 2019 mendatang. Rasionalisasi pengusungan calon yang tepat akan menguntungkan parpol saat bertarung pada pemilu legislatif.

"Partai Nasdem akan sangat realisitis dalam mengusung calon kepala daerah yang berbasis survey. Tentu dengan korelasi antara kemenangan Pilkada 2018 dengan kemenangan Pileg 2019. Parpol pengusung tentu tidak akan sembarangan mengusung calon pada Pilkada. Saya pikir Partai Nasdem sangat tegas dengan hal itu," ujarnya.

Dikatakan Genius, komunikasi serius yang ia bangun dengan pengurus dan kader Partai Nasdem merupakan bentuk keseriusannya untuk diusung sebagai calon walikota Pariaman. Apalagi, Partai Nasdem merupakan salah satu partai pendukung saat ia mendampingi Walikota Pariaman Mukhlis Rahman pada Pilkada Kota Pariaman 2013 silam.

Dengan pengalaman sebagai Wakil Walikota Pariaman selama satu periode, ia yakin akan dapat melanjutkan kemajuan pembangunan.

"Saya komunikasi dengan semua pimpinan parpol, seperti yang telah lama saya lakukan sebelumnya. Nasdem sebagai Parpol yang memiliki basis masa yang jelas, tentu saja akan memiliki pertimbangan yang matang dalam menentukan calon yang akan diusung," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Kota Pariaman Dewi Fitri Deswati mengatakan, paska dibukanya pendaftaran dan penjaringan bakal calon wali/wakil walikota Pariaman pada April 2017 silam, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik lainnya. Beberapa parpol secara nasional yang tergabung di dalam koalisi pemerintah, seperti Partai Hanura dan Partai PDI Perjuangan telah mengarah kemungkinan terjadinya koalisi dalam Pilkada yang tahapannya akan dimulai September 2017 itu.

"Komunikasi politik dengan sejumlah tokoh parpol yang kebetulan secara nasional juga dibarisan pendukung pemerintah. Dengan pimpinan DPC Hanura Kota Pariaman dan DPC PDI Perjungan, kita juga sudah jajaki kemungkinan koalisi," ungkap Dewi.

Sebagai satu-satunya bakal calon perempuan di Partai Nasdem, Dewi mengaku siap jika parpol akhirnya menunjuk ia sebagai calon yang akan diusung partai. Jika hal itu terjadi, dirinya akan bertarung habis-habisan.

"Kita telah siapkan sejumlah strategi pemenangan. Jika partai mengamanahkan saya bertarung di Pilkada, tentu saja akan bertarung habis-habisan," tegasnya.

Meski dirinya merupakan ketua di partai besutan Surya Paloh itu, Dewi mempersilahkan jika ada balon lain memasang atribut partai pada baliho mereka. Hal itu menurutnya sangat baik mengingat Partai Nasdem partai yang terbuka dan nasionalis.

"Sudah ada baliho para balon yang menggunakan logo Nasdem. Kita Persilahkan," ucapnya.

Sekitar 500 orang hadiri acara buka bersama yang digelar oleh Partai Nasdem di kantor setempat Jl Jendral Sudirman Simpang Sianik, Jawi-Jawi, Pariaman Tengah.

Di samping bukber bersama kader partai dan masyarakat, Nasdem juga menyantuni puluhan anak yatim, lansia dan janda terlantar. Ratusan paket lebaran dibagi-bagikan kepada ratusan masyarakat yang hadir.

Untuk anak yatim, lansia dan janda, pihak Nasdem juga menyerahkan amplop berisi uang. Pada kesempatan itu, kepada penerima beasiswa Nasdem, dilakukan pelunasan uang masuk kuliah dan jaminan pembiayaan kuliah hingga meraih sarjana.

"Ini bentuk rasa terima kasih Partai Nasdem kepada masyarakat Pariaman. Ini rutin kita lakukan tiap tahunnya. Kepercayaan masyarakat kepada Nasdem telah dibuktikan dengan perolehan tiga kursi di DPRD, hal itu tidak boleh kita abaikan. Bersama masyarakat, kita yakin Nasdem akan lebih dipercayai ke depannya," kata Dewi.

Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman dari fraksi Nasdem Syafinal Akbar menambahkan bahwa setiap kader baik yang duduk di dewan dan pengurus lainnya akan mendukung penuh pemenangan paslon yang nantinya diusung oleh Nasdem.

Karena Nasdem sudah memiliki pakem dalam pengusungan calon melalui survey, ia menjamin tidak akan ada kecemburuan kader jika pada akhirnya calon yang diusung dari kalangan internal.

"Jika sudah diputuskan partai, semua kader sudah berkomitmen mendukung penuh. Baik pada calon internal maupun dari kalangan eksternal. Kita memiliki target yang jelas dan realistis pada Pilkada nanti," sebutnya.

Mekanismen survey yang dijalankan partai dalam berbagai tahapan, membuktikan keseriusan Nasdem dalam menentukan sikap dalam Pilkada. "Nasdem akan tetap bersama rakyat. Yang diinginkan rakyat, itu lah yang akan kami usung dan perjuangkan untuk menang," pungkasnya.

Nanda/OLP

17 June 2017

Satpol PP Bersama TNI/Polri Jamin Keamanan Wisatawan Berlebaran di Pariaman

Setiap Hari Raya Idul Fitri, Pemko Pariaman selalu menghelat Pesta Pantai. Pesta pantai yang sudah menjadi agenda rutin tiap tahunnya itu, salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam memeriahkan liburan hari raya yang tahun ini melebihi satu minggu itu.

Terkait pengamanan pesta pantai, Dinas Satpol PP/Damkar Kota Pariaman akan menurunkan personilnya di sejumlah lokasi keramaian dan destinasi wisata. Pengamanan dimulai dari tanggal 25 Juni hingga 2 Juli 2017.

Kepala Dinas Satpol PP/Damkar Kota Pariaman, Handrizal Fitri, Sabtu (17/6/2017), di Pariaman, mengatakan bahwa pihaknya akan menurunkan sebanyak 106 personil yang akan ditempatkan di sejumlah tempat. Personil akan dibagi sesuai dengan porsi masing-masing tempat.

Pengamanan liburan lebaran, kata Handrizal, juga melibatkan polisi dan TNI. Mereka akan melakukan koordinasi selama masa itu terkait berbagai gangguan keamanan. Hal itu dilakukan untuk menjamin kenyamanan masyarakat berhari raya selama 9 hari di Pariaman.

"Selain 106 personil Satpol PP, Polres Pariaman juga menerjunkan 50 personil ditampah 30 anggota TNI Kodim 0308/Pariaman," ungkap Handrizal.

Gabungan personil tersebut akan menyebar di beberapa lokasi. Di antaranya di Pantai Gandoriah, Pantai Cermin, Taman Anas Malik, Pantai Kata dan Pantai Pauh. Selain melakukan pengamanan di wilayah pantai, Satpol PP juga akan ditempatkan di Pasar Pariaman dan Pulau Angsoduo.

Handrizal berkata bahwa skenario pengamanan meliputi zona parkir, zona wisata dan pengawasan terhadap pedagang agar tertata dengan baik.

"Semuanya bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi wisatawan selama liburan hari raya di Pariaman," pungkasnya.

Sementera itu Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar mengimbau masyarakat agar menyambut hari raya dengan kesederhanaan. Sikap yang berlebihan menurutnya akan mengaburkan kefitrahan Idul Fitri itu sendiri.

"Kemudian jangan memakai perhiasan yang berlebihan, apalagi di pusat keramaian selama hari raya. Hal ini dapat mengundang tindak kriminal," sebutnya.

Syafinal memuji Satpol PP dibawah kepemimpinan Handrizal Fitri yang dinilainya tegas dan persuasif dalam melakukan setiap tindakan di lapangan.

"Dengan adanya tim pengamanan bersama TNI/Polri kita berharap selama liburan hari raya, Kota Pariaman selalu aman dan membuat betah wisatawan," tandasnya.

OLP

14 June 2017

Selama Ramadhan Mardison Tarling dan Bersuling Tiap Hari

Bakal Calon Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin jadikan momentum Ramadhan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menjemput aspirasi masyarakat. Hal itu diwujudkannya dalam bentuk kegiatan tarawih keliling “tarling” dan subuh keliling “suling” di masjid dan surau se Kota Pariaman.

Dua masjid atau surau dikunjungi setiap hari oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Pariaman itu. Kegiatan yang telah dimulai pada awal Ramadhan, dijadwalkan akan berakhir pada malam terakhir pelaksanaan tarwih berjamaah atau sehari sebelum takbiran Idul Fitri 1438 Hijriah.

Dijelaskannya, kegiatan tarwih dan subuh keliling itu telah memasuki tahun ketiga, karena telah dimulai pada bulan Ramadhan tahun 2015 silam.

“Program tahunan kita sebetulnya. Dalam kegiatan ini konsepnya adalah beribadah yang utama, sambil menjalin silaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat Kota Pariaman atau pewujudan dari hablum minanlllah wa hablum minannas,” ujarnya singkat usai melaksanan tarwih berjemaah di Masjid Kampung Baru, Kota Pariaman, Selasa (13/6/2017).

Dalam berbagai kesempatan, sebut pria yang juga Ketua DPRD Kota Pariaman ini, ia terus mengajak masyarakat untuk mensukseskan program Pemko Pariaman dalam meningkatkan mental spiritual generasi muda ke arah yang lebih religius.

“Kita ajak masyakat untuk sukseskan program magrib mengaji dan subuh mubarok. Dua program ini tentu sangat baik untuk meningkatkan dan mengarahkan mental-spritual masyarakat kita,” ulasnya.

Ia juga memotiasi masyarakat untuk tetap mempertahankan semangat ibadah Ramadhan pada bulan-bulan setelahnya.

“Meskipun Ramadhannya berakhir, bukan berarti semangat ibadahnya kendur. Tapi semangat ibadahnya juga harus lanjut, jangan rajinnya pas waktu Ramadhanya saja,” ujarnya memotivasi.

Nanda

8 June 2017

Fraksi Gerindra Soroti Pilkades Serentak Yang Menyisakan Persoalan

Mangguang -- Fraksi DPRD Kota Pariaman menyampaikan pandangan umum terhadap Nota Keuangan Walikota Pariaman mengenai Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016, Kamis (8/7/2017) di Gedung DPRD Kota Pariaman, Mangguang.

Dalam rapat paripurna dipimpin oleh Ketua Mardison Mahyuddin didampingi Wakil Ketua John Edwar dan Syafinal Akbar, dihadiri Walikota Mukhlis Rahman, segenap anggota DPRD, Sekda, Kepala SOPD dan undangan lainya.

Secara berurutan pandangan umum disampaiakan oleh Fraksi Bulan Bintang Amanat dengan juru bicara Arizal, Fraksi Nurani Pembangunan dengan juru bicara Nasril, Fraksi Golkar dengan juru bicara Ali Bakri, Fraksi Gerindra dengan juru bicara Fitri Nora, dan Fraksi  Nasdem dengan juru bicara Jonasri.

Secara keseluruhan Fraksi menyampaikan apresiasi raihan prestasi terhadap LKPD pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sumbar. Fraksi juga secara umum menyampaikan berbagai pandangan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan kondisi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Di antaranya Fraksi Bulan Bintang Amanat melalui juru bicaranya Arizal. Ia berharap kepada pemerintah agar melakukan pembenahan sarana wisata yang ada di Pantai Gandoriah.

"Diharapkan pelaksanaan pembangunan yang ada disana, dilakukan secara cepat dan berkualitas terutama di sektor perparkiran," ujarnya.

Fraksi Gerindara yang disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi Fitri Nora menyoroti masalah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. 


Menurutnya pesta demokrasi tingkat desa itu menimbulkan sedikit persoalan di desa yang melaksanakan Pilkades, karena kurangnya sosialisasi regulasi terkait dengan Pilakdes dari pemerintah daerah.

“Pemerintah diharapkan lebih proaktif lagi melakukan sosialisasi, kalau perlu kita belajar dengan pihak-pihak yang berwenang dalam penyelenggaraan pemilu seperti Pileg, Pilgub dan Pilpres, agar tidak timbul persoalan di tengah-tengah masyarakat. Supaya pemilhan yang kita laksanakan berkualitas,” harap Fitri Nora.

Sementara itu Ketua DPRD Mardison Mahyuddin mengatakan agenda selanjutkan mendengarkan jawaban walikota terhada pandangan umum fraksi tersebut, yang akan dilaksanakan Jumat  besok (9/6/2017).

TIM

7 June 2017

Mukhlis Sampaikan LKPD 2016, Mardison Puji Raihan WTP

Mangguang -- DPRD Kota Pariaman melaksanakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan Walikota Pariaman tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 yang disampaikan oleh Walikota Mukhlis Rahman, Rabu (7/6/2017) di Gedung DPRD Kota Pariaman.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, didampingi Wakil Ketua Jonh Edwar dan Syafinal Akbar. Hadir Wakil Walikota Genius Umar, Forkopimda, Sekda, Kepala SOPD dan undangan lainnya.

Mukhlis Rahman mengatakan LKPD Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 sudah diperiksa oleh BPK RI perwakilan Sumbar dengan meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi serupa kata dia sudah empat kali diraih, namun baru kali ini secara berturut-turut pada tahun anggaran 2015 dan tahun anggaran 2016.

Prestasi WTP kata Mukhlis berkat kerja keras prangkat daerah didukung oleh kerja sama yang baik dengan DPRD Kota Pariaman. Dikatakan, ke depannya diharapkan prestasi tersebut dapat dipertahankan, dan bahkan ditingkatkan kualitasnya.

Mukhlis menyebutkan laporan realisasi anggaran Pemko Pariaman tahun anggaran 2016, target pendapatan sebesar Rp599.857.784.593,30 terealisasi sebesar Rp621.535.178.051,91 atau 103,61%.

Dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun 2015 sebesar Rp573.471864.431,50 maka terjadi kenaikan sebesar Rp48.063.313.620,41 atau 8,38%.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2016 target sebesar Rp33.298.813.558,30 realisasi sebesar Rp29.680.784.157,91 atau 89,13%. Jika dibandingkan dengan realisasi PAD tahun 2015 sebesar Rp29.897.289.136,50, mengalami penurunan sebesar Rp216.504.978,59 atau 0,72%. PAD ini terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

“Sedangkan belanja daerah tahun anggaran 2016 target sebesar Rp642.540.177.552,57 terealisasi Rp588.631.493.406,93 atau 91,61%. Jika dibandingkan dengan realisasi belanja tahun 2015 sebesar Rp555.963.445.127,00 terdapat kenaikan sebesar Rp32.668.048.279,98 atau 5,88%,” ujar Mukhlis.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan pihaknya akan menindak lanjuti LKPD Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 dengan agenda rapat-rapat berikutnya sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh undang-undang yang berlaku.
 

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang sudah mampu menyajikan laporan keuangan yang baik sehingga mendapatkan opini WTP dari BPK RI.

Kata Mardison, pihaknya melalui Badan Musyawarah sudah menjadwalkan pembahasan LKPD pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 tersebut. Untuk itu dia meminta pada seluruh pihak yang terkait untuk mematuhi agenda tersebut.

Doni

6 June 2017

Kapolres Pariaman Pererat Silaturahmi dengan DPRD

Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto didampingi Kabag Ops Kompol Abdul Syukur Felani dan Kasat Intel Iptu Syafrudin, berkunjung ke DPRD Kota Pariaman, Selasa (6/6/2017).

Kapolres dan rombongan disambut langsung oleh Ketua DPRD Mardison Mahyuddin didampingi wakil ketua Syafinal Akbar dan John Edwar beserta Ketua Komisi I Riza Saputra, bertempat di ruang kerja Ketua DPRD.

Bagus merupakan kapolres baru yang dilantik pada awal April 2017 lalu. Kunjungan itu menurutnya dalam rangka perkenalan diri sekaligus bersilaturahmi ke lembaga legislatif. Ia meminta dukungan dan sinergi dalam mengemban tugas ke depan kepada dewan dalam rangka mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di tengah-tengah masyarakat Kota Pariaman.

“Polres sesuai tupoksinya mempastikan pemerintahan di daerah berjalan dengan baik. Komunikasi tentu harus terjalin dengan baik. Apalagi sesama unsur Forkopimda, komunikasi sangat diperlukan dalam mewujudkan keamanan masyarakat,” ujar Bagus.

Sementara itu Mardison Mahyuddin mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan tersebut. Ia atas nama lembaga legislatif menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas di Kota Pariaman kepada kapolres. Dewan katadia sangat mendukung kepolisian dalam mewujudkan kondisi yang kondusif di Kota Pariaman.

“Apalagi dalam bulan Ramadhan ini perlu ditingkatkan keamanan dan kenyaman, agar masyarakat khusyuk dalam melaksanakan ibadah puasa. Hal ini tentu perlu di dukung oleh kita semua, baik pihak Polres Pariaman maupun eksekutif dan legislatif,” kata Mardison.

Sebagai bagian dari Forkompimda dirinya memberikan apresiasi kepada Kapolres baru yang mampu memperlihatkan hubungan yang baik. Dia berharap ke depan komunikasi unsur Forkompimda seperti itu bisa ditingkatkan untuk Kota Pariaman yang baik.

Senada dengan Mardison, Syafinal Akbar menambahkan bahwa sesama Forkopimda sudah selayaknya saling komunikasi dan koordinasi antar lembaga. Komunikasi tersebut kata dia sangat berguna bagi kota Pariaman dalam membangun berbagai aspek.

"Diskusi sangat diperlukan antar sesama lembaga Forkopimda. Sebagaimana kita ketahui saat ini negara kita diterpa berbagai isu seperti radikalisme dan tindakan persekusi yang Alhamdulillah hingga saat ini tidak terjadi di Pariaman," kata Syafinal.


TIM

5 June 2017

Resahkan Masyarakat, Pol PP Pariaman Akan Serahkan Pedagang Petasan ke Polisi
Pol PP Pariaman kerjasama dengan kepolisian menangani petasan
Meski sudah melakukan razia sejak hari pertama puasa, Satpol PP Kota Pariaman mengakui masih ada petasan yang dijual oleh para oknum, khususnya di warung-warung kecil di lingkungan Kota Pariaman.

"Benar, kita sudah melakukan investigasi terhadap hal itu. Kita sudah menurunkan intel ke lapangan. Kita secepatnya akan menggelar razia ke tempat-tempat yang dicurigai," ujar Kepala Dinas Satpol PP/Damkar Kota Pariaman, Handrizal Fitri di Balaikota Pariaman, Senin (5/6/2017).

Ia mengatakan, pihaknya melalui puluhan petugas juga telah melakukan pengamanan di 26 masjid di seluruh wilayah Kota Pariaman. Pengamanan dilakukan demi menjamin kenyamanan bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah salat Tarawih dari gangguan petasan.

Menurutnya, tindakan tegas juga akan dilakukan terhadap penjual petasan dengan menindaklanjutinya ke pihak kepolisian.

"Itu ada sanksi pidananya yakni mengganggu ketertiban umum," ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar mengimbau masyarakat lainnya mengawasi penggunaan petasan di lingkungan mereka.

"Kita tahu jumlah personel Pol PP terbatas, kontribusi masyarakat sangat diperlukan untuk melarang penggunaan petasan mengingat bahaya dan gangguan yang ditimbulkannya," kata Syafinal.

Jika melihat ada warung kecil yang menjual petasan, kata Syafinal sebaiknya masyarakat melarang pedagang tersebut. Jika masih membandel bisa dilaporkan ke Satpol PP.

"Jika ada kedai-kedai yang menjual petasan di lingkungan kita, sebaiknya kita tegur agar menyimpan dan tidak menjualnya kepada anak-anak selama bulan puasa. Sebagai sesama warga diperlukan untuk saling mengingatkan, namun jika masih membandel dan berpotensi mengganggu suasana ibadah karena petasan yang dia jual, sebaiknya dilaporkan," pungkas politisi yang dikenal santun itu.

OLP
"Warkel Bandel", Pol PP Pariaman Akan Serahkan ke Pengadilan
Handrizal Fitri saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu
Pemerintah Kota Pariaman akan mengambil tindakan tegas terhadap penjual makanan atau yang biasa disebut pedagang warung kelambu (warkel) yang masih berjualan makanan di saat umat muslim menjalankan ibadah puasa.

"Kita sudah mendapat laporan dari warga, dan dalam minggu ini akan melakukan razia," ujar Kepala Dinas Pol PP/Damkar Kota Pariaman, Handrizal Fitri di Balaikota Pariaman, Senin (5/6/2017).

Ia mengatakan, tindakan tegas berupa menyita dan menyidangkan ke pengadilan negeri pedagang warkel perlu dilakukan untuk memberikan efek jera.

"Dari tahun ke tahun itu saja yang kita urus, sekarang saatnya kita mengambil tindakan hukum," tegas Handrizal.

Ia mengatakan, sejak awal Ramadhan 1438 Hijriyah pihaknya telah melayangkan surat pelarangan jualan makanan siang hari ke seluruh rumah makan dan kedai nasi yang tersebar di seluruh Kota Pariaman. Namun menurutnya ada beberapa oknum yang mengindahkan imbauan tersebut.

"Kita akan jerat dengan Peraturan Daerah Tentang Penyakit Masyarakat dengan ancaman hukuman tiga bulan kurungan beserta denda Rp5 juta. Kita pastikan akan membawanya ke pengadilan," pungkas Handrizal.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mendukung penuh tindakan yang akan dilakukan Pol PP tersebut.

Ia bahkan menganjurkan agar nama-nama pedagang warkel juga diumumkan sekalian untuk memberikan efek jera. Mardison menyayangkan beredar kabar pedagang warkel mendapat bekingan dari oknum masyarakat tertentu dengan menutup-nutupi informasi.

"Saya mendukung penuh penegakan Perda tersebut untuk memberikan efek jera. Hal ini menyangkut norma agama yang tidak bisa ditawar-tawar. Kapan perlu nama pedagang warkel beserta pembekingnya diumumkan di media," pungkas Mardison.

Ketua KNPI Kota Pariaman Riza Saputra mengatakan dari tahun ke tahun sosialisasi dan penindakan sudah dilakukan terhadap pedagang warkel, namun tidak ada yang hingga ke pengadilan. Ia mendukung pelaksanaan efek jera dengan menyidangkan para pedagang warkel itu.

"Sosialisasi dan imbauan terus dilakukan berbagai pihak, baik pemerintah, DPRD, KNPI dan ormas lainnya, namun tetap masih ada pedagang warkel yang membandel. Kami KNPI mendukung tindakan hukum tersebut," kata Riza.

Ia menambahkan, pihaknya di KNPI meski tidak formal namun dalam pelbagai kesempatan selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak berjualan makanan selama bulan suci di siang hari.

"Saya kira semua pihak mendukung tindakan yang akan diambil Pol PP karena ini menyangkut kepentingan ibadah," kata Riza.

OLP

4 June 2017

Bahaya Petasan, Mardison Imbau Peran Aktif Orangtua dan Dubalang
Ilustrasi
Meski penjualan petasan sudah dirazia dan ditertibkan oleh Satpol PP Kota Pariaman, namun mercon yang mengeluarkan dentuman keras itu masih saja tetap meletus di mana-mana di bulan suci Ramadhan 1438 Hijriyah ini.

"Di sinilah peran orangtua dan masyarakat dalam mengawasi anak dan kemenakan kita. Kita mesti sadar bahaya petasan yang banyak merugikan," ungkap Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin di Pariaman, Minggu (4/6/2017).

Ia mengatakan, sudah ratusan kali peristiwa nahas terjadi akibat penggunaan petasan. Ada berakibat kebakaran, serangan jantung bahkan hingga menewaskan manusia seperti yang terjadi di Jawa Barat dan Jawa Timur baru-baru ini.

"Dan puluhan contoh tragis lainnya. Kami mengimbau agar para orangtua menyadari bahaya tersebut pada keselamatan putra-putri mereka. Awasi, jika ada melihat petasan di tangan anak-anak segera hancurkan dengan merendamkannya dengan air. Jangan pula membelikan anak petasan, itu sangat tidak mendidik," sambung Mardison.

Di samping itu, imbuh Mardison, karena setiap desa sudah memiliki keamanan desa, hendaknya disepakati agar lebih pro aktif di saat bulan suci Ramadhan. Ia mencontohkan, para Dubalang bisa melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak ada penggunaan petasan selama bulan suci, terutama saat umat sedang menjalankan tarawih di masjid masjid.

"Dubalang tentu saja juga akan beribadah tarawih, karena itu sebelumnya memberikan sosialisasi. Jika masih ada petasan berbunyi, dan tahu siapa pelakunya, para dubalang bisa memanggil orangtua anak yang meletuskan petasan untuk diberikan peneguran," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Satpol PP/Damkar Kota Pariaman Handrizal Fitri menegaskan akan menindak penjual petasan yang masih membandel selama bulan suci. Pihaknya tidak segan-segan menyita dagangan mereka jika kedapatan berjualan selama bulan suci.

"Kita selalu memantau dan razia, terutama petasan dan warung kelambu. Kita tindak tegas karena sangat mengganggu umat lainnya yang sedang khusyuk menjalankan ibadah," kata Handrizal.

OLP

3 June 2017

Mardison: Persekusi Tidak Terjadi di Pariaman Karena Kecerdasan Sosial Warga

Persekusi lagi ramai dibahas secara nasional. Mulai dari MUI, NU, Komnas HAM hingga tokoh-tokoh masyarakat lainnya melarang keras tindakan persekusi. Persekusi (persecution) adalah perlakuan buruk atau penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain, khususnya karena suku, agama, atau pandangan politik.

Persekusi adalah salah satu jenis kejahatan kemanusiaan yang didefinisikan di dalam Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional. Timbulnya penderitaan, pelecehan, penahanan, ketakutan, dan berbagai faktor lain dapat menjadi indikator munculnya persekusi, tetapi hanya penderitaan yang cukup berat yang dapat dikelompokkan sebagai persekusi.

Dua tindakan persekusi baru-baru ini menyita publik tanah air. Bahkan salah satunya terjadi di Sumatera Barat yakni di Kota Solok yang diduga menimpa seorang dokter akibat postingannya di jejaring sosial yang dinilai kelompok lainnya melakukan penghinaan. Menyikapi tindakan persekusi, Kapolri Tito Karnavian sebagaimana dilansir detikcom menegaskan tindakan persekusi harus ditindak tegas.

Jika tidak mampu menghadapi persekusi, ia tidak segan-segan mencopot Kapolres setempat untuk diganti dengan Kapolres yang berani dan tegas. Hal itu dibuktikan dengan dimutasinya Kapolres Solok AKBP Susmelawati ke Polda Sumbar. Kapolres Solok sekarang dijabat oleh AKBP Dony Setiawan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1408/VI/2017.

Bagaimana dengan Kota Pariaman? Menurut Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin yang sejak lahir hingga kini berdomisili di Pariaman menyatakan tidak pernah terjadi tindakan persekusi, selama yang ia ketahui semasa hidupnya.

"Tidak pernah terjadi semasa saya hidup. Warga Pariaman cerdas secara sosial," kata Mardison di Pariaman saat dihubungi via seluler, Sabtu (3/6/2017).

Pria kelahiran Januari 1969 itu menambahkan, tindakan persekusi merupakan tindakan melawan hukum. Seharusnya jika terjadi penghinaan, pelecehan terhadap suatu kelompok ke suatu kelompok atau individu lain, segera melapor ke polisi. Jangan melakukan tindakan persekusi atau melakukan aksi main hakim sendiri dengan alasan apapun.

"Laporkan ke polisi biar polisi yang melakukan tindakan hukum. Negara kita negara hukum yang harus menjadi panglima tertinggi, tidak oleh diabaikan," tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat Pariaman yang dikenal hidup berkerabat atau homogen, sedari dulu mengembangkan hidup bertoleransi yang harmonis. Bahkan non muslim di Pariaman sendiri sejak dulu merasa nyaman dan aman berdomisili di Kota Pariaman.

"Karena masyarakat kita menjunjung tinggi adat istiadat yang mengedepankan persaudaraan dan saling bantu membantu. Penduduk Pariaman mayoritas Muslim tidak pernah sekalipun menyakiti penganut agama lain, apalagi hingga melakukan persekusi terhadap sesama umat Islam. Hal itu saya ketahui sepanjang hidup saya," sambungnya.

Ia menuturkan, kerukunan umat di Pariaman juga tidak terlepas berkat dorongan pemerintah. Pemerintah bersama DPRD menurutnya selalu mengajak masyarakat melaksanakan ibadah dengan melahirkan program program yang Islami. Pemerintah juga dalam berbagai kesempatan menurut dia juga mengajak masyarakat hidup rukun dan menjauhi sikap intoleransi yang dapat mengancam persatuan kerukunan umat.

"Alhamdulillah warga Pariaman taat hukum. Warga Pariaman memaknai kebersamaan sebagai sesuatu yang selalu dijunjung tinggi, dan hal itu tercermin dari kebiasaan gotong-royang masyarakat yang tinggi, bahkan hingga badoncek yang hingga kini masih lestari," pungkasnya.

OLP
TSR Sumbar Puji Masjid di Kota Pariaman Selalu Dipenuhi Jamaah
Kolonel Asep (kiri) serahkan bantuan TSR ke pengurus masjid disaksikan walikota Mukhlis dan ketua DPRD Mardison Mahyuddin


Dua Tim Safari Ramadhan (TSR) Provinsi Sumatera Barat pimpinan Sekdaprov Ali Asmar kunjungi Masjid Raya Pauh di Desa Pauh Barat, Pariaman Tengah, Jumat malam (2/6/2017). TSR Sumbar lainnya pimpinan Danrem 032 Wirabraja diwakili Kolonel Inf. Asep Afandi, bersama rombongan, mengunjungi Masjid Taqwa di Desa Sikapak Timur.

Sebelumnya menuju masjid, kedua tim TSR Sumbar itu dijamu buka bersama oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman di rumah dinasnya.

Kepala Seksi Teritorial Korem 032 Wirabraja Kolonel Inf. Asep Afandi didampingi Walikota Mukhlis, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin dan ustad penceramah Mukhlis Bahar langsung menuju Masjid Taqwa Sikapak Timur untuk melaksanakan salat Isa dan Tarawih.

Asep sempat memuji aktivitas ibadah di masjid itu yang dipenuhi jamaah. Ia memuji pemimpin Pariaman yang selalu gencar mengajak warganya menjalankan ibadah, mulai dari program magrib mengaji hingga subuh mubaroqah.

"Semangat masyarakat untuk beribadah tidak terlepas dari dukungan pemerintah. Semua ini merupakan nikmat Allah yang patut kita syukuri," ungkap Asep.

Dengan terciptanya suasana Islami di Pariaman, ia berharap agar masyarakat tetap kompak dan hidup rukun. Jauhkan sikap intoleransi yang menimbulkan perpecahan.

"Kita semua jangan terpengaruh atas sikap intoleransi umat yang saat ini begitu mengkhawatirkan akibat tidak terseleksinya efek media sosial yang berkembang cepat,” sebut Asep.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman yang juga Ketua Masjid Taqwa Sikapak Timur mengatakan hal yang sama. Ia mengimbau masyarakat memperkuat tali silaturahmi, baik antara sesama masyarakat maupun sesama warga.

Ia mengatakan momen kunjungan TSR ke masjid itu diharapkan mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sehingga dapat meningkatkan ketaqwaan dan berlomba-lomba dalam beribadah dan meramaikan masjid.

Mukhlis berkata bahwa pihaknya telah memprogramkan magrib mengaji dan subuh mubaroqah untuk menciptakan generasi muda Pariaman yang berakhlaq dan qurani. Ia berharap ke depan tidak ada lagi masyarakat Pariaman yang buta baca Alquran, apalagi hingga tidak hapal bacaan salat.

"Kami tidak akan bosan-bosan mengajak warga kami ke jalan Allah. Kewajiban kami mendekatkan warganya kepada Allah SWT," pungkasnya.

Di akhir kunjungannya, TSR Sumbar memberikan bantuan untuk Masjid Taqwa sebesar Rp20 Juta. Uang secara sibolis diserahkan oleh Asep kepada pengurus masjid disaksikan oleh walikota.

Phaik/OLP

22 May 2017

Akan Masuki Tahapan Pilkada Pariaman, KPU Gelar Audiensi dengan DPRD

Mangguang -- Pimpinan bersama segenap anggota DPRD​ Kota Pariaman menerima audiensi KPU Kota Pariaman, Senin (22/5/2017) di ruang kerja Ketua DPRD Kota Pariaman. Rombongan dari KPU dipimpin oleh Ketua Boedi Satria bersama seluruh anggota dan beberapa staf dari sekretariat KPU. Audiensi terkait dengan pimilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Kota Pariaman.

Ketua DPRD Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, mengatakan pihaknya sangat mendukung dan mendorong KPU dalam mensukseskan pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2018 di Kota Pariaman. Bentuk dukungan itu pihaknya melalui badan anggaran bersama pemerintah, sudah menyetujui anggaran yang diajukan oleh KPU.

"Kita ingin pemilihan kepala daerah di Kota Pariaman ini berjalan dengan lancar dan sukses. Makanya kita sepakat menyetujui seluruh anggaran yang diusulkan oleh KPU sesuai kebutuhannya sebesar Rp14,3 miliar," ujar Mardison.

Selain itu pihaknya juga mengapresiasi langkah KPU melakukan audiensi ke legislatif. Menurut politisi Golkar itu dengan adanya audiensi ini, dewan mengetahui apa saja tahapan yang dilakukan KPU dan dewan juga akan bisa menjelaskan ketika ada masyarakat yang bertanya.

Sementara itu Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria, menyampaikan pihaknya masih menunggu draf rancangan undang-undang​ pemilu yang sedang dibahas dan disahkan oleh DPR --baru tahapan dimulai. Namun walaupun demikian dia bersama devisi, sudah mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan tahapan Pilkada yang akan dilalui. Agar ketika peraturan perundang-undangan itu disahkan, KPU bisa langsung bekerja.

"Pilkada serentak akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 dan Pileg (pemilihan legislatif) dilaksanakan serentak dengan pilpres (pemilihan presiden) pada tanggal 14 Juni 2019. Tahapan ini baru draf rancangan undang-undang yang sedang dibahas oleh pansus DPR, belum disahkan," ujar Boedi.

Sesuai draf itu Pilkada serentak se-Indonesia akan dilaunching pada tanggal 14 Juni 2017. Kalau undang-undang nya sudah disahkan dan diparipurnakan, imbuh Boedi, KPU Kota Pariaman sudah bisa langsung bekerja melakukan tahapan Pilkada.

Disebutkan, sesuai ketentuan bahwa untuk calon walikota dan wakil walikota Pariaman yang maju melalui jalur Partai Politik, membutuhkan 4 kursi di legislatif dan untuk calon perseorangan membutuhkan dukungan sebanyak 5.905 KTP.

Doni

21 May 2017

Jelang Ramadhan, Ratusan Pengunjung Bersihkan Makam Keluarga di TPU Pauh

Pauh Barat -- Jelang bulan suci Ramadhan 1438 Hijriyah/2017 Masehi, ratusan peziarah kunjungan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Limau Kapeh di Desa Pauh Barat, Pariaman Tengah.

Peziarah selain dari kalangan masyarakat wilayah Pariaman sekitarnya, ada pula yang sengaja datang dari perantauan.

"Umumnya saudara kita yang ziarah membersihkan makam dan berdoa di makam sanak famil dan kerabat mereka," ujar Ketua TPU Limau Kapeh, Syafinal Akbar di Pauh Barat, Minggu (21/5/2017).




Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman itu menambahkan, selain peziarah, pemuda Pauh Barat juga aktif bergotong royong membersihkan area TPU dari semak belukar.

"Agar makam terlihat bersih dan indah. Dengan bersihnya area makam dari semak belukar, memudahkan peziarah untuk membersihkan makam keluarga mereka," sambung Syafinal yang juga ikut bergoro itu.

Ramainya makam oleh peziarah, juga mendatangkan rezeki bagi warga sekitar. Alpin (27), pemuda Pauh Barat kerap membantu peziarah membersihkan makam keluarga mereka. Alpin bersama pemuda lainnya tidak mematok imbalan jasa mereka.

"Alhamdulillah jika dikasih, tidak pun tak apa-apa. Sekalian kita beramal," kata Alpin.

Selain berkah rejeki bagi yang membantu peziarah membersihkan makam, pemuda setempat juga mengatur kendaraan pengunjung di area parkir depan TPU tersebut. Mereka tidak mematok nominal jasa parkir, tapi menerima secara sukarela bila ada yang memberikan.

OLP

20 May 2017

Maju Pilkada, Mardison Siapkan PAW dan Ketua DPRD Pengganti dari Golkar

Ketua DPD Golkar Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin telah resmi mendaftar sebagai bakal calon Walikota Pariaman melalui Partai Nasdem Kota Pariaman, Sabtu (20/5/2017) siang. Ia mendaftar di hari terakhir di partai yang memiliki tiga kursi di DPRD Kota Pariaman itu.

Selain didampingi kader DPD Partai Golkar Kota Pariaman, Mardison juga didampingi keluarga dan organisasi sayap partai berlambang pohon beringin itu.

Ia mengaku, pendaftaran melalui partai Nasdem pada "last time" tahapan pendaftaran, dikarenakan pihaknya harus melakukan kajian dan berkoordinasi dengan DPP, DPW, keluarga dan masyarakat sebelum memutuskan maju sebagai balon kepala daerah.

"Kita maju sebagai calon kepala daerah, tentu tahapan awalnya adalah menerima dukungan dari masyarakat dan harus dilakukan kajian terlebih dahulu. Alhamdulillah, setelah menempuh itu semua, akhirnya dengan dukungan masyarakat, hari ini secara resmi mendaftar ke Partai Nasdem," jelasnya.

Terkait visi dan misi sebagai balon, Mardison mengaku tidak memiliki visi dan misi yang sederhana. Kebijakan pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis pariwisata akan ia terapkan jika terpilih. Segala kebijakan pemerintah sekarang yang dirasakan baik oleh masyarakat, akan terus dilaksanakan.

Menjadi kepala daerah di Kota Pariaman, imbuhnya, bukanlah sebatas menjadi walikota ataupun wakil walikota. Menurutnya, menjadi keduanya sama saja memberikan kewenangan untuk berbuat lebih banyak untuk masyarakat.

"Menjadi kepada daerah itu, tidak sebatas menjadi walikota atau wakil walikota saja, penempatan saya menjadi calon walikota ataupun calon wakil walikota tergantung keinginan masyarakat, karena kedua-duanya sama untuk berbuat kepada masyarkat," ungkapnya.

Partai Golkar sendiri, sebut Mardison juga akan membuka pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota Pariaman periode 2018-2023. Pendaftaran baru akan dibuka setelah Golkar Pariaman rampungkan pemilihan ketua DPD Golkar yang baru.

"Musda Golkar Pariaman direncanakan digelar dalam bulan puasa. Setelah periode kepengurusan baru terpilih, kita buka pendaftaran calon," ujar Mardison.

Mardison menyebut akan ada pergantian antar waktu di DPRD Kota Pariaman saat ia telah ditetapkan oleh KPU Pariaman sebagai calon kepala daerah.

"Keputusan maju sebagai calon kepala daerah harus ada yang dikorbankan. Jabatan sebagai ketua DPRD dan anggota DPRD sesuai amanat undang-undang harus ditinggalkan," ucapnya.

Karena ada kekosongan di DPRD tersebut, pihaknya telah menyiapkan kader pengganti antar waktu yakni Life Iswar, hingga nama Ketua DPRD Kota Pariaman yang baru.

"Ali Bakri Insya Allah akan menjabat ketua DPRD," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pariaman, Dewi Fitri Deswati mengatakan partai Nasdem Kota Pariaman telah menjalin koalisi dengan PDI Perjuangan, Partai Hanura Kota Pariaman. Koalisi yang terbangun pada tiga partai tersebut, kata dia memiliki kesamaan komitmen menjalankan politik tanpa mahar dalam pengusungan balon pada Pilkada Kota Pariaman.
   
Meskipun telah membentuk koalisi dan telah memenuhi kuota perolehan kursi di DPRD sebagai syarat pengusungan satu pasangan calon walikota, namun kata Dewi, koalisi yang ia bangun masih membuka koalisi dengan parpol lainnya yang memiliki komitmen politik tanpa mahar.

"Koalisi Nasdem Nurani Perjuangan telah memiliki 6 kursi di DPRD Kota Pariaman telah memenuhi persyaratan pengusungan bakal calon, namun jika Partai Golkar dengan 3 kursi di DPRD ikut bergabung dalam koalisi tersebut akan merubah persentase menjadi 45 persen. Dengan 9 orang anggota DPRD Kota Pariaman yang akan bergerak merupakan potensi besar dalam pemenangan," rincinya.

Menghadapi Pilkada terutama pungut hitung, kata Dewi, DPD Partai Nasdem telah menyiapkan mesin partai untuk memenangkan pasangan calon. Sebanyak 618 saksi pada Pilkada 2018 mendatang akan dikerahkan Nasdem untuk pemenangan dan pengamanan perolehan suara paslon yang diusung.

"Belum lagi kontribusi dari koalisi," pungkasnya.

Nanda/OLP
Maju Calon Kepala Daerah, Ratusan Pendukung Iringi Mardison Mendaftar ke Nasdem

Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin diiringi ratusan pendukungnya, resmi mendaftarkan diri ke Kantor DPD Partai Nasdem Kota Pariaman, di Jl Jenderal Sudirman, Simp. Sianik, Jawi-Jawi Pariaman Tengah, Sabtu (20/5/2017). Ia juga didampingi oleh Istri Indriati Mardison, sejumlah tokoh politik, tokoh pemuda dan kader AMPG Golkar Kota Pariaman.

Ia mendaftarkan/menyerahkan berkas sebagai bakal calon kepala daerah di partai yang telah membentuk koalisi Nasdem Nurani Perjuangan Rakyat itu.

"Saya datang dengan niat yang tulus untuk mendaftar, tentu saja sebagai calon kepala daerah," ujarnya. Mardison mengatakan pemilihan frasa "kepala daerah" yang ia kemukan karena walikota dan wakil walikota bermakna satu paket dalam kepala pemerintahan di daerah.

Ia mengapresiasi sistem penjaringan yang dibuat oleh Partai Nasdem yang ia nilai salah satu partai besar di Pariaman itu. Sistem meniadakan mahar di partai tersebut, kata dia wajib ditiru oleh partai lain jika ingin Pariaman dipimpin oleh pemimpin yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat. Peniadaan mahar dalam partai merupakan langkah besar dalam pendidikan politik di masyarakat.

Ketua DPD Partai Golkar Pariaman itu menyebut bahwa hasil Kongres Nasional Partai Golkar di Batam, Kepulauan Riau, 18 Mei 2017 lalu, telah memutuskan bahwa DPD Golkar yang masuk Pilkada serentak Indonesia 2018 agar menjalin koalisi partai di daerah. Partai Golkar mengintrusikan kader di daerah untuk menjalin koalisi dan merangkul partai sebanyak-banyaknya untuk memenangkan Pilkada serentak 2018.

"Parpol di Pariaman harus bersatu mencari sosok pemimpin untuk kepala daerah ke depan. Pada kesempatan ini saya nyatakan siap maju di Pilkada Pariaman 2018. Alhamdulillah kita sudah mendapat rekomendasi partai tingkat DPP dan DPW Golkar," sambungnya.

Ia menyebut bahwa keputusannya untuk maju sebagai calon kepala daerah sudah mendapatkan restu dari keluarga, istri, para sahabat dan dari kader-kader Partai Golkar, baik di tingkat desa dan kecamatan, hingga tingkat DPW dan DPP.

"Untuk itu tentu saja saya siap berkorban dan akan mundur sebagai anggota DPRD Kota Pariaman saat mendaftar ke KPU nanti," sebutnya.

Dirinya mengapresiasi Partai Nasdem Pariaman yang telah membangun koalisi tiga partai untuk Pilkada. Ia menyebut, kondisi politik di Pariaman saat ini mulai memanas dengan berbagai isu jelang Pilkada. Namun ia meyakini Pilkada Pariaman tidak akan memecah belah sebagaimana Pilkada di sejumlah daerah yang masyarakatnya bisa dihasut.

"Suhu politik Pariaman hampir sama dengan DKI, tapi tidak sampai terkotak sebagaimana di DKI. Kita mengedepankan Pilkada badunsanak," imbuhnya.

Dari penelusuran wartawan, diyakini Partai Golkar tingkat pusat akan mengambil ancang-ancang "koalisi nasional" dalam Pilkada menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. "Koalisi nasional" itu mulai dibentuk dalam Pilkada Serentak Indonesia 2018. Golkar diyakini akan membentuk koalisi atas-bawah (button-up).

Partai Golkar sebagai partai sarat pengalaman, dari saat ini telah memantau sejumlah perubahan peta politik di Indonesia pasca Pilkada DKI hingga ke daerah-daerah. Mereka diperkirakan akan memulai kemenangan dari sejumlah Pilkada untuk kemenangan selanjutnya di Pileg dan Pilpres 2019.

"Di Sumatera Barat ada empat daerah masuk Pilkada serentak 2018. DPP Partai Golkar sudah merumuskan strategi untuk mencapai kemenangan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pariaman, Dewi Fitri Deswati, mengatakan sudah lima balon walikota/wakil walikota mendaftar di Nasdem sejak 20 April hingga 1 Mei 2017 lalu. Pendaftarann yang sedianya berakhir 1 Mei itu, atas usul DPW Nasdem Sumbar, diperpanjang hingga 21 Mei.

"Hari ini adalah pendaftaran terakhir di Nasdem. Besok kami tidak menerima lagi pendaftaran dari para calon," ungkap Dewi.

Lima balon yang sudah menyerahkan berkas pencalonan walikota, kata Dewi, adalah Genius Umar, Dewi Fitri Deswati, Azwin Amir dan Mardison Mahyuddin. Hingga saat ini hanya Bahrul Anif yang khusus mendaftarkan diri sebagai balon wakil walikota.

OLP

18 May 2017

Satpol PP Pariaman Akan Tindak Tegas Penjual Petasan dan Warkel di Bulan Suci
Ilustrasi dagang petasan
Pemerintah Kota Pariaman akan mengambil tindakan tegas selama bulan suci Ramadhan 1438 Hijriyah/2017 Masehi, terhadap pelanggaran ketertiban umum yang mengganggu kekusyukan umat muslim beribadah.

Menurut Kepala Dinas Satpol PP/Damkar Kota Pariaman, Handrizal Fitri di Pariaman Tengah, Kamis (18/5/2017), pihaknya awal satu Ramadhan akan melakukan razia gabungan dengan TNI/Polri hingga akhir Ramadahan untuk menindak sejumlah pelanggaran.

"Kita akan menindak tegas penjual petasan, penyakit masyarakat dan warung kelambu yang berdagang siang hari saat umat Muslim menjalankan ibadah puasa," kata dia.

Ia menambahkan, tindakan tegas itu dilakukan karena pihaknya telah lama melakukan sosialisasi.

"Tiap tahun kita lakulan sosialisasi namun masih ada juga yang membandel," sambungnya.

Ia meneruskan, beberapa hari belakangan pihaknya telah memantau aktivitas perdagangan petasan di sejumlah lokasi di Pariaman terutama Pasar Pariaman. Ia mengaku telah ada mengamankan petasan yang dijual bebas pedagang.

"Kemarin kita sudah lakukan razia dan berhasil mengamankan sejumlah petasan yang dijual bebas. Petasan sangat mengganggu kekhusyukan umat Muslim saat menjalankan ibadah dan ketertiban umum," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, mengimbau seluruh lapisan masyarakat saling menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan.

Ia mengingatkan jangan ada oknum masyarakat yang memanfaatkan momentum Ramadhan dengan berjualan nasi selama bulan suci di siang hari.

Ia berkata, bagi yang tidak menjalankan puasa khususnya non Muslim, agar menghormati umat yang puasa dengan tidak makan minum di depan umum siang hari hingga berbuka.

"Mari sama-sama kita jaga suasana damai selama bulan suci Ramadhan. Bagi warkel yang nakal jualan selama bulan suci, jangan salahkan jika Satpol PP mengambil tindakan tegas," kata dia.

OLP

16 May 2017

Mardison, Pendaftaran Balon Wako/Wawako di Golkar Tunggu Arahan DPP

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Pariaman akan membuka pendaftaran Bakal Calon Walikota Pariaman usai pelaksanaan rapat konsolidasi DPD Golkar se-Indonesia di Batam, Kepulauan Riau. Konsolidasi tersebut diikuti oleh pimpinan DPD Golkar yang mengikuti Pilkada serentak periode ke-3 pada Juni 2018 mendatang.

“Besok (17/5) diselenggarakan konsolidasi DPD Golkar yang akan mengikuti Pilkada serentak di Batam, setelah ada petunjuk, kita baru akan buka pendaftaran balon Walikota Pariaman melalui Partai Golkar,” ungkap Mardison di Pariaman, Selasa (16/5/2017).

Hingga saat ini, sebut Mardison, belum ada tanggal pasti kapan pembukaan pendaftaran balon Walikota Pariaman melalui partai berlambang pohon beringin itu. Menurutnya, meskipun beberapa partai besar telah lebih awal melakukan penjarigan dan membuka pendaftaran balon, proses penjaringan bukanlah suatu keterlambatan bagi partai Golkar. Sistem rekruitmen balon walikota/wakil walikota yang dilakukan Golkar, imbuhnya, sangat ketat dengan berbagai pertimbangan.

“Rekrutmen parpol terhadap pasangan bakal calonlon walikota/wakil walikota ini sangat penting. Jika parpol salah mengusung pasangan calon, tentu calon yang akan memimpin juga dapat menjalankan amanat sesuai dengan mestinya,” ucapnya.

Ia mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk dari pusat, yang jelas Golkar Kota Pariaman akan mengusung calon pada Pilwako Pariaman 2018 mendatang.

"Namun tentu harus sesuai dengan petunjuk pusat,” sebutnya lagi.

Dalam kesempatan itu juga, Mardison yang juga menjabat sebagai ketua DPRD Kota Pariaman itu menegaskan bahwa dirinya siap untuk maju sebagai calon Walikota Pariaman pada 2018 mendatang --sesuai dengan dukungan dan keinginan masyarakat kepada dirinya.

“Jika masyarakat mendukung dan menginginkan saya maju pada Pilwako, tentu saya siap menjalankan amanah dan dukungan itu. Sebagai wakil rakyat dan kader partai, sudah menjadi keharusan menerima amanah,” pungkasnya.

Nanda

14 May 2017

Iqbal Pimpin Perolehan Suara Pilkades Pauh Barat
Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman tinjau pelaksanaan Pilkades Pauh Barat
Wanas Iqbal Tawaqal, unggul dalam perolehan suara di Pemilihan Kepala Desa Pauh Barat, Minggu (14/5/2017), dalam penghitungan yang dilaksanakan di kantor desa setempat.

Iqbal mengungguli perolehan suara Harianto, Mayurli dan Bendriwan dalam akumulasi total pemungutan suara di tiga TPS, yakni TPS Labuh Raya, TPS Pasir Utara dan TPS Pasir Selatan.

Dari 1.280 daftar pemilih tetap di desa tersebut, Iqbal unggul 7 suara atas saingan terdekatnya, Bendriwal. Pria 32 tahun itu, meski belum ditetapkan secara resmi oleh PPKD BPM-Des Kota Pariaman, telah mendapatkan ucapan selamat dari sejumlah pihak. Jika tidak ada aral melintang, Iqbal akan memimpin desa yang mengantongi anggaran desa sebesar Rp1,8 miliar per tahun itu hingga tahun 2023 mendatang.

Menurut Kepala Desa Pauh Barat periode 2010-2016 yang tidak mencalonkan diri kembali, Kardinal Feri (37), terpilihnya Iqbal menandakan pemimpin usia muda masih dipercaya masyarakat Pauh Barat.

"Meski belum ditetapkan oleh PPKD, dari perolehan kita bisa melihat generasi muda masih dipercaya warga Pauh Barat dalam memimpin. Generasi muda merupakan representasi dinamis, reaksional, bertindak cepat serta punya visi yang bagus untuk perkembangan Desa Pauh Barat," kata Kardinal.

Jika sudah ditetapkan sebagai Kepala Desa Pauh Barat, Kardinal berharap Iqbal dapat melanjutkan sejumlah program pembangunan yang telah ia gagas sebelelumnya, semasa menahkodai desa tersebut. Pembangunan perlu kesinambungan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.

"Dengan dana yang besar itu kita berharap tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik, tapi juga sektor lainnya seperti ekonomi kreatif dan pengembangan floating market pariwisata Talao Pasir Pauh," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, meninjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sembilan desa di Kota Pariaman, salah satunya di Desa Pauh Barat, Pariaman Tengah. Pilkades untuk memilih kepala desa masa jabatan enam tahun, periode 2017 hingga 2023.

"Pilkades merupakan mementum bagi masyarakat desa untuk memilih pemimpin yang berkualitas, secara bebas dan demokratis," ujar Syafinal Akbar.

Ia mengatakan, dengan besarnya dana desa yang dikelola pemerintah desa, diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa. Desa sebagai ujung tombak pemerintahan, harus mampu mengelola dana tersebut untuk membangun berbagai sarana, baik fisik maupun sumber daya masyarakat di desa masing-masing.

"Desa sebagai ujung tombak pemerintahan adalah penentu kesuksesan program Nawacita yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo," sebutnya.

OLP

Syafinal Akbar Tinjau Pelaksanaan Pilkades di Desa Pauh Barat

Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, tinjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sembilan desa di Kota Pariaman, Minggu (14/5/2017), salah satunya di Desa Pauh Barat, Pariaman Tengah. Pilkades untuk memilih kepala desa masa jabatan enam tahun, periode 2017 hingga 2023.

"Pilkades merupakan mementum bagi masyarakat desa untuk memilih pemimpin yang berkualitas, secara bebas dan demokratis," ujar Syafinal Akbar didampingi Bendahara Pemuda Pancasila Kota Pariaman, Kardinal Feri.

Ia mengatakan, dengan besarnya dana desa yang dikelola pemerintah desa, diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa. Desa sebagai ujung tombak pemerintahan, harus mampu mengelola dana tersebut untuk membangun berbagai sarana, baik fisik maupun sumber daya masyarakat di desa masing-masing.

"Desa sebagai ujung tombak pemerintahan adalah penentu kesuksesan program Nawacita yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo," sebutnya.

Menurut Ketua PPKD BPM-Des Kota Pariaman, Mirda Wati, pemilihan kepala desa di Desa Pauh Barat berlangsung di tiga tempat pemungutas suara (TPS) dengan jumlah pemilih 1.280 yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap.

"TPS di Labuh Raya dengan 481 pemilih, TPS Dusun Pasir Selatan di SD 11 dengan 489 pemilih dan TPS Dusun Pauh Utara di TK Pasir Pauh dengan 310 pemilih," ungkap Mirda.

Pemilihan, kata dia mulai dibuka sejak pukul 08.00 hingga pukul 13.00 WIB. Usai makan siang dan salat pukul 14.00 WIB, dilanjutkan dengan penghitungan suara di masing-masing TPS. Selanjutnya pada pukul 16.00 WIB akan dilakukan penghitungan suara tingkat desa di Kantor Desa Pauh Barat.

Mirda menjelaskan, empat kandidat di Pilkades Pauh merupakan calon terbaik hasil penjaringan masyarakat melalui aspirasi desa. Keempat calon kepala desa tersebut adalah Harianto, Mayurli, Bendriwan dan Wanas Iqbal Tawaqal.

Desa Pauh Barat sendiri pada tahun 2017 mendapatkan dana desa sebesar Rp1,8 miliar. Dana besar tersebut merupakan tantangan bagi kepala desa terpilih untuk membangun desa yang terkenal dengan masakan gulai kepala ikannya tersebut.

Sembilan desa yang menggelar Pilkades serentak 2017 adalah satu desa di Pariaman Tengah yakni Pauh Barat, tiga desa di Pariaman Timur yakni, Desa Bato, Desa Koto Marapak dan Desa Kampuang Tangah. Untuk Pariaman Selatan ada empat desa yakni Desa Marabau, Desa Sikabu, Desa Sungai Kasai dan Desa Rambai. Di Kecamatan Pariaman Utara hanya satu desa yakni Desa Tungkal Selatan.

"Nama kepala desa terpilih nantinya akan ditetapkan di Dinas BPM-Des Kota Pariaman untuk seterusnya dilantik melalui Surat Keputusan Walikota Pariaman," pungkasnya.

OLP