Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.
Showing posts with label #dprdkotapariaman. Show all posts
Showing posts with label #dprdkotapariaman. Show all posts

Musrenbang 2017, Mardison-- DPRD Tak Ada Halangi Upaya Capaian Visi Misi Walikota

Written By oyong liza on Wednesday, 29 March 2017 | 19:51



Pemerintah kota bersama DPRD Kota Pariaman gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2017 dalam rangka mempercepat pembangunan daerah untuk mewujudkan Pariaman sebagai kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lungkungan, budaya dan agama, di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (29/3/2017).

Wakil Walikota Genius Umar dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang RKPD merupakan tahapan akhir dari rangkaian penyusun RKPD tahun 2017.

RKPD tahun 2017, kata dia, merupakan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman tahun 2013-2018.

"Memiliki makna strategis bagi kelanjutan proses pembangunan sebagai bagian dari suatu sistem perencanaan pembangunan yang akan menentukan terhadap pembangunan," ujarnya.

Kepada seluruh OPD dan stakeholder terkait yang hadir, ia berharap untuk mengikuti Musrenbang itu hingga selesai.

"Untuk memudahkan pembahasan dan perencanaan secara teknis yang betul-betul tepat sasaran agar menghasilkan tujuan akhir yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya," sambungnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin yang hadir sebagai narasumber, mendukung penuh pembangunan yang seimbang dan selaras yang dilakukan oleh Pemko Pariaman.

“DPRD menjadikan Musrenbang ini sebagai upaya menyerap potensi perencanaan program pembangunan yang melibatkan masyarakat secara langsung guna peningkatan pelayanan," ujarnya.

DPRD Kota Pariaman tutur Mardison, tidak pernah menggagalkan upaya pembangunan oleh pemko dalam pencapaian visi misi. Beberapa kendala antara Pemko dan DPRD, jelas dia, adalah kurangnya penjelasan dari OPD tentang program yang akan dilaksanakan sehingga pihaknya meminta data yang lebih rinci.

"DPRD selalu sejalan dengan Pemko dalam pembangunan. Kalaupun ada rintangan, itu disebabkan oleh OPD yang belum merincikan programnya dengan jelas ke komisi terkait DPRD," sebutnya.

Musrenbang RKPD dilaksanakan selama 2 hari-- 29 hingga 30 Maret 2017 dengan peserta walikota/wakil walikota, pimpinan dan anggota DPRD, Bappeda Provinsi Sumbar, OPD, camat, akademisi, LSM/ormas, pengusaha, dan tokoh masyarakat.

Mekanisme Musrenbang meliputi sidang pleno dan sidang kelompok dalam bentuk konsultasi teknis, dibagi dalam tiga kelompok yakni kelompok pemerintah dan sosial budaya, kelompok sarana prasarana wilayah dan kelompok ekonomi.

TIM

DPRD Kota Pariaman Jadwalkan LKPJ Walikota 2016




Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Pariaman mengagendakan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD dan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Pariaman tahun 2016, Rabu (29/3/2017) di Ruang Rapat Gabungan DPRD, Manggung.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Mardison Mahyuddin dihadiri Wakil Ketua Syafinal Akbar dan John Edwar, segenap anggota Bamus, Sekretaris DPRD Syahfirman dan Kabag di lingkungan Sekretariat DPRD.

Mardison mengatakan, tiga Ranperda Inisiatif DPRD yang dijadwalkan pembahasan tersebut yaitu Ranperda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, Ranperda tentang Pengelolaan Zakat dan Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Dalam dua bulan ke depan, sebut Mardison, agenda dewan di DPRD cukup padat. Baik agenda rapat internal maupun bersama pemerintah daerah.

"Dengan berbagai agenda sangat penting, tentunya bermanfaat untuk kepentingan rakyat dan kemajuan pembangunan daerah. Kita berupaya semaksimal mungkin menuntaskan agenda yang telah dijadwalkan oleh Bamus demi kepentingan rakyat dan pembangunan daerah," sambung Mardison.

Ia menyatakan bahwa Ranperda Inisiatif itu merupakan yang pertama sejak Kota Pariaman berdiri diusulkan oleh DPRD. Agenda pembahasannya berbeda dengan pembahasan Ranperda usulan pemerintah daerah.

"Kalau Ranperda Inisiatif ini DPRD yang menyampaikan Nota Penjelasan, kemudian ditanggapi oleh kepala daerah. Sedangkan Ranperda usulan pemerintah sebaliknya, pemerintah yang menyampaikan nota penjelasan," pungkasnya.

Doni/OLP

Darurat Narkoba, Genius Usulkan Vertikalisasi BNK Menjadi BNNK Pariaman





Seluruh stakeholder Pariaman komit bersama dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di Kota Pariaman. Hal tersebut tergambar dalam rapat Musrenbang Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Pariaman tahun 2017 di Balaikota Pariaman, Rabu (29/3/2017).

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mempertegas komitmen Pemko Pariaman dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba. Dikatakannya, posisi Kota Pariaman yang berada pada peringkat 9 kasus penyalahgunaan narkoba tertinggi di Sumatera Barat, harus mendapatkan reaksi perlawanan dari seluruh elemen masyarakat.

Ia menyatakan BNK Pariaman bersama Polres Pariaman terus mengupayakan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba dengan mendorong sosialisasi sebagai upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba hingga tingkat desa/kelurahan. Sebagai perwujudan hal tersebut, desa diberikan kewengan mengalokasikan anggaran untuk kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

"Kita telah sosialisasikan ke sekolah dan masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba melalui BNK Kota Pariaman. Kita bahkan dorong upaya pencegahan hingga ke tingkat desa, dengan memberikan kewenangan pemerintah desa membuat sosialisasi pencegahan narkoba. Sementara upaya penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba terus aktif dilakukan pihak Polres Pariaman," sebut ketua BNK Pariaman itu.

Saat ini, kata Genius ,kewenangan BNK Pariaman hanya sebatas pencegahan. Untuk optimalisasi pemberantasan narkoba, Pemko Pariaman mendorong vertikalisasi BNK menjadi BNNK Pariaman-- yang memiliki kewenangan pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkoba.

"Sebagai upaya Pemko Pariaman telah mencarikan lahan untuk pembangunan kantor BNNK. Semoga di tahun 2017 ini lahannya clear dan usulan dapat kita sampaikan kepada BNN pusat," ulasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin. Ia memastikan dukungan DPRD Kota Pariaman kepada pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba di Kota Pariaman.

"DPRD memiliki semangat yang sama dalam pemberantasan narkoba. Narkoba adalah musuh bersama bagi warga kota Pariaman," ia menyatakan.

Sementara itu, terkait dengan menurunnya anggaran BNK Kota Pariaman tahun 2017, menurutnya disebabkan oleh pemotongan anggaran APBD yang terjadi serentak tahun 2016 silam.

Ia juga meminta kerjasama dan dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap upaya pemberantasan narkoba di Kota Pariaman.

"Peran serta orang terdekat dan keluarga sangat optimal dalam upaya pemberantasan narkoba," tutupnya.

Nanda

Anak Buah Menteri Susi Takjub Lihat Potensi Bahari Pariaman

Written By oyong liza on Tuesday, 28 March 2017 | 16:48





Rencana pengembangan Pulau Tangah menjadi destinasi wisata bahari di Pariaman, menuju titik terang dengan ditinjaunya pulau yang bersebelahan dengan Pulau Angsoduo tersebut oleh pejabat Kementerian KKP RI, Senin (27/3/2017).

Kedatangan anak buah Susi Pudjiastuti tersebut ke pulau itu didampingi oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dan Wakil Ketua DPRD Pariaman John Edward dan sejumlah OPD.

"Dermaga apung rencananya akan dibangun oleh Kementrian Kelautan Perikanan di pulau ini (Pulau Tangah), insya Allah dimulai tahun 2017 ini," ungkap Genius saat menepi di pulau tak berpenghuni itu.

Ia menyatakan, melalui APBD Kota Pariaman 2017 juga telah menganggarkan sejumlah dana untuk Pulau Tangah yang diprogreskan sebagai destinasi wisata edukasi. Di pulau itu ungkap dia, akan dibangun taman satwa burung dan sejumlah tempat peristirahatan bagi turis. Dengan adanya bantuan dermaga dari KKP RI, lengkap sudah perencanaan pembangunan pulau tersebut.

"Insya Allah dengan dibukanya Pulau Tangah nanti, akan meningkatkan kunjungan ke Pariaman. Kita bertekad akan terus membangun destinasi-destinasi baru di Pariaman sesuai tema dan kenaturalan yang kita miliki," ungkap Genius.

Pemilihan pulau tersebut untuk dijadikan kawasan wisata edukasi, menurut Genius, merupakan konsep yang telah dilakukan pengkajian dengan matang. Pulau yang memiliki luas hampir dua kali luas Pulau Angsoduo itu memang sangat subur dan rimbun.

"Ini akan mempertegas posisi Pariaman sebagai daerah wisata bahari yang memiliki kompleksitas. Kita punya Pulau Angsoduo dengan konsep religi, Pulau Kasiak sebagai pulau konservasi penyu dan juga akan mengkaji potensi Pulau Ujuang," dia semangat.

Genius juga mengajak tim dari KKP RI menyinggahi Pulau Angsoduo yang juga memiliki dermaga apung.

Sementara itu pejabat KKP RI bernama Riki mengaku terpukau dengan keindahan pulau-pulau yang dimiliki kota Pariaman. Ia menyatakan prospek wisata bahari di kota Pariaman sangat potensial.

Ia berharap pembangunan sektor wisata di Pariaman akan mampu mengangkat taraf ekonomi masyarakat setempat dengan menjadi pelaku wisata di negerinya sendiri.

TIM

Setya Novanto Dorong Generasi Pariaman Berwirausaha

Written By oyong liza on Saturday, 25 March 2017 | 17:09




Ketua DPR RI, Setya Novanto, mendorong mahasiswa dan generasi muda di Pariaman aktif menceburkan diri dalam dunia usaha dan bisnis. Ia melihat kecenderungan generasi muda saat ini enggan fokus dalam bidang tersebut karena menganggap menjadi PNS tujuan utama.

"Dominan mahasiswa selepas kuliah cenderung menjadikan wirausaha dan bisnis sebagai pilihan terakhir-- dan inilah yang membuat minimnya wirausaha dan pebisnis di Indonesia," ujar Setya Novanto saat menjadi keynote speaker pada seminar nasional di kampus STIE SB Pariaman, Sabtu (25/3/2017), dalam rangkaian lawatannya ke Pariaman.

Ia menjelaskan, kalangan muda harus menyumbangkan pemikiran mereka kepada bangsa, salah satu bentuknya dengan masuk ke dalam dunia bisnis.

Menurutnya, jumlah wirausaha di Indonesia jika dibandingkan dengan nagara lain seperti Jepang, Tiongkok dan negara maju lainnya, tertinggal jauh. Di negara tersebut kalangan wirausawan sangat dominan.

"Sebagai upaya mensejajarkan Indonesia dengan negara tersebut adalah dengan memperbanyak dan memperluas keterlibatan generasi muda dalam bisnis dan wirausaha," sebutnya lagi.

Kemudahan mendapatkan pendidikan yang dirasakan oleh mahasiswa saat ini, sambung dia, harus dimanfaatkan dengan optimal dan capaian lebih dari generasi sebelumnya. Di generasi sebelumnya, kata dia, pendidikan sangat sulit didapat dan mahal. Semestinya kemudahan mengakses pendidikan harus dimanfaatkan untuk mencapai kesuksesan.

"Mahasiswa harus punya cita-cita dan keyakinan untuk sukses. Menjadi pengusaha harus punya keuletan, kemampuan dan skill," ulasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam kunjungan ketua DPR RI dan rombongan itu meminta pihak DPR menyetujui usulan proyek pembangunan dermaga Kota Pariaman melalui penganggaran di APBN pusat.

Pariaman sebut Genius meyakinkan, saat ini sedang on the track menjadi daerah wisata edukasi, keluarga yang bernuansa Islami. Upaya tersebut merupakan arah pembangunan yang sudah tertuang dalam RPJM Kota Pariaman.

"Dalam kesempatan ini kita harapkan agar ketua DPR RI menyetujui usulan pembangunan di Kota Pariaman, salah satunya usulan pembangunan dermaga Pulau Tangah pada APBN yang masih ada tanda bintangnya," sebut Genius.

Di hadapan Ketua DPP Golkar tersebut, Genius Umar percaya diri menyampaikan komitmen pihaknya meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Pariaman melalui sektor pariwisata berbasis budaya lokal.


Berkemeja lengan pendek warna putih, Setya Novanto dalam lawatannya ke Pariaman itu didampingi oleh sejumlah politisi Golkar. Diantaranya Nurul Arifin, Indra J Piliang, Roem Kono, Darul Siska, Yahya Zaini, Ketua DPW Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim dan Ketua DPD Golkar Kota Pariaman Mardison Mahyuddin.


Setya Novanto beserta rombongan sempat makan siang bersama di Rumah Makan Pincalang di Pauh Barat.

Nanda

KNPI Deklarasi Tolak Paham Radikal dan Narkoba di Pantai Cermin

Written By oyong liza on Thursday, 23 March 2017 | 19:31




Pemuda se Sumatera Barat yang tergabung dalam wadah KNPI dan ormas kepemudaan  akan deklarasikan menolak paham radikalisme dan perang terhadap narkoba, besok, Jumat (25/3/2017) sore, di Pantai Cermin Kota Pariaman.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Jambore Pemuda se Sumatera Barat, Sudirman Arharits, Kamis (23/3/2017), di Pariaman. Ia mengatakan, deklarasi penolakan paham radikalisme dan memberantas narkoba, menjadi salah satu perhatian khusus oleh KNPI Kota Pariaman.

"Banyaknya generasi muda yang terlibat dalam aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia. Dua isu tersebut fokus dalam kegiatan jambore tahun ini karena memang dua persoalan ini yang urgen saat ini," ujarnya.

Ia menyebut pemuda memiliki potensi besar dalam membentengi generasi muda dari ancaman paham radikal dengan mengedepankan semangat kebinekaan dan pemberantasan narkoba.

"Usia muda mengandung potensi besar. Dengan memupuk semangat kebhinekaan dan semangat pemberantasan narkoba, dua persoalan ini mampu diselesaikan," ulasnya.

Direncanakan jambore pemuda Sumatera Barat akan dilaksanakan hingga Minggu 26 Maret 2017 mendatang. Selain deklarasi itu, peserta jambore juga diberikan materi tentang manajemen informasi.

Sementara itu Ketua DPD KNPI Kota Pariaman Riza Saputra menyebut jambore pemuda merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh DPD KNPI Kota Pariaman.

Dipilihnya Pantai Cermin sebagai lokasi jambore, sambung Riza, karena lokasi tersebut cukup lapang untuk perkemahan peserta. Peserta jambore merupakan utusan dari DPD KNPI dari seluruh Sumatera Barat, ditambah panitia acara dengan total peserta 100 orang.

"Pesatnya pengembangan infrastruktur wisata di kawasan pantai Pariaman sangat cocok untuk mengadakan kegiatan bertema outbond dan perkemahan," kata dia.

Nanda/Juned

Setya Novanto ke Pariaman, Mardison Sodorkan Nama Calon Walikota

Written By oyong liza on Wednesday, 22 March 2017 | 18:29

 
Image source by detik.com



Kader dan simpatisan Partai Golkar Kota Pariaman akan usulkan nama Mardison Mahyuddin selaku kader internal Golkar untuk diusung oleh Golkar sebagai bakal calon walikota dalam Pilkada Pariaman tahun 2018 kepada Ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto, saat orang nomor satu di tubuh beringin itu berkunjung ke Pariaman.

Ketua DPR RI tersebut dijadwalkan akan melakukan safari politik ke Sumatera Barat pada hari Sabtu tanggal 25 Maret 2017 mendatang. "Momen tersebut digunakan oleh kader dan simpatisan untuk mengusulkan langsung nama bakal calon Walikota Pariaman kepada Ketua Umum DPP Golkar Bapak Setya Novanto," ujar Ketua DPD Partai Golkar Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, di Pariaman, Rabu (22/3/2017).

Dalam lawatan Ketua DPR RI tersebut, kata dia, selain membahas persiapan DPD Golkar Kota Pariaman dalam hal menjaring bakal calon serta Pilkada serentak di Sumbar, juga memiliki agenda membahas persiapan Golkar menghadapi verifikasi partai peserta pemilu legislatif tahun 2019.

"Akan membahas kesiapan dan strategi Golkar dalam menghadapi Pilkada serentak di Sumbar, khususnya proses penjaringan dan pemantapan kader internal menjadi calon kepala daerah yang akan diusung," ulasnya.

Ia menuturkan, Golkar Pariaman sendiri memastikan akan melakukan penjaringan terbuka nama bakal calon walikota dan wakil walikota dalam waktu dekat. Penjaringan akan dilakukan dari kader internal hingga kalangan eksternal.

Dari hasil survey internal sementara, sambungnya, saat ini sudah ada nama-nama kader Golkar dan lintas partai potensial untuk diusung pada Pilkada Pariaman nanti. Nama dia termasuk salah satunya.

Ketua DPRD Kota Pariaman itu menyatakan pula kesiapannya maju Pilkada jika memang diinginkan oleh kader dan simpatisan. Pihaknya masih merahasiakan hasil survey yang dilakukan terkait elektabilitas masing-masing nama tokoh Pariaman yang mengapung saat ini.

"Sebagai kader tentu kita siap jika memang partai dan DPP beserta masyarakat memberikan amanah. Kita sudah melakukan survey tingkat elektabilitas," ungkapnya.

Di samping itu, Mardison meneruskan, selama di Pariaman Setya Novanto dijadwalkan akan mengunjugi beberapa tempat.

Menurut dia, rombongan Setya Novanto tiba di bandara BIM sekitar pukul 09.30 WIB, langsung menuju Kota Pariaman dengan agenda pertemuan dengan tokoh masyarakat se kota Pariaman, kemudian menjadi "keynote speaker" dalam kuliah umum di Kampus STIE Sumbar Pariaman.

"Ketua (Setya Novanto) juga akan mengunjungi sentra sulaman benang emas di desa Nareh dan akan menikmati kuliner di kawasan pantai Pariaman," jelasnya usai rapat teknis persiapan kunjungan ketua DPP Golkar itu.

Sebagai Ketua DPP Golkar dan Ketua DPR RI, kunjungan Setya Novanto akan menjadi magnet tersendiri bagi kader, simpatisan dan masyarakat kota Pariaman. Seperti yang disampaikan oleh Mardison, setidaknya ada 8000 kader dan simpatisan Golkar akan turut menghadiri kegiatan safari politik Setya Novanto selama di Kota Pariaman.

Nanda/OLP

Baznas Pariaman Dukung Ranperda Inisiatif Pengelolaan Zakat Oleh DPRD

Written By oyong liza on Monday, 20 March 2017 | 18:34




Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kota Pariaman tentang Pengelolaan Zakat akan diagendakan oleh Bamus DPRD untuk dibahas bersama dengan pihak eksekutif dalam waktu dekat. Ranperda tersebut, menurut Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, Senin (20/3/2017), akan memperkuat dan mempertajam sistim pengelolaan zakat oleh Baznas Kota Pariaman nantinya.

"Isi dari Ranperda merupakan kontribusi pemikiran dari DPRD untuk mempertajam pengelolaan zakat di Kota Pariaman," ujar Mardison.

Ia menyatakan, pihaknya di dewan telah melakukan kajian dan studi banding tentang zakat melibatkan para akademisi, konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Komnas HAM, Kementerian Agama dan lembaga terkait tentang bagaimana pengelolaan zakat yang baik bagi daerah.

"Dari hasil kajian tersebut, Ranperda dinyatakan lolos dan tidak bertentangan dengan aturan yang ada di atasnya. Padahal tidak semua Ranperda lolos saat kita ajukan untuk dikaji oleh akademisi," imbuhnya.

Mardison memastikan Ranperda Pengelolaan Zakat Kota Pariaman sudah merujuk pada semua aturan tentang zakat. Seperti Undang-Undang No. 23 tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat, PP No. 14 Tahun 2014 Tentang Zakat dan Peraturan Menteri Agama No. 118 Tentang Pengelolaan Zakat.

"Ranperda akan menjadi Perda setelah dilakukan pembahasan dengan eksekutif. Jika eksekutif menolak, tentu ada argumentasi dan dasar yang jelas, sebab sejumlah daerah lainnya juga telah melahirkan Perda Zakat," imbuhnya.

Sedangkan urusan tekhnis jika Ranperda tersebut ditetapkan menjadi Perda, sambung Mardison, diatur dalam Peraturan Walikota Pariaman. Oleh sebab itu pihaknya yakin Ranperda Tentang Pengelolaan Zakat akan lolos menjadi Perda setelah dibahas bersama eksekutif melibatkan Baznas Kota Pariaman.

Sementara itu Wakil Ketua Baznas Kota Pariaman, Bagindo Jamohor, mendukung hak inisiatif dewan ihwal Ranperda Pengelolaan Zakat itu. Ia menyatakan selayaknya semua pihak mendorong lahirnya Perda tersebut agar pengelolaan zakat di Kota Pariaman menjadi lebih baik.

"Tentu asal tidak berlawanan dengan aturan di atasnya. Perda inisiatif dewan harus kita dukung, berdirinya kotif Pariaman juga bermula dari hak inisiatif dewan," sebutnya.

Ia berharap Ranperda yang dinisiasi dewan tersebut menjadikan aturan Baznas Kota Pariaman menjadi lengkap.

"Baznas sendiri siap hadir jika diundang dalam pembahasan," pungkasnya.

OLP


Sepinya Pasar Pariaman Karena Konsumen Beralih Belanja Online?

Written By oyong liza on Sunday, 19 March 2017 | 11:08




Demam belanja online menjalar ke Pariaman, terutama dari kalangan melek teknologi, diduga berdampak pada menurunnya omset pedagang di Pasar Pariaman.

"Dalam sebulan terakhir, ada tiga kali saya meninjau Pasar Pariaman. Pedagang banyak mengeluhkan sepinya transaksi jual beli saat ini," ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, di Jati Hilir, Pariaman Tengah, Minggu (19/3/2017).

Kecenderungan belanja online di sejumlah e-commerce tanah air seperti Lazada, Mataharimall, tokopedia, bukalapak, olx hingga pedagang online di media sosial facebook, instagram hingga twitter, makin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

"Kawan-kawan yang belanja online menyebutkan harga online jauh lebih murah, banyak pilihan, berkualitas, dan menghemat waktu mereka," sambung Syafinal.

Sebagai wakil rakyat yang menginginkan pertumbuhan ekonomi pedagang pasar Pariaman kembali berputar tinggi, saran Syafinal, selain penataan pasar, para pedagang mesti menyadari bahwa mereka sekarang sedang bertarung ekonomi dengan pasar online.

Dengan adanya kesadaran itu, sebut Syafinal, maka pedagang tentu mempersiapkan strategi tertentu seperti meningkatkan kualitas barang, kompetisi harga dan pelayanan.

"Kemajuan zaman tidak bisa ditarik ke belakang, oleh sebab itu pedagang mesti mensiasatinya, karena mereka berhadapan dengan pasar global online yang juga saling bersaing," jelasnya.

Agar pasar Pariaman kembali ramai, menurut Syafinal, dibutuhkan kerjasama seluruh pihak, baik pemerintah, pedagang dan masyarakat konsumen. Semua harus cemitri dalam satu hukum, yakni hukum pasar, di mana kualitas dan harga merupakan sebuah keniscayaan bagi hukum ekonomi.

Diana (42) warga Pariaman Tengah mengaku sangat jarang belanja pakaian dan kebutuhan elektronik di pasar tradisional sejak keranjingan belanja online. Ia menyebut dengan belanja online, harga dan kualitas jauh lebih baik ia dapat, serta menghemat waktu dan tenaga.

"Bayangkan harga alas kasur bahan katun ukuran 180 beli online dengan diskon 75 persen saya dapat dengan harga Rp250 ribu plus ongkos kirim. Sedangkan harga normalnya di pasar masih di atas Rp500 ribu," sebutnya.

Kemudian, masih menurutnya, harga ponsel baru dan bekas online juga murah. Harga iPhone 5 32gb baru, dia beli kurang dari Rp2 juta dan iPhone 4s bekas dengan harga Rp700 ribu.

"Hingga saat ini kedua barang itu masih sehat berfungsi. Menurut saya, sepinya pasar bukan disebabkan lesunya pembeli, tapi pembeli nya yang beralih belanja online.
Sekarang saya pesan lagi baju, hanya Rp32ribu perhelai, beli 8 helai, dengan banyak model, ongkos kirim semuanya hanya Rp21 ribu. " kata dia.


Ia memberi tips jika belanja online, pilihlah toko online terpercaya dan gunakan rekening milik toko online tersebut.

"Pilih pedagang yang miliki reputasi di toko online itu, kemudian transfer ke rekening milik toko online. Sudah ratusan juta saya belanja online, belum sekalipun tertipu karena pakai sistim rekening yang disediakan tersebut," pungkasnya.

Dari penelusuran wartawan, member e-commerce seperti bukalapak, tokopedia, lazada, olx, mataharimall, zalora, tercatat lebih dari 1000 warga kota Pariaman yang aktif belanja.
 

Dibuktikan pula dengan ratusan resi pengiriman e-commerse oleh kurir jasa pengiriman tiki, jne dan pos setiap hari. Jadi, terjadi ratusan transaksi warga Pariaman di toko online setiap hari. Jika dikalikan sebulan, jika rata-rata mereka semua belanja sekitar Rp10 hingga Rp20 juta sehari, total cash masuk ke e-commerce cukup mencengangkan, yakni Rp300 juta hingga Rp600 juta/bulan, setara Rp3,6 milyar hingga Rp7,2 miliar setahun.

Dampak e-commerce dominan terhadap omset pakaian, jam tangan, elektronik dibawah 2 kilogram dan barang unik lainnya. Kemudian dalam riset lanjutan wartawan, keberadaan moda kereta api Pariaman-Padang dengan tarif murah, juga berimbas pada aktivitas ekonomi pasar Pariaman. Sambil bawa raun anak naik kereta api berbiaya murah, sebagian besar masyarakat Pariaman juga belanja kebutuhan di mall di Padang.

Biasanya Sabtu dan Minggu. Faktor lain kenapa pasar Pariaman sepi aktivitas jual beli, juga tak bisa dipisahkan dari imbas pengalihan rute angkutan pedesaan (angdes). Kalau dulu rute angdes menjangkau pasar, bahkan pemberhentiannya tak jauh dari pasar. Dengan jalan kaki sedikit dari terminal penurunan penumpang, pengguna jasa angdes sudah bisa menjangkau pasar.

Sekarang angdes harus menurun dan menaikan penumpang masuk terminal Jati. Untuk menuju ke pasar Pariaman harus pindah ke angkutan perkotaan (angkot) atau ojek. Yang artinya, masyarakat dari luar kota yang akan belanja ke Pasar Pariaman mesti mengeluarkan biaya lebih. Kondisi ini bagi konsumen tak efektif, baik waktu maupun biaya.

Lagian barang kebutuhan yang akan dicari di pasar Pariaman rata-rata juga ada tersedia di pasar-pasar tradisional atau di kedai atau mini market sekitar tempat tinggal, sebagian ada yang diantar oleh penjaja pakai kendaraan gerondong, dengan harga tak jauh beda dengan harga di pasar Pariaman.

Tantangan lain bagi pasar Pariaman adalah menggeliatnya aktivitas ekonomi di pasar-pasar nagari di wilayah Padangpariaman, khususnya yang terakses langsung denga Kota Pariaman. Pasar Sungai Limau dan Pasar Sungai Limau arah Utara, Pasar Pauah Kamba, Pasar Lubuak Aluang arah Selatan dan Pasar Balai Baru dan Pasa Sungai Sariak arah Timur.

Pasar-pasar tradisional tersebut kini menjelma jadi pasar semi modern, yang ramai tiap hari bahkan sampai malam hari. Inilah beberapa faktor makro ekonomi yang patut dicermati menyikapi kondisi sepinya pasar Pariaman.

OLP/TIM

Temuan LKS Konten Dewasa, Fitri Nora Imbau Pihak Sekolah Rapat dengan Walimurid

Written By oyong liza on Thursday, 16 March 2017 | 11:14

Isi soal LKS yang tak layak bagi anak (foto istimewa walimurid)



DPRD Kota Pariaman menyayangkan beredarnya buku agama lembar kerja siswa (LKS) kepada murid kelas dua SD di SD 01 Pauah, Kuraitaji, Pariaman Selatan, yang diduga berisi konten dewasa.

"Mungkin ini akibat kelalaian (oknum) guru, karena tidak mungkin guru bermaksud buruk kepada siswanya," ujar anggota DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora, Kamis (16/3/2017), melalui wawancara telepon dewan wartawan.

Agar kejadian serupa tidak terulang, ujar anggota dewan dari daerah pemilihan Pariaman Selatan itu, pihak sekolah hendaknya mengadakan rapat bersama dengan para walimurid dengan menyertakan pihak dinas dan komite sekolah untuk membahas hal tersebut.

"Dengan adanya rapat bersama itu tentu akan ada keputusan yang dibuat secara bersama pula, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," sambungnya.

Ia menyampaikan pendidikan konten dewasa memang ada diajarkan ke murid-murid sekolah, tapi tidak layak bagi anak yang masih usia kelas dua SD karena akan membuat anak-anak menjadi bingung dan bertanya kepada orangtuanya.

"Bagi walimurid bahkan guru sendiri jika ditanya, pasti bingung juga kan menerangkannya. Jadi buku tersebut harus ditarik," sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Jafreki, menyatakan pihaknya telah meminta guru dan kepala sekolah setempat untuk segera menarik LKS tersebut dari siswa.

"Hari ini sedang dilaksanakan oleh sekolah bersangkutan dan akan diserahkan ke Disdikpora," sebutnya.

Pihak dinas sendiri, imbuh Jafreki, juga telah membuat surat edaran ke SD dan SMP untuk melarang pihak sekolah menjual LKS kepada murid. Karena menurutnya LKS yang dibagikan kepada murid bersifat gratis yang didanai dari dana BOS.

Jafreki menceritakan, awal mula beredarnya buku agama Islam LKS di SD tersebut, bermula dari datangnya agen buku itu ke sekolah menemui guru.

Buku berjudul As-Salam terbitan Usaha Makmur, Solo, sebanyak 42 eksemplar itu akhirnya dibeli oleh guru dan dicicil oleh murid kepada guru bersangkutan.

"Semoga ini jadi pembelajaran berharga bagi guru bersangkutan dan guru lainnya," pungkasnya.

OLP

Mulyadi, PPP Kembali Siapkan Strategi Menang Pilkada Pariaman 2018

Written By oyong liza on Monday, 13 March 2017 | 15:03



Sekdako Pariaman Indra Sakti mengatakan keberadaan partai politik (parpol) sebagai salah satu elemen masyarakat, sangat signifikan mendorong kemajuan pembangunan di Kota Pariaman.

"PPP Kota Pariaman telah banyak memberikan kontribusi positif dalam membangun-- melalui wakilnya yang ada di DPRD yang selalu mendukung kebijakan daerah," ujar Indra Sakti saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (MAC) IV Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pariaman di BPKB Rawang, Sabtu (11/3/2017).

Di samping kiprah di dewan, menurut sekda, kader PPP Pariaman turut serta dalam memberi saran masukan ke pemerintah daerah, yang kemudian menjadi landasan kebijakan pembangunan oleh pihaknya.

"Kontribusi PPP Pariaman akan terus dibutuhkan pemerintah daerah dalam membangun Pariaman," ungkapnya.

Ketua DPC PPP Kota Pariaman Mulyadi pada kesempatan itu mengimbau semua kader partai berlambang Ka'bah itu selalu solid. Karena menurutnya dalam waktu dekat menghadang dua agenda besar pesta demokrasi, yakni Pilkada Pariaman 2018 dan Pemilu 2019.

Kepada seluruh kader, imbau Ketua Baleg DPRD Kota Pariaman itu, supaya meningkatkan loyalitas dan kontribusi kepada partai-- agar PPP kembali dapat memenangkan Pilkada Pariaman dan meningkatkan perolehan kursinya di DPRD.

"Semua harapan itu harus dimulai dari sekarang. Mari rapatkan barisan dan bekerja keras untuk menggapainya," kata Mulyadi.

Acara yang turut dihadiri oleh Sekretaris DPW PPP Sumbar Syafril Huda dan Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PPP Zalman Zaunit serta Ketua KPU Pariaman Boedi Satria itu, disebutkan Mulyadi bahwa peserta MAC diikuti oleh 142 kader dari 71 desa/kelurahan ditambah panitia dan pengurus kecamatan.

"Masing-masing ranting atau setingkat desa/kelurahan mengirim utusan dua orang. Panitia dan anak cabang PPP atau setingkat kecamatan juga mengikuti kegiatan ini dengan jumlah total 60 orang," terang Mulyadi.

Dalam acara tersebut, Ketua KPU Pariaman juga memaparkan tahap demi tahap yang mesti dipersiapkan parpol dalam proses verifikasi administrasi faktual partai terkait kontestasi pemilu dan pilkada.


TIM

Ses Fitria Menangkan Rancang Desain Busana Pariaman 2017




Perancang busana asal Alai Gelombang, Pariaman Tengah, Ses Fitria, berhasil memenangkan lomba Desain Rancang Busana Aplikasi Kerajinan Khas Kota Pariaman 2017. Ia menerima trophy, piagam dan tabanas sebesar Rp1,5 juta yang diserahkan oleh Sekdako Pariaman Indra Sakti di Pentas Seni Gandoriah, Minggu (13/3/2017).

Dari lomba yang diikuti oleh 13 desainer lokal itu, Amarullah dari Pasar Grosir Jati menempati posisi II, dan kembali warga Alai Gelombang lainnya bernama Syahrul di posisi III. Untuk juara kedua dan tiga pihak panitia menyediakan trophy dan tabanas masing-masing Rp1,2 juta dan Rp1 juta.


Dalam ajang ini ikut serta 13 Designer lokal asli Kota Pariaman yang mana terpilih untuk Juara I terpilih hasil rancangan Ses Fitria, beralamat di Jati yang mendapatkan Tropi, piagam, karangan bunga, dan Uang sebesar 1,5 Juta rupiah, Juara II diraih oleh Amarullah yang beralamat di Pasar Produksi Jati berhak atas Tropi, piagam, karangan bunga, dan Uang sebesar 1,2 Juta rupiah.

Indra Sakti pada kesempatan itu mengatakan lomba itu untuk menjaring desainer-desainer lokal disamping menambah wawasan dan pengetahuan busana para desainer Pariaman agar mampu bersaing nantinya di tingkat nasional.

"Banyak manfaat yang didapat dalam ajang ini. Selain mengenalkan budaya khas kerajinan yang ada seperti sulaman, rajutan dan sulam peniti yang merupakan ciri khas Pariaman, dapat kita kenakan sebagai bahan pakaian sehari-hari agar kerajinan kita dapat lebih tumbuh dan dikenal," kata dia.

Ia menuturkan, Pariaman Fashion Parade merupakan ajang pamer rancangan perancang nasional. Dengan dilombakannya rancang busana aplikasi kerajinan Pariaman, disainer lokal bisa sharing informasi dengan diseiner kawakan.

Kepala Dinas Koperindag dan UKM Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit mengatakan bahwa ajang tersebut pertama dilaksanakan di Pariaman.

"Diharapkan dari hasil lomba ini lahir disainer terbaik lokal yang akan berkolaborasi disain dengan disainer nasional," ungkapnya.

Hadir dalam acara Wakil Ketua DPRD kota Pariaman Syafinal Akbar, Asisten I Khaidir, Katua Kadin Kota Pariaman Bagindo Jamohor, Kadis Kominfo Kota Pariaman Yalviendri, Sekretaris Dispora kota Pariaman Jafreki dan jajaran undangan serta SOPD di lingkungan Dinas Koperindag dan UKM Kota Pariaman.

TIM

Jelang Pilkada, PPP Pariaman Persolid Kader

Written By oyong liza on Saturday, 11 March 2017 | 19:37


Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terapkan mekanisme berbeda dalam pelaksanaan Musyawarah Dewan Pengurus Anak Cabang (Musrancab) pada tahun 2017 ini. Jika sebelumnya, Musrancab, kader utusan ranting setingkat desa di Kota Pariaman dapat memilih langsung ketua DPAC tingkat kecamatan. Namun mekanisme yang terbaru berbeda. Adapun perbedaannya terletak pada utusan ranting pada Musrancab tidak langsung memilih ketua ataupun sekretaris. Peserta memilih beberapa tim formatur yang nantinya akan bermusyawarah menyusun personilia kepengurusan di tingkat kecamatan, termasuk menentukan ketua ataupun sekretaris DPAC.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Pariaman, Mulyadi menerangkan, perubahan mekanisme pemilihan pengurus DPAC itu telah diterapkan pada musyawarah cabang PPP ke IV Kota Pariaman, Januari 2017 silam.

"Penerapan mekanisme seperti ini dilakukan untuk menimimalisir timbulnya potensi dikotomi kader partai paska digelarnya musyawarah. Ada kecenderungan kader yang terpilih tidak mengikutsertakan kader yang tidak terpilih dalam kepengurusan. Inilah yang kita cegah," jelasnya usai pembukaan Musrancab DPAC PPP se Kota Pariaman di Aula PAUD Dikmas Sumatera Barat, Rawang, Pariaman, Sabtu (11/3/2017).

Dikatakan Ketua Baleg DPRD Kota Pariaman itu, kesolidan PPP sangat diuji hingga tataran paling dasar setelah terjadinya dualisme di tubuh parpol berlambang Ka'bah tersebut. Ia optimis, melalui penerapan mekanisme Musrancab sistim formatur akan meningkatkan kesolidan kader PPP hingga akar rumput.

"Kita terus tingkatkan kesolidan antar kader, dua agenda besar yang dihadapi yaitu pilkada Kota Pariaman dan pemilu legislatif tahun 2017," ulasnya.

Pada musrancab DPAC PPP se Kota Pariaman, 142 peserta yang terdiri dari 2 orang perwakilan pengurus ranting atau desa bermusyawarah menentukan tim formatur.

"Semuanya dilibatkan, tidak ada yang tidak berperan, semua ada di dalam pengurus," imbuhnya.

Ia berharap seluruh kader dan kepengurusan DPAC yang nantinya terbentuk dapat segera menjalankan program dan fungsi partai di tengah masyarakat.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Barat, Syafril Huda menegaskan bahwa saat ini tidak lagi terjadi dualisme kepengurusan PPP.

Penegasan tersebut menjawab kebimbangan kader akan isu dualisme ditubuh PPP yang saat ini masih berkembang.

"Penegasan saya kepada seluruh kader dan masyarakat, bahwa tidak ada lagi dualisme. Kepengurusan yang sah adalah versi Rohmurumzy dan itu berlaku hingga ke akar rumput atau tingkat ranting," tegasnya.

Dijabarkannya, kepengurusan PPP versi Rohmanrumzy memiliki legalitas sesuai dengan SK Menkumham RI yang telah inkrah.

Dilanjutkannya, jika ada pihak yang mengatakan ada kepengurusan PPP selain versi Rohmarumzy, hal tersebut adalah ilegal. Dualisme yang baru-baru ini kembali muncul pra Pilkada Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

"Yang mengaku PPP versi lain kita sebut sebagai PPPP (Partai Persatuan Pembangunan Pilkada), karena muncul setelah pilkada DKI Jakarta. Kemunculan PPP versi Djan Faridz setelah digelarnya Mukhtarmar Islah, setelah PPP menolak mendukung Ahok atau Basuki Purnama Tjahaya (BTP)," ujarnya.

Dilanjutkannya, PPP partai berazaskan Islam tidak mungkin mengkhianati ulama dengan mendukung BTP pada pilkada. Tidak mungkin PPP sebagai partai berazaskan Islam dan berlambang Ka'bah mendukung dan mengangkat pemimpin orang selain Islam.

"PPP adalah partai berazaskan Islam, berlambang Ka'bah, mendukung Ahok sama saja dengan menghianati ulama dan Islam," tegasnya.

Ia meminta agar kader dan simpatisan PPP di Kota Pariaman menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada dualisme di tubuh PPP.

"Kader harus tegaskan bahwa PPP solid dan tidak pecah. Bahwa ada yang mengaku dualisme dan pengurus versi diluar Rohmarumzy adalah ilegal, karena secara legal adalah versi Romi. Kita harus sampaikan kepada masyarakat," pungkasnya.

Nanda

KPU Tetapkan Tuanku Samar PAW DPRD Padangpariaman

Written By oyong liza on Friday, 10 March 2017 | 19:51



Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Padangpariaman, Samar Tuanku Sidi selangkah lagi akan dilantik menjadi anggota DPRD Padangpariaman Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa periode 2014-2019.

Sebelumnya pimpinan DPRD Kabupaten Padangpariaman, Selasa (7/3) telah mengirimkan surat kepada KPU Padangpariaman untuk melakukan verifikasi calon PAW Almarhum Zuardin sebagai anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman.

"Kita sudah terima surat dari pimpinan DPRD Kabupaten Padangpariaman perihal permintaan verifikasi calon PAW dari Almarhum Zuardin," jelas Ketua KPU Kabupaten Padangpariaman, Vifner, usai menggelar rapat pleno internal penetapan hasil verifikasi calon PAW di kantor KPU Padangpariaman, Jumat (10/3/2017).

Dijelaskan Vifner, PAW dilaksanakan karena Zuardin sebagai anggota DPRD masa itu meninggal dunia pada bulan Februari 2017 yang lalu.

Dalam pleno internal, kata Vifner, Komisioner KPU Padangpariaman menetapkan bahwa Samar Tuanku Sidi memenuhi persyaratan sebagai calon PAW menggantikan Zuardin.

Ia menuturkan, hasil verifikasi persyaratan calon PAW DPRD Padangpariaman dilaksanakan berdasarkan surat dari ketua DPRD Padangpariaman nomor 17/52/DPRD/III/2017 tertanggal 6 Maret 2016 Tentang Permintaan Nama Calon DPRD Kabupaten Padangpariaman.

Melalui pemeriksaan dokumen model DB 1, model EB 1, SK rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pileg 2014, ungkap dia, menetapkan bahwa Samar memenuhi syarat sebagai calon PAW.

Samar Tuanku Sidi, jelas Vifner, merupakan caleg Golkar Kabupaten Padangpariaman Dapil Padangpariaman 1 yang memperoleh suara peringkat ketiga dengan 1.038 suara dari tiga perolehan kursi.

Ditargetkannya, KPU Padangpariaman akan membalas surat ketua DPRD terkait dengan permintaan nama calon PAW pada hari Senin (11/3) mendatang.

Dijelaskan Vifner, alur PAW diawali surat permintaan dari DPD Golkar Kabupaten Padangpariaman kepada pimpinan DPRD Kabupaten Padangpariaman tentang permohonan PAW. Selanjutnya DPRD Padangpariaman mengirimkan surat permintaan verifikasi nama calon PAW ke KPU Padangpariaman dan melakukan verifikasi dan membalas surat pimpinan DPRD dengan menetapkan nama calon tersebut selanjutnya, dan dikirimkan ke Gubernur Sumatera Barat melalui Bupati Padangpariaman.

Nanda/OLP

DPRD Dukung Perluasan Monumen Perjuangan TNI AL Pariaman

Written By oyong liza on Thursday, 9 March 2017 | 11:10




Keberadaan Monumen Perjuangan TNI AL dilengkapai tiga unit alutsista di Ujung Muaro Pariaman, akan menjadi magnet tersendiri bagi pariwisata Pariaman, khususnya wisata edukasi bertema sejarah.

"Tentu akan memperkokoh posisi Pariaman sebagai destinasi bahari terkemuka di Sumatera Barat," ujar Wakil Ketua DPRD Pariaman, Syafinal Akbar, Kamis (9/3).

Ia mengatakan, sejarah ALRI di Pariaman merupakan sejarah nasional perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan RI. Ia menuturkan Semboyan 'Merdeka atau Mati' menggema di Pariaman saat pertempuran sengit ALRI bersama rakyat dalam mempertahankan pesisir barat Sumatera agar tidak sampai jatuh ke tangan Belanda yang membonceng Inggris dengan mengikutkan Brigade Gurkha saat itu: pada masa agresi Belanda II.

"Yang dibutuhkan saat ini bagaima kita menyajikan informasi sejarah kepada wisatawan yang mengunjungi monumen ini. Hingga nantinya wisatawan yang berkunjung paham dengan sejarah kemaritiman Pariaman," sambungnya.

Terkait perluasan area monumen, sebut Syafinal, pihaknya sebagaimana disampaikan Ketua DPRD Mardison Mahyuddin sebelumnya, tentu sangat mendukung dalam hal penganggarannya.

"DPRD selalu mendukung kebijakan pemerintah yang memihak rakyat, untuk perluasan monumen saya kira teman-teman di DPRD akan sepakat mendukungnya," imbuhnya.

Sebelumnya Walikota Pariaman Mukhlis Rahman berencana akan memperluas area Monumen Perjuangan TNI AL dengan membentuk mirip sebuah markas agar alutsista bersejarah yang ada di dalamnya terlindungi.

Pembangunan monumen sendiri menurutnya dibuat atas desakan veteran TNI yang menginginkan adanya jejak sejarah tentang keberadaan TNI AL di Pariaman yang bertempur sengit pada masa agresi Belanda II tahun 1948 hingga 1949.

"Monumen sekaligus kita buat untuk menghormati jasa pahlawan yang telah gugur membela tanah air saat perperangan di Pariaman berlangsung," ujar Mukhlis.

OLP

Resmikan Monumen Perjuangan TNI AL Pariaman, KSAL Perintahkan Tank dan Meriam Mengarah Laut

Written By oyong liza on Wednesday, 8 March 2017 | 14:28


Monumen Perjuangan TNI AL Pariaman diresmikan oleh KSAL TNI Laksamana Ade Supandi tepat pada pukul 11.47 WIB ditandai dengan pengguntingan pita gerbang dan membuka selubung papan nama jalan menuju monumen tersebut, Rabu (8/3/2017). Ikut bersama rombongan, Danko Marinir Laksamana Muda TNI M. Trusono, Panglima Komando Armada Barat (Pangkomabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, Danlantamal II Padang, Laksamana Pertama TNI Rudwan Thalib.

KSAL didampingi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman sekaligus menandatangani prasasti monumen dan menandatangani surat penyerahan tanah dari Pemko Pariaman kepada Mabes TNI AL untuk pembangunan LANAL II Pariaman. Ia menyatakan setuju dengan pembangunan Pos ALRI di Kota Pariaman yang dikepalai Kapten dengan personil 1 kompi.

Ade Supandi dalam sambutannya mengatakan musuh Indonesia saat ini tidak kelihatan. Namun musuh utama negara saat ini adalah persoalan sosial seperti kemiskinan dan pendidikan.

Ia menyebutkan, Presiden RI saat KTT IORA telah menegaskan bahwa Samudera Hindia merupakan masa depan dunia. Hal itu menurutnya sangat kontekstual dengan demografi Kota Pariaman yang menghadap ke Samudera Hindia.

"Keberadaan laut di Kota Pariaman harus dilengkapi dengan fasilitas yang menunjang ekonomi. Seperti pembangunan pelabuhan dan wisata pulau. Keberadaan wilayah yang terletak di sepanjang pantai dapat menunjang pariwisata," kata dia.

Ade Supandi juga meminta agar arah tank dan meriam pada monumen perjuangan TNI AL dirubah mengarah ke laut sebagai refleksi bahwa ancaman kepada negara berasal dari luar.

Juga disampaikan Ade Supandi bahwa TNI AL saat ini telah merubah pola rekruitmen taruna, bintara dan tamtama dengan penerapan kuota yang sama di setiap pulau di Indonesia.
 

"Disarankan generasi muda Kota Pariaman dapat mengabdi sebagai prajurit TNI AL," ajaknya.

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyatakan, pembangunan Monumen Perjuangan TNI AL di Pariaman didasari desakan veteran TNI AL yang menginginkan adanya tanda sejarah bahwa Pariaman pernah jadi markas besar TNI AL dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan saat agresi Belanda II.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas hibahan dari TNI AL berupa satu unit tank amfibi dan dua unit meriam tembak yang telah melengkapi keberadaan monumen tersebut.

Mukhlis berjanji akan memelihara aset sejarah tersebut dan bahkan akan memperluas area monumen dengan bentuk markas besar.

"Sehingga aset tank dan meriam pada monumen lebih aman," kata Mukhlis.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengaku bangga dengan perkembangan aktif pariwisata di Kota Pariaman. Wisata kian berkembang dan semakin menarik dengan sejarah markas besar TNI AL di Pariaman masa agresi Belanda.

"Hal tersebut tentu menjadi magnet tersendiri bagi pariwisata di Kota Pariaman," ujarnya.

KSAL sendiri beserta rombongan mendarat di Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) menggunakan pesawat Garuda GA 160. Di ruang VVIP ia disambut oleh Danko Marinir, Pangkomabar, Danlantamal II Padang, Kapolda Sumbar Brigjen Pol Fakhrizal, Wagub Sumbar dan Walikota Pariaman.

Ade Supandi beserta rombongan tiba di Muaro Pariaman disambut oleh Wakapolda Sumbar Kombes Pol Nurafiah, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, Kapolres Pariaman dan Dandim 0308 beserta jajaran Forkopimda Pariaman.

Usai meresmikan monumen, KSAL bertolak menuju Pendopo Walikota Pariaman. Di sana Ade Supandi akan menerima gelar adat Sangsako dari LKAAM Kota Pariaman.

TIM

Kota Pariaman Berpeluang Terima Anugerah Pangripta Nusantara 2017

Written By oyong liza on Tuesday, 7 March 2017 | 16:38


Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menerima kunjungan Tim Penilai Tahap II Anugerah Pangripta Nusantara tahun 2017 Dokumen Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (DRKPD) yang disusun oleh Bappeda setempat, di ruang rapat walikota, Selasa (7/3/2017).

Mukhlis berharap evaluasi yang dilakukan oleh tim penilai Provinsi Sumatera Barat menjadikan laporan yang disajikan memenuhi syarat dan kriteria yang diminta, baik oleh provinsi hingga pusat nantinya.

"Semoga di tahun 2017 ini Kota Pariaman memperoleh Anugerah Pangripta Nusantara yang lebih baik dari tahun lalu, yang mana di tahun 2016 meraih Harapan I," ucapnya.

Kepada para peserta, stake holder yang diundang dalam penilaian tersebut, ia berharap membantu tim penilai dalam menjawab hal-hal yang berkenaan dengan penyusunan RKPD Kota Pariaman.

"Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait yang telah sukses menyusun RKPD dan sukses menggelar Musrenbang. Baik dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota, sehingga terangkum RKPD yang sesuai dengan visi dan misi dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kota Pariaman
2013-2018," tutupnya.

Penilaian tahap II berupa verifikasi dan wawancara langsung oleh tim penilai kepada stakeholder yang ada di Kota Pariaman. Baik dari pemerintahan DPRD, SOPD, swasta, perguruan tinggi, kecamatan, desa/kelurahan, LPM dan insan pers-- tentang mekanisme penyusunan RKPD yang dibuat oleh Pemko Pariaman.

Ketua tim penilai provinsi Hefdi mengatakan bahwa kota Pariaman talah masuk 5 besar calon kota penerima Anugerah Pangripta Nusantara 2017. Penilaian tahap dua kata dia, untuk mencari yang terbaik di Sumatera Barat.

"Kami hanya mengkroscek apa yang telah tertuang dalam Dokumen RKPD, apakah sesuai dengan mekanisme yang ditentukan dan apakah sudah melibatkan seluruh stakeholder dalam masyarakat," ujar dia.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan oleh Pemko Pariaman dalam memajukan daerahnya, seperti hadirnya Dubalang dan Barakai, Pariaman Batagak Gala, Wajib Belajar 12 Tahun dan Bus sekolah Gratis, Pengobatan Gratis dan ivent wisata yang dihelat tiap bulannya.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Baleg DPRD Kota Pariaman Mulyadi, Ketua Bappeda Fadli dan jajaran, Kepala SOPD, camat, insan pers dan para peserta. Tim Penilai Tahap II Provinsi yang semuanya profesor itu beranggotakan Werry, Rismunandar dan Melinda.

TIM

Tiga Unit Alutsista Marinir Cilangkap Tiba di Monumen Perjuangan TNI AL Pariaman

Written By oyong liza on Sunday, 5 March 2017 | 11:46





Ratusan personil gabungan bersenjata lengkap-- terdiri dari pasukan Marinir TNI AL Lantamal Padang, TNI AD Kodim 0308 Pariaman, Polres Pariaman, disertai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), diiringi marching-band terbaik Pariaman, melaksanakan Kirab dari Balaikota Pariaman menuju Monumen Perjuangan TNI AL di Ujung Muaro Gandoriah Pariaman, Minggu (5/3/2017).



Iring-iringan teratur tersebut dalam rangka menghormati purnatugasnya Tank Amfibi jenis PT-76 buatan Uni Soviet tahun 1947 milik TNI AL yang didatangkan langsung dari Markas Komando Marinir Cilandak dengan Driver Kopda Marinir Teguh Cahyono. Setelah berada di posisinya di samping monumen tersebut, Tank Amfibi yang sudah dikeluarkan dari aset TNI AL pada tahun 2013 itu, mesinnya akan ditanggalkan dari bodi tank.

Di samping Tank Amfibi yang masuk ke Indonesia tahun 1953 dan pernah bertugas di medan berat Operasi Trikora dan Timor-Timor itu, Pemerintah Kota Pariaman juga menerima hibah dari TNI AL satu unit Meriam Howikzer M30 122 dan Meriam Kapal Experi KRI Teluk Tomini 508 untuk mendampingi Monumen Perjuangan TNI AL Pariaman.

"Hibah tiga unit Alutsista TNI AL tersebut akan diletakan di samping Monumen Perjuangan TNI AL untuk mengenang sejarah perjuangan Angkatan Laut di Pariaman," ujar Walikota Pariaman Mukhlis Rahman di Pantai Gandoriah.

Mukhlis menceritakan, pada masa perjuangan kemerdekaan dan Agresi Belanda pada tahun 1948-1949, Kota Pariaman merupakan salah satu Markas Besar TNI AL di Pesisir Pulau Sumatera.

Saat Agresi Belanda II, cerita Mukhlis, pertempuran hebat pasukan TNI AL melawan pasukan Belanda yang membonceng sekutu terjadi di Pariaman. Pertempuran itu menewaskan 40 prajurit TNI AL yang sebagian di antaranya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Rawang Pariaman.

"Monumen TNI AL kita buat untuk mengenang arwah pahlawan yang telah berjuang saat pertempuran itu," sambung Mukhlis.

Ke depan, imbuh Mukhlis, pihaknya akan membuatkan aturan tersendiri bagi pengunjung di monumen tersebut. Lokasi monumen sekarang kata dia, juga akan diperlebar untuk memudahkan akses keluar masuk bagi wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pariaman Efendi Jamal mengatakan, pihaknya akan mengusulkan pungutan retribusi Monumen Perjuangan TNI AL untuk dijadikan Peraturan Walikota (Perwako) untuk biaya perawatan alutsista dan monumen tersebut.

Draft usulan yang akan segera menjadi Perwako itu, ungkap dia, berupa retribusi masuk Rp5000 perorang ditambah retribusi berfoto di monumen tersebut.

"Nanti biar Pak Walikota yang akan memutuskan. Usulan kita biaya masuk Rp5000 dan biaya berfoto Rp5000. Retribusi tersebut tentunya untuk biaya perawatan tiga unit alutsista dan Monumen Perjuangan TNI AL," kata dia.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, menyatakan pihaknya di DPRD dengan senang hati menganggarkan perluasan Monumen Perjuangan TNI AL jika memang diperlukan.

Ia mengatakan monumen tersebut akan menjadi magnet tersendiri bagi wisata Pariaman sekaligus edukasi bertema sejarah. Letaknya yang tepat berada di tepi lautan, ujar dia, alutsista dan monumen perlu perawatan khusus agar terhindar dari karat. Ia mengimbau semua pihak menjaga keberadaan monumen tersebut.

"Karena ini memiliki histori tinggi kita mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung supaya sama-sama menjaganya. Jangan sampai ada yang mencoret-coret," ucapnya.

Warga Pariaman Tengah bernama Feri (49), saat berbincang dengan wartawan, mengaku bangga atas keberadaan tiga unit Alutsista TNI AL di Monumen Perjuangan TNI AL Pariaman. Ia berharap di monumen tersebut nantinya disediakan pemandu dari warga setempat untuk menjadi pelayan informasi bagi pengunjung.

"Sehingga wisatawan tahu tentang sejarah perjuangan TNI AL di Kota Pariaman," sebut dia.

Ia meyakini dengan adanya tiga unit alutsita di monumen tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi perkembangan wisata Pariaman ke depan.


Monumen Perjuangan TNI AL Pariaman sendiri hampir dipastikan akan diresmikan oleh Kepala Staf TNI AL Laksamana Ade Supandi hari Rabu tanggal 8 Maret 2017. Di samping meresmikan monumen tersebut, Ade Supandi juga akan menerima gelar adat Sangsako dari LKAAM Pariaman.

OLP

Kunjungan Kapolda Sumbar, Berantas Narkoba Harus Didahului di Internal Polisi

Written By oyong liza on Thursday, 2 March 2017 | 20:27




Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Brigjen. Pol. Fakhrizal lakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah untuk memastikan suasana kondusif di wilayah kerjanya. Kunjungan ke Padangpariaman dan Kota Pariaman, Kamis (2/3/2017), Kapolda didampingi oleh sejumlah perwira penting di Mapolda Sumbar, diantaranya Irwasda Kombes Syamsul Bahri, Dir Binmas Kombes Nasrun Fahmi dan sejumlah perwira lainnya di jajaran Polda Sumbar.



Di Pariaman ia disambut oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldy, Wakil Walikota Genius Umar, Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, Kajari Pariaman Josia Koni.




Sedangkan sebelumnya di Padangpariaman, ia disambut oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni didampingi Wakil Bupati Suhatri Bur dan Ketua DPRD Faisal Arifin beserta jajaran Forkopimda.

Perwira polisi yang lama bertugas di Pulau Dewata Bali ini, didampingi Ny Ade Fakhrizal, di Mapolres Pariaman, menyatakan kunjungannya ke Pariaman sekaligus dalam rangka silaturahmi dan koordinasi disamping mengecek situasi kondisi wilayah hukum Polres Pariaman yang memiliki dua wilayah hukum, yakni Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman bagian utara.

Sejak berdinas di Sumbar, mantan Kapolda Kalteng ini sudah empat kali melakukan kunjungan kerja di wilayah hukum Sumatera Barat. Sebelumnya ia telah berkunjung ke Polresta Padang dan Polresta Padangpanjang.

Ia menyatakan kondisi wilayah hukum Polres Pariaman cenderung kondusif. Ia menekankan kepada setiap personil jajaran Polres Pariaman agar tidak terlibat narkoba dan melakukan berbagai perilaku menyimpang yang dapat merusak wibawa keposian.

"Pemberantasan narkoba di wilayah hukum Sumatera Barat harus didahului dengan pembersihan di lingkungan internal Polri sendiri," ujarnya.

Di samping itu, Kapolda Rang Awak ini perintahkan jajaran Polres Pariaman meningkatkan kewaspadaan dalam bentuk apapun dalam penanganan paham radikal dan terorisme.

Aksi terorisme yang terjadi di Cicendo, Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini, kata Kapolda, tidak terkait sama sekali dengan Sumatera Barat-- namun demikian ia meminta jajaran Polda Sumbar untuk tetap melakukan langkah-langkah antisipatif.

"Dalam hal ini Polres Pariaman harus meningkatkan koordinasi dengan instansi lintas sektoral dan melakukan pendekatan kepada masyarakat dalam menjalankan fungsi kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," ucap Kapolda yang dikenal alim itu.

Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldy menyatakan, beberapa kasus menonjol di wilayah hukumnya diantaranya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kasus narkoba.

"Kondisi Kamtibmas cenderung kondusif," kata dia.

Polres Pariaman sendiri dibawah komando Ricko memang dikenal dengan 'perang narkobanya'. Kasus demi kasus narkoba dari bandar besar hingga pemakai, silih berganti menghuni jeruji besi tahanan Mapolres Pariaman.

TIM

Kenapa DPRD Beri Tanda "Bintang" Anggaran Masjid Terapung Pariaman?

Written By oyong liza on Monday, 27 February 2017 | 19:16




DPRD Kota Pariaman menyatakan legislatif pada dasarnya setuju saja akan dibangunnya masjid terapung di Pantai Pariaman, asalkan melalui kajian yang matang.

DPRD sendiri sudah mengesahkan anggaran sebesar Rp8 milyar untuk tahap awal pembangunan masjid tersebut pada APBD tahun 2017-- yang sudah disahkan menjadi Perda pada tanggal 30 November 2016 lalu.

Pengesahan anggaran pembangunan masjid terapung, ungkap Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, di Pariaman, Senin (27/2), disetujui dengan tanda 'bintang'.

"Pemberian tanda bintang untuk anggaran pembangunan tahap awal masjid terapung disebabkan karena pihak eksekutif belum menyelesaikan Amdal dan perencanaan yang komperehensif saat anggaran tersebut akan disahkan," kata Mardison.

Kajian yang dimaksudkan pihaknya sebut Mardison, adalah Amdal, surat pernyataan dari ahli struktur bangunan, ahli gelombang laut dan ahli gempa.

"Sebab pembangunan dilakukan di atas laut tentu harus ada pernyataan ahli-ahli. Jika ahli menyatakan boleh dibangun, silahkan dibangun, bahkan DPRD akan kembali menganggarkannya untuk tahun 2018," sambung Mardison.

Namun jika para ahli menyatakan pembangunan mesjid di atas laut Pariaman membahayakan, imbuh Mardison, DPRD tidak menyetujui pembangunan tersebut meskipun sudah disahkan dalam APBD.

"Maka dari itu jauh hari kita buat kesepakatan dengan pihak eksekutif. Oleh sebab itu anggarannya kita beri tanda bintang," ucapnya.

Terpisah, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar sebelumnya menyatakan, pembangunan masjid terapung merupakan visi misi pemerintah daerah

Masjid terapung direncanakan berlokasi bersebelahan dengan Muara Pariaman tepatnya di Pantai Pasir Pauh, Desa Pauh Barat. Kajian perencanaan pembangunan masjid terapung menurutnya sudah dilakukan pihaknya sejak lama.

"Kini kita sedang menyelesaikan Amdalnya, setelahnya langsung dilakukan pembangunan karena anggarannya sudah tersedia," ujar Genius.

Pembangunan masjid terapung sambung Genius, sekaligus simbol bagi Kota Pariaman sebagai destinasi wisata berbasis Islami (religius).
 

Sementara itu warga Desa Pauh Barat, Arlina (52), mendukung langkah pemerintah membangun masjid terapung di desanya. Ia berpendapat keberadaan masjid tersebut nantinya akan mengubah drastis wajah Pariaman.

"Keberadaan masjid terapung membuat Pariaman makin indah, sekaligus simbol wisata Islami di sepanjang Pantai Pariaman," kata dia.
 

OLP

Topik Terhangat

postingan terdahulu