Meriahkan Tahun Baru Islam, Pariaman Gelar Pawai Obor dan Tablikh Akbar


Gandoriah --- Menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1439 Hijriyah, Pemerintah Kota Pariaman menggelar untaian acara pawai obor dan tablikh akbar, Rabu malam (20/9). 1 Muharam juga awal mulainya rangkaian acara prosesi pesta budaya Tabuik 2017.

Iring-iringan pawai obor diikuti oleh ribuan pelajar dari Balaikota Pariaman menuju Pantai Gandoriah. Tiba di Pantai Gandoriah mereka bergabung dengan peserta tablikh akbar lainnya. Peserta pawai obor di balaikota dilepas oleh Kapolres Pariaman AKBP Bagus Oktobrianto, di Pantai Gandoriah, pawai obor dibuka oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman.

Mukhlis Rahman mengatakan, 99 persen warga muslim Pariaman sepakat memeriahkan tahun baru Islam tiap tahunnya. Nuansa islami selalu terjaga di Pariaman.

Momentum tahun baru Islam, kata dia, tidak hanya sebatas peringatan saja. Namun momentum perubahan atau hijrah menuju ke arah yang lebih baik. Ia mengimbau masyarakat agar selalu meramaikan masjid dengan kegiatan ibadah. Membiasakan diri salat berjamaah dan mengaji di masjid/surau sekitar rumah.

Pariaman sebagai daerah tujuan wisata, imbau Mukhlis, mesti memiliki jatidiri. Tentunya jatidiri seorang muslim yang diterapkan oleh pihaknya dalam menggarap sektor pariwisata. Pariwisata konsep halal adalah acuan bagi pihaknya dalam setiap aspek.

"Pawai obor diiringi tablikh akbar dan tausiah, merupakan salah satu bagian dari nuansa islami. Selain memiliki nilai ibadah, ini juga merupakan bagian dari konsep wisata halal Pariaman," ucap Mukhlis.

Ustad Yusfik Helmi dalam tausiahnya menyampaikan, umat muslim jangan hanya disibukan menyambut tahun baru Masehi, namun lupa dengan tahun baru Islam.

Ia memuji Pemko Pariaman yang tetap melestarikan kebudayaan Islam dengan pawai obor dan tablikh akbar dalam menyambut tahun baru Hijriyah.

Umat muslim, kata dia, mesti berpegang teguh dengan Alquran dan sunah rasul sebagai tuntunan hidup.

“Perbanyak ibadah kita, insya Allah kita akan menjadi manusia yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat dan daerah kita,” tutupnya. (Juned/OLP)