10 August 2017

Genius Apresiasi PLN Sumbar Edukasi Taruna SMK 3


Pariaman -- Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Sumatera Barat edukasi pelajar SMA/SMK dengan kegiatan bertajuk 'sekolah pintar listrik'. Acara tersebut serentak digelar di 32 sekolah di Sumatera Barat, Rabu (9/8/2017).

Untuk Kota Pariaman, acara itu berlangsung di SMK Negeri 3 Pariaman yang diikuti sebanyak 100 taruna. Oktaviadi yang mewakili Dirut PLN Sumbar, mengatakan acara tersebut berguna bagi siswa tentang teknis kinerja PLN di lapangan.

"Program ini sebagai bentuk pembelajaran langsung PLN kepada siswa SMK yang mengambil jurusan listrik yang secara serentak diadakan di SMK yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar," ujarnya didampingi Kepala Bidang SMK Prov Sumbar Sofrizal.

Metode yang dilakukan PLN dalam kegiatan satu hari itu ialah dengan penyampaian materi, diskusi tanya jawab dan perlombaan karikatur. Dengan program itu ia berharap siswa SMK lebih memahami kinerja PLN di lapangan, tidak hanya sebatas teori yang diajarkan.

Sementara itu Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, mengatakan program itu merupakan wujud sumbangsih PLN terhadap generasi muda, khususnya dalam dunia pendidikan.

Ia mengungkapkan hasil dari realisasi program yang dialksanakan itu mampu memberikan skil dan peningkatan SDM bidang kelistrikan.

“Sehingga bila siswa tidak melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi karena terkendala biaya, para tamatan SMK telah mampu bekerja,” tutur Genius.

Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Sofrizal, mengharapkan program itu bisa berkelanjutan setiap tahunnya diadakan oleh PLN. Karena kata dia, di samping menunjang ilmu kejuruan juga sebagai dukungan praktek lapangan sebagai upaya dalam pengembangan ilmu pendidikan yang bermanfaat dan bernilai guna.

“Jika ada diantara para siswa-siswi yang berprestasi namun tidak mampu keuangan keluarganya untuk melanjutkan studi mohon diberikan beasiswa, dan bagi yang berprestasi dan mencukupi persyaratan kerja diharapakan PLN menjadikan potensi tersebut sebagai prioritas untuk menerima tenaga kerja,” ujar Sofrizal. (Phaik/OLP)